cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
PROSIDING KOMUNIKASI
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 89 Documents
ETIKA KOMUNIKASI DI MEDIA SOSIAL Wahyudin, Uud; Karimah, Kismiyati El
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.658 KB)

Abstract

Perkembangan proses berkomunikasi di media sosial belakangan ini mengarah pada proses komunikasi yang menimbulkan kegaduhan publik dan merugikan pihak tertentu. Tren yang berkembang dalam proses komunikasi di media sosial terlihat dari begitu mudah orang menumpahkan amarah tanpa memikirkan perasaan orang lain, caci maki alias cyber bullying, saling menghujat, saling mencela, penyumbang pecahnya konflik, memojokkan dan menghakimi orang lain, dan lain-lain. Tampak jelas bahwa telah terjadi krisis etika berkomunikasi melalui media sosial. Media sosial sebaiknya dapat menjadi wahana untuk mendudukkan proses dialog yang sehat dalam berkomunikasi agar terwujud harmonisasi. Media sosial sejatinya menempatkan proses dialog yang memberikan ruang atas semakin meningkatnya kesejahteraan sebuah komunitas masyarakat sekaligus menjadi platform dalam rangka menciptakan diseminasi gagasan secara rasional dan menyejukkan. Dengan demikian, diperlukan kajian etika komunikasi untuk mencari standar etika apa yang harus digunakan oleh komunikator dan komunikan dalam menilai di antara teknik, isi dan tujuan komunikasi di media sosial. Kata kunci: Media sosial, krisis etika, Etika Komunikasi, diseminasi gagasan.
ANALISIS SEMIOTIKA PESAN MORAL DALAM IKLAN ROKOK SAMPOERNA A MILD “GO AHEAD” DI MEDIA TELEVISI (STUDI PADA KETIGA VERSI IKLAN ROKOK SAMPOERNA A MILD) Tenggono, Calvien Muttaqin; Sulistyarini, Dhaniek
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.792 KB)

Abstract

Iklan rokok A Mild yang tidak bisa dengan bebas menampilkan produknya, mencari cara lain yang lebih kreatif untuk mempromosikan produknya agar dapat penarik perhatian khalayak, salah satunya dengan mengemas pesan moral pada iklannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pesan moral yang terkandung dalam ketiga versi iklan Sampoerna AMild “Go Ahead”. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode analisis semiotika dengan model semiotika Ferdinand de Saussure. Penelitian ini menemukan pesan moral pesan yang terkandung dalam iklan Sampoerna A Mild “Go Ahead” yaitu: bekerja keras, rendah hati, menolong orang lain, dan peduli sesama, namun A Mild dalam iklannya merupakan sesuatu yang tidak ada hubungan khusus dari produk dengan pesan yang disampaikan dalam iklan. A Mild membuat khalayak adalah sebagai korban dari konsumsi makna produk yang telah diciptakan pengiklan sebagai alat untuk mengelabuhi khalayak dari tayangan iklan yang menyisipkan pesan moral dalam iklannya. Kata kunci: pesan moral, analisis semiotika, iklan
MODEL PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT SEBAGAI BENTUK KOMUNIKASI SOSIAL CSR PERUSAHAAN UNTUK MENGANTISIPASI MUNCULNYA KONFLIK ANTARA PERUSAHAAN, KARYAWAN DAN MASYARAKAT LOKAL DI KAWASAN PERBATASAAN KALIMANTAN BARATSARAWAK Herawati, Netty; Sunyata, Lina; Sunyata, Lina
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.493 KB)

