cover
Contact Name
Bohari
Contact Email
Bohari
Phone
-
Journal Mail Official
ghidzajurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta Km.9. Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 26152851     EISSN : 26227622     DOI : -
Core Subject : Health,
GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan adalah jurnal semi-tahunan yang diterbitkan pada bulan Juli dan Desember. GHIDZA dikelola oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat dan diterbitkan oleh Universitas Tadulako. GHIDZA menyediakan forum untuk dosen, akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk menyampaikan dan berbagi pengetahuan dalam bentuk artikel penelitian empiris dan teoritis dibidang gizi dan kesehatan.
Articles 183 Documents
Pijat Perineum Efektif Mencegah Robekan Perineum pada Ibu Hamil Trimester III Sampai Inpartu Kala I: Literature Review Freike Sofie Nonce Lumy; Sesca Diana Solang; Elvie Mongkau
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 6 No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v6i2.585

Abstract

World Health Organization (WHO) memperkirakan 15.000 dari sekitar 4,5 juta wanita melahirkan di Indonesia mengalami komplikasi dan menyebabkan kematian yang terjadi pada 24 jam pertama setelah melahirkan. Salah satu penyebab yaitu robekan jalan lahir yang dapat memicu perdarahan. Prevalensi ibu bersalin yang mengalami rupture perineum pada golongan umur 25-30 tahun sebesar 24% dan 32-39 tahun sebesar 62%. Tujuan penelitian adalah mengetahui efektivitas pijat perineum terhadap pencegahan robekan perineum pada ibu. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan literature review yang berkaitan dengan pijat perineum terhadap pencegahan robekan perineum pada ibu. Sumber yang digunakan dalam penelitian merupakan publikasi empat database yaitu google scholar, research gate, springers dan pubmed. Jurnal yang digunakan dalam rentang waktu antara 2016-2021 ditemukan 10 jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil analisa literature dari sepuluh jurnal diperoleh bahwa secara keseluruhan menyatakan bahwa pijat perineum efektif dalam mencegah robekan perineum dengan durasi pijat 10 menit dilakukan 1 kali sehari secara rutin sejak kehamilan 36 minggu hingga inpartu kala I. Pijat perineum juga lebih efektif jika dibandingkan dengan senam kegel, teknik supercrowning. Kesimpulan yaitu Pijat perineum efektif mencegah robekan perineum. Diharapkan pijat perineum dapat menjadi salah satu perawatan untuk ibu hamil trimester III hingga inpartu kala I. dalam upaya pencegahan robekan perineum saat persalinan.
Pengaruh Edukasi pada Ibu-Ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) dalam Meningkatkan Pemberdayaan Perempuan dalam Keluarga Melalui Modul dan Video tentang Pencegahan Penyakit Covid-19 Sesca Diana Solang; Freike Sofie Nonce Lumy
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 6 No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v6i2.586

Abstract

Tujuan penelitian yaitu menganalisis pengaruh edukasi ibu-ibu PKK dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan dalam keluarga melalui modul dan video tentang pencegahan penyakit Covid-19. Jenis penelitian yaitu eksperimen dengan one group pretest-posttest design. Penelitian dilalukan di Kelurahan Bailang Kota Manado pada bulan Maret sampai November 2021. Variabel penelitian adalah variabel bebas yaitu modul dan video tentang pencegahan Covid-19 terikat yaitu edukasi ibu-ibu PKK dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan. Analisis data yaitu uji Wilcoxon Signed Rangked Test. Hasil penelitian yaitu nilai rata-rata (mean) skor pengetahuan 27,20 pre-test sebesar dan post-test 28,13. Hasil nilai rata-rata (mean) skor sikap 26,37 pre-test sebesar dan post-test 27,30. Nilai signifikan lebih kecil dari 5% (0,05) maka dapat disimpulkan bahwa ada ada perbedaan perlakuan pengaruh edukasi pada ibu-ibu pkk dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan dalam keluarga melalui modul dan video tentang pencegahan penyakit Covid-19 dalam upaya menciptakan tatanan hidup baru di Kelurahan Bailang Kota Manado.
Hubungan Status Gizi dengan Nilai Sumatif Mahasiswa Program Studi Gizi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Ratu Diah Koerniawati; Mukhlidah Hanun Siregar
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v6i2.669

