cover
Contact Name
Reza Anggriyashati Adara
Contact Email
maknafksb.unisma@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
maknafksb.unisma@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cut Meutia Raya No.83 Bekasi
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya
ISSN : 2528195X     EISSN : 25281968     DOI : https://doi.org/10.33558/makna.v10i1
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya is an open access scientific research journal published twice a year in March and September by Faculty of Communication, English Language and Literature of Universitas Islam "45" Bekasi. Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya has been published since 2010. Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya publishes original research articles which focused on communication studies, linguistics and cultural studies. Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya is an open access journal. Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya has a open peer review process where the identities of reviewers are known to the authors. Open peer review process provides transparency and recognition to every concerned party. Open peer review process also ensures the quality of published research articles.
Articles 536 Documents
STRATEGI KOMUNIKASI PENDIDIK DALAM MENGHADAPI TEMPER TANTRUM ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Dzia Anjani; Mutiara Fadhila; Winda Primasari
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2019): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v5i2.1804

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisi strategi komunikasi pendidik di Sekolah Alam Bambu Item dalam menghadapi temper tantrum anak berkebutuhan khusus. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori strategi komunikasi menurut Effendy serta teori komunikasi antarpribadi dan psikologi komunikasi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa komunikasi antara pendidik dengan anak murid berkebutuhan khusus di kelas SNC Sekolah Alam Bambu Item dengan fokus utama yaitu bagaimana strategi komunikasi pendidik dalam menghadapi kejadian tantrum anak berkebutuhan khusus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Library Research, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidik di Sekolah Alam Bambu Item menggunakan strategi komunikasi dalam menghadapi temper tantrum anak berkebutuhan khusus. Strategi komunikasi tersebut dilihat dari tiga komponen yaitu (1) mengenali sasaran komunikasi, (2) penyampaian media komunikasi serta (3) pengkajian tujuan pesan komunikasi. Pendidik menggunakan teknik instruksi dalam melancarkan strategi komunikasi untuk mengurangi temper tantrum.Kata Kunci: strategi komunikasi, anak berkebutuhan khusus, komunikasi antar pribadi.
A DESCRIPTIVE ANALYSIS OF SLANG TERMS IN SCARFACE MOVIE Martin Carlos; Nurhaeda Gailea; Rosmania Rima
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2019): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v5i2.1805

Abstract

The present research analyses the use of slang terms in Scarface movie. The present research aims to examine types of slang, word formation as well as the meaning of slang words used in the movie. The present research uses a descriptive qualitative method to classify and analyze the slang utterances based on Yule‟s theory of word formation. The results show that the movie contains forty seven slang words such as ain’t, shit, and gotta. Secondly, the results show following word formations: eight borrowing, five blending, four clipping, one multiple process, six compounding and one back formation. Lastly, the results describe the literal and figurative meanings of the slang words according to NTC‟s Dictionary of American Slang and Colloquial.
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI TUTOR BTQ DAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN MAHASISWA Siti Khadijah; Puput Fauzah Sri Rejeki
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2019): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v5i2.1806

Abstract

Universitas Islam ‟45 Bekasi memiliki program wajib membaca Al-Qur‟an bernama BTQ. Program ini memiliki sasaran mengentaskan buta huruf untuk seluruh mahasiswa, membantu mahasiswa memahami nilai-nilai Al-Qur‟an dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, meningkatkan semangat beribadah wajib dan sunnah, meningkatkan kualitas akhlak mahasiswa yang tercermin dalam perilakunya, dan membantu mahasiswa menghafal surat-surat pendek (Juz „Amma) dan ayat-ayat Jawahirul dan Durorul Al-Qur‟an. Program ini juga menyiapkan mahasiswa agar bisa menjadi imam shalat di lingkungannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas komunikasi Tutor BTQ terhadap kemampuan membaca Al-Qur‟an mahasiswa. Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, dengan lokasi penelitian di Universitas Islam ‟45 Bekasi. Sampel pada penelitian ini adalah 95 mahasiswa. Teknik pengumpulan data adalah kuesioner. Uji validitas dan uji reliabilitas menggunakan Pearson product moment dan Alpha’s Cronbach dengan teknik analisis data regresi linear sederhana menggunakan SPSS 22. Hasil penelitian membuktikan bahwa efektivitas komunikasi Tutor memiliki pengaruh sebesar 39,4% terhadap kemampuan membaca Al-Qur‟an mahasiswa, sisanya sebesar 60,6% dipengaruhi faktor-faktor lain seperti fasilitas, hafalan, dan target hafalan.
MEREKAT LOYALITAS PELANGGAN: STRATEGI & TAKTIK PT ST. MORITA Mohammad Shihab; Evangga Krishna
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2019): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v5i2.1807

