cover
Contact Name
Agus Mailana
Contact Email
agus@staiabogor.ac.id
Phone
+6281222202006
Journal Mail Official
admin@staiabogor.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Dramaga KM. 7, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 25811754     EISSN : 22528970     DOI : https://doi.org/10.30868
Core Subject : Education,
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam focuses on publishing articles that contain ideas, research results, and literature studies in the field of Islamic Education. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Scope are: Al Quran and Hadith-based Islamic Education, Media and Learning Resources in Islamic Education, Study of Islamic Education Figures, Islamic Religion Education Curriculum, History of Islamic Education, Philosophy of Islamic Education, Research on Islamic Religion Education, Issues about Islamic Religion Education, Psychology of Islamic Religion Education, Management of Islamic Religion Education, Islamic Religious Education Guidance and Counseling
Articles 2,616 Documents
POLITIK DAN KEBIJAKAN: PENDIDIKAN AGAMA DAN KEAGAMAAN DI INDONESIA (Analisis Kebijakan PP No 55 Tahun 2007) Rachmad Sobri
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 01 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.475 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i01.322

Abstract

AbstractThe article discusses about politics and religious education policy. This condition is motivated by the state’s mandate of education. One of which is contained the law number 20/2003 about Indonesian national education system for every citizen. One of the provisions oe the education system bring goodness to religious education has received less attention from the govermment. Such as boarding school institutions and madrasah educational institutions with the existence of government regulations number 55/2007 about religious education equated with formal education. Religious education institutions get financial aid and educational facilities. Then how religious education in the future with this new education system, where the direction of indonesian religious education in the future. Therefore this article focuses on the religious education system.Keywords: religious and religious education. AbstrakArtikel ini membahas tentang politik dan kebijakan pendidikan agama dan keagamaan. Kondisi ini dilatarbelakangi oleh adanya amanat konstitusi negara terhadap pendidikan. Salah satunya yang terdapat dalam Undang-Undang nomor  20/2003 tentang sistem pendidikan nasional di indonesia bagi setiap warga. Salah satu ketentuan dari sistem pendidikan tersebut membawa kebaikan bagi pendidikan agama dan keagmaan yang selama ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah. Seperti lembaga pondok pesantren dan lembaga pendidikan madrasah dengan adanya Peraturan Pemerintah Nomor 55/2007 tentang pendidikan agama dan keagaaman disetarakan dengan pendidikan formal pada umumnya sehingga lembaga pendidikan agama mendapatkan bantuan keuangan dan fasilitas pendidikan. Lalu bagamana pendidikan agama kedepan dengan adanya sistem pendidikan yang baru ini, kemana arah pednididkan agama di indonesia kedepannya. Maka dari itu artikel ini memfokuskan pada sistem pendidikan agama dan keagamaan.
Manajemen Pendidikan Keluarga: Perspektif Al-Quran Menjawab Urban Middle Class Milenial Zulkifli Syauqi Thontowi; Ahmad syafii; Achmad Dardiri
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 01 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.366 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i01.393

Abstract

Di tengah era disrupsi ini, Keluarga adalah salah satu kunci sukseknya Pendidikan. Keluarga menjadi basis organik Pendidikan bagi perkembangan seorang anak. Dalam keluarga seorang anak dibentuk fisik dan psikisnya. Tulisan ini bertujuan untuk mengeksplor perspektif alquran dalam melihat Pendidikan keluarga secara utuh. Era milenial yang ditandai dengan perkembangan tekhnologi dan informasi yang super cepat menjadikan sosio-kultur dalam keluarga banyak berubah. Revolusi industri 4.0 yang bergulir tidak dapat di tahan ditengah laju globalisasi. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa dibutuhkan pendekatan baru dalam Pendidikan keluarga ditengah perubahan yang terus terjadi. 
KONSEP PENDIDIKAN KEMANDIRIAN EKONOMI DI PONDOK PESANTREN MUKMIN MANDIRI SIDOARJO - JAWA TIMUR Misjaya Misjaya; Didin Saefuddin Bukhori; Adian Husaini; Ulil Amri Syafri
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 01 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.899 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i01.371

