cover
Contact Name
Yoga Achmad Ramadhan
Contact Email
mubarrakplp@yahoo.co.id
Phone
+6281239553012
Journal Mail Official
motivajurnalpsikologi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda No.80, Samarinda, Kalimantan Timur, 75243
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Motiva: Jurnal Psikologi
ISSN : 26156687     EISSN : 26213893     DOI : -
Jurnal ini memuat tulisan-tulisan berupa hasil penelitian Psikologi di bidang Psikologi Industri dan Organisasi, Psikologi Klinis, Psikologi Konsumen, Psikologi Perkembangan, dan Psikologi Sosial.
Arjuna Subject : -
Articles 165 Documents
ALPHA FEMALE DAN FLOURISHING PADA PEREMPUAN BEKERJA Alifah Nabilah Masturah
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v6i1.6584

Abstract

Individu memiliki keterlibatan, makna, hubungan, dan prestasi sebagai komponen subjektif dan objektif dalam dirinya untuk mampu bertumbuh. orang yang sangat flourish yakin akan kemampuan dirinya untuk memiliki hubungan sosial yang luas dan memuaskan. Kemampuan seperti ini sangat diperlukan oleh perempuan yang bekerja. Salah satu karakter yang dapat menunjang adalah alpha female. Ini karena alpha female digambarkan sebagai perempuan alpha atau perempuan yang menjadi pemimpin sekelompok individu di lingkungan mereka. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh alpha female terhadap flourishing pada perempuan bekerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif cross sectional dengan metode accidental sampling yang digunakan dalam melibatkan sejumlah subjek penelitian. Subjek penelitian adalah karyawan perempuan yang memiliki jabatan dan bertanggung jawab memimpin suatu tim. Subjek dalam penelitian ini adalah 35 karyawati yang belum menikah dan 27 karyawati yang sudah menikah. Rentang usia subjek tersebar dari 17-53 tahun. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ialah Alpha Female Inventory (AFI) dan Flourishing Scale (FS). Analisa data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menemukan alpha female secara simultan mampu memprediksi flourishing (R=0.646; p<0.01) sebesar 41.7%. Namun, hanya alpha female leadership yang memiliki pengaruh terhadap flourishing (β=-0.590; p<0.01). Sementara, alpha female strength (r=-0.355; p<0.01) dan alpha female low introversion (r=0.389; p<0.01) hanya memiliki keterkaitan dengan flourishing. Hasil juga menunjukkan status pernikahan memiliki keterkaitan dengan flourishing (r=0.410; p<0.01) dan alpha female low introversion (r=0.271; p<0.05). Namun, status pernikahan tidak terkait dengan alpha female leadership (r=-0.117; p>0.05) maupun alpha female strength (r=0.106; p>0.05). Artinya, perempuan yang bekerja akan memiliki flourishing yang tinggi bila alpha female leadership mereka cenderung lemah. Ini juga dapat terkait dengan alpha female strength yang tidak dominan, dan alpha female low introversion yang kuat.
HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN KEBAHAGIAAN ANGGOTA PMII KOMISARIAT SULTAN AGUNG SEMARANG Hanna Amalia; Rohmatun Rohmatun
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v5i2.6458

