cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 1,018 Documents
SIKAP MAHASISWA TERHADAP STEREOTIP PIDIE KRIET (Studi Deskriptif Pada Interaksi Pertemanan Mahasiswa Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala) Muhammad Khatami; Alamsyah Taher; Siti Ikramatoun
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2023): volume 8, Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Pidie Kriet merupakan sebuah stereotip yang berkembang di masyarakat Aceh dan dialamatkan kepada masyarakat yang berada di wilayah Pidie. Stereotip ini bahkan muncul dalam pertemanan mahasiswa. Untuk itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis pemahaman mahasiswa terhadap stereotip pidie kriet dalam ranah pertemanan mereka di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Untuk menganalisis penelitian ini, peneliti menggunakan Teori Interaksionisme Simbolik yang di gagas oleh Herbert Blumer. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, dimana yang menjadi informan diperoleh dengan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta selanjutnya dianalisis dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa menolak labelisasi negatif terhadap orang Pidie serta stereotip pidie kriet tidak mempengaruhi pertemanan mereka, mahasiswa tidak mempercayai bahkan menganggap cerita asal-usul munculnya pidie kriet sebagai mitos, mahasiswa beradaptasi terhadap makna stereotip pidie kriet yang diberikan oleh orang lain dan cenderung bersikap netral, mahasiswa menyadari adanya kesalahpahaman dalam labelisasi pidie kriet tersebut berdasarkan interaksi yang berlangsung di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan mahasiswa menyadari bahwa labelisasi terhadap kelompok tertentu tidak dibenarkan karena merugikan eksistensi kelompok tersebut di kalangan masyarakat yang heterogen.STUDENT ATTITUDES TOWARDS PIDIE KRIET STEREOTYPES (Descriptive Study on Friendship Interactions of Sociology Students, Faculty of Social and Political Sciences, Syiah Kuala University)Pidie Kriet is a stereotype that develops in Aceh society and it is aimed to people in Pidie. This stereotype even appears in student friendships. Because of the reason, this research was conducted for knowing and analysing student understanding to the stereotype of pidie kriet in their friendship in the environment of the Faculty of Social Science and Political Science. To analyze this research, the researcher used the Theory of Symbolic Interactionism initiated by Herbert Blumer. The research method used qualitative methods with types of descriptive research, where the informants were obtained bye the method of purposive sampling. Data collection techniques used in research-by mean of observations, interviews, documentation, and so on-were analyzed using a qualitative descriptive method. Results of this study showed that students rejected negative labeling of Pidie people, and the stereotype of pidie kriet did not affect to their friendship, students did not believe and even considered the story of its origin about pidie kriet as a myth, students adapted to the stereotypical meaning of pidie kriet given by others and tended to be neutral, students realized that there was a misunderstanding in the labeling of the pidie kriet based on interaction that took place within the Faculty of Social Science and Political Science, and students realized that the labeling of groups under certain condition was not justified because it was detrimental to the existence of the group in heterogeneous society.
PERTAMBANGAN EMAS ILEGAL DI NAGAN RAYA (Pemetaan Dampak Sosial, Ekonomi, Lingkungan Di Gampong Kabu Tunong, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya) Syarifah Munawarah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2023): volume 8, Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertambangan emas adalah suatu persoalan yang dilematis, kegiatan ini berdampak buruk bagi masyarakat dan terhadap lingkungan karena penggunaan bahan kimia yang menyebabkan ekosistem dalam lingkungan terancam. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah 1) Bagaimana dampak sosial bagi masyarakat Gampong Kabu Tunong dengan adanya pertambangan emas ilegal, 2) Bagaimana dampak ekonomi bagi masyarakat Gampong Kabu Tunong dengan adanya pertambangan emas illegal, 3) Bagaimana dampak lingkungan dari pertambangan emas ilegal di Gampong Kabu Tunong. Skripsi ini bertujuan untuk 1) Untuk mengetahui bagaimana dampak sosial masyarakat dengan adanya pertambangan emas ilegal yang masih beroperasi sampai sekarang ini di Gampong Kabu Tunong, 2) Untuk mengetahui bagaimana dampak ekonomi masyarakat dengan adanya pertambangan emas ilegal yang masih beroperasi sampai sekarang ini di Gampong Kabu Tunong, 3) Untuk mengetahui bagaimana dampak dampak lingkungan dari pertambangan emas ilegal yang masih beroperasi sampai sekarang ini di Gampong Kabu Tunong. Skripsi ini bersifat kualitatif, dengan Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Jumlah informan dalam penelitian ini berjumlah 11 orang, Hasil penelitian ini menunjukkan hasil, 1) adanya dampak terhadap lingkungan yaitu terjadinya kerusakan lingkungan akibat tambang, 2) adanya  peningkatan ekonomi masyarakat dengan adanya tambang emas, 3) adanya perubahan sosial yang terjadi setelah adanya tambang emas.Kata Kunci: Pertambangan emas illegal, dampak terhadap lingkungan, dampak terhadap ekonomi masyarakat, perubahan sosial masyarakat.
