cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
HARMONI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 25991795     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Harmoni (E ISSN 2599-1795) merupakan jurnal berbasis pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada tiga bidang keilmuan yaitu Bahasa, Sastra, dan Budaya. Jurnal Harmoni dikelola oleh Departemen Linguistik Universitas Diponegoro dalam hal ini Program Studi Sastra Inggris dan Prodi Bahasa dan Kebudayaan Jepang.
Arjuna Subject : -
Articles 211 Documents
SOSIALISASI BAHASA PROMOSI DI MEDIA SOSIAL PADA KOMUNITAS PEDAGANG SAYUR JAMIATUL NISA KABUPATEN KARANGANYAR Suryaningsih, Sukarni; Wilujeng, Sri Rahayu
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2023): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.7.2.90-94

Abstract

Persaingan dunia UMKM semakin beragam dan berkembang seiring dengan makin dinamisnya perkembangan ekonomi dewasa ini. Untuk menghadapi persaingan, setiap produk UMKM perlu mengembangkan strategi promosinya dengan baik agar tujuan yang ingin dicapai dapat diraih.. Para pelaku UMKM khususnya yang berelasi langsung dengan konsumen seperti pedagang sayur, perlu mengembangkan model promosi yang tidak konvensional. Kajian dalam artikel ini merupakan hasil dari kegiatan penyuluhan kepada komunitas pedagang sayur Jamiatul Nisa Kabupaten Karanganyar. Dengan metode ceramah, diskusi dan latihan sederhana, para peserta memahami seluk beluk menyusun promosi usaha yang lebih menarik yang bisa mereka terapkan melalui media sosial.Kata kunci : promosi, komunitas, media sosial, sosialisasi Competition in the world of UMKM is increasingly diverse and growing along with the increasingly dynamic economic development today. To face competition, every UMKM  product needs to develop a good promotion strategy so that the objectives can be achieved. UMKM sellers, especially those who are directly related to consumers such as vegetable traders, need to develop unconventional promotion models. The study in this article is the result of socialization activities for the Jamiatul Nisa vegetable trader community in Karanganyar Regency. Using lectures, discussions and simple exercises, the participants understood the strategies in developing more attractive business promotions that they could apply through social media.Keywords: promotion, community, social media, socialization 
SOSIALISASI EPIGRAFI MELALUI WEBINAR Maziyah, Siti; Indrahti, Sri; Alamsyah, Alamsyah; Putri, Atika Kurnia
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2024): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.8.2.80-88

Abstract

ABSTRAKPengabdian Kepada Masyarakat ini berjudul “Sosialisasi Epigrafi Melalui Kegiatan Webinar”. Adapun tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait salah satu bidang kajian dalam ilmu arkeologi, yaitu epigrafi, dan bagaimana pemanfaatannya untuk masyarakat.  Pekerjaan ini dimulai dengan koordinasi dengan pihak yang terlibat dalam kegiatan, yaitu koordinasi dengan PAEI sebagai mitra dalam kegiatan ini, kemudian menentukan pembicara webinar, waktu, serta lokasi kegiatan.  Adapun materi yang diterima oleh para peserta webinar adalah tentang jejak-jejak tertulis di Kabupaten Semarang serta teknik pemajangan prasasti di museum. Diharapkan kegiatan ini mampu memberikan wawasan kepada masyarakat terkait dengan pemahaman dan pemanfaatan epigrafi.Kata kunci: sosialisasi, epigrafi, webinar, hybrid ABSTRACTThis Community Service is entitled "Epigraphy Socialization Through Webinar Activities". The aim is to provide an understanding to the public regarding one of the fields of study in archeology, namely epigraphy, and how to utilize it for the community. This work begins with coordination with the parties involved in the activity, namely coordination with PAEI as a partner in this activity, then determining the webinar speakers, time, and location of the activity. The material received by the webinar participants is about written traces in Semarang Regency and the technique of displaying inscriptions in museums. It is hoped that this activity will be able to provide insight to the community regarding the understanding and utilization of epigraphy.Keywords: socialization, epigraphy, webinar, hybrid 
PENDAMPINGAN PEMBUTAN MEDIA PROMOSI DESA WISATA MUNDING Ratna, Maharani Patria; Saputri, Lenggahing
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2024): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.8.2.127-131

