cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pertanian Agros
Published by Universitas Janabadra
ISSN : 14110172     EISSN : 25281488     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Agros (JPA) is published by Faculty of Agriculture, Janabadra University and the Agribusiness Association of Indonesia (AAI). It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of Research, Technology, and Higher Education- Republic of Indonesia JPA is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from all area of agriculture science fields such as crops, horticulture, fisheries, animal husbandary, and forestry.
Arjuna Subject : -
Articles 1,386 Documents
ANALISIS EFISIENSI FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI USAHATANI PADI PADA BERBAGAI TIPE LUAPAN LAHAN PASANG SURUT DI KABUPATEN BANYUASIN Horas Marihot Silitonga; Muhammad Yamin; Riswani Riswani
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 3 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i3.2195

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efisiensi faktor-faktor produksi usahatani padi pada berbagai tipe luapan lahan pasang surut di Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini dilakukan di tiga tipe luapan lahan pasang surut yaitu tipe luapan A, B dan C. Data hasil penelitian dianalisis dengan fungsi produksi Cobb-Douglas dimana hasil analisis digunakan untuk melihat efisiensi teknis, efisiensi harga dan efisiensi ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi teknis faktor-faktor produksi usahatani padi pada lahan pasang surut tipe luapan A menunjukkan faktor luas lahan, jumlah benih, pupuk NPK dan pupuk urea sudah efisien sedangkan faktor produksi pestisida tidak efisien. Usahatani padi pada lahan pasang surut tipe luapan B faktor produksi luas lahan, jumlah benih, pestisida, pupuk NPK sudah efisien sedangkan faktor produksi pupuk urea tidak efisien. Usahatani padi pada lahan pasang surut tipe luapan C menunjukkan faktor produksi luas lahan, pestisida dan pupuk NPK sudah efisien sedangkan jumlah benih dan pupuk urea tidak efisien
PENENTUAN HARGA MINIMUM BAHAN OLAHAN KARET DI TINGKAT PETANI DI KABUPATEN MUARA ENIM Muhammad Febriansyah Ibrahim; Mirza Antoni; Muhammad Yamin
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 3 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i3.2259

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis besarnya kontribusi pendapatan karet terhadap pendapatan total petani karet di Kabupaten Muara Enim dan untuk menganalisis harga minimum bahan olahan karet berdasarkan harga pokok produksi, pengeluaran konsumsi, dan jumlah produksi karet di Kabupaten Muara Enim. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Muara Enim, Kecamatan Gelumbang dan Kecamatan Rambang Niru. Penelitian ini menggunakan metode survei dan wawancara yang terstruktur, menggunakan kuesioner yang dibuat sesuai kebutuhan tema. Responden pada penelitian ini adalah petani karet sebanyak 92 responden, yang berfokus kepada 2 kecamatan yang memiliki produktivitas tertinggi, di sini di 1 kecamatan akan diambil 2 desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kontribusi pendapatan usahatani karet besarnya rata-rata total pendapatan petani karet sebesar Rp 24.040.402/th dengan kontribusi pendapatan di luar usahatani sebesar Rp 7.526.087/th atau dengan persentase 31,3% lebih rendah dibandingkan dengan usahatani karet sebesar Rp 16.514.315. atau dengan persentase 68,7% dengan selisih sebesar 37,4%. Sedangkan, pada hasil penelitian, harga minimum didapatkan dari rata-rata pengeluaran konsumsi rumah tangga Rp 8.908.370 dibagi dengan jumlah produksi karet 2.312/kg ditambah dengan harga pokok produksi Rp1.039, sehingga menghasilkan harga minimum sebesar Rp 4.892/kg.
BAWANG MERAH DAN PENYIMPANANNYA Jhon David H
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 3 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i3.2252

