cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Agrotek Tropika
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23374993     EISSN : 26203138     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrotek Tropika (JAT) is a journal of science in the field of agrotechnology which covers several fields of science such as Agronomy, Horticulture, Soil Science, and Plant Pests and Diseases. Journal of Tropical Agrotek published since 2013 and published three times in one year ie in January, May, and September. Journal of Tropical Agrotek published by Department of Agrotechnology, Faculty of Agriculture, University of Lampung in cooperation with Agroteknologi Association of Indonesia (PAGI) Lampung.
Arjuna Subject : -
Articles 811 Documents
UPAYA KONSERVASI DAN BUDIDAYA MANGROVE DI DESA PURWOREJO LAMPUNG TIMUR Bainah Sari Dewi; Novita Arianti; Rusita Rusita; Sugeng P Harianto
Jurnal Agrotek Tropika Vol 11, No 2 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, Mei 2023
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v11i2.6661

Abstract

Sejak pandemi Covid-19, banyak pariwisata mengalami penurunan pendapatan ekonomi, salah satunya pada wisata hutan mangrove yang berada di Desa Purworejo, Lampung Timur, Provinsi Lampung yang berakibat pada kondisi fasilitas wisata yang tidak dapat berjalan dengan maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya konservasi dan budidaya mangrove pasca pandemi Covid-19 di Desa Purworejo Lampung Timur, Provinsi Lampung. Objek pada penelitian ini adalah bibit mangrove dan stakeholder sebanyak 7 responden kunci. Pengambilan data dilakukan pada bulan Oktober 2022 dengan metode wawancara dan observasi langsung. Data dianalisis dengan skala likert secara deskriptif kualitatif dan statistik regresi linear berganda dengan uji t menggunakan software SPSS 20 . Hasil penelitian menunjukkan persepsi stakeholder terhadap upaya konservasi hutan mangrove pasca pandemi Covid-19 dapat dilihat dari dampak setelah pandemi dengan upaya-upaya yang sudah dilakukan. Stakeholdermenyatakan sangat setuju sebanyak 4,71 pada saat terjadi pandemi Covid-19, wisata mangrove mengalami penurunan ekonomi dan juga kerusakan di sekitar kawasan hutan mangrove. Persepsi stakeholder mengenai kondisi hutan mangrove di Desa Purworejo, 4,43 stakeholder menyatakan bahwa kondisi hutan mangrove saat ini sudah mulai berkurang akibat adanya penebangan liar, sebanyak 4,12 stakeholder menyatakan hutan mangrove saatini sudah rusak dan hanya 4,31 stakeholder yang menyatakan kondisi hutan mangrove saat ini masih sangat bagus. Nilai rata-rata pada aspekkonservasi didapatkan perlindungan sistem penyangga kehidupan sebesar 4,43, pemanfaatan secara lestari sumberdaya hayati dan ekosistemnya sebesar 4,14, dan pengawetan keanekaragaman flora dan fauna serta ekosistemnya sebesar 4,07. Persepsi stakeholder yang dinilai kuat memilikipengaruh yang signifikan terhadap upaya konservasi hutan mangrove yang dilakukan.
PENGARUH CENDAWAN ENDOFIT TANAMAN MAJA TERHADAP Colletotrichum acutatum PC3 PENYEBAB ANTRAKNOSA PADA CABAI MERAH IN VITRO Noorkomala Sari
Jurnal Agrotek Tropika Vol 11, No 3 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, Agustus 2023
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v11i3.5783

Abstract

Pengunaan agen biokontrol menggunakan cendawan endofit telah banyak dilakukan karena kemampuannya dalam meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi cendawan endofit dari Tanaman Maja koleksi Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember serta mengetahui kemampuan antagonismenya terhadap Colletotrichum acutatum penyebab penyakit antraknosa pada cabai merah secara in vitro. Hasil penelitian yang diperoleh adalah data deskriptif dan kuantitatif. Data deskriptif berupa hasil identifikasi cendawan endofit sedangkan data kuantitatif yaitu persen daya hambat. Cendawan endofit yang berhasil diidentifikasi dari Tanaman Maja adalah Colletotrichum spp.; Rhizoctonia spp.; Sporidesmium sp.; Neonectria sp. dan miselia steril. Persen penghambatan cendawan endofit Tanaman Maja terhadap C. acutatum, dimana Neonectria sp. yaitu 71,43%, Sporidesmium sp. 68,67% dan Rhizoctonia sp. 71,43%.
APLIKASI RIZOBAKTERI ASAL RIZOSFER KELAPA SAWIT TERHADAP VIGOR BENIH PADI La Mudi; Rusmini Rusmini; Gusti Ayu Kade Sutariati; Tresjia Corina Rakian; Mani Yusuf
Jurnal Agrotek Tropika Vol 11, No 3 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, Agustus 2023
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v11i3.6657

