cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial
ISSN : 25286893     EISSN : 25286871     DOI : -
Core Subject : Social,
gulawentah: Jurnal Studi Sosial with regitered number ISSN : 2528-6893 (print) , e-ISSN : 2528-6871 is scientific journals which publish articles from the fields social science and social science education.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2024)" : 8 Documents clear
Transformasi Desa Samar Menuju Desa Mandiri melalui Optimalisasi Potensi Pertanian, Peternakan, dan Pariwisata Meiji, Nanda Harda Pratama; Triningsih, Luly; Widianto, Ahmad Arif; Pebrianto, Moh; Asshidiqi, Rihlah Khoirunnisa'; Hidayat, Vian Noer Achmad; Putri, Zulfa Meutia
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v9i2.21081

Abstract

Desa Samar, yang terletak di Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur, menunjukkan potensi besar dalam empat sektor utama: pertanian, peternakan, pariwisata, dan energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis potensi masing-masing sektor, serta mengevaluasi kondisi saat ini dan tantangan yang dihadapi dalam pengembangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan literatur review. Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa sektor pertanian memiliki peluang signifikan melalui optimalisasi budidaya komoditas seperti vanili dan cengkeh serta penggunaan pupuk organik. Sektor peternakan menunjukkan potensi untuk meningkatkan nilai tambah produk susu dan madu dengan inovasi dalam pengolahan dan pemasaran. Sektor pariwisata, khususnya agroeduwisata jeruk, memiliki kemampuan untuk menjadi destinasi wisata unggulan, meskipun perlu perhatian dalam pemeliharaan fasilitas pasca-pandemi. Sektor energi, melalui penggunaan kincir air, berfungsi sebagai solusi berkelanjutan untuk kebutuhan penerangan dan pengelolaan sumber daya air. Sajian hasil penelitian berupa peta potensi desa yang menyoroti lokasi strategis dan ikon khas dari setiap sektor, membantu dalam perencanaan dan pengembangan yang lebih terarah. Peta ini memberikan wawasan yang mendalam mengenai area-area potensial, mendukung kebijakan yang lebih akurat dan efektif untuk pengembangan desa. Keberhasilan pengembangan potensi desa Samar sangat bergantung pada pengelolaan yang terorganisir dan pemanfaatan sumber daya secara optimal.
Beauty privilege dan perilaku konsumtif mahasiswi pengguna produk kecantikan Cahyani, Risma Puspita; Hidayat, Medhy Aginta
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v9i2.21208

Abstract

Artikel ini bertujuan menjelaskan perilaku konsumtif mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura pengguna produk kecantikan MS Glow dalam upaya memperoleh beauty privilege(hak istimewa kecantikan).Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan memanfaatkan kerangka teori nilai-tanda (sign-value) dan nilai-simbol (symbolic value) dari Jean Baudrillard sebagai pisauanalisis utama. Beberapa langkah yang dilakukan untuk pengumpulan data yaitu observasi, wawancara-mendalam, serta penelusuran dokumen terkait topik penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku konsumtif para mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura pengguna produk kecantikan MS Glow cenderung dipicu oleh nilai-tanda (sign-value) dan nilai-simbol (symbolic-value) yang disematkan ke dalam produk-produk kecantikan MS Glow, alih-alih oleh nilai-guna (use-value) dan nilai-tukar (exchange-value) produk-produk tersebut. Para mahasiswi dalam penelitian ini sangat memperhatikan penampilan dan kecantikan diri mereka karena didorong oleh hasrat untuk mendapatkan beauty privilege(hak istimewa kecantikan) dalam lingkaran pergaulan terdekatnya. Di sisi lain, dengan menggunakan tanda, simbol dan brandingcitraperempuan yang cantik dan glowing (bersinar), produk-produk kecantikan MS Glowmampu mendorong para mahasiswi penggunanya untuk menjadi lebih konsumtif demi mengejar beauty privilege (hak istimewa kecantikan).
Hubungan dukungan sosial dan health self efficacy pada lansia di Sekolah Lansia Rumah Budaya Bahagia Kota Depok Hayuningsih, Sri; Firdaus, Mu'minatus Fitriati; Apriyanti, Rehulina
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v9i2.21209

