Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN DESA WISATA JATIMALANG BERBASIS INDUSTRI KREATIF Zulfanita, Zulfanita; Setiawan, Budi
Jurnal Abdimas Vol 19, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Pantai Jatimalang memiliki potensi yang bagus sebagai destinasi wisata untuk wisatawan domestik maupun manca negara.Penelitian dan pengabdian ini akan mengembangkan kawasan wisata pantai Jatimalang menjadi kawasan tujuan wisata yang menarik dan mampu memberdayakan masyarakat sekitar berbasis pengembangan ekonomi kreatif. Penelitian dan pengabdian melalui Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Pembelajaran Masyarakat (KKNPPM) ini akan menggunakan metode Education for Sustainable Development (EfSD) merupakan salah satu metode pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada penyelesaian masalah pada lingkungan masyarakat. Metode EfSD menekankan pada 3 pilar yaitu ekonomi, ekologi atau lingkungan dan sosial. Program pengembangan yang akan dilaksanakan secara garis besar meliputi, 1) pelestarian nilai sosial budaya melalui pengembangan kesenian, 2) penumbuhan dan pengembangan ekonomi kreatif melalui pengembangan atraksi dan produk-produk wisata, 3) peningkatan produksi dan pengolahan hasilpertanian, peternakan dan perikanan.Kata kunci: kawasan wisata, ekonomi kreatif, Education for sustainable development.
PENGEMBANGAN DESA WISATA JATIMALANG BERBASIS INDUSTRI KREATIF Zulfanita, Zulfanita; Setiawan, Budi
Jurnal Abdimas Vol 19, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Pantai Jatimalang memiliki potensi yang bagus sebagai destinasi wisata untuk wisatawan domestik maupun manca negara.Penelitian dan pengabdian ini akan mengembangkan kawasan wisata pantai Jatimalang menjadi kawasan tujuan wisata yang menarik dan mampu memberdayakan masyarakat sekitar berbasis pengembangan ekonomi kreatif. Penelitian dan pengabdian melalui Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Pembelajaran Masyarakat (KKNPPM) ini akan menggunakan metode Education for Sustainable Development (EfSD) merupakan salah satu metode pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada penyelesaian masalah pada lingkungan masyarakat. Metode EfSD menekankan pada 3 pilar yaitu ekonomi, ekologi atau lingkungan dan sosial. Program pengembangan yang akan dilaksanakan secara garis besar meliputi, 1) pelestarian nilai sosial budaya melalui pengembangan kesenian, 2) penumbuhan dan pengembangan ekonomi kreatif melalui pengembangan atraksi dan produk-produk wisata, 3) peningkatan produksi dan pengolahan hasilpertanian, peternakan dan perikanan.Kata kunci: kawasan wisata, ekonomi kreatif, Education for sustainable development.
EVALUASI PELATIHAN PEMBUATAN JAMU TERNAK FERMENTASI Mudawaroch, Roisu Eny; Zulfanita, Zulfanita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 4, No 5 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.262 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v4i5.3066

