cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : 23031433     EISSN : 25797301     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan Akper Dharma Husada Kediri bekerjasama dengan PPNI Kota Kediri merupakan Jurnal yang memuat naskah hasil penelitian maupun artikel ilmiah yang menyajikan informasi di bidang ilmu kesehatan, diterbitkan setiap enam bulan sekali pada bulan Nopember dan Mei
Arjuna Subject : -
Articles 353 Documents
PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III Indah Lestari; Maisaro Maisaro
coba Vol 8 No 1 (2019): Nopember 2019
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.781 KB) | DOI: 10.32831/jik.v8i1.232

Abstract

ABSTRAK Trimester akhir, jelang persalinan seringkali ibu mengalami kekhawatiran seperti bersalin prematur, anaknya cacat, penyulit persalinan, pembesaran rahim dan gerakan janin di malam hari yang dapat menyebabkan kualitas tidur ibu terganggu. Aromaterapi lavender merupakan salah satu alternatif nonfarmakologis yang dapat memperbaiki kualitas tidur. Tujuan penelitian adalah membuktikan pengaruh aromaterapi lavender terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III. Desain penelitian adalah pre eksperimental, pendekatan pretest-post test one group design. Sampel penelitian adalah sebagian ibu hamil trimester III yang memenuhi criteria penelitian sebanyak 50 orang, dengan purposive sampling. Instrumen kualitas tidur adalah Pittsburg Sleep Quality Index (PSQI) yang memiliki 7 komponen. Penelitian ini menggunakan aromaterapi semprot dengan durasi semprot tiap 10 menit selama 7 hari. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa p-value=0,001 yang artinya kualitas tidur dapat diperbaiki dengan aromaterapi lavender dibuktikan 40 dari 50 (80%) responden terjadi perbaikan kualitas tidur. Lavender mempunyai kandungan minyak atsiri yang mempunyai efek memperpanjang durasi tidur. Linalool dan linalil asetat dalam minyak lavender akan merangsang pelepasan serotonin yang merupakan neurotransmitter yang mengatur permulaan untuk tidur. Kata Kunci: Aromaterapi Lavender, Kualitas tidur, Ibu hamil trimester III
FAKTOR RESIKO DEKUBITUS PADA PASIEN STROKE Moh Alimansur; Puguh Santoso
coba Vol 8 No 1 (2019): Nopember 2019
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.245 KB) | DOI: 10.32831/jik.v8i1.259

Abstract

Pendahuluan:.Stroke merupakan penyakit sistem persyarafan yang paling banyak terjadi saat ini, stroke menyebabkan kelemahan dan kelumpuhan pada pasien sehingga membutuhkan perawatan cukup lama. Sebagian besar pasien stroke dirawat dengan kondisi tirah baring lama yang dapat mencetuskan terjadinya luka dekubitus. Angka kejadian dekubitus pada pasien stroke cukup banyak terjadi. Tingginya angka kejadian ini akibat banyaknya faktor resiko yang dapat menyebabkan terjadinya dkubitus pada pasien stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mngidentifikasi faktor resiko dekubitus apa saja yang terdapat pada pasien stroke. Metodologi: Penelitian ini adalah penelitian dekriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel diambil dari penderita Stroke yang dirawat di Rumah Sakit Gambiran Kediri dengan minimal perawatan 3 hari. Untuk mengetahui hubungan faktor resiko dengan kajadian stroke digunakan analisis spearman rho dengan menggunakan perangkat lunak SPSS 19. Hasil: Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan nilai p-value = 0,000 untuk variabel penurunan sensasi, kelembaban kulit, penurunan mobilitas atau gerak, kemampuan aktivitas, gesekan, status nutrisi dan inkontinensia yang menunjukkan variabel tersebut sangat berhubungan dengan perkembangan luka dekubitus. Untuk penurunan kesadaran didapatkan nilai p-value =0,812 yang berarti penurunan kesadaran tidak ada mempengaruhi secara langsung terjadinya luka dekubitus. Diskusi:.luka dekubitus merupakan suatu komplikasi serius akibat tirah baring, mengenali resikonya sangat penting sehingga bisa dicegah dengan tepat agar tidak terjadi luka dekubitus. Kata Kunci: Dekubitus, Stroke, Resiko
FAKTOR RISIKO KEJADIAN BRONKITIS DI PUSKESMAS MEKAR KOTA KENDARI La Ode Alifariki
coba Vol 8 No 1 (2019): Nopember 2019
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.364 KB) | DOI: 10.32831/jik.v8i1.219

