Jurnal Aplikasi Teknik Sipil
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil (JATS) E-ISSN 2579-891X, memuat tulisan tentang aplikasi dibidang Teknik Sipil. Aplikasi ini boleh berasal dari semua cabang ilmu teknik sipil baik itu struktural, geoteknik, manajemen konstruksi, hidrologi, transportasi, dan informatika teknik sipil. Sehingga aplikasi ini tidak hanya mengenai urusan pembangunan sebuah proyek bangunan, tetapi juga memungkinkan untuk memodelisasi sebuah bentuk dengan bantuan software.
Articles
18 Documents
Search results for
, issue
"Vol 18, No 1 (2020)"
:
18 Documents
clear
Studi Analisis Sambungan Semi Rigid Balok - Kolom Baja dengan Modifikasi Friction Damper dengan Metode elemen Hingga
Susanto Hari Asmoro;
Budi Suswanto
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1608.118 KB)
|
DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i1.5446
Sambungan Balok - kolom merupakan salah satu elemen dalam struktur rangka baja yang diatur dalam peraturan yang memperbolehkan sambungan struktur untuk mengalami sedikit rotasi. Pemodelan yang digunakan Welded Plate I-Shape untuk dimensi balok 135 x 270 x 6.6 x 10.2 mm dan dimensi kolom 260 x 200 x 9 x 15 mm. Variasi spesimen dibuat sebanyak empat jenis. Dua untuk verifikasi penelitian sebelumnyadan dua lainnya merupakan sambungan modifikasi. Hasil dari studi spesimen dan pemodelan memiliki selisih yang tidak terlalu signifikan. Ditinjau dari nilai daktilitasnya sambungan dengan tambahan haunch dan ribs dengan nilai friction damping yang sama lenih daktail bila dibandingkan dengan dua model lainnya. Dari semua variasi pemodelan, sambungan yang dilengkapi dengan Haunch dan Ribs memiliki performa yang baik. Dari semua pemodelan sambungan balok - kolom yang dilengkapi dengan friction damper diharapkan dapat digunakan pada struktur yang tahan terhadap gempa.
Analisa Pengaruh Variasi Temperatur Pemadatan Campuran Laston Lapis Antara (AC-BC) dengan Menggunakan Aspal Modifikasi
Machsus Machsus;
Amalia Firdaus Mawardi;
Mohamad Khoiri;
Rachmad Basuki;
Farraz Haidar Akbar
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1011.58 KB)
|
DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i1.6215
Kata kunci: Polyethylene Terephthalate, AC-BC, Karakteristik Marshall, Temperatur Pemadatan Abstrak Makalah ini bertujuan memberikan analisa pengaruh variasi temperatur pemadatan Campuran Laston Lapis Antara (AC-BC) dengan menggunakan aspal modifikasi yang memanfaatkan limbah plastik jenis Polyethylene Terephthalate (PET). Variasi temperatur pemadatan yang digunakan yaitu 100°C - 180°C dengan interval temperature 100C. Metode yang digunakan dalam pencampuran AC-BC ini adalah metode basah. Pembuatan dan pengujian benda uji dilakukan dalam 2 tahap, yakni pembuatan benda uji tanpa penambahan dan dengan penambahan PET. Hasilnya menunjukkan bahwa temperatur optimum pemadatan aspal konvensional 160°C dan stabilitas 1602,10 kN dan MQ sebesar 376,71 kg/mm. Pada aspal modifikasi dengan penambahan plastik tipe PET didapatkan temperatur optimum pemadatan 180°C dengan nilai stabilitas 2547,27 kN dan MQ sebesar 629,91 kg/mm.
