cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, UNIVERSITAS PELITA HARAPAN, Gedung B-203, Lippo Karawaci, Tangerang – 15811
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Sinergitas PkM & CSR
ISSN : 25287184     EISSN : 25287184     DOI : http://dx.doi.org/10.19166/jspc
Jurnal Sinergitas PKM dan CSR has been published by Lembaga Penelitian dan Pengadian kepada Masyarakat Universitas Pelita Harapan since October 2016. It covers scientific publications related to community service (PKM) and corporate social responsibility (CSR) activities in the the following fields: 1) agriculture, fisheries and marine life; 2) environment and disaster management; 3) health; 4) economics, society, and culture; 5) information and communication technology; and, 6) education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 485 Documents
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI [TEACHER COMPETENCE ENHANCEMENT THROUGH USE OF INFORMATION TECHNOLOGY] Ni Ketut Dewi Ari Jayanti; Gde Sastrawangsa; Ni Made Dewi Kansa Putri
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 5 No. 2 (2021): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i2.3789

Abstract

During the COVID-19 pandemic, teaching and learning activities in Indonesia, from basic education to university levels, must be carried out online. The main problem experienced by teachers in online teaching and learning activities is the lack of mastery of technology by teachers. Based on this, it is necessary to conduct mentoring and training programs to improve the ability of teachers to use technology to support online teaching and learning activities. For this reason, in this community service activity, training has been carried out which aims to provide knowledge to teachers to improve teacher competence using information technology. The method of implementing activities is through counseling and training. Activities have been evaluated using a questionnaire, the results achieved are 90.77% of teachers can use information technology to support online teaching and learning activities. BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Pada masa pandemi COVID-19 kegiatan belajar mengajar di Indonesia, mulai dari tingkat pendidikan dasar hingga perguruan tinggi harus dilaksanakan secara daring. Permasalahan utama yang dialami oleh guru dalam kegiatan belajar mengajar daring adalah kurangnya penguasaan teknologi oleh guru. Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukan program pendampingan dan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan guru-guru dalam menggunakan teknologi guna mendukung kegiatan belajar mengajar daring. Untuk itu, pada kegiatan pengabdian masyarakat ini telah dilakukan pelatihan yang bertujuan memberikan pengetahuan kepada guru-guru untuk meningkatkan kompetensi guru melalui pemanfaatan teknologi informasi. Metode pelaksanaan kegiatan melalui penyuluhan dan pelatihan. Kegiatan telah dievaluasi dengan menggunakan kuesioner, hasil yang dicapai adalah 90.77% guru dapat menggunakan teknologi informasi dalam mendukung kegiatan belajar mengajar daring.
PERAN AKADEMI KAMPUS DALAM MENJAGA KETAHANAN UMKM RUMAH MAKAN DI YOGYAKARTA DALAM MASA PANDEMI [THE ROLE OF THE CAMPUS IN THE EFFORT OF MAINTAINING SME RESILIENCE IN YOGYAKARTA DURING PANDEMIC] Ahmad Rizal Solihudin; Bagus Gumelar; Fatwa Tentama
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 5 No. 2 (2021): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i2.4071

