cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Preventif Journal
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 25408283     EISSN : 26203294     DOI : http://dx.doi.org/10.37887/epj
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 169 Documents
KONDISI SOSIAL BUDAYA BERPANTANG MAKANAN DAN PERAWATAN KEHAMILAN PADA SUKU TOLAKI (STUDI KASUS PADA MASYARAKAT PESISIR KOTA KENDARI) TAHUN 2019 Bahar, Hartati; Muchtar, Febriana; Putri, Linda Ayu Rizka
Preventif Journal Vol 4, No 2 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.803 KB) | DOI: 10.37887/epj.v4i2.12441

Abstract

 Perawatan kehamilan merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan untuk mencegah terjadinykomplikasi dan kematian ketika persalinan, disamping itu juga untuk menjaga pertumbuhan dan kesehatajanin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor sosial budaya ibu hamil suku toladalam berpantang makan pada masyarakat pesisir Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan penelitiakualitatif dengan pendekatan studi kasus. Cara mendapatkan informasi melalui wawancara mendalam daobservasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kepercayaan berpantang makanan masih adhingga saat ini, beberapa jenis makanan yang dipantang oleh suku tolaki di Kota Kendari adalah jenis sayuranangka, terong, papaya, nenas, dan pisang mentah. Jenis minuman yang dipantang yakni minum susu daminum air es. Makanan yang manis-manis seperti gula merah juga dipantang termasuk makanan bersantadan berminyak. Dari jenis hewani dipantang makan ikan masak karena dikhawatirkan akan membuat Aberbau busuk dan amis. Makanan yang dianjurkan adalah jenis kacang tanah, sayur bening dan ikan pangganUntuk perilaku perawatan kehamilan ibu hamil dilarang keluar rumah kecuali membawa jimat yang dipercaybisa melindungi ibu hamil dan bayinya dari roh jahat. Dilarang pula makan didalam kamar dan ketika makaharus memberitaukan ke suami agar ibu tidak memberaki dirinya saat melahirkan. Kesimpulan penelitian iadalah masih terdapat budaya berpantang makanan selama kehamilan pada suku tolaki juga masih terdaptata cara perawatan kehamilan pada ibu hamil berupa perilaku berpantangan dan anjuran selama kehamilan.Kata kunci: sosial budaya, suku tolaki 
PERBANDINGAN METODE CERAMAH DAN ROLE PLAY TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA PELAJAR SDN NUMANA KECAMATAN WANGI-WANGI SELATAN KABUPATEN WAKATOBI Harleli, Harleli; La Dupai, La Dupai; Irma Yunawati, Irma Yunawati; Irma, Irma; Dewintha, Arifaty
Preventif Journal Vol 4, No 2 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.852 KB) | DOI: 10.37887/epj.v4i2.12474

Abstract

AbstrakPerilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasarkesadaran individu untuk mencegah permasalahan kesehatan. PHBS di sekolah mengajarkan salah satu upayauntuk memberdayakan siswa, guru, dan masyarakat lingkungan sekolah agar tahu dan mampu mempraktikanPHBS, dan berperan aktif dalam mewujudkan sekolah sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiperbandingan metode ceramah dan role play terhadap pengetahuan tentang PHBS pada pelajar SDN NumanaKecamatan Wangi-Wangi Selatan Kabupaten Wakatobi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metodekuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelajar SDN Numana Kecamatan Wangi-WangiSelatan Kabupaten Wakatobi dengan jumlah pelajar 110 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30responden terbagi masing-masing 15 responden di setiap kelompok ceramah dan kelompok role play denganteknik pengambilan sampel secara nonequivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwaada peningkatan pengetahuan kelompok ceramah (mean pre-test = 24,33 dan mean post-test = 29,80) dankelompok role play (mean pre-test = 20,60 dan mean post-test = 30,40) setelah diberikan intervensi. Hasil ujistatistik menggunakan Mann-Whitney U Test menunjukan bahwa tidak ada perbedaan tingkat pengetahuanpost-test pada kelompok ceramah dan role play (Pvalue = 0,60 > α = 0,05). Metode role play lebih efektifterhadap pengetahuan tentang PHBS di SDN Numana, Kecamatan Wangi-wangi Selatan, Kabupaten Wakatobijika dilihat dari selisih rata-rata masing-masing kelompok.Kata Kunci: PHBS; ceramah; role play; pengetahuan 
GAMBARAN PELAYANAN KESEHATAN SEBELUM DAN SESUDAH AKREDITASI \DI PUSKESMAS ABELIKOTA KENDARI TAHUN 2019 Lisnawaty, Lisnawaty; Rahman, Rahman; Kalza, Lade Albar; Kusfain, Nadia; Rafika, Arum
Preventif Journal Vol 4, No 2 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.982 KB) | DOI: 10.37887/epj.v4i2.12491

