cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : 23031433     EISSN : 25797301     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan Akper Dharma Husada Kediri bekerjasama dengan PPNI Kota Kediri merupakan Jurnal yang memuat naskah hasil penelitian maupun artikel ilmiah yang menyajikan informasi di bidang ilmu kesehatan, diterbitkan setiap enam bulan sekali pada bulan Nopember dan Mei
Arjuna Subject : -
Articles 353 Documents
Pengaruh Stres Kerja, Lingkungan Kerja, Motivasi, Loyalitas Dan Kepemimpinan Terhadap Kinerja Perawat Di Era Covid19 Yuni Raya; Harimat Hendarwan
coba Vol 10 No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v10i2.390

Abstract

Pendahuluan: Prestasi ialah perawat bisa melihat terhadap mutu asuhan keperawatan dan memberikan pada pasien, dikarenakan bahwa didasarkan bahkan menjadikan acuan didalam penilaiaan kualitas layanan keperawatan suatu demikian digunakan standarisasi praktik perawatan. Tujuan penelitian untuk mengatahui pengaruh stres kerja, lingkungan kerja, motivasi, loyalitas dan kepemimpinan terhadap kinerja perawat di era covid19 perawat di Rumah Sakit dr. Minthohardjo Jakarta Tahun 2020. Metodologi: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling adalah sebanyak 103 responden. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian menunjukan ada pengaruh stres kerja (Pvalue 0.028 OR =< α (0.05), lingkungan kerja (Pvalue<= 0.005; OR = 3.086), motivasi (Pvalue<= 0.05; OR = 4.643), loyalitas (Pvalue<= 0.05; OR= 3.247), dan kepemimpinan (Pvalue<= 0.05; OR = 3.38) terhadap perawat di Rumah Sakit dr Minthohardjo Jakarta Tahun 2020. Diskusi: Disarankan bagi Rumah Sakit dapat mengontrol kinerja pelayanan perawat agar terciptanya hubungan yang baik antara perawat dengan pasien serta meningkatkan kinerja untuk tujuan pelayanan kesehatan rumah sakit yang lebih baik serta melakukan tindakan inpeksi kerja kepada perawat dalam melakukan tindakan keperawatan. Kata Kunci: Stres kerja, Lingkungan kerja, Motivasi, Loyalitas, Kepemimpinan, Kinerja
TERAPI NON FARMAKOLOGI YANG BERPENGARUH TERHADAP KUALITAS TIDUR IBU HAMIL LITERATURE REVIEW Luvi Anasari; Triatmi Andri Yanuarini; Lumastari Ajeng Wijayanti; Finta Isti Kundarti
coba Vol 10 No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v10i2.398

Abstract

Introduction: Physical changes in pregnant women, one of which is a heavy burden on the stomach which results in changes in body posture that make pregnant women have to rest and sleep enough. Pregnant women who have poor sleep quality will have a negative impact on themselves and their fetuses, so they require appropriate treatment, one of which is non-pharmacological therapy that directly affects sleep quality. Method: This study consists of various types of non-pharmacological therapies which are discussed in detail in the form of a literature review. This literature study uses a systematic mapping study design with literature searches using the PubMed and Google Scholar databases in the 2015-2021 range using the keywords lavender, pregnancy exercise, yoga, massage, sleep hygiene, cognitive behavioral therapy, progressive muscle relaxation, sleep quality in pregnancy. using the Bolen operator method. Result: The search results found 13 journals that met the inclusion criteria. The method used to minimize bias is the selection of homogeneity in the research design (experiment). There is an effect of non-pharmacological therapy on the quality of sleep of pregnant women before and after the intervention with the most influential therapy, namely back massage, pregnancy exercise, sleep hygiene and the simplest therapy is lavender aromatherapy. Conclusion: All interventions can be applied to pregnant women to help improve their sleep quality, but giving back massage interventions, pregnancy exercises, sleep hygiene and lavender aromatherapy is recommended for pregnant women because they have a more significant effect and are easy to do Keywords: Non-pharmacological therapy, sleep quality of pregnant women
HUBUNGAN POLA ASUH IBU DENGAN KASUS STUNTING PADA ANAK USIA 12-59 BULAN Novi Enis Rosuliana; Falqurriati Ainun; Nurul Ilmi; Arina Qonaa’ah; Febriati Astuti
coba Vol 10 No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v10i2.405