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu masyarakat Desa Wisata Munding, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, dalam membuat media promosi. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan diberikan kepada masyarakat mengenai teknik fotografi dan videografi, serta strategi pemasaran digital. Pendampingan dilakukan selama proses pembuatan website dan booklet. Evaluasi dilakukan untuk mengukur keberhasilan program dan memberikan umpan balik untuk perbaikan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah website dan booklet yang informatif dan menarik, serta peningkatan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk mempromosikan desa wisata.Kata kunci: desa wisata, media promosi, pemberdayaan masyarakat, pariwisata berkelanjutan, teknologi informasiABSTRACTThis community service activity aims to assist the community of Munding Tourism Village, Bergas Sub-district, Semarang Regency, in creating promotional media. The methods employed include training, mentoring, and evaluation. Training was provided to the community on photography and videography techniques, as well as digital marketing strategies. Mentoring was conducted throughout the process of creating a website and booklet. Evaluation was carried out to measure the program's success and provide feedback for improvement. The results of this community service activity are an informative and attractive website and booklet, as well as an increase in the community's ability to utilize information technology for promoting the tourism village.Keywords: tourism village, promotional media, community empowerment, sustainable tourism, information technology 
PEMANFAATAN BAHASA IKLAN DAN DIGITAL MARKETING BAGI UMKM DI DESA BLACANAN KECAMATAN WELAHAN KABUPATEN PEKALONGAN Suharyo, Suharyo
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2024): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.8.2.89-97

Abstract

ABSTRAKPada era kecanggihan teknologi seperti sekarang ini semua bidang kehidupan, termasuk bidang bisnis  termasuk UMKM menjadi sebuah keharusan untuk memanfaakannya jika tidak ingin usahanya tergilas oleh competitor. Salah satu UMKM mitra dalam kegiatan PKM yang penulis amati adalah UMKM jual beli kepiting “DNA CRAB: KANCA NGOBOR SELAWASE” yang ada di Desa Blacanan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan. UMKM mitra ini bekerja sama dengan  PKM dari Undip membuat promosi dengan memanfaatkan bahasa yang menarik . Untuk mencapai hal itu, metode yang dilakukan adalah (a) melakukan survei lokasi untuk memperoleh gambaran usaha yang dilakukan oleh Dwi Suryanto (owner), (b) mengidentifikasi kebutuhan misalnya pembuatan platform, (c) Tim PKM membuat draft promo produk/barang dagangan UMKM mitra, (d) draft tersebut lalu di-sharing-kan dengan owner UMKM mitra, dan € setelah mencapai kesepakatan baru membuat konten di IG dan facebook. Hasilnya, usaha yang dijalankan Dwi Suryanto mengalami peningkatan baik jumlah pesanan maupun jangkauan wilayah pemasaran dan branding yang semakin baik. Jadi, pemanfaatan bahasa dan digital marketing dipandang efektif sebagai “senjata” promosi barang dan jasa.Kata kunci: pemanfaatan Bahasa, digital marketing, UMKM ABSTRACTIn the current era of technological sophistication, it is imperative for all fields of life, including the business sector and MSMEs, to leverage technology to maintain competitiveness. One of the partner MSMEs engaged in PKM activities that the author has observed is the crab buying and selling MSME "DNA CRAB: KANCA NGOBOR SELAWASE" in Blacanan Village, Siwalan District, Pekalongan Regency. In collaboration with PKM from Undip, this partner MSME employs the use of engaging language in its promotional activities. To achieve this, the following method was employed: (a) a location survey was conducted to obtain an overview of the business carried out by Dwi Suryanto (owner), (b) needs were identified, including the creation of a platform, (c) the PKM team drafted a promotional plan for the products/merchandise of the partner MSMEs, (d) the draft was then shared with the owner of the partner MSME, and after reaching an agreement, content was created on IG and Facebook. Consequently, the enterprise managed by Dwi Suryanto has witnessed an uptick in both the volume of orders and the scope of its marketing reach, along with enhanced brand visibility. Therefore, the deployment of language and digital marketing strategies is regarded as an efficacious instrument for the promotion of goods and services.Keywords: language utilization, digital marketing, MSMEs 
MORALITAS DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI YOGYAKARTA Sudarsih, Sri; Widisuseno, Iriyanto
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2024): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.8.2.132-136

Abstract

ABSTRACTPengabdian masyarakat ini terfokus pada moralitas dalam pengembangan pariwisata di Yogyakarta. Tujuan pengabdian masyarakat ini memberikan wawasan kepada para pengemudi becak wisata mengenai pentingnya mengedepankan sikap-sikap yang mencerminkan moralitas karena pengemudi becak merupakan salah satu pelaku pariwisata sehingga menentukan juga wajah Yogyakarta sebagai kota pariwisata. Yogyakarta di samping sebagai kota pariwisata, juga sebagai kota pelajar. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah memebrikan ceramah dan diskusi yang sifatnya interaktif. Diskusi interaktif bertujuan agar para peserta lebih mudah memahami materi dan implementasinya terutama kaitannya dengan pelayanan terhadap para wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta. Moralitas menjadi landasan pengembangan pariwisata di Yogyakarta, artinya sikap–sikap moral yang tinggi menjadi sesuatu yang imperatif atau keharusan kaitannya dengan pelayanan terhadap wisatawan. Prinsip filosofi Hamemayu Hayuning Bawana (Senantiasa mengusahakan kebaikan dunia) tidak terlepas dengan prinsip Mangasah Mingising Budhi (Senantiasa memperbaiki ketajaman budi) dan Memasuh Malaning Bumi (Membersihkan dunia dari segala bentuk ketidakbaikan). Prinsip ini dapat ditafsirkan senantiasa memelihara kebaikan dunia dan memperbaiki diri.Kata kunci: moralitas, pariwisata, pengemudi becak, Yogyakarta.ABSTRACTThis community service focuses on morality in developing tourism in Yogyakarta. The aim of this community service is to provide insight to tourist pedicab drivers regarding the importance of prioritizing attitudes that reflect morality because pedicab drivers are one of the tourism actors, thus also determining the face of Yogyakarta as a tourism city. Yogyakarta, apart from being a tourism city, is also a student city. The method used in this community service is to provide interactive lectures and discussions. The interactive discussion aims to make it easier for participants to understand the material and its implementation, especially in relation to services for tourists visiting Yogyakarta. Morality is the basis for tourism development in Yogyakarta, meaning that high moral attitudes are something that is imperative or a necessity in connection with services to tourists. The philosophical principle of Hamemayu Hayuning Bawana (Always seeking the good of the world) is inseparable from the principles of Mangasah Mingising Budhi (Always improving the sharpness of the mind) and Memasuh Malaning Bumi (Cleansing the world from all forms of unkindness). This principle can forever preserve the good of the world and improve oneself.Keywords: morality, tourism, becak driver, Yogyakarta.
PELATIHAN PENATAAN ADMINISTRASI DAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN DI SD NEGERI MANYARAN 01 SEMARANG Handayani, Tri; Hartatik, Endah Sri
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2024): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.8.2.98-107

Abstract

ABSTRAKPelatihan Penataan Administrasi dan Koleksi Perpustakaan adalah kegiatan melatih tata cara mengadministrasi dan tata cara menjajarkan koleksi di rak perpustakaan. Kegiatan ini dilakukan karena perpustakaan di sekolah ini belum memiliki: Pustakawan tetap, Buku Peminjaman dan Pengembalian Koleksi Perpustakaan, Buku Tamu, penyangga buku, sekat buku, pengelola perpustakaan. Koleksi belum dilayankan walau semua koleksi sudah tercatat dalam Buku Inventaris digital dan sudah memiliki label, belum ada kebijakan dari Pemerintah Kota Semarang tentang jadwal berkunjung peserta didik ke perpustakaan SD/MI. Perpustakaan SD Negeri Manyaran 01 Semarang perlu didukung untuk mengembalikan tugas dan fungsi perpustakaan sekolah sebagai sarana pendukung tercapainya tujuan pendidikan peserta didik tingkat dasar. Metode yang digunakan adalah diskusi, observasi, studi pustaka, ceramah. Kegiatan yang dilakukan meliputi: (1) mengurus perizinan dan diskusi dengan perwakilan pengelola perpustakaan, kepala sekolah, serta tim pengabdian kepada masyarakat dari unsur mahasiswa, (2) observasi terhadap kebutuhan sarana, sumber daya manusia, dan pemustaka potensial (3) studi pustaka dilakukan terhadap artikel-artikel jurnal dan buku-buku dengan topik pelatihan layanan pustaka, serta opini pencinta pustaka melalui platform blog (4) Ceramah dalam bentuk pelatihan diberikan kepada guru dan 12 murid asal kelas 4 hingga kelas 6 yang dipilih sebagai calon pustakawan kecil. Simpulan: pelatihan terlaksana dengan baik, peserta dari unsur pengelola perpustakaan dapat memahami materi pelatihan, peserta dari unsur peserta didik kelas 6 paling memahami materi karena mereka sudah mendapatkan pendidikan ms word dan ms excel. Saran: perlu perhatian dari pemerintah tentang kebijakan akses peserta didik khususnya sekolah dasar terhadap koleksi perpustakaan.Kata Kunci:  administrasi, koleksi, pelatihan, penataan, perpustakaan sekolah dasarABSTRACTLibrary Administration and Collection Arrangement Training is a training activities on how to administer and how to arrange collections on library shelves. This activity was carried out because the library of SD Negeri Manyaran 01 Semarang does not yet have:permanent librarian, Library Collection Borrowing and Returning Book, Guest Book, bookend, barrier between classifications. The collection has not been served even though all collections have been recorded in the digital Inventory Book and have been labeled, there is no policy from the Semarang city government on the schedule of students’ visits to SD/MI libraries. The library of SD Negeri Manyaran 01 Semarang needs to be supported to restore the duties and functions of the school library as a means of supporting the achievement of the educational goals of primary level students. The methods used were observation, discussion, literature study, lecture. Activities included: (1) arranging licenses and discussions with representatives of library managers, the school principal, the community service team from the student element, (2) observation of facility needs, human resources, and potential users, (3) literature study was conducted on journal articles and books on the topic of library service training, as well as library lovers' opinions through mainstream media, (4) Lectures in the form of training were given to teachers and 12 students from grade 4 to grade 6 who were selected as potential child librarians. Conclusion: the training was well organized, and participants from library management could understand the training materials, participants from Grade 6 students understood the material best because they had already received ms word and ms excel education. Suggestion: the government needs to pay attention to the access policy of students, especially elementary school students, to library collections.Keywords: administration, collection, training, organization, elementary school library
PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH: UPAYA FUNDAMENTAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA Heriyanto, Heriyanto; Irhandayaningsih, Ana; Wasisto, Joko
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2024): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.8.2.108-112

