cover
Contact Name
Agus Yuniawan Isyanto
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfarhanic@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23564903     EISSN : 25798359     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh.
Arjuna Subject : -
Articles 1,061 Documents
ANALISIS KINERJA DAN NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI TAHU DI KECAMATAN BAREGBEG KABUPATEN CIAMIS Dzulfikar, Rifky Fauzi; Noor, Trisna Insan; Andrie, Benidzar M
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12378

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Besarnya penerimaan dan pendapatan agroindustri tahu di Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis, 2) Kinerja agroindustri tahu di Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis, dan 3) Besarya nilai tambah tahu di agroindustri tahu Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis menggunakan metode penelitian survei dan sampel penelitian adalah purvosive sampling dimana terdiri dari 2 agroindustri tahu di Kecamatan Baregbeg yaitu agroindustri tahu Sawargi dan agroindustri tahu Pak Ateng. Data yang diperoleh dianalisis dan di deskripsikan secara kualitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa 1) Besarnya biaya produksi yang dikeluarkan agroindustri tahu sawargi adalah sebesar Rp. 8.245.876,19 dan untuk agroidnustri tahu Pak Ateng sebesar Rp. 2.359.502,63 2) Besarnya penerimaan agroindustri tahu Sawargi adalah Rp. 9.705.000,00 dan untuk agroindustri tahu Pak Ateng adalah sebesar Rp. 2.910.000,00, 3) Besarnya pendapatan yang diperoleh agroindustri tahu Sawargi adalah sebesar Rp. 1.459.123,81 dan untuk agroindustri tahu Pak Ateng adalah sebesar Rp 550.497,37, 4) Kinerja agroindustri tahu di Kecamatan Baregbeg sudah termasuk baik karena mulai dari produktivitas, kapasitas, kualitas produk, felksibilitas, dan kecepatan proses sudah memenuhi nilai standar yang diperlukan agroindustri, 5) Nilai tambah agroindustri tahu di Kecamatan Baregbeg untuk agroindustri tahu Sawargi yaitu Rp. 6.338,4 per kilogram dengan rasio nilai tambah 33,01% dan untuk agroindustri tahu Pak Ateng yaitu Rp. 6.744,48 per kilogram dengan rasio nilai tambah sebesar 35,12%.Kata Kunci: Agroindustri Tahu, Kinerja, Nilai Tambah
PROFITABILITAS DAN NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI GULA SEMUT AREN DI DESA SUKAHARJA KECAMATAN SARIWANGI KABUPATEN TASIKMALAYA Maisa, Tina; Rochdiani, Dini; Andrie, Benidzar M.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i1.11275

Abstract

Wilayah Kecamatan Sariwangi merupakan salah satu daerah penghasil usaha gula semut aren yang ada di Kabupaten Tasikmalaya. Usaha pengolahan gula semut aren telah berjalan lebih dari delapan tahun. Karena Agroindustri ini merupakan satu-satunya industri gula semut aren yang ada di Kecamatan Sariwangi, maka peneliti tertarik untuk melihat kelayakan usaha melalui pendekatan profitabilitas yang merupakan perbandingan antara laba dan modal serta nilai tambah yang merupakan selisih antara biaya input dan nilai output. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai profitabilitas dan nilai tambah serta biaya, penerimaan dan pendapatan gula semut aren. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus, dan alat analisis rasio profitabilitas dan nilai tambah. Teknik purposive sampling, dengan kriteria bahwa agroindustri ini memproduksi gula semut aren dengan produksi langsung dari nira aren diolah menjadi gula semut aren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Biaya produksi yang dikeluarkan oleh agroindustri ini  Rp 947.980,00,- per satu kali produksi. Penerimaan usaha ini adalah Rp 1.245.000/satu kali produksi dengan produksi 25 kg. Harga jual Rp 15.000,-/bungkus dan Rp 40.000,-/kg. Pendapatan yang diperoleh Rp 297.020,00,-/satu kali produksi. 2) Nilai profitabilitas yang diperoleh dalam satu kali produksi yaitu 23,857 persen. 3) Nilai tambah yang diperoleh agroindustri dalam satu kali proses produksi yaitu Rp. 7.189,- dengan rasio nilai tambahnya 28,756 persen. Artinya, bahwa usaha agroindustri gula semut aren memperoleh keuntungan dan layak untuk dikembangkan.
PENERAPAN ETIKA BISNIS DAN BAURAN PEMASARAN PADA UMKM SARI RASA BAKERY DI DESA MANGKUBUMI KECAMATAN SADANANYA KABUPATEN CIAMIS Rozak, Elmira Syahdanabila; Heryadi, D Yadi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12762