Abstract

Reorientasi penanganan pembangunan kawasan perbatasan dari orientasi keamanan (security approach) menjadi pendekatan kesejahteraan (prosperity approach), mengharuskan komitmen pemerintah, kesiapan masyarakat serta minat dan dukungan pihak swasta untuk mengatasi kesenjangan pembangunan wilayah dengan negara tetangga. Paradigma baru pembangunan ekonomi daerah, mengamanatkan penciptaan kesempatan kerja, sekaligus mempertimbangkan karakteristik penduduk lokal sehingga dapat mencapai tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi. Guna mempercepat dan memperkuat pembangunan ekonomi sesuai dengan keunggulan dan potensi strategis wilayah perbatasan Kalimantan Barat, perlu dibuat suatu konsep pembangunan berkelanjutan di kawasan parbatasan yang memiliki potensi pengembangan perkebunan kelapa sawit. Salah satu alternatif pemecahan masalah pembangunan kawasan perbatasan yang dapat dilakukan adalah memberdayakan ekonomi masyarakat lokal untuk meningkatkan daya tahan sosial ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat pertahanan keamanan negara dari sisi nir militer. Pengembangan pembangunan perkebunan kelapa sawit yang diterapkan di berbagai tempat selama ini diwarnai oleh berbagai masalah. Salah satunya dijumpai dalam bentuk konflik antara perusahaan dengan karyawan dan masyarakat lokal maupun dengan pemerintah. Masalah ini perlu diatasi untuk menjamin proses pembangunan perkebunan secara berkelanjutan. Melalui penelitian multi tahun (2014-2016) dilakukan penelitian tentang pemberdayaan masyarakat yang melibatkan masyarakat dan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Sepanjang Inti Surya Utama 2 (PT SISU 2). Kegiatan ini menggunakan pendekatan ekploratif (kualitatif) dengan penentuan informan secara purposive dan dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, pengumpulan dokumen dan Focuse Group discussion (FGD). Lokasi penelitian ini tepatnya berada di wilayah lini satu perbatasan Kalimantan Barat-Sarawak di Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau. Salah satu hasil penelitian ini ada lah berupa model program pemberdayaan ekonomi masyarakat berupa Program Budidaya Tanaman Organik. Program ini dijabarkan dalam bentuk kerjasama bagi hasil antara CSR Perusahaan Kelapa Sawit dengan karyawan dan masyarakat lokal dimana perusahaan memberikan bantuan berupa pelatihan budidaya tanaman organik, bantuan bibit, pupuk serta akses pemasaran. Keunggulan dari model program budidaya tanaman organik ini antara lain dapat merubah mindset masyarakat yang semula hanya berorientasi untuk bekerja sebagai buruh di perusahaan sementara kapasitas lowongan pekerjaan di perusahaan semakin terbatas. Disamping itu, selain dapat meningkatkan pendapatan, pekerja dan masyarakat pun dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang sebelumnya hanya mengandalkan sayur dari hutan atau membeli sayur yang didatangkan dari tempat lain dengan harga yang mahal. Hasil penelitian berupa model program pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal di kawasan perbatasan diharapkan memberikan manfaat yang luas seperti : 1) peningkatan kesejahteraan petani kelapa sawit yang bekerja di perusahaan perkebunan; 2) mengurangi potensi konflik dengan menumbuhkan hubungan harmonis antara petani dengan perusahaan untuk menjamin pembangunan perkebunan berkelanjutan, dan 3) meningkatnya pertahanan keamanan dari aspek sosial masyarakat di kawasan perbatasan negara. Pada akhirnya pendekatan pembangunan kawasan perbatasan dengan pendekatan kolaboratif ini diharapkan menjadi alternatif model yang dapat menjadi solusi untuk mengatasi permasahan kompleks yang mewarnai kehidupan masyarakat perbatasan yang selama ini terisolir dan tertinggal. Kata kunci: komunikasi, partisipatif, pemberdayaan ekonomi, perbatasan, kesejahteraan.
REPRESENTASI DAN RUANG PUBLIK DALAM PERTARUNGAN WACANA BERITA KAMPANYE PEMILIHAN PRESIDEN 2014 (Analisa Wacana Kritis Berita Kampanye Pada Halaman Muka Surat Kabar Seputar Indonesia (SINDO) dan Media Indonesia) Sulistyanto, Ari; Atmodjo, Juwono Tri
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.173 KB)

Abstract

Tulisan ini hendak mendeskripsikan pertarungan wacana kampanye pilpres 2014, dan dampaknya terhadap media sebagai ruang publik. Untuk itu permasalahan di fokuskan pada, Pertama, Bagaimanakah konstruksi realitas pada level teks di konstruksi oleh media massa.? Kedua, adakah pengaruh politik ekonomi media? Ketiga, bagaimanakah model representasi dalam pertarungan wacana yang di lakukan media ? Media yang dijadikan unit analisis adalah headline berita kampanye pemilihan Presiden 2014pada suratkabar Media Indonesia dan Seputar Indonesia. Sedangkan metode pendekatan melalui analisis wacana kritis model Van Dijk. Hasil penelitian menunjukan hasil bahwa Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam proses konstruksi realitas, ketika berita berjalan ketingkat redaktur, apa yang telah dibuat oleh wartawan sering kali diubah dan disesuaikan dengan karakter dan kebijakan media, termasuk kebijakan dalam pembuatan judul berita dan penggunaan bahasa. Koran ini harus berani tampil beda dan provokatif. Akibatnya, dalam pertarungan wacana pada kampanye pilpres 2014, adanya representasi-representasi pada kandidiat yang di lakukan oleh kedua media tersebut yang berujung pada “character assassination” para aktor, dan terdistorinya media sebagai ruang publik yang tak autentik karena media dalam pemberitaan telah melakukan pemihakan terhadap kandidat presiden yang ditokohkan.Untuk itu, perlunya seperangkat Undang-Undang tentang pengaturan pembatasan kepemilikan media, dan larangan bagi pemilik media untuk terlibat aktif dalam politik. Kata Kunci : Pertarungan wacana, representasi, ruang publik
PENGEMBANGAN MODEL JARINGAN INFORMASI DAN PENGGUNAAN MEDIA ALTERNATIF DALAM MENINGKATKAN USAHA ALAT-ALAT PERTANIAN DI WILAYAH KABUPATEN TASIKMALAYA Winoto, Yunus; Sinaga, Dian; Sinaga, Fitri Perdana
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.069 KB)

Abstract

Kampung Galonggong merupakan salah satu daerah di Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya yang terkenal sebagai tempat yang memprodukdi alat-alat pertanian tradisional. Dari jumlah penduduk yang tinggal di Kampung Galonggong sekitar 70% merupakan para pengrajin alat-alat pertanian tradisional. Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi, penggunaan jaringan informasi telah banyak digunakan dalam berbagai kegiatan, termasuk kegiatan industri dan perdagangan. Berbicara tentang informasi jaringan selalu dikaitkan dengan penggunaan komputer dan jaringan internet. Secara teoritis jaringan informasi adalah sebuah sistem operasi yang terdiri dari sejumlah komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan. Adapun gagasan penggunaan media alternatif adalah penggunaan media non-formal, yang banyak orang menggunakan seperti radio komunitas, facebook, whatapps, line dan beberapa media alternatif yang lebih dalam upaya untuk mengembangkan bisnis dan mempromosikan produk peralatan pertanian dari sekelompok alat pertanian pengrajin "Galonggong" dan pertanian lainnya mengimplementasikan pengrajin yang tergabung dalam jaringan. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah campuran (mix method) yang menggabungkan penelitian kuantitatif dan kualitatif dalam studi tunggal. dari hasil penelitian ini diketahui bahwa model jaringan informasi yang dirancang untuk kelompok pengrajin alat musik tradisional di desa pertanian "Galonggong" menggunakan model peer-to-peer (kelompok kerja). Adapun penggunaan jenis media alternatif dalam promosi pertanian alat, pengrajin menggunakan media facebook, whatapps dan website. Kata Kunci: Alat-Alat Pertanian Tradisional ,Jaringan Informasi, Jaringan Komputer, Media Alternatif.
BIJAK PENGGUNAAN SOSIAL MEDIA SEBAGAI UPAYA ANTISIPASI KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK Dhamayanti, Meilani
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.425 KB)

Abstract

Kekerasan seksual pada Anak saat ini semakin meningkat. Berbagai upaya dilakukan untuk mengansipasinya serta mengurangi angka penurunannya. Salah satu yang dapat dilakukan adalah adanya kesadaran orangtua untuk bijak memposting informasi seputar anak-anaknya di sosial media. Tanpa disadari kebiasaan orangtua dalam pemanfaatan sosial media yang berlebihan tentang anak-anaknya bisa menciptakan peluang kejahatan pada anak termasuk kekerasan seksual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kesadaran orangtua dalam penggunaan sosial media dalam mengantisipasi kekerasan seksual pada anak. Penelitian ini menggunakan teori media baru . Penelitian ini menggunakan metodelogi penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak semua orangtua memiliki kesadaran dalam memposting kegiatan anak anaknya di sosial media. Banyak pula orangtua yang kurang mengetahui penyebab kekerasan seksual pada anak. Saran: Perlunya lembaga terkait seperti pemerintah dan LSM pemerhati anak dsb untuk dapat bekerjasama melakukan kampanye bijak menggunakan sosial media bila memposting kegiatan anak anak balitanya. Kata kunci: anak, bijak, kekerasan seksual, sosial media.
PENGGUNAAN APLIKASI ZELLO WALKIE TALKIE DIKALANGAN SOPIR TAKSI ONLINE DI KOTA BANDUNG Oktavianti, Meria; Fridha, Merry
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.287 KB)

Abstract

Taksi online, saat ini sudah menjadi fenomena yang biasa di beberapa kota besar di Indonesia, salah satunya di Kota Bandung. Banyak orang yang beralih profesi menjadi sopir taksi online, baik untuk pekerjaan tetap ataupun pekerjaan paruh waktu.Keberadaan para sopir taksionline ini memunculkan fenomena baru dalam penggunaan media komunikasi antar sesama sopir taksi online. Apabila sopir takdi konvensional mengguna handy talky sebagai media komunikasi yang menunjang pekerjaanya, berbeda dengan apa yang dilakukan oleh para sopir taksi online yang menggunakan aplikasi Zello Walkie Talkie sebagai media komunikasinya. Penggunaan aplilasi Zello Walkie Talkie tersebut menjadi sesuatu hal yang menarik untuk dikaji karena banyak aplikasi komunikasi yang mungkin untuk digunakan, tetapi mengapa para sopir taksi online di Kota Bandung memilih menggunakan aplikasiZello Walkie Talkiesebagai media komunikasisaat mereka bekerja.Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Adapun yang menjadi subjek penelitian ini adalah para sopir taksi online yang menggunakan aplikasi Zello Walkie Talkie dan tergabung dalam satu kelompok (group) yang sama.Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Zello Walkie Talkie dipilih oleh sopir taksi online di Kota Bandung dikarenakan penggunaannya yang mudah (user friendly), tidak memerlukan alat tambahan karena dapat langsung diinstall pada perangkat smartphone yang mereka miliki, dan tidak diperlukan biaya tambahan untuk penggunaan aplikasi tersebut. Kata Kunci :Aplikasi Android, Media Komunikasi,Taksi Online, Zello Walkie Talkie.
IMPLEMENTASI SISTEM JARINGAN INFORMASI DI INDONESIA Yanto, Andri; Prijana, Prijana
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.847 KB)

Abstract

Maraknya informasi sampah yang beredar di dunia maya menjadikan sebuah tantangan bagi pengelola perpustakaan dan lembaga informasi lainnya untuk memberikan informasi yang berkualitas serta informasi yang mampu menjawab kebutuhan para pengguna. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui kegiatan berjejaring antar perpustakaan dan lembaga informasi lainnya yang ada di Indonesia mengingat kapasitas dan kualitas informasi yang dimiliki oleh perpustakaan dan lembaga informasi tersebut sangat beraneka ragam dan telah melalui proses prosedur dan seleksi dari para pengelolanya. Salah satu jaringan perpustakaan yang terbesaar saat di Indonesia adalah Indonesia OneSearch. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi sistem jaringan informasi dan perpustakaan yang dikelola oleh Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas). Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada Indonesia OneSearch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai manfaat yang diperoleh dengan adanya sistem jaringan informasi yaitu interoperabilitas yang sangat mudah memberikan kesempatan berbagai institusi untuk bergabung dalam sistem jaringan informasi dengan berbagai keanekaragaman bentuk dan format informasi serta aplikasi yang dimiliki; manfaat lainnya adalah memberikan akses satu pintu untuk memudahkan pencarian informasi bagi masyarakat dengan berbagai fitur hasil pencarian dan fasilitas lainnya. Adapun yang menjadi tantangan dari pengembangan Indonesia OneSearch ini adalah keberlanjutan program dan pengembangannya itu sendiri yang saat ini masih bergantung dengan pendanaan dari pemerintah dalam hal ini Perpusnas. Kata kunci: perpustakaan, sistem jaringan informasi, Indonesia One Search
STRATEGI KOMUNIKASI MENGATASI RENDAHNYA INTEGRITAS SATPOL PP DALAM PENERTIBAN PEDAGANG KAKI LIMA DI JALAN KEPATIHAN BANDUNG (Studi Kasus Strategi Komunikasi Politik Walikota Bandung Ridwan Kamil dalam Mengatasi Rendahnya Integritas Satpol PP Kota Bandu Basith, Achmad Abdul; Mulyani, Henny Sri
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.647 KB)

