cover
Contact Name
Atik Kurniawati
Contact Email
jurnal@poltekkes-malang.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
polkesmajiki@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
ISSN : 24600334     EISSN : 26155516     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia is a journal to disseminate various scientific papers on health development and other research of health also disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of health applied.
Arjuna Subject : -
Articles 365 Documents
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RENDAHNYA KEPESERTAAN PROGRAM JKN DI KOTA MALANG Rizki Fadila; Anak Agung Istri Citra Dewiyani
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v8i2.3702

Abstract

Latar Belakang: BPJS Kesehatan memiliki target untuk mencapai Universal Health Coverage pada tahun 2019 namun masih banyak penduduk di Kelurahan Bumiayu Kota Malang yang belum berpartisipasi dalam program JKN. Tujuan: Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepesertaan masyarakat dalam program JKN di Kelurahan Bumiayu Kota Malang. Subjek dan Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 100 sampel. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi square. Hasil: Variabel tingkat pendidikan (p=0,030), pengetahuan (p=<0,001), persepsi JKN (p=<0,001), motivasi (p=<0,001), dan niat (p=0,032) berhubungan terhadap kepesertaan JKN. Kesimpulan: Faktor yang paling dominan berhubungan dengan kepesertaan program JKN di Kelurahan Bumiayu Kota Malang yaitu persepsi masyarakat.
PENGARUH EXTRA VIRGIN OLIVE OIL TERHADAP FOLIKULOGENESIS DAN KADAR MALONDIALDEHYDE OVARIUM PADA TIKUS YANG DIPAPAR RHODAMIN B Huda Rohmawati; Hidayat Sujuti; Pande Made Dwijayasa; Hendy Setyo Yudanto
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v4i2.356

Abstract

Rhodamin B merupakan bahan pewarna tekstil disalahgunakan sebagai pewarna makanan. Rhodamin B bersifat toksik penyebab stres oksidatif, dan meningkatkan kadar MDA. Peningkatan kadar MDA menyebabkan gangguan folikulogenesis sehingga folikel tidak berkembang dan atresia. Hal tersebut berkontribusi pada kejadian infertil. Paparan rhodamin B berpengaruh pada folikulogenesis dan kadar MDA ovarium. Tujuan dari penelitian ini adalah membuktikan pengaruh EVOO pada Folikulogenesis dan kadar Malondialdehyde ovarium tikus betina galur wistar yang dipapar rhodamin B. Metode penelitian menggunakan True Experimental Post Test Only Control Group menggunakan 25 ekor tikus dibagi menjadi 2 kelompok kontrol dan 3 kelompok perlakuan dengan pemberian EVOO peroral dosis 1,5 ml/KgBB, 3 ml/KgBB, 4,5 ml/KgBB serta dipapar rhodamin B 18 mg/KgBB selama 36 hari. Kemudian dilakukan pengambilan ovarium untuk menghitung jumlah folikel dengan pewarnaan HE dan pengukuran kadar MDA dengan Spectrofotometri. Pemberian EVOO terhadap jumlah folikel primer, sekunder dan kadar MDA menunjukkan korelasi yang bermakna (p=0,000<α), dengan koefisien korelasi folikel primer 0,735, folikel sekunder 0,699, menunjukkan ada hubungan yang positif dan kuat. Pada kadar MDA didapatkan -0,808 sehingga ada hubungan yang negatif dan kuat. Kesimpulan: Pemberian EVOO dengan dosis 1,5 ml/KgBB, 3 ml/KgBB, 4,5 ml/KgBB berpengaruh terhadap folikulogenesis dan penurunan kadar MDA ovarium pada tikus betina yang dipapar rhodamin B.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL (WHATSAPPS) SEBAGAI SARANA PEMBERIAN INFORMASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA SEKOLAH DI SMU 1 LAWANG Handy Lala
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v6i1.1560