Abstract

Abstrak Dalam sejarah pendidikan Islam, pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan yang paling perhatian terhadap kemandirian, termasuk di antaranya adalah kemandirian ekonomi. Kuatnya arus modernisasi menjadikan pendidikan pondok pesantren kehilangan orisinalitasnya sebagai lembaga pendidikan Islam yang mengajarkan kemandirian. Pondok pesantren Mukmin Mandiri Sidoarjo didirikan dalam rangka mengembalikan orisinalitas tersebut, yaitu sebagai lembaga pendidikan yang mandiri dan memandirikan segenap warga pondok dan masyarakat sekitar pondok. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui konsep pendidikan kemandirian ekonomi di pondok pesantren Mukmin Mandiri Sidoarjo, demikian juga dengan implementasinya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Walaupun penelitian ini memakai pendekatan studi kasus, dalam penerapannya peneliti juga memakai studi pustaka. Dengan demikian, penelitian ini menggabungkan antara penelitian pustaka (library research) dan penelitian lapangan (field research). Konsep pendidikan kemandirian ekonomi di pondok pesantren Mukmin Mandiri Sidoarjo, merupakan konsep pendidikan yang memadukan antara pendidikan entrepreneurship dengan pendidikan keagamaan (diniyyah). Dalam prakteknya, pendidikan entrepreneurship mendapat porsi waktu yang lebih banyak dari pendidikan keagamaan, dengan harapan output santri segera mampu mandiri dalam dunia usaha. Keywords: Pendidikan, kemandirian, ekonomo, pesantren
PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL (STUDI DI JEMBRANA BALI) Saihu Saihu
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 01 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.385 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i01.364

Abstract

This paper discusses the ethnopedagogy-based education model in Jembrana. The paper focuses on exploring the impact of ethnopedagogy-based education on the process of interaction and integration that leads to peaceful practices in Hindu and Muslim communities in Jembrana. Data sources are obtained through unstructured observation and interviews during 2017 to 2018. The writing uses the mosaic analogy theory proposed by Issac Baer Bekson (1891-1975) and peace education proposed by John Dewey (1859-1952). Writing shows that through an ethnopedagogy-based education process can shape the character of Hindus and Muslims in Jembrana to be humanistic, tolerant and inclusive. This paper also shows that to shape the character and character of Hindus and Muslims in Jembrana as well as to foster diversity understanding, is through a male tradition, thus the interaction of Hindu and Muslim communities in Jembrana leads to the process of association, integration, complementation and sublimation.
EVALUASI PROGRAM SCHOOL FOR PRINCIPAL (SPc) SEKOLAH GURU INDONESIA (SGI) Jejen Musfah; Upi Rahmawati
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 01 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.57 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i01.308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pelatihan School For Principal (SP            c) Sekolah Guru Indonesia (SGI) Dompet Dhuafa. SPC merupakan salah satu program SGI yang berfokus pada peningkatan kompetensi Kepala Sekolah. Program pelatihan nonformal yang berada di bawah naungan Dompet Dhuafa Coorporate University ini diadakan setiap pekan sekali selama tiga bulan.  Penelitian kualitatif ini menggunakan studi kasus pada SPC wilayah Pandeglang, Banten dengan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Subjek penelitian adalah kepala SGI, fasilitator dan peserta SPC Wilayah Pandeglang, Banten. Adapun, kegiatan ini diikuti oleh 28 kepala sekolah yang tersebar di 12 Kecamatan wilayah Pandeglang Banten, terdiri dari 16  Sekolah Dasar (SD) dan 11 Madrsah Ibtidaiyah (MI). Hasil penelitian menunjukkan: Pada aspek Context menunjukkan bahwa pelatihan telah sesuai dengan kebutuhan para peserta. Pada aspek input, materi pelatihan sesuai dengan kebutuhan, metode sudah relevan, tata tertib dan nilai-nilai sudah membudaya.  Pada aspek process menunjukkan adanya kesesuaian antara perencanaan dengan pelaksanaan program. Sedangkan aspek product menunjukkan bahwa hasil nilai yang diperoleh peserta adalah baik. Selain itu, dari hasil CSI   (Costumer Satisfication Index) menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap program. Dengan demikian, program ini dapat dilanjutkan untuk memperbaiki mutu Kepala Sekolah dan Kepala Madrasah.
MENGGAGAS PENDIDIKAN ANTI JAHILIYAH (KEBODOHAN, AL-JÂHILIYYAH) Muhammad Sarbini; Rahendra Maya
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 01 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.132 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i01.348

