cover
Contact Name
Atik Kurniawati
Contact Email
jurnal@poltekkes-malang.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
polkesmajiki@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
ISSN : 24600334     EISSN : 26155516     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia is a journal to disseminate various scientific papers on health development and other research of health also disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of health applied.
Arjuna Subject : -
Articles 365 Documents
PENERAPAN DATA EXTRACTION ANALYSIS MENGGUNAKAN QUERY PADA PELAPORAN RL4 STUDI KASUS RSUD DR ISKAK TULUNGAGUNG Rahmadyo Yudhi Prabowo
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v6i2.3879

Abstract

RSUD Dr Iskak Tulungagung telah melaksanakan perpindahan SIRS VI pada tahun 2013. Kejadian terlambatnya pengiriman pelaporan eksternal saat pengumpulan data pelaporan eksternal masih terdapat kendala disebabkan karena aplikasi SIMRS yang tidak dapat menghasilkan format pelaporan RL4. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang prosedur queri dengan menggunakan perintah SQL melalui tahapan Data Extraction. Dengan parameter ukur berupa waktu proses (running time) sampai dengan menghasilkan data dengan formal laporan RL 4a dan RL4b. Metode pada penelitian ini adalah kuantitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer serta data sekunder. Kesimpulan pada penelitian ini adalah bahwa penggunaan query pada pengolahan data dengan jumlah record yang sangat banyak serta berbagai parameter yang diberikan memberikan hasil tingkat efektivitas waktu proses (running time) yang sangat baik, yaitu untuk RL4b diperlukan waktu 9 menit 45 detik sedangkan untuk RL4a diperlukan waktu 5 menit 12 detik dengan tingkat validitas data yang dihasilkan yaitu 100 % valid.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KITOSAN PADA OVARIUM TIKUS BETINA YANG TERPAPAR TIMBAL (Pb) ASETAT asri iman sari
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v4i2.341

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kitosan terhadap ekspresi Bax dan jumlah atresia folikel pada ovarium tikus betina yang terpapar timbal asetat. Penentuan sampel dilakukan secara random, 25 ekor tikus betina sesuai kriteria inklusi dan ekslusi dibagi menjadi 5 kelompok. Semua kelompok, kecuali kelompok kontrol negatif diberi timbal asetat 175 mg/kg BB. Kelompok perlakuan 1, 2, dan 3 diberi kitosan yang dilarutkan dalam asam asetat 2% dengan dosis 16, 32, dan 64 mg/kg BB. Pemberian timbal asetat dan kitosan melalui sonde per oral. Aklimatisasai dilakukan selama 7 hari dan perlakuan selama 30 hari. Hari ke 31 dilakukan swab vagina. Jika tikus pada fase proestrus maka tikus dibedah dan diambil ovariumnya. Pengukuran ekspresi Bax menggunakan metode imunohistokimia dan penghitungan jumlah folikel atresia menggunakan metode hematoksilin eosin yang dilihat dengan mikroskop Olympus pembesaran 400x. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok perlakuan yang diberi timbal asetat dan kitosan berbagai dosis memiliki ekspresi Bax dan jumlah atresia folikel yang berbeda signifikan dengan kelompok kontrol negatif. Kata kunci: kitosan, antioksidan, timbal asetat ABSTRACT This research aims the effect of chitosan on bax expression and the number of follicle atresia in the ovary of female rat exposed lead acetate. Twenty five rats were divided into 5 treatment groups. All groups, except negative control group, were administered by 175 mg/kg BW oral lead acetate. Treatment group 1, 2, and 3 were treated using chitosan in dose of 16, 32, and 64 mg/kg BW dissolved in 2% acetic acid, respectively in 30 days. Before treated rat need acclimatization in 7 days. Administration of lead acetate and chitosan via sonde orally. Vaginal swabs in day 31, if rat in proestrus phase dissected and taken the ovary. Bax expression calculation with immunohistochemistry method and the number of follicle atresia calculation with hematoksilin eosin method. And then viewed use Olympus microscope zoom in 400. Results showed that Chitosan-treated groups in bax expression ang the number of follicle atresia differ significantly with negative control group. Keywords: chitosan, antioxidant, lead acetate
PENANGANAN BALITA STUNTING PADA KELUARGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKORAME KOTA KEDIRI Indah Indah Rahmaningtyas; Eny Sendra; Rahajeng Siti Nur Rahmawati; Arika Indah Setyarini
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v6i1.1430