Abstract

One of Ahmad Dahlan University's business incubation activities is to provide training and assistance for online-based startups and SMEs (Online Business). This method is considered appropriate with the conditions of the Covid Pandemic, which requires less contact-based business activities. This program is expected to maintain the resilience of entrepreneurs, including SMEs in the culinary field, using information technology as the basis for their competitive advantage. The pattern used in this business incubation uses the Experience Learning (EL) approach. This approach gives treatment to tenants to gain experience, competence and basic entrepreneurial character. The purpose of this study is to analyze the role and contribution of campus business incubation in maintaining the resilience of MSMEs from among alumni in the face of a pandemic. This research uses descriptive analysis method with a qualitative approach. The data collected in the form of secondary data includes company reports, archives, and notes on the opinions of sources. The results of the analysis show that the online marketing training program and business model innovation training are effective in increasing the understanding and skills of tenants in dealing with the pandemic. In addition, the model of mentoring and mentoring by best practice companies that are in accordance with the pandemic conditions is very urgent to be designed and implemented immediately. BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Risky Catering sebagai mitra memiliki berbagai kendala terlebih dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya masa pandemi covid-19 ini. Permasalahan prioritas yang dihadapi mitra yaitu pemasaran terkendala kebijakan bekerja dari rumah, pembatasan kegiatan keramaian. tidak ada pendapatan sedangkan beban usaha masih harus dibayar, terhambatnya koordinasi dan komunikasi antara karyawan dan manajemen catering. Disisi lain, Risky Catering belum memiliki sistem dan kapabilitas untuk mengelola usahanya dengan kondisi dan situasi pandemi. Solusi yang ditawarkan adalah suatu sistem pembelajaran bernama “Smart UMKM” guna mengefisienkan pelatihan pengelolaan usaha terlebih dimasa pandemi Covid-19 yang membatasi kemampuan karyawan menjalankan kegiatannya. Tujuan dan target khusus yang ingin dicapai adalah menciptakan dan mengimplementasikan teknologi informasi dan digital untuk meningkatkan kapasitas karyawan dan  menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di usaha. Metode dan prosedur implementasi inovasi pada program pengabdian ini adalah tahap persiapan menggunakan metode online system untuk sosialisasi program dan pembahasan bersama proses bisnis dan proses organisasi dari UMKM Risky Catering. Hasil analisis menunjukkan program pelatihan pemasaran online dan pelatihan inovasi model bisnis efektif meningkatkan pemahaman dan ketrampilan mitra dalam menghadapi  pandemi. Selain itu, model pendampingan dan mentoring oleh perusahaan best practice yang sesuai dengan kondisi pandemi sangat urgnet untuk segera dirancang dan dijalankan.
EDUKASI SARS-CoV-2 (COVID-19) SERTA PENCEGAHANNYA DENGAN MENGIMPLEMENTASIKAN PROTOKOL KESEHATAN DAN VAKSINASI KEPADA JEMAAT GEREJA HKBP [EDUCATION SARS-CoV-2 (COVID-19) AND ITS PREVENTION BY IMPLEMENTING HEALTH PROTOCOLS AND VACCINATION TO CONGREGANTS OF THE HKBP SETIA MEKAR CHURCH, BEKASI] Pangeran Andareas; Dela Rosa; Maroloan Aruan; Feronia Reni Cyrena Santoso; Juandy Jo; Ernestine Arianditha Pranasti; Friska Dewi Sari Hutauruk; Margaretha Lodwinia; Advelina Hubertha Fanggidae
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 5 No. 2 (2021): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i2.4290

Abstract

One part of Tridharma tertiary institutions in Indonesia that connect the world of education and society is Community Service. This Community Service, higher education requires a very active role in the application of the field of science and skills to provide knowledge to the public. This Community Service provide education about Covid-19 and how to prevent itu by online system (Zoom Application) to the congregation of HKBP Setia Mekar Church, Aren Jaya Village, East Bekasi District, West Java Province. Pandemic of Covid-19 that occurred in Indonesia has caused a decline the level of community health. This condition caused by low of education and public awareness regarding health protocols and vaccination. Based on that problem, Activity of Community Service were carried out at HKBP Church, Setia Mekar to provide a complete understanding about Covid-19 and improving awareness of HKBP Setia Mekar member on the importance of implementing health protocols and a vaccination to prevent Covid-19 transmission. The results of this Community Service obtained data through a questionnaire that there was an increase in the knowledge of the HKBP Setia Mekar member regarding the topic of this Community Service about 13,8%.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Salah satu bagian dari Tridharma perguruan tinggi di Indonesia yang menghubungkan dunia pendidikan dan masyarakat adalah Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan PkM perguruan tinggi dituntut berperan aktif dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat. Kegiatan PkM kali ini adalah melakukan edukasi tentang Covid-19 dan pencegahannya secara daring (Aplikasi Zoom) kepada jemaat Gereja HKBP Setia Mekar, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Provinsi Jawa Barat. Kondisi pandemik Covid-19 yang terjadi di Indonesia telah menyebabkan penurunan tingkat kesehatan di masyarakat. Kondisi tersebut diduga disebabkan karena kurangnya edukasi dan kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan dan vaksinasi. Dari permasalah tersebut, kemudian dilakukan kegiatan PkM di Gereja HKBP Setia Mekar untuk memberikan pemahaman yang utuh tentang Covid-19 serta meningkatkan kesadaran jemaat HKBP Setia Mekar tantang pentingnya penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi untuk mencegah penularan Covid-19. Hasil kegiatan PkM diperoleh data melalui kuesioner bahwa terdapat pengingkatan pengetahuan jemaat HKBP Setia Mekar mengenai topik PkM sebesar 13,8%.
COVID-19 DAN DAMPAKNYA BAGI PERILAKU KONSUMEN DI INDONESIA TAHUN 2021 [COVID 19 AND THE IMPACT TO CONSUMER BEHAVIOR IN INDONESIA IN 2021] Sonny Sonny; Genoveva Genoveva; Chairy Chairy; Hanif Adinugroho Widyanto; Siska Purnama Manurung
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 5 No. 2 (2021): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i2.4333