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir menghadapi stres akademik sehingga menyebabkan peningkatan asupan makanan dan kondisi ini dapat menyebabkan masalah gizi lebih. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan nilai sumatif pada mahasiswa tingkat akhir Program Studi Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Desain penelitian menggunakan cros sectional dengan pendekatan analitik. Pengambilan data dilakukan pada bulan Oktober tahun 2022.Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir berjumlah 38 mahasiswa. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data indeks massa tubuh, rasio lingkar pinggang pinggul, dan data nilai sumatif mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan sebesar 26,3% mahasiswa mengalami gizi lebih dan lebih dari setengah (68,4%) memiliki risiko obesitas sentral. Selain itu setengah dari jumlah sampel memiliki nilai sumatif yang kurang (50%). Tidak ditemukan adanya hubungan signifikan antara IMT dan rasio lingkar pinggang panggul dengan nilai sumatif mahasiswa (p>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan nilai sumatif mahasiswa
Hubungan Ketahanan dan Kerawanan Pangan dengan Social Capital dan Food Choice Rumah Tangga Pra Sejahtera di Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga Brigitte Sarah Renyoet; Malinda Christiana Putri; Theresia Pratiwi
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v7i1.425

Abstract

Ketahanan pangan masih menjadi isu permasalahan yang penting di Indonesia. Di lain sisi, permasalahan pangan di masyarakat juga dipengaruhi oleh sosial capital di lingkungan masyarakat. Adanya permasalahan pangan tersebut berdampak pada ketidakmampuan rumah tangga dalam memenuhi pangan keluarga akan berdampak pada food choice rumah tangga. Social capital dan food choice sendiri juga berkontribusi dalam ketahanan pangan pada rumah tangga pra sejahtera. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan ketahanan dan kerawanan pangan rumah tangga pra sejahtera dengan social capital dan food choice di Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Responden penelitian ini adalah 73 rumah tangga pra sejahtera di Kelurahan Sidorejo Lor. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner ketahanan dan kerawanan pangan rumah tangga (United States Household Food Security Survey Module), kuesioner social capital dan kuesioner food choice. Hasil uji chi square menunjukkan bahwa adanya hubungan antara ketahanan dan kerawanan pangan dengan social capital, yang dibuktikan dengan nilai p < 0.05 (p=0.007). Sedangkan untuk food choice, tidak terdapat hubungan antara ketahanan dan kerawanan pangan dengan food choice, yang dibuktikan dengan nilai p > 0.05 (p=0.083). Kesimpulan dari penelitian ini adalah social capital menjadi faktor yang memengaruhi ketahanan dan kerawanan rumah tangga pra sejahtera di Sidorejo Lor.
Analisis Indeks Glikemik Permen Jelly Ekstrak Sari Daun Suruhan (Peperomia pellucida) untuk Penderita Diabetes Ira Mahyuni Nur; Brenda Febrina Zusriadi; Nur Zenab Karim Supu; Margaretha Solang
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v7i1.456

Abstract

Diabetes mellitus menjadi salah satu penyakit yang dominan diderita oleh masyarakat Indonesia. Penyakit ini ditandai dengan naiknya kadar glukosa darah karena sekresi insulin di dalam tubuh terganggu. Tanaman suruhan (Peperomia pellucida) adalah tanaman yang memiliki aktivitas antidiabetes yang dapat menghambat kerja enzim α-milase. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai indeks glikemik permen jelly ekstrak sari daun suruhan sebagai makanan selingan penderita diabetes. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) tiga perlakuan yakni A1 (0%), A2 (15%), dan A3 (30%) dengan ulangan sebanyak tiga kali. Kadar karbohidrat dan kadar glukosa dianalisis dengan uji parametrik One-Way Anova, analisis uji organoleptik dengan uji non parametric Kruskall Wallis Test dan akan dilanjutkan apabila terdapat perbedaan. Sedangkan, analisa data uji indeks glikemik dengan aturan trapezoid. Hasil penelitian analisis kadar glukosa dan kadar karbohidrat menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan (p=0,015) dan (p=0,000). Sedangkan, pada uji organoleptik dengan empat parameter menunjukkan tidak ada perbedaan nyata yang signifikan (p>0,05). Formula permen jelly terpilih adalah A1 dengan indeks glikemik rendah sebesar 35,90 dan beban glikemik sedang sebesar 10,69.
Faktor Determinan Kejadian Anemia Pada Mahasiswi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Gorontalo Maesarah Yasin; Deysi Adam; Sunarti Hanapi; Mayangsari Kau; Hestin Masi; Herman Hatta
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v7i1.533