PENGARUH PENGGUNAAN YOUTUBE TERHADAP INTERAKSI SOSIAL ANAK DENGAN LINGKUNGAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 Yuli Aryuni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2023): volume 8, Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa pandemi covid-19 pembelajaran jarak jauh meningkatkan intensitas penggunaan Youtube pada anak, terutama pada pembelajaran daring yang mengharuskan anak untuk belajar dirumah sehingga membuat anak sering mengakses Youtube. Hal ini membuat anak yang awalnya sering berinteraksi diluar dengan orang-orang, guru, dan teman sebayanya menjadi terpengaruhi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran secara kuantitatif mengenai pengaruh yang diberikan oleh penggunaan Youtube terhadap interaksi sosial anak dengan lingkungannya pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data secara kuesioner, sampel dalam penelitian ini yaitu anak yang berusia 6 sampai 8 tahun, dan selanjutnya analisis data menggunakan statistik untuk menguji hipotesis. Penelitian yang dilakukan di Desa Lhok Timon menemukan bahwa terdapat korelasi atau ada pengaruh yang signifikan antara penggunaan Youtube terhadap interaksi sosial anak dengan lingkungannya selama masa pandemi covid-19, yang artinya bahwa anak yang lebih sering menonton Youtube itu ternyata sangat mempengaruhi interaksi sosial mereka dengan lingkungannya. Kata Kunci: Penggunaan Youtube, Interaksi Sosial Anak, Covid-19, Gampong Lhok Timon
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN PROGRAM SOSIAL KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) (Studi Pada Masyarakat Gampong Mee Peuduek, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya) RIFKY MARTUNIS
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2023): volume 8, Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok Usaha Bersama (KUBE) merupakan salah satu bentuk dari pendidikan nonformal yang dibentuk untuk menjembatani masyarakat dalam mendapatkan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman melalui suatu kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bentuk program Sosial Kelompok Usaha Bersama (KUBE) bagi masyarakat Gampong Mee Peuduek, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya. Dalam menganalisis fenomena tersebut penelitian ini menggunakan teori Community Development oleh Riyadi dan Bratakusumah dengan metode kualitatif pendekatan naratif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Gampong Mee Peuduek dibentuk secara bersama guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu memasuki dunia kerja dan dapat meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Program yang dilaksanakan oleh Kelompok Usaha Bersama Gampong Mee Peuduek yaitu pelatihan menjahit. Namun dari pelatihan ini tidak semua peserta menunjukkan keberhasilan. Keberhasilan program KUBE pada masing-masing peserta tergantung pada usaha menjahit yang telah dibuka oleh mereka. Bagi mereka yang memandang KUBE dengan “keterbatasan”, mereka belum menunjukan keberhasilan dari pelatihan yang diikutinya. Hal ini disebabkan adanya sifat ketergantungan mereka pada dana bantuan sosial, sehingga mereka kecewa Program KUBE tidak memberikan uang namun hanya sekedar pelatihan. Dengan kekecewaan tersebut mereka tidak memiliki motivasi untuk membuka usaha menjahit, sehingga tujuan dari dibentuknya KUBE dalam meningkatkan perekonomian perempuan di Gampong Mee Peuduek tidak terealisasikan pada beberapa peserta. Namun berbeda halnya dengan peserta yang memandang bahwa Program KUBE sangat bermanfaat bagi mereka, karena dengan adanya program ini mereka mendapatkan keterampilan, modal perlengkapan dan peralatan usaha menjahit. Sehingga dengan adanya pandangan tersebut mereka termotivasi untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh- sungguh dan menunjukan keberhasilannya pada usaha menjahit yang telah mereka buka. Dengan dibukanya usaha menjahit tersebut mereka dapat meningkatkan pendapatannya, yang awalnya pendapatan mereka Rp 200.000 - Rp 350.000 perbulan, saat ini Rp 1.000.000 – Rp 5.000.000 perbulan.Kata Kunci: KUBE, Pengembangan Masyarakat, Pembangunan
Eksistensi Mahasiswi Perantauan Blangpidie Pada Penggunaan Aplikasi Tik Tok Drs. Zulfan, M.Hum
