cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 24068365     EISSN : 28289935     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 701 Documents
SUSTAINABLE BUSINESS DAN SOCIAL ECONOMIC ENVIRONMENT MASYARAKAT DI PULAU PRAMUKA, KEPULAUAN SERIBU SEBAGAI PERWUJUDAN SMART ISLAND Elistia, Elistia; Maharani, Novera K.; Afif, Ahmad Sururi
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 5, No 4 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v5i4.2791

Abstract

AbstractAdministrative District of the Thousand Islands is part of the capital city of the State of DKI Jakarta. The administrative area of the Thousand Islands which is the target partner is the community at Pramuka Island, North Thousand Islands District, Pulau Panggang Village. Through the partnership of the Thousand Islands Family Welfare Development Team (TP PKK) the program was implemented. In order to increase the potential for human resource development this program is aimed at local youth. Character education that has not been maximized, an economy that has not been exploited and is less productive, even though it has good economic potential, such as tourism, small food industries by, the lack of practical skills for the residents of the thousand islands that can improve their welfare in supporting the products of their productive businesses. lack of concern for the community towards the environment. So, from the results of observations, discussions, reviews of relevant data and information, it can be concluded that in the framework of developing community roles, a Community Service Program with the theme of Sustainable Business Education for local superior products and regional Social Environment is needed through model socialization. The Integrated Entrepreneurship Program is supported by community participation for the realization of Smart Island which was held on February 13-14, 2019 at Pramuka Island, Thousand Islands Regency, DKI Jakarta. Keywords: thousand islands, social environment, sustainable business. AbstrakKabupaten Administratif Kepulauan Seribu adalah bagian dari ibukota Negara Indonesia DKI Jakarta. Wilayah administrasi Kepulauan Seribu yang menjadi mitra sasaran adalah masyarakat di Pulau Pramuka, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kelurahan Pulau Panggang. Melalui kerjasama mitra Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kepulauan Seribu program ini terlaksana. Dalam rangka meningkatkan potensi pembangunan sumber daya manusia program ini ditujukkan untuk para pemuda/pemudi daerah. Pendidikan karakter yang belum maksimal, perekonomian yang belum tereksploitasi dan kurang produktif, padahal memiliki potensi ekonomi yang baik, seperti pariwisata, industri kecil makanan oleh – oleh, kurangnya keterampilan praktis bagi warga pulau seribu yang dapat meningkatkan kesejahteraanya mendukung hasil – hasil usaha produktif daerahnya, kurangnya kepedulian warga terhadap lingkungan. Jadi, dari hasil observasi, diskusi, tinjauan data dan informasi yang relevan, maka dapat disimpulkan bahwa dalam rangka usaha pengembangan peran masyarakat, maka perlu diselenggarakannya Program Pengabdian kepada Masyarakat yang bertema Edukasi Sustainable Business untuk produk lokal unggulan Pulau dan Social Environment daerah melalui sosialisasi model Program Kewirausahaan Terpadu didukung oleh partisipasi masyarakat untuk perwujudan Smart Island yang di selenggarakan pada Februari 2019 di Pulau Pramuka, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Kata kunci: kepulauan seribu, social environment, sustainable business
PENGUKURAN STATUS GIZI DAN EDUKASI CUCI TANGAN PADA ANAK JALANAN RPTRA GONDANGDIA JAKARTA Rumana, Nanda Aula; Sitoayu, Laras; Melani, Vitria
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 5, No 4 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v5i4.2790

