cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 08541809     EISSN : 25496778     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Media Komunikasi Teknik Sipil (ISSN 0854-1809) published twice in a year, in July and December. The article can be product of researches, scientific thoughts or case study, in civil engineering and isn’t formed by politics, commercialism, and subjectivity unsure. This scientific journal contains articles of thought and research results in Civil Engineering that have never been published in scientific journals or other media.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Volume 29, Nomor 2 (2023)" : 16 Documents clear
Optimasi Praktikal Metode Konstruksi Jalan Akses di Area Tanah Lunak Yudhistira, Angga Trisna; Fathani, Teuku Faisal; Budi Nugroho, Arief Setiawan; Prianugroho, Naseem Agung; Wibisono, Himawan
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 29, Nomor 2 (2023)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v29i2.56309

Abstract

Pada salah satu proyek pembangunan smelter di Kalimantan Barat, direncanakan pembangunan jalan akses menggunakan timbunan tanah di atas lapisan geo-membran. Namun cara ini tidak terlalu efektif mengingat intensitas curah hujan yang sangat tinggi di lokasi proyek. Oleh karena itu, optimasi perlu dilakukan untuk mendapatkan metode yang paling efektif dari segi biaya dan penyelesaian jalan akses tepat waktu. Metode optimasi dilakukan dengan membuat matriks perbandingan hasil keluaran simulasi penjadwalan pada perangkat lunak. Dari beberapa metode yang diusulkan, durasi penyelesaian, biaya penyelesaian, dan kebutuhan sumber daya dibandingkan dan diberi skor untuk mendapatkan metode yang paling optimal. Selain itu, emisi karbon yang dihasilkan dari masing-masing metode juga dibandingkan. Dari hasil optimasi disimpulkan bahwa penambahan lapisan batu boulder dengan jumlah optimum merupakan metode yang paling optimal, mengingat waktu yang tersisa dan menghadapi curah hujan yang intensif. Metode optimal ini dapat menghasilkan percepatan durasi konstruksi selama 140 hari, efisiensi biaya sebesar 11,46%, dan pengurangan emisi karbon sebesar 44% dibandingkan dengan metode awal. Metode optimasi ini diharapkan dapat diterapkan untuk pembangunan jalan akses pada tanah lunak di lokasi lain khususnya di wilayah Kalimantan.
Ketahanan Korosi Baja Tulangan dalam Beton menggunakan Palm Oil Fuel Ash (POFA) dan Air Laut Dasar, Amry; Patah, Dahlia; Sainuddin, Sainuddin; Caronge, Muhammad Akbar
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 29, Nomor 2 (2023)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v29i2.55191

Abstract

POFA (Palm Oil Fuel Ash) atau abu cangkang kelapa sawit dan air laut memiliki potensi untuk digunakan dalam beton sebagai upaya pengurangan biaya konstruksi dan masalah limbah lingkungan. POFA mengandung sifat pozzolan seperti yang terkandung pada semen sehingga berpotensi digunakan sebagai mineral pada campuran beton. Oleh karena itu pemanfaatan POFA dan air laut pada campuran beton berpotensi dilakukan, namun perlu diperhatikan juga terkait potensi masalah korosinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan POFA hingga 20% sebagai pengganti semen dan pengaruh pencampuran air laut terhadap kekuatan dan korosi baja tulangan pada beton. Kuat tekan beton dievaluasi dengan melakukan uji tekan pada spesimen selinder dengan diameter dan tinggi masing-masing 100 mm dan 200 mm pada umur 7 hari dan 28 hari. Selanjutnya, benda uji selinder beton dengan diameter tulangan 10 mm digunakan dalam mengevaluasi potensi korosi. Pengukuran estimasi korosi menggunakan metode half-cell potential (HCP) berdasarkan ASTM C876-15. Hasil pengujian menunjukkan penggunaan hingga 10% POFA menggantikan semen dengan pencampuran air laut (AL) dan perawatan air tawar (AT) memiliki kekuatan tinggi yang hampir sama dengan beton normal. Resiko korosi juga tidak terdeteksi dan dibuktikan dengan pengukuran aktual korosi. Leboh lanjut, nilai HCP lebih negatif dari -400 mV diprediksi mengalami korosi pada area tulangan di atas 10%.
Domain Faktor Kesehatan Mental Pekerja Konstruksi Hansen, Seng
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 29, Nomor 2 (2023)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v29i2.57822

