cover
Contact Name
Agus Mailana
Contact Email
agus@staiabogor.ac.id
Phone
+6281222202006
Journal Mail Official
admin@staiabogor.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Dramaga KM. 7, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 25811754     EISSN : 22528970     DOI : https://doi.org/10.30868
Core Subject : Education,
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam focuses on publishing articles that contain ideas, research results, and literature studies in the field of Islamic Education. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Scope are: Al Quran and Hadith-based Islamic Education, Media and Learning Resources in Islamic Education, Study of Islamic Education Figures, Islamic Religion Education Curriculum, History of Islamic Education, Philosophy of Islamic Education, Research on Islamic Religion Education, Issues about Islamic Religion Education, Psychology of Islamic Religion Education, Management of Islamic Religion Education, Islamic Religious Education Guidance and Counseling
Articles 2,616 Documents
PERAN BUDAYA ORGANISASI PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PEMBANGUNAN MASYARAKAT, NEGARA DAN BANGSA Rizkia Husaini; Tarmidi Dadeh; Hasnida Hasnida
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 04 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.101 KB) | DOI: 10.30868/ei.v2i04.39

Abstract

METODE PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA ZAKAT DAN FARAIDH Mochamad Nashrullah; Ida Rindaningsih
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 06 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.406 KB) | DOI: 10.30868/ei.v3i06.50

Abstract

Learning is a process that contains a set of actions of teachers and students on the basis of reciprocal relationships that take place in the situation of education in order to achieve certain goals. The interrelationship between the teacher and the students are the main requirements the process of learning. Interactions in learning not only the relationship between teachers and students, but in the form of educational interaction Basic skills that a teacher should possess the ability to plan and implement the learning process. The process of learning is the provision of teachers in carrying out their duties and responsibilities as educators. Success in educating teachers is one of the determinants of a student for the better, many of the tasks and responsibilities carried jawabyang teachers in an educational process. A process that can be felt by students in learning activities is the duty of teachers to teach. Teaching and learning can be done by using various methods. Therefore, when learning mengajardilakukan will make the students sick and tired. 
METODE DAN EVALUASI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM HADITS NABAWI Yanuar Arafat; Abdullah Idi; Kms. Badaruddin
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 07 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami Januari 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1250.463 KB) | DOI: 10.30868/ei.v4i07.66

Abstract

PEMIKIRAN PENDIDIKAN MUHAMMAD QUTHB TENTANG METODE KETELADANAN (AL-TARBIYAH BI AL-QUDWAH) Rahendra Maya
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 11 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.422 KB) | DOI: 10.30868/ei.v6i11.92

Abstract

KOMUNIKASI PEMBELAJARAN BERBASIS AL-QUR’AN Sihabudin Afroni; Rumba Triana
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 7, No 02 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1160.379 KB) | DOI: 10.30868/ei.v7i2.264

Abstract

Komunikasi merupakan dasar eksistensi suatu masyarakat dan menentukan pola struktur masyarakat. Hubungan antar manusia dibangun atas dasar komunikasi. Dalam komunikasi manusia saling mempengaruhi, sehingga dengan demikian terbentuklah pengetahuan tentang pengalaman masing-masing orang. Komunikasi dapat membentuk manusia saling pengertian, menimbulkan persahabatan, memelihara kasih sayang, mempengaruhi sikap yang akhirnya dapat menimbulkan tindakan nyata riil.            Dalam kegiatan pendidikan pada umumnya dan dalam proses kegiatan belajar pada khususnya, komunikasi merupakan salah satu faktor utama yang turut serta dalam penentuan pencapaian tujuan pendidikan, atau kata lain dapat dikatakan bahwa komunikasi merupakan sarana atau media dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan. Maka untuk mencapai interaksi belajar mengajar perlu adanya komunikasi yang jelas  antara guru (komunikator) dengan siswa (komunikan). Sehingga terpadu dua kegiatan yang berdaya guna dalam mencapai tujuan pengajaran dan pendidikan dimana siswa dapat sukses dalam tugas belajarnya, begitu pula guru dapat berhasil mengajar dan mendidik sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai.            Pada dasarnya motivasi belajar siswa sangat dipengaruhi adanya komunikasi guru atau pengajar. Seorang pengajar yang tidak piawai atau  jarang melakukan komunikasi dengan muridnya akan atau dapat mengalami kegagalan dalam proses belajar mengajar. Pengajar adalah pihak yang paling bertanggungjawab terhadap berlangsungnya komunikasi yang efektif dalam pembelajaran, sehingga pengajar dituntut memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik agar menghasilkan proses pembelajaran yang efektif.Dalam berbagai kasus masih banyak ditemukan aktifitas belajar mengajar  yang belum efektif dikarenakan faktor buruknya komunikasi di dalam dan di luar kelas. Diantaranya masih ditemukan siswa yang rendah motivasinya. Bila tengah berlangsung proses belajar mengajar banyak siswa yang mengantuk dan mengobrol dengan teman sebangkunya. Apabila diberikan pertanyaan oleh guru hanya sebagian siswa saja yang dapat menjawab, apabila diberikan kesempatan untuk bertanya hanya satu dua orang saja yang berani untuk bertanya.            Menurut Luna Cahya seorang pemerhati pendidikan, bahwa disadari atau tidak, kita harus mengakui bahwa para siswa seringkali punya pandangan yang terpolarisasi terhadap cara mengajar guru-gurunya. Sederhananya, ada guru yang dipandang oleh para siswa sebagai guru yang cara ngajarnya asik, seru, mudah dipahami. Guru-guru seperti ini seringkali menjadi idola murid-murid bahkan jam pelajarannya ditunggu-tunggu oleh para siswa. Sementara itu, di sisi lain ada juga guru yang dipandang siswa sebagai guru yang cara mengajarnya membosankan, bikin ngantuk, materinya tidak menarik, dll. Dua bentuk polarisasi dari cara pandang siswa terhadap gurunya ini memang seringkali ada, bahkan bersifat kolektif. Kalau ada beberapa anak yang menganggap gurunya ini membosankan, masa satu kelas akan kompak menganggap guru tersebut  membosankan. 
REFORMASI PENDIDIKAN DAN STRATEGI PEMBAHARUAN SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL DI ERA GLOBAL Ida Suryani Wijaya; Muhammad Tahir; Rega Armella; Andi Muhammad Abdi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.455 KB) | DOI: 10.30868/ei.v1i01.18