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi berbagai isolat rizobakteri asal rizosfer kelapa sawit dalam meningkatkan vigor benih padi. Penelitian ini dilaksankan pada bulan Juni sampai Juli 2022, di Laboratorium Agronomi pada Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan Jurusan Perkebunan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 21 perlakuan (20 isolat rizobakteri + 1 kontrol) dengan 3 kali pengulangan sehingga diperoleh 63 unit percobaan. Variabel pengamatan pada penelitian ini yaitu daya berkecambah, indeks vigor benih, kecepatan tumbuh relatif, keserempakan tumbuh, potensi tumbuh maksimum, T50, Berat kering kecambah normal dan panjang akar. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis ragam dan hasil analisis yang menunjukkan pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji DMRTα=0.05. Hasil pada penelitian menunjukkan bahwa perlakuan rizobakteri asal rizosfer kelapa sawit dapat memacu viabilitas dan vigor benih padi. Perlakuan rizobakteri isolat P01 secara konsisten mampu meningkatkan viabilitas dan vigor benih padi, diikuti isolat S05, SK02 dan TA2. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa isolat rizobakteri asal rizosfer sawit berpotensi untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman.
PEMANFAATAN TRICHODERMA DAN AIR KOLAM BUDIDAYA UDANG VANAMEI SEBAGAI SUBSTITUEN MEDIA HIDROPONIK TANAMAN PAKCOY Sutarmaan Sutarman; M Fadil; Lukman Hudi; Sriyono Sriyono; Syarifa R N; Mulyadi Mulyadi
Jurnal Agrotek Tropika Vol 11, No 3 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, Agustus 2023
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v11i3.6560

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk  mengetahui  respons tanaman pakcoy (Brassica rappa) terhadap kinerja konsorsium Trichodermayang diformulasi dalam tepung sekam dan air kolam budidaya udang Vaname sebagai substituen media tanam hidroponik. Kegiatan dilangsungkan di Tlocor-Tanjungsari, Jabon, Sidoarjo, September-Desember 2022.   Empat perlakuan dalam percobaan ini disusun dalam Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas AB-Mix 5.000 ppm, AB-Mix 2.500 ppm + Trichoderma, AB-Mix 2.500 ppm + Trichoderma dan air kolam 20%, dan Trichoderma dan air kolam 20%. Total satuan percobaan 20 yang masing-masing terdiri atas delapan tanaman dalam satu baki ukuran 20x40 cm. Varibel yang diamati tinggi, jumlah,  dan luas daun 10 dan 20 hari setelah transplanting, serta bobot panen. Analisis ragam (ANOVA) dilakukan terhadap semua data; untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan dilakukan uji BNT 5%.  Penggunaan Trichoderma yang dikombinasikan dengan air kolam dan dengan AB-Mix berpengaruh terhadap tinggi, jumlah daun, luas daun, serta bobot segar panen tanaman pakcoy. Aplikasi konsorsiumTrichoderma dan bersama-sama dengan pemberian airkolam  tambak mampu mensubtitusi sebanyak 50 % konsentrasi standard AB-Mix sebagai  nutrisi berupa senyawa kimia anorganik dalam budidaya pakcoy secara hidroponik. 
RESPONS TANAMAN KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus L.) TERHADAP APLIKASI FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR (FMA) DAN DOSIS BAHAN ORGANIK YANG BERBEDA PADA TANAH ULTISOLS Kuswanta Futas Hidayat; Husna Husna; Maria Viva Rini
Jurnal Agrotek Tropika Vol 11, No 2 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, Mei 2023
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v11i2.7255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons tanaman kacang hijau terhadap aplikasi FMA, mengetahui respons tanaman kacang hijau terhadap aplikasi bahan organik dengan dosis berbeda, dan mengetahui apakah respons tanaman kacang hijau terhadap aplikasi FMA ditentukan oleh dosis bahan organik. Percobaan dilakukan di Laboratorium Lapang Terpadu Fakultas Pertanian Universitas Lampung dan Laboratorium Produksi Perkebunan Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lampung dari bulan Agustus hingga November 2018. Rancangan perlakuan disusun secara faktorial (2x5) dalam rancangan kelompok teracak sempurna (RKTS) dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah aplikasi FMA yang terdiri dari dua taraf yaitu tanpa FMA (M0) dan dengan FMA (M1). Faktor kedua adalah dosis bahan organik yang terdiri dari lima taraf yaitu B0 (0 ton/ha), B1 (5 ton/ha), B2 (10 ton/ha), B3 (15 ton/ha), dan B4 (20 ton/ha). Homogenitas ragam antarperlakuan diuji dengan uji Bartlett dan kemenambahan data diuji dengan uji Tukey. Jika asumsi terpenuhi yaitu ragam antarperlakuan homogen dan data bersifat menambah maka data dianalisis ragam. Pemisahan nilai tengah diuji dengan uji polinomial ortogonal pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi FMA meningkatkan pertumbuhan dan produksi kacang hijau lebih tinggi melalui peningkatan tinggi tanaman, jumlah cabang, bobot akar segar, bobot tajuk kering, bobot akar kering, jumlah bintil, jumlah bintil efektif, serapan P, bobot 50 butir biji, bobot biji per tanaman, dan persentase infeksi akar; aplikasi bahan organik hingga dosis 20 ton/ha mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi kacang hijau melalui variabel tinggi tanaman, jumlah cabang, bobot tajuk segar, bobot akar segar, jumlah bintil, jumlah bintil efektif, serapan P, bobot 50 butir biji, dan bobot biji per tanaman; dan respons tanaman kacang hijau terhadap aplikasi FMA tidak ditentukan oleh dosis bahan organik.
SIFAT KIMIA TANAH DI BAWAH TEGAKAN TIGA JENIS TANAMAN PENGHASIL MINYAK Muliana Muliana
Jurnal Agrotek Tropika Vol 11, No 3 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, Agustus 2023
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v11i3.6762