Abstract

Industri konstruksi merupakan salah satu sektor padat karya yang menyerap banyak tenaga kerja. Oleh karena itu, industri konstruksi harus dapat memberikan perhatian terhadap sumber daya manusia yang menjadi aset berharga. Salah satunya adalah terkait kesehatan mental pekerja konstruksi. Meskipun industri konstruksi dikenal dengan lingkungannya yang penuh tekanan, tidak banyak penelitian dilakukan terkait pemenuhan aspek kesehatan mental bagi pekerja konstruksi terutama di Indonesia. Padahal berbagai gangguan kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan dapat berdampak pada performa pekerja dan industri konstruksi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi berbagai faktor terkait kesehatan mental yang mempengaruhi pekerja konstruksi melalui studi literatur integratif. Hasil analisis berhasil menemukan 68 faktor terkait kesehatan mental di industri konstruksi yang dikelompokkan ke dalam empat domain yaitu jenis, penyebab, dampak, dan solusi mengatasi gangguan kesehatan mental di industri konstruksi. Identifikasi faktor dan domain ini menjadi penting sebagai sarana untuk memahami aspek kesehatan mental sehingga dapat menjadi rujukan bagi para pemangku kepentingan terutama pemerintah dan organisasi proyek konstruksi dalam upaya meningkatkan kesadaran pentingnya kesehatan mental di lingkungan kerja konstruksi. Dengan demikian, pemerintah dan organisasi proyek konstruksi dapat secara proaktif terlibat dalam mewujudkan tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals) yaitu good health and well-being.
Penilaian Kinerja Fasilitas dan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue Kota Banda Aceh Menggunakan Metode Importance Performance Analysis Najwan, Nurul; Anggraini, Renni; Bulba, Alfa Taras
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 29, Nomor 2 (2023)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v29i2.58377

Abstract

Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue merupakan pintu gerbang yang menghubungkan Kota Banda Aceh dengan Kota Sabang. Untuk mendukung pariwisata Kota Sabang dan mobilitas warga local, pelayanan penumpang di pelabuhan diharapkan dapat memenuhi standar pelayanan yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja fasilitas dan pelayanan di Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue berdasarkan penilaian dari penumpang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan instrument kuesioner. Penyebaran kuesioner dilakukan kepada 400 responden dengan menggunakan teknik simple random sampling. Kriteria responden adalah mereka yang pernah menggunakan fasilitas dan pelayanan pelabuhan di tahun 2023, sudah berumur > 22 tahun, memiliki pekerjaan, dan sudah berpenghasilan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Importance performance Analysis (IPA). Ada 46 indikator yang digunakan untuk mengukur Tingkat kinerja dan Tingkat kepentingan dengan mengacu pada aspek service quality (servqual). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas dan pelayanan yang masuk dalam prioritas utama (kuadran A) ada 9 indikator yang kinerjanya kurang tapi merupakan hal yang penting. Kesembilan indicator tersebut adalah fasilitas kesehatan, fasilitas keamanan, kondisi toilet, informasi pelayanan, kepedulian petugas, respon petugas, reaksi petugas atas masalah yang dialami penumpang, keramahan petugas, dan petugas tidak pilih kasih. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan pihak pengelola Pelabuhan dan pemerintah terkait dapat memperbaikinya sehingga standar pelayanan penumpang di Pelabuhan Ulee Lheue menjadi lebih baik lagi 
Kajian Kehilangan Air pada Perencanaan District Meter Area PDAM Kota Pasuruan Badriani, Ririn Endah; Ilmi, Barajati Jala; Kartini, Audiananti Meganandi
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 29, Nomor 2 (2023)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v29i2.51769

