cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
PROSIDING KOMUNIKASI
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 89 Documents
FENOMENA GAYA HIDUP PELACUR GAY PENGGUNA TEKNOLOGI MEDIA BARU DI KOTA PADANG Roem, Elva Ronaning
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (874.893 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan di kota Padang pada 8 (delapan) orang gay yang berprofesi sebagai pelacur antara sesama jenis. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana fenomena gaya hidup pelacur gay pengguna teknolgi media baru di Kota Padang dalam melakukan proses komunikasi dan interaksi antar sesama gay. Dengan menggunakan teori interaksi simbolik, hasil penelitian menjelaskan Pertama, media sosial yang selalu dipergunakan secara terang-terangan untuk berinteraksi menawarkan jasa seksual antar sesama mereka adalah jajaring sosial Facebook. Kedua, dalam proses interaksi sesamanya, pelacur gay memaknai penggunaan bahasa dalam media sosial sebagai simbol gaya hidup dari trend komunikasi yang terjadi antar sesama mereka. Kata kunci: gaya hidup, interaksi simbolik, Padang, pelacur gay, teknologi media baru.
PERBEDAAN FUNGSI TOOLS OF PROMOTION UNTUK PENGEMBANGAN BISNIS SKALA KECIL MENENGAH (UKM) PADA PERKOTAAN DAN PERDESAAN Suryana, Asep; Elita, Rd. Funny Mustikasari
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.353 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi model-model tools of promotion pada UKM di Kota dan Kabupaten Bandung berdasarkan karakteristik perusahaan untuk pengembangan bisnis lembaga tersebut. Target khusus penelitian ini adalah ditemukannya model-model tools of promotion pada UKM di perkotaan dan perdesaan dengan mengukur aspek-aspek efektivitas tools of promotion, budaya perusahaan serta kinerja perusahaan melalui analisis Varian ( Analysis of Varian/ANOVA). Populasi penelitian ini adalah para pengusaha Usaha Skala Kecil dan Menengah yang berada di wilayah Kota dan Kabupaten Bandung yang dipilih secara random. Pengambilan sampel dengan pendekatan cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan:(1) Terdapat perbedaan aspek efisiensi tools of promotion pada Usaha skala Kecil dan Menengah di perkotaan dan perdesaan dikaitkan dengan budaya perusahaan dan implikasinya terhadap kinerja perusahaan., (2) Terdapat perbedaan aspek waktu eksekusi tools of promotion pada Usaha skala Kecil dan Menengah di perkotaan dan perdesaan dikaitkan dengan budaya perusahaan dan implikasinya terhadap kinerja perusahaan., (3)Terdapat perbedaan aspek expense tools of promotion pada Usaha skala Kecil dan Menengah di perkotaan dan perdesaan dikaitkan dengan budaya perusahaan dan implikasinya terhadap kinerja perusahaan., (4) Terdapat perbedaan aspek ekuitas merek tools of promotion pada Usaha skala Kecil dan Menengah di perkotaan dan perdesaan dikaitkan dengan budaya perusahaan dan implikasinya terhadap kinerja perusahaan. (5) Terdapat perbedaan aspek keberhasilan tools of promotion pada Usaha skala Kecil dan Menengah di perkotaan dan perdesaan dikaitkan dengan budaya perusahaan dan implikasinya terhadap kinerja perusahaan. Kata Kunci: Pengembangan Bisnis ,Tools of Promotion, Usaha Skala Kecil Menengah
PERSEPSI PEMUSTAKA TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI STAF PERPUSTAKAAN DI UPT PERPUSTAKAAN PUSAT UNPAD Komariah, Neneng; Budiono, Agung; Perdana, Fitri
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.934 KB)