Abstract

AbstractIn the 1945 Constitution the rights of children have been stated that children have the right to survival, to grow and develop, and to protect them from discrimination and violence. This shows that children are no exception street children have the right to grow and develop properly. Community service this time aims to provide education about good hand washing and measuring nutritional status through anthropometry. Community service is carried out at the RPTRA Gondangdia, Central Jakarta, targeting all street children around the RPTRA. Lectures and discussions about hand washing were directed in 20 minutes. Recording data on height and weight of street children is very necessary because it can be a data to calculate the nutritional status of an attacker. Based on the results of the study it was found that some street children were still experiencing malnutrition. This can be a concern for stakeholders to pay more attention to children's rights, especially in matters of food security. Keywords: hand washing, street children, nutritional status AbstrakDalam Undang-undang dasar 1945 telah tertuang tentang hak anak bahwa anak-anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang, serta perlindungan dari diskriminasi dan kekerasan. Hal tersebut menunjukkan bahwa anak-anak tidak terkecuali anak jalanan memiliki hak untuk tumbuh dan berkembang dengan layak. Pengabdian masyarakat kali ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang cuci tangan yang baik dan melakukan pengukuran status gizi melalui antropometri. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di RPTRA Gondangdia Jakarta Pusat dengan sasaran seluruh anak jalanan yang berada di sekitar RPTRA tersebut. Ceramah dan diskusi tentang cuci tangan dilakukan secara terarah selama 20 menit. Pencatatan data tinggi badan dan berat badan anak jalanan menjadi sangat diperlukan karena dapat menjadi data untuk menghitung status gizi seserang. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa beberapa anak jalanan masih mengalami gizi kurang. Hal tersebut dapat menjadi perhatian terhadap pemangku kepentingan untuk lebih memperhatikan hak anak jalan terutama dalam masalah ketahanan pangan. Kata kunci: cuci tangan, anak jalanan, status gizi
POMPA AIR DENGAN PENGGERAK KINCIR ANGIN UNTUK PENGAIRAN DI DUSUN BUGEL 2, KELURAHAN BUGEL, KECAMATAN PANJATAN, KABUPATEN KULON PROGO DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Rusianto, Toto; Huda, Saiful
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 5, No 4 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v5i4.2789

Abstract

AbstractThe community in Bugel 2 Hamlet, Bugel Village, Panjatan Subdistrict, Kulon Progo Regency, Yogyakarta Special Region Province, is a beach sand farmer who cultivates chilli, watermelon, melon and others. Every day they need water to watering the plants. Water is obtained by using a gasoline engine for water pump so it increases the cost of expenditure. Through a development program for sustainable education (ESD). The community was introduced to alternative energy, namely windmills as a driver of water pumps. Windmills are expected to be an alternative to change the water pump of gasoline engine. Windmill construction consists a stake was made of 4 m high cast concrete. Windmill functions to change the kinetic energy of wind into rotational motion, through eccentric wheels or crankshaft rotational motion is converted into translation. The translation motion moves the up and down pulling rod of the piston pump to pump water from the well to the surface. The piston pump was made using PVC pipe material. The capacity of the pump made from PVC pipe material is 4.5 litres/minute. While the minimum wind speed to produce this capacity is 4 meters/second.The involvement of making windmills includes lecturers, students and the community as a form of ESD-based learning. The number of windmills made as educational media made as many as 6 pieces scattered in several wells of residents. In terms of the social aspects of the community, pump technology and windmills are not very complicated technologies, it is easily mastered, socialization to the community as users. The technology of windmill is very helpful for the community. Keywords: windmills, water pumps, wells AbstrakMasyarakat di Dusun Bugel 2, Kelurahan Bugel, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo DIY, merupakan petani lahan pasir pantai dengan budidaya tanaman cabai, buah semangka, melon dan lainnya. Setiap hari membutuhkan air untuk menyirami tanamannya. Air diperoleh dengan menggunakan motor pompa berbahan bakar bensin sehingga meningkatkan biaya pengeluaran. Melalui program pengembangan untuk pendidikan berkelanjutan atau Education Sustainable Development (ESD), masyarakat diperkenalkan energi alternatif yaitu kincir angin sebagai penggerak pompa air. Racangan kincir angin tersebut diharapkan sebagai alternatif pengganti motor pompa. Kontruksi kincir angin terdiri tiang terbuat dari beton cor setinggi 4 m. Sudu berfungsi merubah energi kinetik angin menjadi gerak rotasi, melalui roda eksentrik atau poros engkol gerak rotasi diubah menjadi translasi. Gerak translasi menggerakan batang penarik naik turun menggerakan pompa torak untuk memompa air dari sumur ke permukaan. Pompa torak dibuat menggunakan bahan pipa PVC. Kapasitas pompa yang dibuat dari bahan pipa PVC adalah 4,5 liter/menit. Sedang kecepatan minimum angin untuk menghasilkan kapasitas tersebut adalah 4 meter/detik. Keterlibatan pembuatan kincir angin menyertakan dosen, mahasiswa dan masyarakat sebagai bentuk pembelajaran berbasis ESD. Jumlah kincir angin yang dibuat sebagai media pendidikan, dibuat sebanyak 6 buah tersebar pada beberapa sumur warga. Dari segi sosial masyarakat, teknologi pompa dan kincir angin bukanlah teknologi yang sangat rumit, akan tetapi merupakan teknologi yang mudah dikuasai, sosialisasi kepada masyarakat selaku pengguna teknologi ini akan sangat membantu, khususnya di Dusun Bugel 2 Kelurahan Bugel Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulon Progo DIY. Kata kunci: kincir angin, pompa air, sumur
PENINGKATAN WAWASAN BIOTEKNOLOGI SISWA SMK NEGERI 9 KOTA TANGERANG MELALUI KEGIATAN PRAKTIKUM ISOLASI DNA TANAMAN Wahyuni, Febriana Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 5, No 4 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v5i4.2788

