cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : 23031433     EISSN : 25797301     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan Akper Dharma Husada Kediri bekerjasama dengan PPNI Kota Kediri merupakan Jurnal yang memuat naskah hasil penelitian maupun artikel ilmiah yang menyajikan informasi di bidang ilmu kesehatan, diterbitkan setiap enam bulan sekali pada bulan Nopember dan Mei
Arjuna Subject : -
Articles 353 Documents
PENGARUH PEMBERIAN GERAKAN PEREGANGAN TERHADAP KEJADIAN LOW BACK PAIN (LBP) PADA PENGRAJIN BATIK Budi Aswin; La Ode Reskiaddin; Sri Astuti Siregar; Usi Lanita; Fajrina Hidayati
coba Vol 11 No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v11i2.546

Abstract

Latar Belakang: Kasus low back pain (LBP) terjadi karna faktor gangguan fisik dan kesalahan dalam mobilisasi pada saat bekerja. Salah satu sektor informal yang sering mengalami LBP adalah sektor usaha pengrajin batik. Usaha ini mengharuskan pekerjanya untuk duduk dalam waktu yang lama dimana hal ini dapat menyebabkan gangguan otot punggung pengrajin batik. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh pemberian gerakan peregangan terhadap kejadian low back pain (LBP) pada Pengrajin Batik. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen menggunakan desain sebelum dan sesudah (only before and after design). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengrajin batik di Kecamatan Danau Teluk. Sampel pada penelitian ini adalah total dari populasi yang berjumlah 30 orang pengrajin batik. Sumber data diperoleh melalui alat ukur Oswestry Low Back Pain Disability (ODI), pemberian gerakan peregangan, wawancara dan observasi di lapangan. Peregangan dilakukan sebelum dan sesudah pengrajin melakukan proses membatik. Pengukuran LBP dilakukan dua kali yaitu sebelum pemberian gerakan peregangan dan setelah diberikan gerakan peregangan selama 7 hari pemantauan sampel. Masing-masing LBP diukur setelah pengrajin selesai membatik. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon pada interval kepercayaan 95%. Hasil: Rata-rata skor LBP sebelum dilakukan peregangan adalah 18,63 (SD = 4,271), sedangkan rata-rata skor LBP setelah dilakukan peregangan adalah 5,83 (SD = 3,705). Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai probabilitas < 0,001 artinya ada pengaruh pemberian gerakan peregangan terhadap kejadian low back pain (LBP) pada Pengrajin Batik (p< 0,05). Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian gerakan peregangan terhadap kejadian low back pain (LBP) pada Pengrajin Batik. Saran: Disarankan kepada pengrajin batik agar dapat melakukan gerakan peregangan baik sebelum maupun sesudah proses membatik agar dapat mencegah terjadinya LBP. Kata kunci: Peregangan, low back pain (LBP), Pengrajin Batik
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOJOPURNO Natasya Febrianti; Avicena Sakufa; Karina Nur
coba Vol 11 No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v11i2.467

Abstract

Pendahuluan: Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang merupakan salah satu kesehatan masyarakat di Indonesia yang jumlah penderitanya cenderung meningkat dan penyebarannya semakin luas. Salah satu penyebab dari kejadian DBD ini adalah buruknya sanitasi lingkungan disekitar pemukiman warga. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Mojopurno. Metodologi: Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan case control. Populasi dan sampel adalah seluruh penderita DBD yaitu 25 responden kasus dan 25 responden kontrol. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan Uji Chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel independent yaitu kondisi rumah (p-value = 0,023), kondisi tempat penampungan air (p-value = 0,010), dan sistem pembuangan sampah (p-value = 0,005) terhadap kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Mojopurno. Diskusi: Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan yang signifikan antara kondisi rumah, kondisi tempat penampungan air, dan sistem pembuangan sampah terhadap kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Mojopurno. Saran bagi Puskesmas yaitu perlu adanya sosialisasi mengenai cara pencegahan penyakit DBD kepada masyarakat sekitar serta sosialisasi tentang program sanitasi lingkungan. Kata Kunci: kejadian DBD, dengue, sanitasi lingkungan.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-36 BULAN Ike Cantika Sari; Riska Ratnawati; Aviceana Sakufa Marsanti
coba Vol 11 No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v11i2.451