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan gangguan pertumbuhan linear yang disebabkan oleh adanya malnutrisi asupan zat gizi maupun penyakit infeksi yang bersifat kronis. Kejadian tersebut terjadi secara berulang ditunjukkan dengan nilai Z-Score tinggi badan menurut usia(TB/U) kurang dari -2 standar devisiasi (SD) berdasarkan standar WHO. Pola asuh adalah penyebab tidak langsung dari kejadian stunting dan apabila tidak dilaksanakan dengan baik dapat menjadi penyebab langsung dari kejadian stunting, artinya pola asuh adalah faktor dominan sebagai penyebab stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh ibu dengan kasus stunting pada anak usia 12-59 bulan di salah satu Puskesmas Kabupaten Bima. Metode: Rancangan penelitian dalam penelitian ini adalah cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah 270 ibu yang memiliki anak stunting usia 12-59 bulan pada tahun 2019. Teknik sampling menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 65 responden. Pengumpulan data pola asuh ibu menggunakan kuesioner pola asuh ibu, sedangkan untuk data stunting menggunakan microtoise dan tabel z-score. Analisa data menggunakan korelasi spearman rank dengan taraf kesalahan 5%. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan antara pola asuh ibu dalam hal pemberian makan dengan kasus stunting pada anak usia 12-59 bulan di salah satu Puskesmas Kabupaten Bima dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Diskusi: Kesimpulan penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh ibu dalam hal pemberian makan dengan kasus stunting pada anak usia 12-59 bulan di salah satu Puskesmas Kabupaten Bima. Pentingnya peningkatan pemahaman dalam hal pola pengasuhan dalam pemberian makan pada ibu dengan balita. Kata Kunci: Anak usia 12-59 months, Pola asuh ibu, Stunting
PENGARUH TERAPI SLOW DEEP BREATHING TERHADAP TINGKAT HIPERTENSI PADA LANSIA Eva Dwi Ramayanti; Endang Mei Yunalia; Wahyu Sukma Samudra
coba Vol 10 No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v10i2.367

Abstract

Pendahuluan:Lanjut usia adalah seseorang yang berusia pada rentang 45 – 60 tahun ke atas. Pada usia ini lansia rentan mengalami hipertensi atau kenaikan tekanan darah akibat proses degeneratif . Slow Deep Breathing merupakan salah satu terapi komplementer dengan melakukan pengaturan nafas untuk memberikan relaksasi pada tubuh sehingga mampu menurunkan tekanan darah. Tujuan Penelitian ini membuktikan apakah adanya pengaruh terapi Slow Deep Breathing terhadap tingkat hipertensi pada lansia. Metode: Penelitian ini merupakan Pre Eksperiment dengan one group pra-post test design Populasi penelitian ini sebanyak 17 orang dan jumlah sampelnya sebanyak 15 orang dengan menggunakan Simple Random Sampling . Hasil: Dari hasil uji statistik dengan Wilcoxon Test didapatkan hasil ada pengaruh terapi Slow Deep breathing terhadap tingkat hipertensi pada lansia. Diskusi: Terapi ini mampu membantu pengeluaran endorphin pada tubuh sehingga membuat tekanan darah mengalami vasodilatasi sehingga tekanan darah bisa menurun.Peningkatan oksigenasi dan kelancaran perfusi pada tubuh membuat tekanan darah menurun. Kata Kunci : Hipertensi, Lansia, Slow deep breathing exercise
DAMPAK INTERVENSI KONSELING TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG PUBERTAS SD NEGERI PERCOBAAN 2 YOGYAKARTA Etik Pratiwi; Wiwi Kustio Priliana Priliana
coba Vol 10 No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v10i2.352

