cover
Contact Name
Yoga Achmad Ramadhan
Contact Email
mubarrakplp@yahoo.co.id
Phone
+6281239553012
Journal Mail Official
motivajurnalpsikologi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda No.80, Samarinda, Kalimantan Timur, 75243
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Motiva: Jurnal Psikologi
ISSN : 26156687     EISSN : 26213893     DOI : -
Jurnal ini memuat tulisan-tulisan berupa hasil penelitian Psikologi di bidang Psikologi Industri dan Organisasi, Psikologi Klinis, Psikologi Konsumen, Psikologi Perkembangan, dan Psikologi Sosial.
Arjuna Subject : -
Articles 165 Documents
THE EFFECT OF ALTRUISM BEHAVIOR ON SOCIAL LOAFING IN PSYCHOLOGY STUDENTS OF 17 AUGUST 1945 UNIVERSITY SAMARINDA Putri, Audi Nadia; Umaroh, Siti Khumaidatul; Imawati, Diana
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v7i1.7900

Abstract

Abstract: Under certain conditions, quite a lot of students are less involved in group activities, especially those related to academic assignments which are a shared responsibility. This often happens because there is a belief that the task will be completed by other group members. This research was conducted with the aim to find out the effect of altruistic behavior on social loafing in students at the Faculty of Psychology, University of 17 August 1945 Samarinda. About 111 active students in even semester were involved in this research. Research data were obtained using two types of scales, The Altruism Behavior Scale and The Social Loafing Scale. Simple regression analysis was used using SPSS 20 for Windows. Based on the results from analysis shown that there is about 33% effect of altruistic behavior on social loafing on Psychology students from the 17 August 1945 University Samarinda. Keywords: Altruism Behavior, Social Loafing, Psychology Faculty Students
PENGARUH WORK LIFE BALANCE DAN BURNOUT TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA KARYAWAN RETAIL DI KOTA SAMARINDA Ningrum, Dini Septia; Sulistiyani, Nuraida Wahyu; Imawati, Diana
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v6i2.7541

Abstract

Abstrak: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dilakukan bertujuan untuk membuktikan secara empiris pengaruh work life balance, dan burnout terhadap kepuasan kerja pada karyawan retail di kota Samarinda. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan retail di kota Samarinda sebanyak 130 karyawan. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan Teknik non probability dengan metode purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 25 for windows. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa work life balance (X1) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja (Y) pada karyawan retail di kota Samarinda, burnout (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja (Y) pada karyawan retail di kota Samarinda. Kedua variabel yaitu work life balance (X1) dan burnout (X2) secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja (Y) pada karyawan retail di kota Samarinda.Kata Kunci: Work Life Balance, Burnout, Kepuasan Kerja  Abstract: This research is a quantitative study conducted to empirically prove the effect of work life balance, and burnout on job satisfaction in retail employees in Samarinda city. The subjects in this research were 130 retail employees in Samarinda city. This research sampling technique uses non-probability techniques with purposive sampling methods. The data analysis technique used is multiple linear regression with the help of SPSS 25 for windows. Based on the results of the study found that work life balance (X1) has a significant effect on job satisfaction (Y) on retail employees in the city of Samarinda, burnout (X2) has no significant effect on job satisfaction (Y) on retail employees in the city of Samarinda. Both variables, namely work life balance (X1) and burnout (X2) together (simultaneously) have a significant effect on job satisfaction (Y) on retail employees in Samarinda city.  Keywords: Work Life Balance, Burnout, Job Satisfaction
HUBUNGAN EXTRAVERSION PERSONALITY DAN SELF-ESTEEM DENGAN KECENDERUNGAN NOMOPHOBIA PADA EMERGING ADULT PENGGUNA TWITTER Amalia, Hamidah; Galileo, Maulana; Asiyah, Siti Nur
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v6i2.6823

