cover
Contact Name
Zaenal Arifin
Contact Email
arifin1169@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltheorems.unma@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Theorems (The Original Research of Mathematics)
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2528102X     EISSN : 25414321     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of THEOREMS (The Original Research of Mathematics) published by Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Majalengka, that contains writings from innovative and relevant research and conceptual studies related to mathematics and / or the development of mathematics learning.
Arjuna Subject : -
Articles 211 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN LECTURE MAKER MATERI LOGIKA MATEMATIKA KELAS XI SMK Nur hidayat; Supratman Supratman; Khomsatun Ni’mah
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/th.v7i2.4411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Lecture Maker dan untuk mengetahui kualitas efektifitas pemahaman konsep Logika Matematika setelah menggunakan media pembelajaran Lecture Maker. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan model pengembangan 4D Models yang melalui beberapa tahap yaitu Define, Design, Development, dan Dissemination. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu wawancara, validasi media dan materi, angket respon kepada peserta didik, dan tes kemampuan pemahaman konsep logika matematika. Hasil validasi dari ahli media dan materi dinyatakan “valid”. Selain itu dilakukan tes pemahaman konsep Logika Matematika kepada 29 peserta didik setelah menggunakan produk pengembangan. Respon diberikan dan sebanyak 73,50% peserta didik memberikan penilaian baik. Kualitas efektifitas dari penggunaan media pembelajaran Lecture Maker pada materi Logika Matematika mengacu pada hasil perhitungan effect size sebesar 2,15 yang menunjukan interpretasi efektifitas yang besar. Peningkatan pemahaman konsep peserta didik mengacu pada hasil perhitungan rata-rata pretest dan postest yaitu dari 19,52% menjadi 34,72% menunjukkan interpretasi peningkatan yang “Besar”. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Lecture Maker  valid dan dapat digunakan dalam pembelajaran matematika materi logika matematika pada kelas XI SMK
ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA KELAS IX MTS PADA MATERI FUNGSI KUADRAT Distya Haerani Saputri; Nur Izzati
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/th.v7i2.4479

Abstract

Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis yang dimiliki siswa kelas IX MTs Negeri Tanjungpinang pada materi fungsi kuadrat. Metode yang digunakan penelitian ini ialah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 3 siswa yang dipilih dari 29 siswa kelas IX 1 di MTs Negeri Tanjungpinang. Penentuan subjek penelitian dilakukan dengan purposive sampling yakni berdasarkan tingkat kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Instrumen yang digunakan berupa soal tes pada materi fungsi kuadrat sebanyak 3 soal uraian. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan model Miles and Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa dengan kategori kemampuan tinggi mampu memenuhi tiga indikator representasi matematis yakni visual, verbal, dan simbolik. Siswa dengan kategori kemampuan sedang mampu memenuhi dua indikator representasi matematis yakni verbal dan simbolik, siswa tidak mampu memenuhi indikator visual karena kurang memahami cara penyelesaiannya dari soal yang diberikan. Siswa dengan kategori kemampuan rendah hanya mampu memenuhi satu indikator representasi matematis yakni verbal, siswa tidak memenuhi indikator visual dan simbolik karena tidak memahami informasi yang diberikan pada soal dan tidak memahami cara penyelesaiannya.
DESKRIPSI KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA SD Rachmawati Erlyana
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/th.v7i2.4366

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendiskripsikan kemampuan literasi numerasi siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan pada kelas V SD Negeri Triwarno tahun ajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan subjek menggunakan teknik purposive sampling dengan subjek 3 siswa kelas V. Metode pengumpulan data dengan menggunakan tes, wawancara dan catatan lapangan. Pengambilan data diambil dengan melakukan tes kemampuan literasi numerasi dan wawancara. Langkah-langkah dalam menganalisis data adalah mereduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mampu memenuhi 2 indikator dari 3 indikator kemampuan literasi numerasi. Indikator pertama menggunakan berbagai macam angka dan simbol terkait dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari. Indikator kedua yaitu menganalisis informasi yang ditampilkan dalam berbagai bentuk (grafik, tabel, bagan, diagram dan lain sebagainya). Tidak terpenuhinya indikator ketiga yaitu menafsirkan hasil analisis untuk memprediksi dan mengambil keputusan disebabkan oleh kesalahan peserta didik diantaranya 1) kurang tepat dalam menuliskan informasi data yang diketahui dan ditanya, 2) tidak tepat dalam menerapkan rumus, dan 3) salah dalam menghitung.
MODEL EKSPONENSIAL ESTIMASI EFEK PEMBATASAN PARSIAL (PPKM) DAN VARIAN DELTA COVID-19 DI DKI JAKARTA Retno Maharesi
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/th.v7i2.4433