Abstract

AbstractBiotechnology is one of the fields of Biology that must be mastered by students for Biotechnology which is directly related to daily life. Learning biotechnology needs to be supported by laboratory activities as a form of proof of the existing theory. general biotechnology material. The problem that addresses partners is the problem of knowledge about biotechnology as one of the materials discussed in biology and there are no practical activities that support in the field of biotechnology. As for the purpose of community service activities is to improve students' insight into biotechnology and improve student skills in the laboratory through practicing plant DNA isolation. From this activity, students are expected to have basic skills in DNA isolation as a provision for the development of other skills in the field of biotechnology. From the results of feedback given to students, it is acceptable for 52% of students to strongly agree on the material presented, and received 48% of students quite understanding the material presented. The participants were also interested in training related to biotechnology. The results of student feedback can be known to most students who need training on Bacterial Inhibition Test (68%). Then as many as 23% asked for practicum about cloning, 8% asked for practicum for DNA bands, and 1% asked for observations about animal DNA isolation. Based on the activities that have been carried out, it can be concluded that students gain knowledge and improve their insight and skills in the field of biotechnology through DNA isolation activities. Keywords: biotechnology, practicum, DNA isolation AbstrakBioteknologi merupakan salah satu bidang ilmu dalam biologi yang harus dikuasai oleh siswa karena bioteknologi banyak terkait langsung dengan kehidupan sehari-hari.Pembelajaran bioteknologi perlu didukung kegiatan laboratorium sebagai bentuk pembuktian dari teori yang ada.Penelitian terdahulu membuktikan bahwa secara umum siswa Sekolah Menengah belum memahami secara umum materi bioteknologi.Permasalahan yang dihadapi mitra adalah kurangnya pengetahuan tentang bioteknologi sebagai salah satu materi yang dipelajari dalam pelajaran biologi dan belum ada kegiatan praktikum yang mendukung dalam mempelajari bioteknologi.Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan wawasan siswa tentang bioteknologi dan meningkatkan keterampilan siswa di dalam laboratorium melalui kegiatan praktikum isolasi DNA tanaman.Dari kegiatan ini diharapkan para siswa memiliki keterampilan dasar dalam isolasi DNA sebagai bekal untuk pengembangan keterampilan lainnya di bidang bioteknologi. Dari hasil feedback yang diberikan kepada siswa, dapat diketahui bahwa 52% siswa sangat memahami tentang materi yang telah disampaikan, dan sisanya 48% siswa cukup memahami materi yang disampaikan. Para peserta juga menginginkan adanya praktikum lainnya yang berkaitan dengan bioteknologi.Dari hasil feedback siswa dapat diketahui bahwa sebagian besar para siswa menginginkan adanya pelatihan tentang Uji Penghambatan Bakteri (68%). Kemudian sebanyak 23% menginginkan praktikum tentang kloning, 8% menginginkan praktikum pengamatan pita DNA, dan 1% menginginkan pengamatan tentang isolasi DNA hewan. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa para siswa memperoleh pengetahuan dan peningkatan wawasan dan keterampilan di bidang bioteknologi melalui kegiatan isolasi DNA. Kata kunci: bioteknologi, praktikum, isolasi DNA
PENINGKATAN KAPASITAS KOMUNIKASI PADA KADER PENJANGKAUAN HIV/AIDS (ODHA) DI JAKARTA Mahadewi, Erlina Puspitaloka; Heryana, Ade; Handayani, Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 5, No 4 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v5i4.2787

Abstract

AbstractOne of the major tasks of healthcare community volunteers or cadres is outreaching risky health peoples that medical workforces might not reach them. Peoples diagnosed HIV-AIDS (ODHA) is the outreached community and the cadres should have extraordinary community skill. This activity aimed to provide capacity building for the cadres related to interpersonal health community. Capacity building conducted in April and Oktober 2018. Nine cadres from LSM Yayasan Putri Mandiri were participated and good cooperation made during this activity. Indoor activities include presenting and role playing related to health community was conducted for about 30 minutes for each topic and trining deliver in a full day. Pre and post testing to assess the comprehension of interpersonal health skill were arranged. Result shows that there is no significant different between the knowledge score of the cadre at pre and post test. However, there is a tendency that improvement of knowledge scores among the cadres. Further in year 2019 intensive next training is needed to enable the cadres to give good skills of upgrade interpersonal community related with drugs and communicatios skill. keywords: cadres, HIV-AIDS, healthcare communication AbstrakSalah satu tugas utama kader atau relawan kesehatan adalah menjangkau kelompok masyarakat dengan risiko kesehatan tinggi yang sulit ditemui oleh petugas kesehatan. Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) merupakan salah satu komunitas yang sulit dijangkau sehingga kader kesehatan sebaiknya memiliki kemampuan komunikasi interpersonal yang di atas rata-rata Kegiatan yang dilaksanalan pada bulan April dan Oktober 2018 bertujuan untuk meningkatkan kapasitas keterampilan komunikasi kesehatan secara interpersonal pada kader kesehatan. Kegiatan ini diikuti oleh 9 kader kesehatan LSM Yayasan Puteri Mandiri. Waktu Pelatihan selama 30 menit untuk tiap topik dan dilakukan presentasi dan role plays dalam komunikasi interpersonal selama sehari penuh. Pengukuran terhadap pemahaman terhadap komunikasi interpersonal dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan, walaupun secara statistik tidak berbeda nyata antara pengetahuan peserta saat pretest dan post test, data menunjukkan adanya perbaikan pengetahuan peserta tentang komunikasi kesehatan secara interpersonal. Perlu tindak lanjut kegiatan di tahun 2019 berupa pelatihan lebih detail tentang komunikasi kesehatan dan edukasi tentang obat oleh para kader. kata kunci: HIV/AIDS, kader, komunikasi kesehatan
UPAYA PENINGKATAN KINERJA UMKM DAN KOPERASI PROVINSI DKI JAKARTA DENGAN ADANYA PP NO.23 TAHUN 2018 Sunaryo, Karsam; Gantino, Rilla; Rova, Yunizar; Prayoga, Ngatimin
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 5, No 4 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v5i4.2786

Abstract

AbstractThe Indonesian business world is currently still dominated by Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM). The aim of this community service is to determine the effect of PP No.23 of 2018 on UMKM Performance in Jakarta Province, with samples taken based on purposive sampling namely trainees Taxation of class I-IV at the DKI Jakarta Cooperative and UMKM Office, which is a representative of all UMKM in Jakarta. The results of the study show that: (1) the level of knowledge about their taxation is still low so that it is easy to implement and provide legal certainty because of its final nature; by increasing tax extensification; (3) PP No.23 of 2018 has a good impact on improving the performance of UMKM and Cooperatives in the DKI Jakarta Province. Keywords : performance, UMKM, cooperatives                                                           AbstrakDunia usaha Indonesia pada saat ini masih didominasi oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).Tujuan dari pengabdian masyarakt ini adalah untuk mengetahui pengaruh adanya PP No.23 Tahun 2018 terhadap Kinerja UMKM di Propinsi Jakarta,dengan sampel yang diambil berdasarkan purposive sampling yaitu peserta pelatihan Perpajakan angkatan I-IV pada Dinas Koperasi dan UMKM DKI Jakarta, yang merupakan perwakilan dari seluruh UKM yang ada di Jakarta. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) tingkat pengetahuan tentang perpajakan mereka masih rendah sehingga mudah untuk di implementasikan dan memberikan kepastian hukum karena sifatnya yang final;(2) mudahnya implementasi perpajakan dan kecilnya tarif pajak UMKM mampu memberikan kontribusi terhadap pendapatan negara dari sektor pajak UMKM dengan meningkatkan ekstensifikasi perpajakan; (3) PP No.23 Tahun 2018 memberikan dampak yang baik untuk peningkatan kinerja UMKM dan Koperasi pada Provinsi DKI Jakarta. Kata kunci: kinerja, UMKM, koperasi
SOSIALISASI KEHALALAN KOSMETIK DAN BARANG GUNAAN Juniarti, Juniarti; Nazwirman, Nazwirman
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 5, No 4 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v5i4.2781

