cover
Contact Name
Reza Andrea
Contact Email
reza@wicida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Sebatik
ISSN : 14103737     EISSN : 2621069X     DOI : -
Core Subject : Science,
SEBATIK merupakan jurnal kumpulan artikel hasil penelitian, karya ilmiah, maupun program pengabdian masyarakat dari seluruh civitas akademik di Indonesia dalam rangka mengitegrasikan informasi. SEBATIK menyediakan layanan publikasi terbuka untuk semua kalangan umum, baik di semua lingkungan perguruan tinggi maupun keguruan dan lembaga penelitian lainnya, dengan kebebasan bertukar informasi yang didedikasikan untuk memfasilitasi kolaborasi antara peneliti, penulis maupun pembaca melalui pertukaran informasi. SEBATIK mulai diperkenalkan dan dikembangkan di lingkungan STMIK Widya Cipta Dharma sejak tahun 2001 dan terbuka lebar untuk pengembangan yang berkesinambungan. SEBATIK terbit berkala dua kali dalam setahun, yaitu Juni dan Desember, dimana setiap edisi terbitan mengandung paling sedikit 5 buah judul artikel. Jurnal ini memuat hasil-hasil kegiatan penelitian, penemuan dan pengabdian masyarakat dari bukan hanya dari dunia IT tetapi juga berbagai bidang disiplin ilmu. SEBATIK terbuka untuk topik-topik penelitian dan pengabdian seperti topik hubungan masyarakat, peningkatan ekonomi, pendidikan, infrastruktur TIK, dan lain-lain. Semoga dengan artikel-artikel dalam kultivasi para peneliti dapat saling berbagi ilmu demi memajukan Indonesia khususnya Kalimantan Timur.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 684 Documents
IMPLEMENTASI METODE DEEP LEARNING PADA PROTOTIPE VALIDATOR UANG RUPIAH Adytia Darmawan; I Gusti Nyoman Geri Athallah Widyadhana; Eko Henfri Binugroho
Sebatik Vol 26 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v26i2.2101

Abstract

Validator uang kertas adalah alat untuk memvalidasi keaslian serta nominal uang kertas yang sering digunakan pada mesin penjual otomatis. Ketepatan pendeteksian nominal dan keaslian uang kertas sangat penting pada alat validator ini. Banyak validator uang kertas yang buruk kinerjanya ketika mendeteksi uang yang usang. Untuk meningkatkan ketepatan dilakukan pengembangan validator uang kertas rupiah dengan menggunakan metode deep learning. Model yang digunakan tidak hanya dapat memvalidasi keaslian uang rupiah, tetapi juga dapat mengklasifikasikan nilai nominal uang rupiah. Agar sistem robust, sistem akan mengidentifikasi uang kertas dua kali menggunakan dua model yang berbeda. Model pertama untuk mengenali nominal uang di bawah sinar Light Emitting Diode (LED), sedangkan model kedua digunakan untuk mengenali keaslian dari uang melalui gambar tak kasat mata yang muncul di bawah sinar ultraviolet (UV). Pecahan Rupiah yang digunakan untuk data set adalah Rp1.000,00, Rp2.000,00, Rp5.000,00, dan Rp10.000,00. Uang kertas Rupiah palsu juga digunakan untuk training model. Keseluruhan metode diuji coba pada prototipe validator uang kertas yang telah dibuat. Hasil percobaan menunjukkan masing-masing model memiliki akurasi yang baik dalam mendeteksi uang kertas Rupiah dengan presisi 99% untuk setiap kelas.
SISTEM PRESENSI PERKULIAHAN BERBASIS INTERNET OF THINGS UNTUK EFEKTIFITAS REKAPITULASI KEHADIRAN MAHASISWA Haryansyah Haryansyah; Roman Gusmana; Muhammad Fadlan; Adimulya Dyas Wibisono
Sebatik Vol 26 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v26i2.2103