Peta Isochrone Sebagai Identifikasi Kualitas Akses Bandara: Studi kasus Bandara Internasional Juanda
Rizky Fitri Amalia Istighfaroh;
Ervina Ahyudanari;
Nursakti Adhi Pratomoadmojo
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (755.577 KB)
|
DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i1.5372
Penumpang pesawat membutuhkan relibility yang tinggi untuk mencapai bandara, terutama bagi penumpang dengan penerbangan lanjutan. Akses bandara mungkin tidak memiliki jalur eksklusif untuk mendukung reliability. Oleh karena itu, penelitian ini berusaha membuat peta waktu tempuh ke bandara dari kecamatan di area layanan bandara. Peta mewakili variabilitas waktu perjalanan dari periode yang berbeda. Data waktu perjalanan dari 31 kecamatan Surabaya dikumpulkan dalam periode yang berbeda, pagi dan sore. Akhir pekan dan hari kerja juga menjadi variabel yang dipertimbangkan. Metode pencatatan data waktu tempuh adalah running speed. Kecepatan mobil surveyor dipertahankan sama dengan mobil lain. Setiap segmen dianalisis dalam waktu perjalanan nyata. Jarak dan waktu tempuh adalah input dalam menghasilkan peta indeks dan isochrones. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik waktu perjalanan dipengaruhi oleh periode untuk bepergian. Pada kualitas akses ke bandara menunjukkan bahwa perbedaan waktu antara puncak dan kondisi jam puncak mendekati 30 menit. Ini membuktikan bahwa akses bandara bukan jalur eksklusif.
Studi Analisis Perilaku Jembatan Pejalan Kaki Dengan Sambungan Sekrup Dan Adhesive Pada Cold-Formed Steel
Indarto, Richo Oktavian;
Suswanto, Budi
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1165.196 KB)
|
DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i1.5518
Pedestrian Bridge is currently built in the city center of Indonesia. Generally, Pedestrian Bridge was built for connecting one to the other building and serve crossing bridge for the traffic. Therefore, design of  the bridge must be considered of the function. Steel frame bridge (Hot Rolled) is one of the type bridge materials that used in Indonesia because the structure, the availability materials and the easy installation.  Mild steel frame structure is one of the materials which used in the construction of  pedestrian bridge. Its connected with plates, screws or adhesive.This research analyzed mild steel frame structure connected with screws and adhesive. Modeling of the pedestrian bridge used 4800 x 750 x 1200 mm. Comparation of the analysis used auxiliary program ABAQUS and SAP2000. The result of the analysis by ABAQUS is able to hold the force into 1003,69 kg and 1312,96 kg.
Performa Mekanik Beton Berpori Untuk Aplikasi Perkerasan
Kurniawan, Agus;
Ardi Pranata, Dadang
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (966.343 KB)
|
DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i1.4645
Penggunaan perkerasan jalan dengan menggunakan perkerasan konvensional banyak berdampak buruk untuk ketersediaan air dalam tanah, karena menutupi dan menghalangi air masuk kedalam tanah. Penelitian ini bertujuan menawarkan opsi yang lebih baik untuk pembangunan pavement yang ramah terhadap lingkungan menggunakan beton pori yang mampu memasukkan ke dalam tanahEksperimen yang digunakan adalah infiltrasi, kuat tekan dan kuat lentur. Pada penelitian ini menggunakan 6 sampel dengan variasi void 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, 30% dan menggunakan chemical admixture silica fume dengan 10% dari berat semen. Hasil pegujian infiltrasi menunjukkan penyerapann air yang tercepat yakni di void 5% dan paling lambat di void 30%. Hasil dari kuat tekan terbesar pad void 5% di angka 15.29 MPa dan yang terlemah di void 30%. Hasil dari kuat lentur yang terkuat terdapat pada void 5% dengan angka 1.78 MPa dan yang paling kuat dengan void 30%.
