cover
Contact Name
Leo Rulino
Contact Email
Leo Rulino
Phone
-
Journal Mail Official
leorulino@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
ISSN : 2442501X     EISSN : 25412892     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
PENGARUH EDUKASI SOP COVID-19 MELALUI DIGITAL VIDEO DAN LEAFLET TERHADAP KEBERANIAN IBU MEMBAWA ANAK MELAKUKAN IMUNISASI Dina Carolina Hapsari
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 7, No 3 (2021): JAKHKJ November 2021
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang :Menurut data dari WHO sekitar 1,5 juta anak mengalami kematian tiap tahunnya karena penyakityang sebenarnya dapat dicegah dengan melakukan imunisasi, dan tahun 2018 hanya ada sekitar 20 juta anak yangbaru mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Namun ketercapaian Imunisasi tahun 2019 akhir sampai dengan 2020mengalami penurunan, rata-rata para ibu enggan membawa anaknya untuk melakukan imunisasi dikarnakanketakutan yang luar biasa akan wabah covid-19 yang sedang melanda di DKI Jakarta. Rasa takut para ibu disebabkan karena kurangnya pengetahuan mengenai pendidikan kesehatan dalam pencegahan SOP Covid-19 diFaskes. Ada beberapa metode pendidikan kesehatan namun yang sesuai dengan kondisi di DKI Jakarta yangmenerapkan PSBB dan kegiatan online secara daring dari rumah adalah dengan pemberian Pendidikan kesehatanberupa leafleat digital dan video digital. Pemberian edukasi yang baik dan merata dirasa merupakan cara yangterbaik untuk meningkatkan pengetahuan ibu dalam memahami SOP covid-19 khususnya untuk pemberianimunisasi sehingga menurunkan tingkat kecemasan ibu membawa anaknya ke faskes Metode: Penelitian inikuantitatif, dengan quasi experimen (pre-post tes) yang menggunakan kelompok kontrol dengan jumlah responden60 responden yaitu 30 group intervensi dan 30 kontrol.Hasil: Didapatkan data bahwa kelompok intervensi sebelum dan setelah di lakukan implementasi hasilnya (sig 2-taied) 0,00 hal ini <0,005 menunjukan bahwa terdapat perbedaan sebelum dan setelah di berikan intervensiKata kunci; Covid-19; Imunisasi; Pendidikan Kesehatan digital video
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI MAHASISWI TINGKAT I DI AKADEMI KEPERAWATAN RSP TNI AU JAKARTA Luluk Eka Meylawati
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 7, No 3 (2021): JAKHKJ November 2021
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penderita kanker payudara sudah banyak ditemukan pada usia belia bahkan tidak sedikit remajaputri usia empat belas tahun menderita tumor dipayudaranya, dimana tumor bisa berpotensi menjadi kanker jikatidak terdeteksi lebih awal. Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) merupakan salah satu langkah deteksi diniuntuk mencegah terjadinya kanker payudara yang akan lebih efektif apabila dilakukan sedini mungkin saat wanitamencapai usia reproduksi.Metode: Desain yang digunakan pada penelitian ini bersifat deskriptif dimana peneliti memberikan gambaran,penjelasan, serta validasi suatu fenomena yang diteliti. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik NonProbability Sampling dengan metode dengan teknik total sampling, analisa dengan menggunakan deskriptif.Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa usia responden 17-20 tahun sebanyak 32 responden (91,4%), respondenyang pernah mendapat informasi tentang SADARI yaitu sebanyak 22 responden (62,9%), jumlah responden tidakpernah melakukan praktik SADARI yaitu sebanyak 22 responden (62,9%), jumlah responden dengan pengetahuantentang SADARI yang kurang yaitu sebanyak 22 responden (62,9%).Kesimpulan: Pengetahuan mahasiswi tentang periksa payudara sendiri (SADARI) di AKPER RSP TNI AU dalamkategori kurang.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN, USIA, SOSIAL EKONOMI DAN LINGKUNGAN DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN BAHAYA ROKOK ELEKTRIK PADA KOMUNITAS VAPE JAKARTA SELATAN DI MASA PANDEMI Covid-19 Erika Kartika Putri; Alfonsa Reni Oktavia