Abstract

Di tengah pertumbuhan industri pengemasan dan persaingan bisnis, PT. St. Morita Industries memiliki ratusan pelanggan tetap yang merupakan perusahaan ternama dari berbagai bidang industri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi yang digunakan perusahaan untuk mempertahankan loyalitas pelanggan. Untuk mengeksplorasi tujuan tersebut, peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dan melakukan wawancara kepada lima informan yang berasal dari bagian internal perusahaan dan para pelanggan tetapnya. Data yang didapat kemudian dianalisis berdasarkan konsep strategi komunikasi yaitu pull strategy, push strategy, dan profile strategy.
TELAAH KATA HAJIME DAN HAJIMETE DALAM KALIMAT BAHASA JEPANG DAN PADANANNYA DALAM BAHASA INDONESIA Nani Sunarni; Onin Najmudin
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2019): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v5i2.1808

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada kajian kata hajime dan hajimete serta padanannya dalam bahasa Indonesia. Data yang digunakan berupa kalimat-kalimat yang mengandung kedua kata di atas. Data dianalisis melalui kajian stuktur dan makna dengan berdasarkan teori yang bersifat eklektis. Hasil kajian data teridentifikasi bahwa hajime berkategori nomina, sedangkan hajimete berkategori adverbia. Namun, bila secara struktur berfungsi sebagai predikat dapat pula digunakan sebagai nomina. Secara makna teridentifikasi bahwa hajime memiliki lima makna, yaitu (a) menunjukkan makna “mulai”, (b) menyatakan makna permulaan atau pada awalnya, (c) munculnya sesuatu perkara, (d) menyatakan sesuatu yang di awal diantara sesuatu yang banyak, dan (e) kata yang digunakan waktu memberikan sesuatu yang dijadikan inti. Sedangkan, hajimete bermakna (1) baru pertama kali yang sampai saat itu tidak ada atau tidak pernah, (2) dengan kejadian waktu itu lambat laun ~ akhirnya. Hasil kajian bermanfaat untuk mempermudah penggunaan dan pemahaman kata hajime dan hajimete dalam komunikasi baik lisan maupun tulisan.
ENGLISH IN INDONESIA: THE LANGUAGE OF GLOBALLY-SHARED POPULAR CULTURE (GSPC) Heri Yusup
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2019): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v5i2.1809

Abstract

In Indonesia, English lexis often appears on a number of written media displayed for public consumption. Despite the fact that those media contain English lexis, they may not be necessarily aimed at foreign audience. It seems that English lexis is seen as a more representative medium of expression when it comes to announcing particular information to the public. This paper attempts to illustrate that the occurrence of English lexis in the media used by Indonesian people forms a relatively consistent pattern. Data is taken from fashion blogs written by Indonesian teenagers on a female magazine, flyers about upcoming music events performed by Indonesian bands, banners for anti-drugs campaign, and advertisements for marketing children fashion. The study uses Textually-Oriented Discourse Analysis (TODA) suggested by Fairclough (1992). As for the main focus of the discussion, it will be related to the discourse of globalisation (McGrew, 1996; Bathia & Ritchie, 2004; Kuppens, 2010). The result shows that English lexis is very likely to occur when the information in the Indonesian media is related to globally-shared popular culture (GSPC), e.g. fashion, pop music, and anti-drugs campaign. In conclusion, such use of English lexis reflects the presence of a typical mindset among Indonesian, which suggests that English is an ‘ideal’ language to represent popular culture.
Ngayah: Communication Behaviour of Balinese Diaspora Jakarta: (An ethnography of communication study of Piodalan ceremony at Pura Dalem Purnajati Tanjung Puri) Gusti Ayu Jayanti Oka Utami; Dindin Dimyati
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2020): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v6i1.2005

Abstract

Pura Dalem Purnajati Tanjung Puri is one of Hindu temples located in Jakarta where Balinesepeople can observe and perform worship. However, in practice, Pura Dalem Purnajati TanjungPuri is also used as a place to observe traditional ceremonies such as Ngayah. Ngayah is a traditionconducted as a form of mutual assistance. The present study aimed to analyse the communicationbehaviour of Balinese diaspora in Jakarta for performing Ngayah. The present study usesqualitative method by conducting ethnography approach. Data was collected through observation,in-depth interview, and documentary study. The results show that Balinese diaspora in Jakartasimplified their tradition, including Ngayah tradition in Piodalan ceremony, where it can serve ascommunicative situation, communicative events, and communicative acts.Keywords: Balinese diaspora, Ngayah, culture, ethnography of communication
ISLAMIC BRANDING RESTORAN KOREA TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN Siti Khadijah; Oni Anita Wulandari
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2020): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v6i1.2006