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas perpustakaan sekolah melalui pengelolaan koleksi buku yang lebih sistematis serta pemberian buku-buku fiksi baru. Kegiatan dilaksanakan dalam beberapa tahapan, meliputi inventarisasi dan klasifikasi koleksi buku, donasi buku fiksi, serta pelatihan singkat bagi staf perpustakaan mengenai manajemen koleksi dan pelayanan pengguna. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan aksesibilitas koleksi perpustakaan, penambahan buku fiksi, serta peningkatan keterampilan staf dalam pengelolaan perpustakaan. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terciptanya budaya literasi di lingkungan sekolah, sehingga siswa lebih termotivasi untuk membaca dan memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat belajar. Dengan hasil yang dicapai, pengabdian ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan literasi dan kualitas pendidikan di sekolah.Kata Kunci: perpustakaan sekolah, minat baca, pengabdian masyarakat, literasi informasi ABSTRACTThis community service activity aims to improve the quality of school libraries through more systematic management of book collections and the provision of new fiction books. The activity was carried out in several stages, including inventory and classification of book collections, donation of fiction books, and short training for library staff on collection management and user services. The results of this activity showed an increase in the accessibility of library collections, the addition of fiction books, and improved staff skills in library management. In addition, this activity also encourages the creation of a culture of literacy in the school environment, so that students are more motivated to read and utilize the library as a learning center. With the results achieved, this service makes a real contribution in supporting the development of literacy and the quality of education in schools.Keywords: School library, reading interest, community services, information literacy     
PENGEMBANGAN UMKM ASEP TEMPE MELALUI TEKNOLOGI DIGITAL DAN STRATEGI INOVASI DI DESA REMBUN PEKALONGAN Tiani, Riris; Falah, Fajrul; Cahyani, Fitri Dwi; Puspita, Yuhana
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2024): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.8.2.113-119

