cover
Contact Name
Reza Andrea
Contact Email
reza@wicida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Sebatik
ISSN : 14103737     EISSN : 2621069X     DOI : -
Core Subject : Science,
SEBATIK merupakan jurnal kumpulan artikel hasil penelitian, karya ilmiah, maupun program pengabdian masyarakat dari seluruh civitas akademik di Indonesia dalam rangka mengitegrasikan informasi. SEBATIK menyediakan layanan publikasi terbuka untuk semua kalangan umum, baik di semua lingkungan perguruan tinggi maupun keguruan dan lembaga penelitian lainnya, dengan kebebasan bertukar informasi yang didedikasikan untuk memfasilitasi kolaborasi antara peneliti, penulis maupun pembaca melalui pertukaran informasi. SEBATIK mulai diperkenalkan dan dikembangkan di lingkungan STMIK Widya Cipta Dharma sejak tahun 2001 dan terbuka lebar untuk pengembangan yang berkesinambungan. SEBATIK terbit berkala dua kali dalam setahun, yaitu Juni dan Desember, dimana setiap edisi terbitan mengandung paling sedikit 5 buah judul artikel. Jurnal ini memuat hasil-hasil kegiatan penelitian, penemuan dan pengabdian masyarakat dari bukan hanya dari dunia IT tetapi juga berbagai bidang disiplin ilmu. SEBATIK terbuka untuk topik-topik penelitian dan pengabdian seperti topik hubungan masyarakat, peningkatan ekonomi, pendidikan, infrastruktur TIK, dan lain-lain. Semoga dengan artikel-artikel dalam kultivasi para peneliti dapat saling berbagi ilmu demi memajukan Indonesia khususnya Kalimantan Timur.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 684 Documents
UPAYA UNTUK MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DARAH MELALUI HYDROTHERAPY PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II Mukin, Fransiska Aloysia; Wijayanti , Anggia Riske; Berbara , Raniana; Ringgi, Maria Susana Ine Nona
Sebatik Vol. 28 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v28i1.2454

Abstract

Perubahan gaya hidup masyarakat yang tidak sehat secara terus menerus bisa mengakibatkan munculnya penyakit kronis seperti diabetes melitus sehingga tubuh kesulitan dalam mengendalikan kadar gula darah bahkan dapat menyebabkan organ tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Hydrotherapy terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2. Desain penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan one-group pre-test dan post-test design. Populasi dalam penelitian ini semua pasien diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Waigete berjumlah 28 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 28 responden. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling. Instrumen dalam penelitian adalah lembar observasi, dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil uji Wilcoxon Signed Ranks Test didapatkan dari kelompok intervensi menunjukkan nilai p = 0,008 < α 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak Ha diterima artinya ada pengaruh hydrotherapy (minum air putih) terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Waigete. Hasil uji statistic Wilcoxon Signed Ranks Test didapatkan dari kelompok kontrol memiliki nilai Asymp. Sig. (2-tailed) bernilai p = 0,180. Karena p = 0,180 < α 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak Ha diterima artinya ada pengaruh hydrotherapy (minum air putih) terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Waigete. Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh hydrotherapy (minum air putih) terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Waigete baik kelompok intervensi maupun kelompok kontrol. Terapi minum air putih berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar gula darah penderita diabetes melitus, sehingga menjadi alternatif terapi pendamping dalam pengobatan diabetes melitus dan peneliti menganjurkan kepada penderita diabetes melitus untuk dapat terus melakukan terapi ini karena baik untuk kesehatan.
UPAYA PENINGKATAN LITERASI DIGITAL DAN KESEHATAN: PROGRAM “EDITEKES” UNTUK POKMAS SEKUMPUL Astuti, Indah Fitri; Rohmah, Nur; Ramdan, Iwan Muhamad; Cahyadi, Dedy; Khoirunnita, Aulia
Sebatik Vol. 28 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v28i1.2455