Abstract

This Community Service is organized by the Marketing Study Center (PUSKA) of President University to the public through a webinar (online). The purpose of this PKM is to provide guidance to business practitioners and the public, how to behave in the midst of this pandemic, product sales are decreasing from month to month, government regulations prohibiting people from leaving their homes temporarily, and public panic. Having business practitioners invited to be speakers, who also experienced the same decline but managed to bring their product sales back to normal, gave a lot of enlightenment to the people who attended the webinar.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: PKM ini diselenggarakan oleh pusat kajian (PUSKA) marketing universitas Presiden kepada masyarakat melalui webinar (online). Tujuan dari PKM ini adalah memberikan pengarahan kepada praktisi bisnis dan masyarakat, bagaimana harus bersikap di tengah pandemik ini, dimana penjualan produk menurun dari bulan ke bulan, aturan pemerintah yang melarang masyarakat untuk keluar dari rumah sementara waktu, serta kepanikan masyarakat. Dengan adanya praktisi bisnis yang diundang menjadi pembicara, yang juga mengalami penurunan yang sama namun berhasil membuat penjualan produknya kembali normal, memberikan banyak pencerahan kepada para masyarakat yang hadir di webinar.
FUN ENGLISH TEACHING IN VISTOS KASIH IKHLAS ORPHANAGE Ezra Christina Pondalos; Bobby Hartanto; Hana Julia; Novi Ernia Saputri; Theodesia Lady Pratiwi
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 7 No. 2 (2023): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v7i2.4634

Abstract

Bahasa Inggris adalah salah satu bahasa yang paling dikenal di dunia. Sebagai salah satu bahasa yang paling banyak digunakan di dunia, orang-orang mulai belajar bahasa Inggris di semua tingkatan. Namun, beberapa orang tidak beruntung dan tidak mendapatkan kesempatan untuk belajar bahasa Inggris secara resmi, itu sebabnya layanan masyarakat ini dilakukan. Dengan tim yang terdiri dari 4 orang, kami melakukan pengabdian masyarakat dengan mengajarkan Bahasa Inggris yang menyenangkan kepada anak-anak dari Panti Asuhan Vistos Kasih Ikhlas. Anak-anak bersenang-senang ketika belajar bahasa Inggris, sementara mereka juga fokus pada subjek. Kami mengajar mereka dengan berbagai metode yang menyenangkan seperti menggunakan permainan, menyanyi, teka-teki, dll. Dengan pengabdian masyaraka
PENGOLAHAN SAMPAH PASAR DESA KUNJANG KABUPATEN KEDIRI BERBASIS CIRCULAR ECONOMY SYSTEM DAN TEKNOLOGI ECO FRIENDLY [MARKET WASTE PROCESSING IN KUNJANG VILLAGE, KEDIRI REGENCY BASED ON CIRCULAR ECONOMY SYSTEM AND ECO FRIENDLY TECHNOLOGY] Astria Hindratmo; M Hasan Abdullah; Navik Kholili
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 5 No. 3 (2021): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i3.4661