Abstract

Salah satu softskill yang penting dimiliki oleh staf perpustakaan adalah kemampuan komunikasi antar pribadi, agar mereka mampu memberikan layanan prima kepada para pengguna perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi pemustaka terhadap kemampuan komunikasi antar pribadi staf perpustakaan di UPT Perputakaan Pusat Unpad. Komunikasi antar pribadi dilihat dari aspek empathy, supportiveness (sikap mendukung), positiveness (sikap positif), equality (kesetaraan), confidence (rasa percaya diri), immediacy (perhatian dan rasa senang), interaction management (mengelola interaksi). Metode yang digunakan adalah survey dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pemustaka terhadap kemampuan komunikasi antar pribadi staf UPT Perpustakaan Pusat Unpad dilihat dari aspek empathy, supportiveness, positiveness, equality, confidence, immediacy, interaction management pada umumnya adalah baik. Rekomendasi dari hasil penelitian adalah bagi UPT Perpustakaan Pusat Unpad sebaiknya menyelenggarakan pelatihan komunikasi antar pribadi bagi seluruh stafnya agar mereka mampu menyelenggarakan layanan prima bagi pemustaka; bagi penyelenggara pendidikan Ilmu Perpustakaan disarankan agar menambahkan mata kuliah Komunikasi Antar Pribadi dalam kurikulumnya agar para lulusannya mampu berkomunikasi antar pribadi dengan efektif dalam menyelenggarakan layanan informasi di perpustakaan. Kata Kunci: Efektivitas Komunikasi Antar Pribadi, Persepsi Pemustaka, UPT Perpustakaan Unpad, Layanan Perpustakaan.
PENERAPAN E-COMMERCE PADA UMKM SULAM AIRGUCI DI KALIMANTAN SELATAN Alif, Muhammad; Septiana, Nurmelati; Septiana, Nurmelati
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.664 KB)

Abstract

Perdagangan melalui saluran elektronik atau juga bisa disebut sabagai e-dagang (Electronic Commerce / e-commerce) pada saat ini berkembang pesat. E-dagang atau e-commerce meruapakan bagian dari kegiatan e-business, yang mana cakupannya sangat luas, bukan hanya berkaitan dengan perniagaan tetapi juga pengkolaborasian partner bisnis, pelayanan kepada nasabah, dll. Salah satu bisnis yang berbasis internet adalah toko online. toko online merupakan sebuah website yang berfungsi untuk menawarkan secara langsung kepada konsumennya. Penggunaa toko online saat ini sudah dimanfaatkan salah satunya adalah sektor Usaha Kecil Menengah. Dikalimantan selatan UMKM yang sangat maju pada saat ini adalah UMKM sulam Air Guci. Kerajinan Airguci merupakan kerajinan tradisional yang telah di wariskan secara turun menurun dan masih bertahan sampai saat ini. Kerajian ini merupakan kerajinan yang tidak semua orang bisa, kerena tingkat kerumitan yang sangat tinggi. Dari beberapa pengerajin sudah mulai memanfaatkan tekhnologi dalam memasarkan produk mereka. Pada penelitian ini, akan mengkaji penerpan ecommerce UMKM sulam airguci di kalimantan selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif, adapun lokasi penelitian berada di kalimantan selatan, yakni pengerajin airguci, teknik pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi dan mempergunakan triangulasi data sebagai teknik analisa data. Kesimpulan dari masalah tersebut adalah, penggunaan e-commerce pada borneo etnik dan toko permata online hanya sebatas promosi, belum kepada proses jual beli yang intens, dan kendalanya adalah para pelaku usaha UMKM ataupun para pegawainya belum memahami bagaiman cara penggunaan e-commerce ini, baik dengan bentuk Web ataupu sosial media. Kata kunci : e-commerce, UMKM, sulam airguci
AKTIVITAS HUMAS BERCERITA DALAM PARIWISATA (Aktivitas Cyber Public Relations Akun Instagram Ceritapadang dalam Pembangunan Pariwisata Minangkabau) Christin, Maylanny; Marshal, Tito
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.456 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kehadiran internet pada saat ini telah menjadi sebuah media baru dalam praktik komunikasi. Praktisi public relations-pun tak segan menjadikan internet sebagai media utama mereka dalam menyebarkan informasi. Melalui media internet inilah suatu bentuk public relations baru terbentuk, yang disebut dengan cyber public relations. Penelitian ini membahas aktivitas cyber public relations akun Instagram @ceritapadang dalam mempertahankan brand image wisata Minangkabau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kegiatan kegiatan cyber public relation yang dilakukan oleh akun Instagram @ceritapadang dalam mempertahankan brand image wisata Minangkabau. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas cyber public relations yang dilakukan oleh akun Instagram @ceritapadang dalam mempertahankan brand image wisata Minangkabau terbilang cukup potensial karena dalam umurnya yang baru satu tahun, akun ini mampu menyedot perhatian masyarakat lebih dari 68.000 orang. Aktivitas yang dilakukan oleh akun Instagram ini meliputi tiga kegiatan publikasi, yaitu scheduling, posting foto atau video ke akun Instagram @ceritapadang, monitoring, dan 1 kegiatan media relations, yaitu respon komentar followers. Kata Kunci: cyber public relations, Instagram, pariwisata.
OPTIMALISASI PENERAPAN E-GOVERNMENT MELALUI MEDIA SOSIAL DALAM MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE Suciska, Wulan
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.929 KB)