Abstract

ABSTRAKTeknologi digital dan inovasi dalam suatu produk makanan memiliki peranan penting dalam sarana promosi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu UMKM yang berpotensi ada di Desa Rembun Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan adalah Asep Tempe. Asep Tempe ini sebagai mitra dalam program pengabdian kepada masyarakat. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pengembangan UMKM Asep Tempe melalui bahasa sebagai branding dan pemanfaatan teknologi digital. Metode dan tahapan yang dilakukan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah studi pustaka, survei, dan wawancara. Luaran yang dihasilkan dalam kegiatan ini antara lain profil usaha mitra, pengembangan usaha mitra, strategi inovasi yang telah dilakukan mitra dan proses pembuatan tempe. Hasil pelaksanaan pengabdian memuat produk dan pemasaran mitra dikenal lebih luas oleh masyarakat Desa Rembun itu sendiri maupun lingkup Kecamatan, Kabupaten, bahkan Provinsi Jawa Tengah.Kata Kunci: Pengembangan, Teknologi Digital, UMKM, Tempe, Rembun ABSTRACTDigital technology and innovation in food products plays an important role in the promotion of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). One of the potential MSMEs in Rembun Village, Siwalan District, Pekalongan Regency is Asep Tempe. Asep Tempe is a partner in the community service program. The purpose of this community service is the development of Asep Tempe MSMEs through language as branding and the use of digital technology. The methods and stages carried out in the implementation of this community service are literature studies, surveys, and interviews. The outputs produced in this activity include partner business profiles, partner business development, innovation strategies that have been carried out by partners and the process of making tempeh. The results of the implementation of community service include partner products and marketing being known more widely by the Rembun Village community itself as well as the scope of the District, Regency, and even Central Java Province.Keywords: Development, Digital Technology, MSMEs, Tempeh, Rembun 
INOVASI PROMOSI DIGITAL DAN PERAN BAHASA DALAM MENCIPTAKAN DESA KREATIF: STUDI KASUS DI BLACANAN, KABUPATEN PEKALONGAN Falah, Fajrul; Tiani, Riris; Priambudi, Bagus Nuari; Pramesti, Amanda Rafaelya; Sintana, Zaila Siti
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2024): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.8.2.120-126

Abstract

ABSTRAKDesa Blacanan merupakan salah satu desa di pesisir Kabupaten Pekalongan yang mengalami pertumbuhan dalam bidang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Keberadaan beberapa UMKM seperti “DNA Crabs” dan “Nafri Fashion” yang menjadi mitra pengabdian kali ini menjadi bukti besarnya potensi usaha di Desa Blacanan. Potensi yang dimiliki pada “DNA Crabs” dan “Nafri Fashion” di Desa Blacanan ini dapat dikembangkan lagi agar Usaha Mikro Kecil Menengah tersebut dapat menjangkau pasar yang lebih luas lagi. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini yaitu menciptakan desa kreatif melalui inovasi promosi digital dan peran bahasa. Metode yang digunakan serta tahapan yang dilaksanakan antara lain menggunakan survei serta observasi lapangan, wawancara mitra secara mendalam dengan beberapa pertanyaan sebagai media perantara untuk menggali informasi dari mitra, serta melakukan studi pustaka melalui beberapa jurnal terdahulu. Hasil pengabdian pada masyarakat ini menghasilkan luaran berupa artikel jurnal dan website layanan bahasa.  Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini membutuhkan tindak lanjut sebagai jawaban untuk perkembangan UMKM berbasis digital khususnya di Desa Blacanan.Kata kunci: UMKM, Promosi Digital, DNA Crabs, Nafri Fashion, Blacanan  ABSTRACTBlacanan Village is one of the villages on the coast of Pekalongan Regency that is experiencing growth in the field of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). The existence of several MSMEs such as “DNA Crabs” and “Nafri Fashion” which are the partners of this service is proof of the great business potential in Blacanan Village. The potential possessed by “DNA Crabs” and “Nafri Fashion” in Blacanan Village can be developed further so that these Micro, Small and Medium Enterprises can reach a wider market. The purpose of this Community Service is to create a creative village through digital promotion innovation and the role of language. The methods used and the stages carried out include using surveys and field observations, in-depth partner interviews with several questions as an intermediary medium to extract information from partners, and conducting literature studies through several previous journals. The results of this community service produce outputs in the form of journal articles and language service websites.  This community service activity requires follow-up as an answer to the development of digital-based MSMEs, especially in Blacanan Village.Keywords: UMKM, Digital Promotion, DNA Crabs, Nafri Fashion, and Blacanan 
Sosialisasi Pemanfaatan Sumber Visual Dalam Penelitian Sejarah Bagi Mahasiswa S1 Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro Daradjati, Keke Pahlevi; Handayani, Tri
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2025): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.9.1.28-34

Abstract

This workshop on the use of visual sources in historical research aims to address the critical need for students to go beyond conventional textual sources and explore the potential of visual sources in constructing historical narratives. By introducing the significance, types, and application of visual sources through case studies of historical event reconstruction—especially when textual sources are limited—this activity is designed to equip students with the theoretical knowledge and practical skills necessary to effectively integrate visual sources into their research projects.