Abstract

Pendidikan baik bercorak umum maupun berbasis ajaran Islam, tidak hanya bersifat mendukung (pro) dan menjelaskan hal-hal yang baik saja, namun juga harus menunjukkan sikap kontra atau anti terhadap hal-hal yang buruk. Di antara bentuk keburukan yang diungkapkan dalam banyak ayat-ayat Alquran dan teks-teks Hadits dari Nabi Muhammad S.A.W. adalah kebodohan atau ketidaktahuan atau jahiliyah (al-jâhiliyyah) yang ternyata berstatus hukum sama dengan keburukan korupsi, narkoba, dan terosrisme/radikalisme serta berbagai keburukan lainnya yang banyak diberikan kewaspadaan dan harus dijauhi. Oleh karena itu, artikel ini berupaya untuk mendeskripsikan perspektif Islam tentang gagasan tentang Pendidikan Anti Jahiliyah, minimal sebagai sebuah kesadaran internal (sebagai the other). Format awal adalah dengan mendeskripsikan beberapa poin utama yang meliputi definisi, objektifitas (ruang lingkup), tujuan, dan materi/kurikulum dari Pendidikan Anti Jahiliyah tersebut.
EKSISTENSI PRODI AGAMA LANGKA PEMINAT UIN AR RANIRY BANDA ACEH Suprapto Suprapto
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 01 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.074 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i01.312

Abstract

Pasca peralihan status IAIN menjadi UIN, minat masyarakat untuk masuk UIN lebih tinggi pada prodi umum seperti IT, kedokteran, ekonomi, dan hukum, sementara untuk program studi agama yang mempunyai kaitan dengan dunia kerja (prodi keislaman multidisipliner) juga masih relatif tinggi peminatnya, tetapi untuk prodi agama dengan keilmuan murni sangat kurang peminatnya.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, melalui teknik Studi dokumentasi dengan menghimpun dan menganalisis dokumen-dokumen resmi, dokumen yang keabsahannya terkait dengan prodi langka peminat dan teknik wawancara mendalam (in-depthinterview). Penelitian ini menghasilkan: 1) prodi agama langka peminat di UIN Ar Raniry adalah Prodi Studi Agama-Agama Fakultas Syariah dan Hukum, Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Prodi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuludin dan Filsafat, Prodi Perbandingan Mazhab Fakultas Syariah dan Hukum dan Dploma III Ilmu Perpustakaan fakultas Adab Humaniora. 2) Alumni Prodi langka peminat bekerja sebagai karyawan di Kemenag, Penyuluh Agama, Anggota Dewan, Pemerintahan Daerah, TNI dan Polri, Interpreneurship, Wartawan, Penulis dan mejadi Ustadz. Diantara mereka ada  yang menjadi Tokoh Masyarakat, Tokoh dan  Birokrat. 3) Besarnya jumlah mahasiswa langka peminat tidak penting yang terpenting adalah mahasiswa yang yang memiliki kualitas. Direkomendasikan: 1) Kementerian Agama harus tetap  mempertahankan program studi keagamaan langka peminat di PTKI. 2) Perlu langkah-langkah strategis dan teknis pada program studi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI), melalui: Kebijakan Rektor dan Dekan meluluskan mahasiswa yang tidak di terima pada prodi lain dengan standar nilai lulus untuk masuk pada prodi langka peminat; membuka jalur khusus “Prestasi scien, seni dan olah raga”; Memberdayakan Dosen, Tokoh masyarakat dan Alumni  untuk mensosialisasi program studi agama-agama pada siswa MA; SMA SMK dan Pondok Pesantren; MOU Lapangan Pekerjaan antara UIN Ar Raniry dengan Pemerintah Daerah pada prodi langka peminat; dan Memberikan bea siswa kepada mahasiswa pada prodi sepi peminat.  
PENGGUNAAN METODE PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN PADA ANAK USIA DINI Endin Mujahidin M.Si; Lailatul Mufarohah; Akhmad Alim
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 01 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.917 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i01.395

Abstract

Children’s discipline in some kindergartens is relatively low. It causes difficulties for teachers to prepare children before learning activity or class begin. Currently, most of teachers’s learning tend to be monotonous so the children are easily bored and no passion in doing assignments. Therefore an innovative learning method is needed to improve children's discipline. The objective of this study was to evaluate the project method on increasing of little children’s discipline. The study was conducted at RA Al-Hidayah, Kemang, Bogor Regency, using a number of 44 children as sample. Research method used was experimental design with pretest-posttest control group. Collecting data was performed by observation and documentation. The results of this study showed that discipline of children treated by project method was significantly higher than untreated group. It concluded that the project method can be recommended to apply in kindergarten to increase discipline. Keywords: discipline, early childhood, project method.
MENELUSURI KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Djamaluddin Perawironegoro; Wantini Wantini; Ridha Makky; Muhammad Irfanuddin Kurniawan
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 05 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Januari 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.554 KB) | DOI: 10.30868/ei.v3i05.43

Abstract

PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERSPEKTIF AL QURAN Dedi Supriadi; Endin Mujahidin; Bahagia Bahagia
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 5, No 10 (2016): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.049 KB) | DOI: 10.30868/ei.v5i10.7