Abstract

Kunjang Village Market is located on Jl. Soekarno-Hatta, Kunjang Kidul Hamlet RT.02 RW.02 Kunjang Village, Kunjang District, Kediri Regency. The location of the Kunjang Village Market is about 30 km from the city center. There are 338 traders in Kunjang market tradisional  in total. However, with the large number of traders, it raises several problems, namely the amount of garbage that accumulates causing unpleasant odors and the handling of waste is carried out by burning so that the smoke spreads everywhere which disturbs the surrounding environment, especially residential areas. In addition, there is no garbage truck that transports it to the central waste collection center of Kediri Regency so that the waste is burned in an open place located behind the market. The purpose of this service is to improve waste management that is more environmentally friendly, as well as obtain by-products from waste processing to increase market income. The methods used in this service are training and assistance in processing waste into solid and liquid organic fertilizers, as well as processing inorganic waste (plastic waste) into shredded plastic and liquid fuel or oil processed by means of pyrolysis. The results of this service produce by-products in the form of solid and liquid organic fertilizers, marketable shredded sticks and liquid fuel (oil), as well as reducing environmental impacts due to the smoke from burning waste.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Pasar Desa Kunjang terletak di Jl. Soekarno-Hatta, Dusun Kunjang Kidul RT.02 RW.02 Desa Kunjang, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri. Lokasi Pasar Desa Kunjang terletak sekitar 30 km dari pusat kota. Total pedagang di pasar tradisional Kunjang sebanyak 338 pedagang. Namun dengan banyaknya jumlah pedagang, maka menimbulkan beberapa permasalahan yaitu jumlah sampah yang menumpuk sehingga menimbulkan bau tak sedap dan penanganan sampah dilakukan dengan dibakar sehingga asap menyebar ke mana-mana yang mengganggu lingkungan sekitar terutama pemukiman penduduk. Selain itu tidak adanya truk sampah yang mengangkut ke penampungan sampah pusat kabupaten Kediri sehingga sampah di bakar pada tempat terbuka yang terletak belakang pasar. Tujuan dari pengabdian ini yaitu untuk memperbaiki pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan, serta mendapatkan produk sampingan hasil pengolahan sampah untuk menambah pendapatan pasar. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu pelatihan dan pendampingan pengolahan sampah menjadi pupuk organik padat dan cair, serta pengolahan sampah anorganik (sampah plastik) menjadi plastik cacah dan bahan bakar cair atau minyak hasil proses dengan alat pirolisis. Hasil pengabdian ini menghasilkan produk sampingan berupa pupuk organik padat dan cair, pastik cacah yang layak jual dan bahan bakar cair (minyak), serta mengurangi dampak lingkungan akibat asap pembakaran sampah.
PEMBERDAYAN MASYARAKAT UMKM BERBASIS DIGITAL LITERACY DI KAMPUNG LOGAM NGINGAS KABUPATEN SIDOARJO [EMPOWERMENT OF SME COMMUNITY BASED ON DIGITAL LITERACY IN KAMPUNG METAL NGINGAS, SIDOARJO REGENCY] Allen Pranata Putra; Erwan Aristyanto
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 5 No. 3 (2021): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i3.4713

Abstract

The quality of human resources will determine the sustainability of the economy in every condition, especially in the conditions of the Covid-19 pandemic, it takes the comparative sustainability of good products. In addition to comparative advantage, increasing digital literacy of each individual is also needed to be able to provide employment and economic improvement. Problems in UMKM are at least the improvement of human resources, the quality of product branding, the improvement of the economy periodically and the growth of employment. The methods used in improving digital literacy in community service are Focus Group Discussion (FGD), indepth interview, and field mentoring. Community empowerment activities are expected to increase the competence of UMKM actors due to technological transformation in business. The results of community empowerment through the improvement of digital literacy that has been done show positive results and are very beneficial for UMKM. At least UMKM can win competition in the lowest price filters, improved product branding, and increased labor. Further community service is expected to maintain the quality of products and comparative advantages that have been owned by UMKM actors.BAHASA INDONESIAN ABSTRACT: Kualitas sumber daya manusia akan menentukan keberlangsungan ekonomi dalam setiap kondisi, terutama dalam kondisi pandemi Covid-19, dibutuhkan keunggulan komparatif produk yang baik. Selain keunggulan komparatif, peningkatan digital literacy setiap individu juga diperlukan untuk dapat meningkatkan lapangan kerja dan peningkatan ekonomi. Masalah di UMKM setidaknya adalah peningkatan sumber daya manusia, kualitas branding product, peningkatan ekonomi secara berkala dan pertumbuhan lapangan kerja. Metode yang digunakan dalam meningkatkan digital literacy dalam pelayanan masyarakat adalah Focus Group Discussion (FGD), indepth interview, dan pendampingan lapangan. Kegiatan pemberdayaan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pelaku UMKM akibat adanya tranformasi teknologi dalam bisnis. Hasil pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan digital literacy yang telah dilakukan menunjukkan hasil yang positif dan sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM. Setidaknya pelaku UMKM dapat memenangkan persaingan dalam filter harga terendah, peningkatan branding product, dan peningkatan tenaga kerja. Pengabdian masyarakat selanjutnya diharapkan dapat mempertahankan kualitas produk dan keunggulan komparatif yang telah dimiliki oleh pelaku UMKM.
PEMBUATAN CHATBOT “MANUELBOT” SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN SISWA SEKOLAH DASAR IMMANUEL [MANUELBOT: CHATBOT IMPLEMENTATION AS STUDENT LEARNING INNOVATION AT IMMANUEL ELEMENTARY SCHOOL] Viny Christanti Mawardi; Freddy Kurniawan; Carlene Lim
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 5 No. 3 (2021): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i3.4732