Abstract

Abstrak: Kemajuan teknologi smartphone telah menciptakan banyak aplikasi dan fitur yang membuat semua orang mendapat kemudahan dan kenyamanan dalam mengaksesnya, sehingga dapat memberikan dampak terhadap penggunaan smartphone yang berlebihan yaitu nomophobia. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepribadian extraversi dan self-esteem dengan kecenderungan nomophobia pada emerging adult pengguna twitter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Subjek dari penelitian ini adalah remaja akhir berusia 18 – 22 tahun yang menggunakan aplikasi twitter. Pengambilan sampel menggunakan metode non probability sampling dengan jumlah sampel 151 responden. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi linier berganda dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan secara parsial antara extraversion personality dan nomophobia (Sig 0.723 > 0.05) dengan nilai r square 0,001, tidak terdapat hubungan yang signifikan secara parsial antara self-esteem dan nomophobia (Sig 0.764 > 0.05) dengan nilai r square 0,001, serta tidak ada hubungan yang signfikan secara simultan antara extraversion personality dan self-steem terhadap kecenderungan nomophobia pada emerging adult pengguna twitter (Sig 0.893 > 0.05) dengan nilai r square sebesar 0,002 dan koefisien f sebesar 0.114. Disarankan kepada peneliti selanjutnya agar dapat melakukan penelitian lebih lanjut dengan tidak hanya terbatas pada tipe kepribadian extraversion personality, serta diperlukan pertimbangan variabel selain extraversion personality dan self-esteem seperti faktor eksternal seperti lingkungan, situasional, dan sosial ekonomi.Kata Kunci: kepribadian extraversi, self-esteem, nomophobia, emerging adult.  Abstract: Advances in smartphone technology have created many applications and features that make it easy and convenient for everyone to access them, so that they can have an impact on the excessive use of smartphones, namely nomophobia. This study aims to determine the relationship between personality extraversion and self-esteem with nomophobia tendencies among emerging adult Twitter users. The method used in this research is quantitative research method. The subjects of this study were late adolescents aged 18-22 years who used the Twitter application. Sampling using non-probability sampling method with a total sample of 151 respondents. Data analysis used multiple linear regression analysis techniques with SPSS. The results showed that there was no partially significant relationship between extraversion personality and nomophobia (Sig 0.723 > 0.05) with an r squared value of 0.001, there was no partially significant relationship between self-esteem and nomophobia (Sig 0.764 > 0.05) with an r value square 0.001, and there is no simultaneous significant relationship between extraversion personality and self-steem towards nomophobia tendencies in emerging adult Twitter users (Sig 0.893 > 0.05) with an r squared value of 0.002 and an f coefficient of 0.114. It is suggested to future researchers to be able to carry out further research that is not only limited to extraversion personality types, and also requires consideration of variables other than extraversion personality and self-esteem such as external factors such as environmental, situational, and socioeconomic. Keywords: extraversion personality, self-esteem, nomophobia, emerging adult.
EMOTIONAL INDICATORS PENYANDANG AUTIS DI SURABAYA Puri Aquarisnawati; Wiwik Sulistiani
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v6i1.6496

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis emotional indicators penyandang autis di Surabaya. Autis merupakan salah satu kelompok gangguan perkembangan neurobiologis pada anak-anak dan tergolong gangguan perkembangan yang berat, pervasif, dan berjangka panjang, yang dapat mempengaruhi beberapa aspek perkembangan. Gangguan emosi yang muncul sebagai gangguan penyerta pada penyandang autis, dapat membuat terhambatnya aspek perkembangan yang lain, yaitu kemampuan interaksi sosial, komunikasi, dan perilaku penyandang autis. Jenis gangguan emosi dapat diketahui melalui identifikasi emotional indicators melalui instrumen tes Bender Gestalt. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan di dalam penelitian ini adalah dengan teknik jenuh, dimana peneliti menggunakan seluruh populasi yang ada di salah satu lembaga autism di Surabaya, sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan data menggunakan tes Bender Gestalt yang diadministrasikan secara individual. Metode analisa data menggunakan pedoman Bender skoring system dengan fokus analisis adalah pada skoring emotional indicators. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emotional indicators yang teridentifikasi dominan ditemukan pada penyandang autis antara lain dashes subtitute for circle, wavy lines, careless overwork, confused order, small size, dan large size.
REGULASI EMOSI DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA PENDAKI GUNUNG Dewi Nurrahmah Sifa I; Jayaning SIla Astuti
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v5i2.6483

Abstract

Thereby, public interest in climbing the mountain increase. This study aims to determine the relationship between emotion regulation and decision-making to climb mountains in East Java. The approach that is used in this study is a quantitative approach with purposive sampling technique. The criteria for the subjects in this study are climbers who had climbed mountains in East Java, aged between 13-65 years and wished to reach the top with a total of 349 subjects. The hypothesis in this study are the relationship between emotional regulation and decision-making to climb mountains in East Java. The results of this study obtained a correlation coefficient of 0.657 with a significance of 0.00 (<0.05). So that the hypothesis has been accepted and can be interpreted that emotion regulation and decision making have a positive or unidirectional relationship. So that if the emotional regulation of climbers increases, the accuracy of decision making by climbers will also increase. Conversely, if the emotional regulation of climbers decreases, the accuracy of decision making by climbers will also decrease. The relationship between emotion regulation and decision making is in the strong category, so that further researchers need to link other variables that have a very strong relationship with decision making to see what factors make the biggest contribution when someone makes a decision.Keywords: emotion regulation, decision making, climber
KECURANGAN AKADEMIK: HUBUNGAN ANTARA REGULASI DIRI BELAJAR DAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA/I MAN 2 PALEMBANG ACADEMIC CHEATING: THE RELATIONSHIP BETWEEN SELF REGULATION LEARNING AND SELF CONFIDENCE OF MAN 2 PALEMBANG STUDENTS Salsabila, Febryna; Uyun, Muhamad
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v7i1.7325