Abstract

Perasaan bahagia adalah kondisi emosional yang memberikan rasa nyaman pada dirinya yang hadir dari berbagai sumber atau pencetus. begitupula dengan perasaan tidak bahagia. kebahagiaan juga hadir pada setiap manusia termasuk anggota PMII Komisariat Sultan Agung Semarang, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dan dukungan sosial teman sebaya dengan kebahagiaan pada mahasiswa organisasi PMII Komisariat Sultan Agung Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitian kuantitatif. Sample yang digunakan pada penelitian ini sejumlah 218 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Random Sampling. Penelitian ini menggunakan tiga alat ukur. Skala kebahagiaan terdiri dari 11 aitem, dengan koefisien reabilitas sebesar 0,747. Skala religiusitas terdapat 28 aitem, dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,864. Skala dukungan sosial teman sebaya yang terdiri dari 40 aitem dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,936. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi berganda dan uji korelasi parsial. Hasil uji hipotesis pertama memperoleh skor R = 0,361 dengan signifikan 0,000 (p<0,01). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara religiusitas dan dukungan sosial teman sebaya dengan kebahagiaan. Hipotesis kedua memperoleh skor rx1y 0,509 dengan signifikansi 0,000 (p<0,01). Hal ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang positif dan signifikan antara religiusitas dan kebahagiaan. Hipotesis ketiga memperoleh skor rx2y 0,526 dengan signifikansi 0,000 (p<0,01). Hal ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang positif dan signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dan kebahagiaan. Terdapat hubungan positif antara religiusitas dan dukungan sosial teman sebaya teman sebaya dengan kebahagiaan pada mahasiswa organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Komisariat Sultan Agung Semarang
PENGARUH PERBANDINGAN SOSIAL TERHADAP DAYA JUANG MAHASISWA DALAM MERAIH PRESTASI AKADEMIK Haq, Alfiza Fakhriya; Riyanti, Nur; Zariana, Aminatu; A’yuni, Nafilah Qurrata; Yuniar, Alaisha; Lestari, Desy Ayu; Masitoh, Dewi
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v7i1.7839

Abstract

Keberhasilan mahasiswa dalam bidang akademik selama masa perkuliahan diukur dengan adanya prestasi yang dihasilkan dalam bidang akademik dan indeks prestasi komulatif (IPK). Dalam mencapai keberhasilan prestasi akademik mahasiswa tidak jarang melakukan perbandingan sosial dengan teman sebaya dalam menentukan standar pencapaian dimana hal tersebut memerlukan daya juang. Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh perbandingan sosial terhadap daya juang mahasiswa dalam meraih prestasi akademik. Pengambilan sampel dipilih menggunakan teknik pusposive sampling dan mendapatkan sebanyak 164 orang mahasiswa UMKT. Skala untuk mengukur variabel perbandingan sosial yaitu Iowa Netherlands Comparison Orientation Scale (INCOM) yang diadaptasi dari Gibbons and Bunks (1999) dan skala daya juang yang disusun oleh Herawaty dan Wulan (2013). Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) dengan sumbangsih variabel perbandingan sosial terhadap variabel daya juang sebesar 13,6%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil tersebut menunjukkan adanya pengaruh yang sangat signifikan dari perbandingan sosial terhadap daya juang mahasiswa dalam meraih prestasi akademik.
KONSEP PEMBELAJARAN VAN GELDER DALAM PERENCANAAN PENANGANAN BULLYING SANTRI DI PESANTREN VAN GELDER'S LEARNING CONCEPTS IN PLANNING HANDLING STUDENTS' BULLYING AT ISLAMIC BOARDING SCHOOLS Iskandar, Yusuf; Priyana, Yana
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v6i2.6741

Abstract

Bullying sudah menjadi fenomena yang kerap terjadi pada institusi pendidikan formal maupun nonformal. Pesantren juga memiliki catatan khusus dalam kasus bullying. Tujuan penelitian ini agar dapat memberikan gambaran salahsatu konsep pengajaran penanganan bullying di pesantren dalam model pembelajaran van gelder sehingga dapat menjadi bahan referensi bagi pendidikan terutama pesantren. Metode penulisan yang digunakan pada artikel ini menggunakan penelitian kepustakaan (library research) dengan Google Schoolars sebanyak 110 dokumen, yaitu suatu metode untuk mengumpulkan informasi dengan memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berkaitan dengan penelitian tersebut. Pencarian terdiri dari empat tahap penelitian literatur, yaitu. persiapan peralatan yang diperlukan, persiapan. Kerjakan bibliografi, atur waktu dan baca atau simpan bahan penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa Metode-metode didaktis yang digunakan oleh guru, Aktivitas yang dijalankan oleh siswa sendiri seperti diskusi, membaca buku sumber dll. Berbagai media pengajaran dan alat bantu untuk belajar, Penilaian terhadap prestasi siswa. Kata Kunci: Bullying, Perencanaan, Pesantren
GAMBARAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA Nur Fitriyana; Mira Aliza Rachmawati
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v6i1.7028