Abstract

Penelitian ini membahas hubungan Islamic Branding restoran Korea dengan minat beli konsumen. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner atau angket kepada pengunjung Mujigae Resto. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa adanya Hubungan Islamic Branding dengan minat beli konsumen besar, hal ini dibuktikan dengan nilai korelasi yang kuat antara Islamic Branding by Customer dengan pencarian informasi 0.476 konsumen muslim akan mencari informasi terkait makanan dan minuman yang telah memiliki label halal dari MUI. Terkait dengan kesadaran konsumen dalam memahami syariah Islam bahwa umat Islam senantiasa diharuskan untuk mengkonsumsi makanan halal dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain itu dalam Artinya kesadaran konsumen Muslim tentang pentingnya penerapan prinsip-prinsip syariah akan menjadikan Islamic Branding semakin banyak diminati oleh konsumen Muslim. Responden memilih Mujigae karena sudah memiliki logo halal meskipun Mujigae bukan produk dari negara mayoritas Muslim.
Struktur dan Makna Verba Majemuk Bahasa Jepang V1+Komu Onin Najmudin; Puspa Mirani Kadir; Novita Puspahaty
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2020): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v6i1.2007

Abstract

The verb komu is one of components of the VV lexical compound verbs. This research aims to identify structures and meanings of the lexical V1+komu compound verbs through to the Transivity Harmony Principle (THP) theory. The Transitivity Harmony Principle (THP) was used to examined the combination between V1 and komu as V2 based on argument structures of the verbs. The data gathered from Japanese language novel Ningen no Daichi that contained V1+komu compound verbs. The results showed that komu as a V2 can be combined with any various types of verb in V1, respectively; transitive+komu (e.g oshi-komu ‘push in’), unaccusative +komu (shizumi-komu ‘sink in’), and unergative+ komu (e.g abare-komu ‘go in violently’). Even combined with different types of verb in V1, komu was retained its argument structure; adding a goal phrase to verb in V1. The combinations of komu with any types of verb in V1 resulting two different meaning, respectively: 1) physical action in/into closed space, 2) a condition within the same situation both physical or psychological condition. In (1) physical action in/into a closed space komu was retained its original meaning, but in (2) a conditions within the same situations both physical or psychological condition komu was losing its lexical meaning.
Makna Warrior bagi penggiat Ketofastosis Lifestyle Winda Primasari; Heri Yusup
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2020): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v6i1.2008

Abstract

Ketofastosis Indonesia (KFI) adalah sebuah komunitas yang mengusung pola hidup sehat dan berkembang pesat. Salah satu keunikan dari KFI adalah sebutan warrior bagi para penggiat Ketofastosis Lifestyle. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna dari istilah warrior bagi para penggiat ketofastosis lifestyle yang tergabung di dalam grup Whatsapp. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengambilan data melalui wawancara mendalam secara langsung dan melalui Whatsapp serta pengamatan interaksi yang terjadi di dalam grup Whatsapp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua kategori warrior yang membedakan posisi atau kedudukan seorang penggiat ketofastosis lifestyle di dalam komunitas. Adapun kedua kategori tersebut adalah warrior pemula dan warrior mentor. Pembedaan kedua kategori didapat berdasarkan orientasi tujuan, pola interaksi dan significant others.

Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 1 (2026): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 17 No. 2 (2025): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 16 No. 1 (2025): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 15 No. 2 (2024): Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol. 14 No. 1 (2024): Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol. 13 No. 2 (2023): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 12 No. 1 (2023): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 12 No 1 (2023): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 11 No 2 (2022): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 11 No. 2 (2022): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 10 No. 1 (2022): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 10 No 1 (2022): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 9 No 2 (2021): Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 9 No. 2 (2021): Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 8 No. 1 (2021): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 8 No 1 (2021): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 7 No 2 (2020): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 7 No. 2 (2020): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2020): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 6 No 1 (2020): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 5 No 2 (2019): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2019): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 4 No 1 (2019): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2019): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 3 No 2 (2018): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi,Bahasa, dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2018): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi,Bahasa, dan Budaya Vol 3 No 1 (2018): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi,Bahasa, dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2018): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi,Bahasa, dan Budaya Vol 2 No 2 (2017): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2017): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 2 No 1 (2017): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2017): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 1 No 2 (2016): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 1 No. 2 (2016): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2016): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 1 No 1 (2016): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 6 No 1 (2015): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2015): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 5 No 2 (2015): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2015): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 5 No 1 (2014): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2014): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 4 No 2 (2014): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 4 No. 2 (2014): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2013): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 4 No 1 (2013): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 3 No 2 (2012): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2012): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 3 No 1 (2012): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2012): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 2 No 2 (2012): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2012): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 2 No 1 (2011): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2011): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 1 No 2 (2010): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 1 No. 2 (2010): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 1 No 1 (2010): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2010): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya More Issue