Abstract

Sebuah perusahaan dapat dijamin keberlangsungan usahanya dalam jangka panjang jika para stakeholder konsisten menerapkan etika bisnis. Keberlangsungan usaha juga dapat dipengaruhi oleh penerapan strategi pemasaran salah satunya dengan bauran pemasaran. Salah satu UMKM yang menerapkan etika bisnis dan bauran pemasaran adalah Sari Rasa Bakery. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui dan mengidentifikasi penerapan etika bisnis pada usaha Sari Rasa Bakery di Desa Mangkubumi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis; 2) Mengetahui dan mengidentifikasi bauran pemasaran pada usaha Sari Rasa Bakery di Desa Mangkubumi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis. Metode penelitian ini adalah studi kasus. Sampel diambil secara purposive atau sengaja dengan pertimbangan bahwa Sari Rasa Bakery aktif melakukan produksi dan memiliki banyak karyawan. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi dan wawancara. Data yang terkumpul mengenai penerapan etika bisnis dan bauran pemasaran kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sari Rasa Bakery telah menerapkan etika bisnis terhadap stakeholder dan menerapkan prinsip-prinsip etika bisnis, meskipun masih terjadi tindak pencurian yang melanggar prinsip kejujuran. Sari Rasa Bakery juga menerapkan strategi bauran pemasaran, meskipun pada aspek promosi belum dimaksimalkan.
ANALISIS USAHA PEMBESARAN IKAN GURAMI (Osphronemus gourami Lac.) DI DESA CIHARALANG KECAMATAN CIJEUNGJING KABUPATEN CIAMIS Dewi, Lusiyena; Sudrajat, Sudrajat; Kurnia, Rian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12092

Abstract

Ikan gurami merupakan ikan asli Asia Tenggara yang penyebarannya meliputi beberapa wilayah Indonesia seperti Pulau Jawa, Sumatra dan Kalimantan. Pembudidaya ikan gurami di Desa Ciharalang Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis ini memiliki beberapa kendala, salah satunya adalah pembudidaya belum pernah melakukan perhitungan biaya-biaya yang dikeluarkan, penerimaan, pendapatan dan juga R/C selama proses produksi secara terperinci. Usaha pembesaran ikan gurami di Desa Ciharalang Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis dipilih sebagai lokasi penelitian, karena di Desa tersebut membudidayakan ikan gurami secara khusus terutama pada usaha pembesarannya. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Ciharalang Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan pada usaha pembesaran ikan gurami gurami per satu kali proses produksi di Desa Ciharalang Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis. 2) R/C pada usaha pembesaran ikan gurami di Desa Ciharalang Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Data yang diperoleh terdiri dari data primer dan data sekunder. Penarikan sampel dilakukan secara sampling jenuh pada pengusaha pembesaran ikan gurami. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Besar rata-rata biaya pada usaha pembesaran ikan gurami di Desa Ciharalang Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis dalam satu kali proses produksi sebesar Rp. 161.656.870,85, besarnya rata-rata penerimaan yang diperoleh Rp. 319.653.000, dan rata-rata pendapatan yang diperoleh sebesar Rp. 157.996.114,15. 2) Rata-rata R/C pada usaha pembesaran ikan gurami di Desa Ciharalang Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis adalah sebesar 1,87.
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI PADI KETAN HITAM LOKAL (Studi Kasus Di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya) Ahmad, Miftah; Isyanto, Agus Yuniawan; Aziz, Saepul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.11992