Abstract

During this pandemic, the Immanuel Elementary School followed the government's direction, which was to carry out online learning. In increasing the spirit of learning, many learning methods have been developed. The development of learning methods is accompanied by the availability of various current technologies. Chatbot is one technology that has been widely used in various form to make humans get information. Chatbots can be useful for providing flight information, product sales, weather and more. SD Immanuel needs a solution to find new ways of learning that can increase students' enthusiasm. We provide a solution by creating a Chatbot as one of the new learning innovations that can provide new method in the learning process. We carried out two activities, namely the development of a Chatbot application with the Agile method and training teachers with the Hybrid Learning method. We develop GuruManuel web application which is used by teachers and ManuelBot which can be used by students through the LINE application. Based on a survey, 100% of teachers agree this application can be useful in the learning process and help students to find information. As many as 82% of teachers agree with the appearance and usability of this application.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Pada masa pandemi ini, Sekolah Immanuel mengikuti arahan pemerintah yaitu melaksanakan pembelajaran secara daring. Dalam meningkatkan semangat pembelajaran, banyak dilakukan pengembangan metode belajar. Pengembangan metode belajar diiringi dengan tersedianya berbagai teknologi saat ini. Chatbot adalah salah satu teknologi yang sudah banyak digunakan saat ini dalam berbagai kegunaan yang dapat memudahkan manusia mendapatkan informasi. Chatbot dapat berguna untuk memberikan informasi penerbangan, penjualan produk, cuaca dan lainnya. SD Immanuel membutuhkan solusi untuk menemukan cara belajar baru yang dapat meningkatkan semangat siswa. Tim PKM memberikan solusi dengan membuat sebuah Chatbot sebagai salah satu inovasi pembelajaran baru yang dapat memberi semangat dan warna baru dalam proses pembelajaran. Pada PKM ini, dilakukan dua kegiatan sebagai solusi untuk menghasilkan inovasi pembelajaran yaitu pembuatan aplikasi Chatbot (ManuelBot) dengan metode Agile yang merupakan salah satu metode dalam pembuatan aplikasi dan pelatihan kepada guru dengan metode Hybrid Learning. Hasil dari PKM ini adalah aplikasi GuruManuel yang digunakan oleh guru sebagai admin dan ManuelBot yang dapat digunakan oleh siswa melalui aplikasi LINE. Berdasarkan survei 100% guru setuju aplikasi ini dapat berguna dalam proses pembelajaran dan membantu siswa untuk mencari jawaban. Sebesar 82% guru-guru menyetujui bentuk tampilan, kegunaan dan penggunaan aplikasi ini.
SELF EFFICACY DAN PEMANFAATAN BISKUIT LABU KUNING SEBAGAI MAKANAN TAMBAHAN TERHADAP PENCEGAHAN STUNTING PADA GOLD PERIOD DI SIOSAR [SELF EFFICACY AND THE USAGE OF PUMPKIN BISCUIT AS FOOD SUPPLEMENTS FOR STUNTING PREVENTION ON GOLD PERIOD IN SIOSAR] Lidya Natalia Br Sinuhaji; Juliana Munthe; Astaria Ginting; Mutiara Asia; Nikmatul Isnaniyah
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 5 No. 3 (2021): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i3.4752