Abstract

AbstractThe population of Indonesia in 2019 reaches 267 million and 87 percent are Muslims. Most of the residents of muslin are women who are a part of a large market segmentation in fulfilling the needs, especially cosmetic products and uses. The rapid progress of science and technology in the fields of food, medicine and cosmetics has become very important for halal products. Some of the active ingredients used in the manufacture of cosmetics and used goods are suspected to be derived from the body of pig animals consisting of feathers, placenta skin, blood, meat, fat, skin and even bones. In the Qur'an consume halal and thayyib (good) because there are things that endanger health. Activities aimed at Empowering Majlis Taklim mothers in Nabawi mosque, Banjar Wijaya, Tangerang City in the form of counseling and examples to be able to provide more information about cosmetic products and halal uses. The results of the Activity succeeded in increasing participants' knowledge. Keywords: cosmetics, use goods, halal. AbstrakJumlah penduduk Indonesia tahun 2019 Mencapai 267 juta jiwa dan 87 persen adalah muslim. Sebagian besar penduduk muslin adalah perempuan yang merupakan suatu bagian segmentasi pasar yang besar dalam pemenuhan kebutuhan terutama produk kosmetik dan barang gunaan. Pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pangan, obat-obatan, dan kosmetik menjadi sangat penting terhadap produk halal. Beberapa bahan aktif yang digunakan dalam pembuatan kosmetik dan barang gunaan diduga haram berasal tubuh hewan babi yang terdiri dari bulu, kulit plasenta, darah, daging, lemak, kulit bahkan tulang. Dalam Al-Qur'an mengonsumsi halal dan thayyib (baik) karena ada hal yang membahayakan kesehatan. Kegiatan bertujuan Pemberdayaan ibu-ibu majelis Taklim masjid Nabawi Banjar Wijaya Kota Tangerang dalam bentuk penyuluhan dan contoh agar dapat memberikan informasi lebih dalam mengenai produk-produk kosmetik dan barang gunaan halal. Hasil Kegiatan berhasil meningkatkan pengetahuan peserta. Kata kunci: kosmetik, barang gunaan, halal.
MONITORING DAN EVALUASI KARTU JAKARTA PINTAR (KJP) PLUS DI WILAYAH JAKARTA PUSAT Noor, Dani Vardiansyah; Fajarina, Fajarina
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 5, No 4 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v5i4.2780