Abstract

ABSTRAK penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan usahatani padi ketan hitam lokal per hektar dalam satu kali musim tanam di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya, (2) Besarnya nilai R/C usahatani padi ketan hitam lokal per hektar dalam satu kali musim tanam di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendataan studi kasus pada petani ketan hitam lokal di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya dengan jumlah petani padi ketan hitam lokal sebanyak 50 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Rata-rata biaya total usahatani padi ketan hitam lokal di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya per hektar dalam satu kali musim tanam Rp 7.461.732,00. Rata-rata penerimaan usahatani padi ketan hitam lokal di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya per hektar dalam satu kali musim tanam Rp 25.280.000,00,  sehingga mendapatkan rata-rata pendapatan Rp 17.818.268,00, per hektar dalam satu kali mudim tanam. 2) R/C usahatani padi ketan hitam lokal di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya per hektar dalam satu kali musim tanam yaitu 3,27. Setiap biaya yang dikeluarkan Rp 1, maka akan mandapatkan penerimaan Rp 3,27 sehingga akan mendapatkan pendapatan Rp 2,27 dan usahatani padi ketan hitam layak untuk diusahakan karena nilai R/C nya lebih dari Rp 1. Maka usahatani padi ketan hitam lokal di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya layak untuk diusahakan.Kata kunci : Biaya, Penerimaan, Pendapatan, Usahatani.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DENGAN PERAN PELAKU AGRIBISNIS JAGUNG DI KECAMATAN CISAGA KABUPATEN CIAMIS Sumarni, Neni; Setiawan, Iwan; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12554

Abstract

Pengembangan jagung hibrida di desa dan kecamatan sentra produksi di Kabupaten Ciamis tidak hanya sebatas peningkatan produksi dan produktifitas melalui perbaikan teknik budidaya dan penggunaan input produksi. Sebagai komoditas yang multifungsi dan multiguna, jagung hibrida seharusnya dikembangkan dari hulu sampai hilir berdasarkan kerangka sistem agribisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat karakteristik pelaku agribisnis jagung, peran pelaku agribisnis jagung dalam sistem agribisnis dan hubungan antara karakteristik pelaku agribisnis jagung dengan peran pelaku agribisnis jagung di Kecamatan Cisaga. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Survey dilakukan di Kecamatan Cisaga terhadap 44 anggota kelompok tani yang diambil secara simple random sampling dari 180 orang populasi. Data primer yang dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner kemudian ditabulasi dan dianalisis secara statistik deskriptif dan korelasi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat karakteristik pelaku agribisnis jagung di Kecamatan Cisaga berada pada kategori tinggi (56,82%). Tingkat peran pelaku agribisnis  berada pada kategori tinggi (65,91%). Terdapat hubungan yang nyata antara tingkat karakteristik pelaku agribisnis jagung dengan peran pelaku agribisnis jagung di Kecamatan Cisaga. Artinya, semakin tinggi tingkat karakteristik pelaku agribisnis jagung maka semakin tinggi pula tingkat peran pelaku agribisnis jagung yang dikembangkan petani untuk peningkatan produktivitas, pendapatan dan nilai tambah di Kelompok tani di Kecamatan Cisaga. Kata Kunci : karakteristik, peran, agribisnis, jagung
NILAI TAMBAH (Value Added) AGROINDUSTRI EMPING MELINJO DI DESA SELASARI KECAMATAN KAWALI KABUPATEN CIAMIS Wahidayana, Wanda; Rochdiani, Dini; Aziz, Saepul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.10096

Abstract

Penelitian dilaksanakan pada agroindustri emping melinjo di Desa Selasari Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Berapa besarnya  pendapatan Agroindustri Emping melinjo di Desa Selasari Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis 2) Berapa Nilai Tambah Agroindustri Emping Melinjo di Desa Selasari Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantatif. Biaya total yang dikeluarkan dalam agroindustri emping melinjo dalam per satu kali proses produksi pada agroindustri emping melinjo  di Desa Selasari Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis yaitu sebesar Rp 6.757.566 dengan penerimaan  Rp 8.400.000 dan rata rata  pendapatan perbulan Rp 1.642.434  Rasio nilai tambah yang diperoleh dalam agroindustri emping melinjo di Desa Selasari Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis  sebesar 53%. Kata Kunci : Nilai Tambah, Agroindustri, dan Emping Melinjo
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN KARET MENJADI LAHAN KELAPA SAWIT DI KECAMATAN LUBUK BATANG KABUPATEN OGAN KOMERING ULU Nurdiya, Wahyu; Septianita, Septianita; Ogari, Putri Ayu
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i1.12547