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2023): volume 8, Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tik Tok menjadi salah satu aplikasi yang paling digemari oleh pengguna media sosial. Aplikasi Tik Tok menghadirkan efek dan fitur yang mampu menarik pengguna media sosial untuk mencoba. Melalui aplikasi Tik Tok, mahasiswi bisa mengunggah video tentang segala aktivitas dan kreativitas nya, melakukan siaran langsung, membagikan konten, menyukai postingan, dan mengikuti akun-akun pengguna tertentu. Oleh karena proses penggunaan nya yang sangat mudah, banyak mahasiswi perantauan seperti dari Blangpidie yang mencoba menunjukkan keeksistensian nya dengan bermain Tik Tok. Mahasiswi Blangpidie mengeksistensikan diri nya di aplikasi Tik Tok dengan cara mengunggah konten Lypsinc/Dubbing, ikut meramaikan dance challenge, pargoy, dan mengikuti beberapa trend-trend viral Tik Tok sehingga membuat gaya hidup beberapa mahasiswi Blangpidie mengalami perubahan ketika sedang berada di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dan lokasi penelitian dilakukan di Banda Aceh. Sumber data yang di gunakan adalah sumber data primer dan sekunder, dengan teknik pengumpulan data menggunaa metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa motif dari penggunaan aplikasi Tik Tok mahasiswi Blangpidie yaitu, untuk bereksistensi dan mengekspresikan diri, mencari hiburan guna menghilangkan rasa bosan, mendapat pengaruh dari teman, serta ingin menambah pengetahuan dan meningkatkan kreativitas/ketrampilan karena imbas dampak dari corona yang membuat mahasiswi Blangpidie mempunyai banyak waktu luang. Penggunaan aplikasi Tik Tok yang di lakukan oleh mahasiswi Blangpidie dalam mengeksistensikan diri menunjukkan hasil bahwa melalui aplikasi Tik Tok mahasiswi Blangpidie bisa berekspresi dengan bebas, di kenal dan di akui keberadaan nya oleh orang lain baik secara online maupun di dalam kehidupan sosial. Eksistensi mahasiswi Blangpidie dalam penggunaan aplikasi Tik Tok menghasilkan dampak yaitu, membuat mahasiswi Blangpidie mendapat banyak teman dan pengikut, lebih percaya diri, mendapat pengetahuan baru, narsis dan hilang nya rasa malu, serta mengganggu aktivitas lain di dalam kehidupan sehari-hari.Kata Kunci : Eksistensi, Tik Tok, Mahasiswi Blangpidie.ABSTRACT Tik Tok becomes the favorite application by the social media users. Tik Tok application provides interesting effects and features. The college students can upload their activitiy and creativity videos, do live streaming, share the contents, like the posts, and follow certain users accounts. Tik Tok is an easy application, because of that there are so many college students try to show their existence by using Tik Tok, especially the college students from Blangpidie. The college students show their existence by uploading some contents such as lypsinc/dubbing, dance challenge, pargoy, and some viral trends in Tik Tok. As the result, there is a change in the lifestyle of Blangpidie's college students who is living in Banda Aceh. This study was qualitative design with phenomenology approach and located in Banda Aceh. The source of data were primary and secondary data. The data instruments were observation, interview, and documentation. The result of this study showed that the students' motives for using Tik Tok application were showing existence and expressing theirselves, looking for entertainment to let go of boredom, using it because of their friends influence, searching for education videos, and increasing their creativity. It happened because the college students have so many leisure in Corona pandemic. The college students from Blangpidie wanted to show their existence in Tik Tok, for this reason the students revealed that they can expressed theirselves freely and recognized their existence by people both in online or in social life. The impact of this existences were the college students have a lot of new friends and followers, more confident, having new knowledge, selfies and lost shame, and disturbing the other activities in daily life.Keywords: Existences, Tik Tok, Blangpidie’s College Students. 