Abstract

Stunting is a chronic condition that describes stunted growth due to long-term malnutrition. The results of Basic Health Research in Indonesia in 2010 showed that the discovery of short toddlers by 35.6%, although the prevalence of undernutrition and malnutrition had decreased from 18.4% in 2007 to 17.9% in 2010. This percentage meant more than one-third of toddlers have lower height than the standard height of toddlers of their age. This study aims to determine the description of the family in handling stunting in their toddlers in the Sukorame Public Health Center Work Area in City of Kediri. This research is a descriptive study with a qualitative approach. Participants in this study were a number of families with stunting toddlers as many as 6 participants. Data collection uses a process of in-depth interviews (in depth interviews), Focus Group Discussion (FGD) and observation of handling stunting by the family. The results showed that families with short toddlers (stunting), most of them have low education, middle-low socio economic status, and in specific nutrition interventions and families sensitive to stunting are still below health standards. Need attention from cooperation both the government with cross-sectoral activities and cross-programs and the community by increasing social sensitivity.
DIABLOCK: PROTOTIPE REKAM KESEHATAN PERSONAL BERBASIS MOBILE BAGI DIABETESI Nurvita Wikansari; Dian Budi Santoso
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v8i1.3071

Abstract

Latar Belakang: Indonesia masuk ke dalam sepuluh besar dunia untuk prevalensi penderita diabetes. BPJS Kesehatan telah meluncurkan program pengelolaan penyakit kronis dimana salah satu penyakit yang dipantau secara khusus adalah Diabetes Mellitus. Data kesehatan yang dimiliki BPJS Kesehatan baru sebatas yang dikumpulkan dari sarana pelayanan kesehatan yang menjadi mitranya. Di sisi yang lain, pasien belum dilibatkan untuk ikut serta mengelola data kesehatan ini. Diperlukan sebuah prototipe rekam kesehatan personal khusus diabetesi yang dapat memenuhi aspek pengumpulan data dengan melibatkan pasien secara aktif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan protipe rekam kesehatan personal secara spesifik sesuai kebutuhan diabetesi. Subjek dan Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan participatory action research dengan melibatkan 7 orang diabetesi di Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai subyek sekaligus sebagai partisipan penelitian. Pengambilan data untuk analisis kebutuhan dilakukan melaui FGD secara daring yang kemudian hasilnya dijadikan sebagai dasar pengembangan prototipe dengan melibatkan subyek penelitian untuk memberikan masukan sampai prototipe selesai dikembangkan. Hasil: Telah dibuat sebuah prototipe rekam kesehatan personal untuk diabetesi yang diberi nama “DiaBlock” yang dikembangkan pada mobile platform berbasis Android. “DiaBlock” memiliki 7 fitur utama yaitu konsultasi, rekam medis, glukolator, skrining, grafik gula, reward, dan tips kesehatan. Kesimpulan: “DiaBlock” telah dikembangkan sesuai kebutuhan diabetesi. Berbagai fitur dan fasilitas seperti artikel kesehatan, pencatatan pengukuran gula darah mandiri, dan reward diharapkan dapat memotivasi para diabetesi untuk dapat mengontrol dan menerapkan pola hidup sehat.
Tingkat konsumsi energi, karbohidrat, protein, lemak pada diet jantung lunak bubur dan diet jantung lunak tim dengan lama hari rawat inap pasien gagal jantung kongestif di Rumah Sakit Tk. II dr. Soepraoen Kota Malang Tiyan Tiara Azzahrah; Endang Sutjiati; Annasari Mustafa; Nur Rahman
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v5i2.1376