Abstract

Proses pembelajaran  siswa tidak lepas kaitannya dengan motivasi dan hasil belajar. Siswa yang  mendapat  hasil  belajar  yang  tinggi  selalu  didukung  dengan  motivasi  belajar  yang  tinggi pula.Adapun perilaku-perilaku mengindikasikan rendahnya motivasi seperti masih banyak siswa yang mengerjakan pekerjaan rumah disekolah, malas mengemukakan pendapat, kurang aktifnya siswa saat proses belajar, siswa lebih banyak membicarakan  hal lain di luar mata pelajaran saat proses belajar mengajar  berlangsung,  membuat  gaduh  sehingga  tidak  memperhatikan   guru,  dan  sering  datang terlambat  saat pergantian  proses belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengambilan sampel dengan teknik pengumpulan data purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini, setiap siswa memiliki motivasi belajar yang berbeda-beda, tapi secara garis besar motivasi yang terbesar mereka yaitu dari eksternal. Hal ini terlihat dari motivasi belajar siswa menurun ketika tidak menyukai guru yang akan menyampaikan materi di kelas.
PENYESUAIAN PERNIKAHAN ISTRI USIA MUDA YANG DIBESARKAN DENGAN PENGASUHAN IBU TUNGGAL Tyara Anggraeni Putri; Farah Farida Tantiani
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v6i1.6493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran penyesuaian pernikahan istri usia muda yang ayah dan ibunya bercerai hidup lalu dibesarkan oleh ibu tunggal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur kepada tiga orang partisipan dengan karakteristik utama yaitu istri yang menikah di usia muda, yang sebelumnya hanya dibesarkan oleh pengasuhan ibu tunggal. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dua partisipan cenderung memiliki penyesuaian pernikahan yang baik, sedangkan satu partisipan mengalami penyesuaian pernikahan yang buruk. Ketiga partisipan dalam melakukan penyesuaian pernikahannya harus mengatasi perbedaan yang dihadapi dengan suaminya terkait masalah sehari-hari. Ketiga partisipan memiliki pandangan kekhawatiran akan mengulangi pengalaman yang sama dengan ibu mereka saat bercerai dari sang ayah. Sehingga, dalam mengatasi konflik yang terjadi dalam pernikahannya, mereka cenderung bersikap lebih hati-hati saat mengambil keputusan. Selama menjalani pernikahan, dua partisipan merasa sudah cukup bahagia dengan pernikahannya dan hanya satu partisipan yang menyesal dengan pernikahannya karena ia merasa tidak memiliki kedekatan dengan suaminya. Hasil temuan lain dalam penelitian ini yaitu ditemukan bahwa pada partisipan yang memiliki penyesuaian pernikahan baik ternyata memiliki dukungan sosial dari lingkungan sekitarnya seperti dari nenek, mertua serta saudara iparnya, sedangkan pada partisipan yang memiliki penyesuaian pernikahan buruk tidak memiliki dukungan sosial dari lingkungan sekitarnya
HUBUNGAN ANTARA STRES KERJA DENGAN TURNOVER INTENTION KARYAWAN DI PT. X Lorenza Lua; Sri Aryanti Kristianingsih
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v5i2.6484

