cover
Contact Name
syamsul hadi
Contact Email
syamsul hadi
Phone
-
Journal Mail Official
agribest-faperta@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Agribest
ISSN : 25811339     EISSN : 26154862     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
“JURNAL AGRIBEST” adalah Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian bidang Agribisnis, Sosial Ekonomidan bidang lainnya yang relevan terbit dua kali dalam setahun pada Bulan Maret dan September secara online dan cetak.
Arjuna Subject : -
Articles 193 Documents
ROLE OF AGRICULTURAL SECTOR IN FACING ECONOMIC DISPARITY IN THE SPECIAL PROVINCE OF YOGYAKARTA Widada, Arif Wahyu; Mulyo, Jangkung Handoyo; Nasir, Muh Amat
AGRIBEST Vol 4, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.921 KB) | DOI: 10.32528/agribest.v4i1.2966

Abstract

GRDP (Gross Regional Domestic Product) growth is one indicator of economic growth in a region. This indicator should not only rise but must also be evenly distributed in the surrounding area. This study aims to (1) further investigate the contribution of the agricultural sector in the GRDP in DIY, and (2) determine the role of the agricultural sector in dealing with economic disparity in DIY. This study used secondary data covering several variables from 2010-2018. The analytical tool used was table description analysis, calculated Williamson index, paired t-test, and simple OLS regression. The results of the study reveal that the agricultural sector has a declining contribution to the GRDP in DIY. There is an increase in regional income gaps or economic growth between districts/cities in DIY. The agricultural sector is significantly proven to have an impact on the decline in the Williamson Index, which means that the higher the contribution of the agricultural sector to the district/city GRDP, the economic growth between regions in DIY is more evenly distributed. In other cases, the agricultural sector can reduce economic disparities between districts/cities in DIY.
LEVEL OF SATISFACTION RED RICE FARMERS PARTNERING WITH PT. SIRTANIO ORGANIK INDONESIA IN BANYUWANGI Arifin, Fariz Irzat; Hapsari, Triana Dewi
AGRIBEST Vol 4, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.833 KB) | DOI: 10.32528/agribest.v4i1.2785

Abstract

Organic farming systems are developed to produce healthy food and free from chemicals. PT. Sirtanio Organic Indonesia (PT. SOI) is a company producing organic red rice in Banyuwangi. PT. SOI was partnering with red rice farmers as a provider of raw materials needed. Partnerships with farmers are carried out with a contract system that applies to only one planting season. The employment contract makes the number of farmers who partnered every planting season to be different. The research purpose was to identify the level of satisfaction of organic red rice farmers who partnered with PT. SOI. The research area was determined purposively, and analysis methods using descriptive, analytical methods using CSI and IPA. The results of the study showed that the satisfaction level of the organic red rice farmers who made a partnership with PT. SOI is very satisfying, with a CSI value of 85.31%.  Two attributes cause farmers to feel very satisfied with the services provided, namely the price of grain offered and the time of payment of agro-input loans.
Analisis Kepuasan Peternak Sapi Perah Terhadap Program Asuransi Usaha Ternak Sapi (Auts) di Kecamatan Getasan Nadhila, Fiska Irsina; Sumekar, Wulan; Prasetyo, Agus Subhan
AGRIBEST Vol 5, No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v5i1.3770

Abstract

Usaha ternak sapi dalam pelaksanannya tidak terlepas dari risiko yang menyebabkan kerugian. Namun, kerugian tersebut dapat diminimalisir dengan mengikuti asuransi. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2020 di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Lokasi penelitian dipilih dengan sengaja dengan pertimbangan bahwa lokasi penelitian sudah menjalankan program AUTS dan merupakan sentra sapi perah di Kabupaten Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis atribut yang menjadi prioritas untuk memperbaiki kinerja program AUTS dan menganalisis tingkat kepuasan peternak sapi perah terhadap program AUTS. Metode analisis data yang digunakan yaitu Importance Performance Analysis (IPA) dan Consumer Satisfaction Index (CSI). Hasil analisis IPA menunjukkan bahwa atribut yang masih perlu untuk ditingkatkan adalah ketepatan waktu pembayaran klaim dan tanggapan mengenai nominal harga pertanggungan. Hasil perhitungan CSI menunjukkan tingkat kepuasan peternak secara keseluruhan adalah sebesar 96,1% yang berarti bahwa peternak merasa puas dengan program AUTS.
Edukasi Pertanian Pada Siswa Dengan Kebun Sekolah Aktif Di SD Muhammadiyah 3 Surakarta Windarto, Rosyid Dwi; Perkasa, Rahmatdani Ardian; R, Arifianto Pemdyan Nur; K, Larasati Annisa Bella; Hapsari, Rika Mayang; Antriyandarti, Ernoiz
AGRIBEST Vol 4, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v4i2.3617

Abstract

Turunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian menjadi salah satu masalah serius yang harus dihadapi dan diantisipasi. Kajian ini bertujuan untuk mengedukasi siswa agar bercocok tanam dengan metode yang lebih mudah sehingga dapat membuka pandangan tentang bercocok tanam dan meningkatkan minat siswa untuk berkebun di SD Muhammadiyah 3 Surakarta. Metode kajian yang digunakan adalah systematic review. Hasil kajian menunjukkan bahwa edukasi pertanian terhadap siswa dapat dilakukan melalui bertanam dengan metode microgreen. Pemberian materi dilakukan secara daring dengan membagi video tutorial penanaman metode microgreen dan memonitor perkembangan proses edukasi pertanian di SD Muhammadiyah 3 Surakarta. Dengan demikian, setelah pandemi COVID-19 berakhir, dan sekolah mulai dibuka, siswa dapat melanjutkan kegiatan bercocok tanam melalui kebun sekolah aktif. Kendala dalam program ini adalah keterbatasan proses edukasi karena hanya menggunakan metode pembelajaran secara daring (dalam jaringan).
Model Kebijakan Pengendalian Harga Bahan Pokok Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kaupaten Situbondo Rasidi, Moh.; Arul, Ramli
AGRIBEST Vol 5, No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v5i1.4140

Abstract

Pandemi covid-19 tidak berdampak pada krisis kesehatan tapi sektor ekonomi juga mengalami krisis. Di sektor ekonomi, dampak Covid 19 terjadi pada kenaikan harga bahan pokok di pasaran. Oleh karena itu perlu intervensi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo dengan model kebijakan pengendalian harga bahan pokok pandemi COVID-19 ini, sehingga bahan pokok tetap terkendali dan kebutuhan masyarakat atas bahan pokok tetap bisa terpenuhi. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang model pengendalian bahan pokok pada masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Situbondo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Interpretative Structural Modeling (ISM). Hasil penelitian menunjukkan bahwaHal ini diperlukan sinergitas yang kuat antara pemerintah Daerah (eksekutif) dengan DPRD (legislatif) dalam melahirkan kebijakan berupa Peraturan Daerah tentang pengendalian harga bahan pokok. Keempat elemen kunci tersebut akan menjadi motor terwujudnya gangguan harga bahan pokok pada masa pandemi covid-19 di Kabupaten Situbondo
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Membeli Komoditi Pertanian Di Pasar Tradisional Kepanjen Malang Bayu, Indra; Ibrahim, Jabal Tarik; Bakhtiar, Ary; Mufriantie, Fithri
AGRIBEST Vol 4, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v4i2.3547

Abstract

A market is a meeting place for sellers and buyers who are conducting transactions, both goods, and services. One of the main items for buying and selling activities is agricultural commodities as the main source of food. One of the most found and popular markets is the traditional market. The purpose of this research is to analyze together the influence of product factors, income, quantity, quality of place, service on the decision to buy agricultural commodities in the traditional Kepanjen market, and which factors are the most dominant. The sampling technique used accidental sampling, with the number of respondents 88 and multiple linear regression. The results of the research are the characteristics of the respondents are dominated by the female gender, ranging in age from 36-55, having a family of 3-4 people, junior high school education, and with an income ranging from 2,500,000 to 4,000,000. The results of the F test analysis obtained a significance value of 0.119, which means that there is a joint influence on the variables of income, quantity, quality of place, service on the decision to buy agricultural commodities in the traditional Kepanjen market. While the t-test obtained two variables that have a value less than 0.15, namely the quantity variable 0.140 and the service variable 0.016 which means that it is partially influential and the most dominant is the service variable which influences the decision to buy agricultural commodities in the traditional market of Kepanjen Malang. 
Analisis Usaha dan Nilai Tambah Ikan Giling pada UD “Annisa 88” di Kota Bengkulu Oktaviani, Anggita Dwi; Sumantri, Bambang; Badrudin, Redy; Sari, Poppy Antika
AGRIBEST Vol 5, No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v5i1.3811

Abstract

Kota Bengkulu dengan garis pantai cukup luas cocok dalam pengembangan industri pada sektor perikanan laut. Ikan giling termasuk produk olahan ikan yang dikembangkan oleh pelaku usaha perikanan, salah satu pelaku usaha tersebut ialah UD Annisa 88. Perencanaan, pencatatan dan perhitungan pembiayaan selama produksi ikan giling sangat diperlukan dalam pengembangan dan kontinuitas usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis harga pokok produksi, break event point, kinerja finansial dan nilai tambah produk ikan giling pada UD Annisa 88. Harga pokok produksi menggunakan metode variabel costing kemudian dibandingkan dengan perhitungan yang digunkanan oleh perusahaan selama ini. Kinerja finansial menggunakan metode perhitungan rasio finansial berdasarkan neraca keuangan dan laporan laba/rugi. Nilai tambah menerapkan metode Hayami (Hayami dkk, 1987). Hasil menunjukkan bahwa 1) perhitungan harga pokok produksi yang biasa digunakan oleh perusahaan kurang terperinci karena terdapat beberapa komponen biaya yang tidak masuk dalam perhitungan; 2) total penjualan dalam rupiah maupun per-unit telah melewati batas titik impas yang mengindikasikan UD Annisa 88 berhasil memperoleh laba; 3) analisis kinerja finansial menunjukkan rasio likuiditas, solvabilitas dan profitabilitas berada dalam kondisi yang baik. Akan tetapi rasio aktivitas tidak berada dalam kondisi yang baik dikarenakan nilai yang kurang dari batas minimal; 4) berdasarkan analisis nilai tambah, produk ikan giling termasuk dalam kategori nilai tambah yang tinggi.
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Keputusan Pembelian Sayuran Organik Di Kota Bengkulu Novanda, Ridha Rizki
AGRIBEST Vol 4, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v4i2.3549