Abstract

Presensi perkuliahan merupakan hal yang wajib diisi oleh mahasiswa pada setiap aktifitas perkuliahan yang dilakukan. Presensi pada kampus STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati berupa presensi fisik yang ditanda tangani manual oleh mahasiswa. Pada saat menjelang ujian tengah semester (UTS) maupun menjelang ujian akhir semester (UAS) akan dilakukan perhitungan kehadiran mahasiswa pada masing-masing kelas matakuliah yang diprogramkan. Jumlah kehadiran ini akan menentukan apakah mahasiswa dapat mengikuti UTS maupun UAS. Syarat minimal kehadiran minimal 75% dari total pertemuan dosen. Sistem perhitungan kehadiran saat ini dilakukan secara manual melalui presensi fisik yang telah ditanda tangani oleh mahasiswa pada saat mengikuti perkuliahan di setiap kelas yang diikuti. Permasalahan yang timbul adalah dengan jumlah mahasiswa yang banyak dan juga jumlah kelas matakuliah yang banyak dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk proses perhitungan jumlah kehadiran, karena dilakukan satu per satu untuk setiap mahasiswa melalui presensi fisik yang ada. Oleh karena itu, pada penelitian ini akan dibuat sebuah prototipe sistem presensi perkuliahan berbasis Internet of Things (IoT) dengan memanfaatkan NodeMCU ESP8266 dan Radio Frequency Identification (RFID). Mahasiswa akan mendapatkan notifikasi kehadiran dan notifikasi peringatan melalui aplikasi telegram apabila tidak mengikuti perkuliahan sebanyak 2 (dua) kali atau lebih untuk masing-masing matakuliah yang diprogramkan pada semester berjalan. Pengolahan data presensi dibuat menggunakan aplikasi berbasis website menggunakan pemrograman PHP dan database MySQL. Hasil akhir dari penelitian ini adalah rekapitulasi presensi kehadiran mahasiswa dan rekapitulasi mahasiswa yang diperbolehkan mengikuti UTS maupun UAS. Pengujian usability dilakukan menggunakan System Usability Scale (SUS) dengan melibatkan sebanyak 20 responden. Skor akhir SUS menunjukkan angka 85, sehingga sistem yang dibangun masuk kategori Grade A dengan Adjective Rating Good.
PEMODELAN ROLE BASED GOAL ORIENTED MODEL DALAM MENGEMBANGKAN ELEKTRONIK LAYANAN PUSAT STUDI DI FASILKOM UNIVERSITAS ESA UNGGUL Sandfreni Sandfreni; M. Bahrul Ulum; Anik Hanifathul Azizah
Sebatik Vol 26 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v26i2.2105

Abstract

Rekayasa kebutuhan merupakan tahap awal dalam pengembangan suatu sistem dimana tahap tersebut kita dapat mengidentifikasi dan memastikan kebutuhan akan stakeholder dan teknologi terhadap sistem yang akan dibuat. E-Ludy (Elektronik Layanan Pusat Studi) merupakan sistem informasi yang dapat membantu dosen dalam kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, seminar, training dan publikasi agar lebih efektif dan memudahkan dosen dalam melakukan persyaratan administrasi dan membantu fakultas dalam mendata kegiatan dosennya. Aktor yang terlibat dalam sistem tersebut dapat didefinisikan kebutuhan serta perannya terlebih dahulu menggunakan Role Based Goal Oriented Model sehingga sistem tersebut dapat memenuhi kebutuhan dari aktor. Role Based Goal Oriented Model merupakan salah satu model dari Requirement Engineering yang tidak hanya mendefinisikan kebutuhan dari stakeholder tetapi juga dapat mendefinisikan peran dari stakeholder. Model ini mendefinisikan ketergantungan antar aktor dan juga peran dari aktor dalam setiap proses berjalan yang ditunjukan oleh Strategic Dependency. Selain itu, metode Role Based Goal Orientedjuga dapat mengidentifikasi aktivitas-aktivitas yang terjadi pada masing-masing aktor secara sekuensial sehingga dapat terlihat dengan jelas urutan pengerjaan untuk mencapai goal pada proses internal aktor tersebut yang ditunjukkan oleh Strategic Rationale. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Esa Unggul dengan melakukan identifikasi terhadap aktor yang terlibat pada rencana sistem yang akan dibuat dengan hasil akhir pemodelan rekayasa kebutuhan.
PERTANIAN DAN KEARIFAN LOKAL SEBAGAI DAYA TARIK WISATA DI DESA BUKIT RAYA, KUTAI KARTANEGARA Eman Sukmana; Musdalifah Musdalifah; Rini Koen Iswandar
Sebatik Vol 26 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v26i2.2107