Abstract

Stunting adalah ketidakseimbangan nutrisi yang merupakan penurunan kecepatan pertumbuhan dan gangguan pertumbuhan fisik. Dampak jangka panjang dari stunting yang masih terjadi adalah gangguan perkembangan fisik, mental, intelektual, dan kognitif. penting dalam kejadian stunting pada balita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berkaitan dengan kejadian stunting pada balita usia 24-36 bulan di wilayah kerja Puskesmas Manguharjo Kota Madiun. Dengan menggunakan desain penelitian case control. Penelitian ini dilakukan terhadap ibu yang memiliki balita berusia 24-36 bulan di Puskesmas Manguharjo. Madiun dengan sampel 30 kasus dan 30 kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap terhadap ketersediaan layanan pelayanan kesehatan, dukungan dari tenaga kesehatan dan dukungan keluarga terkait dengan kejadian stunting pada balita usia 24-36 bulan di Puskesmas Manguharjo. Diharapkan ada peningkatan peran dan dukungan dari pemerintah agar pencegahan stunting menjadi prioritas. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Layanan Yankes, Dukungan Keluarga, Dukungan Petugas Kesehatan, Kejadian Stunting
HUBUNGAN PELATIHAN BERBASIS SIMULASI TERHADAP SELF EFFICACY DAN KOMPETENSI RELAWAN DALAM KEGAWATDARURATAN Didik Susetiyanto Atmojo; Elfi Quyumi Rahmawati
coba Vol 11 No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v11i2.559

Abstract

Pendahuluan:Kegawatdaruratan adalah suatu kondisi dimana korban memerlukan pertolongan pertama segera untuk menyelamatkan nyawa dan kecacatan lebih lanjut.. Pertolongan pertama yang tepat merupakan salah satu aspek penting dari keselamatan korban. Keberhasilan penanganan korban gawat darurat bergantung pada beberapa syarat yaitu kecepatan ditemukan, kecepatan tanggap tenaga kesehatan, kemampuan dan kualitas tenaga kesehatan serta kecepatan meminta pertolongan. Pengembangan kemampuan peserta untuk memberikan pertolongan pertama dan bereaksi secara memadai dan optimal dalam situasi darurat akut akan menumbuhkan rasa percaya diri peserta. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperiment dengan pendekatan one group pre-post test . Sampel yang digunakan sebanyak 40 peserta dengan menggunakan tehnik total sampling. Data diambil menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan Uji statistik Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian didapatkan nilai p value = 0,000 yang berarti pemberian pelatihan kegawatdaruratan berbasis simulasi berpengaruh terhadap perubahan/peningkatan self efficacy relawan. Diskusi: Pelatihan pertolongan pertama berdasarkan prinsip-prinsip simulasi memiliki banyak manfaat jika dibandingkan dengan konsep pelatihan frontal tradisional dan terutama teori. Ini mengembangkan kemampuan untuk memberikan pertolongan pertama dan bereaksi secara memadai dalam situasi darurat akut. Selain itu juga menumbuhkan rasa percaya diri/self efficacy peserta Kata Kunci: Pelatihan berbasis Simulasi, Self Efficacy, Kompetensi, Relawan
EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DENGAN METODE CASE BASE LEARNING TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU SEKSUAL BERESIKO Winarti, Eko; Martianawati, Martianawati; Lutfiasari, Dessy; Yulinda, Vivitri; Nur Anissa, Rahma
coba Vol 12 No 1 (2023): November 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v12i1.550