Abstract

Kajian ini memiliki arahan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani terhadap alih fungsi lahan karet menjadi lahan kelapa sawit di kecamatan lubuk batang kabupaten ogan komering ulu. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dimana penelitian menggunakan analisis regresi biner logistik. Data diperoleh dengan teknik wawancara kepada responden yang ada dalam sampel menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang dipersiapkan sebelumnya. Hasil penelitian ini yaitu faktor-faktor yang berpengaruh signifikan dalam keputusan konsumen terhadap alih fungsi lahan yaitu variabel modal (X1), variabel pendapatan (X2), variabel harga (X3) dan variabel luas lahan (X4).ABSTRACT This study has directions to find out the factors that influence farmers' decisions regarding the conversion of rubber land to oil palm land in Lubuk Batang sub-district, Ogan Komering Ulu district. This research method was carried out using a quantitative method where the research used binary logistic regression analysis. The data were obtained by interviewing the respondents in the sample using a questionnaire as a data collection tool that had been prepared beforehand. The results of this study are the factors that have a significant influence on consumer decisions on land conversion, namely the capital variable (X1), income variable (X2), price variable (X3) and land area variable (X4). 
ANALISIS PENGADAAN BAHAN BAKU KEDELAI PADA AGROINDUSTRI TAHU DI DESA TONJONG KECAMATAN PANCATENGAH KABUPATEN TASIKMALAYA Maharani, Santi -; Noor, Trisna Insan; Aziz, Saepul -
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12070

Abstract

Kedelai merupakan komoditas kacang-kacangan dengan penghasil terbanyak di Kecamatan Pancatengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengadaan bahan baku kedelai pada agroindusri tahu di Desa Tonjong Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya. Jenis peneltian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara sensus atau sampling jenuh. Lokasi penelitian pada agroindustri tahu di Desa Tonjong Kecamatan Pancatengah. Sampel pada penelitian ini yaitu seluruh agroindustri tahu yang ada di Desa Tonjong yaitu sebanyak 2 agroindustri tahu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh agroindustri yang ada di Desa Tonjong telah melakukan kegiatan pengadaan bahan baku dengan enam komponen yaitu waktu, tempat, harga, jenis, kualitas, kuantitas, sudah sesuai dengan harapan masing – masing agroindustri.
EFISIENSI PEMASARAN JAMUR TIRAM PUTIH DI DESA PETIRHILIR KECAMATAN BAREGBEG KABUPATEN CIAMIS Aulia, Ayu; Setia, Budi; Kurnia, Rian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i1.11832

Abstract

Jamur tiram putih merupakan jamur yang banyak dibudidayakan di Desa Petirhilir produksi per harinya dapat mencapai 15 kilogram. Tetapi, masih terdapat permasalahan dalam proses pemasarannya seperti belum jelasnya saluran pemasaran yang paling efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran pemasaran, marjin pemasaran, biaya pemasaran, keuntungan,  farmer’s share dan efisiensi pemasaran jamur tiram putih. Pengambilan sampel petani dilakukan dengan cara purposive sampling yaitu bapak Dani Ramdani yang menjadi satu- satunya petani jamur tiram putih, sedangkan sampel pedagang dilakukan dengan cara snowball sampling terdiri dari pedagang besar 1 orang dan pengecer 5 orang. Lokasi penelitian di Desa Petirhilir Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh kesimpulan: (1) Pemasaran jamur tiram putih organik di Desa Petirhilir terdiri dari 2 saluran pemasaran; (2)Saluran I memiliki total biaya    pemasaran Rp 500/kg, margin pemasaran Rp 4.000/kg, dan keuntungan pemasaran Rp 3.500/kg. Sedangkan, Saluran II total biaya pemasaran Rp 1.700/kg, margin pemasaran Rp 7.000/kg, dan keuntungan pemasaran Rp 5.300/kg. (3) Saluran I memiliki nilai Farmer’s share .78,9% lebih tinggi dari saluran II yakni 68,18% (4) Efisiensi pemasaran jamur tiram putih pada setiap saluran pemasaran di Desa Petirhilir sudah efisien (EP 3% - 33% = Efisien), dimana saluran I merupakan yang palung efisien dengan nilai 2,27% lebih rendah dibandingkan saluran II dengan nilai 7,73%.

Page 83 of 107 | Total Record : 1061