Abstract

Lansia merupakan individu dengan usia lanjut yang mengalami proses penuaan terus menerus sehingga berdampak pada kondisi kesehatan dan masalah psikologis. Kenyataan tersebut, membutuhkan keyakinan lansia atas kemampuan yang dimilikinya dalam menjaga kesehatan yang tidak terlepas dukungan dari jaringan sosial. Tujuan dari penelitian ini, secara empiris menguji hubungan dukungan sosial dan health self efficacy pada lansia di Sekolah Lansia Rumah Budaya Bahagia (SLRB) yang bertempat di Kota Depok. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan quota sampling, responden penelitian ini adalah lansia yang aktif mengikuti kegiatan di SLRB berjumlah 40 sampel dengan mengisi instrument penelitian berupa kuesioner. Alat analisis dalam penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS untuk analisis pearson product moment correlation. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan health self efficacy pada lansia di SLRB.
Between Normality and Abnormality: Understanding the Social Support of People with Physical Disabilities Among Family Kafaa, Kafa Abdallah
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v9i2.21211

Abstract

People with physical disabilities in Indonesia face a multitude of challenges, from physical barriers to social stigmas. This study examines the complexities of how people with physical disabilities navigate these challenges, focusing on the role of social support within families. The stigma of disability is often shaped by perceptions of "normal" versus "abnormal," which deeply influence the social support of people with disabilities. By analyzing two case studies in Yogyakarta, Indonesia, this article highlights how differing family perceptions (whether they see the disability as normal or abnormal) affect the nature and effectiveness of the social support provided. The research reveals that families who view disabilities as a normal variation tend to offer more supportive environments, fostering better psychological well-being and greater participation in family life. Conversely, families who perceive disabilities as abnormal often provide less emotional support, negatively impacting the individual’s sense of belonging. This study underscores the importance of shifting societal and familial perceptions to reduce stigma and improve the quality of life for people with physical disabilities. The findings contribute to the ongoing discourse on disability inclusion and provide a foundation for policy recommendations to foster a more supportive and inclusive environment.
Perilaku sosial pecandu alkohol Kota Kupang (Studi perilaku sosial dalam perspektif Skinner) Handayani, Suci
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v9i2.21287

Abstract

Minuman beralkohol seperti sopi dan moke memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di Kota Kupang. Menurut Stevanus, seorang penyuling moke, minuman ini bukan hanya sekadar minuman tetapi juga alat pemersatu masyarakat, Moke juga sering menjadi simbol dalam berbagai ritual adat di NTT. Namun, minuman ini memiliki dampak ganda; selain bermakna dalam budaya, konsumsi moke atau sopi juga berdampak buruk pada kesehatan mental penikmatnya dan memicu permasalahan sosial. Alkohol juga sebagai pemicu utama perkelahian dan tindak kriminal di Kupang. Berdasarkan fenomena ini, peneliti tertarik melakukan kajian “Perilaku Sosial Pecandu Alkohol Kota Kupang (Studi Perilaku Sosial dalam Perspektif Skinner)”. Untuk penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak lingkungan dan budaya mempengaruhi orang untuk menkonsumsi alkohol dan pengaruhnya terhadap perilaku agresif  Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif untuk memahami dan menjelaskan isu-isu rinci terkait fenomena atau situasi yang dihadapi oleh seseorang terkait motivasi dan perilaku, pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan informan, observasi lapangan, serta telaah dokumen yang relevan. Pengambilan data dilakukan pada bulan Maret-September tahun 2024 di kota Kupang. Teknik pengambilan sampel yang diterapkan adalah purposive sampling.  Proses analisis data dilakukan dengan metode tematik, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya, Temuan menunjukkan bahwa konsumsi alkohol, yang lekat dengan norma budaya, memperkuat perilaku agresif dan sulit dihilangkan akibat tekanan sosial, sehingga meningkatkan potensi agresi di masyarakat.
Kesejahteraan: Pengaruh Pengangguran dan Ekspor Netto di Indonesia Mashudi, Mashudi; Sujianto, Agus Eko; Indriyani, Dwita; Puteri, Suci Cahyaning; Asyifyan, Mirza Avicenna; Lukman, Lukman
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v9i2.21406