Abstract

Bani Ădam adalah makhluk yang memiliki kelebihan dan keistimewaan dibandingkan dengan makhluk lain, meliputi fithrah keagamaan, peradaban, dan kemampuan memanfaatkan alam. Yang berada dalam relasi (hablum) dengan Tuhan (hablum min Allah), relasi dengan sesama manusia (hablum min an-nâs), dan relasi dengan alam (hablum min al-‘âlam). Agar terwujud dengan baik sebagai manusia dalam posisi basyar, an-nâs, al-insân, dan bani Ădam, yang diberikan potensi fithrah aqal, nafs, qalbu, dan rûh, maka manusia harus mengacu kepada karakter Nabi Ibrâhîm as yang diabadikan dalam Al-Qurân. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tafsir maudhu’i/tematik. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Temuan baru dari penelitian ini adalah memberikan pernyataan kurang sejalan dengan teori Thomas Lickona yang mengajukan 10 karakter kebajikan utama, untuk memperbaiki manusia tidaklah cukup, melainkan harus mengikuti karakter utama Nabi Ibrâhîm as yang diabadikan dalam Al-Qur’ân._______________________________*   Dosen Pascasarjana Institut PTIQ Jakarta   Yaitu waffâ/menyempurnakan janji, halîm/kesabaran dan murah hati, awwâh/banyak memohon rahmat/kasih sayang, munîb/bertaubat dan kembali kepada Allah swt, muhsinîn/orang yang merasakan kehadiran dan kebersamaan dengan Allah swt, mu’minîn/orang yang stabil keimanannya, ummah/pemimpin yang sangat perlu diteladani, qânitan Lillâh/orang yang taat kepada Allah swt, hanîfâ/yang selalu cenderung kepada kebenaran, lam yaku min al-Musyrikîn/tidak pernah menyekutukan Allah swt, syâkiran lian’umih/senantiasa mensyukuri nikmat Allah swt, istighfar/memohon ampunan, tabarra’/berlepas diri dari kekafiran dan kemusyrikan,  aslam wajhah Lillah/menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah swt, muhsin/mawas diri dan merasakan kehadiran Allah swt, khalîlâ/kesayangan Allah swt, al-Mûqinîn/sangat mantap keyakinannya, keyakinan terhadap akhirat, ketenangan hati, tawakkal/berserah diri kepada Allah swt, shiddiq/jujur, tabligh/menyampaikan, amanah/dapat dipercaya, fathanah/cerdas, kokoh pendirian, pemberani dan gigih, rasional, peduli dan tanggung jawab, monoteisme, dermawan, murah hati, ramah tamah, istiqamah, komitmen, ikhlas, kerja sama dan tolong menolong, sabar, menghormati tamu, menebarkan salam,  sebagai pijakan untuk memperoleh kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. 

Page 12 of 262 | Total Record : 2616


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 01 (2026): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article On Progress) Vol 15 No 01 (2026): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article On Progress) Vol. 14 No. 001 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Spesial Issue) Vol. 14 No. 04 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 03 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 02 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 01 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 04 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 03 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 02 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13, No 01 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (In Press) Vol. 13 No. 01 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023) Vol 12, No 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article In Progress Special Issue 20 Vol. 12 No. 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 001 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022) Vol 11, No 001 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022) Vol 11, No 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022) Vol 10, No 001 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue) Vol. 10 No. 001 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue) Vol. 10 No. 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 01 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 01 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 02 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 02 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 01 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 01 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 01 (2019) Vol. 8 No. 01 (2019) Vol 7, No 02 (2018) Vol. 7 No. 02 (2018) Vol. 7 No. 01 (2018) Vol 7, No 01 (2018) Vol. 6 No. 11 (2017) Vol 6, No 11 (2017) Vol 6, No 02 (2017) Vol. 6 No. 02 (2017) Vol 5, No 10 (2016): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2016 Vol. 5 No. 10 (2016): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2016 Vol. 5 No. 09 (2016): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islam Januari 2016 Vol 5, No 09 (2016): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islam Januari 2016 Vol 4, No 08 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami JULI 2015 Vol. 4 No. 08 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami JULI 2015 Vol. 4 No. 07 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami Januari 2015 Vol 4, No 07 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami Januari 2015 Vol 3, No 06 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2014 Vol. 3 No. 06 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2014 Vol. 3 No. 05 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Januari 2014 Vol 3, No 05 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Januari 2014 Vol 2, No 04 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2013 Vol. 2 No. 04 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2013 Vol 2, No 03 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2013 Vol. 2 No. 03 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2013 Vol. 1 No. 02 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2012 Vol 1, No 02 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2012 Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2012 Vol. 1 No. 01 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2012 More Issue