Abstract

Kesenjangan digital dan rendahnya kualitas kesehatan merupakan tantangan yang dihadapi oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) Pengajian Sekumpul Sempaja Selatan. Dampak banjir adalah masalah kesehatan yang sering dialami Pokmas ini. Program Edukasi Teknologi Informasi dan Kesehatan (Editekes) dirancang untuk mengatasi masalah ini dengan memberikan edukasi tentang penggunaan teknologi digital dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada Pokmas rentan terdampak masalah kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas program Editekes dalam meningkatkan literasi digital khususnya dalam PHBS, dan kualitas hidup masyarakat. Program Editekes dikembangkan di teknik pengembangan multimedia mulai dari tahap, konsep, desain, sampai distribusi. Program Editekes mengajarkan tentang 10 keterampilan PHBS bagi rumah tangga, mulai dari, persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, memberi bayi asi eksklusif, menimbang bayi dan balita, menggunakan air bersih, mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, menggunakan jamban sehat, memberantas jentik di rumah, makan buah dan sayur setiap hari, melakukan aktivitas fisik setiap hari, dan tidak merokok di dalam rumah. Data dikumpulkan melalui alpha testing dan UAT, hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa program Editekes efektif dalam meningkatkan literasi digital dalam membentuk PHBS. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan program multimedia edukasi kesehatan serta memberikan kontribusi dalam meningkatkan pemahaman tentang keterkaitan antara literasi digital, kesehatan masyarakat, dan teknologi informasi dalam konteks kualitas kesehatan rumah tangga.
PERANCANGAN, IMPLEMENTASI DAN EVALUASI CYBER BRANDING UNTUK MENINGKATKAN BRAND AWARENESS PADA PLATFORM AKUN SHOPEE UMKM MERAJUT ASA KITA Diko, M. Attila Ibest Moeslim J.; Wulandari, Astri
Sebatik Vol. 28 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v28i1.2457

Abstract

Berkembangnya berbagai sektor bisnis menuntut para pelaku bisnis untuk mempertahankan serta meningkatkan usaha yang telah dibangunnya. Hal ini juga disebabkan oleh berbagai adanya persaingan bisnis. Berbagai upaya dilakukan termasuk menggunakan berbagai strategi bisnis yang di anggap tepat untuk mempertahankan bisnisnya di atas kondisi persaingan yang begitu besar. dalam bisnis terdapat beberapa tingkatan bisnis, baik tingkat mikro, menengah maupun makro. Merajut Asa Kita merupakan salah satu UMKM yang bertempat di Kota Bandung, Jawa Barat. UMKM ini bergerak di bidang busana dan aksesoris dengan benang sebagai bahan utama dan rajut sebagai cara dalam memproduksinya. Merajut Asa Kita mengalami kesulitan dalam meningkatkan kesadaran merek, maka penulis melakukan implementasi teori CyberBranding dengan tiga instrumen utamanya yaitu : informasi, interaktivitas, dan insting. Dalam melakukan penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif yang di mana penulis menjadi instrumen kunci. Adapun dalam melakukan pengumpulan data penelitian ini penulis menggunakan teknik triangulasi yaitu secara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa CyberBranding berpengaruh dalam meningkatkan kesadaran merek dan meningkatkan jangkauan pasar dari UMKM Merajut Asa Kita melalui data yang pengunjung yang terlihat setelah implementasi dari CyberBranding dilakukan. Penelitian ini memberikan wawasan bagi UMKM Merajut Asa Kita untuk dapat menggunakan CyberBranding sebagai langkah untuk membangun kesadaran merek yang lebih luas lagi dengan memanfaatkan fitur yang tersedia di Shopee. Implikasi dari temuan ini adalah CyberBranding sangat membantu UMKM Merajut Asa Kita dalam meningkatkan kesadaran merek serta meningkatkan jangkauan pasar.
RANCANG BANGUN PURWARUPA MEKANIK ALAT PEMBERI PAKAN IKAN OTOMATIS Tiarto, Eko Hari; Mansur, Syaiful; Kinasih, Ayang
Sebatik Vol. 28 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v28i1.2458

Abstract

Efisiensi pemberian pakan ikan menjadi salah satu faktor dalam memperoleh hasil budidaya ikan yang sesuai harapan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan purwarupa alat mekanik pemberi pakan ikan yang nantinya dapat beroperasi secara otomatis menggunakan mikrokontroler Arduino. Purwarupa alat mekanik pemberi pakan ikan ini dirancang untuk melontarkan pakan ikan sesuai dengan kebutuhan, tidak mudah rusak jika terkena cipratan air, dan memiliki bobot yang ringan. Bagaimana mendesain komponen agar menjadi sistem mekanik alat pemberi pakan ikan yang selanjutnya akan dikembangkan sistem otomatisnya merupakan identifikasi masalah dalam penelitian ini. Metode dalam penelitian ini meliputi tahap perancangan dan pembuatan alat. Bahan yang digunakan terdiri dari tabung plastik tempat pakan, motor penggerak, kawat tembaga, dan braket dudukan alat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain mekanik alat pemberian pakan ikan secara otomatis berhasil dirancang dan berfungsi sesuai rencana. Secara keseluruhan, penelitian ini berhasil merancang purwarupa alat pemberi pakan ikan yang nantinya dapat dihubungkan dengan mikrokontroler arduino agar bisa digunakan secara otomatis. Alat ini diharapkan dapat bermanfaat untuk meningkatkan kemudahan dalam pemeliharaan ikan dalam lingkungan akuarium atau kolam peternakan ikan khususnya. Penelitian selanjutnya perlu mengembangkan mekanisme pelontar yang lebih baik untuk memperluas sebaran pakan ikan pada kolam yang lebih luas. Selain itu juga diperlukan kajian mengenai penggunaan sumber listrik seperti baterai dan panel surya sehingga tidak bergantung pada ketersediaan listrik PLN di lingkungan kolam.
MODERASI JENIS KELAMIN DAN USIA PADA PENGARUH CELEBRITY WORSHIP TERHADAP SUBJECTIVE WELL-BEING PENGGEMAR K-POP Isril, Thalia Lunaadhara; Yulianto, Aries
Sebatik Vol. 28 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v28i1.2459

