cover
Contact Name
Agus Yuniawan Isyanto
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfarhanic@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23564903     EISSN : 25798359     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh.
Arjuna Subject : -
Articles 1,061 Documents
ANALISIS BIAYA, PENDAPATAN DAN R/C USAHATANI SAWI PAHIT (Brassica juncea) (Studi Kasus pada Kelompok Tani Panorama Tani Makmur Desa Karangmukti Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya) Sun Sun Gunawan; Soetoro Soetoro; Sudradjat Sudradjat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 1 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.069 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i1.1600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan pada usahatani sawi pahit per hektar per musim tanam. 2) Besarnya R/C pada usahatani sawi pahit per hektar per musim tanam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus, dengan mengambil kasus pada Kelompok Tani Panorama Tani Makmur yang berada di Desa Karangmukti Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya. Penarikan responden dalam penelitian ini menggunakan sensus terhadap 8 petani sawi pahit.Hasil penelitian menunjukkan bahwa :1) Besarnya rata-rata biaya yang dikeluarkan seluruh petani sawi pahit per hektar per musim tanam adalah sebesar Rp. 11.665.671,54, rata-rata penerimaan yang diperoleh petani sawi pahit per hektar per musim tanam adalah sebesar Rp. 49.560.000,00 dan rata-rata pendapatan petani sawi pahit per hektar per musim tanam adalah sebesar Rp.37.894.328,46.2) Besarnya rata-rata R/C yang diperoleh petani sawi pahit adalah sebesar 4,3 artinya setiap Rp. 1,00 biaya yang dikeluarkan memperoleh penerimaan sebesar Rp. 4,3 dan memperoleh pendapatan sebesar Rp. 3,3 . Sehingga usahatani sawi pahit yang diusahakan oleh Kelompok Tani Panorama Tani Makmur menguntungkan.Kata kunci : Usahatani, sawi pahit.
PENGARUH LUAS LAHAN TERHADAP PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH (Suatu kasus di Desa Jelat Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis). Ara Anggar Andrias; Yus Darusman; Mochamad Ramdan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 1 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.534 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i1.1591

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui : 1) besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan pada usahatani padi sawah di Desa Jelat Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis 2) bagaimana pengaruh luas lahan terhadap produksi dan pendapatan usahatani padi sawah di DesaJelat Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis. Teknik penarikan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik penarikan sampel secara sengaja (purposive sampling), dimana Desa Jelat dipilih atas dasar pertimbangan desa pengahasil padi dengan produktivitas tertinggi pada kecamatan dengan luas lahan paling rendah di Kabupaten Ciamis. Untuk menentukan jumlah sampel responden dengan menggunakan metode simple random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini ditentukan sebanyak 20 persen dari 184 populasi petani padi atau sebanyak 37 responden yang mengusahakan tanaman padi.Berdasarkan penelitian dapat diketahui : 1) rata-rata biaya yang digunakan oleh petani padi di Desa Jelat Kecamatan Baregbeg adalah sebesar Rp 2.794.194,87 per satu kali musim tanam, dengan penerimaan sebesar Rp 5.165.362,16, dan pendapatan sebesar Rp. 2.371.167,29. Luas lahan (X), berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi dan pendapatan usahatani padi di Desa Jelat Kecamatan Baregbeg, sebesar 0,999.Kata kunci : Produksi, Pendapatan, Usahatani
ANALISIS PENDAPATAN AGROINDUSTRI TAHU (Studi Kasus Pada Perusahaan Tahu Pusaka di Desa Simpang Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya) Nursalis Nursalis; Dini Rochdiani; Fitri Yuroh