Abstract

Kehilangan air yang terjadi di wilayah pelayanan Reservoir Pleret 1 yang dikelola PDAM Kota Pasuruan mulai bulan Januari-November sebesar 42,92%. Kehilangan air tertinggi terjadi pada bulan Januari sebesar 46,85% dan terendah pada bulan Mei sebesar 33,43 %., hal itu masih sangat jauh dibandingkan dengan standar yaitu sebesar 20%. Kondisi jaringan pipa distribusi PDAM Kota Pasuruan saat ini keseluruhan saling interkoneksi antar sistem, sehingga tidak ada sistem yang terpisah. Upaya yang bisa dilakukan PDAM Kota Pasuruan untuk mengurangi kehilangan air dan jaringan yang interkonesi yaitu dengan mengisolasi jaringan perpipaan dengan pembentukan DMA (District Meter Area). Pembentukan DMA memerlukan simulasi permodelan hidrolis jaringan pipa distribusi menggunakan bantuan software Epanet 2.2. Selain menggunakan software Epanet 2.2, untuk membuat jaringan pipa diperlukan software Quantum GIS 3.16.16. Uji validitas di lapangan menggunakan parameter debit dengan koefisien korelasi antara data debit epanet dan lapangan didapatkan sebesar 0,61. Pembentukan DMA dengan hasil yang baik untuk menurunkan kehilangan air yaitu dengan menurunkan tekanan air, apabia tekanan air semkain menurun maka kehilangan air semakin rendah. 
Penentuan Debit Aliran Berbasis Data Satelit GPM pada Daerah Tangkapan Air (Studi Kasus: Waduk Sepaku Semoi) Maknun, Dillon Asmara; suripin, Suripin
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 29, Nomor 2 (2023)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v29i2.59015

Abstract

Sepaku Semoi Reservoir is located in Tengin Baru Village, Sepaku District, North Penajam Paser Regency, East Kalimantan Province, and has a water catchment area of 70.19 km2. This research aims to determine the amount of flow discharge entering the Sepaku Semoi Reservoir Catchment Area using the Mock Method. The rain data used is GPM satellite data as an alternative to the unavailability of rain recording posts in the Sepaku Semoi Reservoir Water Catchment Area. GPM satellite data needs to be calibrated and validated against rain recording posts in the field to determine the accuracy of the data. The highest GPM satellite data calibration is the Intercept linear regression equation with a value of R2 = 0.852. The best validation of GPM satellite data was shown in the 2004 period with a value of RMSE=65.04; KR=13%; R=0.91. The annual average maximum discharge is 6.26 m3/sec and the minimum is 3.17 m3/sec. Validation of the Mock Method flow rate is shown with a value of NSE=0.78; R=0.79. Based on the results of the analysis that has been carried out, concluded that an alternative in predicting observed discharge data in the field can be done using the Mock Method based on GPM satellite data.
Peran Pivot Hooks dalam Peningkatan Kapasitas Lentur pada Balok Beton Bertulang Bambu Ummati, Alfinna Mahya; Michael, Michael; Sarassantika, I Putu Ellsa; Fanna, Gibral Tariq; Syuhada, Syahidus; Bayzoni, Bayzoni; Nasution, Ade Prayoga
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 29, Nomor 2 (2023)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v29i2.48288

Abstract

Some researcher missed the role of hooks in their bamboo reinforcement. Consequently, the bamboo reinforcement and concrete used to have slip and failure to composited, this make the concrete and bamboo working independently to sustain the given loading and the bond failure become the main issue than the beam failure. This research studied about the role of the pivot hooks that capable to enhance the loading capacity higher than the beams without the pivot hooks. Experimental test performed in order to identify the effect of the pivot hooks presence which added to the flexural reinforcement which made by bamboo materials to avoid the bond slip failure that mostly occur in the bamboo reinforced concrete beams. The experimental test which verified by the numerical analysis by FEA NX commercial software proof that the pivot hooks are able to increase the loading capacity of a concrete beam 33% - 40% higher than the bamboo reinforcement without the pivot hooks. Architectural façade and budget efficiency caused the bamboo become unavoidable material in construction, by adding the structure modification such as the pivot hooks for the bamboo reinforcement, the failure can be reduced, then the entanglement of bamboo in construction become more functional.
Kajian Desain Pemanen Air Hujan Tipe Individual dan Komunal, (Studi Kasus: Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah) Maryono, Agus; Sembada, Pratama Tirza Surya; Aji, Ilmiawan Satria Bayu; Wijayanti, Estu; Setiadi, Johan; Kuncoro, Seno Adi; Rohim, Hanif Abdul; Mahendra, Alfian Isya
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 29, Nomor 2 (2023)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v29i2.58284