Abstract

Sebagai penyakit menular yang dipicu oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2), kode genetika virus terus berevolusi hingga sampai pada varian dominan yang diketahui adalahvtipe Delta yang memperpanjang pandemi di seluruh dunia. Dibandingkan dengan varianlain seperti Alfa, Beta dan Omicron yang lebih baru, varian Delta adalah salah satu yang paling parah menyerang sistem imun tubuh manusia, seperti yang dapat dilihat di situs Worldometer di mana jumlah kematian harian yang tinggi di banyak negara. Kondisi ini mendorong pemerintah untuk mengambil keputusan yang sangat sulit melalui sejumlah kebijakan pembatasan mobilitas penduduk yang sangat ketat. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengukur pengaruh jumlah tes harian, pengaruh varian delta COVID-19 dan penerapan pembatasan aktivitas parsial dan mobilitas masyarakat terhadap pertumbuhan harian kasus positif di Provinsi DKI Jakarta. Dalam penelitian ini, kasus positif harian dimodelkan sebagai fungsi pertumbuhan eksponensial basis 3yang estimasi parameternya dilakukan dengan menggunakan teknik regresi linierberganda. Hasil estimasi menunjukkan adanya pengaruh signifikan dengan taraf nyata 5 % dari varian Delta berdasarkan jumlah uji COVID-19 harian  terhadap jumlah kasus baru harian dengan faktor perkalian sekitar 2,6. Sedangkan pengaruh pembatasan sebagian aktivitas dan mobilitas masyarakat, secara kasar mampu secara signifikan dapat menekan hingga setengah dari potensi kasus positif harian yang mungkin terjadi.Kata kunci: virus varian delta, pembatasan aktivitas komunitas, jumlah kasus positif harian, jumlah tes harian
EKSPLORASI PROSES KONEKSI MATEMATIS DALAM MENYELESAIKAN MASALAH OPEN-ENDED PADA SISWA SEKOLAH DASAR Mohammad Archi Maulyda; Umar Umar; Awal Nur Kholifatur Rosyidah; Muhammad Erfan; Vivi Rachmatul Hidayati
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/th.v7i2.4373

