cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices
ISSN : -     EISSN : 26153335     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices is to challenge exellence in professional education by promoting forward-research-finding scholar, progressive and innovative, to bridge the gap between education and professional practice to inspire and challenge tomorrow’s professional clinicians in supportive Islamic learning environment.
Arjuna Subject : -
Articles 190 Documents
ADAB PENCARI ILMU DAN STRATEGINYA DALAM KITAB HILYAH THALIB AL-‘ILMI Fadhlurrahman Rafif Muzakki
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol 7, No 1 (2023): May
Publisher : LPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v7i1.22115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adab dan strategi pencari ilmu dalam kitab Hilyah Thalib al-‘Ilmi karya Bakr bin Abdullah Abu Zaid. Ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Sumber primer yang dijadikan rujukan adalah kitab Hilyah Thalib al-‘Ilmi karya Bakr bin Abdullah Abu Zaid. Adapun teknik pengumpulan menggunakan cara dokumentasi, sedangkan untuk menganalisisnya digunakan penelitian yang bersifat deskriptif-analisis.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Adab pencari ilmu menurut Bakr bin Abdullah terdapat empat adab; adab terhadap diri sendiri, adab terhadap guru, adab berteman dan adab dalam kehidupan ilmiah. 2) Adapun strategi pencari ilmu menurut Bakr bin Abdullah ialah dengan cara; pertama, menghafalkan ringkasan materinya. Kedua, memeriksa hafalan dengan gurunya. Ketiga, tidak menyibukan diri dengan buku-buku tebal, sebelum benar-benar menguasai kaidah-kaidah dasar. Keempat, tidak berpindah kepada ringkasan lain tanpa alasan yang jelas. Kelima, berupaya mencari faidah-faidah dan kaidah-kaidah ilmiah. Keeman, Totalitas dalam mencari dan meningkatkan keilmuanKey-Word : Adab, Strategi, Pencari Ilmu.
Evaluasi Afektif Pasca Pandemi Covid-19 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Annas Fajar Rohmani; Nurul Latifatul Inayati
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol 7, No 1 (2023): May
Publisher : LPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v7i1.23041

Abstract

Pada tahun ajaran baru 2021/2022 tepatnya di bulan Februari 2022 sekolah SMK Batik 1 Surakarta, telah melaksanakan pembelajaran Luring atau pembelajaran tatap muka kepada seluruh peserta didik, dengan protokol kesehatan yang ketat. Sehingga dunia pendidikan mulai memasuki pasca pandemi, diperlukan analisis keadaan dan kesiapan yang matang untuk memulai pembelajaran pada masa pasca pandemi. Tidak keterkuali dalam proses evaluasi pembelajaran ranah afektif, yang menilai sejauh mana sikap spiritual dan peserta sosial didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan evaluasi ranah afektif di masa pasca pandemi.Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan metode pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, metode data mengunaka cara mereduksi data, penyajian data, kemudian penyimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu pelaksanaan evaluasi ranah afektif tidak seputuhnya kembali denagn cara tradisional, tetapi sebisa mungkin dengan mempertimbangkan beberapa menggunakan teknologi atau paltfrom yang mendukung. Seperti tetap menggunakan googlefrom dalam mengerjakan ulangan atau untuk mengumpulkan tugas, dan masih menggunakan aplikasi online untuk memberikan kuis dalam proses pembelajaran.
Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Iqbal Hidayatsyah Noor; Aulia Izzati; Mohammad Zakki Azani
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol 7, No 1 (2023): May
Publisher : LPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v7i1.22539

Abstract

Abstrak- Dalam rangka pemulihan pembelajaran pascapandemi, Kemendikbud secara resmi telah menerapkan kurikulum terbaru bertajuk merdeka belajar yang mulai di laksanakan pada tahun pelajaran 2022/2023 pada semua satuan pendidikan secara mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Karanganyar serta dampak positif dan hambatan dalam penerapan kurikulum merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Karanganyar. Penelitian ini menerapkan pendekatan fenomenologis kualitatif jenis studi lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada proses implementasi kurikulum merdeka terjabarkan menjadi tiga tahap,yakni perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dampak positif dari penerapan kurikulum merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam antara lain semakin meningkatnya kreativitas guru dan siswa, peningkatan semangat dan keaktifan siswa dalam pembelajaran, serta peningkatan semangat guru dalam mengembangkan kapasitas diri. Hambatan dalam implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah sulitnya pendidik dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan berkualitas serta menentukan tema dan konten yang tepat pada kegiatan P5 agar sesuai dengan minat dan bakat siswa. serta meningkatkan semangat guru dalam mengembangkan kapasitas diri.Hambatan dalam implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah sulitnya pendidik dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan berkualitas serta menentukan tema dan konten yang tepat pada kegiatan P5 agar sesuai dengan minat dan bakat siswa. serta meningkatkan semangat guru dalam mengembangkan kapasitas diri. Hambatan dalam implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah sulitnya pendidik dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan berkualitas serta menentukan tema dan konten yang tepat pada kegiatan P5 agar sesuai dengan minat dan bakat siswa.
Implementasi Nilai Religius Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Tovi Primaresty; Ulfa Maria; Mohammad Zakki Azani
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol 7, No 1 (2023): May
Publisher : LPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v7i1.22989