Abstract

Desa Bukit Raya memiliki lahan pertanian seluas ± 426,9 hektar yang saat ini dikelola oleh generasi tua (usia 50 tahun ke atas). Adanya kekhawatiran terhadap hilangnya budaya pertanian, karena generasi muda lebih tertarik untuk bekerja di sektor pertambangan dan luar desa. Hal ini direspon oleh salah satu anggota kelompok pertanian untuk memberikan sentuhan pariwisata terhadap potensi pertanian dan kearifan lokal sebagai upaya resiliensi budaya masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi wisata menggunakan metode analisis daya tarik wisata 3A (attraction, accessibiity, dan amenities) dan 3S (something to see, something to do, dan something to buy). Metode pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi secara langsung, studi pustaka, wawancara mendalam, dan focus group discussion (FGD). Analisis data mengadopsi 4 tahapan yang diuraikan oleh Miles dan Huberman, yaitu data collection (pengumpulan data), data codensation (kondensasi data), data display (penampilan data), dan conclusion & verifying (kesimpulan dan verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tarik wisata Desa Bukit Raya terletak pada pematang sawah, saluran irigasi, embung, kehidupan dan keramahan masyarakat yang dapat dikompilasi menjadi Pariwisata Agro-Komunitas.
PENERAPAN CONTEXT CLUES UNTUK PEMAHAMAN BACAAN PADA MAHASISWA SEMESTER II STMIK PALANGKARAYA Catharina Elmayantie; Norhayati Norhayati; Rudini Rudini; Ferdiyani Haris
Sebatik Vol 26 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v26i2.2108

Abstract

Mahasiswa pada mata kuliah Bahasa Inggris sebagai bahasa asing seharusnya memiliki keterampilan membaca yang cukup baik agar dapat memahami materi. Salah satu keterampilan ini adalah decoding. Ketika mahasiswa membaca dan menjawab pertanyaan, mahasiswa tersebut memecahkan kode kata-kata untuk mendapatkan artinya. Penggunaan teknik yang tepat dalam pembelajaran, terutama kosakata, mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa. Teknik yang dianalisis dalam penelitian ini adalah context clues yang diterapkan mahasiswa dalam memahami teks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur pengaruh context clues dalam pemahaman bacaan mahasiswa semester dua STMIK Palangkaraya. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain quasi-experimental atau eksperimen semu. Peneliti merancang rencana pembelajaran, melakukan tindakan, dan mengamati nilai mahasiswa melalui pre-test dan post-test. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa semester dua STMIK Palangkaraya yang terdiri dari enam kelas yaitu tiga kelas Teknik Informatika, dua kelas Sistem Informasi, dan satu kelas Manajemen Informatika. Adapun sampel dari penelitian ini adalah mahasiswa Teknik Informatika yaitu TI A dan TI B. Data dianalisis menggunakan rumus t-test untuk menguji hipotesis berdasarkan hasil analisis. Hasil pengujian hipotesis menetapkan Hipotesis Alternatif (Ha) yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari context clues terhadap pemahaman bacaan mahasiswa semester dua di STMIK Palangkaraya diterima dan Hipotesis Null (H0) yang menyatakan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan dari context clues dalam pemahaman bacaan mahasiswa semester dua STMIK Palangkaraya ditolak. Disimpulkan ada pengaruh yang signifikan dari context clues dalam pemahaman bacaan mahasiswa semester dua di STMIK Palangkaraya.
PENGARUH SERVICESCAPE TERHADAP REVISIT INTENTION YANG DIMEDIASI OLEH PERCEIVED SERVICE QUALITY DAN MEDIA SOSIAL Ririn Sharita; Sarmila Sarmila; Retno Setiyowati; Yonathan Palinggi; Mawardi Mawardi
Sebatik Vol 26 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v26i2.2109

Abstract

Fakta empiris menunjukkan terjadinya penurunan jumlah pengunjung Kafe Pesona Mahakam, dan penurunan tersebut akan berdampak negatif bagi kafe jika tidak segera diatasi. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh servicescape terhadap revisit intention yang dimediasi oleh perceived service quality dan media sosial pada Kafe Pesona Mahakam Tenggarong. Sampel responden dalam penelitian diambil menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling yang berjumlah 67 orang. Alat analisis menggunakan PLS dengan teknik analisis data menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil analisis menunjukkan bahwa servicescape berpengaruh signifikan terhadap perceived service quality pada Kafe Pesona Mahakam Tenggarong. Servicescape berpengaruh signifikan terhadap media sosial pada Kafe Pesona Mahakam Tenggarong. Servicescape berpengaruh signifikan terhadap revisit intention pada Kafe Pesona Mahakam Tenggarong. Perceived service quality tidak berpengaruh signifikan terhadap revisit intention pada Kafe Pesona Mahakam Tenggarong. Media sosial tidak berpengaruh signifikan terhadap revisit intention pada Kafe Pesona Mahakam Tenggarong. Perceived service quality tidak memediasi pengaruh servicescape terhadap revisit intention padaKafe Pesona Mahakam Tenggarong. Media sosial tidak memediasi pengaruh servicescape terhadap revisit intention pada Kafe Pesona Mahakam Tenggarong.
SURVEI INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT UNTUK PEDAGANG DAN PEMBELI PADA PASAR RAKYAT Aji Denni Pratama; Muhammad Ali Husni; Andi Arif Rahmansyah; Heru Suprapto; Ali Akbar
Sebatik Vol 26 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v26i2.2111