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu menguji dan menjelaskan pengaruh pengangguran dan ekspor netto terhadap kesejahteraan. Kesejahteraan menjadi perhatian, mengingat keberadaannya yang tidak saja dapat diukur secara ekonomi tetapi juga non ekonomi yaitu pendidikan dan kesehatan. Pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif dipilih untuk menguji hipotesis penelitian. Data terkait variabel penelitian dikumpulkan dari dokumentasi yang dipublikasikan oleh Bank Dunia muali tahun 1990 sampai dengan 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengangguran berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan sehingga hipotesis teruji. Dalam kaitannya dengan ekspor netto, variabel ini berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan sehingga hipotesis teruji. Disarankan kepada peneliti yang akan datang untuk memasukkan variabel moderating misalnya kebijakan pemerintah dalam bentuk pajak mengingat variabel ini berkontribusi terhadap kesejahteraan terutama di tengah pandemi covid-19 beberapa tahun yang lalu.
Fungsi Dan Makna Nilai Ritual Balala Tamakng Masyarakat Etnis Dayak Kanayatn Samosir, Lydia; Bahari, Yohanes; Ramadhan, Iwan; Imran, Imran
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v9i2.21602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi dan makna nilai ritual Balala Tamakng masyarakat etnis Dayak Kanayatn Desa Bagak Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data meliputi reduksi data dan penyajian data. Sedangkan informan dalam penelitian ini terdiri dari empat orang yang memahami Balala Tamakng. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ritual Balala Tamakng dilakukan dalam satu tahun sekali sebagai bentuk permohonan masyarakat kepada Jubata atau Tuhan. Pelaksanaan ritual Balala Tamakng yang dilakukan masyarakat etnis Dayak Kanayatn di Desa Bagak meliputi prosesi awal yang terdiri dari bakomo atau berkumpul, meminta izin kepada leluhur di karamat, dan nganyut di paranyut. Pada prosesi inti masyarakat melaksanakan masa pantang, dan prosesi akhir ritual Balala Tamakng yaitu bungkas sampana. Selain itu, ritual Balala Tamakng juga mempunyai fungsi nilai seperti nilai sosial adanya kerjasama masyarakat setempat, nilai religius sebagai wujud penghormatan dan permohonan kepada leluhur, serta nilai alam sebagai sumber pengharapan dan sumber kehidupan bagi masyarakat etnis Dayak Kanayatn di Desa Bagak. Serta terdapat makna nilai dalam ritual Balala Tamakng yaitu makna alat dan makna bahan. Masyarakat etnis Dayak Kanayatn Desa Bagak mempercayai bahwa semua bahan dan alat peraga yang digunakan saat pelaksanaan
Revitalisasi Wisata Desa Latar Bale Taman Edukasi Sebagai Solusi Peningkatan Ekonomi Berkelanjutan Desa Mulyoarjo I Nyoman Ruja; Wahyuningtyas, Neni; Pebrianto, Moh; Adi, Khofifatu Rohmah; Ramadhani, Novela Wahyu
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v9i2.21666

Abstract

Latar Bale merupakan salah satu program revitalisasi untuk mendukung potensi Desa Mulyoarjo dengan memanfaatkan tanah bengkok atau tanah kepemilikan pihak desa sendiri dengan fokus sebagai desa wisata. Beberapa kendala di Latar Bale taman edukasi ini berupa bau dari limbah udara dari pabrik disekitar kawasan, kurangnya dana desa untuk mendukung perawatan tempat dan sarana prasana, rusaknya beberapa fasilitas, kurangnya pengelola wisata, kurangnya branding promosi wisata, dan ketidak ikut sertakan pihak karang taruna untuk pengembangan wisata menjadi lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi revitalisasi yang tepat dalam mengatasi permasalahan di Latar Bale yang disesuaikan dengan kebutuhan dan solusi yang mumpuni dalam menyelesaikan kendala tersebut. Penelitian ini juga dianalisis dengan menggunakan Teori Pengembangan Pariwisata Berbasis Komunitas atau Community-Based Tourism (CBT) oleh John McKnight dan Jody Kretzmann. Hasil dari penelitian ini berupa solusi dari beberapa kendala yang terjadi, berupa pengelolaan limbah udara, penggalangan dana, perbaikan fasilitas, dan penambahan pengelola wisata secara terstuktur dan terkonsep dengan tepat dan efektif.

Page 1 of 1 | Total Record : 8