Abstract

Setiap tumbuhan (vegetasi) yang tumbuh pada suatu tanah akan berpengaruh terhadap kesuburan tanah disekitarnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji kesuburan tanah di bawah tegakan beberapa tanaman penghasil minyak (kelapa sawit, kelapa dan kemiri) yang tumbuh pada lima lokasi (Kecamatan Cot Girek, Dewantara, Muara Batu, Nisam Antara, dan Sawang) Aceh Utara. Metode penelitian terdiri dari survei, pengambilan sampel tanah di bawah tegakan tanaman penghasil minyak pada kedalaman 0-20 cm, analisis sifat kimia tanah adalah: pH H2O (pH meter 1: 2, 5), C–organik (Walkey dan Black), N–total (Kjeldahl), P–tersedia  (Bray II),  K–dd (Morgan)  dan KTK  (NH4OAc). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tanah di bawah tegakan tanaman kemiri memiliki nilai C-organik, N-total, K-dd dan KTK paling tinggi; tanah di bawah tegakan tanaman kelapa sawit memiliki nilai pH H2O dan P-tersedia paling tinggi; dan tanah di bawah tegakan tanaman kelapa memiliki nilai KB paling tinggi.  Kesimpulan dari penelitian ini adalah status sifat kimia tanah rata-rata di bawah tegakan tanaman penghasil minyak (kelapa sawit, kelapa dan kemiri)adalah: C-organik rendah, pH agak masam, N-total rendah sampai sedang, P-tersedia sangat rendah, K-dd sedang sampai sampai tinggi, KTK sangat rendah sampai rendah dan KB tinggi sampai sangat tinggi. 
PENGARUH OLAH TANAH DAN PEMUPUKAN TERHADAP STABILITAS AGREGAT DAN BIOMASSA AKAR PADA PERTANAMAN SORGUM (Sorghum bicolor (L.) Moench) DI TANAH ULTISOL GEDUNG MENENG PERIODE TANAM KE-7 Machfud, Indira; Lumbanraja, Jamalam; Setiawati, Astriana Rahmi; Wiharso, Didin
Jurnal Agrotek Tropika Vol 11, No 3 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, Agustus 2023
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v11i3.7674

