cover
Contact Name
HERIANSYAH
Contact Email
HERIANSYAH
Phone
-
Journal Mail Official
mediakeperawatanmakassar@poltekkes-mks.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
ISSN : 20870035     EISSN : 26220148     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Media Keperawatan diterbitkan oleh Jurusan Keperawatan Poltekkes Makassar dengan periode terbit 2 kali dalam setahun, yaitu terbit di bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 223 Documents
PERAN KELUARGA SEBAGAI PENGAWAS MENELAN OBAT ANTI TUBERKULOSIS PADA PASIEN TB PARU KAMBUH Lingling Marinda Palupi
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 1 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.753 KB) | DOI: 10.32382/jmk.v11i1.1534

Abstract

Kejadian TB kambuh/relaps adalah kejadian yang cukup sering pada penderita TB paru. Adanya kejadian relaps ini dapat menimbulkan masalah baru karena meningkatkan kemungkinan resistensi obat anti tuberkulosis dapat kembali dengan kuman yang lebih kuat sehingga lebih sulit diobati, biaya pengobatan lebih mahal dan tingkat keberhasilan pengobatan lebih rendah. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran keluarga dalam mengawasi pengobatan pasien TB Paru dengan kasus kambuh dari tanggal 16 Desember 2019 sampai 23 Desember 2019. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi pada 2 keluarga yang menjadi pengawas menelan obat pasien TB Paru dengan kasus kambuh. Hasil penelitian ini menunjukkan keluarga berperan dengan baik sebagai motivator pasien TB Paru, keluarga belum optimal dalam menjalankan perannya mengingatkan pemeriksaan ulang dahak pasien TB Paru, keluarga berperan baik sebagai pengawas menelan obat dan sebagai pendamping pemberian edukasi tentang TB Paru dengan kasus kambuh. Keluarga bisa berperan sebagai PMO yang mengawasi penderita TB paru agar menelan obat secara teratur sampai selesai pengobatan, sehingga terwujud kepatuhan penderita TB paru terhadap kepatuhannya dalam menelan obat dan terapi yang diberikan berjalan dengan baik.
PENGARUH REBUSAN BUNGA ROSELLA (HISBISCUS SABDARIFFA) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI Wijaya, I Putu Artha
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 1 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.253 KB) | DOI: 10.32382/jmk.v11i1.1527

Abstract

Introduction: Hypertension is a condition of increased blood pressure above normal which is 120/80 mmHg, this is a disease that is categorized as the silent killer disease, because many sufferers do not know that they have hypertension. Hypertension can be prevented by using non-pharmacological treatments is the stew of rosella flowers (hisbiscus sabdariffa) where rosella flowers can reduce blood pressure due to the presence of active ingredients namely anthocyanin, phenolic, threonine, leucine, valine, glycine and ascorbic acid. Objectives: to determine the effect of rosella stew (hisbiscus sabdariffa) on blood pressure in hypertensive patients in Sulangai banjar, Sulangai Village. Method: This research is a pre-experimental study with one group pre-test and post-test design with sampling technique in this study using total sampling, the sampling technique where the number of samples is equal to the population of 33 people. Results: Wilcoxon Signed Rank Test analysis results obtained p value = 0.001 on the pre-test and post-test blood pressure which means the value of p <0.05 Conclusion: There is an Influence of Rosella (Hisbicus sabdariffa) Stew on Blood Pressure Decrease in Banjar Sulangai, Sulangai Village.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL SEBAYA DENGAN KECEMASAN LANSIA PENSIUNAN PNS YANG MENGALAMI RETIREMENT SYNDROME Suandari, Ni Putu Novi Cintya; Priastana, I Ketut Andika
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 1 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.558 KB) | DOI: 10.32382/jmk.v11i1.1515