Karakteristik Variasi Panjang Perjalanan dan Variasi Volume Perjalanan Berbasis Jam Bagi Taksi Bluebird di Kota Surabaya
Mangopo, Merlyn;
Suprayitno, Hitapriya
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (893.635 KB)
|
DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i1.6253
Pertumbuhan kawasan-kawasan terbangun di Kota Surabaya memberikan potensi yang besar bagi pengemudi taksi untuk mengangkut lebih banyak penumpang dari kawasan satu ke kawasan lain. Namun saat ini pengemudi taksi belum optimal dalam menggunakan waktu mereka bekerja mengangkut penumpang, hal ini dikarenakan mereka belum mengetahui dengan tepat, pada jam-jam yang berpotensi untuk bekerja mengangkut penumpang. Dan pengemudi belum bisa memperkirakan jumlah antaran penumpang dalam sehari sehingga belum bisa mempergunakan peluang mendapatkan penumpang dengan optimal. Oleh karena itu dalam penelitian ini melakukan metode analisis distribusi data dengan penyebaran kuesioner dan diolah dalam bentuk Tabel dan Grafik. Hasil penelitian ini adalah penumpang taksi lebih banyak menggunaan taksi pada jam 12:00-15:00 WIB sebesar 22%, pada jam 09:00-12:00 WIB sebesar 21% dan pada jam 15:00-18:00 WIB sebesar 15%. Jumlah perjalanan mengangkut penumpang pada jarak 3,1-6 km sebesar 27%, pada jarak 6,1-9 km sebesar 21% dan pada jarak 0-3 km sebesar 20%. Data karakteristik panjang perjalanan dan variasi volume perjalanan taksi berbasis jam bertujuan untuk mengetahui jumlah antaran penumpang dalam sehari dan jam bekerja pengemudi taksi yang efektif.
Penentuan Rekomendasi Standar Track Quality Index (TQI) untuk Kereta Semicepat di Indonesia (Studi Kasus : Surabaya - Cepu)
Reysha Rizki Amanda Lubis;
Hera Widyastuti
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (831.442 KB)
|
DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i1.5405
Perkembangan transportasi saat ini merupakan sebuah hal yang tidak dapat dihindari sebagai konsekuensi dari tuntutan masyarakat yang memerlukan sebuah moda transportasi yang aman, handal, dan tepat waktu. Kereta semicepat dengan kecepatan maksimal 160 km/jam pada jalur eksisting utara (lintas Surabaya-Jakarta) yang kecepatan maksimal di jalur tersebut masih mencapai 120 km/jam hadir sebagai salah satu solusi yang digagas pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan di atas. Konsekuensi dari peningkatan kecepatan pada jalur tersebut adalah keharusan meningkatan track quality index(TQI) yang terdiri dari empat parameter yaitu angkatan, listringan, lebar jalur dan pertinggian. TrackQuality Index(TQI) adalah standar nilai yang digunakan untuk mengevaluasi kualitas jalan rel. Nilai TQI dapat memantau degradasi trackdan operasi pemeliharaan, dapat meringkas dan menampilkan kondisi bagian besar track, dan berkorelasi dengan standar keamanan dan nilai kualitas berkendara (Hamid dan gross, 1981). TQI saat ini pada jalur eksisting untuk kecepatan maksimal 120 km/jam yang ditetapkan PT. KAI sebesar 20 untuk sepanjang lintas utara, namun sebagai objek penelitian hanya digunakan lintas Surabaya-Cepu. Dengan metode pendekatan berupa regresi linier sederhana yang melibatkan item TQI dan kecepatan, serta regresi linier berganda dengan item empat parameter penyusun TQI dan kecepatan.Sedangkan jumlah frekuensi pemecokan tahunan digunakan metode perhitungan PT. KAI. Dari hasil analisis model hubungandidapatkan rekomendasi nilai TQI untuk KA semicepat (160 km/jam) yaitu 7, Sedangkan jumlah frekuensi pemecokan tahunan adalah minimal 1 kali.