Abstract

Saat ini kemerosotan moral merupakan penyebab utama dalam kegagalan sistem pendidikan. Moral anak bangsa saat ini mengalami rendering, banyak hal yang terjadi yang menampilkan rendering ini, contohnya terjadinya tawarun antar pelajar, peserta didik yang sering bolos sekolah, tidak taat akan peraturan sekolah, Adapun jenis penelitian ini peneliti memilih jenis penelitian lapangan, Jika dilihat dari datadantujuan penelitian, penelitian menggunakan pendekatan data kualitatif. Penelitian ini dikhususkan untuk mendeskripsikan realita kehidupan atau kejadian yang terjadi di lapangan. bentuk implementasi nilai keagamaan antara lain : 3S, Berdo''a sebelum dan sesudah belajar, muroja''ah al-qur''an, shalat dhuha, shalat zhuhur berjama''ah, sholat jum''at, infaq hari jumat,kemudian faktor pendukung dalam proses penerapan nilai keagamaan ini disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Kemudian bentuk kegiatan rutin yang dilakukan disekolah ini untuk menunjang nilai keagamaan disekolah dengan melakukan kegiatan rutin yaitu : berlakunya 3S (Senyum, Salam dan Sapa), Tadarus atau muroja'ah bersama, membaca doa sebelum dan sesudah belajar, sholat Dzuhur berjamaah, sholat Dhuha, sholat jum'at berjamaah, infaq setiap jum'at dan kegiatan ramadhan biasanya dilaksanakan pesantren kilat. Faktor pendukung pengimplementasian nilai keagamaan ini dipengaruhi oleh dua faktor yaitu : Faktor Eksternal dan Faktor internal.Kemudian bentuk kegiatan rutin yang dilakukan disekolah ini untuk menunjang nilai keagamaan disekolah dengan melakukan kegiatan rutin yaitu : berlakunya 3S (Senyum, Salam dan Sapa), Tadarus atau muroja'ah bersama, membaca doa sebelum dan sesudah belajar, sholat Dzuhur berjamaah, sholat Dhuha, sholat jum'at berjamaah, infaq setiap jum'at dan kegiatan ramadhan biasanya dilaksanakan pesantren kilat. Faktor pendukung pengimplementasian nilai keagamaan ini dipengaruhi oleh dua faktor yaitu : Faktor Eksternal dan Faktor internal.Kemudian bentuk kegiatan rutin yang dilakukan disekolah ini untuk menunjang nilai keagamaan disekolah dengan melakukan kegiatan rutin yaitu : berlakunya 3S (Senyum, Salam dan Sapa), Tadarus atau muroja'ah bersama, membaca doa sebelum dan sesudah belajar, sholat Dzuhur berjamaah, sholat Dhuha, sholat jum'at berjamaah, infaq setiap jum'at dan kegiatan ramadhan biasanya dilaksanakan pesantren kilat. Faktor pendukung pengimplementasian nilai keagamaan ini dipengaruhi oleh dua faktor yaitu : Faktor Eksternal dan Faktor internal.
Analisis Implementasi Entrepreneurship Pondok Modern Gontor Putri Ali Mustofa; Nurmashani Mustafidah
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol 7, No 1 (2023): May
Publisher : LPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v7i1.22992

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk praktik mengetahui yang terbaik dari konsep karakter Triono santriwati Perpektif Pimpinan Pondok gontor putri mantingan Ngawi dan proses dari pembelajarannya. Pesantren didirikan dengan tujuan menciptakan dan mengembangkan kepribadian muslim yaitu kepribadian yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan, berakhlak mulia, bermanfaat dan berhidmat kepada masyarakat, mampu berdiri sendiri atau mandiri, bebas dan teguh dalam kepribadian, menyebarkan agama dan mewujudkan Islam dan kejayaan umat, dan mencintai ilmu dalam rangka mengembangkan kepribadian Indonesia, Riset yang dipilih adalah penelitian kualitatif.Pendekatan pendekatan ini dilandasi oleh adamya kebutuhan akan pemberitahuan ataupun pencahayaan yang deskriptif, yaitu yang mempunyai bentuk penjabaran rencana informasi atau ide dalam suatu dokumen, berbentuk cerita dari narasuinber terpilih, dan keinginan mendapat data atau pernyataan-pernyataan dari 'dalam' (perspektif emik) . Kemandirian merupakan ruh yang menjiwai PM Gontor Putri sekaligus sebagai hasil ; kemandirian institusional (pondok) meliputi aspek pendidikan, aspek finansial , dan aspek politik, sedangkan kemandirian personal (santriwati) meliputi kemandirian intelektual (berfikir), kemandirian behavioral. 
Kontribusi PCM Dalam Gerakan Dakwah Keagamaan Di Islamic Center Muhammadiyah Cabang Blimbing Syahda Luthfiah Imani; Naila Rizki; Mohammad Zakki Azani
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol 7, No 1 (2023): May
Publisher : LPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v7i1.22993

Abstract

Penelitian ini bermula dari latar belakang Desa Wonorejo yang merupakan kawasan organisasi Muhammadiyah yang diposisikan untuk menyebarkan ajaran Islam. Pimpinan Cabang Muhammadiyah Blimbing mengembangkan kegiatan keagamaan yang berada di Islamic Center Muhammadiyah Cabang Blimbing. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan yang bersifat kualitatif. Teknik pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara dan dokumen. Adapun teknik analisis datanya dengan cara mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian delapan jenis majelis pimpinan cabang Muhammadiyah Blimbing mempunyai tugas dan kontribusi yang berbeda-beda dalam hal kegiatan dakwah keagamaan di Desa Wonorejo.Faktor pendukung perkembangan Islam yang saat ini merebak dimana-mana itu menjadikan Muhammadiyah lebih maju dan berkembang pesat, masyarakat dan lingkungan yang baik memberikan dukungan dan sokongan. Faktor penghambat antara partisipasi masyarakat lain dalam kegiatan keagamaan yang menurun khususnya anak-anak dan remaja, Ekonomi yang berkaitan dengan keuangan kegiatan dakwah keagamaan yang sangat membutuhkan dana besar pengkaderan dimana kesulitan untuk mencari generasi yang siap dengan kegiatan dakwah keagamaan, lawan politik yang tidak menyukai politik diMuhammadiyah sejak lahir,Ormas lain yang iri dengan perkembanganMuhammadiyah yang sangat besar dan menimbulkan perpecahan.
Living Value Al-Islam and Kemuhammadiyahan At Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyah Mustafidah, Nur Mashani; Mustofa, Triono Ali; Rohmani, Annas Fajar
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol 7, No 2 (2023): November
Publisher : LPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v7i2.24084

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kepustakaan yang menelaah silabus pembelajaran Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di Perguruan Tinggi Muhammadiyah, khususnya AIK I yang berfokus pada Aqidah. Data primer dan sekunder diperoleh dari buku Pedoman Pendidikan AIK oleh Majelis Pendidikan Tinggi Pimpinan Pusat dan literatur terkait pendidikan nilai. Melalui analisis deskriptif analitis, penelitian ini menguraikan data silabus sebagai objek material, menggali implikasi pendidikan karakter, serta mengevaluasi relevansi kurikulum dengan teori pendidikan nilai dan Living Values Education (LVE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun silabus AIK I mencakup materi keimanan dan kemanusiaan, implementasinya seringkali kurang efektif jika tidak didukung oleh metode pembelajaran yang kreatif. Oleh karena itu, disarankan untuk mengintegrasikan pendekatan pendidikan nilai dalam pembelajaran AIK guna meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi model pembelajaran yang lebih interaktif dan berorientasi pada pengembangan karakter mahasiswa, sehingga dapat menciptakan lulusan yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga memiliki nilai-nilai moral yang kuat.
Teachers' Strategies in Improving Multicultural Aspects in Islamic Religious Education Learning Achmada, Hasna'Rizqia; Pratama, Havidz Cahya
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol 7, No 2 (2023): November
Publisher : LPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v7i2.23510

Abstract

The Indonesian nation is one of the largest multicultural countries in the world because it has various ethnic groups and cultures, various languages and religious beliefs. So multicultural education is needed, namely education that respects differences so that conflict and division do not occur. This attitude of mutual respect will create dynamic cultural diversity and richness which is the nation's identity and must be maintained. One of the main goals of multicultural education is to combat discrimination and racism in society. By introducing students to diversity and opening their minds to different ways of life, beliefs, multicultural education can also help create a more tolerant and inclusive society. The method used in this research is to use the literature study method, namely a research method by searching for or obtaining data appropriate to the topic from relevant literature, whether from books, scientific articles or journals. With the results and discussion of this research, namely First, understanding Multiculturalism in the context of Islamic Religious Education. Second, the use of inclusive learning methods, teachers need to use inclusive learning methods to ensure active participation and positive learning experiences for all students, without distinguishing based on cultural background. Third, building understanding and tolerance between religions, teachers must encourage understanding and tolerance between religions in the classroom. Fourth, building problem solving and critical thinking skills, teachers can encourage students to develop problem solving and critical thinking skills through case studies and discussions involving multicultural issues in the context of Islamic religious education.
Akhlaq Education In Elderly Age Islamic Boarding Schools In Indonesia Mustaqim, Mustaqim -; Sukiman, Sukiman; Sibawaih, Sibawaih
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol 7, No 2 (2023): November
Publisher : LPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v7i2.23530

Abstract

This research aims to determine the implementation system and process moral education that can lead to successful achievement of goals boarding school for the elderly which includes (1) planning, (2) organizing, (3) implementation, (4) assessment, and (5) supervision of the moral education process at the Izzatul Islam Islamic boarding school in Magelang City. This research uses qualitative methods with the researcher also functioning as the main instrument (key instrument) who goes into the field and tries to collect data himself through observation, interviews and documentation techniques. The results of this research show that; (1) All planning processes for elderly Islamic boarding school moral education from; Determining the material must be a priority scale that suits their learning needs, the material is designed and delivered in such a way as to directly involve the students optimally, planning a learning atmosphere that is conducive to being happy, comfortable, safe and calm for learning. All these aspects have been pursued in accordance with the concept of humanistic management. (2) The organization of the institution, which includes organizers, programs, students, supervisors, curriculum, study schedule and funding, has been attempted and arranged according to a clear schedule and division of tasks. (3) The implementation of moral education for elderly students is strived to be in accordance with the learning climate supported by the andragogy method by making dialogue more effective. (4) Assessment activities include; detailed observations of changes in the behavioral attitudes of each student at the beginning and end of learning, interpreting every symptom that appears from each student which is then described as the assessment results. (5) Supervision in the context of program control includes; pay close attention to learning program planning, pay attention to the organization of learning programs through the division of existing tasks and curriculum preparation, program implementation by direct observation or observation of learning activities carried out inside and outside the classroom, carried out continuously. The results of the study on the impact on the morals of elderly students at the Izzatul Islam Islamic boarding school in Magelang City show that they have increased self-confidence, religious and health knowledge is transmitted or conveyed to their families and other people, they have a positive attitude and are generous towards the community according to their abilities. In addition, the results of learning about the morals of elderly students at the Izzatul Islam Islamic boarding school in Magelang City show that they are increasingly developing a disciplined and orderly lifestyle. Discipline becomes a positive character in their daily lives. The process of moral education at the Izzatul Islam Islamic boarding school increases the motivation of elderly students to achieve husnul khatimah in their old age.
The Use of Digital Literacy as a Learning Innovation in Islamic Education Subjects Marganingrum, Shinta; Shahib, Muhammad Wildan
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol 7, No 2 (2023): November
Publisher : LPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v7i2.23541

Abstract

Learning in the 4.0 era has integrated technology into it; technology has become the main component in the implementation of learning. This study aims to explore and analyze the use of digital literacy as an innovation in Islamic Education. The research method used was qualitative with a field study approach, involving Islamic Religious Education teachers and the Technology Science Team at Muhammadiyah Al-Kautsar High School. Data collection techniques used in this study is interviews and documentation to strengthen arguments and the accuracy of data from observations. Besides that, researchers also conduct content analysis on the official website of Muhammadiyah Al-Kautsar High School. The findings of this study show that the application of digital literacy in learning can be a learning innovation, particularly in the focus of this study, namely on Islamic Education Subjects. This research focuses on understanding how digital literacy can be applied in the context of Islamic Education learning, as well as its impact on student participation and student understanding of Islamic teachings.