Abstract

Perkembangan dunia Internet dan lalu lintas informasi yang serba cepat telah menciptakan peluang yang sangat baru bagi anak muda untuk berinteraksi dengan orang lain atau mencari informasi. Informasi dari internet jauh lebih menarik dan berkesan sehingga akan memberikan pengaruh yang lebih kuat terhadap anak muda. Tujuan Penelitian ini adalah memberikan informasi kesehatan reproduksi melalui media sosial whatsapps kepada remaja sekolah tingkat SMU. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subyek penelitian adalah siswa SMU. Pengumpulan data dilakukan melalui indepth interview, FGD dan observasi. Hasil penelitian ini adalah pemberian informasi kesehatan reproduksi melalui media sosial whatapps memberikan banyak informasi yang berharga kepada siswa diantaranya adalah akses yang mudah, dapat dibaca berulang, update dan kekinian, kegiatan konsultasi bisa langsung interaktif dengan admin sehingga membuat siswa tidak merasa jenuh dan bosan. Kesimpulan penelitian ini adalah program pemberian informasi kesehatan reproduksi melalui media sosial whatsapps memberikan dampak yang sangat positif bagi siswa sekolah
PENGARUH MEDIA PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN Dimas Dwi Yoga Saputra; wandi -; Rahmadhani Dwi Aditya; Ganif Djuwadi; Diniyah Kholidah
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v8i1.3230

Abstract

Latar Belakang: Kebersihan tangan yang cermat dapat mengurangi risiko penularan penyakit dari tangan dan infeksi dari orang ke orang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh media pembelajaran kahoot terhadap pengetahuan tentang cuci tangan pakai sabun pada anak kelas 5 di SDN III Gunungjati di Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Subjek dan Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, desain penelitian pra-eksperimen dengan pendekatan one-group pre-test-post-test. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 5 SDN III Gunungjati yang berjumlah 22 siswa Pengambilan sampel dengan teknik total sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuisioner. Hasil Pengetahuan sebelum di berikan perlakuan adalah 18 siswa (81,8%) dengan kriteria baik 2 siswa (9,1%) dengan kriteria cukup dan 2 siswa (9,1%) dengan kriteria kurang, sementara itu setelah di berikan perlakuan berupa media pembelajaran kahoot tentang cuci tangan pakai sabun jumlah siswa yang memiliki kriteria cukup dan kurang mengalami peningkatan dengan hasil 22 (100%) siswa mendapakan hasil baik semua. Keseimpulan: Ada pengaruh penggunaan media pembelajaran kahoot terhadap pengetahuan cuci tangan pakai sabun pada siswa. Dengan demikian maka media pembelajaran kahoot efektif untuk meningkatkan pengetahuan tentang cuci tangan pakai sabun.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KETAHANAN HIDUP PASIEN HIV/AIDS: A REVIEW joko tri atmojo; Vivi Erlina Maylanda; Aprilia Tina Prastiwi; Aquartuti Tri Darmayanti; Saras Kuntari
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v5i2.1492

Abstract

Sampai saat ini belum ada vaksin yang dapat melawan HIV/AIDS. Antiretroviral Agents (ARV) hanya dapat memberkan ketahanan hidup dengan memperlambat reproduksi virus. Tujuan review ini adalah menjabarkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi ketahanan hidup / survival (ODHA) setelah pemberian ARV. faktor yang dapat mempengaruhi ketahanan hidup / survival dari orang dengan HIV / AIDS (ODHA) selain pemberian ARV. Review ini dilakukan penulis pada Januari – Maret 2019, dengan menelusuri database diantaranya PubMed, Google scholar, dan open access science direct. Pada review ini telah dijelaskan berbagai faktor yang mempengaruhi ketahanan hidup ODHA yang menerima pengobatan ARV, diantaranya : jenis kelamin, usia, status gizi, kadar CD4 dan juga koinfeksi. Sampai saat ini belum ada vaksin yang dapat melawan HIV/AIDS. Antiretroviral Agents (ARV) hanya dapat memberkan ketahanan hidup dengan memperlambat reproduksi virus. Tujuan review ini adalah menjabarkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi ketahanan hidup / survival (ODHA) setelah pemberian ARV. faktor yang dapat mempengaruhi ketahanan hidup / survival dari orang dengan HIV / AIDS (ODHA) selain pemberian ARV. Review ini dilakukan penulis pada Januari – Maret 2019, dengan menelusuri database diantaranya PubMed, Google scholar, dan open access science direct. Pada review ini telah dijelaskan berbagai faktor yang mempengaruhi ketahanan hidup ODHA yang menerima pengobatan ARV, diantaranya : jenis kelamin, usia, status gizi, kadar CD4 dan juga koinfeksi.
Tinjauan Proses Pembuatan Laporan Internal Rekam Medis Di Rumah Sakit Umum Anna Medika Madura Angga Ferdianto; Nutfah Kamila; Rivaldi Indra Nugraha
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v7i2.2994