Abstract

Bronchitis is usually often caused by viruses such as Rhinovirus, Respiratory Syncitial virus (RSV), influenza viruses, influenza viruses, and coxsackie viruses. Based on data obtained from Kendari Medical Record in Kendari City in 2016, there were 107 cases of bronchitis, and increased to 170 cases in 2017. While the number of cases of bronchitis that occurred in 2018 to June was 93 cases in Mekar Health Center recorded the incidence of bronchitis to date continues to grow. The purpose of the study was to determine the risk factors for bronchitis at Mekar Health Center in Kendari City This type of research was a case control using a retrospective design. The study population was all the people who were treated at the Mekar Health Center in Kendari City, in January - June 2017 as many as 93 cases. The research sample was 76 respondents. The sampling technique is simple random sampling. The statistical test used is Odds Ratio. The results showed that family history was a risk factor for the incidence of bronchitis (OR = 9,371), occupation was a risk factor for bronchitis (OR = 2,823), smoking history was a risk factor for bronchitis (OR = 5,769). It was recommended to hold counseling on the dangers of smoking to lung health to the public and also urge the government to curb cigarette product advertisements and increase anti-smoking campaign advertisements through various promotional media.
EFEKTIFITAS CALGARY FAMILY INTERVENTION MODEL (CFIM) TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA ANAK PRASEKOLAH Wiwit Dwi Nurbadriyah
coba Vol 8 No 1 (2019): Nopember 2019
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.227 KB) | DOI: 10.32831/jik.v8i1.234

Abstract

Pendahuluan.Kekurangan zat besi adalah penyebab yang paling umum terjadinya anemia gizi. Kejadian anemia tertinggi ditemukan pada akhir masa bayi dan prasekolah. Pada mayoritas keluarga, ibu berperan penting dalam pengaturan makan anak dan pemenuhan kebutuhan gizi. Salah satu upaya untuk meningkatkan perilaku pencegahan anemia pada anak adalah dengan Calgary Family Intervention Model (CFIM).Metodologi.Rancangan pre eksperiment one group pre post test design. Populasi adalah ibu dengan anak prasekolah yang bersekolah di TK Muslimat Curungrejo Kepanjen Malang sejumlah 35 orang dengan sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 22 (purposive sampling). Variabel yang digunakan yaitu pengetahuan keluarga (ibu) dalam pencegahan anemia dengan menggunakan intervensi Calgary/CFIM. Analisa data menggunakan Wilcoxon Sign Rank Test dengan α 0.05. Hasil.Uji statistik menunjukkan peningkatan pengetahuan sebelum (54,5 %) dan sesudah (90.9%) dengan p value=0.004.Diskusi.Intervensi melalui kunjungan rumah selama 3 sesi dengan mengkombinasikan beberapa metode berperan dalam peningkatan pengetahuan responden setelah dilakukan intervensi. CFIM dapat meningkatkan pengetahuan ibu dalam pencegahan anemia anak. Kata kunci: CFIM, pengetahuan, pencegahan anemia, prasekolah
Gambaran Sikap Caring Mahasiswa Keperawatan ‎ Yang Telah Menjalani ‎ Praktik Klinik Di Rumah Sakit novita setyowati; Elfi Quyumi Rahmawati
coba Vol 6 No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.552 KB) | DOI: 10.32831/jik.v6i2.175