Abstract

Abstrak: Kabupaten Purworejo merupakan sentra pengembangan Kambing Etawa Peranakan. Tujuan pelatihan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap petani tentang pembuatan jamu ternak fermentasi. Metode dalam pelatihan ini, responden diberikan pretest untuk mengetahui pengetahuan dan sikap responden sebelum diberikan penyuluhan dan pelatihan. Setelah diberikan penyuluhan dan pelatihan, responden diminta untuk mengisi posttest. Hasil dari pelatihan ini adalah terdapat perbedaan nilai pretest dan postest, yaitu terjadi peningkatan tingkat pengetahuan nilai yaitu nilai pretest sebesar 3,85 dan meningkat menjadi 13,48. Nilai terkecil  pretes aspek pengetahuan terendah adalah 1 dan nilai tertinggi 11, sedangkan nilai  terkecil  post-tes aspek pengetahuan terendah adalah 9  dan nilai tertinggi 20. Pada aspek sikap juga menunjukkan peningkatan nilai post-test  yaitu  Nilai  sikap  sebelum pelatihan adalah sebesar 3,54 dan sesudah  pelatihan meningkat menjadi 4,46. Nilai terkecil  pretes aspek sikap terendah adalah 3 dan nilai tertinggi 4, sedangkan nilai  terkecil  post-tes aspek sikap  terendah adalah 3  dan nilai tertinggi 6. Kesimpulan dari pelatihan tentang pembuatan jamu ternak fermentasi di Desa Kaligono Kecamatan Kaligesing mempunyai terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap peternak  setelah mendapatkan  pelatihan. Saran dalam pelatihan ini adalah perlu ada monitoring keberlanjutan pembuatan  jamu  ternak fermentasi yang diaplikasikan pada Kambing Etawa ras Kaligesing. Abstract:  Purworejo Regency is the center for the development of the Peranakan Etawa goat. The aim of the training was to determine the level of knowledge and attitudes of farmers about the manufacture of fermented livestock herbal medicine. In this training method, respondents are given a pretest to find out the knowledge and attitudes of the respondents before being given counseling and training. After being given counseling and training, respondents were asked to fill in the posttest. The result of this training is that there are differences in the pretest and posttest scores, namely an increase in the level of knowledge of the value, namely the pretest value of 3.85 and increasing to 13.48. The lowest pre-test score for the knowledge aspect was 1 and the highest score was 11, while the lowest post-test score for the lowest knowledge aspect was 9 and the highest score was 20. The attitude aspect also showed an increase in the post-test score, namely the attitude value before training was 3.54 and after training increased to 4.46. The lowest pretest score for the lowest attitude aspect was 3 and the highest score was 4, while the lowest post-test score for the lowest attitude aspect was 3 and the highest score was 6. The conclusion from the training on the manufacture of fermented livestock herbal medicine in Kaligono Village, Kaligesing District had an increase in the knowledge and attitude of breeders after get training. The suggestion in this training is that there is a need for continuous monitoring of the manufacture of fermented livestock herbal medicine which is applied to the Etawa Goat race of Kaligesing.
Analysis of Decision Process to Buy Free-Range Eggs and the Implication on Marketing Mix (A Case Study to Wholesalers and Retailers Consumers in Traditional Markets in Purworejo District) Zulfanita, Zulfanita; Mudawaroch, Roisu Eny; Wibawanti, Jeki Mediantari Wahyu
ANIMAL PRODUCTION Vol. 22 No. 1 (2020)
Publisher : Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University in associate with Animal Scientist Society of Indonesia (ISPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jap.2020.22.1.44