Abstract

Komoditas bawang merah sangat mudah mengalami perubahan mutu dan mengalami kerusakan yang disebabkan kandungan air yang tinggi, sehingga masa simpannya sangat singkat.  Sulitnya mempertahankan bawang merah dalam keadaan segar, karena terjadinya perubahan akibat proses fisiologi, biologi, fisikokimia dan morfologi. Penyimpanan menjadi kunci untuk mempertahankan kesegaran dan kualitas, yaitu  dengan menyimpan pada suhu rendah dengan tingkat kadar air tertentu. Saat ini penyimpanan yang umum dilakukan adalah penyimpanan tradisional pada suhu 25-30 C RH 70-80% dengan tingkat kehilangannya  sekitar 25%. Dari berbagai penelitian menunjukkan bahwa penyimpanan bawang merah yang terbaik pada kadar air 80% dengan suhu 5°C RH 65- 70%, menghasilkan susut bobot 7,06%, kadar air 79,48%, kerusakan 0,37%,
MOTIVASI PETANI BERUSAHATANI JAGUNG MANIS DI DESA KIRITANA KECAMATAN KAMBERA KABUPATEN SUMBA TIMUR Mardiana, Mardiana; Katongu Retang, Elfis Umbu
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1983

Abstract

Penelitian dilakukan di Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi petani dalam usahatani jagung manis di Desa Kiritana. Penelitian dilakukan selama empat bulan, mulai Februari hingga Juni 2022. Penelitian dilakukan pada 69 responden petani jagung manis di Desa Kiritana. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuesioner. Untuk mengetahui tingkat motivasi petani dalam usahatani jagung manis di Desa Kiritana dilakukan analisis data dengan menggunakan skala Likert. Sedangkan untuk mengetahui pengaruh faktor internal dan eksternal petani terhadap motivasi petani membudidayakan jagung manis di Desa Kiritana dilakukan uji Koefisien Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menjelaskan bahwa tingkat motivasi petani dalam usahatani jagung manis di Desa Kiritana berada pada kategori sangat tinggi. Berdasarkan analisis faktor internal petani, umur dan pendidikan berpengaruh sebaliknya terhadap motivasi, dimana semakin tinggi umur dan pendidikan petani akan menurunkan motivasi petani dalam usahatani jagung manis. Sedangkan faktor pendapatan dan tanggungan keluarga memiliki hubungan langsung dengan motivasi petani, dimana semakin tinggi pendapatan petani dalam usahatani jagung manis atau semakin banyak tanggungan dalam keluarga petani akan meningkatkan motivasi petani dalam usahatani jagung manis. . Berdasarkan hasil analisis faktor eksternal petani, faktor kebijakan dan harga berpengaruh berlawanan terhadap motivasi petani, dimana semakin banyak kebijakan terkait peraturan pemerintah terkait kegiatan pertanian, atau semakin banyak kebijakan dalam penetapan harga akan menurunkan motivasi petani. menanam jagung manis di Kiritana.
ADOPSI TEKNOLOGI TERHADAP PENINGKATAN EFISIENSI TEKNIS JAGUNG DI DESA TUALENE KECAMATAN BIBOKI UTARA KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Mardit N Nalle; Rita Indrasti
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.2082