Abstract

AbstrakPuskesmas sebagai fasilitas tingkat pertama wajib menyediakan pelayanan kesehatan sesuai dengan peraturanperundangan yang berlaku dengan memperhatikan kebutuhan dan harapan masyarakat sebagaimana diaturdalam Permenkes No. 46 Tahun 2019. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pelayanan kesehatan padasemua kelompok kerja sebelum dan sesudah akreditasi di Puskesmas Abeli Kota Kendari Tahun 2019.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenalogis. Informan penelitian ini yaitukepala puskesmas, penanggung jawab dan pelaksana Pokja (ADM, UKM dan UKP) serta pasien denganmenggunakan teknik wawancara mendalam, observasi langsung dan telaah dokumen. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa sebelum akreditasi fasilitas dan pelayan belum maksimal namun setelah akreditasiterjadi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, hal ini dapat terlihat pada pelayanan Pokja administrasi,dalam menetapkan jenis pelayanan kesehatan sudah berdasarkan kebutuhan masyarakat, telah ditetapkannyapenanggung jawab dan jadwal pengontrolan sarana dan prasarana serta menetapkan penanggung jawab danmembuat pedoman mutu. Pada Pokja UKM telah dilakukan identifikasi umpan balik dan tindak lanjut kegiatanUKM, melaksanakan pembinaan kepada pelaksana kegiatan UKM. Pada sasaran kinerja UKM telahdilaksanakan pertemuan lintas sektor, lintas program dan sasaran, dengan kegiatan berupa menyediakanbrosur, leaflet dan brosur sebagai media informasi. Pada sasaran kerja UKP telah tersedia pelayananlaboratorium yang sesuai standar, pengelolaan manajemen pengelolaan obat sesuai standar, dan kalibrasi alatkesehatan yang telah dilakukan, serta peningkatan mutu klinis dan keselamatan pasien. Kesimpulan dalampenelitian ini adalah terjadi peningkatan pelayanan kesehatan pada semua Pokja di Puskesmas Abeli setelahakreditasi.Kata kunci : Akreditasi, Administrasi, UKM, UKP 
EVALUASI PELAYANAN KEFARMASIAN DAN PENGGUNAAN OBAT (PKPO) BERBASIS AKREDITASI DI INSTALASI FARMASI BLUD RUMAH SAKIT KONAWE TAHUN 2018 Sabarudin, Sabarudin; Ihsan, Sunandar; Nirmala, Fifi; Sartina, Sartina
Preventif Journal Vol 4, No 2 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.702 KB) | DOI: 10.37887/epj.v4i2.12467

Abstract

AbstrakPelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO) merupakan bagian penting dalam pelayanan pasien.Pelayanan kefarmasian bertujuan untuk mengidentifikasi, mencegah, dan menyelesaikan masalah terkait obat.Praktik penggunaan obat yang tidak aman dan kesalahan penggunaan obat adalah penyebab utama cederadan bahaya yang dapat dihindari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian pelayanankefarmasian dan penggunaan obat di Instalasi Farmasi BLUD Rumah Sakit Konawe Tahun 2018. Penelitian inimerupakan jenis penelitian non eksperimental dengan menggunakan rancangan studi kasus. Data dianalisissecara kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan instumen PKPO berdasarkan StandarNasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) dengan cara observasi dokumen dan wawancara mendalam. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan tingkat kesesuaian PKPO di Instalasi Farmasi BLUD RumahSakit Konawe telah memenuhi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit dengan presentase yang diperolehyaitu pengorganisasian (100%), seleksi dan pengadaan (100%), penyimpanan (91,5%), peresepan danpenyalinan (100%), persiapan dan penyerahan (70,83%), pemberian obat (100%) dan pamantauan (100%).Kata kunci: SNARS; PKPO; Rumah Sakit Konawe
GAMBARAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) MASYARAKAT PESISIR DI KEL. MATA & KEL. KESSILAMPE KEC. KENDARI KOTA KENDARI Lestari, Hariati; Yasnani, Yasnani
Preventif Journal Vol 4, No 2 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.709 KB) | DOI: 10.37887/epj.v4i2.12475