Abstract

Latar Belakang: Laporan internal rekam medis disusun untuk memenuhi rancangan dasar sistem informasi manajemen rumah sakit. Ketepatan pengisian laporan internal rekam medis di RSU Anna Medika Madura sebesar 60% dari 100%. Tujuan dari penelitian adalah Meninjau proses pembuatan laporan internal rekam medis di RSU Anna Medika Madura. Subjek dan Metode: Subjek penelitian adalah 1 petugas pelaporan dan 1 petugas rekam medis sedangkan objek penelitian adalah laporan internal rekam medis dan proses pembuatan laporan internal rekam medis. cara pengumpulan data observasi dan wawancara. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil: Ketidaktepatan laporan internal rekam medis mencapai 40% pada unit kamar operasi, 50% pada unit kamar bersalin, dan 30% pada sensus harian sehingga harus dilakukan pengendalian ketidaktepatan laporan internal rekam medis. faktor ketidaktepatan yaitu masih ada petugas yang tidak konsisten (man), belum adanya SOP (method), dan sudah terpenuhi (machine), hal tersebut berdampak terhadap proses laporan internal rekam medis menjadi terlambat. Kesimpulan: Ketidaktepatan pengsian laporan internal rekam medis dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu faktor: man, money, method, materials dan machine
PELAKSANAAN PENCATATAN DAN PELAPORAN PIS-PK DI PUSKESMAS Amalia, Dewi; Sugiarti, Ida
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v9i1.3930

Abstract

Background: With the support of the Indonesian Healthy Program with a Family Approach (PIS-PK), the Ministry of Health of the Republic of Indonesia supports the Healthy Living Society Movement (GERMAS). In terms of changing the pain paradigm into a healthy paradigm for improving standards of health, the PIS-PK program is relevant to the purposes of Indonesia's Healthy Mission. Subjects and Method: Phenomenological methods are used in qualitative research. Puskesmas Ciawi created the study's location. Five important, important, and important informants participated in the research, that was done in February 2023. One PIS-PK coordinator of Puskesmas, a head for Puskesmas, a data input officer of Puskesmas, and a responsible PUS-PK of the Ministry of Health consisted of the informants. The aim of this research is to find out how the implementation of recording and reporting PIS-PK in Puskesmas Ciawi with a phenomenological approach. Results: In Puskesmas Ciawi in 2018 and 2019, the Regulation of the Minister of Health No. 39 of 2016 on Guidelines for the Maintenance of the Indonesian Healthy Program with Family Approach (PIS-PK) came as a result. In Puskesmas is Ciawi, PIS-PK has been recorded manually and electronically. Reports are made once a month, and statements are submitted on the Family Health Profile (Prokesga) form. However, additional factors make its implementation less effective. The incapacity to quickly connect to the internet is one, as is a lack of facilities. Conclusion: In Puskesmas Ciawi, the PIS-PK reporting and reporting is quite good. However, the central government still must give more attention to the region for the Indonesian Healthy Program with a Family Approach if it is a success.
PERBEDAAN NYERI PADA PASIEN POST SECTIO CAESAREA SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN GUIDED IMAGERY Ida Prijatni; Riza Umami; Malinda Capri NA
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v4i1.250

Abstract

Teknik non farmakologi untuk mengurangi nyeri setelah operasi sectio caesarea salah satunya dengan guided imagery yaitu menggunakan imajinasi seseorang yang dirancang secara khusus untuk mencapai efek positif tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan nyeri pada pasien post sectio caesarea sebelum dan sesudah dilakukan guided imagery. Desain penelitian quasi experimental dengan pendekatan cross sectional dan rancangan one group pretest-posttest. Sampel 40 responden, sampling menggunakan consecutive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner dan SOP guided imagery, kemudian data di analisa dengan uji Sample Paired T-Test. Hasil penelitian menunjukkan t hitung Sig. (2-tailed)=0,000<0,05 () yang berarti Ho ditolak, sehingga ada perbedaan nyeri pada pasien post sectio caesarea sebelum dan sesudah dilakukan guided imagery. Dapat disimpulkan bahwa guided imagery dapat mengurangi rasa nyeri terutama pada pasien post sectio caesarea.
FORMULASI DAN UJI STABILITAS GUMMY CANDIES BUAH NAGA (Hylocereus polyrhizus) DENGAN VARIASI KONSENTRASI GELATIN DAN KARAGENAN SEBAGAI GELLING AGENT dewi - Rashati; Mikhania Christiningtyas Eryani
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v5i2.1434