Abstract

Penyakit kardiovaskular adalah penyebab kematian nomor satu di dunia. Di Indonesia, penyakit jantung dan pembuluh darah terus meningkat dan akan memberikan beban morbiditas, kecacatan dan beban sosial-ekonomi kepada keluarga penderita, masyarakat, dan negara (Depkes, 2013). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat konsumsi energi, karbohidrat, protein, lemak dalam bubur diet jantung lunak dan diet jantung lunak kukus dengan lama tinggal pasien gagal jantung kongestif di Rumah Sakit Tk. II Dr. Soepraoen, Malang. Penelitian ini dilakukan pada Juni-Juli 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat konsumsi energi, karbohidrat, protein, lemak dalam bubur diet jantung lunak dan diet jantung lunak kukus selama lama tinggal pasien gagal jantung kongestif memiliki kesamaan. Pada bubur diet jantung lunak dan diet jantung lunak kukus keduanya memiliki lama tinggal di rumah sakit yaitu 2 responden, masing-masing memiliki 5 hari tinggal di rumah sakit dan tinggal pendek di rumah sakit yaitu 1 responden, yang memiliki 4 hari tinggal di rumah sakit. Penelitian lebih lanjut perlu dengan ukuran sampel lebih besar dan metode penelitian berbeda.
HUBUNGAAN KOMUNIKASI DENGAN MINAT KEMBALI PEMANFAATAN PELAYANAN DI RUMAH SAKIT Heriyati -; Marlina Faizal; Maryati .
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v7i2.2232

Abstract

Latar Belakang : Minat kembali adalah bagian dari bentuk kepuasan para pelanggan setelah menerima pelayanan. Berdasarkan kumlah kunjungan pasien rawat jalan di RSUD Majene diketahui memiliki angka kunjungan yang fluktuatif .Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi dengan minat kunjungan kembali di instalasi rawat jalan di RSUD majene. Subjek dan Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Metode pengambilan sampel dengan teknik porpusive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 394 orang dan menggunakan chi square. Hasil : Diperoleh hasil ada hubungan manajemen komunikasi dengan minat kunjungan kembali pasien dengan nilai p= 0.000 (p< 0.05). Kesimpulan : ada hubungan yang bermakna komunikasi dengan minat kunjungan kembali pasien di Instalasi Rawat Jalan RSUD Majene. Diharapkan pihak rumah sakit terus memperhatikan dan melaksanakan komunikasi yang efektif sehingga agar kualitas pelayanan kesehatan meningkat sehingga pasien dan masyarakat berminat menggunakan fasilitas pelayanan di instalasi rawat jalan RSUD Majene.
ANALISIS KESIAPAN BRIDGING SIMRS DAN V-CLAIM DI RUMAH SAKIT PRATAMA KOTA YOGYAKARTA Salim, Marko Ferdian; Syakira, Imtinan Nasywa; Putri, Edvy Permata; Janah, Friska Miftachul
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v9i1.3661

Abstract

Background: Hospital Information System (SIMRS) and Virtual Claim (V-Claim) are information systems used by hospitals in providing services. However, the different systems between SIMRS and V-Claim will have an impact on the effectiveness and efficiency of patient services, for example the patient registration process. Yogyakarta City Primary Hospital is conducting bridging between SIMRS and V-Claim so it is necessary to know the readiness level of the bridging system.Subjects and Method: This research method used a mixed methods with an exploratory design at the Yogyakarta City Primary Hospital in June-August 2022. This research was started with qualitative research and then continued with quantitative. Collecting data using interview techniques, observation, and questionnaires.Results: The SIMRS and V-Claim bridging systems have been successfully implemented at Yogyakarta Pratama Hospital with the support of man, money, machine, material, and method aspects that are well integrated with each other. The TRL measurement results show that the level of readiness for implementing the bridging system at the Yogyakarta City Pratama Hospital is at level 8.Conclusion: The SIMRS and V-Claim bridging systems have been successfully implemented at Yogyakarta Primary Hospital. Improving the Yogyakarta Pratama Hospital IT team to make repairs and improvements to TRL indicators that have not reached the maximum up to TRL level 9.
EDUKASI, TINGKAT PENGETAHUAN, TINGKAT KONSUMSI ZAT GIZI DAN KADAR HEMOGLOBIN ANAK SEKOLAH DASAR Sulistiastutik Sulistiastutik; Nur Ayu Ariyanti; I Komang Suwita
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v4i1.107