PERKEMBANGAN PERILAKU REMAJA DISABILITAS (Studi Kasus Interaksi Sosial Siswa Tuna Rungu di SLB Bukesra Banda Aceh) Fathilda Fathilda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2023): volume 8, Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana perkembangan perilaku remaja disabilitas tuna rungu dan upaya yang dilakukan oleh guru sebagai role model dalam meningkatkan perkembangan perilaku remaja disabilitas tuna rungu di SDLB Bukesra Kota Banda Aceh. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan Teori Perkembangan Perilaku  G. Herbert Mead. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa Perkembangan Perilaku Remaja Disabilitas Tuna Rungu di SDLB Bukesra Kota Banda Aceh belum sepenuhnya berkembang. Hal ini dipengaruhi oleh keterlambatan intelektual mereka yang dipengaruhi oleh keterbatasan sehingga menghambat tahap perkembangan mereka, walaupun usia Remaja Tuna Rungu sudah di Tahap Generalizing Stage tetapi perilaku mereka masih di tahap game stage. Upaya yang dilakukan oleh guru sebagai role model (tokoh yang biasanya dijadikan panutan atau contoh)  dalam meningkatkan perkembangan perilaku remaja disabilitas tunarungu di SDLB Bukesra Kota Banda Aceh seperti mengajarkan remaja tuna rungu norma-norma pancasila, mengajarkan sikap menghargai sesama, memberikan pengetahuan-pengetahuan tentang peraturan-peraturan sekolah, mencontohkan kepada remaja tuna rungu bahwa mereka harus berteman dengan semua, membiasakan untuk membagikan bekal makanan kepada sesama, mengadakan pengajian, mengadakan ekstrakurikuler serta melakukan gotong-royong. Kata Kunci: Perkembangan Perilaku, Disabilitas, Tuna Rungu 
ANALISIS KINERJA PEMERINTAH GAMPOENG DI KECAMATAN SYIAH KUALA DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PERMENDESA PDTT 13 TAHUN 2020 M. Yusriansyah M. Yusriansyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 2 (2023): volume 8, Nomor 2, Mei 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

                                                               ABSTRAK Permendesa PDTT 13 tahun 2020 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2021 ditetapkan dengan mengacu pada dua pertimbangan. Pertama, mengurangi dampak sosial dan ekonomi masyarakat serta terhambatnya pembangunan desa akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Kedua, menghadapi ancaman yang membahayakan sistem perekonomian negara dan/atau stabilitas sistem keuangan perlu melaksanakan kebijakan keuangan negara dan stabilitas sistem keuangan untuk penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) termasuk di dalamnya dana desa. Berdasarkan permasalahan yang telah disampaikan di atas dan menyadari pentingnya kinerja Pemerintah Gampoeng maka penulis tertarik untuk meneliti kinerja Pemerintah Gampoeng di Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh yaitu Gampoeng Ie Masen Kaye Adang, Gampoeng Jeulingke, Gampoeng Peurada, Gampoeng Pineung, dan Gampoeng Lamgugob dalam mengimplementasikan Permendesa PDTT 13 Tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Pemerintah Gampong di Kecamatan Syiah Kuala dalam mengimplementasikan Permendesa PDTT 13 Tahun 2020 dan mengindentifikasi faktor penghambat dalam mengimplementasikan Permendesa PDTT 13 Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan teori implementasi dan kinerja yang dapat mempermudah penulis dalam melakukan penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif yang dapat mendukung penulis dalam melaksanakan penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah kinerja pemerintah gampong kurang optimal dikarenakan ada beberapa hambatan yang dihadapi pemerintah gampong seperti kurangnya dukungan masyarakat dalam membantu pemerintah gampong untuk mengimplementasikan PermenDes, banyak juga dari masyarakat gampong tidak percaya dengan adanya COVID-19. Seharusnya Pemerintah Gampong melakukan pengutan sosialisasi kepada masyarakat desa tentang pencegahan dan bahaya COVID-19.  