Abstract

Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) menjadi masalah hampir di setiap kota besar. Pendekatan yang tidak tepat, mampu menyulut bentrokan antara pedagang dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Perlu ada strategi komunikasi politik yang tepat agar penertiban berjalan lancar. Jokowi, Tri Rismaharini, dan Ridwan Kamil punya pendekatan yang berbeda dalam melakukan penertiban PKL di daerahnya masing-masing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi politik Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dalam menertibkan PKL di Jalan Kepatihan Bandung, khususnya soal rendahnya integritas petugas Satpol PP, yang selama ini menjadi salah satu penyebab selalu gagalnya penertiban. Metode yang digunakan dari penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara mendalam, observasi, studi dukumentasi, dan studi pustaka. Dalam penelitian ini peneliti mewawancarai Walikota Bandung Ridwan Kamil, Kepala Satpol PP Kota Bandung Ferdi Ligaswara, Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung Haru Suandharu, Koordinator PKL Kepatihan Muhammad Taufik, dan beberapa perwakilan masyarakat Kota Bandung. Hasil daripenelitian menunjukkan bahwa strategi Walikota Bandung Ridwan Kamil dalam penertiban PKL, khususnya masalah rendahnya integritas Satpol PP efektif, yaitu melalui penegakan aturan dengan melakukan pemecatan kepada oknum Satpol PP yang kedapatan melakukan pungli, penyitaan HP personil Satpol PP sebelum melakukan penertiban, serta tidak menyampaikan rencana penertiban kepada anggota sebelum hari pelaksanaan. Kata kunci: Kota Bandung, Pedagang Kaki Lima, Penertiban PKL, Ridwan Kamil, Satpol PP
PERBANDINGAN AKURASI MEDIA ONLINE DALAM BERITA “BREXIT” PADA EMPAT PORTAL BERITA DI INDONESIA Damayanti, Damayanti
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.006 KB)

Abstract

Berbagai portal berita kini bermunculan sebagai bentuk dimulainya era media baru yang menggunakan perangkat lunak untuk mengaksesnya. Media online adalah media massa generasi ketiga setelah munculnya generasi pertama yaitu media cetak (printed media) –koran, tabloid, majalah, buku– dan generasi kedua yaitu media elektronik (electronic media) –radio, televisi, dan film/video. Menjamurnya media-media online tak lepas dari partisipasi masyarakat yang kini membutuhkan kecepatan berita. Dengan keunggulannya tersebut, media online berlomba-lomba berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi. Namun, kecepatan berita harus juga diimbangi dengan ketelitian dan kehati-hatian dalam menyampaikannya, yang tentunya akan berdampak pada pengetahuan masyarakat mengenai informasi yang mereka akses. Untuk mengetahui bagaimana portal berita menyajikan informasinya, peneliti membandingkan empat portal berita yang cukup populer di Indonesia dalam menyajikan berita yaitu Detik.com, Tribunnews.com, Kompas.com, dan Liputan 6.com, dengan melihat akurasi berita yang terdiri atas cek dan ricek; kesalahan penulisan pada data; sumber berita yang relevan; akurasi judul dengan isi; serta akurasi antara foto dengan isi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis isi, berita akan dianalisis berdasarkan katergorisasi untuk melihat bagaimana keakuratan isi berita pada keempat portal berita tersebut. Kata Kunci: Media Cetak, sumber informasi, mahasiswa