Abstract

Pendahuluan: Saat ini terjadi peningkatan pubertas dini pada usia anak yang sangat berpotensi terjadinya kecemasan, depresi, dan juga penyelewengan seksual . Fenomena ini dipengaruhi oleh konsumsi nutrisi khususnya lemak, usia menarche ibu, dan pengaruh media. Kesehatan reproduksi sudah menjadi tanggung jawab bersama baik tenaga kesehatan (dokter, perawat) psikolog, guru, dan juga profesional kesehatan mental (mental health professional). Metodologi: Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional .Sample sejumlah 53 anak . Kriteria sample adalah anak yang memasuki masa remaja khususnya yang berusia di atas 9 tahun baik laki-laki maupun perempuan. Kegiatan dilaksanakan bulan Mei 2021 di SD Percobaan 2 Yogyakarta. Hasil: sebanyak 82,6% siswi memahami mengenai gambaran dari ciri-ciri masa pubertas pada perempuan dan terdapat 93,3% siswa memahami apa yang terjadi pada saat masa pubertas. Pada pemahaman perawatan organ seksual menunjukkan terdapat 95,7 % siswi dan 93,3% siswa memahami bagaimana cara perawatan jerawat yakni dengan mencuci muka dan meminum banyak air putih Diskusi: Pendidikan seksual perlu dan penting diberikan untuk menambah pengetahuan seksual pada remaja awal khususnya yang berusia 13 tahun. Remaja mendukung program tersebut dan mengungkapkan faktor pendidikan orang tua, lingkungan dan media masa saat ini juga memberikan pengaruh terhadap kematangan seksualitas remaja Kata Kunci: Anak, Kesehatan Reproduksi, Konseling
PENDIDIKAN IBU SEBAGAI DETERMINAN DENGAN PELAKSANAAN PANTANG MAKAN PADA IBU NIFAS veryudha eka prameswari; Tria Wahyuningrum; Esti Novi Andyarini
coba Vol 10 No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v10i2.399

Abstract

Pendahuluan: Banyak ibu yang melakukan pantang makan pada masa nifas, seperti tidak makan ikan laut, telur, sayur dan makanan pedas. Metodologi: Desain penelitian menggunakan metode analitik cross sectional, populasi penelitian adalah seluruh ibu nifas pada hari ke-1 sampai hari ke-42 bulan Juni sampai Juli sebanyak 25 orang, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Setelah data terkumpul, dilakukan pengolahan data dan dilanjutkan dengan uji statistik chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan (0,024) < (0,05), ada hubungan antara pendidikan ibu sebagai determinan dengan pelaksanaan pantangan makanan pada ibu nifas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu dengan pendidikan SD atau SMP 64% ibu nifas pantang makan, sedangkan ibu nifas yang tamat SLTA dan berpendidikan tinggi 8% ibu nifas tidak pantang makan. Dikusi: Pendidikan yang rendah membuat ibu tidak mendapatkan informasi yang benar tentang kesehatan. Disarankan kepada ibu nifas untuk lebih sering mencari informasi dari tenaga Kesehatan. Ibu mana yang memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan selama masa nifas. Kata Kunci: Pendidikan, Ibu Nifas, Pantang Makan
PENGARUH PEMBERIAN VIDEO TUTORIAL CUCI TANGAN 6 LANGKAH TERHADAP MEMAMPUAN DAN PENGGUNAAN PERALATAN CUCI TANGAN PADA SISWA SLBN PEMBINA NASIONAL BAGIAN C MALANG Amin Zakaria; Henny Nurmayunita
coba Vol 10 No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v10i2.406

Abstract

Pelaksanaan model pembelajaran blanded learning, dibutuhkan kemampuan cuci tangan pada seluruh siswa sekolah sebagai pilar utama pencegahan penularan corona virus-19 dilingkungan sekolah. Kebijakan Work From Home (WFH) masa pandemic, menjadikan media sosial menjadi pilihan masyarakat untuk berkomunikasi dan mendapatkan informasi kesehatan, (Kemp, S., 2018). Pada masa pandemic sekarang ini program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sangat minim atau sama sekali tidak dijalankan dikarenakan UKS belum mempunyai media untuk menjalankan pendidikan kesehatan. SLBN Pembina Nasional Bagian C Lawang Malang 65 % jenis ketunaan adalah Tuna Grahita dengan tingkat kecerdasan/IQ dibawah rata-rata 3-6 tingkat dibawah anak – anak normal sehinga siswa mengalami kesulitan dalam belajar. Sehingga siswa harus diberikan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif, bentuk menyerupai kondisi nyata atau sesungguhnya. Video adalah salah satu media pendidikan kesehatan yang dianggap sangat tepat bagi anak tuna grahita. Penelitian ini bertujuan menganalisa pengaruh pemberian video tutorial cuci tangan 6 langkah terhadap memampuan dan penggunaan peralatan cuci tangan pada siswa SLBN Pembina Nasional Bagian C Malang. Jenis penelitian praeksperimen pre-postest desaign, proposionad simple random sampling, variable penelitian kemampuan dan pengunaan peralatan siswa cuci tangan enam langkah, instrument ckeclits dengan melakukan uji validitas corelation product moment, analisis Paired T Test sample berpasanagan dengan bantuan SPSS. Uji pengaruh pemberian video tutorial cuci tangan 6 langkah terhadap memampuan cuci tangan Didapatkan Hasil bahwa nilai signifikansi adalah 0.000 yang mana kurang dari 0.05 sehingga dapat disimpulkan pemberian video tutorial cuci tangan memberikan pengaruh terhadap kemampuan cuci tangan siswa SLB. Uji pengaruh pemberian video tutorial cuci tangan 6 langkah terhadap penggunaan peralatan cuci tangan, didapatkan hasil bahwa Nilai signifikansi adalah 0.000 yang mana kurang dari 0.05 dapat disimpulkan pemberian video tutorial cuci tangan 6 langkah terhadap penggunaan peralatan cuci tangan siswa SLB. Saran UKS bisa menggunakan dan mengembangkan media promosi kesehatan video yang memanfaatkan aplikasi Whatshap, Youtube. Dan meningatkan respon dan partisipasi siswa dan siswi, terutama orang tua atau keluarga.
PENGARUH ISOMETRIC EXERCISE TERHADAP PERUBAHAN NYERI LUTUT PADA KONDISI OSTEOARTHRITIS PRIMER Siti Rahmaniyah; Yohanes Deo Fau; Angria Pradita; Achmad Fariz
coba Vol 10 No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v10i2.380

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Osteoarthritis merupakan gejala yang sering datang pada orang lanjut usia dengan kondisi progresif kronis yang dapat menimbulkan gangguan gerak dan dapat mengganggu aktifitas sehari-hari. Isometric exercise merupakan salah satu metode penanganan non operatif dalam menurunkan nyeri serta memperbaiki kemampuan fungsional pasien Osteoarthritis. Latihan ini sangat membantu untuk mengurangi nyeri sendi serta dapat meningkatkan fungsional pada penderita Osteoarthritis nyeri akut dan nyeri kronis Metodologi: Jenis penelitian ini ialah quasi eksperimen dengan menggunakan One Group Pretest and Posttest design. Jumlah populasi 30 orang dengan diagnosa osteoarthritis yang memenuhi kriteria inklusi serta eksklusi. Pengambilan sampling secara acak menggunakan sampel pada penelitian ini yaitu semua penderita osteoarthritis primer berusia 50 tahun ke atas yang berjumlah 15 orang dengan jenis kelamin laki-laki serta perempuan Hasil: Isometric exercise diberikan dua kali seminggu selama empat mingggu dan knee pain diukur dengan alat ukur VAS (Visual Analogue Scale). Dengan uji Wilcoxon diperoleh nilai median pre 6,53 dan post 4,40 dengan selisih 2,13. Sehingga nilai P sebanyak 0,000<0,05 Maka hasil yang didapat dalam penelitian menunjukkan adanya pengaruh pemberian isometric exercise terhadap penurunan knee pain pada kondisi osteoarthritis primer di poli Fisioterapi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Diskusi: Terdapat pengaruh pemberian isometric exercise terhadap penurunan knee pain. Sehingga para penderita osteoarthritis primer diharapkan dapat melakukan isometric exercise secara mandiri sehingga dapat mengurangi nyeri lutut yang dialami oleh penderita. Kata Kunci: Isometric exercise, knee pain, osteoarthritis primer.
HUBUNGAN ASI EKSLUSIF DENGAN PERKEMBANGAN PERSONAL SOSIAL ANAK USIA 3-5 TAHUN DI WILAYAH PUSKESMAS GAMPING 2 SLEMAN YOGYAKARTA Wiwi Kustio Priliana
coba Vol 10 No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v10i2.401

Abstract

Pendahuluan: Personal sosial merupakan aspek perkembangan anak yang berkaitan dengan kemandirian, seperti berpakaian sendiri, ke toilet sendiri, bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ASI Ekslusif dengan perkembangan personal sosial pada anak usia 3-5 tahun di Puskesmas Gamping 2 Sleman Yogyakarta. Metode : penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional yang di lakukan di Puskesmas Gamping 2 Sleman yang memiliki anak balita berumur 3-5 tahun sebanyak 66 anak. Hasil : Ada hubungan antara ASI Eksklusif dengan perkembangan personal sosial pada anak usia 3-5 tahun. Anak yang perkembangan personal sosialnya normal yang mendapatkan ASI Eklusif sebanyak 32 anak ( 80 %) dan perkembangan personalnya tidak normal sebanyak 8 anak (20%).Anakyang tidak mendapatkan ASI Eksklusif dan perkembangan personalnya normal sebanyak 10 anak (38.5%) dan tidak normal sebanyak 16 anak ( 61.54 % ) dengan p value 0.0006 ( 95 % CI 1.867707-22.51415), anak yang tidak mendapatkan ASI Ekslusif mempunyai resiko perkembangan personal sosialnya tidak normal sebesar 6,4 kali daripada anak yang di berikan ASI Ekslusif. Diskusi: ASI Eksklusif merupakan nutrisi yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga peran tenaga kesehatan sangatlah penting untuk memberikan edukasi yang adekuat pada masyarakat terkait nutrisi yang di butuhkan anak. Kata kunci: ASI Eksklusif, Personal Sosial, Anak
HUBUNGAN ANTARA FREKUENSI NADI DENGAN DERAJAT DEHIDRASI PADA ANAK DENGAN DIARE Sri Haryuni; Idola Perdana; Endang Mei Yunalia; Wiwik Handayani
coba Vol 10 No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v10i2.411

Abstract

Pendahuluan: Diare merupakan kondisi dimana meningkatnya jumlah buang air besar lebih dari 4 kali pada bayi serta lebih dari 3 kali pada anak anak, yang ditandai dengan perubahan konsistensi feses, dimana feses lebih cair, berwarna kehijauan dan adakalanya bercampur dengan lendir, darah atau lendir saja. Komplikasi yang biasa terjadi akibat diare adalah dehidrasi, syok hipovolemik, hipokalemia, hipoglikemia, intoleransi sekunder yang diakibatkan karena kerusakan pada vili mukosa usus dan kekurangan enzyme laktase, kejang biasanya terjadi pada dehidrasi hipertonik, Kekurangan energi protein (akibat adanya muntah serta diare, jika lama atau kronik). Kondisi dehidrasi biasa ditandai dengan perubahan tanda-tanda vital, seperti suhu tubuh, frekuensi nadi, frekuensi pernapasan, dan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara frekuensi nadi dengan derajat dehidrasi pada Anak dengan diare di IGD RSUD Wamena. Metode: Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik korelasi melalui pendekatan cross sectional. Pengambilan data sekunder menggunakan lembar pengumpul data dengan jumlah responden sebanyak 380 orang. Variabel independen adalah frekuensi nadi, sedangkan variabel dependennya adalah derajat dehidrasi. Hasil: Berdasarkan hasil uji spearman rank didapati bahwa ada hubungan antara frekuensi nadi dengan derajat dehidrasi dengan nilai p =0.013 dan kekuatan hubungannya adalah sangat lemah. Diskusi: Disarankan untuk peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian lebih lanjut tentang factor lain terkait diare. Kata kunci : derajat dehidrasi, diare, frekuensi nadi