Abstract

Reformasi yang terjadi sejak tahun 1998 hingga dewasa ini telah berdampak langsung bagi bangsa Indonesia, bukan saja pada bidang politik dan ekonomi, tetapi juga pada bidang pendidikan.  Apa sebenarnya yang terjadi dalam sistem pendidikan di Indonesia. Apakah Negara kita memerlukan atau tidak memerlukan reformasi, dan/atau inovasi pendidikan dari keadaannya yang sekarang. Apakah keadaan dan perkembangan pendidikan sekarang ini bermasalah ? jika tidak bermasalah apa buktinya, dan jika ya, bagaimana alternatif jalan keluarnya serta upaya memperbaikinya.Untuk dapat menjawab tantangan global ini bangsa Indonesia harus bekerja lebih keras  karena rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada. Sistem pendidikan yang ada  tampaknya belum memberikan andil yang signifikan dalam membentuk manusia Indonesia yang berkepribadian kuat dan cerdas (intelektual, emosional, spiritual, fisik) sehingga mampu menjawab tantangan jaman tidak hanya untuk kejayaan bagi diri sendiri tetapi juga bagi masyarakat dan bangsa. Oleh sebab itu, pembaharuan pendidikan tampaknya telah merupakan kebutuhan mendesak. Penulis mengajukan sebelas usulan dalam pembaharuan pendidikan yang pada intinya berkenaan dengan penentuan politik pendidikan dan kebudayaan dan pembaharuan sistem manajemen pendidikan dengan segala aspeknya untuk memberdayakan seluruh insan pendidikan dan memfungsikan lembaga pendidikan serta mendorong partisipasi masyarakat dalam upaya membangun pendidikan. Usulan ini diikuti uraian tentang kondisi prasyaratnya.
PENDEKATAN PENELITIAN DALAM PENDIDIKAN KARAKTER ISLAMI Gemala Widiyarti; Ulfah Sari Rezeki; Datten Datten
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 03 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.599 KB) | DOI: 10.30868/ei.v2i03.34

Abstract

METODE DISCOVERY LEARNING DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH KHULAFAURRASYIDIN Hasna Rizky Ramadhan; Mulyawan Mulyawan; Ibnu Hidayani; Imam Mahdi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 01 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.978 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i01.357

Abstract

Pembelajaran agama Islam pada lembaga pendidikan di Indonesia, seperti pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) khususnya sejarah khulafaurrasyidin masih belum menemukan metode yang tepat untuk mampu menumbuhkan rasa kritis dalam diri siswa terhadap makna dibalik fakta dan data sejarah. Bagaimana proses terpilihnya Abu Bakar, proses masuknya Umar kedalam Islam, bagaimana tuduhan nepotisme Utsman, dan terpecahnya umat Islam pada masa kepemimpinan Ali, serta bagaimana proses terbunuhnya ketiga amirul mukminin yaitu Umar bin khattab, Utsman bin affan, dan juga Ali bin Abi Thalib. Dengan metode discovery learning pada pembelajaran sejarah dengan enam langkah, yakni: stimulation, problem statement, data collection, data processing, verification, dan generalization dalam penerapannya diharapkan mampu menumbuhkan rasa kritis dan menjadikan pembelajaran sejarah bersifat analitis sehingga dapat memajukan sistem pendidikan Islam di sekolah, madrasah maupun pesantren.
PEMBENTUKAN SIKAP TOLERANSI MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI PADA SISWA KELAS X DI SMK N 1 SRAGEN TAHUN AJARAN 2017/2018 Nurul Rahmawati; Muhammad Munadi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 01 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.372 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i01.309