Abstract

Perkembangan budaya Korea semakin tersebar di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Salah satu budaya Korea yang paling populer di Indonesia adalah K-Pop. Penggemar K-Pop di Indonesia tersebar pada berbagai kelompok usia, didominasi oleh remaja dan dewasa awal, serta didominasi oleh jenis kelamin perempuan. Sejauh mana penggemar melakukan aktivitas mengagumi selebriti K-Pop favoritnya menentukan bagaimana subjective well-being yang dialaminya. Hasil penelitian-penelitian sebelumnya ditemukan hasil yang tidak konsisten bagaimana pengaruh celebrity worship terhadap subjective well-being. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh celebrity worship terhadap subjective well-being pada penggemar K-Pop. Penelitian ini juga mengenai peran jenis kelamin dan usia dalam memoderasi pengaruh celebrity worship terhadap subjective well-being pada penggemar K-Pop. Jumlah partisipan penelitian ini adalah sebanyak lima ratus tiga belas penggemar K-Pop berjenis kelamin perempuan dan laki-laki yang berusia remaja hingga dewasa awal. Untuk mengukur subjective well-being, digunakan alat ukur Satisfaction with Life Scale (SWLS) dan Scale of Positive and Negative Experience (SPANE). Sedangkan, untuk mengukur celebrity worship digunakan alat ukur Celebrity Attitude Scale (CAS). Peneliti menggunakan uji regresi linear untuk mengetahui pengaruh celebrity worship terhadap subjective well-being, serta moderasi dari jenis kelamin dan usia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa celebrity worship berpengaruh positif dan signifikan terhadap subjective well-being pada penggemar K-Pop. Selain itu, ditemukan bahwa jenis kelamin tidak memoderasi pengaruh celebrity worship terhadap subjective well-being pada penggemar K-Pop. Berbeda dengan jenis kelamin, usia memoderasi pengaruh celebrity worship terhadap subjective well-being pada penggemar K-Pop. Pada dewasa awal, celebrity worship berpengaruh positif terhadap subjective well-being, sedangkan hal ini tidak terjadi pada remaja.
PADANGBULIA PEOPLE'S RESISTANCE TO PUBLIC POLICY NUMBER 10 OF 1951 CONCERNING THE ABOLITION OF THE MANAK SALAH TRADITION Suraya, Rahmat Sewa; Rustiani, Komang Wahyu; Suardika, I Ketut
Sebatik Vol. 28 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v28i1.2460

Abstract

In Bali, the birth of "kembar buncing," or mixed-gender twins, is often associated with negative connotations. Specifically, in Padangbulia, such births are traditionally accompanied by a ritual that includes the exile of the infants to a location deemed haunted by the local community. This practice of exile is a violation of human rights, leading to the issuance of Paswaran Number 10 of 1951, which mandates the abolition of the "Manak Salah" tradition. However, despite this regulation, the Padangbulia community continues to uphold the tradition. This study aims to explore the processes and forms of resistance by the Padangbulia community against the mandated abolition. The research adopts a qualitative descriptive approach, utilizing cultural semiotics and resistance theory to understand the community's actions. Data collection involved snowball sampling to select informants, supported by participant observation, interviews, and document analysis. Findings reveal that the "kembar buncing" tradition in Padangbulia involves several stages, including preparation, exile, and purification. The resistance to abolishing the tradition manifests both openly and covertly, highlighting the community's deep-seated cultural values and the complex dynamics between tradition and regulatory enforcement. This study sheds light on the persistence of traditional practices despite external pressures and the role of cultural resistance in maintaining local customs.
PENGARUH CELEBRITY WORSHIP DAN JENIS KELAMIN TERHADAP COMPULSIVE BUYING PADA PENGGEMAR K-POP BERUSIA EMERGING ADULTHOOD Tristan, Risqika Naputi Ananda; Yulianto, Aries
Sebatik Vol. 28 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v28i1.2462