Abstract

Pendahuluan: Lansia merupakan fase akhir dari kehidupan manusia, dimana suatu proses alami yang tidak dapat dihindari oleh setiap orang, salah satunya terjadinya pensiun dan masalah yang muncul pada lansia pensiunan yaitu terjadinya Retirement Syndrome. Retirement Syndrome merupakan munculnya suatu masalah yang menimbulkan suatu tanda dan gejala secara bersamaan pada saat seorang yang sudah selesai dalam bekerja. Perubahan pada masa pensiun menyebabkan terjadinya kecemasan. Kecemasan dapat berkurang dengan adanya dukungan sosial sebaya dalam menghadapi Retirement Syndrome. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional yang dilakukan dengan 39 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling yaitu random sampling. Data dikumpulkan melalui dua buah alat ukur yaitu kuesioner dukungan sosial sebaya dan kuesioner kecemasan Hamilton Anxiety Rating Scale (HAM-A). Hasil: Mayoritas responden mendapatkan dukungan sosial sebaya yang baik (87,2%) dengan tingkat kecemasan sedang (53,8%). Analisis data statistik dilakukan secara komputerisasi dengan menggunakan program SPSS 23 for window, hal ini menyatakan bahwa ada hubungan antara dukungan sosial sebaya dan kecemasan lansia pensiunan PNS yang mengalami Retirement Syndrome di wilayah Puskesmas 1 Mendoyo dengan nilai korelasi Spearman’s Rho nilai r=-0,412 > (r=0,316) p=0,009 < p value (0,05). Kesimpulan: Berdasarkan penelitian ini bahwa ada hubungan antara dukungan sosial sebaya dengan kecemasan lansia pensiunan PNS yang mengalami Retirement Syndrome, sehingga dukungan sosial sebaya dapat menurunkan kecemasan pada lansia pensiunan PNS yang mengalami Retirement Syndrome.
EFEKTIFITAS SENAM AEROBIK PADA WANITA USIA SUBUR TERHADAP KESEIMBANGAN IMT DI DESA SENTUL KABUPATEN JOMBANG Fitri Firranda Nurmalisyah
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 1 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.732 KB) | DOI: 10.32382/jmk.v11i1.1523

Abstract

Ketidakaktifan fisik merupakan istilah untuk mengidentifikasi orang-orang dengan tingkat kegiatan fisik teratur yang rendah, atau tidak ada sama sekali. Ketidakseimbangan antara kalori yang masuk melalui makanan dan minuman dengan pembakaran kalori oleh aktivitas fisik tubuh membuat positive balance dengan akibat glukosa dan lemak darah meningkat serta berat badan naik. Akibatnya pembakaran energinya tidak lebih dari 1,5 kali pembakaran energi saat beristirahat. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui Efektifitas Senam Aerobik Pada Wanita Usia Subur Terhadap Keseimbangan IMT Di Desa Sentul Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang. Dalam penelitian ini jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian pra eksperimental dengan rancangan one-group pretest-posttest design. Rancangan ini juga tidak ada kelompok pembanding (control), tetapi paling tidak sudah dilakukan observasi pertama (pre-test) yang memungkinkan peneliti dapat menguji perubahan-perubahan yang terjadi setelah adanya eksperimen (program) dengan sampel sebanyak 30 orang. Dari hasil perhitungan menggunakan aplikasi didapatkan Z hitung -3,742 > Z tabel -1,96 . Nilai asymp sig.(2 failed) atau nilai probabilitas p=(0,000) lebih rendah dari standart signifikan α = 0,05 atau (p < α) yang berarti H0 di tolak yang artinya ada perubahan IMT wanita usia subur setelah dilakukan senam aerobic. Senam aerobic efektif terhadap IMT normal wanita usia subur  Di Desa Sentul Kabupaten Jombang.
PRAKTIK BERBASIS BUKTI: MASASE INTRADIALISIS UNTUK MENGURANGI KRAM OTOT PADA PASIEN HEMODIALISIS Dhian Luluh Rohmawati; Krisna Yetti; Lestari Sukmarini
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 1 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.493 KB) | DOI: 10.32382/jmk.v11i1.1524