Abstract

Gummy candies (gummy permen) merupakan permen kunyah semi basah yang terbuat dari gelatin dan karegenan. Tujuan penelitian ini adalah memformulasikan buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) ke dalam bentuk gummy candies. Pada penelitian ini digunakan variasi konsentrasi gelatin dan karagenan 750 mg : 250 mg (F1), 500 mg : 500 mg (F2) dan 250 mg : 500 mg (F3). Metode pembuatan yang digunakan adalah metode cetak tuang. Gummy candies diperiksa organoleptis, keseragaman bobot, pH dan stabilitasnya pada suhu sejuk, kamar dan hangat. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan organoleptis seluruh formula adalah manis, berwarna coklat bening, dan beraroma tutty fruty. Kekenyalan yang didapatkan adalah sedikit kenyal (F1), kenyal (F2) dan sangat kenyal (F3). Seluruh formula memenuhi persayratan keseragaman bobot. Nilai pH seluruh formula adalah 4. Dari uji stabilitas diketahui bahwa formula yang paling stabil adalah F3 yang disimpan pada suhu sejuk (8 °C – 15 °C)
PERILAKU MASYARAKAT JABODETABEK DALAM PENYEBARAN INFORMASI TENTANG KASUS COVID-19 Herman Hendrik
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v7i1.2251

Abstract

LatarBelakang: Salah satu dampak sosial dari pandemi COVID-19 yaitu adanya stigmatisasi dan diskriminasi terhadap orang yang tertular atau diduga tertular penyakit tersebut; yang terkait dengan persebaran hoaks dan informasi yang salah atau tidak lengkap. Contoh kasusnya yaitu diskriminasi yang dialami oleh tenaga kesehatan oleh pemilik rumah kontrakannya. Dampak dari masalah itu lebih terasa dalam level mikro, yaitu di lingkungan permukiman, di mana warga harus menyikapi adanya kasus COVID-19 yang ada di hadapan mereka. Sehubungan dengan itu, tulisan ini bertujuan untuk memaparkan perilaku masyarakat Jabodetabek dalam penyebaran informasi mengenai kasus COVID-19 di lingkungan tempat tinggal mereka. Subjek dan Metode: Tulisan ini dibuat berdasarkan suatu penelitian survei yang dilakukan secara online oleh Kelompok Studi Mahasiswa Eka Prasetya Universitas Indonesia (KSM EP UI) dari akhir Mei hingga akhir Juni 2020. Survei tersebut menyasar warga Jabodetabek, menerapkan teknik accidental sampling, dan berhasil mengumpulkan 254 respon. Kuesioner online yang digunakan menggali data tentang pola dan kecenderungan perilaku berinformasi masyarakat dalam penyebaran informasi tentang COVID-19. Data yang terkumpul kemudian diolah secara statistik deskriptif, mengingat data tidak terdistribusi secara normal. Hasil: Hasil survei menunjukkan bahwa dalam kondisi riil atau nyata responden cenderung pasif dalam penyebaran informasi; tetapi dalam kondisi hipotetis atau pengandaian, mereka cenderung aktif. Saluran penyebaran informasi yang dipilih responden yang utama yaitu saluran yang lebih pribadi, dalam hal ini keluarga; dan mereka menghindari penyebaran informasi melalui medsos. Adapun saluran yang dapat dianggap “formal”, yaitu ketua/pengurus RT/RW, cenderung tidak menjadi pilihan dalam kondisi riil. Keseimpulan: Kajian ini menyimpulkan bahwa perilaku responden dalam penyebaran informasi tentang kasus COVID-19 di lingkungan tempat tinggal mereka bervariasi tergantung pada situasi riil atau hipotetis.