Abstract

Perumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana tingkat penerapan teknologi dan pengaruhnya terhadap efisiensi teknis jagung di Desa Tualene Kecamatan Biboki Utara Kabupaten Timor Tengah Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat penerapan teknologi terhadap peningkatan efisiensi teknis jagung di Desa Tualene Kecamatan Biboki Utara Kabupaten Timor tengah Utara. Penelitian ini dilakukan di Desa Tualene secara purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan dengan mengambil 80 petani sebagai responden. Data yang diambil adalah data primer dan data sekunder dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode wawancara dan angket kuesioner. Hasil analisis menunjukkan bahwa kegiatan adopsi teknologi petani di Desa Tualene seperti pengolahan lahan, penyiangan, panen, penyimpanan benih, dan kualitas benih memiliki indikator yang sangat baik. Pasca panen, penggunaan benih bersertifikat, pengaturan jarak tanam, dan modal berada pada kondisi baik, frekuensi penyuluhan dalam kondisi netral, sedangkan partisipasi kelompok terletak pada kondisi rendah.
PEMANFAATAN ALAT RICE TRANSPLANTER DALAM USAHATANI PADI SAWAH (Kasus di UD Maju Jaya dan Kelompok Tani Bersatu Situbondo) Sulistyaningsih Sulistyaningsih; Arnudin Laia
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 3 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i3.2275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi dalam penggunaan Rice Transplanter dan Kovensional pada usahatani padi sawah di UD Maju Jaya dan kelompok tani Bersatu Kabupaten Situbondo, untuk mengetahui respon petani terhadap pemanfaatan alat Rice Transplanter dalam usahatani padi sawah. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja di UD Maju Jaya dan Kelompok tani Bersatu Kabupaten Situbondo dengan pertimbangan lokasi tersebut merupakan salah satu obyek yang memiliki kawasan pertanian cukup luas serta mayoritas masyarakatnya adalah petani (padi sawah). pada tahun 2015, Kabupaten Situbondo merupakan salah satu daerah yang mengikuti Program Upaya Khusus Swasembada Berkelanjutan dengan meningkatkan produksi padi, jagung, dan kedelai (upsuspajale). Selain itu sebagai penerima bantuan alsintan pertanian khususnya mesin rice transplanter. Teknik penentuan sampel petani dilakukan secara random sampling, sedangkan  untuk petani konvensional dilakukan secara accidental sampling. Jumlah sampel petani rice transplanter 30 orang, sedangkan petani kovensional juga 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani rice transplanter lebih mengguntungkan, dengan nilai rata-rata efisiensi 2.1, sedangkan petani konvensional nilai rata-rata efisiensinya lebih rendah, yaitu 1.2. Keduanya melebih nilai satu atau efisien, hanya saja pendapatan petani rice transplanter lebih unggul dibandingkan petani kovensional. Petani rice transplanter lebih responsif dibanding respon petani kovensional.
PENGENDALIAN HAMA ULAT API PADA TANAMAN KELAPA SAWIT DENGAN BAHAN AKTIF MATADOR DAN DETERJEN Nanda, Bayu Tri; Lestari, Widya; Sitanggang, Kamsia Dorliana
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1947

Abstract

Tanaman kelapa sawit merupakan tumbuhan tropis golongan palma yang termasuk tanaman tahunan dan habitat aslinya adalah daerah semak belukar. Kelapa sawit yang sudah dibudidayakan terdiri dari dua jenis yaitu E. guineensis dan E. oleifera. Jenis pertama adalah yang pertama kali dibudidayakan sebagai tanaman komersial. Sementara E. oleifera belakangan ini mulai dibudidayakan untuk menambah keanekaragaman sumber daya genetik. Ulat api merupakan hama pemakan daun yang dapat merugikan bagi perkebunan kelapasawit, khususnya di Sumatera Utara. Hama ulat api harus diperhatikan dalam pengendalian populasinya. Diantara jenis- jenis ulat api, S. asigna dikenal sebagai ulat yang paling rakus dan yang paling sering menimbulkan kerugian pada tanaman kelapa sawit baik pada tanaman muda maupun pada tanaman tua. Oleh karena itu diperlukan pengendalian yang tepat untuk meminimalisir populasi hama. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk melakukan Pengendalian Hama Ulat Api Pada Tanaman Kelapa Sawit Dengan Bahan Aktif Matador Dan Deterjen. Berdasarkan hasil analisis pada Pengendalian Hama Ulat Api Pada Tanaman Kelapa Sawit Dengan Bahan Aktif Matador Dan Deterjen diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan bahan aktif matador dan deterjen dapat mengendalikan hama ulat api pada tanaman klapa sawit dengan konsentrasi minimal 25% dari setiap bahan dan untuk mempercepat maka deperlukan konsentrasi 50%.
ANALISIS KEPUTUSAN KONSUMEN MEMBELI BUAH DI KOTA WAINGAPU KABUPATEN SUMBA TIMUR PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Victoria Kristiani Rambu Andu Uma Ndapanggau; Elfis Umbu Katongu Retang; Elsa Christin Saragih
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1965