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 1 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.438 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i1.1614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Besarnya biaya yang dikeluarkan pada perusahaan tahu dalam satu kali proses produksi, 2) Besarnya pendapatan dan dari perusahaan tahu dalam satu kali proses produksi, 3) Besarnya R/C pada agroindustri tahu pada satu kali proses produksi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Simpang Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya dengan menggunakan Metode Studi Kasus. Data yang diperoleh dianalisis secara deskritip kuantitatif. Analisis dilakukan dalam satu kali proses produksi selama satu hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa :1. Besarnya biaya produksi rata-rata yang diperlukan oleh perajin tahu yang ada di Desa Simpang Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya sebesar RP.4.262.280,49 pada satu kali proses produksi.2. Pendapatan rata-rata yang diperoleh perajin adalah sebesar Rp. 4.161.719,51 pada satu kali proses produksi, dan penerimaan rata-rata yang diperoleh perajin adalah sebesar Rp. 8.424.000,00 pada satu kali proses produksi.3. Besarnya nilai R/C adalah sebesar 2,02 artinya setiap Rp. 1,00 biaya yang dikeluarkan diperoleh penerimaan sebesar 2,02 dan memperoleh pendapatan atau keuntungan sebesar 1,02.Kata Kunci : Pendapatan , Agroindustri, Tahu
ANALISIS TITIK IMPAS USAHATANI JAMUR TIRAM (Pleurotus ostreatus) (Studi Kasus di Desa Margaluyu Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis) Bif Hamzah Wiliam; Yus Rusman; Cecep Pardani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 1 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.388 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i1.1605

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui : 1) Besarnya biaya dan pendapatan pada usahatani jamur tiram persatu kali proses produksi di Desa Margaluyu Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis. 2) Besarnya titik impas nilai penerimaan, titik impas volume produksi, dan titik impas harga pada usahatani jamur tiram per satu kali proses produksi di Desa Margaluyu KecamatanCikoneng Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan mengambil kasus di Desa Margaluyu Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis, Dalam penelitian ini yang menjadi responden adalah para petani jamur tiram, pengambilan sampel dilakukan secara sensus, dimana jumlah petani jamur tiram di Desa Margaluyu Kecamatan Cikoneng sebanyak 3 orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Biaya usahatani jamur tiram dalam satu kali proses produksi Rp.37.846.091,13 atau Rp.37.846,09 per meter persegi, diperoleh produksi 11.000 kilogram sehingga diperoleh penerimaan sebesar Rp.110.000.000 atau Rp.110.000 per meter persegi, dan memperoleh pendapatan sebesar Rp.72.153.908,87 atau 72.153,91 per meter persegi.2) Titik impas penerimaan sebesarRp.9.483.459,90, titik impas volume produksi sebanyak 948,35kg, dan titik impas harga Rp.3.440,55 per kilogram.Kata Kunci : Ushatani, Jamur, Tiram
DAMPAK GERAKAN PENERAPAN PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (GP-PTT) TERHADAP TINGKAT PENERAPAN TEKNOLOGI PTT PADA USAHATANI PADI SAWAH (Oryza sativa L.) (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Wanajaya di Desa Sirnajaya Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis) Ismayanti Ismayanti; Yus Rusman; Sudradjat Sudradjat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 1 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.55 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i1.1596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Tingkat Penerapan Teknologi PTT sebelum dan sesudah petani mengikuti GP-PTT ; (2) Dampak Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP-PTT) terhadap Tingkat Penerapan Teknologi PTT pada usahatani padi sawah (Oryza sativa L.) Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus yang penentuan lokasinya dilakukan secara sengaja (purposive) pada Kelompok Tani Wanajaya Di Desa SirnajayaKecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis. Analisis data untuk mengetahui Tingkat Penerapan Teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu terhadap penerapan teknologi PTT sebelum dan sesudah petani mengikuti GP-PTT dianalisis secara deskriptif kualitatif, sedangkan untuk mengetahui dampak GP-PTT terhadap tingkat penerapan teknologi PTT pada usahatani padi sawah, dianalisis menggunakan pendekatan statitiska non parametrik yaitu uji tanda sign test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa :1. Tingkat penerapan teknologi PTT sebelum mengikuti GP-PTT termasuk kedalam kategori sedang, sedangkan setelah mengikuti GP-PTT termasuk kedalam kategori tinggi.2. Kegiatan GP-PTT memberikan dampak positif yang nyata terhadap tingkat penerapan teknologi PTT pada usahatani padi sawah (Oryza sativa L.).Kata Kunci : Dampak, GP-PPT, Padi, PTT, Ciamis
