cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
HARMONI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 25991795     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Harmoni (E ISSN 2599-1795) merupakan jurnal berbasis pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada tiga bidang keilmuan yaitu Bahasa, Sastra, dan Budaya. Jurnal Harmoni dikelola oleh Departemen Linguistik Universitas Diponegoro dalam hal ini Program Studi Sastra Inggris dan Prodi Bahasa dan Kebudayaan Jepang.
Arjuna Subject : -
Articles 211 Documents
PENTINGNYA SIKAP BIJAK DALAM BERMEDIA SOSIAL Sudarsih, Sri; Widisuseno, Iriyanto
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2023): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.7.2.111-115

Abstract

 Pengabdian masyarakat ini konsentrasi pada urgensi sikap bijaksana dalam menggunakan media sosial bagi pengemudi becak pariwisata di Yogyakarta. Media sosial merupakan salah satu media yang dapat menunjang pengembangan pariwisata di Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi dan diskusi interaktif. Sosialisasi ditujukan agar para pengemudi becak memahami mengenai sikap bijak dalam bermedia sosial. Diskusi interaktif bertujuan agar lebih mudah memahami materi dan realisasinya dalam masyarakat. Media sosial merupakan suatu sarana yang dapat dimanfaatkan untuk sarana berkomunikasi. Sikap bijak bermedia sosial yang seharusnya ditunjukkan oleh pengemudi becak adalah media sosial seharusnya menjadikan seseorang semakin memahami makna hidupnya, mampu menyelesaikan persoalan hidupnya dengan bijaksana, memahami orang lain dengan berempati, dan mengedepankan integritas, sikap dan tingkah lakunya selalu mencerminkan nilai-nilai etika yang mendasari setiap aspek hidupnya. Integritas harus dijaga karena menentukan kualitas seseorang. Kata kunci: bijak, media sosial, pariwisata, pengemudi becak  This community service focuses on the urgency of being wise in using social media for tourist pedicab drivers in Yogyakarta. Social media is one of the media that can support tourism development in Yogyakarta. The methods used in this community service are socialization and interactive discussions. The outreach is intended so that pedicab drivers understand wise attitudes in using social media. The interactive discussion aims to make it easier to understand the material and its realization in society. Social media is a tool that can be used as a means of communication. The wise attitude in using social media that should be shown by rickshaw drivers is that social media should make a person understand the meaning of his life more, be able to solve his life problems wisely, understand other people with empathy, and prioritize integrity, his attitudes and behavior always reflect the underlying ethical values. every aspect of his life. Integrity must be maintained because it determines a person's quality.Keywords: wise, social media, tourist, rickshaw driver
PENYULUHAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DI KOTA SEMARANG DALAM RANGKA MENGIMPLEMENTASIKAN TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN (TPB) NOMOR 5 TENTANG KESETARAAN GENDER Hanjani, Vania Pramudita; Suyanto, Suyanto; Purwanti, Tari
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2023): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.7.2.77-81

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga menjadi salah satu isu yang marak terjadi belakangan ini. Kekerasan sering kali terjadi kepada wanita oleh pasangan bahkan anak-anak mereka sendiri. Kekerasan yang terjadi tidak hanya berupa kekerasan fisik, namun terjadi secara verbal. Permasalahan lain turut muncul saat kekerasan tersebut justru dibenarkan oleh pihak korban. Di sini, pengabdian ini akan menjadi penting untuk menyadarkan bahwa kekerasan dalam rumah tangga bukan menjadi sebuah pembenaran dalam masalah. Pihak-pihak korban harus turut sadar akan adanya kerugian yang sedang mereka alami. Oleh karena itu, dengan menjunjung kesetaraan, peri keadilan dan peri kemanusiaan, kami melaksanakan program ini demi keberlangsungan kesuksesan pengabdian bagi masyarakat. Serangkaian kegiatan yang akan kami lakukan berupa kegiatan serupa dengan seminar dengan diskusi terbuka. Dengan demikian, para peserta sasaran pengabdian ini akan memiliki wawasan yang lebih luas dan peka terhadap KDRT. 
PELATIHAN MEMBATIK PADA IBU-IBU PKK PURWOSARI SAYUNG DEMAK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS EKONOMI PEREMPUAN Maziyah, Siti; Indrahti, Sri; Alamsyah, Alamsyah; Yuliati, Dewi
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2024): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.8.1.60-66

Abstract

ABSTRAK“Pelatihan Membatik Pada Ibu-Ibu PKK Purwosari Sayung Demak Sebagai Upaya Meningkatkan Kreativitas Ekonomi Perempuan” bertujuan untuk memberikan bekal kreativitas kepada ibu-ibu PKK Purwosari Sayung Demak agar dapat memanfaatkan ketrampilan membatik untuk meningkatkan perekonomian mereka.  Pekerjaan ini dimulai dengan koordinasi dengan pihak yang terlibat dalam pelatihan, yaitu Ketua PKK Purwosari Sayung Demak dan instruktur pelatihan. Setelah terjadi kesepakatan antara dua pihak tersebut, kemudian ditentukan waktu pelatihan yang berlangsung selama 3 hari. Adapun materi yang diterima oleh ibu-ibu PKK itu adalah proses membatik tulis dan cap hingga mewarnai.Kata kunci: pelatihan membatik; PKK; Demak; peningkatan ekonomi; perempuan  ABSTRACT"Batik Training for Women from PKK Purwosari Sayung Demak as an Effort to Increase Women's Economic Creativity" aims to provide creativity for women from PKK Purwosari Sayung Demak to utilize batik skills to improve their economy. This work began with coordination with the parties involved in the training, the PKK Purwosari Sayung Demak, the chair, and the instructor. After an agreement has been reached between the two parties, a training time is determined which will last for 3 days. The materials received by the PKK women included writing, stamping batik, and coloring.Keywords: batik training; PKK; Demak; economic improvement; Woman
PENGEMBANGAN UMKM KONVEKSI ALVARO PRODUCTION MELALUI BRANDING DAN TEKNOLOGI DIGITAL DI DESA REMBUN PEKALONGAN Falah, Fajrul; Tiani, Riris; Marwini, Marwini; Sekar, Dyah Ayu; Iriani, Rossi Nur; Nada, Elysa Qothrun
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2024): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.8.1.21-28

Abstract

ABSTRAKSalah satu usaha UMKM yang sedang mengalami pertumbuhan dan memiliki potensi yang menjanjikan di Desa Rembun adalah Alvaro Production. UMKM di Desa Rembun Kabupaten Pekalongan ini, menjadi mitra dalam program pengabdian kepada Masyarakat. Tujuan pengabdian kepada masayrakat ini adalah pengembangan UMKM Alvaro Production melalui branding dan pemanfaatan teknologi digital. Metode dan tahapan yang dilakukan dalam pelaksanaan pengabdian ini meliputi, studi literature, survei, observasi, wawancara mendalam, pelatihan dan pemebrian materi, dan praktik. Luaran yang dihasilkan dalam kegiatan ini antara lain pembuatan logo produk, pemanfaatan media sosial, pembuatan website Linktree, pembuatan katalog produk, dan penambahan lokasi UMKM pada Google Maps. Hasil pelaksanaan pengabdian memuat strategi branding meningkatkan kesadaran merek, aksesibilitas produk, dan interaksi pelanggan. Selain itu, mitra memiliki akses pemasaran yang lebih meluas. kegiatan ini perlu ditindaklanjuti dengan perspektif atau pendekatan lain, sehingga mitra Alvaro Production lebih berkembang dan Desa rembun memiliki produk unggulan.Kata Kunci: Pengembangan, Branding, Teknologi Digital, UMKM, Rembun ABSTRACTOne of the MSME businesses that is experiencing growth and has promising potential in Rembun Village is Alvaro Production. MSMEs in Rembun Village, Pekalongan Regency, are partners in the community service program. The aim of this community service is the development of Alvaro Production MSMEs through branding and the use of digital technology. The methods and stages carried out in implementing this service include literature studies, surveys, observations, in-depth interviews, training and providing materials, and practice. The outputs produced in this activity include creating product logos, utilizing social media, creating a Linktree website, creating product catalogues, and adding MSME locations to Google Maps. The results of the implementation of the service include branding strategies to increase brand awareness, product accessibility and customer interaction. In addition, partners have wider marketing access. This activity needs to be followed up with another perspective or approach, so that Alvaro Production partners develop further and Rembun Village has superior products.Keywords: Development, Branding, Digital Technology, UMKM, Rembun
PEMBERDAYAAN KEGIATAN WALKING TOUR DAN PENGUATAN KARAKTER GENERASI MUDA DI KOTA SEMARANG Widisuseno, Iriyanto; Sudarsih, Sri
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2023): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.7.2.%p

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini fokus pada penguatan karakter generasi muda melalui Walking tour di kota Semarang. Tujuannya melakukan penguatan karakter pemuda melalui kegiatan Walking tour. Selain itu juga memberdayakan kegiatan Walking tour agar dapat mendorong pertumbuhan kegiatan ekonomi kreatif masyarakat setempat. Di saat era global ini para pemuda perlu memiliki kesiapan sikap mental yang menggambarkan sebuah karakter pemuda yang kuat dan berintegritas tinggi. Metode penguatan karakter menggunakan cara berwisata edukatif yang dikemas melalui kegiatan Walking tour di tempat wisata warisan budaya di wilayah kota Semarang. Peserta kegiatan adalah pemuda mahasiswa pencinta wisata budaya. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan, antusiasme pemuda dalam mengikuti kegiatan Walking tour, memahami keefektifan Walking tour sebagai cara edukatif dan promotive, tumbuh sikap apresiatif di kalangan pemuda terhadap nilai-nilai keluhuran budaya pada objek-objek wisata sebagai refleksi awal pertumbuhan sikap mental positif pemuda. Kata kunci: walking tour, penguatan karakter, generasi muda, era globalABSTRACTThis community service activity focuses on strengthening the character of the younger generation through a Walking tour in the city of Semarang. The aim is to strengthen youth character through Walking tour activities. Apart from that, it also empowers Walking tour activities to encourage the growth of creative economic activities in the local community. In this global era, young people need to have a prepared mental attitude that depicts a strong youth character and high integrity. The method of strengthening character uses educational tourism which is packaged through Walking tour activities at cultural heritage tourist attractions in the Semarang city area. The activity participants are young students who love cultural tourism. The results of this community service show that the enthusiasm of young people in participating in Walking tour activities, understanding the effectiveness of Walking tours as an educational and promotive method, growing appreciative attitudes among young people towards the noble cultural values of tourist attractions as an initial reflection of the growth of positive mental attitudes among young people.Keywords: walking tour, character strengthening, young generation, global era 
PENGUATAN LITERASI LINTAS BUDAYA MELALUI PEMBELAJARAN FILM PADA SISWA-SISWA SMA NEGERI 4 SEMARANG Suryaningsih, Sukarni; Wilujeng, Sri Rahayu
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2024): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.8.1.67-71

Abstract

ABSTRAKMelakukan peran sebagai sarana edukasi dan hiburan, film bermuatan budaya memiliki nilai lebih karena di dalamnya penonton berkesempatan untuk belajar mengenai persamaan dan perbedaan antar budaya. Eksistensi film sebagai sarana hiburan memungkinkan masyarakat menyerap dengan lebih mudah unsur-unsur budaya yang sebelumnya tidak mereka ketahui dan pahami. Melalui kegiatan pendampingan untuk menambah pemahaman budaya, kegiatan pengabdian masyarakat ini mengajak siswa-siswa SMA untuk memiliki literasi budaya sehingga topik tayangan film yang di dalamnya terdapat unsur-unsur budaya seperti etika, norma, gaya hidup dapat mereka sikapi dengan bijakKata kunci : film, budaya populer, literasi budaya, pemahaman budaya  ABSTRACTPlaying its role as a means of education and entertainment, films with cultural content have added value since the audience has the opportunity to learn about the similarities and differences among cultures. The existence of films as a means of entertainment allows people to more easily absorb cultural elements that they previously did not know and understand. Through mentoring activities to increase cultural understanding, this community service activity invites high school students to have cultural literacy so that they can approach wisely the topics of film shows which contain cultural elements such as ethics, norms, lifestyles.Keywords : film, popular culture, cultural literacy, cultural understanding 
SOSIALISASI CAGAR BUDAYA DAN OBJEK DIDUGA CAGAR BUDAYA UNTUK LOMBA KARYA TULIS ILMIAH TINGKAT SISWA SMA DI JAWA TENGAH Maziyah, Siti; Indrahti, Sri; Alamsyah, Alamsyah
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2023): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.7.2.82-89