Abstract

Kram otot sering dialami oleh pasien hemodialisis yang menyebabkan ketidaknyamanan, waktu perawatan yang diperpendek dan dosis dialisis yang tidak adekuat. Kram sering menyebabkan kualitas tidur yang buruk, kecemasan, hingga kualitas hidup yang menurun. Penerapan EBN menggunakan critical review dan pelaksanaannya menggunakan model Stetler. Berdasarkan hasil bukti ilmiah, masase intradialisis adalah terapi modalitas yang dapat diterapkan untuk mengurangi skala kram otot pada pasien hemodialisis. Penerapan EBN ini bertujuan untuk mengidentifikasi  keefektifan masase intradialisis pada kejadian kram otot pada pasien hemodialisis. Penelitian penerapan EBN dilaksanakan dengan jumlah sampel 14 orang pasien hemodialisis. Hasil penerapan EBN menunjukkan bahwa masase intradialisis efektif dalam mengurangi skala kram otot pada pasien hemodialisis (p<0,005). Masase intradialisis dapat diaplikasikan perawat sebagai intervensi manajemen non farmakologi untuk mengurangi skala kram otot.
PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN HARGA DIRI REMAJA RETARDASI MENTAL RINGAN MELALUI MODELING PARTISIPAN TEMAN SEBAYA Endri Ekayamti
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 1 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.234 KB) | DOI: 10.32382/jmk.v11i1.1525

Abstract

Latar Belakang: Remaja Retardasi Mental (RM) di masyarakat menunjukkan masalah yang lebih banyak pada keterampilan sosialnya. Berbagai macam masalah bisa terjadi pada remaja RM sehingga keterampilan sosial menjadi penting didalam mengatasi permasalah sehari-hari meraka. Tidak optimalnya keterampilan sosial pada remaja RM dapat mengakibatkan munculnya masalah harga diri rendah. Masa remaja merupan tahap pencarian identitas sehingga perlu di latih dan di didik. Pada masa ini juga remaja perlu dipersiapkan untuk melakukan hubungan sosial di masyarakat, menjalin komunikasi terbuka dengan keluarga, dan mempersiapkan mereka memasuki dunia kerja. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pre-post control group, penelitian dilakukan pada 52 remaja RM ringan yang terbagi dalam kelompok perlakuan dan kelompok kontrol, dimana kelompok perlakuan diberikan intervensi modeling partisipan dengan bantuan teman sebaya yang dilakukan selama satu bulan. Hasil: Pada uji wilcoxon untuk variabel keterampilan sosial pada kelompok intervensi didapatkan nilai (p=0.000), kelompok kontrol (p=0,015), pada variabel harga diri kelompok perlakuan didapatkan nilai (p=0.000) sedangkan kelompok kontrol (p=0,005). Uji Man-Whitney  didapatkan nilai (p=0,005) pada keterampilan sosial dan (p=0,019) pada harga diri yang berarti terdapat perbedaan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kesimpulan: Remaja RM dapat diberikan intervensi modeling partisipan melalui contoh model dari teman sebaya untuk meningkatkan keterampilan sosial dan harga dirinya.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN POST PARTUM BLUES PADA IBU NIFAS DI RUANG NURI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA MAKASSAR Ernawati Ernawati
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 1 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.738 KB) | DOI: 10.32382/jmk.v11i1.1429

Abstract

The purpose of this study was to determine the factors associated with the occurrence of post partum blues in postpartum ward (Nuri ward) at Bhayangkara Hospital Makassar. This study was quantitative analytic research with cross-sectional approach. This research was conducted in Nuri ward of Bhayangkara Hospital in Makassar during August 2019. The population of this study was postpartum mothers who were cared for during August 2019. Subjects involved in this study were 54 postpartum mothers obtained through incidental sampling techniques. The independent variables include the type of labor, parity, and family support with the dependent variable namely the post partum blues occurrence. Data were processed and analyzed using SPSS for Windows with Chi-square statistical test with alternative Fisher exact test. The results showed that of 54 postpartum mothers participating in this study, 14 mothers (25.93%) showed the possibility of experiencing post partum blues. There was a significant relationship between the type of labor (p = 0.041) and maternal parity (p = 0.003) with the incidence of post partum blues in postpartum mothers cared in the hospital Bhayangkara Makassar. Husband and family support is very important in preventing postpartum blues in postpartum mothers.
HUBUNGAN PELAKSANAAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PELAYANAN KESEHATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS PEMBANTU TANJUNG BENOA Nina Rismawati Hakim
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 1 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.504 KB) | DOI: 10.32382/jmk.v11i1.1549