Abstract

Penelitian dilakukan di Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengambilan keputusan konsumen dalam membeli buah di Kota Waingapu. Penelitian dilakukan selama tiga bulan, dimulai dari bulan Februari sampai dengan April 2022. Responden yang digunakan sebanyak 50 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara menggunakan angket (angket), dan dokumentasi. Untuk mengetahui proses pengambilan keputusan konsumen dalam membeli buah dilakukan analisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif, sedangkan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli buah dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menjelaskan bahwa konsumen membeli buah berdasarkan keinginannya sendiri, dimana faktor yang menjadi fokus perhatian konsumen dalam membeli buah adalah kandungan vitamin yang terdapat pada buah tersebut. Selama ini konsumen puas setelah membeli buah di Kota Waingapu. Secara parsial terdapat pengaruh variabel harga dan kualitas terhadap keputusan pembelian buah, sedangkan variabel kemasan, pelayanan, lokasi, dan promosi tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Secara simultan variabel kemasan, harga, pelayanan, lokasi, promosi, dan kualitas produk secara bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan pembelian.
ANALISIS MUTU KERNEL PALM BERDASARKAN PARAMETER KADAR ALB (ASAM LEMAK BEBAS), KADAR AIR DAN KADAR ZAT PENGOTOR PADA PT. HARI SAWIT JAYA Susilo Sudarman; Novilda Elizabeth Mustamu; Dini Hariyati Adam; Yusmaidar Sepriani
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1978

Abstract

Minyak kelapa sawit memegang peranan penting dalam perdagangan dunia. Standar kualitas adalah merupakan hal yang penting untuk menentukan minyak yang mempunyai kualitas yang bermutu baik berdasarkan spesifikasi yang meliputi kadar ALB, air, dan zat pengotor oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kadar air, kadar kotoran dan asam lemak bebas (ALB) yang terkandung dalam inti kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan pada PT. HARI SAWIT JAYA. Sampel yang digunakan adalah kernel atau inti sawit. Analisa kadar asam lemak bebas dilakukan dengan metode titrasi asam basa menggunakan larutan standar KOH dan indikator Tymol blue, metode oven untuk analisa kadar air, dan untuk analisa kadar kotoran menggunakan   metode   winnowing   atau   dipilih   dengan   tangan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui Hasil analisa untuk kadar Asam Lemak Bebas (ALB) pada kernel palm yang berasal dari kernel storage adalah 4,10 % , 4,32% , 4,41% dengan rata-rata 4,28%, Kadar air pada kernel palm yang berasal dari kernel storage adalah 0,343%, 0,342%, 0,377 dengan rata-rata 0,35%, Sedangkan untuk kadar zat pengotor pada kernel palm yang berasal dari kernel storage adalah 0,02%, 0,06%, 0,08% dengan rata-rata 0,05%. kadar kotoran, kadar air pada kernel dan kadar asam lemak bebas tersebut telah sesuai standar yang telah ditetapkan SNI-01-2901- 2006.
TINGKAT PARTISIPASI PELAKU USAHA JAMU PADA PROGRAM DESTINASI WISATA JAMU DI KABUPATEN SUKOHARJO Rakhmatika, Avifah Anis; Murdiyanto, Eko; Widayanto, Budi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.2073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jenis kegiatan pada Program Destinasi Wisata Jamu di Kabupaten Sukoharjo, dan mengkaji tingkatan partisipasi dari pelaku usaha jamu terhadap Program Destinasi Wisata Jamu di Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Teknik penentuan informan dilakukan dengan purposive sampling yaitu Ketua UKM Suti Sehati, General Manager CV. GATUTKACA, Bagian Legalitas PT. GUJATI 59 UTAMA, dan Staff Bidang Pemberdayaan UMKM Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Sukoharjo. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini pengujian keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pada program Destinasi Wisata Jamu di Kabupaten Sukoharjo terdiri dari kegiatan penguatan industri jamu melalui pembinaan dan sosialisasi, pemberian akses permodalan melalui KUR dan perbankan, kegiatan penguatan kelembagaan industri jamu melalui modal kerja, kegiatan pengembangan dan pemanfaatan hasil penelitian obat tradisional, pembangunan “Taman Jamu”, pelatihan penguatan kelembagaan dan sosialisasi peningkatan kualitas jamu, penetapan dan sidang verifikasi nominasi budaya sehat jamu sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO. Tingkatan partisipasi pelaku usaha jamu dalam Program Destinasi Wisata Jamu di Kabupaten Sukoharjo berada pada tingkat 3, 4, dan 5 yaitu tingkat pemberian informasi, konsultasi, dan penentraman, yang artinya tingkat partisipasi masih sedang. 

Page 48 of 139 | Total Record : 1386