Penilaian Indeks Kualitas Jalan Rel (Track Quality Index) berdasarkan Standar Perkeretaapian Indonesia (Studi Kasus : Cirebon-Cikampek)
Dyni Indar Karunianingrum;
Hera Widyastuti
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (782.991 KB)
|
DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i1.5710
Untuk mengatasi pergerakan pertumbuhan lalu lintas jaringan kereta api di Indonesia, khususnya di Jalur Cirebon-Cikampek dimana jalur tersebut merupakan salah satu rute tersibuk di Pulau Jawa dimana hal itu dapat mempengaruhi kondisi geometri lintasan. Faktanya, ada beberapa parameter geometri yang mempengaruhi turunnya penurunan kualitas jalan rel diantaranya yaitu angkatan, listringan, pertinggian, dan lebar spur. Angka-angka yang dihasilkan dari parameter tersebut secara objektif disimpulkan untuk memberikan ukuran kualitas segmen secara keseluruhan. Kualitas lintasan jalan rel (track) didefinisikan sebagai nilai numerik yang mewakili kondisi relatif dari geometri permukaan lintasan. Dalam hal ini, indikator penilaian kualitas lintasan berdasarkan penjumlahan standar deviasi dari keempat parameter sehingga hasil kualitas segmen secara keseluruhan disebut Indeks Kualitas Lintasan (TQI). Penggunaan TQI memberikan kemungkinan untuk menilai indikator kinerja jalur kereta api. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis Indeks Kualitas Track berdasarkan Standar Kereta Api Indonesia dengan menggunakan Regresi Linier Berganda. Hasil yang didapatkan dari analisis regresi linier berganda adalah mengetahui seberapa besar keempat parameter tersebut bepengaruh terhadap nilai TQI.
Analisis Probabilitas Pepindahan Moda Dari Kendaraan Pribadi Ke Bus Damri Dan Tranex Mandiri Di Bandara Internasional Minangkabau
Isria Miharti Maherni Putri;
Hera Widyastuti
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1123.349 KB)
|
DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i1.5284
Bus Damri dan Tranex Mandiri merupakan salah satu moda transportasi di Bandara Internasional Minangkabau yang saat ini peminat dari bus menurun dan membutuhkan waktu relatif lama sebelum bergerak mengangkut penumpang karena menunggu penuhnya kapasitas muatan, oleh sebab itu dilakukan analisis kinerja dan analisis probababilitas perpindahan moda dari kendaraan pribadi ke Bus Damri dan Tranex Mandiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi penyebaran kuisoner, wawancara dan teknik Stated Preference. Parameter kinerja Bus Damri dan Tranex Mandiri adalah waktu henti, waktu antara (headway) dan faktor muat. Dalam penelitian ini dilakukan beberapa skenario analisis regresi logistik biner untuk menganalisa perpindahan moda dari kendaraan pribadi Bus Damri dan Tranex Mandiri. Probabilitas pengguna kendaraan pribadi yang mau berpindah ke moda bus bandara sangat dipengaruhi oleh variabel: usia dan penghasilan.
Studi Numerik terhadap Kinerja Web-Bolted Replceable Link pada Struktur Rangka Baja Berpengaku Eksentris
Aulia Indira Kumalasari;
Budi Suswanto;
Hidayat Soegihardjo
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1717.56 KB)
|
DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i1.6261
Rangka berpegaku eksentrik mensyaratkan untuk membatasi perilaku inelastis hanya terjadi pada balok link sedangkan elemen lainnya tetap dalam kondisi elastis. Link yang didesain menyatu dengan balok induk menjadikan link mengalami over-designed karena harus menahan beban yang besar pula seperti balok induk. Tiga spesimen link yang disusun dari dua buah profil C yang disusun secara bersinggungan dan kedua ujungnya dipasang mengapit balok induk dimodelkan secara numerik yang kemudian diberi beban siklik. Dari hasil analisis didapatkan bahwa penambahan pengaku pada sambungan web menunjukkan bahwa spesimen mampu menahan gaya geser yang lebih besar. Efek pinching ditemukan pada kurva histerisis yang disebabkan oleh efek dari sambungan baut di kedua ujung balok link akibat dari pemberian beban siklik. Sedangkan pemberian diagonal stiffener perlu dilakukan kajian lebih dikarenakan link akan menjadi lebih kaku sehingga kegagalan akan terjadi pada sambungan yang mengakibatkan link mengalami keruntuhan lebih awal.