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini berjudul “Sosialisasi Cagar Budaya dan Objek diduga Cagar Budaya Untuk Lomba Karya Tulis Ilmiah  (LKTI) Tingkat Siswa SMA di Jawa Tengah”. Adapun tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman kepada Musyawarah Guru Mata Pelajaran Sejarah tentang pengertian Cagar Budaya dan Objek Diduga Cagar Budaya.  Selanjutnya tugas para guru itulah untuk mentransfer pemahaman mereka tentang Cagar Budaya dan Objek Diduga Cagar Budaya kepada para siswa SMA yang akan mengikuti LKTI bertema Cagar Budaya.  Pekerjaan ini dimulai dengan studi pustaka untuk memahami konsep kebudayaan, Warisan Budaya, Warisan Budaya Benda, Warisan Budaya Takbenda, Cagar Budaya, Objek Diduga Cagar Budaya, serta tata cara pembuatan LKTI. Selanjutnya data yang ditemukan itu diinventarisir dan disusun menjadi PowerPoint yang dapat digunakan untuk melakukan sosialisasi tentang Cagar Budaya dan Objek Diduga Cagar Budaya, serta cara membuat karya tulis ilmiah.
EDUKASI ANTI-BULLYING MELALUI PEMBUATAN PRODUK KEMAS ULANG INFORMASI BUKU CERITA MEWARNAI DI SD KEBON DALEM 2 SEMARANG Christiani, Lydia; Alfharezi, M. Salman; Kuntardi, Dani Marcelo Septiano
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2024): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.8.1.29-35

Abstract

 ABSTRAKDi Indonesia, kasus bullying atau perundungan semakin meningkat seiring berlalunya waktu, tersebar di berbagai wilayah, dan mulai menjadi persoalan sosial yang semakin serius, terutama dalam konteks pendidikan. Salah satu contoh kasus bullying terjadi di SD Kebon Dalem 2 Semarang, di mana tercatat beberapa insiden perselisihan dan pembentukan kelompok antar siswa yang menghasilkan konflik pertemanan dalam bentuk perundungan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pemahaman tentang bullying atau  perundungan dengan harapan dapat menjadi langkah preventif terhadap kasus perundungan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui penggunaan produk kemas ulang informasi buku cerita mewarnai berjudul “Bunga Persahabatan” sebagai sarana edukasi yang menarik bagi para siswa, sehingga pesan tentang pentingnya persahabatan dan etika berteman memberikan manfaat dalam pengembangan keterampilan anak-anak dan pemahaman moral dapat tersampaikan dengan baik. Dengan demikian, produk ini memiliki potensi sebagai alat efektif dalam usaha pencegahan bullying di lingkungan sekolah dasar.Kata kunci: bullying, pendidikan, perundungan, pengabdian masyarakat, sekolah dasar ABSTRACTIn Indonesia, cases of bullying are increasingly prevalent over time, spreading across various regions, and emerging as a progressively serious social issue, particularly within the realm of education. One example of bullying occurred at SD Kebon Dalem 2 Semarang, where several incidents of disputes and the formation of student groups resulted in friendship conflicts in the form of bullying. The objective of this community service activity is to provide an understanding of bullying with the hope of serving as a preventive measure against bullying cases. This activity is carried out through the use of information repackaging products entitled coloring story books titled "Bunga Persahabatan" as an engaging educational tool for students, allowing the message about the importance of friendship and ethical behavior to benefit the development of children's skills and moral understanding. Thus, this product has the potential to be an effective tool in the effort to prevent bullying in elementary school environments.Keywords: bullying, education, friendship conflicts, indonesia, preventive measure
INOVASI PEMBELAJARAN DARING: INTEGRASI SITUS EDUKASI DAN GOOGLE FORMULIR UNTUK EVALUASI Sakariah, Dewi Saraswati; Widiandari, Arsi
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2024): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.8.1.1-5

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang dilakukan oleh tim Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang, FIB ini berfokus pada pengenalan fitur situs edukasi Tanoshii Japanese yang dirangkaikan dengan pengenalan fitur Google Formulir pada layanan Penyimpanan Awan (Google Drive) kepada siswa SMA Negeri 7 Semarang. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai penggunaan teknologi dalam pembelajaran, sehingga mereka dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata. Kegiatan ini dilakukan melalui pemberian materi yang komprehensif, yang mencakup pengenalan situs Tanoshii Japanese untuk meningkatkan keterampilan berbahasa Jepang dan penggunaan fitur Google Formulir untuk mendapatkan dan menyimpan informasi, serta untuk mengevaluasi diri melalui layanan kuis. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi pembuatan panduan secara luring, sesi pengajaran langsung, dan sesi tanya jawab interaktif. Melalui metode ini, siswa diharapkan dapat memahami dan menguasai materi yang disampaikan, serta mampu menerapkannya dalam konteks akademis maupun sehari-hari. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dalam penggunaan situs Tanoshii Japanese terkait kemampuan berbahasa Jepang serta pengembangan keterampilan digital pada fitur Google Formulir. Dengan demikian, diharapkan siswa dapat lebih siap menghadapi tantangan di era digital dan mampu memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses belajar mereka.Kata kunci: Pengabdian kepada Masyarakat, BKJ Undip, Google Form, Tanoshii Japanese, SMA 7 SemarangABSTRACTCommunity Service Activities (PkM) conducted by the Japanese Language and Culture Study Program team, Faculty of Humanities, focuses on introducing the features of the Tanoshii Japanese educational website, coupled with introducing the features of Google Forms on the Google Drive cloud storage service to students of SMA Negeri 7 Semarang. The main goal of this activity is to enhance students' understanding of technology usage in learning, so they can apply it in real life. This activity is carried out through comprehensive material delivery, which includes introducing the Tanoshii Japanese website to improve Japanese language skills and using Google Forms features to obtain and store information, as well as to self-assess through quiz services. The methods used in this community service include offline guidebook creation, direct teaching sessions, and interactive Q&A sessions. Through these methods, students are expected to understand and master the material presented, and be able to apply it in academic and everyday contexts. The results of this activity show an improvement in students' understanding of the use of the Tanoshii Japanese website regarding Japanese language proficiency and the development of digital skills in Google Forms features. Thus, it is hoped that students will be better prepared to face challenges in the digital era and be able to utilize technology to support their learning process.Keywords: Community Service, BKJ Undip, Google Forms, Tanoshii Japanese, SMA 7 Semarang
PELATIHAN ENGLISH VOCABULARY FOR KIDS DI KAMPUNG LITERASI 26 ILIR Ningrum, Sulistya; Shahab, Aisyah; Zakaria, Zakaria; Ningsih, Wirda; Ma'ruf, Zidni
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2024): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.8.1.72-79

Abstract

ABSTRAKBahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang paling banyak memiliki penutur dan sering kali digunakan pada pertemuan antarnegara. Oleh karena itu, kemampuan Bahasa Inggris perlu dikuasai oleh siswa sebagai penerus generasi agar dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kampung Literasi yang menjadi tempat belajar nonformal bagi siswa dimanfaatkan sebagai perluasan akses informasi, khususnya terkait pembelajaran Bahasa Inggris. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini meliputi 1. Apa materi yang tepat digunakan dalam pelatihan vocabulary for kids di Kampung Literasi 26 Ilir Palembang? dan 2. Bagaimana metode yang diterapkan dalam pelatihan vocabulary for kids di Kampung Literasi 26 Ilir Palembang? Berdasarkan permasalahan tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat Jurusan Bahasa Inggris Politeknik Negeri Sriwijaya memberikan pelatihan kepada siswa di Kampung Literasi 26 Ilir Palembang. Kegiatan pelatihan ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, dan praktik kosa kata dalam Bahasa Inggris. Metode pelatihan conversation yang telah dilaksanakan adalah dengan drilling method di mana peserta pelatihan diminta melakukan hal yang sama, berulang-ulang secara sungguh-sungguh dengan tujuan untuk menyempurnakan keterampilan speaking, terutama pronunciation agar peserta mengetahui cara pengucapan yang benar. Target yang diharapkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu meningkatkan keterampilan, menambah pengetahuan, dan mempertajam pemahaman terkait kosa kata Bahasa Inggris sehari-hari kepada anak-anak untuk dapat meningkatkan kompetensi speaking.ABSTRACTEnglish is the most widely spoken international language and is often used in international meetings. Therefore, English proficiency needs to be mastered by students as the next generation to improve the quality of human resources. The Literacy Village, which serves as a non-formal learning place for students, is utilized to expand access to information, especially related to English learning. The issues raised in this study include: 1. What is the appropriate material used in vocabulary training for kids in Literacy Village 26 Ilir Palembang? and 2. What methods are applied in vocabulary training for kids in Literacy Village 26 Ilir Palembang? Based on these issues, the Community Service Team from the English Department of Sriwijaya State Polytechnic conducted training for students in Literacy Village 26 Ilir Palembang. This training was carried out using lecture, discussion, and English vocabulary practice methods. The conversation training method implemented was the drilling method, where the trainees were asked to perform the same task repeatedly in a serious manner to enhance speaking skills, especially pronunciation, so that participants know the correct pronunciation. The expected target of this community service activity is to improve skills, increase knowledge, and sharpen understanding of everyday English vocabulary for children to enhance their speaking competence. Keywords: Conversation, English Vocabulary, Kampung Literasi 26 Ilir, Kids, Pronunciation