Abstract

Anemia merupakan kondisi dimana tubuh memiliki jumlah sel darah merah yang sangat sedikit. Sel darah merah mengandung hemoglobin yang berfungsi untuk membawa oksigen kejaringan tubuh. Asupan zat gizi seperti protein yang kurang akan memperberat terjadinya anemia serta berdampak pada terjadinya gizi kurang. Untuk mengetahui faktor determinan kejadian anemia pada mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Gorontalo Tahun 2021. Penelitin ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Dalam penelitian ini mendapatkan hasil bahwa untuk status gizi p value=0,000, sedangkan asupan zat gizi asupan energi p value=0,000, asupan karbohidrat p value=0,000, asupan protein p value=0,000, asupan lemak p value=0,000, asupan zat besi p value=0,000, asupan vitamin c p value=0,000, kemudian untuk frekuensi makan p value=0,000, lalu untuk keanekaragaman makanan p value=0,000 dan untuk aktivitas fisik p value=0,000. Ada hubungan antara status gizi, asupan zat gizi makro dan mikro frekuensi makan, keanekaragaman makanan dan juga aktivitas fisik dengan kejadian anemia pada mahasiswi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Gorontalo.
Kandungan Antioksidan, Beta Karoten dan Organoleptik Cookies dengan Substitusi Puré Labu Kuning dan Tepung Kacang Hijau Myisha Azizah; Arwin Muhlishoh; Nastitie Cinintya Nurzihan
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v7i1.545

Abstract

Obesitas dapat mengakibatkan peningkatan produksi radikal bebas yang memicu terjadinya stres oksidatif. Upaya menekan stres oksidatif adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi antioksidan, salah satunya beta karoten seperti labu kuning dan kacang hijau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat organoleptik, kadar antioksidan, dan kadar beta karoten dari cookies substitusi puré labu kuning dan tepung kacang hijau. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga kali pengulangan. Penelitian ini memiliki empat perlakuan dengan persentase tepung terigu : puré labu kuning : tepung kacang hijau yang berbeda-beda antara lain F0 (100% tepung terigu), F1 (55%:15%:30%), F2 (35%:25%:40%), dan F3 (15%:35%:50%). Analisis yang dilakukan adalah uji organoleptik (uji hedonik dan mutu hedonik), analisis kadar antioksidan menggunakan metode DPPH, dan analisis kadar beta karoten menggunakan metode HPLC. Pada uji hedonik menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang nyata terhadap semua kelompok perlakuan (p>0,05) sedangkan pada uji mutu hedonik menunjukkan perbedaan nyata (p<0,05) terhadap warna dan tekstur cookies, namun pada rasa, aroma, dan aftertaste tidak memiliki perbedaan yang nyata. Kadar antioksidan setiap formulasi adalah F0 sebesar 33,85%, F1 sebesar 37,57%, F2 sebesar 39,76%, dan F3 sebesar 46,21%. Sedangkan, kadar beta karoten yaitu F0 tidak memiliki kadar beta karoten sama sekali, F1 sebesar 54,12 mg/100 g, F2 sebesar 41,13 mg/100 g, dan F3 sebesar 33,12 mg/100 g. Formulasi cookies F1 merupakan formulasi cookies terpilih dan dapat dijadikan sebagai alternatif pangan untuk remaja obesitas.
Hubungan antara Konsumsi Makanan Cepat Saji, Jenis Kelamin, dan Aktivitas Fisik dengan Persentase Lemak Tubuh pada Siswa SMP di Surakarta Sandyawan Wisnu Haryadi; Sandi Nugraha; Diah Lintang Kawuryan
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v7i1.613