Abstract

Nursing is described as a profession that works lovingly and caring. Establishing a caring attitude is not easy, it needs support and reinforcement during lectures. Caring behavior has not been applied optimally in health services. The purpose of this study is to know the description of caring attitude of nursing students during clinical practice in hospital. Ten student participants were observed and interviewed in depth. Data were analyzed thematically. The study found five themes: humanistic, trust, confidence, helping the patient's basic needs. Caring is the center and focus that unites a professional nurse. Characteristics of caring is essential to meeting basic human needs (Thomas et al., 2005). Technical ability requires sufficient field experience to train students psychomotor. This study recommends the need to cultivate caring attitude through continuous education, supervision, and intensive briefing. Key word : attitude, caring, nursing
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRE EKLAMSI PADA IBU HAMIL Triatmi Andri Yanuarini
coba Vol 8 No 1 (2019): Nopember 2019
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.946 KB) | DOI: 10.32831/jik.v8i1.260

Abstract

Pendahuluan:. Preeklampsia merupakan penyebab utama mortalitas dan morbiditas ibu dan janin. Menurut WHO pada tahun 2010 angka kematian ibu di dunia 287.000, WHO memperkirakan ada 500.000 kematian ibu melahirkan di seluruh dunia setiap tahunnya, penyumbang terbesar dari angka tersebut merupakan negara berkembang yaitu 99%. Pada tahun 2017 jumlah ibu hamil 750 orang yang mengalami preeklamsi 40 orang. Satu orang meninggal dunia setelah dilakukan perawatan selama 21 hari dirumah sakit karena preeklami berat dengan komplikasi gagal jantung. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi pre eklamsi pada ibu hamil di wilayah Puskesmas Mojo Kabupaten Kediri. Metodologi: Partisipan dalam penelitian ini 10 ibu hamil yang mengalami preeklamsi. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam, studi dokumentasi dan Focus Group Discussion. Analisis data hasil wawancara menggunakan tahapan analisis menurut Diklemann. Hasil: faktor yang mempengaruhi preeklamsi diantaranya umur, pendidikan, status gravida, riwayat penyakit keturunan (hipertensi), gaya hidup. Diskusi:. Seluruh ibu hamil harus dapat mengontrol berat badan, ibu hamil dengan riwayat preeklamsi bersedia menjadi akseptor KB MKJP, bidan bekerjasama dengan ahli gizi dalam pengelolaan ibu hamil untuk mencegah obesitas. Kata Kunci: Faktor Preeklamsi, Kehamilan
MONITORING PARENTAL DAN AKSESIBILITAS PORNOGRAFI PADA REMAJA Endang Mei Yunalia; Muhamad Ridlo
coba Vol 8 No 1 (2019): Nopember 2019
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.539 KB) | DOI: 10.32831/jik.v8i1.223

Abstract

Aksesibilitas pornografi merupakan kemudahan dalam mendapatkan material yang menyajikan hal atau materi seksual yang dapat menyebabkan kerusakan dan masalah pada aspek fisik dan dampak psikososial yaitu berupa ketegangan mental dan kebingungan akan peran sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara monitoring parental dan aksesibilitas pornografi pada remaja. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasi yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Tekhnik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 172 responden. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hampir setengah dari responden dengan monitoring parental sedang memiliki aksesibilitas pornografi yang rendah (37,79%). Berdasarkan hasil uji analisis Spearman Rank didapatkan data ρ-value sebesar 0,000<0,05 yakni, dengan koefisien korelasi 0,734 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Berarti ada hubungan antara monitoring parental dan aksesibilitas pornografi pada remaja. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diharapkan bagi orang tua agar melakukan monitoring parental kepada remaja dengan memenuhi 5 konstruk supaya remaja tidak mengalami penyimpangan akibat mudahnya aksesibilitas pada pornografi. Kata Kunci: Monitoring Parental, Pornografi, Remaja
GAYA MANAJEMEN KONFLIK PERAWAT PELAKSANA DI RSM AHMAD DAHLAN KOTA KEDIRI Endah Tri Wijayanti
coba Vol 8 No 1 (2019): Nopember 2019
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.896 KB) | DOI: 10.32831/jik.v8i1.237

