cover
Contact Name
Atik Kurniawati
Contact Email
jurnal@poltekkes-malang.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
polkesmajiki@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
ISSN : 24600334     EISSN : 26155516     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia is a journal to disseminate various scientific papers on health development and other research of health also disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of health applied.
Arjuna Subject : -
Articles 365 Documents
ANALISIS KETEPATAN KODE DIAGNOSA OBSTETRI TERHADAP KELANCARAN KLAIM BPJS RS.X KOTA BENGKULU Heltiani, Nofri; Asroni, Nurwahyu; Suryani, Tri Endah
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v9i1.3634

Abstract

Backgroud: The obstetric code is a code that is more detailed and has differences from other disease codes, so errors often occur in enforcing the code. Based on observations of 10 obstetric claim files submitted to BPJS, it was found that 6 (60%) files were pending due to diagnoses and codes entered on medical resumes that were not in accordance with BPJS, which resulted in delays in the claim payment process to the hospital. This study aims to analyze the accuracy of the obstetrical diagnosis code for the smoothness of BPJS RS.X claims in Bengkulu City.Subjects and Method: This type of research is descriptive with a cross sectional approach. The population in this study were 137 obstetrical claim files for 2021 with a sample of 58 files taken by simple random sampling. The data used in this study were primary and secondary data which were processed univariately.Results: 31(53%) obstetric files smooth BPJS claims and 27(47%) non-current BPJS claim files with details 3(5%) incomplete claim files, 22(38%) incorrect obstetric code and 2(3%) incomplete documentationConclusion: Most of the accuracy of the obstetric diagnosis code experienced smoothness of the BPJS when it was verified by the BPJS verifier.
KEEFEKTIFAN PROPOLIS PADA PENDERITA KANDIDIASIS ORAL Lingling Marinda Palupi
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v4i2.784

Abstract

The limitations of antifungal drugs due to resistance, especially in HIV patients are things that need attention. The development of antifungal drugs as an alternative of oral candidisasis needs to be done, one that can be used as an alternative for treatment is propolis. This literature review explains the effectiveness of non-pharmacological antifungal therapy with propolis treatment in patients with oral candidiasis. The articles discussed in the literature review were taken from the Google Scholar, SpringerLink, ScienceDirect, Sage Journals Online and ProQuest databases, within the limits of 2002-2017. The next step is article evaluation, then the compilation of literature reviews from 4 selected article titles in accordance with the author's inclusion criteria. The inclusion criteria in this review were based on PICO (P: oral candidiasis lesions; I: propolis; C: antifungal drugs; O: propolis effectiveness). The four articles have similar results. The similarity of the results is the positive effect of giving propolis with various types of Candida. Propolis which in the discussion of the article uses propolis ethanol extract (EPE) with various processing methods to produce good performance effects. This therapy is actually considered cheaper and more natural than antifungal agents that have been standardized with no less good effectiveness. Keywords: oral candidiasis, antifungi, propolis
ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM INFORMASI KONSELING KESEHATAN GIGI SISWA DISABILITAS INTELEKTUAL DENGAN PIECES FRAMEWORK Dea Allan Karunia Sakti
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v6i2.2164

Abstract

Siswa penyandang disabilitas intelektual (tunagrahita) belum mendapatkan perhatian dengan masih kurangnya upaya pencegahan dan intervensi dini kesehatan gigi. Salah satu penyebabnya adalah minimnya informasi status kesehatan gigi yang merupakan indikator data berbasis bukti. SLB Dharma Asih Kraksaan menyelenggrakan kegiatan konseling kesehatan gigi untuk menghasilkan informasi berbasis bukti namun mengalami berbagai permasalahan. Sistem informasi dapat digunakan dan dikembangkan untuk meningkatkan layanan kesehatan gigi untuk menghasilkan informasi berbasis bukti. Dalam tahap pengembangan sistem ini dilakukan langkah awal analisis kebutuhan sistem untuk membentuk kerangka pemecahan masalah dan menyusun kebutuhan sistem dengan PIECES Framework. Penelitian ini bertujuan unutk melakukan analisis kebutuhan sistem informasi konseling kesehatan gigi siswa. Penelitian ini merupakan riset kualitatif dengan pendekatan analasis kebutuhan PIECES (performance, information, economy, control. efficiency, dan service). Hasil analisis menghasilkan kebutuhan istem informasi yang dapat diakses sampai Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, menyediakan menu jadwal konseling serta pesan konsultasi, menambahkan data materi edukasi, menghasilkan dashboard informasi, sistem dilengkapi basis data untuk penyimpanan serta kata sandi untuk keamanan, dan menghasilkan informasi akurat, relevan dan real time untuk kebutuhan upaya pencegahan dan intervensi.
HUBUNGAN KETEPATAN PENULISAN TERMINOLOGI MEDIS TERHADAP KEAKURATAN KODE KASUS RAWAT INAP RSKJ SOEPRAPTO PROVINSI BENGKULU Nofri Heltiani; Atika Krisdayanti Manalu; Frisya Anggita
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v8i2.3640