Abstract

Abstrak: Regulasi diri belajar ialah kemampuan siswa dalam proses menggunakan metakognisi, motivasi, dan perilaku mereka secara aktif selama proses belajar dikenal sebagai regulasi diri dalam belajar. Kepercayaan diri memengaruhi keaktifan dan psikis siswa selama pembelajaran di sekolah. Kepercayaan diri didefinisikan sebagai keyakinan atau keyakinan seseorang tentang kemampuan mereka dalam mengorganisasi, membuat tugas, mencapai tujuan, menghasilkan sesuatu, dan melakukan tindakan untuk mencapai keahlian tertentu. Kepercayaan diri dan regulasi diri yang tinggi akan membuat siswa lebih mampu mengelola berbagai aspek pengalaman belajar mereka secara efektif untuk mencapai hasil belajar yang optimal dan mengurangi kemungkinan kecurangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan hubungan antara regulasi diri belajar dan kepercayaan diri siswa terhadap kecurangan akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, menggunakan metode purposive sampling guna menentukan sampel dengan metode Isaac dan Mischael. Uji asumsi dan hipotesis digunakan untuk menganalisis data. Hasil dari penelitian ini Hipotesis pertama ditoak, yang menyatakan bahwa tidak terdapat hubungan antara regulası diri belajar dan kepercayaan diri terhadap kecurangan akademik, hipotesis kedua, terdapat hubungan positif, semakin tinggi regulasi diri belajar maka semakin tinggi kepercayaan diri. Selanjutnya hipotesis ketiga, yang menyatakan bahwa terdapat hubungan negatif, bahwa semakin tinggi kecurangan akademik, maka semakin rendah regulasi diri belajar dan kepercayaan diri siswa. Kata Kunci: Regulasi Diri Belajar, Kepercayaan Diri, Kecurangan Akademik, Siswa  Abstract:  Self Regulation Learning is the ability of students to use their metacognition, motivation, and behavior actively during the learning process known as self-regulation in learning. Self-confidence affects student activity and psychology during school learning. Self-confidence is defined as a person's belief or belief in their ability to organize, perform tasks, a goal, produce something, and take action to a particular skill. High self-control and self-regulation learning will make students better able to manage various aspects of their learning experience effectively to optimal learning outcomes and reduce the likelihood of cheating. The aim of this study was to prove the relationship between self- regulation learning and student confidence against academic cheating. This study used a quantitative approach, using purposive sampling methods to determine samples using the Isaac and Mischael methods. Test assumptions and hypotheses are used to analyze the data. The results of this study The first hypothesis was raised, which states that there is no relationship between self-regulation of learning and confidence in academic cheating, The second hypothesis is that there is a positive relationship, the higher the self-regulation of learning, the higher the self-confidence. Furthermore, the third hypothesis, which states that there is a negative relationship, that the higher the academic cheating, the lower the self-regulation of learning and student confidence. Keyword: Self-regulation Learning, Self-confidence, Academic Cheating, Students
PERAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP AKTIVISME DAN RADIKALISME PADA MAHASISWA Rahman, Agus Abdul; Istiqomah, Neina Qonita; Azizah, Nur'aini; Ramdani, Zulmi; Sahrul, Faiz
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v6i2.6921

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin berkembang harus senantiasa diikuti dengan perubahan sikap yang matang dan bijaksana dalam menerima arus dan informasi global. Ketidakmatangan sikap dan bias personal yang kuat seringkali mengakibatkan seseorang terjerumus pada perilaku yang merugikan. Perilaku radikal salah satunya merupakan fenomena yang terjadi karena adanya kebimbangan kematangan personal dengan pengaruh lingkungan serta percepatan global yang tidak bisa diterima dan dianalisis baik oleh seseorang. Studi ini bertujuan untuk melihat pengaruh berpikir kritis terhadap perilaku aktivisme dan radikalisme pada sekelompok mahasiswa baru pada dua perguruan tinggi negeri di Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan jumlah subjek yang terlibat adalah sebanyak 361 responden mengisi dan melengkapi kuesioner yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya aspek berpikir kritis inquisitiveness yang berpengaruh terhadap aktivisme. Selain itu, tidak terdapat pengaruh langsung yang signifikan dari berpikir kritis terhadap radikalisme.
DUKUNGAN SOSIAL DAN KEPUASAN HIDUP TERHADAP KONFLIK PERAN GANDA WANITA BEKERJA Dellawaty Supraba; Nathania Astria Rizki Harini; Lalita Sativanita Lopes De Carvalho
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v6i1.6739