Abstract

AbstractIn connection with the dropout rate in DKI Jakarta caused by the poverty level, the DKI Jakarta government in December 2012 has released a new program called the Jakarta Smart Card (KJP), which is one of the Personal Education Funding Assistance. With this policy, the Jakarta Government provides access for DKI Jakarta residents who cannot get education at least up to Senior High Schools or Vocational Schools. This assistance is fully supported by DKI Jakarta's national income. The aim of the Jakarta Smart Card program is considered as an effort to improve the community, especially students who come from families who need to complete 12-year compulsory education in DKI Jakarta. The purpose of this community service is to find out the implementation of KJP policies in the Central Jakarta region in 2018 and also to find out the constraints and supporting factors of this policy. The results of the policy evaluation indicate that the KJP Policy for the Central Jakarta region has not been successful. Therefore, there are many differences between normative goals and empirical situations in society. This mismatch occurs because of constraints in KJP implementation. For example: (1) the lack of human and financial resources to support the KJP Program for the period 2018, (2) the process of selecting SKJ-based KJP recipients and photographic evidence involving some misunderstandings of students as recipients. incompetent even though they already have SKTM and photographic evidence, (3) the distribution of KJP funds in 2018 has been delayed because there are still many schools that propose KJP programs outside of school records and that causes multiple account problems, (4) lack of observations for this program either from school or Education Services. Keywords: monitoring,evaluation, jakarta smart card (KJP)  AbstrakSehubungan denganangka putus sekolah di DKI Jakarta yang disebabkan oleh tingkat kemiskinanmaka pemerintah DKI Jakarta pada Desember 2012 telah merilis program baru yang disebut dengan Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang merupakan salah satu Bantuan Pendanaan Pendidikan Pribadi. Dengan kebijakan ini, Pemerintah Jakarta memberikan akses bagi wargaDKI Jakarta yang tidak bisa mendapatkan pendidikan setidaknya sampai SekolahMenengah Atas atau Sekolah Kejuruan. Bantuan ini sepenuhnya didukung oleh pendapatan nasionalDKI Jakarta. Tujuan dari program Kartu Jakarta Pintar dianggap sebagai upaya untuk meningkatkan masyarakat terutama siswa yang berasal dari keluarga yang membutuhkan untuk menyelesaikan wajib belajar 12 tahun di DKI Jakarta.Adapun tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan KJP di wilayah Jakarta Pusat pada tahun 2018 dan juga untuk mengetahui kendala dan faktor pendukung dari kebijakan ini. Hasil evaluasi kebijakan menunjukkan bahwa Kebijakan KJP untuk wilayah Jakarta Pusat belum berhasil. Karena itu ditemukan banyak perbedaan antara tujuan normatif dan situasi empiris dalam masyarakat. Ketidaksesuaian itu terjadi karena kendala dalam implementasi KJP. Faktor-faktor yang menjadi kendala dalam Program KJP di Jakarta Pusat misalnya: (1) kurangnya sumber daya manusia dan keuangan untuk mendukung Program KJP untuk periode 2018, (2) proses pemilihan penerima KJP berbasis SKTMdan bukti foto melibatkan beberapa kesalahpahaman siswa sebagai penerima yang tidak kompeten walaupun mereka sudah memiliki SKTM dan bukti foto, (3) distribusi dana KJP pada tahun 2018 mengalami keterlambatan karena masih banyak sekolah yang mengusulkan program KJP di luar catatan sekolah dan itu menyebabkan masalah akun ganda, (4) kurangnya pengamatan untuk program ini baik dari sekolah atau Layanan Pendidikan. Kata kunci : monitoring, evaluasi, kartu jakarta pintar (KJP)
LITERASI SAINS PENYULUHAN PENGELOLAAN SAMPAH UNTUK SISWA SDS HATI KUDUS JAKARTA Syofyan, Harlinda; Susanto, Ratnawati; Vebryanti, Vebryanti; Ramadhanti, Dita; Dwiyanti, Karina; Oktavia, Heni; Athifah, Annisah Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 5, No 3 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v5i3.2705