Abstract

This research aimed to compare the characteristics of free-range eggs consumers, to analyse their buying decision process and consumer satisfaction level, and to formulate the implication on free-range marketing mix across wholesalers and retailers in Purworejo districts. The research sample was 32 respondents, consisted of 16 wholesalers and 16 retailers selected with purposive sampling because of the limited number of respondents in each sub-district. The consumers were selected through snowball sampling from one respondent to another. The parameters included the general characteristics, the decision to buy free-range eggs, consumers’ satisfaction level, and marketing mix implications. The Data were analysed descriptively using Chi-Square, Mann-Whitney Customer Satisfaction Index (CSI), and Importance and Performance Analysis (IPA). The result found different characteristics across consumers of free-range eggs in both wholesalers and retailers regarding age group, marital status, education background, gender, occupation, and geographic locations. The different process of buying decision making was due to need identification. Regarding gathering information, the wholesaler consumers relied on electronic media and their neighbours, whereas the retailer consumers only from their neighbours. The main consideration to purchase free-range eggs among wholesaler consumers was the cleanliness of eggs, whereas the retailer consumers were the cleanliness and price of eggs. The consumer satisfaction index on consumers in wholesalers and retailers was 65.16 and 68.82, respectively, indicative of the satisfied category. The marketing mix implication on both sellers was improving the cleanliness of free-range eggs and the market area, matching selling price with the market price, controlling the quality of free-range eggs from the suppliers, and revisiting the supply system to ensure the real-time availability of free-range eggs.
ANALISIS USAHA PEMBENIHAN GURAMI (Oshpronemus gouramy Lacepede.) DI DESA KALIURIP KECAMATAN BENER KABUPATEN PURWOREJO Praasto Bayu Irawan; - - Zulfanita; Istiko Agus Wicaksono
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 1, No 2 (2012): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.355 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) biaya, pendapatan dankeuntungan; dan 2) kelayakan usaha pembenihan gurami.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei, pemilihanlokasi penelitian secara purposive, pengambilan sampel menggunakan random sampling. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pendapatan usaha pembenihan gurami sebesar Rp 1.350.330,00. Rata-rata keuntungan usaha pembenihan sebesar Rp. 1.304.064,30.Usaha pembenihan gurami kelompok tani di desa Kaliurip kecamatan Benerkabupaten Purworejo layak diusahakan karena R/C rasio sebesar 9,31; nilai /C (8,32%) lebih besar dari suku bunga bank (3,22%); produktivitas tenaga kerja lebih besar dari upah tenaga kerja; produksi benih lebih besar dari BEP produksi (3.959 ekor > 40 ekor) dan harga jual benih gurami lebih tinggi daripada BEP harga yaitu Rp 425,00 > Rp 369,00.Kata Kunci : Analisis Usaha, Benih Gurami, dan Kelayakan Usaha.
ANALISIS USAHA BUDIDAYA UDANG VANNAMEI (Litopenaues vannamei) DI DESA GEDANGAN KECAMATAN PURWODADI KABUPATEN PURWOREJO Nursetyo Budi Utomo; Eni - Istiyanti; - - Zulfanita
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 1, No 2 (2012): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.485 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) biaya, penerimaan,pendapatan, dan keuntungan, 2) kelayakan usaha, dan 3) sistem pemasaran udang vannamei di Desa Gedangan Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Pemilihan lokasipenelitian dipilih secara purposive. Pengambilan sampel menggunakan random sampling.Hasil penelitian menunjukkan rata-rata penerimaan budidaya udangvannamei per periode produksi sebesar Rp 11.901.065,00, pedapatan budidaya udang vannamei per periode produksi sebesarRp 4.904.051,00 dan keuntungan usaha budidaya udang vannamei per periode produksi Rp 2.990.589,00. Hasil analisis menunjukkan bahwa usaha budidaya udang vannamei layak diusahakan yaitu R/C = 1,3.Saluran pemasaran udang vannamei ada 2 pola yaitu Pola Pemasaran I, dari produsen ke konsumen dan Pola Pemasaran II, dari produsen ke pedagang besar kemudian ke pedagang pengecer.Kata Kunci : Udang Vannamei, Analisis Usaha, Kelayakan Usaha.
TINGKAT PEMAHAMAN PETERNAK KAMBING KALIGESING DALAM PENERAPAN TEKNOLOGI PETERNAKAN DI KECAMATAN KALIGESING KABUPATEN PURWOREJO Suryaman Nur Hidayatudin; Faruq Iskandar; Zulfanita Zulfanita
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 7, No 2 (2018): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.698 KB)

Abstract

Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari dan Februari di Desa Pandanrejo dan Tawangsari Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) tingkat pemahaman peternak Kambing Kaligesing terhadap penerapan teknologi pakan; (2) tingkat pemahaman peternak Kambing Kaligesing terhadap penerapan teknologi pengolahan limbah.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasional. Data hasil observasi dibahas secara deskriptif. Objek penelitian ini adalah peternak kambing Kaligesing di Desa Pandanrejo dan Tawangsari Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling dengan taraf signifikansi (α) 5% atau 0,05. Variabel penelitian ini adalah tingkat pemahaman peternak terhadap fermentasi pakan dan kompos. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan skala likert.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat pemahaman peternak Kambing Kaligesing terhadap penerapan teknologi pakan pada level tinggi; (2) tingkat pemahaman peternak Kambing Kaligesing terhadap penerapan teknologi pengolahan limbah pada level tinggi. Kata kunci: pemahaman, teknologi peternakan, Kambing Kaligesing
SILASE DAUN KETELA KARET TERHADAP DARAH, AMONIA RUMEN, PERTAMBAHAN BOBOT BADAN KAMBING hanung dhidhik arifin; - - Zulfanita
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 3, No 1 (2014): Surya Agritama
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.03 KB)