Kata Kunci : Gampoeng, Covid-19, Permendesa, Implementasi ABSTRACTPermendesa PDTT 13 of 2020 concerning priorities for the use of village funds in 2021 is set about two considerations. First, reducing the social and economic impact on the community and the obstruction of village development due to the Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) pandemic. Second, facing threats that endanger the country's economic system and/or financial system stability, it is necessary to implement state financial policies and financial system stability to deal with the Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) pandemic, including village funds. Based on the problems described above and realizing the importance of the performance of the Gampoeng Government, the authors are interested in researching the performance of the Gampoeng Government in the Syiah Kuala District, Banda Aceh City, namely Gampoeng Ie Masen Kaye Adang, Gampoeng Jeulingke, Gampoeng Peurada, Gampoeng Pineung, and Gampoeng Lampgugob in implementing the Village Regulation. PDTT 13 of 2020. This study aims to analyze the performance of the Gampong Government in the Syiah Kuala District in implementing Permendesa PDTT 13 of 2020 and identify the inhibiting factors in implementing Permendesa PDTT 13 of 2020. This study uses implementation and performance theory which can make it easier for the writer to conduct research. This study uses qualitative methods and descriptive approaches that can support the authors in conducting research. The results of this study are that the performance of the gampoeng government is not optimal because there are several obstacles faced by the gampoeng government such as a lack of community support in helping the gampong government to implement the PermenDes, many of the gampoeng people do not believe in the existence of COVID-19. The Gampong Government should have strengthened socialization with village communities about the prevention and dangers of COVID-19. Keywords: Gampoeng, COVID-19, Permendesa, Implementation
KEPUASAN PENDENGAR RADIO SERAMBI FM DALAM MEMPEROLEH INFORMASI COVID-19 MELALUI “PROGRAM BERITA UTAMA DAN LINTAS BERITA” (STUDI MASYARAKAT BANDA ACEH) HAURA FARIZA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 2 (2023): volume 8, Nomor 2, Mei 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar Tingkat Kepuasan Pendengar Radio Serambi FM Program Siaran Berita Utama dan Lintas Berita Masyarakat di Kota Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan uses and gratification theory. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah masyarakat Banda Aceh dari umur 30-40 tahun yang mendengarkan Radio Serambi FM Program Berita Utama dan Lintas Berita dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling yang berjumlah 100 responden. Teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear sederhana menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji t variabel Penggunaan Media Radio (X) dengan nilai thitung (6,345) ttabel (1.984), disimpulkan bahwa variabel Penggunaan Media Radio memiliki pengaruh signifikan terhadap Tingkat Kepuasan Pendengar (Y). Uji Hipotesis, Ho ditolak dan Ha diterima. Dalam penelitian ini Ha adalah adanya kepuasan pendengar Radio Serambi FM dalam memperoleh kebutuhan informasi Covid-19. Selanjutnya hasil uji koefisien determinasi (R) sebesar 0,456 menunjukkan variabel Penggunaan Media Radio, memberikan pengaruh terhadap Tingkat Kepuasan Pendengar sebesar 45,6% dan sisanya sebesar 54,4% dipengaruhi oleh variabel lain seperti media cetak, media elektronik, media sosial, atau pendapat tokoh yang tidak digunakan dalam penelitian ini. Dapat disimpulkan bahwa Penggunaa Media Radio Serambi FM Program Berita Utama dan Lintas Berita berdampak pada Tingkat Kepuasan Pendengar Kota Banda Aceh saat pandemic Covid-19.Kata kunci: Tingkat Kepuasan, Radio Serambi FM, Teori Kegunaan dan Kepuasan
MENELAAH KESIAPAN PEMERINTAH DALAM MENJADIKAN KOTA BANDA ACEH SEBAGAI DESTINASI WISATA HALAL FURQA NURRAHMAN