Abstract

Sorgum merupakan tanaman serbaguna yang dapat digunakan sebagai sumber pangan, pakan ternak dan bahan baku industri. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi sorgum di lahan kering adalah penerapan teknik olah tanah dan pemupukan yang tepat guna memperbaiki stabilitas agregat tanah dan biomassa akar. Penelitian in bertujuan untuk mengetahui pengaruh olah tanah dan pupuk pada stabilitas agregat tanah dan biomassa akar, serta korelasi antara stabilitas agregat tanah dengan biomassa akar dan biomassa jagung. Penelitian in dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang menggunakan dua faktor dengan 4 ulangan. Faktor pertama yaitu sistem olah tanah terdiri dari olah tanah minimum (O1) dan olah tanah intensif (O2). Faktor kedua yaitu aplikasi pupuk terdiri dari setengah dosis pupuk anjuran (P1) dan full dosis pupuk anjuran (P2). Data yang diperoleh dinalisis melalui uji homogenitas ragam menggunakan uji Barlett dan aditivitas data diuji dengan uji Tukey. Data dianalisis dengan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji BNT 5%. Hubungan antara stabilitas agregat tanah, biomassa akar dan produksi tanaman sorgum diuji dengan uji korelasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Perlakuan olah tanah minimum tidak berpengaruh nyata terhadap stabilitas agregat tanah yang lolos saringan berdiameter 4 mm dan 8 mm, biomassa akar, berat isi dan produksi tanaman sorgum (2) aplikasi setengah dosis pupuk (kotoran ayam 500 kg ha-1, Urea 175 kg ha-1, TSP 40 kg ha-1, KCl 75 kg ha-1) dan aplikasi full dosis pupuk (kotoran ayam 1000 kg ha-1, Urea 350 kg ha-1, TSP 80 kg ha-1, KCl 150 kg ha-1) berpengaruh nyata terhadap stabilitas agregat lolos ayakan 8 mm setelah 50 tetes, biomassa akar kedalaman 10-15 cm dan 15-20 cm, produksi tanaman sorgum pada bagian jumlah malai dan brangkasan (3) terdapat interaksi antara olah tanah dan pemupukan terhadap biomassa akar kedalaman 15-20 cm.
APLIKASI KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN KCL UNTUK MENINGKATKAN KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum. L) Titin Apung Atikah; Muliansyah Muliansyah; Syaiful Rohmad; Naima Haruna; Syahrudin Syahrudin
Jurnal Agrotek Tropika Vol 11, No 4 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, November 2023
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v11i4.6543

Abstract

Tanaman bawang merah merupakan jenis tanaman berumbi sebagai bumbu pencampur berbagai macam masakan Asia dan dunia. Peningkatan jumlah penduduk dan daya beli masyarakat yang tinggi menyebabkan kebutuhan bawang merah semakin meningkat. Namun produktivitas bawang merah tidak mudah untuk ditingkatkan akibat berbagai permasalahan yang dihadapi selama proses budidayanya Tujuan penelitian ini mempelajari efek kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dan KCl bagi karakteristik agronomis tanaman Allium ascalonicum. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial, 3 ulangan. Faktor I Aplikasi TKKS (kontrol, 10, 15, 20 t.ha-1), dan faktor II pemupukan KCl (kontrol, 250, 300, 350 kg.ha-1). Hasil penelitian menunjukan adanya interaksi kombinasi TKKS dan pemupukan KCl pada parameter berat kering umbi (24,67 g). Pemberian kompos TKKS pada tanaman umur 7 mst meningkatkan tinggi tanaman 40,46 cm, jumlah anakan 7,42, berat segar umbi 30,54 g dan berat kering umbi 17,86 g. Pemupukan KCl meningkatkan tinggi tanaman 41,12 cm, jumlah anakan 7,50, berat segar umbi 31,69 g dan berat kering umbi sebesar 19,28 g pada tanaman umur 7 mst. Kabaruan dari penelitian ini adalah kombinasi TKKS sebanyak 15 ton perhektar dan pemupukan KCl dosis 300 kg perhektar dapat diaplikasikan, guna meningkatkan hasil bawang merah di tanah spodosol.
UPAYA PENINGKATAN KETAHANAN CABAI MERAH (Capsicum annuum L.) TERHADAP CEKAMAN KEKERINGAN DENGAN IRADIASI GAMMA Wasiatur Roziqoh; Ambar Yuswi Perdani; Yuni Wahyuni; Mukhamad Su'udi
Jurnal Agrotek Tropika Vol 11, No 4 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, November 2023
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v11i4.6676