Abstract

Pendahuluan: Salah satu masalah kesehatan di Indonesia yaitu kesehatan reproduksi remaja. Pendidikan kesehatan reproduksi remaja merupakan upaya pencegahan perilaku seksual beresiko. Metodologi: Penelitian dilakukan menggunakan quasi eksperimen, melibatkan kelompok kontrol disamping kelompok perlakuan. Kedua kelompok akan diberikan pretest di awal dan setelah kelompok perlakuan diberikan intervensi kedua kelompok akan dilakukan posttest. Hasil:Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa upaya pencegahan perilaku seksual remaja beresiko dengan pendidikan kesehatan reproduksi remaja dengan metode case base learning kurang baik pada kelompok intervensi, sedangkan pada kelompok kontrol pencegahan dilakukan cukup baik. Diskusi:Pendidikan kesehatan reproduksi remaja dengan metode case base learning efektif terhadap upaya pencegahan perilaku seksual remaja beresiko. Kata Kunci: Pendidikan, kesehatan reproduksi, remaja, metode case base learning, perilaku seksual beresiko
ANALISIS FAKTOR DEMOGRAFI DAN PAJANAN KROMIUM (Cr) DENGAN GEJALA BATUK PADA PEKERJA INDUSTRI TENUN TROSO DI DESA TROSO KECAMATAN PECANGAN KABUPATEN JEPARA Asrori, Asrori; Setiani, Onny; Hanani, Yusniar
coba Vol 12 No 1 (2023): November 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v12i1.563

Abstract

Pendahuluan: Kromium merupakan logam berat yang telah terdaftar dalam 20 bahan berbahaya teratas oleh Badan Zat Beracun dan Pendaftaran Penyakit berwarna putih ke abu-abuan yang tidak stabil dan mudah teroksidasi. Gangguan pernapasan merupakan gangguan kesehatan yang sering diabaikan oleh para pekerja pada umumnya khususnya pekerja tenun troso. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa faktor demografi dan pajanan kromium (Cr) dengan gejala batuk pada pekerja industry tenun troso. Metodologi: Desain penelitian menggunakan analisis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Desa Troso Kecamatan Pecangan Kabupaten Jepara Provinsi Jawa Tengah Indonesia pada bulan Mei 2023. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja tenun troso sejumlah 30 responden. Sampel penelitian adalah semua pekerja tenun troso sejumlah 30 responden. Tekhnik pengumpulan data yaitu observasional dan menggunakan data primer dengan kuesioner. Variabel bebas penelitian adalah jenis kelamin, usia, pendidikan dan kadar kromium (Cr) sedangkan variable terikat adalah gejala batuk. Data dianalisis dengan uji chi square menggunakan SPSS 23. Diskusi: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan jenis kelamin (p=0,035), usia (p=0,040), pendidikan (p=0,023) dan kadar kromium (Cr) (p=0,040) dengan gejala batuk pada pekerja industry tenun troso. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan faktor demografi (jenis kelamin dan usia) dan pajanan kromium (Cr) dengan gejala batuk pada pekerja industry tenun troso di Desa Troso Kecamatan Pecangan Kabupaten Jepara. Kata Kunci: demografi, kromium, gejala batuk
DETERMINAN PERILAKU MEROKOK PADA PELAJAR TAHUN 2022 Mutia, Mutia; Nursal, Dien Gusta Anggraini; Yuni, Hamidatul; Syafrawati, Syafrawati
coba Vol 12 No 1 (2023): November 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v12i1.512

Abstract

Pendahuluan: Merokok adalah permasalah kesehatan di Indonesia dengan tingkat penggunaannya yang masih tinggi. Data dari Riskesdas (2018) di Kota Padang menunjukan prevalensi perokok remaja pada umur kurang dari 20 tahun (66,2%). Efek dari merokok dapat membahayakan kematian hal ini dikarena rokok memiliki 4000 zat adiktif seperti karbon monoksida dan nikotin yang adkitif dan karsiogenetik. Kandungan rokok ini dapat menyebabkan kerusakan dan berbagai macam penyakit di mulut (infeksi pada gusi), penyakit di bronkus, penyakit di paru-paru (kanker paru-paru) dan penyakit pada kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan determinan perilaku merokok pada siswa SMP Negeri 40 Padang tahun 2022. Metodologi: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan bulan Januari sampai Juli 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 102 orang. Variabel penelitian ini ialah perilaku merokok, tingkat pengetahuan, sikap, alasan psikologi, pengaruh orang tua, pengaruh teman sebaya, dan pengaruh iklan rokok. Instrumen penelitian menggunakan kuisoner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya. Pengolahan data dengan analisis univariat, bivariat dan analisis multivariat. Diskusi : Hasil analisis dengan prevalensi perilaku merokok pada pelajar (56,9%), tingkat pengetahuan tinggi (55,9%), Sikap positif (61.8%), Alasan Psikologi negatif (46,1%), Pengaruh Orang tua yang mendukung (84,3%), Pengaruh Teman Sebaya yang mendukung (52.9%), Pengaruh Iklan Rokok yang mendukung (56,9%). Variabel Pengaruh Orang tua (p-value = 0,011 POR= 5.062) pengetahuan (p-value = 0,048 POR = 2.460) dan sikap (p-value = 0,029 POR = 2.800) memiliki hubungan dengan perilaku merokok Kesimpulan:. Variabel Pengaruh Orang tua merupakan variabel yang paling dominan. Melakukan sosialisasi mengenai bahaya rokok secara berkala sebulan sekali. Kata Kunci : Perilaku Merokok, Pelajar, Pengaruh Orang Tua
Hubungan data demografi, karakteristik terkait COVID-19, dan kecemasan pada mahasiswa profesi ners di masa pandemi Lainsamputty, Ferdy; Saluy, Priscillia M.
coba Vol 12 No 1 (2023): November 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v12i1.592

Abstract

Pendahuluan: Pandemi COVID-19 berdampak besar dalam dunia pendidikan keperawatan. Mahasiswa profesi ners berpotensi besar terpapar penyakit ini saat menjalani proses pembelajaran klinik yang mengharuskan kontak langsung dengan pasien dan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan data demografi, karakteristik terkait COVID-19, dan kecemasan pada mahasiswa profesi ners di masa pandemi. Metode: Jenis penelitian ini yaitu deskriptif korelasi yang berpendekatan cross-sectional dengan 105 sampel yang diseleksi menggunakan teknik convenience sampling. Kuesioner utama yang digunakan yaitu The Generalized Anxiety Disorder (GAD-7). Statistik deskriptif serta analisa bivariat seperti Independent T-test, One-Way Analysis of Variance (ANOVA), dan Pearson Correlation digunakan dalam pengujian hubungan antar variabel. Diskusil: Terdapat perbedaan kecemasan yang signifikan berdasarkan jenis kelamin (t=3,09; p=0,003) dan ketakutan terinfeksi COVID-19 (t=-2,7; p=0,007). Umur ditemukan berkorelasi negatif dan signifikan dengan kecemasan (r=-0,21; p=0,034). Kesimpulan: Mayoritas responden dalam penelitian ini mengalami kecemasan ringan-sedang. Mahasiswa berjenis kelamin perempuan, mengalami ketakutan berlebih akan COVID-19, dan berusia lebih muda didapati memiliki kecemasan yang lebih parah. Kata Kunci: Demografi, Kecemasan, COVID-19.
PENGARUH SENAM HAMIL TERHADAP LAMA PERSALINAN PRIMIPARA DAN MULTIPARA DI PUSKESMAS KOTABARU Permana, Riza Julianti; Handayani, Ayu Mustika
coba Vol 12 No 1 (2023): November 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v12i1.532

Abstract

Pendahuluan: Partus lama adalah persalinan yang berlangsung lebih dari 24 jam. Partus lama berdampak pada ibu dan janin serta tingginya angka persalinan section secaria. Partus lama dapat menyebabkan kegawatdaruratn pada ibu dan bayi, ibu dapat terjadi perdarahan dan syok, pada bayi dapat terjadi fetal distress, asfiksia dan caput. Upaya untuk mengurangi angka kejadian partus lama memerlukan persiapan fisik maupun mental dari ibu supaya memperoleh persalinan yang aman dan lancar. Berbagai cara dilakukan demi terlaksananya persalinan yang aman dan lancar diantaranya yang dilakukan sejak kehamilan diantaranya melakukan senam hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam hamil terhadap lama persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Kotabaru Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir. Metodologi: Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian quasy experimental dengan rancangan posttest only design. Populasi dan sampel adalah seluruh ibu yang bersalin dari bulan November – Desember 2022 di Wilayah Kerja Puskesmas Kotabaru Kecamatan Keritang Kabupaten Indragirihilir yaitu sebanyak 15 orang responden intervensi dan 15 responden kontrol. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan Uji T-Test. Diskusi: Hasil penelitian senam hamil terhadap lama persalinan dengan nilai Hasil ujistatistik t test diperoleh nilai P=0,036 atau nilai P < 0,05 artinya ada pengaruh senam hamil terhadap lama persalinan primipara dan multipara di Puskesmas Kotabaru Riau. Kesimpulan: dalam penelitian ini yaitu ada pengaruh senam hamil terhadap lama persalinan primipara dan multipara di Wilayah Puskesmas Kotabaru Riau. Saran agar Pihak Puskesmas Kotabaru lebih giat lagi dalam memberikan edukasi atau penyuluhan tentang manfaat kelas ibu hamil, dan dalam memberikan penyuluhan tentang manfaat dari senam hamil bagi proses melahirkan, serta melakukan teknik jemput bola pada ibu hamil untuk melakukan senam hamil agar proses persalinan dapat berjalan dengan lancar. Kata Kunci : Ibu hamil, Pendidikan, Pengetahuan, Peningkatan
ANALISIS KESIAPAN RUMAH SAKIT DALAM MELINDUNGI PEKERJA DI MASA PANDEMI COVID-19 suwoyo, suwoyo; Jenrivo, Fresvian; Zuvil Arganata, Fariz
coba Vol 12 No 1 (2023): November 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v12i1.601

Abstract

Selama pandemi COVID-19, banyak rumah sakit mengabaikan faktor kesiapan yang sudah disusun. Bed Occupancy Rate (BOR) ruang isolasi di RSUD Gambiran Kota Kediri pada Mei – Juli 2011 mencapai 72% dari batas psikologis di bawah 70%. Kurangnya kesiapan RSUD Gambiran Kota Kediri dalam menghadapi gelombang kedua pandemi COVID-19 sampai memanfaatkan ruang perawatan biasa menjadi ruang isolasi dengan kapasitas kurang lebih 90 tempat tidur. Tujuan penelitian adalah mengetahui kesiapan RSUD Gambiran Kota Kediri dalam menghadapi pandemi COVID-19 gelombang ketiga. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian dekriptif survei yang dilakukan untuk mengetahui kesiapan Rumah Sakit dalam menghadapi pandemi COVID-19 gelombang ketiga. Objek penelitian ini adalah RSUD Gambiran Kota Kediri. Informan dalam penelitian ini adalah seseorang yang berwenang dalam pengambilan kebijakan di setiap unit yang berkaitan dengan kesiapan Rumah Sakit Umum Daerah Gambiran Kota Kediri. Hasil penelitian menunjukan bahwa RSUD Gambiran Kota Kediri termasuk dalam ketegori “cukup siap” dengan total persentase 68%. Kesiapan RSUD Gambiran Kota Kediri dalam menghadapi Pandemi COVID-19 gelombang ketiga dapat dilakukan dengan melengkapi dokumentasi seperti kebijakan dan prosedur setiap kegiatan penatalaksanaan penanggulangan pandemi COVID-19, perlu menetapkan kebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dan mulai memperhatikan kesehatan mental dan memberikan dukungan psikososial kepada tenaga kesehatan di masa pandemi COVID-19. Kata Kunci: Kesiapan Rumah Sakit, Pandemi COVID-19