Abstract

Permasalahan tingginya turnover intention merupakan masalah yang serius bagi perusahaan. Perputaran yang tinggi mengancam daya saing strategis perusahaan karena tingginya turnover intention terjadi pada karyawan yang terlatih dan memiliki peran penting dalam perusahaan. Permasalahan turnover intention akan sangat berdampak pada stabilitas perusahaan dan menimbulkan masalah bagi perusahaan. Permasalahan turnover intention juga dialami oleh PT. X yang kegiatannya mencakup internet marketing dan business online. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan stres kerja dengan turnover intention karyawan di PT. X. Tipe penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif korelasi yang menekankan pada data numerik dan diolah dengan metode statistik. Subjek penelitian adalah semua karyawan yang bekerja di PT. X yang berjumlah 41 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan kuesioner dengan menggunakan skala likert 4 pilihan jawaban. Metode analisis data adalah metode analisis statistik regeresi linier dengan menggunakan software IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara stres kerja dan turnover intention, artinya semakin tinggi stres kerja maka akan semakin tinggi juga turnover intention karyawan yang bekerja di PT. X begitupun sebaliknya, semakin rendah Stres Kerja maka semakin rendah juga turnover intention. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara stres kerja dan turnover intention di PT. X
KEPRIBADIAN PROAKTIF TERHADAP PERILAKU KERJA INOVATIF KARYAWAN FOOD AND BEVERAGE GENERASI MILENIAL PROACTIVE PERSONALITY TO INNOVATIVE WORK BEHAVIOR OF MILLENNIAL GENERATION FOOD AND BEVERAGE EMPLOYEES Nuryadi, Grace Putri; Rahmah, Dian Dwi Nur
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v7i1.7680

Abstract

Abstrak: Perilaku yang dilakukan karyawan untuk menciptakan, mengembangkan, dan merealisasikan ide-ide baru sebagai bentuk inovasi bagi perusahaan disebut sebagai perilaku kerja inovatif. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi perilaku kerja inovatif adalah kepribadian proaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepribadian proaktif dengan perilaku kerja inovatif karyawan milenial yang bekerja dibidang food and beverage. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 155 karyawan milenial yang bekerja dibidang food and beverage yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan skala kepribadian proaktif dan perilaku kerja inovatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukan nilai korelasi sebesar 0.502 dan p < 0.05 yang artinya terdapat hubungan positif dan signifikan antara kepribadian proaktif dengan perilaku kerja inovatif. Implikasi praktis dalam penelitian ini adalah kepribadian proaktif mendorong karyawan untuk memiliki inisiatif dan motivasi untuk membawa perubahan berupa inovasi-inovasi bagi perusahaan sehingga memunculkan perilaku kerja inovatif.Kata Kunci: Perilaku kerja inovatif; inovasi; kepribadian proaktif; karyawan milenial;            karyawan food and beverage Abstract: The behavior carried out by employees to create, develop, and realize new ideas as a form of innovation for the company is called innovative work behavior. Apart from that, another factor that can influence innovative work behavior is a proactive personality. This research aims to determine the relationship between proactive personality and innovative work behavior of millennial employees who work in the food and beverage sector. This research method uses a quantitative approach. The subjects of this research were 155 millennial employees who work in the food and beverage sector that were selected using purposive sampling techniques. The data collection method used is a proactive personality scale and innovative work behavior, then being tested by pearson product moment correlation test. The result of this study show a correlation value of 0.502 and p < 0.05, which means there is a positive and significant relationship between proactive personality and innovative work behavior. The practical implication in this study is that proactive personalities encourage employees to have initiative and motivation to bring change in the form of innovations for the company so as to bring innovative work behavior. Keywords: Innovative work behavior; innovation; proactive personality; millennial employees; food                and beverage employees
OPTIMASI PENYESUAIAN SEKOLAH SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN MELALUI DUKUNGAN SOSIAL DAN MANAJEMEN WAKTU OPTIMAZING OF SCHOOL ADJUSTMENT AMONG VOCATIONAL HIGH SCHOOL STUDENTS THROUGH SOCIAL SUPPORT AND TIME MANAGEMENT Nashori, Fuad; Seftiyani, Nur Ayu
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v6i2.7243