Abstract

Standar Operasional Prosedur (SOP) merupakan tata cara atau tahapan yang dibakukan dan yang harus dilalui untuk menyelesaikan suatu proses kerja tertentu. Untuk menjaga konsistensi tingkat penampilan kinerja atau kondisi tertentu dan kemana petugas dan lingkungan dalam melaksanakan sesuatu tugas atau pekerjaan tertentu. Memahami kebutuhan dan keinginan pasien dengan kinerja yang sesuai standar adalah hal yang sangat penting sehingga mempengaruhi kepuasan pasien. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah Cross Sectional dengan sampel berjumlah 140 orang yang dipilih melalui teknik Purposive Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah berupa lembar kuesioner. Hasil uji menunjukkan Pelaksanaan Standar Operasional Prosedur terbanyak memiliki kategori tidak baik (64,3%) dan tingkat kepuasan pasien mayoritas tidak puas (62,1%). Uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan dari pelaksanaan standar operasional prosedur terhadap kepuasan pasiendi Puskesmas Pembantu Tanjung Benoa (p-value=0,000). Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sumber referensi bagi pendidikan untuk mengembangkan evidence based nursing khususnya mengenai kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan.
PENGARUH APLIKASI SMCKD TERHADAP PENINGKATAN SELF MANAJEMEN CAIRAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS mohammad ali humaidi
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 2 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v11i2.1901

Abstract

Penggunaan teknologi yang terus berkembang melahirkan terobosan terbaru dalam dunia kesehatan salah satunya yaitu metode pengontrolan cairan bagi penderita penyakit gagal ginjal kronis. Fenomena yang sering ditemukan pada pasien gagal ginjal kronis yaitu rendahnya self manajemen dalam melakukan pengontrolan cairan. Dalam studi ini peneliti memanfaatkan perkembangan teknologi guna membantu meningkatkan self manajemen cairan pasien dalam melakukan pengontrolan cairan yaitu dengan media aplikasi android yang diberi nama SMCKD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Quasi Experimental Design. Responden sebanyak 70 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok. Hasil uji statistik McNemar sebelum dan sesudah dilakukan intervensi aplikasi SMCKD pada kelompok eksperimen didapatkan nilai p value = 0,000 yang berarti ada pengaruh aplikasi SMCKD terhadap self manajemen cairan pasien. Sedangkan hasil uji Chi-Square sesudah dilakukan intervensi aplikasi SMCKD pada kelompok eksperimen dan kontrol diperoleh nilai p value = 0,000 yang berarti ada perbedaan tingkat self manajemen cairan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah dilakukan intervensi aplikasi SMCKD.Kata kunci : Self manajemen cairan, aplikasi Self Manajemen Chronic Kidney Disease (SMCKD 
PENGARUH METODE ROLE ROLE PLAY TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN DALAM MENOLONG KORBAN TENGGELAM PADA MASYARAKAT PESISIR DI DESA TAMASAJU KABUPATEN TAKALAR Abd. Hady; Hj. Simunati Simunati; Hj. Ramlah Dillah; Hariani Hariani; Alfi Syahar Yakub
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 2 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v11i2.1981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pengaruh metode Role Play terhadap pengetahuan dan keterampilan masyarakat pesisisr dalam menolong korban tenggelam di Desa Tamasaju dengan metode pendekatan quasi experimental dengan rancangan one group pretest-postest design. Hasilnya menunjukkan bahwa seluruh responden mengalami peningkatan pengetahuan setelah dilakukan role play dalam menolong korban tenggelam dengan (p=0,000) dan total skor keterampilan yang meliputi keterampilan bantuan hidup dasar, balut bidai, menghentikan perdarahan dan manajemen airway sebelum metode Role Play, 38,66 mengalami peningkatan menjadi 90,54 setelah metode Role Play. Hasil uji statistic didapatkan nilai p=0,000 maka dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam menolong korban tenggelam setelah diberikan role play.

Page 8 of 23 | Total Record : 223