ANALISIS SALURAN KELAPA (Suatu Kasus di Desa Karangkamiri Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran) Wadin Wadin; Soetoro Soetoro; Tito Hardiyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 1 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.88 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i1.1610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Saluran pemasaran kelapa di Desa Karangkamiri Kecamatan Langkaplancar kabupaten Pangandaran. (2) Besarnya marjin dan biaya pemasaran pada masing-masing lembaga pemasaran kelapa di Desa Karangkamiri Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran (3) Besarnya bagian harga yang diterima petani (farmer’s share) kelapa.Penelitian ini dilaksanakan di Desa karangkamiri Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran dengan menggunakan survai. Responden petani diambil secara acak sederhana (simple random sampling) diteliti sebanyak 30 orang atau 15 persen dari 202 petani, sedagkan untuk sampel lembaga pemasaran diambil dengan cara snowball sampling terhadap 1 orang pedagang pengumpul, dan 1 orang pedagang besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)Terdapat satu saluran pemasaran kelapa di Desa Karangkamiri Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran yaitu, Petani – Pedagang Pengumpul – Pedagang Besar – Konsumen Akhir Industri. 2) Marjin pemasaran kelapa di tingkat pedagang pengumpul Rp. 1.000,00 per butir, biaya sebesar Rp. 475,00 per butir dan keuntungan sebesar Rp. 525,00, per butir sedangkan marjinpemasaran kelapa di tingkat pedagang besar yaitu Rp. 500,00 per butir, biaya sebesar Rp. 200,00 per butir dan keuntungan sebesar Rp. 300,00 per butir. 3) Farmer’s share atau bagian harga yang diterima petani adalah 66,67 persen dari harga yang dibayarkan konsumen.Kata kunci : Saluran pemasaran, kelapa
ANALISIS AGROINDUSTRI GULA SEMUT (Studi Kasus Pada Perajin Pandawa I di Desa Pamijahan Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya) Susan Irawan; Dedi Herdiansah Sujaya; Cecep Pardani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 1 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.306 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i1.1601

Abstract

Tanaman aren banyak terdapat dan tersebar di seluruh nusantara, khususnya di daerah-daerah perbukitan yang lembab. Pohon aren merupakan pohon yang menghasilkan bahan-bahan baku industri penelitian ini bertujuan mengetahui : 1) Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan agroindustri gula semut pada seorang perajin Pandawa I di Desa Pamijahan Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya dalam satu kali proses produksi. 2) Besarnya R/Cagroindustri gula semut pada seorang perajin Pandawa I di Desa Pamijahan Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya dalam satu kali proses produksiJenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus, pada perajin Pandawa I di Desa Pamijahan Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Biaya produksi yang dikeluarkan pada agroindustri gula semut adalah sebesar Rp. 181.175,37 per satu kali proses produksi, Penerimaan sebesar Rp. 325.000,00 per satu kali proses produksi, Pendapatan sebesar Rp. 143.824,63 per satu kali proses produksi. 2) R/C sebesar 1,48 per satu kali proses produksi, artinya setiap pengeliaran Biayasebesar Rp. 1 dapat memberikan penerimaan sebesar Rp. 1,48 sehingga memperoleh pendapatan sebesar Rp. 0,48 Maka usaha gula semut pada seorang perajin Pandawa I di Desa Pamijahan Kecmatan Bantarkalong dapat menguntungkan dan layak untuk diusahakan.Kata kunci : Agroindustri, Gula Semut.