Abstract

Abstrak: Penyesuaian sekolah memainkan peran penting dalam kesuksesan proses pembelajaran. Ini adalah kemampuan untuk beradaptasi dan mengelola diri sendiri, baik dalam kehidupan akademik maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah manajemen waktu dan dukungan sosial dapat memprediksi penyesuaian sekolah siswa. Penelitian ini menggunakan tiga skala: skala dukungan sosial, skala manajemen waktu, dan skala penyesuaian sekolah siswa. Responden dalam penelitian ini adalah 110 siswa kelas 10 di Sekolah Menengah Kejuruan AHK 2 Benda, Brebes, Jawa Tengah yang diambil melalui purposive sampling. Desain penelitian menggunakan pendekatan lintas sektoral (cross-sectional) dengan satu variabel kriteria, yaitu penyesuaian sekolah, dan dua variabel prediktor, yaitu dukungan sosial dan manajemen waktu. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan nilai p <0,001, sehingga hipotesis dalam penelitian ini diterima bahwa dukungan sosial dan manajemen waktu dapat memprediksi penyesuaian sekolah siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Persentase kontribusi efektif dari variabel dukungan sosial dan manajemen waktu terhadap penyesuaian sekolah adalah sebesar 67,3%. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif di mana semakin tinggi dukungan sosial dan manajemen waktu yang dimiliki siswa, semakin baik penyesuaian sekolah mereka.Kata kunci: Penyesuaian sekolah, dukungan sosial, manajemen waktu, sekolah menengah kejuruanAbstract: School adjustment plays an essential role in the success of a learning process. It is an ability to adapt and self-manage, whether in academic or social life. This study aims to determine whether time management and social support can predict student’s school adjustment. This study used three scales: the social support scale, the time management scale, and the student’s adjustment scale. The respondents were 110 10th-grade students in Vocational School AHK 2 Benda, Brebes, Central Java. The research used a cross-sectional design with one criterion variable (school adjustment) and two predictor variables (social support and time management). We deployed multiple regressions to analyze the data. The results showed that the p-value was <0.001. Thus, the hypothesis in this study was accepted that social support and time management could predict the school adjustment of Vocational School students. The percentage of the effective contribution of social support and time management variables to school adjustment was 67.3%. The results showed a positive correlation between social support, time management, and school adjustment. The higher the students have time management and get support from others, the better their school adjustment. Keywords: School adjustment, social support, time management, vocational school.
PERAN IKLIM SEKOLAH TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS SISWA FULLDAY SCHOOL SMP-IT X DI SAMARINDA Siti Khumaidatul Umaroh; Silvia Eka Mariskha; Masithah Masithah; Elma Arnelita
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v6i1.6818

Abstract

Sekolah Islam terpadu dengan sistem fullday school akhir-akhir ini menjadi salah satu alternatif pendidikan swasta berbasis agama yang banyak diminati di Indonesia. Lembaga ini juga terbukti mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berkarakter baik. Perasaan positif terhadap lingkungan sekolah berkaitan erat dengan kesejahteraan psikologis siswa, yang termanifestasi dalam berbagai bentuk perilaku terutama kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris peran iklim sekolah dalam memprediksi kesejahteraan psikologis siswa dengan sistem fullday school. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 172 siswa dari SMP-IT X Samarinda, dengan rentang usia antara 11-15 tahun. Pengumpulan data penelitian menggunakan dua jenis skala psikologi yang valid dan reliable. Variabel kesejahteraan psikologi siswa diukur menggunakan skala Kesejahteraan Psikologis Remaja Indonesia, sedangkan variabel iklim sekolah diukur menggunakan skala Iklim Sekolah. Data penelitian dianalisis  menggunakan metode regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim sekolah berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan psikologis siswa dengan koefisien regresi sebesar 0,179 (p < 0,05). Hal ini berarti bahwa variabel iklim sekolah berkontribusi dalam memprediksi tingkat kesejahteraan psikologis siswa sebesar 17,9%.

Page 10 of 17 | Total Record : 165