Abstract

Pemanfaatan e-governmentditujukan untuk membuat manajemen dan kerja pemerintahan bisa lebih efektif dan efisiandalam mencapai prinsip-prinsip good governance. Baik dalam hal kecepatan proses adminitrasi, perizinan, ataupun sosialisasi kebijakan-kebijakan pemerintah pada masyarakat dan pelaku bisnis lainnya. Melalui egovernment hubungan antara Pemerintah, pelaku bisnis.setor swasta dan masyarakat bisa lebih responsif, efektif, efisien, transparan dan akuntabel. Konsep baik dari egovernment ini mendapat respon positif dari pemerintah dan lembaga publik, maka bermunculanlah situs-situs web e-governmet untuk kepentingan pelayanan publik dan administrasi internal. Akan tetapi pada perjalanannya, penerapan e-government ini belum maksimal, terlihat dariperingkat EGDI (E-Government Development Index) Indonesia yang masih rendah. Hambatan infrastruktur yang menjadi salahsatu penyebab bisa dijembatani dengan e-government melalui media sosial. Karakter media sosial yang partisipatif dan terbuka serta pemanfaatannya yang sangat tinggi di Indonesia menjadi peluang kuat bagi pemerintah untuk menerapkan e-government. Namun, pengelolaan media sosial pemerintahan masih membutuhkan optimalisasi sehingga prinsip-prinsip good governance yang diharapkan bisa tercapai. Kata kunci: e-government, media sosial, good governance.
APRESIASI ORANGTUA SISWA TERHADAP PROGRAM GERAKAN LITERASI SEKOLAH Rohanda, Rohanda; Rachmawati, Tine Silviana; Winoto, Yunus
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.992 KB)

Abstract

Pendidikan memegang peranan sentral dalam pembangunan bangsa dan negara karena melalui pendidikan kecerdasan, kemampuan bahkan watak bangsa di masa akan datang banyak ditentukan. Pendidikan berperan sebagai dasar dalam membentuk kualitas manusia yang mempunyai daya saing dan kemampuan dalam menyerap teknologi yang akan dapat meningkatkan produktivitas. Berbicara tentang pendidikan, terungkap bahwa praktik-praktik pembelajaran yang dilaksanakan oleh para guru di sekolah di Indonesia belum memberikan dampak terhadap perkembangan pembelajaran dan pendidikan Guru memiliki peran penting dalam merangsang siswa untuk belajar, sehingga dalam melaksanakan pembelajaran, Guru harus menggunakan pendekatan yang komprehensif serta progresif sehingga guru bisa memotivasi rasa ingin tahu siswa dan memicu mereka untuk berpikir kritis. Mengingat masih rendahnya minat baca di kalangan masyarakat kita khususnya para siswa, maka perlu adanya terobosan dalam membangun minat dan kebiasaan membaca di kalangan para siswa. Adapun salah satu upaya yang dilakukan pihak pemerintah untuk menumbuhkan minat baca di kalangan para siswa sekolah adalah melalui sebuah program yang disebut gerakan literasi sekolah (GLS). Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif dengan jenis penelitian survey. Populasi dalam penelitian ini adalah para orangtua siswa SLTP dan SLTA yang ada di Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat (KBB). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, wawancara serta melalui studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa apresiasi orangtua terhadap pelaksanaan program gerakan literasi sekolah (GLS) dilihat dari aspek pengetahuan (kognitif), emosional (emotif) dan penilaian (evaluatif) berada dalam kategori antara lebih dari cukup. Hal ini mengambarkan bahwa program gerakan literasi sekolah (GLS) mendapatkan apresiasi yang baik dari para orang tua siswa yang ada di Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat (KBB) Provinsi Jawa Barat. Kata Kunci : Gerakan Literasi Informasi, Literasi Informasi, Orang tua siswa, Minat baca.
TRANSISI SOSIAL PEMUSTAKA DALAM TRANSFORMASI MODA LAYANAN REFERENSI DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS INDONESIA Irawati, Indira; Laksono, PM; Budiawan, Budiawan
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.709 KB)