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses koneksi matematis dalam menyelesaikan masalah open-ended. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 26 Ampenan sebanyak tiga orang. Peneliti memberikan tes berupa masalah open-ended kepada siswa berkaitan dengan materi segiempat. Siswa diminta untuk mengerjakan tes secara individu, dan diminta untuk menceritakan proses berpikirnya melalui wawancara. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang berjenis deskriptif-eksploratif. Berdasarkan hasil pekerjaan siswa pada lembar jawaban dan hasil wawancara yang dilakukan pada saat penelitian, diperoleh tiga siswa yang memenuhi kriteria subjek penelitian. Ketiga subjek tersebut mengalami proses koneksi yang meliputi menduga, menafsirkan, membandingkan, menghitung, dan menggeneralisasikan. Kemudian strategi penyelesaian masalah dari ketiga subjek tersebut juga berbeda-beda sesuai dengan kriteria jawaban yang diinginkan (karena masalah yang digunakan dalam penelitian ini berupa masalah open-ended yang memiliki lebih dari satu strategi penyelesaian benar). Kemudian peneliti melanjutkan untuk menganalisis data dari ketiga subjek tersebut. Berdasarkan hasil pekerjaan siswa pada lembar jawaban dan hasil wawancara yang dilakukan pada saat penelitian, diperoleh tiga siswa yang memenuhi kriteria subjek penelitian. Ketiga subjek tersebut mengalami proses koneksi yang meliputi menduga, menafsirkan, membandingkan, menghitung, dan menggeneralisasikan. Kemudian strategi penyelesaian masalah dari ketiga subjek tersebut juga berbeda-beda sesuai dengan kriteria jawaban yang diinginkan (karena masalah yang digunakan dalam penelitian ini berupa masalah open-ended yang memiliki lebih dari satu strategi penyelesaian benar). Kemudian peneliti melanjutkan untuk menganalisis data dari ketiga subjek tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koneksi yang dibuat oleh siswa dapat digolongkan menjadi dua kriteria koneksi, yaitu koneksi berkembang, dan koneksi parsial. Siswa dikatakan menghasilkan “koneksi berkembang”, ketika siswa mampu bernalar secara logis dalam mengembangkan koneksi baru melalui masalah yang sama dengan konteks masalah yang diberikan. Siswa dikatakan menghasilkan “koneksi parsial”, ketika siswa menghasilkan koneksi hanya sebagian saja, yakni berdasarkan pengetahuan yang dimilikinya.
Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMP Menggunakan Instructional Video Berbasis Pendekatan Worked Example Try Nurisa Syabaniah; Zuli Nuraeni
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/th.v7i2.4515

Abstract

Kemampuan representasi matematis diperlukan siswa untuk memahami konsep-konsep matematika dan untuk mengkomunikasikan ide-ide matematika. Kemampuan representasi matematis siswa meliputi 3 aspek kemampuan yaitu: kemampuan representasi visual, kemampuan representasi simbolik dan kemampuan representasi verbal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa selama penerapan pembelajaran berbasis Worked Example berbantuan Instructional Video pada materi sistem koordinat. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII.7 SMP Negeri 1 Talang Kelapa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dan wawancara yang akan dianalisis secara deskriptif. Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri dari analisis data kuantitatif dengan menggunakan hasil tes siswa, sedangkan analisis data kualitatif menggunakan hasil wawancara dari 6 siswa berkemampuan tinggi, sedang dan rendah yang akan dipilih berdasarkan dari hasil nilai tes. Wawancara digunakan untuk mendukung hasil tes siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan representasi matematis siswa kelas VIII.7 di SMP Negeri 1 Talang Kelapa dikategorikan baik, dengan rincian sebagai berikut: : persentase kemampuan representasi matematis kategori sangat baik sebesar 15,62%, untuk kategori baik sebesar 31,25%, untuk kategori cukup sebesar 34,37% dan untuk kategori kurang sebesar 18,75%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu siswa dengan kemampuan tinggi telah mampu menggunakan respresentasi visual, verbal dan simbolik dengan baik. Untuk siswa dengan kemampuan sedang telah mampu menggunakan representasi visual dengan baik dan cukup mampu dalam menggunakan representasi simbolik dan verbal dengan baik.  Sedangkan siswa dengan kemampuan rendah kurang mampu menggunakan representasi visual, verbal dan simbolik dengan baik
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP DASAR PEMODELAN MATEMATIKA PADA MAHASISWA AKADEMI BAHASA ASING BALIKPAPAN Siti Norhidayah Norhidayah; Era Wahyu Wahyu Ningsih
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/th.v7i2.4519