ANALISIS USAHATANI JAGUNG (Zea mays L.) VARIETAS BISI 2 (Suatu Kasus di Desa Bunter Kecamatan Sukadana Kabupaten Ciamis) Arie Surtiadi; Dini Rochdiani; Muhammad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 1 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.862 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i1.1592

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis: 1) Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan usahatani jagung di Desa Bunter Kecamatan Sukadana Kabupaten Ciamis. 2) Besarnya R/C pada usahatani jagung di Desa Bunter Kecamatan Sukadana Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai di Desa Bunter Kecamatan Sukadana Kabupaten Ciamis. Jumlah petani yang diijadikan responden sebanyak 30petani, yaitu 20 persen dari jumlah anggota populasi sebanyak 147 orang petani dengan menggunakan metode acak sederhana (simple random sampling).Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Usahatani jagung dalam satu kali musim tanam petani mengeluarkan biaya sebesar Rp. 2.484.362,13, produksi 2.204,37 kg sehingga diperoleh penerimaan sebesar Rp. 6.613.100, dan pendapatan sebesar Rp, 4.128.737,87. 2) Besarnya nilai R/C usahatani jagung adalah 2,3 artinya dari setiap Rp, 1,00 biaya yang dikeluarkan maka diperoleh penerimaan sebesar 2,3, dan pendapatan sebesar 1,3.Kata Kunci : Usahatani, Jagung
ANALISIS MARJIN PEMASARAN UBI KAYU (Manihot Utilissima) (Suatau Kasus di Desa Margajaya Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis) Neni Nirwana; Dini Rochdiani; Sudradjat Sudradjat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 1 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.902 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i1.1615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran ubi kayu mulai dari produsen sampai ke konsumen, besarnya marjin, biaya dan keuntungan pemasaran ubi kayu antar lembaga perantara dan persentase harga yang diterima petani (farmer’s share) dalam pendistribusian ubi kayu di DesaMargajaya Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis. Sampel petani diambil dengan menggunakan metode acak sederhana. Dari anggota populasi petaniubi kayu sebanyak 274 yang diambil 15 persen yaitu 41 orang responden. Sedangkan sampel lembaga pemasaran menggunakan snowballs sampling method.Hasil penelitian menunjukkan:1. Terdapat satu saluran pemasaran ubi kayu dari petani produsen yang ada di Desa Margajaya sampai ke konsumen yaitu: Petani - Pedagang Pengumpul - Konsumen Industri.2. Besarnya marjin pemasaran pada pedagang pengumpul adalah sebesar Rp. 300,- per kilogram. Biaya pemasaran pada pedagang pengumpul sebesar Rp. 174,99 per kilogram. Keuntungan yang diperoleh pedagang pengumpul sebesar Rp. 125,01 per kilogram.3. Bagian harga yang diterima petani atau farmer’s share adalah sebesar 75 persen dari harga jual ubi kayu yang dijual petani sebesar Rp. 900,- per kilogram dan harga jual pedagang Pengumpul Rp. 1.200,- per kilogram.Kata Kunci : Marjin Pemasaran, Ubi Kayu
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI SAWI HIJAU (Brassica juncea L.) DENGAN SISTEM HIDROPONIK NFT (Nutrient Film Technique) (Studi Kasus Pada Seorang Petani Sayuran Hidroponik di Desa Neglasari Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis) Denda Zainul Arifin; Dini Rochdiani; Zulfikar Noormansyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 1 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.445 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i1.1606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Kelayakan finansial usahatani sawi hijau sistem hidroponik pada seorang petani sayuran di Desa Neglasari Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis (2) Payback Periode usahatani sawi hijau sistem hidroponik pada seorang petani sayuran hidroponik di Desa Neglasari Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis. Penelitian ini berlangsung pada bulan April 2017 yang berlokasi di Desa Neglasari Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus pada seorang petani sayuran di Desa Neglasari Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis. Sampel yang diambil dengan cara purposive sampling pada seorang petani sayuran hidroponik dengan pertimbangan satu-satunya petani sawi hijau hidroponik di Desa Neglasari Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani sawi hijau dengan sistem hidroponik NFT (Nutrient Film Tecnique) Seorang Petani Sayuran Hidroponik di Desa Neglasari Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis dinyatakan layak diusahakan dengan nilai NPV yang diperoleh adalah sebesar Rp. 1.982.444, Net B/C 1,20, Gross B/C 1,09, IRR 15,96%. Payback periode (PP)dari investasi yang telah dikeluarkan dalam usahatani sawi hijau (Brasicca juncea L.) Dengan Sistem Hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) adalah 3 tahun 2 bulan 2 hari.Kata Kunci : Usahatani, Sawi Hijau, Hidroponik, NFT

Page 13 of 107 | Total Record : 1061