Abstract

The research was conducted used 12 of Jawarandu goats which age is 8 mothns and weight of before research is 20 kg. The goats was classified in 4 group and 3 repeat, the heed is 3%body weight (DM) there are silage of cassava leaf and rice bran. Design of research was used Completely Random Design. Treatment of feed are : R0 = 75% cassava leaf + 25%rice bran; R1 = 50% cassava leaf + 25% silage of cassava leaf + 25% rice bran; R2 = 25% cassava leaf + 50% silage of cassava leaf + 25% rice bran; R3 = 75% silage of cassava leaf + 25% rice bran. The variable of research is blood status (erytrocyt, leucocyt, eosinofyl), ammonia of rumen and weight gain. The result of result showed that the silage of cassava leaf improve feed intake of goats but unsignificant, significant to Dry Matter Intake based on weight gain, TDN consumption and Daily weight gain.Silage of cassava leaf is significant to level of rumen ammonia and eritrocyt, but unsignificant to eosinofil of blood.Based on result of research can be conclution that silage and cassava leaf improve feed intake, nutrition intake,rumen condition, blood condition and daily weight gain of Jawarandhu goat. Kata Kunci: Silage, Cassava leaf, Blood, Ammonium of Rumen, Daily Weight Gain
EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI USAHATANI PADI (Oryza sativa L.)JAJAR LEGOWO DI KECAMATAN KUTOWINANGUN KABUPATEN KEBUMEN Pancer - Widodo; Zulfanita - -; Istiko Agus Wicaksono
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 4, No 1 (2015): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.003 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) faktor-faktor produksi yang mempengaruhi usahatani padi jajar legowo di Desa Pekunden, 2) biaya, penerimaan, pendapatan dan keuntungan petani dari usahatani padi jajar legowo di Desa Pekunden, dan 3) kelayakan usahatani padi jajar legowo di Desa Pekunden, dan 4) efisiensi alokatif usahatani padi jajar legowo di Desa Pekunden. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan lokasi penelitian dipilih Desa Pekunden Kecamatan Kutowinangun karena Desa tersebut merupakan Desa yang memproduksi Padi jajar legowo terbesar di Kecamatan Kutowinangun. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode stratified propotional random sampling sehingga diperoleh 35 petani sampel. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa faktor-faktor produksi yang berpengaruh nyata terhadap produksi padi jajar legowo adalah luas lahan dan pupuk urea. Sedangkan faktor produksi yang tidak berpengaruh nyata terhadap produksi padi jajar legowo adalah benih, tenaga kerja, pupuk SP 36, pupuk phonska dan pestisida. Usahatani padi jajar legowo di Desa Pekunden dengan luas lahan 0,55 ha, total  biaya yang dibutuhkan sebesar Rp 4.051.945,26, penerimaan total sebesar Rp 16.639.000, pendapatan sebesar Rp 14.067.925,43, keuntungan sebesar Rp 12.587.054,74 per musim tanam. Hasil analisis efisiensi alokatif, diketahui luas lahan, benih,pupuk urea, pupuk SP 36, pupuk phonska penggunaannya belum efisien. Benih dan tenaga kerja penggunaannya tidak efisien.   Kata Kunci : Padi Jajar Legowo, Faktor Produksi, Efisiensi
KAJIAN BERBAGAI MACAM ANTIOKSIDAN ALAMI DALAM PEMBUATAN SOSIS Roisu Eny Mudawaroch Dan Zulfanita
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 1, No 1 (2012): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.038 KB)