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah adanya guru pendidikan agama Islam berpotensi mengajarkan sikap intoleran kepada peserta didik serta lemahnya pendidikan agama Islam dalam melakukan transfer value. Maka diperlukan Pendidikan agama Islam yang secara integrated cakupan materi dalam kurikulum, metode pengajaran maupun paradigma penyusunan konsep serta pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas yang dapat membentuk sikap toleransi pada diri peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pembentukan sikap toleransi melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada siswa kelas X Tahun Ajaran 2017/2018.Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field reserch) pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan mulai bulai Desember 2017–Mei 2018. Subjek dalam penelitian ini adalah guru PAI dan siswa kelas X. Sedangkan informan adalah pengurus Rohis dan Waka Kurikulum. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam menguji keabsahan data digunakan teknik triangulasi sumber dan metode. Data dianalisis dengan model analisis interaktif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan sikap toleransi melalui pembelajaran PAI dan Budi Pekerti dapat dilihat melalui dua aktifitas di dalam pembelajaran. Pertama saat kegiatan diskusi berlangsung. Kegiatan diskusi  bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengemukakan pendapat sekaligus mengahargai pendapat anggota kelompok lain yang mempunyai pendapat berbeda dengan dirinya. Kedua yaitu kegiatan penguatan materi yang diberikan guru setelah proses diskusi. Penguatan materi bertujuan untuk memberikan penekanan sikap toleransi yang dicontohkan Rasulullah ketika berdakwah di Madinah. Pembentukan sikap toleransi juga dapat dilihat ketika guru memberikan kesempatan kepada siswa non muslim tetap berada di dalam kelas saat proses pembelajaran PAI berlangsung. Hal tersebut menandakan bahwasannya guru memberikan pelayanan yang sama terhadap seluruh warga kelas tanpa membedakan agama, ras, dan golongan.
TELAAH KRITIS KONSEP IDE BESAR (FRITJOF CAPRA), ANYTHING GOES (PAUL FEYERABEND), DAN KRISIS SAINS MODERN (RICHARD TARNAS), DALAM UPAYA REKONSTRUKSI PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM Muhamad Priyatna
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 01 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.819 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i01.358

Abstract

Peradaban modern yang dianggap sebagai jawaban dan hasil puncak dari peradaban manusia ternyata banyak menimbulkan masalah yang kompleks, sehingga membutuhkan jawaban atas permasalahan tersebut. Para ahli merasa bahwa jawaban atas permasalahan tersebut tidak lagi bisa disandarkan pada paradigma modernisme, sehingga mereka dengan tegas menyatakan, dunia pada pasca atau postmodernisme membutuhkan paradigma lain sebagai solusi atau jalan alternatif. Dengan kata lain dalam masyarakat pasca industri (baca:postmodern), ilmu mengalami delegitimasi karena terbukti tidak bisa mempertahankan dirinya terhadap efek negatif yang dihasilkannya sendiri. Legitimasi ilmu yang menyatakan bahwa pengetahuan harus dihasilkan demi pengetahuan, di masa modern tidak bisa lagi dipenuhi. Karena pengetahuan ternyata tidak lagi dihasilkan demi pengetahuan, melainkan demi profit, di mana kriteria yang berlaku bukan lagi benar-salah, melainkan kriteria performatif yaitu, menghasilkan semaksimal mungkin dengan biaya sekecil mungkin.Kata kunci: telaah, kritis, epistemologi, Capra, Feyerabend, Tarnas

Page 11 of 262 | Total Record : 2616


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 01 (2026): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article On Progress) Vol. 15 No. 01 (2026): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article On Progress) Vol. 14 No. 001 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Spesial Issue) Vol. 14 No. 04 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 03 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 02 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 01 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 04 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 03 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 02 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 01 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13, No 01 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (In Press) Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023) Vol 12, No 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article In Progress Special Issue 20 Vol 12, No 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 001 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022) Vol. 11 No. 001 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022) Vol. 11 No. 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022) Vol 10, No 001 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue) Vol. 10 No. 001 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue) Vol. 10 No. 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 01 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 01 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 02 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 02 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 01 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 01 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 01 (2019) Vol 8, No 01 (2019) Vol. 7 No. 02 (2018) Vol 7, No 02 (2018) Vol. 7 No. 01 (2018) Vol 7, No 01 (2018) Vol. 6 No. 11 (2017) Vol 6, No 11 (2017) Vol 6, No 02 (2017) Vol. 6 No. 02 (2017) Vol. 5 No. 10 (2016): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2016 Vol 5, No 10 (2016): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2016 Vol. 5 No. 09 (2016): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islam Januari 2016 Vol 5, No 09 (2016): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islam Januari 2016 Vol 4, No 08 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami JULI 2015 Vol. 4 No. 08 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami JULI 2015 Vol 4, No 07 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami Januari 2015 Vol. 4 No. 07 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami Januari 2015 Vol. 3 No. 06 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2014 Vol 3, No 06 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2014 Vol 3, No 05 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Januari 2014 Vol. 3 No. 05 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Januari 2014 Vol. 2 No. 04 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2013 Vol 2, No 04 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2013 Vol. 2 No. 03 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2013 Vol 2, No 03 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2013 Vol 1, No 02 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2012 Vol. 1 No. 02 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2012 Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2012 Vol. 1 No. 01 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2012 More Issue