Abstract

Perubahan iklim dan letak geografis berpengaruh pada ketersediaan air. Daerah pesisir di Indonesia umumnya mempunyai masalah air minum karena air sumur kering akibat kemarau dan airnya payau seperti yang terjadi di Desa Sawojajar di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Di sisi lain, potensi air hujan di Desa Sawojajar cukup baik. Pemerintah Kabupaten Brebes melakukan perencanaan dan implementasi pemanen hujan (Gama Rain Filter) dengan tipe individual bagi masyarakat yang menginginkan pemasangan pemanen air hujan di rumahnya masing-masing, dan tipe komunal bagi masyarakat yang masih menginginkan pemanen hujan secara komunal. Penelitian terapan ini bertujuan untuk membandingkan kedua tipe tersebut. Metode perencanaan tipe individual memanen hujan dikerjakan pada setiap rumah dan perencanaan tipe komunal dikerjakan pada kelompok-kelompok rumah. Perencanaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan kualitas dan kuantitas air hujan, hitungan dimensi bak tampung, gambar desain, dan rencana anggaran biaya perencanaan dan pelaksanaan. Hasil penelitian terapan ini adalah kualitas dan kuantitas air hujan, desain pemanen air hujan tipe individual dan komunal, dan biaya perencanaan dan biaya pelaksanaan yang diperlukan. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa pemanen hujan tipe individual lebih disarankan dibanding tipe komunal karena tipe individual lebih murah biaya perencanaan dan konstruksinya, lebih fleksible penempatannya, lebih mudah pembuatannya, dan lebih terjamin operasi pemeliharaannya.
Identifikasi Sub DAS Rawan Banjir dengan Metode Cendana (Studi Kasus: DAS Aesesa pada Wilayah Sungai Flores) Krisnayanti, Denik Sri; Ananda, Yokti; Bunganaen, Wilhelmus; Klau, Ralno Robson
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 29, Nomor 2 (2023)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v29i2.57375

Abstract

DAS Aesesa merupakan Derah Aliran Sungai (DAS) terbesar yang berada di Wilayah Sungai (WS) Flores yang terletak di daerah Kabupaten Ngada dan Kabupaten Nagekeo, dengan luas sebesar 1.169,24 km2 dan panjang sungai utama 66,92 km. DAS Aesesa terdiri dari 13 sub DAS dengan bentuk yang bervariasi, sehingga DAS Aesesa memiliki karakteristik yang kompleks. Hal ini membuat DAS Aesesa berpotensi rawan banjir. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi potensi rawan banjir dari sub DAS yang ada pada DAS Aesesa dengan menggunakan Metode Cendana. Data yang digunakan meliputi data morfometri DAS, dan peta. Dalam penggunaan Metode Cendana input parameter yang diperhitungkan yaitu : luas DAS (A), panjang sungai utama (L), HHMT, bentuk DAS, kerapatan sungai (D), kemiringan sungai (s), nilai α Nakayasu, kekasaran saluran (n), nilai curve number (CN), dan tutupan lahan. Kemudian dari perhitungan data tersebut dilakukan pembobotan nilai untuk mengidentifikasi kerawanan banjir. Hasil penelitian ini menunjukkan dari pembobotan untuk 13 sub DAS yang ada pada DAS Aesesa rata – rata berada dikategori tinggi dengan nilai range berada di 2,30 – 2,70. Dari hasil ini diharapkan upaya – upaya mitigasi dan penyesuaian bisa dilakukan terutama pada sub DAS yang terkategori tinggi dengan nilai bobot 2,70 untuk mengurangi besarnya kerugian akibat banjir.
Analisis Faktor Kunci Keberhasilan Implementasi Last Planner System untuk Peningkatan Kinerja Waktu pada Proyek Bendungan Kussumardianadewi, Bernadette Detty; Husin, Albert Eddy; Susianti, Anti
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 29, Nomor 2 (2023)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v29i2.49098

Abstract

Infrastructure development is crucial to the development of a nation’s economy. Based on data from the 2021 World Competitiveness Yearbook, Indonesia's infrastructure is ranked 57th out of 64 countries and one of the assessment criteria is related to water resources. Water resource management in Indonesia is still faced with fundamental challenges, including the limited water storage capacity in Indonesia so alternative water resources development is needed, among which is through the construction of dams. In practice, dam projects are very vulnerable to time delays. One of the solutions to this problem is the application of the last planner system method. The implementation of the last planner system can help create major improvements in project planning, increase workflow and productivity, and reduce project time and site accidents. This research has an update regarding the implementation of the last planner system method on a dam project and analyzing the key success factors using SEM-PLS. According to the study's findings, the key success factors of the implementation of the last planner system method on dam projects are budget plan, work schedule, clarity of scope of work, work plan, planning process, and weekly plan

Page 1 of 2 | Total Record : 16


Filter by Year

2023 2023