Abstract

AbstractSDS Kudus Heart Jelambar Grogol is a private school. Referring to the problems that have been identified, then based on the proposer's justification with the partners, the priority scale to be determined is to provide counseling and reactivate waste management in the school environment in particular and the surrounding environment in general. To overcome these problems, the proposed solution is to provide assistance to the Science Literacy Movement on waste management to students which includes understanding the types of waste, the benefits and disadvantages, and how to sort waste and think about recycling products that can be produced from this activity. The methods used are socialization, training, self-evaluation, reflective teaching, exploration, simulation, documentation. Output targets to be achieved are: (a) Training services and knowledge assistance to the formation of competencies (b) Products: Worksheets, (c) Intellectual Property Rights, (d) Publications in Abdimas Journal of Esa Unggul University, (e) Publications on University repositories Esa Unggul. Keywords: Science literacy, waste management, extension. AbstrakSDS Hati Kudus Jelambar Grogol merupakan sekolah swasta.  Merujuk pada permasalahan-permasalahan yang telah diidentifikasi, maka berdasarkan justifikasi pengusul bersama dengan mitra, ditetapkan skala prioritas yang akan dilakukan adalah degan memberi penyuluhan dan mengaktifkan kembali pengelolaan sampah di lingkungan sekolah khusunya dan lingkungan sekitar pada umumnya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka solusi yang diajukan adalah melakukan pendampingan Gerakan Literasi Sains tentang pengelolaan sampah kepada siswa yang meliputi pemahaman terhadap jenis sampah, manfaat dan kerugiannya, serta cara memilah sampah serta memikirkan produk daur ulang yang dapat dihasilkan dari kegiatan ini. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, pelatihan, evaluasi diri, pengajaran yang reflektif, eksplorasi, simulasi, dokumentasi. Target luaran yang akan dicapai adalah: (a) Jasa pelatihan dan pendampingan pengetahuan hingga kepada terbentuknya kompetensi  (b) Produk : Lembar kerja, (c) HaKI, (d) Publikasi pada Jurnal Abdimas Universitas Esa Unggul, (e) Publikasi pada repository Universitas Esa Unggul. Kata Kunci: Literasi sains, pengeloaan sampah, penyuluhan.
PELATIHAN IMPLEMENTASI SKILL-BASED SPORT MARKETING KEPADA MAHASISWA PENDIDIKAN JASMANI, KESEHATAN DAN REKREASI DALAM MEMASYARAKATKAN OLAHRAGA Setiawan, Ipang; Purwono, Endro Puji; Yuwono, Cahyo; Pujianto, Agus
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 5, No 3 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v5i3.2701

Abstract

AbstractInstitutions of higher education is one of the rides at the shaper of human resources to prepare for and create a scholar who has a good quality. In the development of a science student who has obtained must have contribute to a broad audience, but all currently still encountered a student health physical education and recreation that can not apply the scholarship that has been gets, even a lot of scorn from the public about his friend even himself. Based on these problems then the servants give practical mentoring team application ability of students in the city of Semarang Freeday Car activities which aim to help students master the skills and knowledge the lecture material deployment techniques have been obtained to the community. From the IPTEKS in the program implemented for students PJKR FIK Unnes was well received by the partners and achieve the objectives previously planned as well as in aspects of the deployment capabilities of students can apply his ability to society with good and true, this indicates that the training delivery mentoring already quite well and students are able to master the material that has been given. Keywords:Training, implementation, skill-based. AbstrakLembaga Perguruan Tinggi merupakan salah satu wahana pembentuk sumber daya manusia untuk mempersiapkan dan menciptakan sarjana yang memiliki kualitas yang baik.Dalam perkembanganya seorang mahasiswa ilmu yang telah didapat harus mempunyai kontribusi bagi semua khalayak luas, namun saat ini masih banyak dijumpai mahasiswa pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi yang tidak dapat mengaplikasikan keilmuan yang telah didapatnya, bahkan banyak cibiran dari masyarakat sekitar bahkan temannya sendiri. Berdasarkan permasalahan tersebut maka tim pengabdi memberikanpembekalan basic knowledge melalui pelatihan softskillkemampuan mahasiswa kepada masyarakat di kegiatan Car Freeday Kota Semarang yang bertujuan untuk membantumahasiswa dapat menguasai keterampilan dan pengetahuanteknikpengaplikasian materi perkuliahan yang telah didapat kepada masyarakat. Dari program IPTEKS yang diimplementasikan bagi mahasiswa PJKR FIK Unnes diterima dengan baik oleh pihak mitra dan mencapai tujuan yang sudah direncanakan sebelumnya serta secara aspek pengaplikasian kemampuan mahasiswa sudah dapat mengaplikasikan kemampuannya kepada masyarakat dengan baik dan benar, hal ini menandakan bahwa pemberian pelatihan pendampingan sudah cukup baik dan mahasiswa mampu menguasai materi yang telah diberikan. Kata kunci: Pelatihan, implementasi, skill-based.

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 12, No 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 11, No 03 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 11, No 5 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 11, No 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 11, No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 05 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 04 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 03 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 05 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 04 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 03 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 02 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 01 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 05 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 04 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 03 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 02 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 01 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 7, No 04 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 7, No 03 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 7, No 02 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 7, No 01 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 6, No 4 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 6, No 3 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 6, No 2 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT ABDIMAS Vol 6, No 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT ABDIMAS Vol 5, No 4 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 5, No 3 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas More Issue