Abstract

AbstrakPerilaku hidup bersih dan sehat seseorang sangat berkaitan dengan peningkatkan kesehatan individu, keluarga,masyarakat dan lingkungannya. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah semua perilaku yang dilakukan ataskesadaran setiap anggota keluarga, sehingga setiap anggota keluarga dapat berperan aktif pada setiap kegiatankesehatan di masyarakat. Pemberdayaan PHBS harus dimulai dari tatanan rumah tangga, karena keluarga sehatmenjadi aset pembangunan bangsa. PHBS merupakan program promosi kesehatan. Kebersihan dan kesehatan sangat berkaitan hubungannya dalam mewujudkan kesehatan masyarakat, mulai dari diri sendiri, orang lain, maupun lingkungan dan sosial. Jika PHBS di remehkan, maka banyak virus atau bakteri penyakit yang akan terjadidi masyarakat. Indikator PHBS di lingkungan masyarakat meliputi; mencuci tangan dengan air yang mengalir danmenggunakan sabun, mengkonnsumsi air yang bersih, menggunakan jamban yang bersih dan sehat, olah raga yangteratur dan terukur, tidak merokok, persalinan dengan tenaga kesehatan, pemberian ASI eksklusif pada bayi,pemantauan pertumbuhan bayi atau balita, dan membuang sampah pada tempatnya. Kelurahan Kessilampemerupakan kelurahan dengan penduduk terbanyak ke dua dari Kelurahan Kendari Cadi untuk kecamatan Kendari.Sedangkan Kelurahan Mata merupakan salah satu kelurahan yang ada di Kecamatan Kendari dengan luas wilayah1.514 Ha, yang terdiri dari 4 RW dan 12 RT (profil Kelurahan Mata 2014). Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui gambaran pengetahuan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) masyarakat pesisir diKelurahan Mata dan Kelurahan Kessilampe Kecamatan Kendari Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan metodepenelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Mata dan Kelurahan Kessilampe Kecamatan KendariKota Kendari. Populasi dalam penelitian ini adalah 200 responden dari masing-masing kelurahan. 100 respondendari Kelurahan Mata dan 100 responden dari 100 Kelurahan Kessilampe. Kata kunci: perilaku hidup bersih dan sehat, masyarakat pesisir, kel. Mata dan kel. Kessilampe
PENGARUH SENAM AEROBIK LOW IMPACT TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA DISMINORE PRIMER REMAJA PUTRI DI SURAKARTA Irdianty, Mellia Silvy; Sani, Fakhrudin Nasrul; Kusumawati, Heni Nur
Preventif Journal Vol 4, No 2 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.17 KB) | DOI: 10.37887/epj.v4i2.12493

Abstract

AbstrakLatar belakang: Ketidasiapan secara fisik dan psikologis terkadang menyebabkan remaja mengalami gangguan pada menstruasinya, diantaranya adalah nyeri haid atau sering disebut dismenorea. Nyeri yang dialamiseringkali menganggu kegiatan sehari – hari bahkan remaja seringkali harus melewatkan pembelajaran disekolah dikarenakan nyeri tersebut. Salah satu upaya non farmakologis yang dapat dilakukan untuk bisamengurangi nyeri, salah satunya menggunakan senam aerobic low impact yang dilakukan 1 minggu sebelummenstruasi berlangsung. Tujuan: Mengetahui pengaruh senam aerobik low impact terhadap penurunan nyerihaid pada remaja putri yang mengalami disminore primer. Metode penelitian menggunakan rancangan preposttest without control yang dilakukan dengan melakukan suatu intervensi pada satu kelompok tanpapembanding. Penelitian dilaksanakan di wilayah Surakarta dengan 30 responden remaja usia 12- 15 tahun.Analisis yang digunakan adalah wilcoxon test dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil dari penelitian didapatkanada pengaruh senam aerobic low impact terhadap penurunan skala nyeri haid pada remaja putri di Surakarta.Kesimpulan: Senam aerobic low impact terbukti memiliki pengaruh efektif dalam menurunkan derajat nyeripada dismenore. Mayoritas responden yang sebelumnya mengalami nyeri sedang, menurun menjadi skla nyeriringan. Kata Kunci : Dismenore, Senam Aerobic Low Impact, Stretching, remaja putri. 
PERILAKU MENGONSUMSI MAKANAN BERGIZI SELAMA PANDEMIC COVID-19 PADA MASYARAKAT SULAWESI TENGGARA Lisnawaty, Lisnawaty; Ocktaviani, Reski Eka Sakti; Meliahsari, Renni; Aldian, Aldian; Haerati, Nur
Preventif Journal Vol 5, No 1 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v5i1.15586