Abstract

Konflik merupakan kejadian yang tidak bisa dihindari dan terjadi baik dalam lingkup individu maupun antar manusia. Konflik meskipun terdengar negative namun dapat meginduksi seseorang atau organisasi menuju perubahan yang positif. Konflik perlu dikelola secara positif supaya menghasilkan dampak yang baik untuk perkembangan individu dan organisasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gaya pemecahan konflik yang umumnya dipilih oleh perawat pelaksana di RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri yang bekerja di Ruang Rawat Inap Kelas III. Penelitian ini menggunakan instrument kuesioner data demografi dan instrument kuesional gaya manajemen konflik oleh Thomas Killman (TKI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata perawat menggunakan gaya akomodasi dan diikuti secara berurutan gaya kompromi, menghindar, kolaborasi, dan kompetisi. Hasil tersebut memberikan gambaran jika di ruangan tersebut minim terjadinya konflik atau bahkan terjadi konflik namun perawat mempunyai persepsi positif. Pemilihan gaya manajemen konflik menunjukkan kondisi budaya kerja di ruangan tersebut, sehingga manajer maupun pihak pengampu kebijakan dapat merespon hasil temuan ini.
- Musik Mozart Memiliki Ekspresi Brain Deriverd Neurotrophic Factor Tertinggi Pada Serebrum dan Serebellum Rattus norvegicus Dibandingkan Dengan Gamelan Jawa, Sunda Dan Bali Selama Kehamilan Virki Widoyanti; Hermanto Tri J; Widjiati Widjiati
coba Vol 8 No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.414 KB) | DOI: 10.32831/jik.v8i2.243

Abstract

Introduction: Music can affect the parasympathetic nervous system or the automatic nervous system, both directly and indirectly. The exposure of Mozart's music, Javanese, Sundanese and Balinese gamelan influences neurotropic factors in the brain. Methods: This study was an experimental laboratory with a random post-test design only in the design of the control group used by Rattus norvegicus as a model. Results: There were significant differences in brain deriverd neurotrophic factor expressions in Rattus norvegicus children between groups with p = 0.018 (mean 1.60 ± 0.42 for the control group, 4.00 ± 1.85 for the mozart music group, 3.00 ± 0.96 for Javanese gamelan groups, 2.48 ± 0.68 Sundanese Gamelan groups, and 2.16 ± 1.27 in Balinese Gamelan groups) also in the cerebellum with p = 0.022 (average 1, 44 ± 0 , 29 for the control group, 3.92 ± 1.81 for the Mozart event, 3.04 ± 0.94 Javanese gamelan groups, 2.92 ± 0, 41 Sundanese gamelan groups, and 2.57 ± 1,053 Balinese gamelan groups). Discussion: There are differences in the expression of brain derived neurotrophic factors in the cerebrum and Rattus norvegicus cerebellum between those exposed to Mozart music, Javanese, Sundanese, Balinese gamelan and control.. Key words : Mozart, Javanese Gamelan, Sundanese Gamelan, Balinese Gamelan, Brain Deriverd Neurotrophic Factor
KAJIAN PUSTAKA PENYAKIT TROPIS TERABAIKAN : ASPEK HOLISTIK PADA PASIEN KUSTA DAN FILARIASIS Retno Ardanari Agustin
coba Vol 8 No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.711 KB) | DOI: 10.32831/jik.v8i2.254

Abstract

Introduction: Neglected Tropical Disease (NTD) is a tropical and sub-tropical disease that is still experienced by many people with weak economic conditions and tends to be neglected due to various factors. The problems experienced by patients with NTD are very complex, ranging from physical conditions experiencing weakness, changes due to disability and its effects after experiencing physical changes. Method: this study used a literature method on the holistic aspects of leprosy and filariasis patients in 2009-2019 and is supported by secondary data from the Health Office of Kediri Regency. Results: Leprosy patients in East Java with level 2 disability was 10.40% while filariasis patients were 10,681 cases. Leprosy and filariasis patients experienced various problems in the holistic aspects of their lives due to their physical deformity, so they feel ashamed to get along with people around them and limit social interactions, decreased productivity, depending on others, patients and families being exiled, difficult to find work. Conclusion: Leprosy and filariasis patients experience changes and physical disturbance due to the disease process that affected other aspects such as psychological, social, spiritual and cultural in patients, families.