Abstract

Wanita yang bekerja terutama yang telah menikah dan memiliki anak harus menjalankan berbagai peran baik sebagai pekerja, istri dan juga ibu. Apabila tidak dapat menyeimbangkan perannya maka dapat timbul berbagai permasalahan. Penelitian ini dilakukan untuk meninjau peranan dukungan sosial dan kepuasan hidup terhadap konflik peran ganda wanita bekerja. Desain dari penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dukungan sosial dan kepuasan hidup terhadap konflik peran ganda pada wanita bekerja. Subyek dalam penelitian ini adalah 145 wanita bekerja. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan skala dukungan sosial, kepuasan hidup dan konflik peran ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  nilai koefisien regresi sebesar 0,022, dengan taraf signifikansi sebesar 0,123, artinya dukungan sosial dan kepuasan hidup tidak memiliki pengaruh terhadap konflik peran ganda wanita bekerja
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DAN PROBLEM FOCUSED COPING DENGAN PENYESUAIAN DIRI PADA SANTRI TAHFIDZUL QUR’AN PONDOK PESANTREN AL MUBAROK MRANGGEN DEMAK Uyun Nur Faza; Rohmatun Rohmatun
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v5i2.6467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan problem focused coping dengan penyesuaian diri pada santri tahfidzul Qur’an Pondok Pesantren Al Mubarok Mranggen Demak. Populasi dalam penelitian ini yaitu santri tahfidzul Qur’an Pondok Pesantren Al Mubarok dengan sampel sejumlah 65 responden dan menggunakan metode penelitian  kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Alat ukur dalam penelitian ini terdiri dari tiga skala yaitu skala penyesuaian diri dengan koefisien reliabilitas 0,805, skala dukungan sosial dengan koefisien reliabilitas 0,933 dan skala problem focused coping dengan koefisien reliabilitas 0,889. Uji hipotesis pertama dengan teknik regresi berganda memperoleh hasil R=0,827 dan Fhitung=75,679 dengan signifikansi 0,000 (p<0,01), artinya ada hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan problem focused coping dengan  penyesuaian diri pada santri tahfidzul Qur’an Pondok Pesantren Al Mubarok. Dukungan sosial dan problem focused coping secara bersama-sama memberikan sumbangan efektif sebesar 68,4%. Hipotesis kedua dengan korelasi parsial memperoleh nilai rx1y =0,406 dengan signifikansi 0,000 (p<0,01), artinya ada hubungan positif antara dukungan sosial dengan penyesuaian diri pada santri tahfidzul Qur’an Pondok Pesantren Al Mubarok. Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis kedua diterima. Hipotesis ketiga dengan korelasi parsial memperoleh nilai rx2y= 0,451 dengan signifikansi 0,000 (p<0,01), artinya ada hubungan positif antara problem focused coping dengan penyesuaian diri pada santri tahfidzul Qur’an Pondok Pesantren Al Mubarok Mranggen Demak. Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis ketiga diterima
IDENTIFICATION OF PROFILES OF STREET CHILDREN AND MITIGATION INTERVENTION PLANS Herawati, Netty; Rohmah, Nailur
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v7i1.7915

Abstract

Abstract: The treatment of street children so far is uncompromising and less serious, ignoring their rights and freedoms as citizens to be protected by the state. Therefore, the aim of this study is to create mitigation and intervention plans on street children. The approach in this study used surveys with cluster sampling techniques because they were limited to areas in Bangkalan district. The sample group consisted of girls and boys, aged 8 to 18, who worked on the street for at least a month before the survey. There's a total of 43 respondents. The results showed that based on the age of respondents, 8-10 years was 16.3%, 12-15 years was 23.3% and 16-18 years was 60.5%. Based on the level of education, respondents did not pass SD was 18.6%; passed SD 23.2%, not passed SMP 37.2% and passed SMP 20.9%. According to street activities carried out: begging 13.9%, playing music 30.2%, cleaning car glass 11.6%, street clowns 9.3% and trade 34.9%, according to the results, then mitigation measures can be taken by increasing public care, not giving in the street when begging but can be through social foundations or official government institutions such as social services. Internal intervention planning can be done by providing work skills training, financial management training and psycho-education for psychological formation. Externally, governments can help in economic and social empowerment. Governments can facilitate through localization of trade activities in conducting business, providing capital assistance with loan savings system. In conclusion, it is necessary to work comprehensively with governments, communities and social institutions to care for each other to improve the well-being of street children in various aspects, both economic, social and psychology.Keywords:  street children, mitigation, intervention plan