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 7, No 3 (2021): JAKHKJ November 2021
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Pengetahuan adalah hasil tahu manusia terhadap sesuatu. Pengetahuan seseorang dapatdipengaruhi oleh beberapa faktor yang yaitu faktor eksternal (Tingkat Pendidikan, Umur, Pengalaman, Jeniskelamin) kemudian faktor internal (Lingkungan, Sosial-Ekonomi, pekerjaan dan sumber informasi).Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh penulis pada bulan Maret 2020 di Komunitas Vape JakartaSelatan yang dilakukan terhadap 10 pengguna rokok elektrik melalui wawancara tanya jawab terdapat 3 perokoktidak mengetahui bahaya rokok elektrik, 7 Pengguna rokok elektrik tidak mengetahui merokok elektrik dapatmemperparah kondisi bila terinfeksi Covid-19. Berkaitan dengan hal tersebut, penelitian menganalisa faktorfaktoryang mempengaruhi tingkat pengetahuan bahaya rokok elektrik pada masa pandemic covid-19 diKomunitas Vape Jakarta Selatan Metode : Penelitian ini merupakan deskriptif analitik dengan pendekatanCross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota dikomunitas vape Jakarta Selatan. Sampelpenelitian ini berjumlah 60 responden. Pengambilan sampel adalah Total Sampling dengan analisa datamenggunakan Chi Square. Tujuan penelitian untuk menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi tingkatpengetahuan bahaya rokok elektrik pada masa pandemi Covid-19 Di Komunitas Vape Jakarta SelatanHasil: uji Chi Square diperoleh nilai P-value = 0,0005 (P-value <0,05), maka dapat disimpulkan ada pengaruhyang signifikan antara usia dengan tingkat pengetahuan tentang bahaya rokok elektrik pada masa pandemicCovid-19 Di Komunitas Vape Jakarta Selatan Kata kunci : Bahaya Rokok Elektrik, Lingkungan, SosialEkonomi, Tingkat Pendidikan, Tingkat Pengetahuan, dan Usia.
HUBUNGAN SELF AWARENESS, TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN KEDISIPLINAN MEMAKAI MASKER DI ERA NEW NORMAL PADA WARGA RT 04 RW 05 KELURAHAN BINTARO Diana Rhismawati Djupri; Ika Sulistia
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 7, No 3 (2021): JAKHKJ November 2021
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Virus Corona (SARS-CoV-2) telah melanda ke seluruh dunia sejak akhir desember tahun 2019, seseorang dapat terinfeksi Covid-19 melalui kontak langsung atau tidak langsung melalui droplet/percikan saluran napas. Tujuan dari penelitian adalah peneliti menganalisa hubungan self awareness, pengetahuan dengan kedisiplinan memakai masker dimasa era new normal pada warga RT 04 RW 05 Kelurahan Bintaro. Metode : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah warga yang tinggal di RT 04 RW 05 Kelurahan Bintaro dengan jumlah Sampel sebanyak 90 orang . Pengambilan sampel dilakukan dengan non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner Self Awareness, tingkat pendidikan dan kedisiplinan dalam bentuk google form. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah Chi Square. Hasil : Hasil menunjukkan ada hubungan self awareness dengan kedisiplinan memakai masker yang signifikan dengan p value 0,001 dan ada hubungan tingkat pendidikan dengan kedisiplinan memakai masker p value 0,003 (p value< 0,05). Kesimpulan : Ada hubungan self awareness dengan kedisiplinan memakai masker di era new normal pada warga RT 04 RW 05 Kelurahan Bintaro. Serta ada hubungan tingkat pendidikan dengan kedisiplinan memakai masker di era new normal pada warga RT 04 RW 05 Kelurahan Bintaro Kata Kunci : self awareness, kedisiplinan, masker.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA INTI DAN PENYAKIT PENYERTA DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA PASIEN YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS Yori Yolanda; Tati Suryati; Herman Salbani