Abstract

K-Pop digemari oleh bermacam-macam kalangan usia, dimana didominasi oleh kelompok berusia 18 – 25 tahun (emerging adulthood). Seseorang yang menggemari selebriti akan menunjukkan perilaku celebrity worship dan mereka akan merasa terikat dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan selebriti favoritnya yang dapat diwujudkan dengan membeli segala hal yang berhubungan dengan selebriti tersebut sehingga dapat menimbulkan compulsive buying. Pada penggemar K-pop dapat memiliki compulsive buying apabila melakukan pembelian yang tidak normal yang dilakukan secara tidak terkontrol, berulang kali, dan memiliki dorongan kuat untuk membeli agar mengurangi perasaan negatif. Di sisi lain, sejumlah studi menunjukkan bahwa perempuan lebih menunjukkan compulsive buying dibandingkan laki-laki. Tujuan penelitian ini dilaksanakan guna melihat pengaruh celebrity worship terhadap compulsive buying pada emerging adulthood penggemar K-Pop. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 348 orang. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur celebrity worship adalah Celebrity Attitude Scale (CAS), sedangkan untuk compulsive buying adalah Compulsive Buying Scale (CBS). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi linear sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan celebrity worship dan jenis kelamin terhadap compulsive buying, R2=0,724, F= 190,304, p<0,001. Hal tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi celebrity worship yang dimiliki oleh emerging adulthood penggemar K-Pop, maka menyebabkan semakin tinggi juga compulsive buying. Selain itu, faktor jenis kelamin juga memiliki pengaruh terhadap compulsive buying, dimana laki-laki memiliki compulsive buying yang lebih tinggi.
Crowdfunding as an Alternative to Property Development Financing in Disaster Management Wisudanto, Wisudanto; Cahyolaksono, Narendro Bawono; Ardiyanto, Pramaditya; Kholiq, Mohamad Nur
Sebatik Vol. 28 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v28i2.1681

Abstract

Crowdfunding is a collective fundraising process where a large number of people contribute funds to support a specific project, product, service, or cause. It utilizes digital platforms to connect fundraisers with funders, enabling the collection and distribution of funds in line with the advancements of the Industry 4.0 era. In particular, crowdfunding for natural disasters has proven to be an effective tool for raising funds to support post-disaster recovery efforts through social initiatives. This innovative approach has shifted societal behavior from being primarily consumptive to more productive, making it easier for donors to connect with meaningful and noble causes. Indonesia ranks as the most generous country in the 2024 World Giving Index, highlighting its strong culture of giving. This research aims to analyze whether crowdfunding can serve as an alternative funding mechanism for property development in disaster management and to identify its opportunities as an innovative and inclusive funding solution. The research methodology includes descriptive and literature studies. The findings conclude that crowdfunding holds significant potential as a social financing alternative for property development in disaster-affected areas. Moreover, it provides a platform for community engagement, enabling active participation in the post-disaster rehabilitation and reconstruction process through crowdfunding schemes.
Dashboard Design to Monitor the Number of Students of the Faculty of Information Technology, Tarumanagara University Tony, Tony; Handhayani, Teny; Dayanti, Afina Putri
Sebatik Vol. 28 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v28i2.1942

Abstract

Students in a study program within the faculty are important stakeholders in higher education. The continuity and efficiency of teaching and learning activities depend significantly on the number of students in a study program. The Faculty of Information Technology at Tarumanagara University currently offers two study programs: Informatics Engineering and Information Systems. While Tarumanagara University already has a system for managing student data, it requires further development to remain competitive with other universities, particularly those offering information technology programs. The existing system provides only basic information, such as whether the number of students this year has increased or decreased compared to the previous year. However, it lacks the ability to deliver a comprehensive overview of student data. To address this limitation, a monitoring system is needed to provide more accurate and systematic information. This system will be visualized in the form of a dashboard, offering insights into trends such as the number of students, their school origins, gender distribution, and address/region of origin. The dashboard design is based on the waterfall model of the software development life cycle (SDLC) and is developed using Power BI Desktop.
Development of an Archival Management Application for Integration and Monitoring of Documents in Coordination Meetings Syarof, Siti Minatus; Ulum, Muhamad Bahrul
Sebatik Vol. 28 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v28i2.2210

Abstract

Archival management is of significant importance in institutions, requiring proper maintenance and organization of activity records. The Coordinating Ministry for Economic Affairs (Kemenko Perekonomian), as a government body, is responsible for coordination, synchronization, and control in the economic sector. Its coordination activities include inter-ministerial meetings aimed at formulating strategic policies and actions in the economic field. The Secretariat Division is tasked with facilitating these coordination meetings. The coordination meeting process involves preparing several key components, such as meeting invitations, materials, and documentation, including participant lists, recordings, minutes, and transcripts. Currently, the archiving of meeting documents is fragmented across various sub-sections within the Secretariat Division, leading to inefficiencies in document management. Furthermore, the absence of a centralized system to accommodate all coordination meeting records makes document monitoring challenging. To address these issues, an application has been designed to store meeting documents in a unified database, enabling more efficient document management, integration, and monitoring. The development of this application utilizes the waterfall model with UML diagram modeling. This application is expected to enhance document management processes within the Secretariat Division and provide greater convenience for users.