Abstract

Sayuran organik merupakan salah satu pilihan masyarakat untuk mencapai hidup yang sehat. Sehingga tingkat konsumsi sayuran organik meningkat. Peningkatan permintaan sayuran organik di Provisi Bengkulu juga meningkat. Hal ini ditunjukkan dengan berdirinya beberapa farm yang menonjolkan sistem hidroponik untuk menghasilkan sayuran organik. Tujuan penelitian ini ialah menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keputusan pembelian sayuran organik di Kota Bengkulu. Penelitian dilakukan pada masyarakat kota Bengkulu dengan responden sebanyak 100 orang. Analisis data menggunakan metode partial least square (PLS). Hasil menunjukkan bahwa faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap keputusan pembelian sayuran organik ialah Atribut mutu, Harapan/dukungan, Kemudahan/kesulitan. Atribut mutu berpengaruh signifikan terhadap Keputusan pembelian sayuran organik dengan nilai P Value 0,000. Harapan/dukungan orang terdekat berpengaruh signifikan terhadap Keputusan pembelian sayuran organik dengan nilai P Value sebesar 0,002. Dan Kemudahan/kesulitan akses berpengaruh signifikan terhadap Keputusan pembelian dengan nilai P Value sebesar 0,000.
Competitiveness and Export Similarity of Indonesia’s Coconut Oil Aulia, Anisa Nurina; Chasanah, Nur; Prasetyo, Agus Subhan; Nalawati, Ara Nugrahayu
AGRIBEST Vol 4, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v4i2.3546

Abstract

Coconut oil is one of the vegetable oils that became potential export product in Indonesia. Philippines, Indonesia, and Malaysia are three of the biggest exporters of coconut oil in ASEAN, by knowing their position in the Internastional trade of Coconut Oil it become an evauation for the sustainability of the Indonesia’s coconut oil trade.,The aims of this research are knowing the position of Coconut Oil (Crude Coconut Oil with HS Code 151311 and Its derivative with HS code 151319) compared to the competitors during 2001 to 2017 by using Revealed Comparative Advantage (RCA), Acceleration Ratio (AR), Trade Specialization Index (ISP) and Export Similarity Index (ESI) for adding information about the similarity of the export structure of coconut oil from Indonesia, Philippines, and Malaysia to the world market. The results of the research show that Indonesia has high competitiveness, and has the highest acceleration in the growth of Crude Coconut Oil’s exports (HS Code 151311) compared to the Philippines and Malaysia. Meanwhile, Indonesia and Philipines have a higher similarity market of coconut oil than Indonesia and Malaysia. Indonesia should increase the capacity industries for derivative of crude coconut oil (HS code 151319) so it could increase volume and value export because it has a higher benefit than crude coconut oil.
Minat Pekerjaan Pelajar Sekolah Menengah Atas Dan Mahasiswa Di Desa Pagelaran Kecamatan Ciomas Fauzan, Ridwan Ahmad; Ibrahim, Jabal Tarik; Windiana, Livia
AGRIBEST Vol 5, No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v5i1.3723

Abstract

Menurunnya tingkat minat pemuda terhadap pekerjaan di bidang pertanian menjadi ancaman yang tidak bisa dihindari. Fakta menyatakan jumlah petani terus mengalami penurunan selama sepuluh tahun terakhir, presentasenya rata-rata penurunan mencapai 1 persen. Lokasi penelitian berada di Desa Pagelaran Kecamatan Ciomas Kabuaten Bogor. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis seberapa besar minat pemuda Desa Pagelaran terhadap pekerjaan di bidang pertanian, mengetahui faktor-faktor apa saja yang berkorelasi dengan pilihan pekerjaan pemuda di bidang pertanian, dan mengetahui jumlah dan presentase pilihan pekerjaan yang paling diminati oleh pemuda di Desa Pagelaran. Metode penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder dengan analisis data deskriptif kuantitatif, metode pengambilan sambel menggunakan Propotionate Startified Random Sampling. Pengolahan data menggunakan uji Chi-square. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Minat pemuda Desa Pagelaran terhadap bekerja di bidang pertanian masih tergolong rendah  (2) Terdapat hubungan yang signifikan pada variabel internal (jenis kelamin, pengalaman bekerja tingkat kosmopolitan) pada variabel eksternal (sosialisasi pekerjaan) terhadap minat pemuda Desa Pagelaran untuk bekerja di bidang pertanian. (3) Sebagian besar Pemuda Desa Pagelaran lebih memilih bekerja di luar sektor pertanian.

Page 7 of 20 | Total Record : 193