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 7, No 3 (2021): JAKHKJ November 2021
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hemodialisis merupakan tindakan pengobatan yang dilakukan pada pasien gagal ginjalkronik supaya mampu bertahan hidup. Namun demikian, tindakan tersebut mempunyai efek samping padakondisi fisik serta psikologis penderita gagal ginjal kronik. Salah satu masalah psikologis yang palingpenting pada penderita gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis adalah depresi. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga inti dengan tingkat depresi pada pasien yangmenjalani terapi hemodialisis di unit hemodialisa RS EMC Tanggerang.Metode : Desain penelitian menggunakan “Cross Sectional”. Populasi dalam penelitian ini adalah pasienyang menjalani terapi hemodialisis, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dandidapat sampel sebanyak 79 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan HAM-D (Hamilton Depression).Analisis data menggunakan uji Chi SquareHasil : Hasil penelitian ini didapatkan p-Value = 0,005 < α 0,05 yang artinya ada hubungan antaradukungan keluarga inti dengan tingkat depresi pada pasien yang menjalani hemodialisis di RS EMCTangerang.Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian diharapkan perawat dapat memberikan edukasi pada keluargatentang pentingnya dukungan keluarga untuk menurunkan dampak psikologis pasien yang menjalanihemodialisis.Kata Kunci : Dukungan Keluarga Inti, Tingkat Depresi, Hemodialisis
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN MERAWAT KAKI PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 Dewi Siti Oktavianti
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 7, No 3 (2021): JAKHKJ November 2021
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus adalah suatu penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemiayang menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya adalah ulkus kaki diabetik. Masalah kaki diabetikmemerlukan pengobatan, perawatan yang lama dan dalam penanganannya masih menemui banyakkendala, baik dari tingkat keberhasilan maupun biaya. Bahkan ulkus kaki sering mengalami kekambuhan,dan sebagian besar kejadian ulkus kaki diabetik akan berakhir dengan amputasi. Upaya preventif untukmencegah terjadinya komplikasi ulkus kaki diabetik adalah perawatan kaki. Salah satu cara meningkatkanpengetahuan pasien tentang perawatan kaki adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang perawatan kaki terhadappengetahuan dan kepatuhan merawat kaki pada pasien diabetes melitus tipe 2.Metode : Desain penelitian menggunakan “Quasy Eksperimen”, yaitu pre-test and post-test withoutcontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang menderita diabetes melitus di Panti WerdhaMilenia, pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan sampel 16 orang. Instrumenpenelitian ini menggunakan kuesioner NAFF (Nottingham Assessment Functional Footcare), kuesionerDFCB (Diabetic Functional Care Behaviour). Analisis data menggunakan uji paired T Test.Hasil : Hasil penelitian ini didapatkan perbedaan sebelum dan sesudah diberikan intervensi dengan nilai pvalue 0.0005, artinya ada pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang perawatan kaki terhadap kepatuhanmerawat kaki pada pasien diabetes melitus tipe 2.Kesimpulan : Pendidikan Kesehatan tentang perawatan kaki dan Kepatuhan dalam perawatan kaki padapasien diabetes melitus merupakan salah satu upaya untuk mencegah terjadinya komplikasi kronik padadiabetes yaitu ulkus kaki diabetic.