Abstract

Teknologi informasi dan komunikasi telah merubah moda layanan referensi di Perpustakaan Universitas Indonesia (UI). Perubahan selalu membawa implikasi dalam berbagai aspek. Penelitian membahas tentang fenomena transformasi moda layanan referensi dari klasik menuju digital di Perpustakaan UI. Tujuannya untuk menganalisis fenomena digitalisasi moda layanan referensi, dengan fokus pada pemustaka yang mengalami transisi sosial dalam pemanfaatan layanan referensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, dengan jenis penelitian interpretif-konstruktivistis, dan metode fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan moda layanan referensi digital direpresentasikan dengan munculnya program-program layanan referensi baru. Transformasi moda layanan referensi klasik menuju digitalisasi dimaknai oleh pemustaka (sebagai komunitas digital immigrant) sebagai fenomena yang tidak dapat dihindari pada era digital yang terus berkembang dan berubah cepat. Transisi sosial yang dialami pemustaka seperti adaptasi dengan berbagai format dan karakteristik e-resources, munculnya layanan referensi baru, serta kendala yang dihadapi perlu mendapat ruang yang diakomodasikan oleh pustakawan. Kata kunci: layanan referensi digital, transformasi perpustakaan, transisi sosial
LITERASI KESEHATAN MASYARAKAT DALAM MENOPANG PEMBANGUNAN KESEHATAN DI INDONESIA Hadisiwi, Purwanti; Suminar, Jenny Ratna
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.653 KB)

Abstract

Pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang kurang efektif sering dikaitkan dengan buruknya mutu layanan kesehatan atau penyampaian informasi dan penggunaan media yang kurang tepat. Sementara itu banyak penelitian dari sisi pengguna layanan kesehatan, menunjukkan bahwa tingkat literasi kesehatan individu merupakan penentu health outcomes atau hasil yang diperoleh dari upaya untuk sehat yang pada gilirannya menentukan kualitas hidup individu, bukan layanan atau media informasi kesehatan yang menentukannya. Literasi kesehatan yang rendah berhubungan dengan tingginya kebutuhan perawatan di rumah sakit, tingginya angka kesakitan, tingginya angka kematian dan kemiskinan yang pada gilirannya mempengaruhi pembangunan kesehatan. Literasi kesehatan menjadi kajian yang perlu dikembangkan untuk mengoptimalkan proses komunikasi kesehatan baik dari aspek komunikasi dokter/petugas kesehatan – pasien, maupun untuk mengoptimalkan kemampuan pasien dalam mengakses, mengolah dan memahami informasi dari berbagai media . Melalui studi pustaka diperoleh pemahaman tentang definisi dan pengertian tentang literasi kesehatan dari berbagai perspektif atau dimensi, metode pendekatan yang digunakan untuk melakukan penelitian tentang literasi kesehatan, instrumen yang dikembangkan untuk mengukur tingkat literasi kesehatan dan berbagai hasil penelitian literasi kesehatan dalam berbagai konteks penyakit. Kata kunci : informasi
CYBER GOVERNMENT PUBLIC RELATION (GPR) DALAM RANGKA MENINGKATKAN CITRA INDONESIA (NATION BRANDING) Kusumawardani, Qurani Dewi; Dalimonthe, Linda Nihara Hayati
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.853 KB)

Abstract

GPR merupakan tugas besar yang ditetapkan melalui Inpres No. 9 tahun 2015 tentang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik. Kementerian/Lembaga/Daerah diharapkan melakukan sinergi melalui distribusi pesan dalam membangun citra Indonesia dalam memanfaatkan media daring terutama media sosial. Penelitian ini berdasarkan teori penentuan agenda dan menggunakan metode analisis data. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu masih ditemui kendala-kendala pemerintah dalam membentuk cyber GPR yang professional; konten di website kementerian/lembaga yang kurang menarik, paradigma humas yang masih konvensional dan tradisional, humas juga lambat untuk memberikan feedback, terpengaruh pada budaya birokratis, malas mengupdate informasi, cenderung terpaku pada fungsi-fungsi protokoler dan administratif kehumasan. terutama tekait sinergi pembentukan narasi pemberitaan terhadap kinerja pemerintah serta dianalisis upayaupaya yang harus dilakukan pemerintah untuk membentuk cyber GPR yang profesional. Kata kunci: Citra, Cyber GPR, Indonesia.