cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 24068365     EISSN : 28289935     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 701 Documents
GERAKAN LITERASI PEDAGOGIK BAGI GURU UNTUK PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN DI SDN DURI KEPA 17 PAGI DAN SDN JELAMBAR BARU 01 PAGI Susanto, Ratnawati; Febrianti, Nurul; Husna, Nia Iftahul; Putri, Astri Anggita; Umri, Cut Alfina; Ramadhanti, Dita; Dwiyanti, Karina
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v5i1.2455

Abstract

AbstractSDN Duri Kepa 17 Pagi and SDN Jelambar 01 Pagi have problems over pedagogic competency values that focus on the ability to understand the characteristics of the students. This is due to the absence of pedagogic pedagogy development programs for teachers after graduating from lectures and the challenges and developments of the era that influenced learning styles and educational interactions. So the solution offered is the accompaniment of Pedagogic Literacy Movement for the characteristics of learners. Method of implementation of socialization, training, self-evaluation, reflective pedagogical paradigm, exploration, simulation, documentation, discussion of friendship, mapping and practice. Objectives Outcome targets: (a) Training and advisory services of knowledge up to the formation of pedagogic competence, (b) Products: Modules, Worksheets, PPR matrices, Journal of Friendship, Matrix Johari Window and TSM, (c) HaKI, (d) Journal of Abdimas Esa Unggul University and additional procedural of SNIPMD, (e) Publication on Esa Superior University repository. The result obtained is an increase in pedagogic literacy. The conclusion is that there are improvements: (a) School paradigm as a learning organization, (b) pedagogic theory knowledge, (c) variation of teaching approach, (d) variation of teaching style, (e) communication model, (f). Ability to identify the characteristics of students, (g) attitude of entry behavior. Keywords: school literacy movement, pedagogic literacy movement, quality of learning Abstrak SDN Duri Kepa 17 Pagi dan SDN Jelambar 01 Pagi memiliki permasalahan atas nilai-nilai kompetensi pedagogik yang berfokus pada kemampuan memahami karakteristik anak didik. Hal ini disebabkan karena tidak terdapatnya program pengembangan kompetensi pedagogik bagi guru setelah lulus dari perkuliahan dan berbagai tantangan dan perkembangan era yang berpengaruh pada gaya belajar dan interaksi edukatif. Maka solusi yang ditawarkan adalah pendampingan Gerakan Literasi Pedagogik untuk karakteristik peserta didik. Metode pelaksanaan sosialisasi, pelatihan, evaluasi diri, paradigma pedagogik reflektif, eksplorasi, simulasi, dokumentasi, diskusi pertemanan, pemetaan dan praktek. Tujuan Target luaran: (a) Jasa pelatihan dan pendampingan pengetahuan hingga kepada terbentuknya kompetensi pedagogik, (b) Produk : Modul, Lembar kerja, matriks PPR, Jurnal Pertemanan, Matrikx Johari Window dan TSM, (c) HaKI, (d) Publikasi pada Jurnal Abdimas Universitas Esa Unggul dan tambahan proceding SNIPMD, (e) Publikasi pada repository Universitas Esa Unggul. Hasil yang diperoleh adalah peningkatan literasi pedagogik. Kesimpulannya adalah terdapatnya peningkatan: (a) Paradigma sekolah sebagai organisasi pembelajaran, (b) pengetahuan teori pedagogik, (c) variasi pendekatan mengajar, (d) variasi gaya mengajar, (e) model komunikasi, (f). Kemampuan mengidentifikasi karakteristik anak didik, (g) sikap melakukan entry behavior. Kata kunci: gerakan literasi sekolah, gerakan literasi pedagogik, mutu pembelajaran
IbM GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) AS SALAM DAN HARAPAN KITA DI KELURAHAN PENGGILINGAN JAKARTA TIMUR Mujiastuti, Rully; Ambo, Sitti Nurbaya; Susilowati, Emi
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v5i1.2454

Abstract

AbstractEarly Childhood Education (PAUD) is education carried out with target groups of children under 6 years of age. In general there are three factors involved in PAUD, namely students, parents and teachers. In the community service carried out by the Servant Team takes the teacher's factor as the target. The dedication team consists of lecturers and students providing knowledge and experience gained in Higher Education to PAUD who are in the neighborhood of Penggilingan Village as partners. The activities carried out are providing information technology training and counseling to the teachers. The goal is for teachers to have a basic understanding and expertise related to information technology that can help them improve the quality of learning and governance of PAUD administration. The material provided was about the importance of information technology, Microsoft office, introduction to the internet, electronic mail and related PAUD administration. After attending counseling and training that was carried out for several months as an education, it was hoped that the teachers would have a new spirit in creating and more orderly in making related reports PAUD administration. After teachers master these skills, they are expected to be able to share their knowledge and skills with other teachers outside partner PAUD. Keywords: education, non formal education, information technology AbstrakPendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah pendidikan yang dilakukan dengan kelompok sasaran anak di bawah usia 6 tahun. Secara umum ada tiga faktor yang terkait dalam PAUD, yaitu siswa, orang tua dan guru. Pada pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Tim Pengabdi mengambil faktor guru sebagai target sasaran. Tim pengabdi terdiri dari dosen dan mahasiswa memberikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh di Perguruan Tinggi kepada PAUD yang berada di lingkungan Kelurahan Penggilingan sebagai mitra. Kegiatan yang dilakukan adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan teknologi informasi kepada para guru. Tujuannya, agar para guru memiliki pemahaman dan keahlian dasar terkait teknologi informasi yang dapat membantu mereka meningkatkan kualitas pembelajaran dan tata kelola administrasi PAUD. Materi yang diberikan adalah mengenai pentingnya teknologi informasi, Microsoft office, pengenalan internet, surat elektronik serta terkait administrasi PAUD.Setelah mengikuti penyuluhan dan pelatihan yang dilaksanakan selama beberapa bulan sebagai edukasi, diharapkan para guru memiliki semangat baru dalam berkreasi dan lebih tertib dalam membuat laporan terkait administrasi PAUD. Setelah guru menguasai keterampilan tersebut, maka mereka diharapkan juga mampu berbagi pengetahuan dan keterampilannya dengan guru lain di luar PAUD mitra. Kata kunci : edukasi, paud nonformal, teknologi informasi
PKM KELOMPOK TANI KELAPA DI DESA PASIR PANJANG KECAMATAN MEMPAWAH TIMUR KABUPATEN PONTIANAK MELALUI DIVERSIFIKASI ANEKA PRODUK OLAHAN BERBASIS KELAPA Zulfita, Dwi; Warganda, Warganda; Santoso, Eddy
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v5i1.2453

Abstract

AbstractThe problem faced by the Prosperous coconut farmer group and the Mandiri coconut farmer group is that the coconut fruit is sold in the form of fresh fruit at a relatively cheap price or in the form of processed copra. In addition partners do not know of profitable marketing methods because all this time partners only sell coconut or copra to collectors. Partners do not know at all about the diversification of various coconut-based preparations that can provide added value of products, increase storage and selling prices to be high. The methods used in this activity are counseling, demonstration, training and guidance in the process of making various coconut processed products and their waste. such as Virgin Coconut Oil, solid bath soap, coconut water soy sauce, coconut tombong jelly candy and coconut pulp compost. Evaluation is carried out on all activities. From this activity it can be concluded that the level of partner participation has a positive impact on program implementation during training and mentoring.                                             Keywords: various processed products, coconut AbstrakPermasalahan yang dihadapi oleh kelompok tani kelapa Sejahtera dan kelompok tani kelapa Mandiri adalah buah kelapa dijual dalam bentuk buah segar dengan harga yang relatif murah atau dalam bentuk olahan kopra. Selain itu mitra tidak mengetahui cara pemasaran yang menguntungkan karena selama ini mitra hanya menjual buah kelapa atau kopra kepada pedagang pengumpul. Mitra tidak mengetahui sama sekali tentang diversifikasi aneka olahan berbasis kelapa yang dapat memberikan nilai tambah produk, meningkatkan daya simpan dan harga jualnya menjadi tinggi.Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah penyuluhan, demonstrasi, pelatihan dan bimbingan dalam proses pembuatan aneka produk olahan kelapa dan limbahnya seperti Virgin Coconut Oil, sabun mandi padat, kecap air kelapa, permen jelly tombong kelapa dan kompos ampas kelapa. Evaluasi dilakukan terhadap semua kegiatan. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa tingkat partisipasi mitra memberikan dampak yang positif bagi pelaksanaan program pada saat pelatihan dan pendampingan. Kata kunci : aneka olahan produk, kelapa
PELATIHAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK UKM DI KAMPUNG WISATA BISNIS TEGALWARU BOGOR Hidayati, Rini; Byarwati, Muslikh Anis
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v5i1.2452

Abstract

AbstractThe purpose of this program is to increase competitiveness micro and small medium enterprises (SMEs) in business tourism village Tegalwaru Bogor. The method used in this program is training about marketing and entrepreneurship for SMEs.The result is the increasing of awareness and understanding of marketing and entrepreneurship included: finance, banking, accounting, marketing, and cooperatives. Therefore, marketing and entrepreneurship training for SMEs enterprise should be done continuously, thus increasing sales turnover. Keywords: competitiveness, training, marketing AbstrakTujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan daya saing produk UKM kampung Wisata Bisnis Tegalwaru Bogor. Metode yang dipergunakan adalah pelatihan dan pendampingan tentang pemasaran dan kewirausahaan. Hasil yang dicapai adalah meningkatnya pemahaman pelaku UKM kampung Wisata Bisnis tentang pemasaran dan kewirausahan yang meliputi aspek: Pemasaran era digital, pemasaran berbasis teknologi informasi, branding, inovasi dan kreativitas, daya saing produk. Kegiatan penmgabdian masyarakat ini sangat bermanfaat bagi pelaku UKM di kampung Wisata Bisnis Tegalwaru Bogor dalam meningkatakan daya saing produk yang dihasilkan Kata kunci: daya saing, pelatihan, pemasaran  
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN SANGGAR SENI TARI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Yuliastuti, Ida Ayu Nyoman; Artajaya, I Wayan Eka; Susrawan, I Nyoman Adi
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v5i1.2451

Abstract

AbstractSekar Dewata dance studio and Jari Menari dance studio still experience problems in improving the quality of learning for children with special needs. The lack of visual facilities that are owned and the lack of teaching standards between one teacher and another teacher makes the learning process less attractive and difficult to understand by children with special needs. In overcoming these problems, the implementation method used is the procurement of equipment, counseling, training, mentoring and coaching. The equipment provided in this service is a sound system, LCD projector, and mirror glass replacement. In addition to procurement of equipment, counseling is also conducted on how to use these tools. This is useful to support the learning systems of the two dance studios to be more effective and can be easily understood by children with special needs. Other activities that have been carried out are training and mentoring in the preparation of standard operating procedures. This is useful to help dance studios have standards in teaching, so that there is a suitability of the teaching system between dance instructors and other dance instructors. With this dedication activity, the quality of learning in both partners has increased and children with special needs are quicker to understand each dance movement taught. The service activities that have been carried out are expected to encourage children with special needs to be more enthusiastic and more confident in participating in dance performances so that they can show their talents and potential. Keywords: children with special needs, dance art studio, standard operating procedures AbstrakSanggar tari Sekar Dewata dan sanggar tari Jari Menari masih mengalami kendala dalam meningkatkan kualitas pembelajaran untuk anak berkebutuhan khusus. Kurangnya sarana visual yang dimiliki dan belum adanya standar pengajaran antara pengajar satu dengan pengajar lainnya membuat proses pembelajaran menjadi kurang menarik dan susah untuk dimengerti oleh anak berkebutuhan khusus. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, metode pelaksanaan yang digunakan yaitu pengadaan peralatan, penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan pembinaan. Peralatan yang diberikan dalam pengabdian ini adalah sound system, lcd projector, dan penggantian kaca cermin. Selain pengadaan peralatan juga dilakukan penyuluhan cara penggunaan alat-alat tersebut. Hal ini berguna untuk menunjang sistem pembelajaran kedua sanggar tari agar lebih efektif dan dapat mudah dimengerti oleh anak berkebutuhan khusus Kegiatan lainnya yang telah dilakukan yaitu pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan standar operasional prosedur. Hal ini berguna untuk membantu sanggar tari memiliki standar dalam pengajaran, sehingga terjadi kesesuaian sistem pengajaran antara pengajar tari satu dengan pengajar tari lainnya. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini, kualitas pembelajaran pada kedua mitra mengalami peningkatan dan anak berkebutuhan khusus lebih cepat memahami setiap gerak tari yang diajarkan. Kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan ini, diharapkan dapat mendorong anak berkebutuhan khusus agar lebih bersemangat dan lebih percaya diri dalam mengikuti kegiatan pagelaran seni tari, sehingga dapat menunjukkan bakat dan potensi yang dimiliki. Kata kunci: anak berkebutuhan khusus, sanggar seni tari, standar operasional prosedur
PENINGKATAN KUANTITAS DAN KUALITAS PRODUKSI OLAHAN KACANG UNTUK OLEH-OLEH KHAS BALI Puspitawati, Ni Made Dwi; Wijaya, Made Hendra; Paramita, Ida Ayu Putu Utami
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v5i1.2450

Abstract

AbstractPeanut processed business is one business that promises to be occupied and can generate profits if managed properly. This underlying Mr. Sulatra opened a processed peanuts “kapri” business in Nyanglan Village, Bangli regency on May 9, 2013 with the name of “Kacang Surya Bali”. The marketing of “Kacang Surya Bali” to date extends to the “Shop of Bali’s Souvenirs” and Ngurah Rai International Airport at Domestic departure. The second partner's partner is “Kacang Disco Kecak Mama” which is engaged in the same field of peanut processing into peanut food with various flavors since 2004. Founded by Mr. Gede Sumerta in 2004, until now “Kacang Disco Kecak Mama” has various variant of taste that is original, super spicy, cheese, barbeque, pizza, squid, shrimp, grilled fish, milk egg honey, and soy essence. So far Kacang Disco Kecak Mama can be found in some traditional markets in Bali or in the “Shop of Bali’s Souvenirs”. One of the problems faced by a group of processed peanuts for Bali souvenirs about the need for production equipment to support the production process so that more efficiently without neglecting the quality of nuts produced. From the implementation of this dedication, the two business partners get the benefit of capacity building and production quality where the spinner serves to make peanuts cleaner, dry and durable, and the partners can efficiently time from producing 5kg beans per 25minutes, and now only takes 5kg per 15minutes, a gasoline-spice grinder makes peanuts more hygienic and the use of tools is practical. In addition, the use of press tools can speed up the packaging process and beautify the look of the sold beans. Keywords : peanut, bali’s souvenier, quantity AbstrakBisnis olahan kacang merupakan salah satu bisnis yang menjanjikan untuk ditekuni dan dapat menghasilkan keuntungan apabila dikelola dengan baik. Hal ini yang mendasari Bapak Sulatra membuka usaha olahan kacang kapri di Desa Nyanglan, Kabupaten Bangli pada tanggal 9 Mei 2013 dengan nama kacang Surya Bali. Pemasaran kacang Surya Bali sampai saat ini meluas hingga ke toko Oleh-oleh Khas Bali dan Bandara Internasional Ngurah Rai di keberangkatan Domestik. Pegusaha mitra kedua yakni Kacang Disco Kecak Mama yang bergerak di bidang yang sama yaitu pengolahan kacang tanah menjadi makanan kacang dengan berbagai rasa sejak tahun 2004. Didirikan oleh Bapak Gede Sumerta pada tahun 2004, hingga kini kacang disco kecak mama memiliki berbagai varian rasa yakni original, super pedas, keju, barbeque, pizza, cumi, udang, ikan bakar, susu telur madu, dan sari kedelai. Sejauh ini Kacang Disco Kecak Mama dapat ditemui dibeberapa pasar tradisional yang ada di Bali maupun di toko oleh-oleh Khas Bali. Salah satu permasalahan yang dihadapi baik oleh kelompok usaha olahan kacang untuk oleh-oleh khas Bali mengenai kebutuhan akan alat produksi demi menunjang proses produksi sehingga lebih efisien tanpa mengesampingkan kualitas kacang yang dihasilkan. Dari pelaksanaan pengabdian ini, kedua mitra usaha mendapatkan manfaaat berupa peningkatan kapasitas dan kualitas produksi dimana alat spiner berfungsi membuat kacang lebih bersih, kering dan tahan lama, serta mitra dapat mengefisiensikan waktu dari memproduksi kacang 5kg/25 menit, dan sekarang hanya membutuhkan waktu 5kg/15menit, alat penggiling bumbu berbahan bakar bensin menjadikan kacang lebih higienis dan penggunaan alatnya pun praktis. Selain itu, penggunaan alat pres dapat mempercepat proses pengemasan dan memperindah tampilan kacang yang dijual. Kata kunci : kacang, oleh-oleh khas Bali
KAJIAN PEMODELAN BARU KURSI MEMBATIK UNTUK MEMBANTU KENYAMANAN PEMBATIK DI PERUSAHAAN BATIK PLENTONG - YOGYAKARTA Rochyat, Indra Gunara
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v4i1.2306

Abstract

AbstractUntil now in the company of batik Plentong in Yogyakarta City is engaged in the sale and purchase of various kinds of batik, namely batik tulis and batik cap which is very good development, The result of the production of batik cloth plentong there are 2 kinds of batik types namely batik tulis and batik cap. The large number of local and foreign order demand on the increasing of batik production capacity and the improvement of work performance at batik plentong company. Improved performance of batik power. In this case the object of research begins from the perspective of existing seats in batik process in the production area or in the canting use area in the process of batik tulis.Dengan condition of batik writing process using canting this requires precision and high precision, thus requiring facilities or facilities Supporting activities The Condition of batik chair in this company using makeshift chairs so as to generate the impact that kuruang both from the aspect of the user and the company sebdiri. Therefore it is necessary to change the design and the shape and design of the chair specifically for the goods that have long. This devotion is intended to provide input a modeling of the characteristics of a good design in function and aesthetics and ergonomics that will be applied to the wear.This method of devotion uses the strategy method. The strategy chosen in the consideration of the flexibility, so that the data collected can be enriched as a design solution. In the devotion to society this time, the authors use a phenomenological approach that involves all the five senses in the observation of the object. For that the researchers will tell the experience that the author experienced during the manufacture of chair models for batik at Batik Plentong Company.Keywords: plentong batik, design, ergonomy  AbstrakSampai saat ini perusahaan batik Plentong di Kota Yogyakarta bergerak dalam bidang jual beli berbagai macam batik, yaitu batik tulis dan batik cap yang perkembangannya sangat baik, Hasil Produksi dari perusahaan kain batik Plentong ada 2 macam jenis batik yaitu batik tulis dan batik cap. Banyaknya permintaan pesanan lokal maupun mancanegara berdampak pada peningkatan kapasitas produksi batik dan peningkatan kinerja tenaga kerja di perusahaan batik Plentong. Peningkatan kinerja tenaga pembatik mengharuskan perusahaan mengkondisikan peralatan kerja yang baik demi peningkatan kapasitas dan kualitas produksi. Dalam hal ini obyek pengmas ini dimulai dari mengamati kursi khusus yang dipakai dalam proses pembatikan di area produksi atau di area penggunaan canting dalam proses membatik tulis.Dengan kondisi melakukan proses membatik tulis menggunakan canting ini memerlukan ketelitian dan kepresisian yang tinggi, sehingga membutuhkan sarana atau fasilitas yang mendukung kegiatan tersebut.  Kondisi kursi membatik di perusahan ini menggunakan kursi seadanya sehingga menimbulkan dampak yang kuruang baik dari aspek pengguna maupun perusahaan itu sebdiri. Oleh karena itu diperlukan sebuah perubahan desain dan  bentuk dan desain kursi khusus untuk mengganti yang lama. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan masukan berupa sebuah pemodelan karakteristik desain yang baik secara fungsi dan estetika serta ergonomi yang nantinya akan diaplikasikan kepada yang menggunakannya. Metode pengabdian ini menggunakan metode dengan memilih strategi pengumpulan data pada perusahan tersebut. Strategi yang dipilih didasarkan pada pertimbangan keleluasaan, sehingga data yang terhimpun dapat diperkaya sebagai solusi perancangan.. Pada pengabdian kepada masyrakat kali ini, penulis menggunakan pendekatan fenomenologis yang melibatkan semua panca indera dalam melakukan pengamatan terhadap objek. Untuk itu peneliti akan menceritakan pengalaman yang penulis alami selama membuat model kursi untuk pembatik di Perusahaan Batik Plentong.Kata kunci: batik plentong, desain, ergonomi
REKOMENDASI KEBIJAKAN ASURANSI DI PT.”X” Dewanto, Dedy
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v4i2.2288

Abstract

AbstractOne of the tasks of community service is to perform consultation to enterprises available in the community. This writing is based on consultation to PT.”X”, which owns electricity supply business. The role of electricity as the main energy source for all human activities is vital. So important is the role of electricity as energy source, causing all important activities in life can be stopped, interrupted or delayed when power outages, resulting in lossess in various aspects of  life. The loss aspect that has always been the main benchmark of staakeholders is the economic loss. Therefore ensuring the availability of electricy is very important. There are two main points of concern: availability and continuity of power supplies.In terms of availability of power supplies, Government continues to seek sufficient national electricity supply, through various power generation projects. Similary, in the context of risk management, one option is to do risk transfer mechanism, ie move the risk to insurance company. Risk transfer mechanism plays an important role, especially when facing Act of God, such as earthquakes, tsunami, flood, lightning, rain, etc, and the existence of events out of control (sudden and unforseen damage). Therefore this writing intended for the creation of insurance policies of PT. “X”. The method of this community service using consultation based on strategic management model for strategy and policy in insurance matter , applying internal and external data, as well some discussion to take conclusion and decision. The strategic management model for strategy and policy combined with key production factors, value chain analysis, and risk appetite PT.”X”, resulting insurance policy containing recommendations priority needs and types of insurance for the objects.  Keywords: electricity, supply, continuity  AbstrakSalah satu tugas  pengabdian masyarakat adalah melakukan konsultansi pada perusahaan yang terdapat dalam masyarakat. Penulisan ini didasarkan pada konsultansi pada PT.”X” yang memiliki bisnis di bidang penyediaan listrik. Peran listrik sebagai sumber energi utama bagi seluruh aktifitas kegiatan manusia sangatlah vital. Begitu pentingnya peranan listrik bagi sumber energi, menyebabkan semua aktifitas penting dalam kehidupan bisa terhenti, terganggu atau tertunda bila listrik padam, sehingga timbul kerugian di berbagai aspek kehidupan. Aspek kerugian yang selalu menjadi tolok ukur utama para pemangku kepentingan adalah kerugian ekonomi. Oleh karenanya memastikan ketersediaan listrik sangatlah penting. Ada dua hal pokok yang menjadi perhatian utama yaitu: ketersediaan pasokan listrik dan kontinuitas pasokan listrik. Dalam hal ketersediaan pasokan listrik, Pemerintah terus mengupayakan kecukupan pasokan listrik nasional, melalui berbagai proyek pembangkit tenaga listrik. Dari sisi kontinuitas pasokan listrik, PT.”X” berkepentingan untuk melakukan routine maintenance pada pembangkit listrik, termasuk transmisi dan distribusi. Demikian juga dalam konteks manajemen resiko, salah satu pilihannya adalah melakukan risk transfer mechanism, yaitu memindahkan resiko ke pihak perusahaan asuransi. Risk transfer mechanism memegang peranan penting, khususnya bila menghadapi Act of God, seperti gempa, tsunami, banjir, petir, hujan, dan sebagainya, dan adanya kejadian di luar kendali (sudden and unforeseen damage). Oleh karenanya penulisan konsultansi ini ditujukan untuk pembuatan kebijakan di bidang Asuransi bagi PT. “X”. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat berupa konsultansi berbasis model manajemen stratejik pada strategi dan kebijakan perusahaan di bidang asuransi, dengan menggunakan data internal dan eksternal serta berbagai diskusi untuk mengambil kesimpulan dan keputusan.Model manajemen stratejik untuk strategi dan kebijakan, dipadukan dengan faktor utama produksi, analisa rantai nilai dan risk appetite PT. “X”, hasilnya berupa kebijakan asuransi berisikan rekomendasi prioritas kebutuhan asuransi dan jenis produk pada obyek asuransi. Kata kunci: listrik, pasokan, kontinuitas
PENINGKATAN KETRAMPILAN ENTREPRENEURSHIP IBU-IBU PKK GRAND BINTARO ASRI SAWAH LAMA CIPUTAT TANGSEL Hapsari, Nia Puspita; Gantino, Rilla; Oktoria S, Sabrina; Ruswanti, Endang; Januarko, M. Unggul
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v4i2.2287

Abstract

AbstractImproving the skills of mothers needs to be improved in line with technological progress. Especially mothers who already have a cake and catering business, so that always follow the development of consumer desire required entrepreneurship training. The problem of community service is PKK mothers who are engaged in snack, catering, laundry, beverage not yet registered in BPOM, have no brand, no bookkeeping yet, new way of marketing using contact whatsapp so that only consumers who live in the complex. For that community service needs to be done in the complex of Grand Bintaro Asri, Sawah Lama, Ciputat-Tangerang Selatan. The purpose of community service is to help mothers PKK Grand Bintaro Asri to be more advanced in entrepreneurship both management and marketing of products give the brand name to be easily recognized and distinguish with similar products. Through this entrepreneurial training, it is expected that mothers can add management and financial insight and able to make their product brand and able to market their products effectively. Skills that have been implemented are entrepreneurial knowledge, financial management, marketing management, create a brand name and have product innovation skills. Keywords: entrepreneurship skills, financial management, marketing AbstrakKetrampilan ibu-ibu perlu ditingkatkan seiring dengan kemajuan perkembangan teknologi. Terutama ibu-ibu yang sudah memiliki bisnis kue dan catering, sehingga agar selalu mengikuti perkembangan keinginan konsumen diperlukan pelatihan kewirausahaan. Masalah pengabdian masyarakat adalah ibu-ibu PKK yang bergerak dalam kewirausahaan snack, catering, laundry, dan minuman belum terdaftar di BPOM, belum memiliki merek, belum ada pembukuan, cara pemasaran baru menggunakan contact whatsapp sehingga konsumen hanya yang tinggal di komplek tersebut. Untuk itu pengabdian masyarakat perlu dilakukan di komplek Grand Bintaro Asri, Sawah Lama, Ciputat-Tangerang Selatan. Adapun tujuan pengabdian masyarakat adalah untuk membantu ibu-ibu PKK Grand Bintaro Asri agar lebih maju dalam berwirausaha baik manajemen maupun pemasaran produk memberi nama merek agar mudah dikenal dan membedakan dengan produk sejenis. Melalui pelatihan kewirausahaan ini diharapkan ibu-ibu dapat menambah wawasan manajemen dan keuangan serta mampu membuat merek produknya dan mampu memasarkan produknya dengan efektif. Ketrampilan yang telah dilaksanakan adalah pengetahuan kewirausahaan, manajemen keuangan, manajemen pemasaran, membuat nama merek dan memiliki ketrampilan inovasi produk. Kata kunci: ketrampilan entrepreneurship, manajemen keuangan, pemasaran
UPAYA PREVENTIF PENYAKIT DEGENERATIF MELALUI PEMERIKSAAN LEMAK VISERAL MASYARAKAT DI WILAYAH PESANTREN ASSHIDDIQIYAH JAKARTA BARAT 2017 Wahyuni, Yulia; Dewi, Ratna; Utami, Tyas Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v4i2.2286

Abstract

AbstractViseral fat is the fat stored in the body's adipose tissue or intra-abdominal fat. The accumulation of high visceral fat causes a metabolic syndrome that is at risk of degenerative disease. Visceral fat checks can monitor health so as to prevent degenerative diseases.  The results of the early survey indicate that as as a large community school Asshiddiqiyah West Jakarta does not check health in a sustainable. Handling this problem can be done through community service as one of the tridarma college. The purpose of this activity is to increase public awareness of the importance of routine health monitoring that can prevent the occurrence of degerative diseases.Examination of health done is visceral fat examination using BIA, anthropometry examination using scales and microtoa, blood pressure examination using sphygmomanometer.Conclusion: Increased community resistance to the prevention of degenetif disease can be done by conducting a medical examination and explaining the state of health through the results of the examination. It is recommended to monitor health three months. Keywords : degenerative disease, visceral fat, medical examination AbstrakLemak viseral adalah lemak yang disimpan dalam jaringan adiposa tubuh ataudisebut sebagai lemak intra-abdominal.Penumpukan lemak viseral dalam jumlah yang tinggi menimbulkan sindrom metabolik yang menjadi resiko terjadinya penyakit degeneratife. Pemeriksaan lemak visceral dapat memantaukesehatan sehingga dapat mencegah timbulnya penyakit degeneratife. Hasil survei awal menunjukkan bahwa sebagai besar masyarakat pesantren Asshiddiqiyah Jakarta Barat tidak memeriksa kesehatan secara berkelanjutan. Penanganan masalah ini dapat dilakukan melalui pengabdian masyarakat sebagai salah satu tridarma perguruan tinggi. Tujuan kegiatan ini adalah  meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemantauan kesehatan secara rutin yang dapat mencegah terjadinya penyakit degeratif. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan yaitu pemeriksaan lemak visceral menggunakan BIA, pemeriksaan antropometri menggunakan timbangan dan mikrotoa, pemeriksaan tekanan darah menggunakan sphygmomanometer.Kesimpulan : peningkatan pemahanan masyarakat akan pencegahan penyakit degenetif  dapat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan dan menjelaskan keadaan kesehatan melalui hasil pemeriksaan tersebut. Disarankan untuk memantau kesehatan setiap triwulan. Kata kunci : penyakit degeneratif, lemak visceral, pemeriksaan kesehatan

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 12, No 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 11, No 03 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 11, No 5 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 11, No 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 11, No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 05 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 04 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 03 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 05 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 04 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 03 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 02 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 01 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 05 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 04 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 03 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 02 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 01 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 7, No 04 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 7, No 03 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 7, No 02 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 7, No 01 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 6, No 4 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 6, No 3 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 6, No 2 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT ABDIMAS Vol 6, No 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT ABDIMAS Vol 5, No 4 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 5, No 3 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas More Issue