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL BENTENGAN TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK PRASEKOLAH DI WILAYAH RT 006/06 CIPONDOH, TANGERANG Diana Rhismawati Djupri; Yeni Sulistiowati
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 8, No 1 (2022): JAKHKJ Maret 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Tahap prasekolah merupakan masa yang sangat cemerlang untuk dilakukan dan diberikan stimulus. Anak yang terstimulasi terarah akan cepat berkembang dibanding dengan anak yang kurang mendapat stimulasi. Bermain melalui permainan tradisional bentengan dapat merangsang aspek kognitif, bahasa, perilaku sosial, serta motorik kasar dan motorik halus anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional bentengan terhadap perkembangan anak prasekolah di wilayah RT 006 RW 06 Cipondoh, Tangerang.Metode : Jenis penelitian kuantitatif menggunakan True Experiment dengan Postest Only Control Group Design. Teknik sampel menggunakan purposive sampling berjumlah 18 orang, dibagi menjadi 2 kelompok, 9 orang kelompok intervensi dan 9 orang kelompok kontrol. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan SOP permainan tradisional bentengan dan KPSP untuk mengukur perkembangan anak. Intervensi dilaksanakan setiap 2 hari sekali, 1x60 menit selama 2 mingguHasil : Hasil uji statistik menggunakan uji Independent Sample T-Test ada pengaruh permainan tradisional bentengan terhadap perkembangan anak prasekolah di wilayah RT 006 RW 06 Cipondoh, Tangerang dengan p value 0,001 (p < 0,05),Kesimpulan :  hasil penelitian ini memberikan informasi kepada orang tua tentang pentingnya pemberian stimulasi positif pada anak prasekolah melalui permainan tradisional bentengan dalam mengoptimalkan perkembangan anak sesuai dengan tugas pada tahap perkembangannya untuk mencegah hambatan perkembangan pada anak.Kata Kunci : Perkembangan, Anak Prasekolah, Permainan Tradisional Bentengan.
ANALISIS KESIAPAN MENGHADAPI MENARCHE REMAJA AWAL DI SDN JAKASAMPURNA X KOTA BEKASI TAHUN 2022 Zeni Herliasari; Triana Indrayani; Retno Widowati
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 8, No 1 (2022): JAKHKJ Maret 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Masa remaja merupakan masa peralihan dari kanak-kanak menuju dewasa. Pada masa remaja seorang perempuan akan menstruasi pertama (menarche). Setiap remaja harus mempersiapkan diri dalam menghadapi menarche, beberapa faktor yang harus dipersiapkan diantaranya yaitu remaja harus memiliki pengetahuan yang baik mengenai menarche,  sikap yang positif, pola asuh ibu yang baik, pendidikan ibu, serta pemberian informasi yang tepat dan jelas. Jika tidak persiapkan dengan baik maka akan cenderung membuat remaja memiliki sikap yang negatif sehingga tidak siap dalam menghadapi menarche.Metodologi: Penelitian menggunakan desain penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional untuk mengetahui analisis faktor kesiapan menghadapi menarche. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner terdiri dari kuesioner pengetahuan, sikap, pola asuh ibu, sumber informasi, pendidikan ibu dan kesiapan menghadapi menarche. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat. Analisis bivariat mengguankan uji statistik Chi Square dengan SPSS.Hasil Penelitian: Hasil penelitian didapatkan 63,3% siswi siap menghadapi menarche, terdapat 78,3,6% memiliki pengetahuan yang baik, terdapat 63,3% memiliki peran positif, terdapat 66,7% siswi memiliki pola asuh yang baik, terdapat 38,3% pendidikan ibu di tingkat tinggi dan 71,2% siswi tidak terpapar informasi. Hasil uji Chi Square pengetahuan p-value 0,005, sikap p-value = 0,045, pola asuh ibu p-value = 0,037, pendidikan ibu p-value 0,000, sumber informasi p-value 0,024.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, pola asuh ibu, sumber informasi dan pendidikan ibu dengan kesiapan menghadapi menarche pada siswi sekolah dasar di SDN Jakasampurna X Kota BekasiKata Kunci: Kesiapan Menarche, Pengetahuan, Sikap, Pola Asuh Ibu, Pendidikan Ibu, Sumber Informasi.