Abstract

Latar Belakang: Pelaksanaan sistem klasifikasi kodefikasi penyakit sesuai terminologi medis yang tepat. Berdasarkan survei dari 10 berkas rekam medis rawat inap yang telah dikode coder ditemukan 60% kode tidak akurat dan 40% terminologi medis tidak tepat. Ketidakakuratan kode diagnosis disebabkan penulisan diagnosis penyakit tidak sesuai dengan terminologi medis dan tidak ada komunikasi antara coder dengan dokter. Hal ini dapat mempengaruhi kualitas data, informasi dan laporan serta ketepatan tarif biaya perawatan pasien, sehingga berdampak pada turunnya mutu rumah sakit. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara ketepatan penulisan terminologi medis dengan keakuratan kode kasus rawat inap RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu. Subjek dan Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah berkas rekam medis kasus rawat inap sebanyak 1397 berkas tahun 2020 dengan sempel sebanyak 93 berkas dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Data penelitian yang digunakan adalah data sekunder yang diolah univariat dan bivariat. Hasil: Dari 93 kasus kasus rawat inap beserta kodenya, terdapat 55(59,1%) terminologi medis tepat dan 38(40,9%) terminologi medis tidak tepat, serta 49(52,7%) kode akurat dan 44(47,3%) kode tidak akurat dan ada hubungan antara ketepatan penulisan terminologi medis dengan keakuratan kodefikasi kasus rawat inap RSKJ Soeprapto Bengkulu dengan nilai OR sebesar 1,02. Kesimpulan: Ada hubungan antara ketepatan penulisan terminologi medis dengan keakuratan kodefikasi kasus rawat inap RSKJ Soeprapto Bengkulu.
LAMANYA KLIEN MENGALAMI GANGGUAN JIWA DENGAN STRES KELUARGA DALAM MERAWAT KLIEN DI RUMAH Dyah Widodo
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v4i2.344

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan sosial yang terdekat yang sangat penting perannya dalam mewujudkan derajad kesehatan jiwa. Perawatan gangguan jiwa yang membutuhkan waktu lama, berbagai permasalahan perilaku klien dan pandangan negatif masyarakat tentang gangguan jiwa merupakan stresor tinggi bagi keluarga. Tujuan penelitian menganalisis hubungan lamanya klien mengalami gangguan jiwa dengan stres keluarga dalam merawat klien gangguan jiwa di rumah. Jenis penelitian korelasional, dengan sampel sebagian keluarga yang tinggal serumah dengan klien gangguan jiwa di wilayah Jawa Timur Indonesia sesuai kriteria inklusi, besar sampel 200 orang diambil dengan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data bulan Oktober-Nopember 2016 di Poli Kesehatan Jiwa Rumah Sakit Jiwa dr Radjiman Wediodiningrat Lawang. Instrumen penelitiannya kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji statistik deskriptif dan Spearman Rho’ dengan alpha 0,05. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan lamanya klien mengalami gangguan jiwa dengan stres keluarga dalam merawat klien gangguan jiwa di rumah, dengan nilai p 0.026 dan nilai correlation coefficient -158 artinya kekuatan hubungan sangat lemah berlawanan arah, yaitu semakin lama klien mengalami gangguan jiwa maka semakin rendah tingkat stres yang dialami keluarga. Disarankan perlu diantisipasi munculnya stres pada keluarga gangguan jiwa dengan cara deteksi dini kesehatan anggota keluarga keluarga, pendampingan dan peningkatan pengetahuan dalam merawat gangguan jiwa untuk keluarga agar keluarga berkurang stresnya dan mampu merawat klien dengan lebih baik..
Pemanfaatan Aplikasi Berbasis Komputer Counselnut.Mlg Untuk Meningkatkan Kualitas Layanan Konseling Gizi Di Puskesmas Korwil Tumpang Kabupaten Malang dian kurniawati winoto; Tapriadi Tapriadi; Hasan Aroni; I Dewa Nyoman Supariasa
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v6i1.1533

Abstract

Konseling gizi merupakan kegiatan yang berhubungan dengan klien, dimana pemberian konseling tiap klien tidak sama. Banyak hal yang menjadi hambatan dalam proses pengidentifikasian masalah pasien hingga kegiatan monitoring evaluasi dalam kegiatan asuhan gizi terutama dalam bidang record dan recall data yang telah disimpan saat klien datang untuk berkonsultasi di masa lalu. Mengingat input data dalam jumlah yang besar, membutuhkan tenaga, waktu dan pikiran yang besar pula. Perkembangan teknologi yang sangat pesat menyebabkan semua lapisan masyarakat dituntut untuk mengikuti perkembangan teknologi. Dalam hal ini termasuk juga perkembangan dalam dunia kesehatan. Dengan penggunaan teknologi maka dapat mempermudah dalam melakukan konseling. Saat ini Puskesmas Korwil Tumpang Kabupaten Malang melaksanakan konseling gizi secara konvensional. Saat ini sudah ada aplikasi berbasis komputer untuk menunjang kegiatan konseling yaitu aplikasi CounselNut.Mlg. Oleh karena itu perlu dilakukan uji coba daya terima ahli gizi terhadap aplikasi dan menilai tingkat kepuasan klien yang mendapatkan konseling menggunakan media aplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas konseling dengan menggunakan aplikasi berbasis computer (CounselNut.Mlg) di Puskesmas Korwil Tumpang Kabupaten Malang. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif. Bentuk desain penelitian menggunakan quasi eksperimen. Hasil penelitian menujukkan bahwa 60% konselor memiliki daya terima yang baik terhadap aplikasi, 20% cukup menerima aplikasi dan 20% kurang dalam menerima aplikasi. Klien yang mendapatkan konseling menggunakan apliksi sebanyak 95% menyatakan puas dan 5% cukup puas. Aplikasi berbasis komputer CounselNut.Mlg dapat digunakan untuk menunjang kegiatan konseling di Puskesmas Korwil Tumpang Kabupaten Malang.
ANALISIS KELENGKAPAN LEMBAR LAPORAN OPERASI PADA REKAM MEDIS PASIEN BEDAH DI RSU PKU MUHAMMADIYAH BANTUL Dwi Ratna Sari; Nurvita Wikansari; Tri Ariani
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v8i1.3145

Abstract

Latar Belakang: Tindakan operasi adalah salah satu pelayanan yang dilaksanakan oleh rumah sakit. Lembar laporan operasi harus terisi lengkap dan ditandatangani oleh dokter yang melakukan operasi dan harus segera dibuat setelah pembedahan, kemudian dimasukkan kedalam rekam medis milik pasien. Ketidaklengkapan pengisian lembar laporan operasi dapat mengakibatkan ketidakjelasan urutan prosedur, hal ini dapat menimbulkan permalasahan serius terutama jika sampai pengadilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelengkapan lembar laporan operasi dan faktor ketidaklengkapan lembar laporan operasi di RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Subjek dan Metode: Jenis penelitian ini adalah mixed methodology, pengumpulan data menggunakan tabel checklist observasi, dan lembar wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah lembar laporan operasi kunjungan pasien bedah di bulan April 2022 dengan sampel 100 lembar laporan operasi. Subjek penelitian 2 dokter bedah dan 2 perawat. Hasil: Hasil penelitian secara umum menunjukkan kelengkapan lembar laporan operasi bagian identifikasi sebesar 88,75%, bagian laporan penting sebesar 95,58%, bagian autentifikasi sebesar 100%, dan bagian pendokumentasian yang baik sebesar 98%. Faktor penyebab ketidaklengkapan lembar laporan operasi yaitu karena kesibukan dokter dan perawat, sehingga menyebabkan lembar laporan operasi tidak terisi dengan lengkap. Kesimpulan: Sebaiknya diadakan sosialisasi kepada dokter dan perawat mengenai pentingnya kelengkapan rekam medis khususnya lembar laporan operasi, serta diperlukan kerjasama antara petugas rekam medis, perawat, dengan dokter yang menangani pasien.
SELF EFFICACY IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN TINGKAT KECEMASAN DALAM MENGHADAPI PERSALINAN Nurul Hikmah; Naimah Naimah; Ita Yuliani
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v5i2.1381

Abstract

Perubahan psikologis yang terjadi pada ibu hamil trimester III salah satunya disebabkan karena rasa cemas menjelang persalinan. Perasaan cemas yang berkepanjangan dapat membuat ibu hamil tidak bisa berkonsentrasi dengan baik dan hilangnya rasa kepercayaan diri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self efficacy ibu hamil trimester III dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan. Desain penelitian ini menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian seluruh ibu hamil trimester III sejumlah 52 orang dengan teknik sampling purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 30 orang ibu hamil trimester III sesuai dengan kriteria inklusi. Instrumen penelitian berupa angket skala kepercayaan diri dan PRAQ-R2 (Pregnancy Related Anxiety Questionnaire-Revised). Hasil penelitian tentang self efficacy didapatkan 73,33% dengan self efficacy sedang, sedangkan untuk tingkat kecemasan didapatkan 63,33% dengan kecemasan ringan. Analisa data menggunakan uji korelasi Spearman Rank menunjukkan bahwa koefisien korelasi sebesar 0,651 dan signifikansinya 0,000 (<0,05) berarti terdapat hubungan yang signifikan pada self efficacy ibu hamil trimester III dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan dengan koefisien korelasi kuat.
TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI SEBELUM DAN SESUDAH MELAKUKAN TERAPI RELAKSASI BENSON DI GRIYA KASIH SILOAM HOSPITAL MALANG zainol rachman; Sofi Prima Wahyu Sejati; Edy Suyanto; Ekowati Retnaningtyas
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v7i2.2853

Abstract

system keyakinan individu (difokuskan ungkapan tertentu seperti nama Tuhan, atau kata yang memiliki makna menenangkan bagi pasien) diucapkan berulang-ulang dengan ritme teratur disertai sikap pasrah. Studi kasus ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi sebelum dan sesudah melakukan terapi relaksasi benson. Subjek dan Metode: Metode penelitian ini adalah eskriptif Studi Kasus. Subjek penelitian adalah lansia berjumlah 2 Responden yang dilakukan pada 14 Januari - 27 Januari 2018 pada tekanan darah systole >140 mmHg dan diastole <90 atau >90 mmHg. Hasil: Responden I hasil observasi rata-rata tekanan darah awal 142/90 mmHg dan rata-rata tekanan darah akhir setelah dilakukan senam ergonomik 130/80 mmHg. Responden II rata-rata tekanan darah awal sebelum dilakukan relaksasi benson 146/90 mmHg dan setelah dilakukan relaksasi benson rata-rata 133/83 mmHg. Hasil studi kasus yang didapat bahwa sesudah melakukan relaksasi benson kedua Responden penelitian mengalami penurunan tekanan darah. Keseimpulan: Latihan relaksasi benson yang teratur dengan teknik yang baik dan benar mampu menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi dan menurunkan prevalensi hipertensi pada lansia.
ANALISIS FAKTOR PENGHAMBAT IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI KESEHATAN UNTUK SENSUS HARIAN RAWAT INAP DI RSUD MUNTILAN Yuliani, Resta Dwi
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v9i1.3781

Abstract

Background: Release of medical record information must be accompanied by a written permission of the patient and presentation of the contents must be signed by the treating doctor. Based on a preliminary study on April 2nd, 2018 in Bhayangkara Hospital Lumajang showed that, the patient’s waiting time in the release of the medical record information was 7 days. The purpose of this research is to analyze the obstacle factors for the release of information to third parties in Bhayangkara Lumajang Hospital. Subjects and Method: The method is qualitative with data collection techniques through interviews, observation, documentation and brainstorming. Results: The results of this research showed that there were factors that obstacle the release of information namely attitudes, behavior and expertise of health workers. The conditions of the registration room and medical record room, layout medical record room. Patient waiting time, physical evidence and patient perceptions that did not accordance. Conclusion: The obstacle factor for information release was the patient responsible doctor (DPJP) who is a partner doctor and doctor who was not in the place. The recommend effort to improve the release of information to third parties, Bhayangkara Hospital Lumajang must have permanent patient responsible doctor, and held a special rooms for information release. Suggestions from this research were making expedition book, socializing SOP and making information release information systems.