Abstract

Terjadinya permasalahan gizi pada anak usia sekolah salah satunya disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang gizi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan,tingkat konsumsi zat gizi (protein, vitamin c, dan zat besi) dan kadar hemoglobin terkait dengan kejadian anemia anak sekolah dasar di SDN Cemorokandang 1 Kota Malang. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan rancangan one group pretest postest desain. Tingkat pengetahuan seluruh responden sebelum diberi edukasi tergolong kategori kurang (100%), setelah diberi edukasi tingkat pengetahuan responden meningkat menjadi kategori baik (90%). Edukasi pada kadar hemoglobin tidak berpengaruh dimana 20% responden terjadi penurunan kadar Hb. Dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi sangat mempengaruhi tingkat pengetahuan dan tingkat konsumsi tetapi pemberian edukasi tidak mempengaruhi kadar hemoglobin.
PERAN KELUARGA DALAM PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI DAN PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BUDAYA MADURA DI KABUPATEN JEMBER Riza Umami
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v5i1.848

Abstract

Implementation of early breastfeeding initiation (IMD), giving colostrum at the beginning ofa baby’s life to exclusive breastfeeding for the first six months can reduce morbidity and mortality ininfants. Encouragement / support and advice from close people and family members to seek treatmentwill have a major influence on the desire and motivation to get health services. The purpose of this studywas to identify the role of the family in the implementation of IMD and the administration of colostrumin the culture of Madura (Pandalungan). The research method used is analytic survey with a case studyand field research approach. The population is postpartum mothers aged> 4 days. The results of thestudy stated that there was a relationship between the role of the family in the implementation of the IMDand the administration of colostrum with sufficient strength.
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI HPMC TERHADAP SIFAT FISIK GEL HAND SANITIZER EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) MIKHANIA CHRISTININGTYAS ERYANI
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v7i1.2237

Abstract

Latar Belakang: Salah satu bentuk penyebaran mikroorganisme pada manusia adalah melalui tangan. Hand sanitizer merupakan antiseptik pembersih tangan yang telah umum digunakan oleh masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi HPMC terhadap sifat fisik gel hand sanitizer ekstrak daun pepaya. Subjek dan Metode: Gel dibuat dalam 3 formula dengan variasi konsentrasi HPMC sebesar 2% (F1), 2.5% (F2) dan 3% (F3). Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah HPMC sebagai gelling agent, propilenglikol sebagai pembasah, metilparaben sebagai pengawet, oleum rosae sebagai corigen odoris dan aquades sebagai pelarut. Pengujian yang dilakukan meliputi organoleptis, homogenitas, viskositas, pH dan daya sebar gel. Hasil: Hasil pengujian organoleptis menunjukkan bahwa variasi konsentrasi HPMC memberikan perbedaan pada bentuk gel namun tidak memberikan perbedaan pada bau dan warna gel. Hasil pengujian homogenitas menunjukkan bahwa seluruh sediaan homogen. Hasil pengujian untuk viskositas, pH dan daya sebar seluruh formula memenuhi persyaratan. Hasil pengujian statistik menggunakan One Way Anova menunjukkan nilai signifikansi untuk viskositas adalah 0.000, pH adalah 0.003 dan daya sebar gel adalah 0.634 Keseimpulan: variasi konsentrasi HPMC sebagai gelling agent mempengaruhi bentuk, pH dan viskositas gel namun tidak mempengaruhi bau, warna , homogenitas dan daya sebar gel