Abstract

Penurunan produksi cabai dapat terjadi karena cekaman kekeringan. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan pemuliaan mutasi. Sinar gamma merupakan salah satu agen mutagen. Penetrasi iradiasi sinar gamma dapat menghasilkan variasi genetik yang luas karena memiliki daya tembus yang kuat. Variasi genetik merupakan bahan baku program pemuliaan tanaman. Variasi genetik yang luas dapat membantu proses seleksi untuk mendapatkan karakter yang dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan tanaman cabai setelah iradiasi sinar gamma pada kondisi cekaman kekeringan. Perlakuan diterapkan dengan rancangan acak kelompok faktorial dengan empat ulangan. Faktor pertama adalah varietas cabai: Kopay, Laris, dan SSP. Faktor kedua adalah tingkat kekeringan: 0%, 50%, dan 75% kapasitas lapang. Faktor ketiga adalah kadar dosis iradiasi: 0, 100, 200 dan 300 Gy. Jumlah 3 bibit per perlakuan ditanam dalam polybag (35 x 35 cm). Hasil penelitian ini yaitu pada rata-rata tinggi tanaman terjadi penurunan dan kenaikan secara acak seiring dengan kenaikan dosis irradiasi sinar gamma. Persentase taraf kekeringan yang menghasilkan rata-rata jumlah cabang dan kadar klorofil tanaman cabai tertinggi yakni 75%. Berdasarkan penelitian ini dapatdisimpulkan cekaman kekeringan tidak mempengaruhi pertumbuhan tanaman cabai yang diiradiasi gamma. Varietas cabai yang paling tahan kekeringan berdasarkan penelitian ini adalah SSP.
PENGARUH PEMBERIAN POLYACRYLAMIDE DAN DOLOMIT TERHADAP INDEKS DISPERSI Novaldho, Renkky Satria; Afandi, Afandi; Setiawati, Astriana Rahmi; Banuwa, Irwan Sukri
Jurnal Agrotek Tropika Vol 11, No 3 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, Agustus 2023
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v11i3.7528

Abstract

Dispersi dimengerti sebagai pemisahan partikel tanah sehingga membuat suatu agregat tanah menjadi tidak mantap. Kemantapan agregat tanah dapat didefinisikan sebagai kemampuan tanah untuk bertahan terhadap gaya-gaya yang akan merusaknya. Agregat tanah yang mantap akan mempertahankan sifat-sifat tanah yang baik untuk pertumbuhan tanaman, seperti porositas yang baik dan ketersediaan air yang lebih lama dibandingkan dengan agregat tanah tidak mantap. Sehingga pada penelitian ini dilakukan pemberian Polyacrylamide PAM dan dolomit dengan tujuan menahan terjadinya pendispersian dan memperbaiki sifat fisika tanah. Penelitian ini dilakukan di laboratorium ilmu tanah fakultas pertanian universitas lampung pada bulan September 2018 sampai Oktober 2018. Penelitian dilakukan dengan cara memasukkan 1 kg tanah ke polybag dan diulang sebanyak 4 kali dan diberi PAM dan Dolomit dengan Dosis 1,5 gram/liter sampai 3,5 gram/liter. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 4 ulangan pada setiap percobaan. Metode yang digunakan dalam perhitungan indeks dispersi ialah metode hydrometer dengan mengukur tekstur tanah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian PAM dan Dolomit tidak berbeda nyata dalam menekan terjadinya pendispersian.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 13, NOVEMBER 2025 (ON PROGRESS) Vol. 13 No. 3 (2025): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 13, AGUSTUS 2025 Vol 13, No 1 (2025): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 13, FEBRUARI 2025 (ON PROGRESS) Vol. 13 No. 1 (2025): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 13, FEBRUARI 2025 Vol 12, No 4 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, NOVEMBER 2024 Vol 12, No 3 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, AGUSTUS 2024 Vol 12, No 2 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, Mei 2024 Vol 12, No 1 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, Februari 2024 Vol 11, No 4 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, November 2023 Vol 11, No 3 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, Agustus 2023 Vol 11, No 2 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, Mei 2023 Vol 11, No 1 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, FEBRUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, NOVEMBER 2022 Vol 10, No 4 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, NOVEMBER 2022 (ON PROGRESS) Vol 10, No 3 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, AGUSTUS 2022 Vol 10, No 2 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, MEI 2022 Vol 10, No 1 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, JANUARI 2022 Vol 9, No 3 (2021): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 9, SEPTEMBER 2021 Vol 9, No 2 (2021): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 9, MEI 2021 Vol 9, No 1 (2021): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 9, JANUARI 2021 Vol 8, No 3 (2020): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 8, SEPTEMBER 2020 Vol 8, No 2 (2020): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 8, MEI 2020 Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Agrotek Tropika Vol 8, Januari 2020 Vol 7, No 3 (2019): JAT September 2019 Vol 7, No 2 (2019): JAT Mei 2019 Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 2 (2018): JAT Vol.6 (2) 2018 Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue