cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, UNIVERSITAS PELITA HARAPAN, Gedung B-203, Lippo Karawaci, Tangerang – 15811
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Sinergitas PkM & CSR
ISSN : 25287184     EISSN : 25287184     DOI : http://dx.doi.org/10.19166/jspc
Jurnal Sinergitas PKM dan CSR has been published by Lembaga Penelitian dan Pengadian kepada Masyarakat Universitas Pelita Harapan since October 2016. It covers scientific publications related to community service (PKM) and corporate social responsibility (CSR) activities in the the following fields: 1) agriculture, fisheries and marine life; 2) environment and disaster management; 3) health; 4) economics, society, and culture; 5) information and communication technology; and, 6) education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 485 Documents
PENGANTAR ASUHAN SPIRITUAL DALAM KONTEKS PERAWATAN PALIATIF BAGI MAHASISWA KEPERAWATAN DI INDONESIA [INTRODUCTION OF SPIRITUAL CARE IN THE CONTEXT OF PALLIATIVE CARE TO NURSING STUDENTS IN INDONESIA] Juniarta Juniarta; Ni Gusti Ayu Eka; Ineke Patrisia; Yenni Ferawati Sitanggang; Dwi Yulianto Nugroho
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 5 No. 1 (2020): October
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i1.3156

Abstract

Spiritual care is an important component in providing holistic nursing care to both individuals and families. Therefore, nurses need to have knowledge and skills to recognize and address patients’ spiritual needs. Unfortunately, the spiritual aspect in health care is often neglected. Spiritual care in health care has started to be taught in nursing schools, specifically in Universitas Pelita Harapan, in which spiritual care is one of the core subjects that is taught by a faculty member who went through a training in spiritual care. Realizing that spiritual care is not necessarily included in nursing curricula in most nursing institutions in Indonesia, a webinar on spiritual care was conducted, especially in the context of palliative care. The purpose of this Community Service is to inform spiritual care in the context of palliative care to nursing students throughout Indonesia. The webinar was held on August 7, 2020 which was attended by 202 participants from various regions in Indonesia. The method used was lecture and question and answer. Evaluation was done by giving pre- and post-tests to participants. Participants’ feedback was obtained at the end of the webinar. The implementation of this webinar was proven to provide additional knowledge to nursing students who participated, indicated by an increase in the average pre-test and post-test scores by 21 points. BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Asuhan spiritual merupakan komponen penting di dalam pemberian asuhan keperawatan yang holistik baik kepada individu maupun keluarga. Oleh karenanya, perawat perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mengenali dan memenuhi kebutuhan spiritual pasien. Sayangnya, aspek spiritual dalam pelayanan kesehatan seringkali diabaikan. Pembelajaran tentang spiritualitas di Fakultas Keperawatan juga sudah mulai diperkenalkan, khususnya di Universitas Pelita Harapan, asuhan spiritual menjadi mata kuliah dengan pengajar yang telah mengikuti pelatihan asuhan spiritual. Menyadari bahwa asuhan spiritual belum tentu termasuk di dalam pengajaran di kebanyakan institusi keperawatan yang ada di Indonesia, maka dilaksanakan sosialisasi atau pengenalan melalui webinar mengenai asuhan spiritual, khususnya dalam konteks perawatan paliatif. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang asuhan spiritual dalam konteks perawatan paliatif kepada mahasiswa keperawatan di seluruh Indonesia. Webinar tersebut dilaksanakan pada 7 Agustus 2020 yang dihadiri oleh 202 orang peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah dalam bentuk ceramah dan diskusi tanya jawab. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan memberikan pre- dan post-tes kepada peserta dan juga evaluasi kegiatan. Pelaksanaan webinar ini terbukti memberikan tambahan pengetahuan kepada mahasiswa keperawatan yang mengikuti ditunjukkan dengan peningkatan hasil rata-rata skor pre-test dan post-test sebesar 21 poin.         
PENGGUNAAN UBI JALAR SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI KRIM KEJU [THE USE OF SWEET POTATOES AS A CHEESE CREAM SUBSTITUTE] Kevin Sutarman; Vasco Adato; Jeremy Tan; Liora Pearl Herierna
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 5 No. 2 (2021): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i2.3157

Abstract

Ipomoea Batatas or commonly called sweet potato is a kind of tuber that is very familiar to our ears. In addition to its delicious taste and a little sweetness, sweet potatoes are also affordable and easy to find in Indonesia. This is because Indonesia is one of the producers of sweet potatoes. Although the price is affordable and easy to find. However, the use of sweet potatoes every year is decreasing. Even though sweet potatoes offer quite a lot of health benefits such as lowering cholesterol levels, helping to prevent the risk of cardiovascular disease, obesity, and diabetes mellitus. Sweet potatoes are usually consumed by steaming, frying, and processing them into snacks or desserts. During its development, sweet potatoes can also be created as a substitute for other foods such as cheesecake. Cheesecake is a type of dessert that originated in ancient Greece. This dessert is made from main ingredients such as cream cheese and sugar. These two ingredients make cheesecake taste delicious and are popular with people of all ages. However, cream cheese and sugar do not provide nutrients and good uses for the body, where cream cheese can increase cholesterol levels, and sugar can trigger diabetes. In line with the problems found, the team aims to teach how sweet potatoes can be used as a substitute for making desserts in the form of cheesecakes aimed at high school / vocational high school students. It is hoped that high school / vocational high school students will understand more about the use of sweet potatoes and their processing.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Ipomoea Batatas atau yang biasa disebut ubi jalar merupakan sejenis umbi umbian yang sudah sangat akrab di telinga kita. Selain rasanya yang enak dan sedikit manis, ubi jalar juga memiliki harga yang terjangkau dan mudah sekali ditemukan di Indonesia. Hal ini disebabkan karena Indonesia merupakan salah satu produsen penghasil ubi jalar. Meskipun harganya yang terjangkau dan mudah ditemukan. Namun pemanfaatan ubi jalar tiap tahun kian menurun. Padahal ubi jalar menawarkan cukup banyak khasiat bagi kesehatan seperti menurunkan kadar kolesterol, membantu mencegah risiko penyakit kardiovaskular, obesitas, serta diabetes melitus. Ubi jalar biasanya dikonsumsi dengan cara dikukus, digoreng, dan diolah menjadi camilan ataupun hidangan penutup. Pada perkembangannya, ubi jalar juga dapat dikreasikan menjadi bahan pengganti untuk makanan lain seperti cheesecake. Cheesecake merupakan sejenis hidangan penutup yang berasal dari Yunani kuno. Hidangan penutup ini terbuat dari bahan bahan utama seperti krim keju dan gula. Kedua bahan membuat rasa cheesecake menjadi nikmat dan digemari banyak orang dari berbagai umur. Namun krim keju dan gula tidak memberikan nutrisi dan kegunaan yang baik bagi tubuh, dimana krim keju dapat meningkatkan tingkat kolesterol, dan gula dapat memicu diabetes. Sejalan dengan masalah yang ditemukan maka, tim bertujuan untuk memberikan pengajaran bagaimana ubi jalar dapat dimanfaatkan sebagai bahan substitusi untuk membuat hidangan penutup berupa cheesecake yang ditujukan untuk siswa siswi SMA/SMK. Diharapkan siswa siswi SMA/SMK menjadi mengerti lebih lagi mengenai pemanfaatan ubi jalar dan pengolahannya. 
PERAN AKTIF INSTITUT TRANSPORTASI DAN LOGISTIK (ITL) TRISAKTI DALAM SOSIALISASI LOGISTIK HALAL [HALAL LOGISTICS SOCIALIZATION IN THE LOGISTICS SOCIETY IN JAKARTA] Raden Didiet Rachmat Hidayat; Sandriana Marina; Aisyah Rahmawati; Reza Fauzi Jayasakti; Lira Agusinta
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 5 No. 1 (2020): October
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i1.3178

Abstract

Law Number 33 of 2014 concerning Halal Product Guarantee (JPH) and Government Regulation Number 31 of 2019 concerning JPH Implementation Regulations have been issued for the halal industry which continues to grow its market share both in the world and in Indonesia. This industry requires a Logistics Service Provider (LSP) company that is halal certified or commonly called halal logistics for storage and distribution services with transportation services in it. Apart from products and processes, halal logistics readiness has an important role in supply chain management as a factor in the Halal Assurance System (HAS). The purpose of this community service activity is to socialize halal logistics to stakeholders who will be directly involved in halal logistics activities. This outreach activity was carried out by providing partners with a framework of halal logistics, Halal Assurance System (SJH) and Halal Logistics opportunities in Indonesia. The method of delivering Halal Logistics socialization materials is carried out by using offline and on-line meetings, discussions and questions and answers. The result of this activity is the increased knowledge and understanding of the community regarding halal logistics. BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH) serta Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2019 tentang Peraturan Pelaksanaan JPH telah dikeluarkan untuk industri halal yang terus berkembang pangsa pasarnya baik di dunia maupun di Indonesia. Industri ini membutuhkan perusahaan Logistics Service Provider (LSP) yang bersertifikat halal atau biasa disebut logistik halal untuk jasa penyimpanan dan distribusi dengan jasa transportasi didalamnya.  Selain di bidang produk dan proses, kesiapan logistik halal mempunyai peranan penting dalam manajemen rantai pasokan sebagai salah satu faktor Sistem Jaminan Halal (SJH). Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mensosialisasikan halal logistik kepada para stakeholder yang akan terlibat langsung dalam aktifitas halal logistik. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dengan memberikan kerangka pikir dari logistik halal, Sistem Jaminan Halal (SJH) serta peluang Logistik Halal di Indonesia kepada mitra. Metode penyampaian materi sosialisasi Logistik Halal dilakukan dengan menggunakan pertemuan offline maupun on line, diskusi dan tanya jawab. Hasil kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait logistik halal. 
IMPLEMENTASI APLIKASI KONSELING BERBASIS ANDROID DI HIMPUNAN PSIKOLOGI INDONESIA WILAYAH SUMATERA UTARA [IMPLEMENTATION OF COUNSELING APLICATION BASED ON ANDROID IN INDONESIAN PSYCHOLOGICAL ASSOCIATION NORTH SUMATERA REGION] Suri Mutia Siregar; Ika Sari Dewi; Amalia Meutia; Yunita Zahra
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 5 No. 1 (2020): October
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i1.3179

Abstract

Community needs for psychological counseling services in Indonesia are increasing. However, there is still an unequal prevalence between the number of psychologists who are able to carry out counseling and the number of people who need counseling services. The National Institute of Health Research and Development (Riset Kesehatan Dasar - Riskesdas) in 2013 noted that the number of psychologists in Indonesia is not sufficient to treat mental disorders in Indonesia, especially serious mental disorders. The other difficulties that also faced are: (1) the distribution of psychologists practices are mostly places in big cities; (2) social stigma that makes people feel ashamed for visiting psychologist; and (3) the Covid-19 pandemic condition that limits face-to-face counseling. This activity aims to develop an android-based counseling application for all people of North Sumatra. The community service team has also collaborated with Indonesian Psychological Association North Sumatera Region (HIMPUNAN PSIKOLOGI INDONESIA WILAYAH SUMATERA UTARA - HIMPSI SUMUT) which is currently the largest community for psychologists in the North Sumatra region. The counseling application is designed with 6 main features: (1) content management system, (2) psychologist data, (3) counselee data, (4) counseling type data, (5) private chat rooms, and (6) premium member. The application development is now entering the trial phase and will be disseminated to the public. BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Kebutuhan masyarakat akan layanan konseling psikologi di Indonesia semakin hari semakin meningkat. Namun, saat ini masih terjadi prevalensi yang timpang antara jumlah psikolog yang mampu melaksanakan konseling dengan jumlah masyarakat yang membutuhkan layanan konseling. Catatan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 menyebutkan bahwa jumlah psikolog saat ini belum memadai untuk menangani gangguan jiwa di Indonesia, terutama gangguan jiwa berat yang diperparah pula dengan tiga hal lainnya, yakni: (1) persebaran praktik psikolog yang lebih banyak berada di kota-kota besar; (2) adanya stigma sosial yang membuat masyarakat merasa malu dan enggan untuk mendatangi praktik psikolog; serta (3) kondisi pandemi Covid-19 yang membatasi konseling tatap muka dengan psikolog. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi konseling daring berbasis android untuk seluruh masyarakat Sumatera Utara. Tim pengabdian juga telah bekerjasama dengan Himpunan Psikologi Indonesia Wilayah Sumatera Utara (HIMPSI SUMUT) yang saat ini menjadi tempat bernaung para psikolog di wilayah Sumatera Utara. Aplikasi konseling daring yang dirancang memiliki 6 fitur utama, yaitu (1) content management system, (2) data psikolog, (3) data konseli, (4) data jenis konseling, (5) chat private room, dan (6) premium member. Pengembangan aplikasi saat ini tengah memasuki tahap uji coba dan akan disosialisasikan pada masyarakat.
PENGUATAN MODAL USAHA PADA KOMUNITAS PELAKU USAHA KULINER DI KARANGANYAR MELALUI LEMBAGA KEUANGAN MIKRO (LKM) [STRENGTHENING BUSINESS CAPITAL OF CULINARY BUSINESS COMMUNITIES IN KARANGANYAR THROUGH MICRO FINANCIAL INSTITUTIONS (MFIS)] Ana Shohibul Manshur Al Ahmad; Atmaji Atmaji; Sarjiyanto Sarjiyanto; Sinto Sunaryo
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 5 No. 2 (2021): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i2.3434

Abstract

The purpose of this community service is empowerment and efforts to maintain business sustainability in the culinary business community in Cangakan Karanganyar. Partners in this program are the culinary business community in Cangakan, Karanganyar, who have joined the KUBE (Business Community Group) institution. The main problem faced by partners is the aspect of capital, most of the members of KUBE Culinary Cangakan are street culinary traders so that prospective creditors are considered not bankable. In financial terms, this business actually has the potential to develop. The method used to solve the problem is assisting the establishment of a Micro Finance Institution (MFIs), as well as empowering community members through financial management and managerial training. The end result of this program is the formation of a healthy Micro Finance Institution from the culinary business community in Cangakan Karanganyar. Through the established Micro Finance Institution (MFIs), it is hoped that it can be a solution in overcoming working capital problems and business sustainability. BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Tujuan pengabdian ini adalah pemberdayaan dan upaya menjaga keberlanjutan usaha pada komunitas pelaku usaha kuliner di Cangakan Karangnyar. Mitra dalam dalam program ini adalah komunitas pelaku usaha kuliner di Cangakan, Karangnyar yang sudah tergabung dalam kelembagaan KUBE (Kelompok Usaha Bersama). Permasalahan utama yang dihadapi oleh Mitra yaitu aspek permodalan, sebagian besar anggota KUBE Kuliner Cangakan adalah pedagang kuliner kaki-lima sehingga dipandang not-bankable oleh calaon kreditur. Secara financial sebetulnya usaha ini memiliki potensi untuk berkembang. Metode yang dipakai untuk menyelesaikan masalah adalah pendampingan pembentukan kelembagaan Lembaga Keuangan Mikro (LKM), sekaligus pemberdayaan anggota komunitas melalui pelatihan manajemen keuangan dan manajerial. Hasil akhir dari program ini adalah terbentuknya Lembaga Keuangan Mikro yang sehat dari komunitas pelaku usaha kuliner di Cangakan Karangnyar. Melalui Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang terbentuk diharapkan dapat menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan modal kerja dan keberlanjutan usaha.
EDUKASI PEMBUATAN SEDIAAN ANTISEPTIK TANAMAN HERBAL DI KELURAHAN PEMURUS BARU BANJARMASIN [EDUCATION ON MAKING ANTISEPTIC PREPARATIONS FOR HERBAL PLANTS IN BANJARMASIN KELURAHAN PEMURUS BARU] Lia Yulia Budiarti; Siti Kaidah; Alfi Yasmina
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 5 No. 1 (2020): October
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i1.3436

Abstract

South Kalimantan is ranked sixth as the province with the highest percentage of Covid-19 positive cases in Indonesia. As of July 24, 2020, there were 4,990 (5.7%) confirmed positive cases of Covid-19 in South Kalimantan which is the highest cases occurred in Banjarmasin Regency. Pemurus Baru, an urban village of Banjarmasin Regency is one of the red zone area of Covid-19 positive cases.  One of the health protocols to prevent covid-19 exposure is washing hands frequently with antiseptic. Antiseptic liquid can be made from herbal plant ingredients that have antimicrobial efficacy.  The development of online technology can be a tool of education and delivery of information that benefits the community. The purpose of this program is to support the Covid-19 prevention efforts through the useful of herbal plants into antiseptic liquid, in order to avoid Covid-19 exposure. The targets of this program are the mothers of health cadres in the working area of Pemurus Baru Community Health Center of Banjarmasin Regency. Education method in this program is counseling on the manufacture of antiseptics from the herbal plant. Education and evaluation of the program are carried out online. The results of this program have a positive impact, the targets of program understand and are able to make antiseptic liquid based on herbs, and motivated to inform to others or communities. BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Kalimantan Selatan berada diurutan ke-enam sebagai provinsi dengan persentase tertinggi kasus positif Covid-19 di Indonesia. Pada 24 Juli 2020 didapatkan sebanyak 4.990 (5,7%) kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Selatan dan   kasus teringgi terjadi di Kota Banjarmasin. Kelurahan Pemurus Baru Kota Banjarmasin termasuk salah satu kelurahan yang termasuk wilayah zona merah kasus positif Covid-19.  Salah satu protokol kesehatan untuk memcegah paparan covid-19 adalah mencuci tangan dengan antiseptik. Sediaan antiseptik tangan dapat dibuat dari bahan tanaman herbal yang berkhasiat antimikroba.  Berkembangnya teknologi online dapat menjadi suatu sarana edukasi dan penyampaian informasi yang bermafaat bagi masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendukung upaya pencegahan COVID-19 melalui pemanfaatan tanaman herbal menjadi sediaan antiseptik, guna terhindar dari paparan Covid-19. Sasaran kegiatan adalah ibu-ibu kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Pemurus Baru Banjarmasin. Metode pelaksanaan edukasi berupa penyuluhan tentang pembuatan antiseptik dari sediaan tanaman herbal. Edukasi dan evaluasi kegiatan dilakukan secara online. Hasil dari kegiatan ini dapat berdampak positif, sasaran kegiatan memahami  dan mampu membuat sediaan antiseptik berbahan dasar  tanaman herbal,  serta termotivasi untuk menginformasikannya pada orang lain/masyarakat lainnya.
EDUKASI JAJANAN SEHAT DENGAN METODE EMOTIONAL DEMONSTRATION PADA SISWA SEKOLAH DASAR [EDUCATION OF HEALTHY SNACKS WITH EMOTIONAL DEMONSTRATION METHODS IN PRIMARY SCHOOLS] Indra Fajarwati Ibnu; Muhammad Syafar; Awaluddin Awaluddin
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 5 No. 3 (2021): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i3.3437

Abstract

School children have a habit of buying snacks at school. There are many types of snacks that are generally sold around schools that generally have experienced chemical contamination due to using illegal Food Additives (BTP). This should be a concern because snacks are a part that contributes to food intake for children. Education with the emotional demonstration method (emo demo) is a form of education using a participatory method with the aim of arousing the emotional side of the participants. This activity aims to determine the intention and knowledge of healthy snacks before and after receiving education using the emo demo method. The activity was carried out at an elementary school in Tanah Towa Village, Kajang District, Bulukumba Regency, namely SDN 351 Tanah Towa. There are 37 student participants in class V for each of these schools. The activity method is to provide direct education about healthy snacks using the emo demo method through demonstrations, games and role play. The results of this educational activity using the emo demo method have an influence on increasing the knowledge, attitudes and actions of SDN 351 Tanah Towa students about healthy snacks.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Anak sekolah memiliki kebiasaan membeli jajan di sekolah. Ada banyak jenis jajanan yang umumnya dijual disekitar sekolah yang umumnya telah mengalami pencemaran kimiawi karena menggunakan Bahan Tambahan Pangan (BTP) ilegal. Hal ini harus menjadi perhatian karena jajanan menjadi bagian yang memberi kontribusi asupan pangan pada anak-anak. Edukasi dengan metode emotional demonstration (emo demo) merupakan bentuk edukasi dengan metode partisipatif dengan tujuan menggugah sisi emosional peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui niat dan pengetahuan tentang jajanan sehat sebelum dan sesudah memperoleh edukasi dengan metode emo demo. Kegiatan dilakukan pada sekolah dasar yang berada di Desa Tanah Towa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba yaitu SDN 351 Tanah Towa. Peserta siswa yang berada pada kelas V untuk tiap sekolah tersebut yang berjumlah 37 siswa. Metode kegiatan adalah pemberian edukasi secara langsung tentang jajanan sehat dengan metode emo demo melalui demostrasi, permainan dan role play.  Hasil kegiatan edukasi dengan metode emo demo  ini memberikan pengaruh terhadap peningkatan  pengetahuan, sikap dan tindakan siswa SDN 351 Tanah Towa tentang jajanan sehat. 
“STAND UP AGAINST SEXUAL HARASSMENT!” MENDIDIK PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS MENGENAI PELECEHAN SEKSUAL MELALUI SERANGKAIAN KEGIATAN VIRTUAL [“STAND UP AGAINST SEXUAL HARASSMENT!” EDUCATING HIGH SCHOOL STUDENTS ABOUT SEXUAL HARASSMENT THROUGH A SERIES OF VIRTUAL EVENTS] Deborah Nauli Simorangkir; Sharon Schumacher
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 5 No. 2 (2021): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i2.3505

Abstract

The objectives of the community service program entitled “Stand Up Against Sexual Harassment!” are: 1. To raise awareness of high school students in Indonesia about sexual harassment; and, 2. To disseminate dialogue in the mass media on sexual harassment. The PkM activity was held in 3 stages: 1. "Tips to Avoid Sexual Violence" webinar; 2. "Creative Arts Against Sexual Harassment" competition; and, 3. “She Begs to Differ!” podcast. Because the implementation of the community service activities was held during the Covid-19 pandemic, all activities were carried out virtually. Based on the results of the survey conducted before and after the webinar, as well as the level of participation in the first and second stages, it can be concluded that this community service program was effective in raising awareness of high school students about sexual harassment, and establishing dialog about sexual harassment, especially through social media because of all of its activities done virtually and through various stages. For the sustainability of this program, SGU's Global Strategic Communications study program plans to make it an annual program. The virtual implementation resulted in a high level of participation, especially for participants from outside the JABODETABEK area. Therefore, this program will be conducted virtually in the future. In order to optimize the community service program and participate more actively in the eradication of sexual harassment, an exploration of the possibility of collaboration with the National Commission on Violence Against Women (Komnas Perempuan) is being made.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjudul “Stand Up Against Sexual Harassment!”adalah: 1. Untuk meningkatkan kesadaran siswa SMA di Indonesia terhadap pelecehan seksual; dan, 2. Untuk menyebarluaskan dialog dalam media massa mengenai pelecehan seksual. Kegiatan PkM ini diadakan dalam 3 tahap: 1. Webinar “Tips Terhindar dari Kekerasan Seksual”; 2. Kompetisi “Creative Arts Against Sexual Harassment”; dan, 3. Podcast “She Begs to Differ!” Karena pelaksanaan kegiatan PkM diadakan pada saat pandemi Covid-19, maka semua kegiatan dilakukan secara virtual. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan sebelum dan sesudah acara webinar, serta tingkat partisipasi dalam tahap pertama dan kedua, dapat disimpulkan bahwa kegiatan PkM ini efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa SMA tentang pelecehan seksual, dan menyebarluaskan perbincangan tentang pelecehan seksual, khususnya melalui media sosial karena seluruh kegiatannya dilakukan secara virtual dan bertahap. Untuk keberlanjutan program ini, program studi Ilmu Komunikasi (Global Strategic Communications) SGU berencana untuk menjadikannya program tahunan program studi. Pelaksanaan secara virtual menyebabkan tingginya tingkat partisipasi, terutama bagi partisipan dari luar wilayah JABODETABEK. Oleh karena itu, maka program ini akan dilakukan secara virtual di waktu mendatang. Untuk mengoptimalkan program PkM ini serta lebih aktif berpartisipasi dalam upaya pemberantasan pelecehan seksual, maka dilakukan penjajakan kemungkinan kerjasama dengan Komnas Perempuan.
DAMPAK PANDEMI COVID-19, EDUKASI PROTOKOL KESEHATAN SEBAGAI STRATEGI EKONOMI BERGERAK DAN MELEK TEKNOLOGI PADA PASAR SUBUH TRADISIONAL DESA KERTAK HANYAR 2 [PANDEMIC IMPACT OF COVID-19, EDUCATION OF HEALTH PROTOCOLS AS A MOBILE ECONOMIC STRATEGY AND TECHNOLOGICAL LITERATURE ON TRADITIONAL EARLY MORNING MARKETS OF KERTAK HANYAR VILLAGE 2] Darini Kurniawati
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 5 No. 2 (2021): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i2.3561

Abstract

The impact of the COVID-19 pandemic is deeply felt by the community, especially in socio-cultural and economic life. Based on the results of observations and interviews with traders, there has been a 60% decrease in sales at the Subuh Market, Kertak Hanyar 2 Village, Banjar Regency, South Kalimantan. The residents of the dawn market have known about the COVID-19 pandemic through electronic media, but they still lack awareness in complying with the health protocol rules established by the government. Health protocol facilities are also not yet available. The dedication aims to improve the economy in the market at dawn but by adhering to health protocols to prevent the spread of COVID-19. This service was carried out together with the village head by disseminating health protocols and interviews with traders and buyers, providing masks and providing means of washing hands and soap. The result of the activity is the installation of health protocol education banners, traders using masks, the distance between traders is at least 1 meter and using hand washing facilities for buyers and traders at the market entrance. The socio-cultural and economic life of the people at Subuh Market are moving again with a sense of security.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Dampak pandemi COVID-19 sangat dirasakan oleh masyarakat, khususnya kehidupan sosial budaya dan ekonomi. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan pedagang, telah terjadi penurunan penjualan 60% di Pasar Subuh Desa Kertak Hanyar 2 Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Warga pasar subuh telah mengetahui adanya pandemi COVID-19 ini melalui media elektronik, namun masih kurangnya kesadaran dalam mematuhi aturan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Sarana protokol kesehatan juga belum tersedia. Pengabdian bertujuan untuk meningkatkan perekonomian di pasar subuh tetapi dengan mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19. Pengabdian ini dilakukan bersama dengan kepala desa dengan melakukan sosialisasi protokol kesehatan dan wawancara kepada pedagang dan pembeli, pemberian masker dan penyediaan sarana alat cuci tangan dan sabun. Hasil dari kegiatan adalah terpasangnya spanduk edukasi protokol kesehatan, pedagang menggunakan masker, jarak antar pedagang minimal 1meter dan menggunakan sarana cuci tangan untuk pembeli dan pedagang pada pintu masuk pasar. Kehidupan sosial budaya serta perekonomian masyarakat di Pasar Subuh bergerak kembali dengan rasa aman. 
PELATIHAN PENDAMPINGAN MEMBACA CERITA BERSAMA ORANG TUA DALAM MENUMBUHKAN MINAT BACA ANAK [TRAINING ASSISTANCE READING STORIES WITH PARENTS IN GROWING CHILDREN'S READING INTEREST] Yubali Ani; Chandra Han; Kusuma Wardhani; Ganda Sari
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 5 No. 2 (2021): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i2.3569

Abstract

In order to foster the capability of literacy in the community, Kindergarten Al-Amin, Ciputat has received books from Rebung Cendani Foundation These books have not been used maximally to increase students' literacy. Therefore, this Community Service will provide training and assistance to parents of the students on how to read story books to their children at home. Assistance was provided by Al-Amin teachers with the direction of community services facilitators for three months. Parents and teachers will practice the reading in accordance with the steps that have been explained. The mentoring training activities went smoothly. Through this mentoring training parents become anthusiastic in implementing reading activities at home with their children, reading activities also help parents keep children away from gadgets, and parents gain knowledge about reading fun stories. Suggestions from this mentoring training activity can foster a reading habit among Kindergarten Al-Amin. BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Dalam rangka program menumbuhkan minat baca di masyarakat, TK Al-Amin, Ciputat mendapatkan bantuan buku-buku dari Yayasan Rebung Cendani. Buku-buku tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan literasi para murid. Oleh karena itu, kegiatan PkM ini memberikan pelatihan dan pendampingan kepada orang tua murid mengenai bagaimana membaca buku cerita kepada anak-anaknya di rumah. Pendampingan diberikan oleh guru-guru TK Al-Amin dengan arahan fasilitator PkM selama tiga bulan. Dalam proses pendampingan orang tua dan guru melakukan latihan membaca sesuai dengan langkah-langkah yang sudah dijelaskan. Kegiatan pelatihan pendampingan berjalan dengan baik. Melalui pelatihan pendampingan ini orang tua menjadi antusias didalam menerapkan kegiatan membaca di rumah dengan anak masing-masing, kegiatan membaca juga membantu orang tua menjauhkan anak dari gadget, dan orang tua memperoleh pengetahuan mengenai membaca cerita yang menyenangkan. Saran dari kegiatan pelatihan pendampingan ini dapat menumbuhkan kebiasaan membaca dikalangan TK Al-Amin.