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 2 (2023): volume 8, Nomor 2, Mei 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wisata Halal merupakan suatu model wisata yang mengedepankan nilai-nilai Islam dalam destinasi wisatanya. Wisata Halal termasuk bagian dari industri pariwisata yang ditujukan untuk wisatawan Muslim. Pelayanan wisatawan dalam pariwisata halal merujuk pada aturan-aturan Islam. Program tersebut didukung dengan disahkannya peraturan khusus Wali Kota Banda Aceh Nomor 17 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Wisata Halal. Peraturan tersebut menjelaskan bahwa wisata halal merupakan suatu kegiatan kunjungan wisata dengan destinasi dan industri pariwisata yang menyediakan fasilitas produk, pelayanan, dan pengelolaan pariwisata yang memenuhi unsur syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesiapan serta hambatan Pemerintah dalam menjadikan Kota Banda Aceh sebagai destinasi wisata halal. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Dalam mengumpulkan data penelitian ini diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan pemerintah dalam penerapan wisata halal di Kota Banda Aceh belum berjalan maksimal sebagaimana mestinya dimana sebagian besar infrastruktur dan akomodasi wisata belum memiliki sertifikasi halal, meskipun dalam pelayanannya sudah menerapkan prinsip Syariat Islam. Upaya untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam penerapan wisata halal di Kota Banda Aceh yaitu mendorong pelaku usaha di sektor pariwisata untuk mengurus sertifikasi, sosialisasi wisata halal di Kota Banda Aceh, penyediaan mushalla dan tempat untuk berwudhu di lokasi wisata, melakukan pembinaan atau sosialisasi kepada pelaku usaha pariwisata, mensosialisasikan kepada wisatawan untuk tidak melanggar aturan syariat islam dan sosialisasi kepada wisatawan menjaga kearifan lokal. Disarankan untuk mengoptimalkan pengelolaan dan pemeliharaan wisata halal di Banda Aceh perlu dilakukan kerjasama dengan lembaga-lembaga/instansi Pemerintah Kota Banda Aceh supaya bersama mendorong dalam mengembangkan pariwisata khususnya wisata halal serta untuk membantu kelancaran pengembangan wisata halal, pemerintah perlu menumbuhkan sikap sadar terhadap pengelolaan sumber daya manusia khusus yang ahli di bidang kepariwisataan. Kata Kunci: Kesiapan, Penerapan, Penyelenggaraan Wisata Halal.
ANALISIS IMPLEMENTASI CORPORATE SOCIAL REAPONSIBILITY (CSR) PT MEDCO MALAKA PADA BIDANG PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP DI KABUPATEN ACEH TIMUR SITI FATIMAH ZAHRA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 2 (2023): volume 8, Nomor 2, Mei 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Medco Malaka sebagai perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas dalam aktivitasnya memberikan dampak negatif seperti kebocoran gas, pencemaran limbah dan bau busuk sehingga berdampak terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar tambang sehingga PT Medco Malaka harus memberikan tanggung jawabnya yaitu melalui program CSR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi program CSR PT Medco Malaka serta faktor pendukung dan penghambatnya implemetasi program CSR PT Medo Malaka pada bidang pengelolaan lingkungan hidup. Penelitian ini menggunakan Green Politics Theory, Konsep Implementasi dan Konsep CSR. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh dalam penelitian melalui wawancara dan studi pustaka untuk memperoleh semua data sekunder yang terdiri dari laporan dan dokumen penting lainnya yang diolah secara kualitatif untuk menghasilkan penjelasan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implemetasi program CSR PT Medco Malaka meliputi upaya penghijauan, revegetasi, pengobatan gratis bagi masyarakat terdampak pencemaran udara dan bantuan bencana alam. Adapun faktor pendukung implementasi program CSR yaitu adanya sumber daya dan komitmen dari perusahaan sedangkan faktor penghambatnya kurang melibatkan masyarakat dan pelaksaan yang tidak merata. Kesimpulan dari penelitian ini adalah beberapa program CSR di bidang pengelolaan lingkungan hidup yang di buat oleh perusahaan belum efektif hal ini ditunjukan dengan masih terjadinya kebocoran gas dari aktivitas perusahaan yang menganggu masyarakat disekitar tambang. Kata Kunci: Implementasi, CSR, Pencemaran Lingkungan

Page 96 of 102 | Total Record : 1018