UPAYA MENURUNKAN TEKANAN DARAH DENGAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF PADA LANSIA HIPERTENSI DI JAKARTA TIMUR Yanti Anggraini; Erita Sitorus; Sri Melfa Damanik
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 8, No 1 (2022): JAKHKJ Maret 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan suatu gejala penyakit degeneratif kardiovaskular yang paling banyak dialami oleh lansia dan belum diketahui dengan pasti penyebabnya. Latihan Relaksasi Otot Progresif merupakan salah satu cara yang efektif dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi karena meningkatkan aliran darah dan pasokan oksigen ke dalam otot-otot dan rangka yang aktif khususnya terhadap otot jantung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan relaksasi otot progresif terhadap tekanan darah lansia yang menderita hipertensi di Jakarta Timur.Metode: Metode penelitian dengan pendekatan One Group Pretest- Postest Design. Sebanyak 30 lansia hipertensi yang terlibat dalam penelitian ini.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan bermakna tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah intervensi relaksasi otot progresif dengan p-value 0.01 (<0.05). Adanya perbedaan bermakna tekanan darah diastolik sebelum dan sesudah intervensi relaksasi otot progresif dengan p-value 0.000 (<0.05).Kesimpulan: Relaksasi otot progresif dapat menurunankan tekanan darah lansia yang menderita hipertensi. latihan relaksasi otot progresif dapat dijadikan aktivitas rutin yang dilakukan lansia setiap hari.Kata Kunci: Lansia, Hipertensi, Relaksasi Otot Progresif
EFEKTIVITAS PEMBERIAN AROMATHERAPY DAUN PEPPERMINT TERHADAP PENURUNAN FREKUENSI MORNING SICKNESS PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PMB ANIS JAKARTA PUSAT Cholisah Suralaga; Dinar Ayu Mirunggan; Rukmaini Rukmaini
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 8, No 1 (2022): JAKHKJ Maret 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang :Ketidaknyamanan saat kehamilan sering terjadi di trimester I, sebanyak 80% ibu hamil mengeluhkan masalah mual atau muntah yang biasa disebut dengan morning sickness. Oleh karena itu banyak bidan yang berupaya untuk menerapkan teknologi terbaru untuk mengurangi keluhan morning sickness sehingga tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Efektivitas Aromatherapy Daun Peppermint Dengan Kejadian Morning Sickness di PMB Anis Tahun 2018.Metode Penelitian : Desain penelitian ini adalah quasi eksperimen pre dan post test with Control Group Design, membandingkan satu atau lebih kelompok eksperimen yang diberi treatment dengan satu kelompok pembanding yang tidak diberi treatment. Populasi pada penelitian ini berjumlah 30 ibu hamil yang mengalami mual-muntah. Sampel penelitian ini berjumlah 30 ibu hamil yang mengalami mual-muntah yang terdiri dari 15 pasien kelompok kontrol dan 15 pasien kelompok eksperimen. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar Kuisioner INVR dan Buku Panduan Penggunaan Aromatheraphy. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-Februari 2019. Metode analisis data menggunakan teknik analisis Parametrik Paired T-Test dan Independent T-Test.Hasil penelitian : Di dapatkan distribusi frekuensi umur responden paling banyak pada usia 26 tahun dengan std. deviasi 4.43, responden yang bekerja sebanyak 66,4%. Sedangkan hasil data bivariate ada perbedaan yang bermakna terhadap skor morning sickness sebelum dan sesudah pemberian daun peppermint pada kelompok eksperimen (Pvalue=0,0001), dan tidak ada perbedaan yang bermakna pada kelompok kontrol (Pvalue=0,84)Kesimpulan dan Saran : Pemberian aromatheraphy daun peppermint efektif menurunkan frekuensi Morning Sikness. Penelitian ini disarankan agar tenaga kesehatan terutama bidan lebih mengoptimalkan penyampaian informasi, pemberian teknologi terapan mengenai penanganan gejala morning sickness pada ibu hamil trimester I.Kata Kunci: Morning Sickness, Aromatherapy, Peppermint