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode sensus. Metode sensus ini menggunakan seluruh anggota populasi sebagai sampel penelitian. Adapun sampel penelitian ini adalah mahasiswa Akademi Bahasa Asing Balikpapan Bidang Studi Bahasa Inggris pada Tahun Akademik 2022/2023 berjumlah 61 orang. Instrumen penelitian terbagi atas 2 bagian, berupa kuisioner yang menggambarkan sikap mahasiswa dalam memandang ilmu matematika dan hubungannya dengan ilmu bahasa yang mereka pelajari dan soal pemodelan matematika yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan matematis mahasiswa dalam membaca soal, memodelkan, menyelesaikan, menyimpulkan dan menginterpretasikannya kembali dalam bahasa sehari-hari. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengukur kemampuan mahasiswa Akademi Bahasa Asing yang memiliki kemampuan berbahasa dalam menyelesaikan soal pemodelan matematika dengan benar dan tepat sesuai dengan cara yang benar. Hasil penelitian ini didapatkan jika mahasiswa pembelajar Bahasa juga menyukai bidang ilmu Matematika serta mampu menyelesaikan soal pemodelan matematika dengan benar maka kemampuan berbahasa secara tertulis juga baik. Dengan kata lain, jika kemampuan nalar matematika mahasiswa bagus maka kemampuan  berkomunikasi dalam bahasa tulisan mahasiswa tersebut juga baik.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PISA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Sari, Della Puspita; Aisyah, Siti; Zahari, Cut Latifah
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/th.v7i2.4498

Abstract

Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk menganalisis hasil jawaban tes soal PISA untuk mengukur tingkat kemampuan literasi matematika siswa berdasarkan gaya belajar siswa. Instrumen untuk mengumpulkan data siswa berupa tes PISA dan angket gaya belajar. Subjek yang dipilih untuk dijadikan subjek pada penelitian adalah 26 siswa dari kelas IX SMP Negeri 22 Medan. Teknik analisis data yang digunakan pada tes PISA adalah Model Miles dan Huberman. Teknik analisis data yang digunakan pada angket gaya belajar menggunakan Skala Likert. Kesimpulan pada penelitian ini adalah (1) tingkat kemampuan literasi matematika siswa kelas IX dalam menyelesaikan soal PISA dengan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik di SMP Negeri 22 Medan tergolong sedang hingga rendah, (2) siswa yang tipe gaya belajar auditori lebih berpotensi dan unggul dalam hal kemampuan literasi matematika berdasarkan penyelesaian soal tes PISA dibandingkan siswa tipe gaya belajar visual dan kinestetik.
Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Di Sd Inklusi M.M Endang Susetyawati; Kintoko Kintoko
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/th.v8i1.4932

Abstract

Numerical literacy is a set of abilities and skills of a person in applying the concept of numbers and arithmetic operations related to everyday life. Therefore numeracy literacy plays an important role as a person's basic ability to solve everyday problems. This study aims to determine the numeracy literacy skills of students with special needs in inclusive elementary schools. The research was conducted at an Inclusion Elementary School in DIY, from January to March 2022. The method used in the research was quantitative descriptive analysis. Of the 33 test takers with 28 normal students and 5 students with special needs (Slow Learner). There are 3 students or 9% of the number of test takers, who can write down what is known from the story questions and write down what is asked. There are 6 students (18.18%) who can write formulas or mathematical sentences. There are 14 students (42.42%), who can complete the calculation correctly. There are 10 students (30.3%) students who can make conclusions.
Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD 1 Gribig Nabila Fakhrin Nihayati; Putri Amelia Noviyanti; Cantika Marlina Marlin; Filyas Aleansyah
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/th.v8i1.4928

Abstract

ABSTRACTEducation in schools has a series of fields of study that must be mastered by students, one of which is mathematics. Learning mathematics prepares students to have a critical mathematical mindset. Learning mathematics about shapes and volumes of objects is considered boring and frightening for some students. To overcome this, the application of the Teams Games Tournament learning model was chosen because it can create a fun and relaxed atmosphere in learning mathematics. This study aims to determine the effect of the Teams Games Tournament learning model on the mathematics learning outcomes of fifth graders at SD 1 Gribig. Research using a quantitative approach to the experimental method. The sampling technique used is non-probability with a sample of 30 fifth grade students at SD 1 Gribig. Data collection was carried out through tests in the form of written tests. Data analysis was performed using SPSS with paired sample t-test. Learning outcomes can be seen from the class average which has increased from 64.3 (pretest) to 76.3 (posttest). The paired t-test shows that the significance value is α 0.000 <0.05. This means that Ho is rejected and Ha is accepted. The application of the Teams Games Tournament learning model has an influence on the results of learning mathematics for fifth graders of SD 1 Gribig.Keywords: learning model, TGT, learning achievement.