Abstract

Kelebihan berat badan dan obesitas disebabkan oleh adanya ketidakseimbangan energi karena konsumsi kalori lebih besar dari pengeluarannya. Akumulasi lemak berlebihan berpengaruh terhadap kesehatan. Hal ini didukung oleh banyaknya konsumsi makanan cepat saji dengan porsi besar yang tinggi energi, gula, lemak, sedangkan untuk mikronutrien dan seratnya rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi makanan cepat saji, jenis kelamin, dan aktivitas fisik dengan persentase lemak tubuh pada siswa SMP di Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Konsumsi makanan cepat saji diukur dengan Food Frequency Questionnaire, aktivitas fisik diukur dengan PAQ-A dan PAQ-C, dan persentase lemak tubuh diukur dengan Bioelectrical Impedance Analysis. Data dianalisis menggunakan uji Spearman dan Chi-Square. Jumlah subjek 96 siswa yang terdiri dari 47 laki-laki dan 49 perempuan dengan persentase lemak tubuh didapatkan 33 overweight dan 7 obese. Untuk frekuensi konsumsi ditemukan 30 jarang, 49 sering, dan 17 sering sekali dalam mengonsumsi fast food. Sedangkan, untuk tingkat aktivitas fisik didapatkan 25 rendah, 49 sedang, dan 22 tinggi dalam melakukan aktivitas fisik. Hasil penelitian menunjukkan korelasi positif kuat antara konsumsi makanan cepat saji dengan persentase lemak tubuh pada siswa SMP (r=0,580, P=0,000). Terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin dengan persentase lemak tubuh (P=0,003). Juga ditemukan korelasi negatif berkekuatan cukup antara aktivitas fisik dengan persentase lemak tubuh (r=-0,274, P=0,007). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara konsumsi makanan cepat saji, jenis kelamin, dan aktivitas fisik dengan persentase lemak tubuh pada siswa SMP di Surakarta.
Hubungan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil dengan Lingkar Kepala Bayi Baru Lahir di RS UNS Muhammad Aditya Ferdiansyah; David Anggara Putra; Andhika Trisna Putra
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v7i1.614

Abstract

Anemia merupakan permasalahan gizi yang seringkali dijumpai pada masa kehamilan. Anemia pada masa kehamilan dapat menyebabkan gangguan pengangkutan nutrisi dan oksigen dari ibu menuju plasenta serta janin yang berakibat kepada gangguan pertumbuhan dan perkembangan janin (intrauterine growth restriction). Adanya pertumbuhan janin yang terhambat dapat dinilai dengan pemeriksaan antropometri, salah satunya yaitu dengan pengukuran lingkar kepala bayi baru lahir. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan kadar hemoglobin ibu hamil dengan lingkar kepala bayi baru lahir. Penelitian dilakukan di RS UNS dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Subjek penelitian ini adalah pasien ibu dan bayi yang baru dilahirkannya. Data diperoleh dari rekam medis pasien. Penelitian menggunakan 189 sampel yang tercatat pada rekam medis sejak Januari 2021 hingga Desember 2021. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman pada software SPSS. Pada hasil uji korelasi Spearman yang dilakukan didapatkan nilai P sebesar 0,768 (P>0,05) yang menandakan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar hemoglobin ibu hamil dengan lingkar kepala bayi baru lahir. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar hemoglobin ibu hamil dengan lingkar kepala bayi baru lahir.
Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini dan Dukungan Tenaga Kesehatan Mempengaruhi Stunting Bayi Usia 6-12 Bulan Pada Masa Pandemi Covid-19 Reny Noviasty; Devita Putri Wijaya; Ismail Kamba
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v7i1.615

Abstract

Prevalensi stunting di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena prevalensinya di atas 20%. Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi kejadian stunting, antara lain pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD), dan dukungan dari petugas kesehatan. Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang cukup besar terutama terhadap kesehatan ibu dan bayi, dukungan dari tenaga kesehatan sangat dibutuhkan sebagai pendukung dalam pelaksanaan EBI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan inisiasi menyusu dini dan pendampingan tenaga kesehatan terhadap kejadian bayi stunting usia 6-12 bulan pada masa pandemi COVID-19 di wilayah kerja Puskesmas Muara Rapak Balikpapan. Metode penelitian ini adalah case control dengan rasio case control 1:1, jumlah sampel 56 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan data sekunder dari pengukuran antropometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85,7% bayi stunting tidak melaksanakan EBI. Analisis statistik menggunakan uji chi square diperoleh p-value = 0,000 (p < 0,05) untuk variabel pelaksanaan EBI, dan nilai p-value = 0,313 (p > 0,05 ) untuk variabel dukungan tenaga kesehatan. Dapat disimpulkan bahwa bayi yang tidak mendapatkan IMD memiliki resiko 13 kali kejadian stunting dibandingkan bayi yang mendapatkan IMD.

Page 10 of 19 | Total Record : 183