Abstract

AbstrakWabah corona virus (Covid-19) merupakan masalah yang terjadi hampir di semua belahan dunia, yang terjadi diakhir tahun 2019 dan sampai saat ini angka kejadiannya masih cukup tinggi termasuk di Indonesia. Dalammencegah penularan Covid-19, WHO dan Kementerian Kesehatan menghimbau masyarakat untuk menggunakanmasker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak serta mengonsumsi makanan sehat dan bergizi. Gizi yang cukupsangat diperlukan dalam mempertahankan sistem kekebalan tubuh. Memilih asupan makanan bergizi seimbangpada masa pandemic Covid-19 sekarang ini salah satu cara agar daya tahan tubuh tetap prima. Dampak dariCovid-19 juga mempengaruhi psikologi seseorang dalam pemilihan makanan dan perubahan pola makan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumsi makanan pada masyarakat Kabupaten Munaselama pandemic Covid-19, dengan menggunakan rancangan cross sectional study. Sampel dalam penelitian iniadalah semua responden yang mengisi lembar kuesioner secara online yakni sebanyak 701 orang responden.Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan (pvalue = 0,673) tidak mempunyai hubunganterhadap perilaku konsumsi. Sikap (Pvalue = 0,000) dan tindakan (pvalue = 0,000) mempunyai hubungan terhadapperilaku konsumsi. Kemudian dilanjutkan uji regresi linear sederhana, didapatkan nilai nilai R Square (R2) = 0,215, artinya bahwa sikap dan tindakan memiliki pengaruh sebesar 21,5% terhadap perilaku konsumsi makananresponden selama pandemic Covid-19 sedangkan 78,5% dipengaruhi oleh variabel lain. Dari hasil penelitianmaka dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap tidak berhubungan terhadap perilaku konsumsimakanan bergizi, sedangkan tindakan mempunyai hubungan signifikan dan pengaruh terhadap konsumsimakanan bergizi masyarakat Kabupaten Muna selama Covid-19.Kata kunci: Covid-19; perilaku; makan bergizi 
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG KANKER PAYUDARA DAN KANDUNGAN KOMSUMSI ISOFLAVON TEMPE PADA SISWA SMK KESEHATAN MANDONGA KENDARI Harleli, Harleli; Fithria, Fithria; Irma, Irma
Preventif Journal Vol 5, No 1 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v5i1.15604

Abstract

AbstractTempe merupakan makanan yang mengandung isoflavon yang berperan dalam pencegahan beberapajeniskanker seperti kanker payudara. Pada saat kadar estrogen tubuh berlebih, ikatan isoflavon dengan reseptordapat menekan kerja estrogen sehingga menurunkan resiko kanker payudara. Berdarsakan riset Kesehatan,Indonesia menempati urutan ke 10 kematian akibat kenker. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahuigambaran tingkat pengetahuan tentang kanker payudara dan kandungan Isoflavon pada siswa SMK KesehatanMandonga Kendari. Jenis penelitian adalah deskriptif menggunakan metode kualitatif. Populasi dalampenelitian ini adalah berjumlah 181 siswi SMK Kesehatan Kota Kendari dengan tehnik pengambilan sampel Proportionate Stratified Random Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembaran kuisioner sedangkan analisis data yang digunakan melalui kuisioner kemudian di deskripsikan.. Hasil penelitianmenunjukan bahwa sebanyak 31 siswi memiliki pengetahuan baik tentang kanker payudara dan pencegahannyadan sebanyak 73 siswi mengkomsumsi isoflavon ≤ 30 mg/hari.Kata kunci: Pengetahuan, kanker payudara, komsumsi isoflavon dari tempe
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERSEPSI MASYARAKAT DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN PENYAKIT COVID-19 DI KECAMATAN BARUGA KOTA KENDARI Nelini, Nelini; Suhadi, Suhadi; Sety, La Ode Muhammad; Rosminah, Rosminah
Preventif Journal Vol 5, No 2 (2021): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v5i2.18257