Abstract

Background. Globally, there are around 101 million children under 5 years who are under the ideal body weight and 165 million children are stunted. Based on the Basic Health Research (Riskesdas), there are 37.2% of children under 5 years in Indonesia experiencing stunting. Stunting describes the incidence of malnutrition in toddlers that lasts for a long time and its impact is not only physically but also on cognitive function. The PURPOSE of this community service is to empower the community to arise their self-efficacy by utilizing pumpkin biscuits to prevent stunting. The METHOD is carried out in 4 stages, namely reviewing participatory rural conditions, group development, planning and implementing activities as well as participatory monitoring and evaluation. RESULTS in the Siosar area, pumpkin is very easy to obtain because 90% of the local people are vegetable farmers, one of which is pumpkin. Therefore, this activity can solve the problems that exist in Siosar by utilizing agricultural products, namely pumpkin, to be processed in a modern form into biscuits so that babies and pregnant women can consume them easily and it is useful to prevent stunting.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Latar Belakang. Secara global terdapat sekitar 101 juta anak dibawah usia 5 tahun yang termasuk dibawah berat badan ideal dan 165 juta anak mengalami stunting. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), terdapat 37,2 % anak balita di Indonesia mengalami stunting dan tahun 2018 sekitar 37 % (90 juta) anak mengalami stunting di Indonesia. Stunting menggambarkan kejadian kurang gizi pada balita yang berlangsung dalam waktu yang lama dan dampaknya bukan hanya secara fisik tetapi justru pada fungsi kognitif. TUJUAN pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberdayakan masyarakat agar muncul self efficacy dan masyarakat mampu memanfaatan biskuit labu kuning untuk pencegahan stunting. METODE yang dilakukan dengan 4 tahap yaitu mengkaji keadaan pedesaan partisipatif, pengembangan kelompok, penyusunan rencana dan pelaksanaan kegiatan serta monitoring dan evaluasi partisipatif. HASIL di wilayah Siosar labu kuning sangat mudah diperoleh karena 90% masyarakat setempat adalah petani sayur, salah satu tanaman yaitu labu kuning. Oleh karena itu kegiatan ini dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di Siosar dengan memanfaatkan hasil pertanian dan hasil labu kuning  yang didapat diolah dengan bentuk yang modern menjadi biskuit sehingga bayi dan ibu hamil dapat mengosumsi dengan mudah sehingga bermanfaat untuk mencegah terjadinya stunting.
SOSIALISASI TENTANG MANAJEMEN PENDIDIKAN INKLUSIF DI SEKOLAH INKLUSI DAERAH BANJARMASIN [SOCIALIZATION ON INCLUSIVE EDUCATION MANAGEMENT IN BANJARMASIN REGIONAL INCLUSION SCHOOL] Hayatun Thaibah; H. Amka; Agus Pratomo Andi Widodo; Ahmad Rizky Rolanda; Muhammad Firdaus Nuzula; Nuril Shafira Almua’Arif
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 5 No. 3 (2021): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i3.4761

Abstract

Schools that provide inclusive education need to be supported by educators with special skills in the learning process and in the development of children with special needs in general. One of the special personel needed is a Special Assistant Teacher. The purpose of the socialization activity is to provide knowledge and skills to socialization participants, namely teachers who are in the environment at Public Alementary School Kuin Selatan 3 Banjarmasin. The method that will be used in this service program is to socialize about inclusive education management in inclusive schools, especially in the Banjarmasin area through lectures and discussions. The result of the implementation of this service is that basically general teachers must fully know the management of inclusive education which is not only special assistant teachers who are graduates of Special Education who provide assistance, but general teachers have to learn a lot about children with special needs in order to they have no difficulty dealing with their students with disabilities. Through this socialization activity, they are finally aware and interested in learning more about inclusive education. The Community Service Team should follow up on any inputs and suggestions related to inclusive management that occurs in the community or in schools in order to get more attention.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Sekolah penyelenggara pendidikan inklusif perlu didukung oleh tenaga pendidik keahlian khusus dalam proses pembelajaran dan pembinaan anak-anak berkebutuhan khusus secara umum. Salah satu tenaga khusus yang diperlukan adalah Guru Pendamping Khusus (GPK). Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman kepada Tenaga Pendidik yang ada di Sekolah Inklusi Daerah Banjarmasin tentang manajemen Inklusi. Berkaitan dengan hal di atas, pendidikan inklusif pada hakikatnya sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan pendidikan untuk semua anak dengan fokus pada mereka yang rentan terhadap marjinalisasi. Pendidikan inklusif diharapkan pendidikan bagi semua anak dapat terlaksana bukan hanya sebagai slogan tetapi dengan sungguh-sungguh mampu mengakomodasi kebutuhan pendidikan seluruh anak tanpa terkecuali. Demi terlaksana layanan pendidikan inklusif yang diharapkan, maka mutu pendidikan inklusif harus diperhatikan. Guru pendamping khusus harus memahami secara utuh dan mendalam dalam melaksanakan tugas dan fungsinya serta memerlukan adanya kolaborasi dengan pihak-pihak terkait, seperti: guru kelas, guru bidang studi, dan lain-lain. Sehubungan dengan hal itu, salah satu kompetensi khusus yang harus dikuasai oleh guru pendamping khusus (GPK) dalam menangani anak berkebutuhan khusus di sekolah penyelenggara pendidikan inklusif dan menjadi fokus pembahasan pada pengabdian ini adalah kompetensi dalam melakukan identifikasi dan asesmen anak berkebutuhan khusus.