Abstract

Suatu hal yang umum bahwa masyarakat modern saat ini enggan berbelanja di pasar rakyat yang terkesan kumuh, dan lebih memilih berbelanja di tempat yang nyaman. Kondisi tersebut akan mendorong pelaku UMKM makin termarginalkan dengan kehadiran pusat perbelanjaan dan toko modern. Dengan demikian, untuk mengetahui respons keberadaan pasar rakyat perlu dilakukan evaluasi penyelenggaraan pasar rakyat baik dari sisi konsumen maupun dari pedagang. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja pengelolaan pasar tradisional yaitu pasar Mangkurawang, pasar Loa kulu dan pasar Sanga-sanga. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan jumlah 508 responden pedagang untuk ketiga pasar (Mangkurawang, Loa kulu dan Sanga-sanga) dan 96 responden untuk pembeli masing-masing pasar. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan kinerja pelayanan pedagang di pasar Mangkurawang, pasar Loa Kulu dan pasar Sanga-sanga dalam kategori kurang baik. Dilihat dari sisi tingkat kepuasan pembeli menunjukkan hasil kinerja pelayanan yang dirasakan pembeli pada pasar Mangkurawang dalam kategori baik, kinerja pelayanan yang dirasakan pembeli pada pasar Loa kulu adalah kurang baik, dan kinerja pelayanan yang dirasakan pembeli pada pasar Sanga-sanga adalah tidak baik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk melakukan perbaikan pelayanan pada masa mendatangkhususnya program pengembangan pelayanan yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kutai Kartanegara pada ketiga pasar tradisional agar mampu meningkatkan kepuasan pelayanan pada pasar rakyat baik bagi pedagang maupun pembeli.
PENGARUH HARGA, KUALITAS PRODUK DAN PEMASARAN DIGITAL TERHADAP NIAT BELI ULANG DENGAN KEPUASAN KONSUMEN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING M. Tajudinnur; Fazriansyah Fazriansyah; Ricky Ferdian; Iskandar Iskandar; Ilham Ilham
Sebatik Vol 26 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v26i2.2112

Abstract

Banyaknya produk skincare baru yang beredar di Indonesia, dikarenakan tersedianya peluang untuk mendapatkan market share pada sektor bisnis kosmetik di Indonesia salah satunya adalah MS Glow. MS Glow belakangan ini banyak diminati oleh masyarakat di Indonesia, salah satunya di kota Tenggarong. MS Glow juga banyak menawarkan berbagai pilihan produk kosmetik dengan berbagai variasi harga. Tujuan penelitian ini untuk menguji dan menganalisis produk kosmetik MS. Glow di Tenggarong yang terdiri atas variabel harga, kualitas produk, pemasaran digital, niat beli ulang, dan kepuasan konsumen sebagai variabel intervening. Responden pada penelitian ini ditujukan pada konsumen produk kosmetik MS Glow di Tenggarong yang berjumlah 347 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling dan alat analisis data menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan menggunakan software Smart PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga, kualitas produk, dan pemasaran digital berpengaruh terhadap kepuasan konsumen MS Glow. Variabel harga, kualitas produk dan kepuasan konsumen berpengaruh secara lansung terhadap niat beli ulang konsumen, namun variabel pemasaran digital tidak berpengaruh terhadap niat beli ulang konsumen MS Glow. Secara rinci, penelitian ini juga menunjukkan bahwa variabel kepuasan konsumen tidak berperan sebagai variabel intervening. Artinya kepuasan konsumen pada produk ini tidak mampu menjadi variabel intervening harga, kualitas produk, serta pemasaran digital terhadap niat beli ulang konsumen MS Glow.
STUDI DIFERENSIAL PERILAKU MENOLONG PENUMPANG BERUSIA DEWASA AWAL DI KRL JABODETABEK DALAM MEMBERIKAN TEMPAT DUDUK BERDASARKAN JENIS KELAMIN Aries Yulianto; Irene Miramis Asmara
Sebatik Vol 26 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v26i2.2114

Abstract

Dengan penumpang kereta rel listrik yang memadati di seluruh rute Jabodetabek, maka mendapatkan tempat duduk bagi seorang penumpang merupakan suatu kenyamanan yang jarang didapatkan. Perilaku memberikan tempat duduk kepada penumpang lain termasuk salah satu bentuk perilaku menolong di KRL karena merupakan perilaku membantu orang lain. Perilaku memberikan tempat duduk ini diduga memiliki urutan berdasarkan tingkat keterbutuhan korban. Di lain pihak, kelompok penumpang berusia dewasa awal merupakan kelompok jumlah penumpang KRL Jabodetabek yang terbesar serta memiliki karakteristik perilaku menolong yang berbeda antara laki-laki dan perempuan. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui apakah ada perbedaan perilaku menolong dalam memberikan tempat duduk antara penumpang KRL Jabodetabek berjenis kelamin laki-laki dengan perempuan yang berusia dewasa awal. Penelitian ini memakai strategi penelitian non-eksperimental dengan desain penelitian diferensial. Partisipan penelitian merupakan penumpang KRL Jabodetabek sebanyak 390 orang (190 perempuan dan 200 laki-laki) berusia 20-40 tahun. Skala Guttman digunakan untuk mengetahui urutan perilaku menolong dalam memberikan tempat duduk di KRL. Hasil penelitian ditemukan bahwa perilaku menolong penumpang berusia dewasa awal di KRL Jabodetabek berjenis kelamin laki-laki lebih banyak memberikan tempat duduk di KRL dibandingkan penumpang perempuan. Penumpang berusia dewasa baik laki-laki dan perempuan pada penelitian ini memiliki persepsi yang sama bahwa ibu hamil sebagai penumpang yang paling membutuhkan tempat duduk. Penumpang laki-laki cenderung lebih sering memberi tempat duduk kepada penumpang lain sedangkan pada penumpang perempuan memberikan tempat duduk kepada penumpang lain tergantung dari tingkat keterbutuhan penumpang yang ingin diberi pertolongan.
IMPLEMENTASI METODE NAÏVE BAYES SISTEM PAKAR MENDETEKSI STUNTING PADA BALITA BERBASIS WEBSITE Listra Firgia; Azril Christian Nurcahyo; Noviyanti P; Mira Mira
Sebatik Vol 26 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v26i2.2117

Abstract

Penggunaan sistem aplikasi berbasis website sudah menjadi suatu kewajiban yang harus diketahui oleh masyarakat umum dalam melakukan pencarian informasi. Oleh karena itu peneliti melakukan riset dengan mengimplementasikan aplikasi yang dapat diakses dengan menggunakan jaringan internet. Peneliti bertujuan untuk mengembangkan adanya sistem berbasis online yang dapat digunakan oleh masyarakat umum untuk memahami betapa pentingnya mengetahui arti, pencegahan, solusi dari stunting dan bagaimana proses pencegahan dan mendeteksi sedini mungkin. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode naïve bayes untuk menentukan dan membantu dalam pembuatan sistem pakar mendeteksi stunting pada balita. Dengan menggunakan metode ini, peneliti mengerti cara yang dilakukan dalam merancang dan mengimplementasikan sistem aplikasi cegah stunting dengan tepat sasaran. Aplikasi stunting dihadirkan untuk memudahkan user atau masyarakat umum dalam mengecek secara mandiri tanpa perlu ke petugas medis. Aplikasi ini dikembangkan dengan menggunakan framework CodeIgniter dan menggunakan database MySQL dalam mengumpulkan data. Hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya sistem pakar cegah stunting sangat bermanfaat bagi masyarakat umum yang belum mengenal secara pemahaman tentang stunting, selain itu juga masyarakat umum bisa melakukan pengecekan secara mandiri dan dari segi tampilan sangat user friendly digunakan baik bagi orang tua yang berumur 50 tahun ke atas maupun di bawah umur 50 tahun ke bawah, dikarenakan tampilan yang di berikan kepada masyarakat umum seminimal mungkin memiliki tampilan yang sederhana dan dapat dimengerti di berbagai kalangan.