Abstract

pembuatan sosis. Bawang putih memiliki manfaat banyak, bukan hanya sebagai antibakteri, antivirus, antijamur dan antiprotozoa, tetapi juga memiliki efek menguntungkan pada sistem kardiovaskular dan kekebalan tubuh. Ketumbar (Coriandrum sativum) juga telah menunjukkan aktivitas dalam pengawetan sosis. Biji mangga memiliki aktivitas antioksidan yang kuat karena fenolik. Biji mangga merupakan sumber yang baik dari pitosterol seperti campesterol, β-sitosterol, stigmasterol, dan juga tocopherol.Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui berbagai antioksidan bawang putih, ketumbar dan biji mangga terhadap kualitas sosis.Kajian ini menyimpulkan bahwa bawang putih segar, bawang putih bubuk dan minyak bawang putih memberikan manfaat antioksidan dan antimikroba untuk sosis ayam mentah dalam penyimpanan dingin (3 ° C). Di antara bentuk bawang putih, bawang putih segar pada konsentrasi 50 g / kg sosis memberikan pengaruh yang nyata, tetapi seperti konsentrasi tinggi mungkin tidak dapat diterima oleh banyak orang karena rasa yang kuat.Penggunaan antioksidan alami ketumbar dapat menurunkan nilai TBA, total Plate count (TPC) dan total jamurdan ragi jika dibandingkan kontrol, namun pengaruhnya masih kurang kuat jika bibanding dengan bawang putih. Penggunaan antioksidan biji mangga mempunyai pengaruh yang sama dengan antioksidan sintesis (BHA) terhadap pH dan TBARS.Kata kunci : Antioksidan, Bawang Putih, Ketumbar, Biji Mangga, Sosis
Co-Authors - - Admin - Priyono Abadi, Jaya Ade Prihantini Adi - Setiyono Agus Budi S. Agus Budi Santoso Aljundy, Muhammad Faqih Minded Aljundy Almadani, Hanif Anang M Legowo Anas Malik Taufiqurrohman Anjar - Rachmawati Arif Pramudibyo Arta Kusumaningrum As’ari, Husaeni Khasan Budi Setiawan Cahyo Dwi Yuliyanto Dewi Astuti Dian Ratnasari Didik Widiyantono Dita Yuzianah Dyah Panuntun Utami Dyah Panuntun Utami Ela Rosita Ariana Eni Istiyanti Faruq Iskandar Femilia Arlin Fianti Fuad, Fuad Fredyawan Hanung Dhidhik Arifin Hanung Dhidik Arifin Hany Andewi Sundari Harisun Binti Ya’acob Heni Novianti I Gusti Bagus Wiksuana Indra Gunawan Iskandar, Faruq Isna Windani Isna Windani Istiko Agus Wicaksono Jati Prasetyo Jeki Wediantari Wahyu Wibawanti Kurniawan, Andika Vicky Lailatus Sa’adah Lia Lestari Lyla Shafiya Anindita Made Arya Wiguna Meilania Wisma Puspita Mudawaroch, Roisu Eny Muhamad Taufik Mulianto Muhsaputro Musholihah, Amam Nur Azizah Nur Azizah Nursetyo Budi Utomo Nusantoro, Agung Pamungkas, Sapto Pancer - Widodo Praasto Bayu Irawan Priyono Priyono Putri Kartika Widiyaningsih Rinawidiastuti Rinawidiastuti Rizky Saputra Rofiq Nurhadi Roisu E.M Roisu Eny M Roisu Eny Mudawaroch Roisu Eny Mudawaroch Rubiyanti, Novi Sapto Pamungkas Sa’adah, Lailatus Septiyo, Ade Setya Budi Muhammad Abduh, Setya Budi Muhammad Sri Mulyani Sudi Nurtini Sugeng E.P.W. Sugeng Eko Putro Widoyoko Sukma, Nuraeni Ayu Suryaman Nur Hidayatudin Tentrem Ridho Rahmanto Umi Hartini Uswatun Hasanah Uswatun Hasanah Wahyu Wibawanti, Jeki Mediantari Wahyu Widodo Wibawanti, Jeki Mediantari Wahyu