Abstract

Abstrak Jenis penyakit baru yang yang dikenal dengan Covid-19 sangat berbahaya yang memiliki gejala ringan dan berat dan ditularkan melalui hewan ke manusia. Perubahan perilaku masyarakat perihal tindakan pencegahan sangat penting untuk menghambat penyebaran Covid-19. Terjadinya perubahan perilaku masyarakat bisa dilihat dari banyaknya masyarakat yang mematuhi aturan pemerintah untuk menerapkan protocol kesehatan. Ditinjau dari banyaknya kasus Covid-19 pada tanggal 16 November 2020, bahwa Kecamatan Baruga merupakan daerah yang paling tinggi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yaitu sebanyak 203 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan persepsi masyarakat dengan tindakan pencegahan penyakit Covid-19. Jenis penelitian ini adalah survey dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat Kecamatan Baruga sebanyak 17.346 orang. Sampel penelitian sebanyak 391 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan signifikan antara pengetahuan dan persepsi dengan tindakan pencegahan penyakit Covid-19. Saran; diharapkan kepada pemerintah untuk mengintensifkan sosialisasi pencegahan Covid-19 pada masyarakat. Hendaknya masyarakat memiliki kepatuhan yang tinggi pada pelaksanaan protokol kesehatan dalam aktivitas keseharian baik di dalam rumah maupun diluar rumah. Kata kunci: Pengetahuan, persepsi, Masyarakat, Pencegahan, Covid-19
ANALISIS KETEPATAN WAKTU PENGAJUAN KLAIM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL PADA RUMAH SAKIT Suhadi, Suhadi
Preventif Journal Vol 5, No 1 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v5i1.15576

Abstract

AbstrakSalah satu faktor permasalahan klaim yang sering menjadi hambatan dalam pencairan dana pelayanankesehatan di rumah sakit adalah ketepatan waktu pengajuan klaim di kantor BPJS oleh pihak rumah sakit.Dalam pelaksanaan nya Rumah Sakit seringkali tidak tepat waktu dalam pengajuan klaim JKN. Adanya Kondisipengajuan klaim yang tidak tepat waktu dan sering terlambat akan berdampak pada siklus keuangan rumahsakit. Pada keadaan yang lebih tinggi maka hal ini akan berpengaruh terhadap operasionalisasi pelayanankesehatan di rumah sakit. Tujuan penelitian untuk menganalisis ketepatan waktu pengajuan klaim JaminanKesehatan Nasional di Rumah Sakit Badan Layanan Umum Bahteramas Prov. Sulawesi Tenggara Kota Kendari.Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian meliputi Petugas Casemix,Verifikator BPJS, Kepala Rekam Medik, Petugas Rawat Inap dan pasien peserta JKN. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pengajuan klaim JKN oleh Rumah Sakit Badan Layanan Umum Bahteramas Prov. SulawesiTenggara seringkali tidak tepat waktu, hal ini disebabkan oleh kondisi faktor internal berupa ketidaklengkapanpengisian resume medis oleh petugas, tidak adanya tanda tangan Dokter Penanggung Jawab pelayanan padaresume medis, kesalahan koding oleh petugas, kurangnya berkas penunjang tindakan medis, dan kondisijaringan online yang sering ngadat pada saat penginputan data klaim, serta faktor ekternal dari unsur pasienyang melakukan penunggakan iuran JKN. Kesimpulan; ketepatan waktu pengajuan klaim pelayanan kesehatanoleh Rumah Sakit Badan Layanan Umum Bahteramas Prov. Sulawesi Tenggara belum sepenuhnya berjalanoptimal dilakukan sehingga kondisi ini dapat menghambat pengelolaan keuangan rumah sakit di masa datang.Saran; hendaknya pihak rumah sakit melakukan pelatihan manajemen klaim JKN diikuti dengan pengawasanpengelolaan klaim, peningkatan sumber daya teknologi jaringan internet, serta peningkatan koordinasipengelolaan klaim dengan pihak BPJS guna tercapainya efektifitas program JKNKata Kunci : Rumah Sakit, Ketepatan Waktu, Klaim JKN, BPJS 

Page 6 of 17 | Total Record : 169