cover
Contact Name
Agus Yuniawan Isyanto
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfarhanic@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23564903     EISSN : 25798359     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh.
Arjuna Subject : -
Articles 1,061 Documents
HUBUNGAN ANTARA PERAN KELOMPOK PENANGKAR DENGAN KAPASITAS PETANI PENANGKAR BENIH PADI DI KABUPATEN CIAMIS Sopiah, Pipin; Nuryati, Rina; Mutolib, Abdul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.15165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kelompok penangkar benih dengan kapasitas petani penangkar benih padi di Kabupaten Ciamis yang bermitra dengan CV PTSC dalam pemasaran benih padi, serta menganalisis hubungan antara peran kelompok penangkar benih dengan kapasitas petani penangkar benih  padi di Kabupaten Ciamis. Metode penelitian menggunakan metode survei. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive di Kecamatan Lakbok, Banjarsari, Banjaranyar dan Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis. Penentuan sampel dengan metode proportional random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji Korelasi Rank Spearman dan uji Korelasi Kendall’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kelompok penangkar benih sebagai kelas belajar, wahana kerjasama dan unit produksi termasuk kategori tinggi.  Kapasitas petani penangkar benih padi meliputi penguasaan inovasi teknologi, persiapan budidaya, penerapan komponen teknologi, berorientasi pemasaran hasil, menjalin kemitraan dan keberlanjutan usaha termasuk kategori tinggi. Analisis korelasi peran kelompoktani sebagai kelas belajar dengan kapasitas petani penangkar benih padi berkorelasi rendah, peran kelompoktani sebagai wahana kerjasama  dan sebagai unit produksi dengan kapasitas petani penangkar benih padi berkorelasi sedang. Berdasarkan hasil uji korelasi Kendall terdapat hubungan yang siginifikan antara peran kelompok penangkar dengan kapasitas petani penangkar benih padi di Kabupaten Ciamis.
ANALISIS EFISIENSI SERTA BREAK EVENT POINT KERIPIK BELEDAG (STUDI KASUS PADA AGROINDUSTRI “DUA PUTRA” DI DESA AWILUAR KECAMATAN LUMBUNG KABUPATEN CIAMIS) Nurjaman, Hasnan Habib; Yusuf, Muhamad Nurdin; Setia, Budi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.10646

Abstract

ABSTRAKAgroindustri pada usaha skala kecil ataupun rumah tangga menjadi salah satu agroindustri yang dapat mendukung perekonomian Indonesia menuju perubahan dari sektor pertanian ke basis ekonomi non pertanian. Adanya suatu inovasi pada sebuah bahan baku maka akan memberikan nilai tambah. Keripik beledag merupakan produk olahan yang menggunakan bahan baku singkong. Penelitian ini dilaksanakan di agroindustri keripik beledag “Dua Putra” yang bertujuan untuk mengetahui: (1) besarnya biaya penerimaan, pendapatan dan efisiensi keripik beledag “Dua Putra”, juga untuk mengetahui: (2) besarnya BEP dari agroindustri keripik beledag “Dua Putra”. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan teknik pengambilan sample purposive sampling. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data berupa wawancara dengan instrument kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui nilai tambah yang diperoleh dari produksi keripik beledag “Dua Putra” yaitu (1) biaya produksi Rp 1.585.679,72, biaya penerimaan Rp 3.240.000.00, dan memperoleh pendapatan Rp 1.654.320,28, sehingga nilai efisiensi yaitu 2,04 sehingga layak untuk diusahakan karena nilai efisiensi nya lebih dari Rp 1. (2) Break Event Point volume produksi usaha agroindustri keripik beledag yang diperoleh sebesar 72 kg, artinya agroindustri keripik beledag akan mengalami titik impas jika produksi yang diperoleh sebesar 35,24 kg. BEP harga sebesar Rp. 45.000, dalam arti usaha agroindustri keripik beledag mengalami titik impas apabila harga per kg yaitu Rp 22.000.Kata Kunci: Agroindustri, Efisiensi, Break Event Point (BEP) ABSTRACTAgro-industry in small or household scale businesses is one of the agro-industry that can support the Indonesian economy towards a change from the agricultural sector to a non-agricultural economic basis. The existence of an innovation in a raw material will provide added value. Beledag chips are processed products that use cassava as raw material. This research was conducted in the "Dua Putra" beledag chip agroindustry which aims to determine: (1) the cost of acceptance, income and efficiency of the "Dua Putra" beledag chips, also to find out: (2) the BEP value of the "Dua Putra" beledag chips agroindustry . The research method used is quantitative with purposive sampling technique. The technique used for data collection was in the form of interviews with a questionnaire instrument. Based on the research results, it is known that the added value obtained from the production of "Dua Putra" beledag chips is (1) production costs Rp. 1,585,679.72, revenue costs Rp. 3,240,000.00, and earns Rp. namely 2.04, so it is feasible to cultivate because the efficiency value is more than Rp. 1. (2) Break Event Point The production volume of the calfwood chips agroindustry obtained is 72 kg, meaning that the calsella chips agroindustry will experience a breakeven point if the production obtained is 35, 24 kgs. BEP price of Rp. 45,000, in the sense that the beledag chips agro-industry business has a break-even point if the price per kg is Rp. 22,000.Keywords: Agroindustry, Efficiency, Break Event Point (BEP)
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI KERIPIK KACA (Studi Kasus Pada Agroindustri Wijaya Pikca Di Desa Kertajaya Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis) Deisti, Aldila Mugia Rapati; Andrie, Benidzar M.; Puspitasari, Anisa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.16387

Abstract

ABSTRAK ALDILA MUGIA RASPATI DEISTI. 2024. Strategi Pengembangan Agroindustri Keripik Kaca  (Studi Kasus Pada Agroindustri Wijaya Pikca Di Desa Kertajaya Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis). Di bawah bimbingan Benidzar M Andrie dan Anisa Puspitasari. Agroindustri keripik kaca milik bapak Totoy berdiri sejak tahun 2020, akan tetapi agroindustri ini masih melakukan produksi dengan cara tradisional sehingga perkembangan usahanya lambat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui : (1) Faktor internal dan eksternal dari Strategi Pengembangan agroindustri Keripik Kaca pada agroindustri wijaya pikca, (2) Strategi Pengembangan agroindustri Keripik Kaca pada agroindustri wijaya pikca. Jenis metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Hasil penelitian : (1) Faktor internal merupakan kekuata dan kelemahan, yang menjadikan faktor kekuatan adalah pengalaman tenaga kerja,  produk tahan lama, produksi mudah dilakukan, harga terjangkau da produk tanpa bahan pengawet . Sedangkan yang menjadi kelemahan dari agroindustri wijaya pikca adalah lokasi kurang strategis, tekologi yang belum modern Belum ada SOP tertulis dan sistem pembukuan masih tradisional. Faktor eksternal adalah peluang dan ancaman, yang menjadi peluang pada wijaya pikca adalah pertumbuhan ekonomi, ketersediaan bahan baku, permintaan pasar dan Kemajuan Teknologi Informasi. Sedangkan yang menjadi ancaman pada agroindusti wijaya pikca adalah produksi dipengaruhi cuaca, kenaikan harga saraa produksi, kenaikan tarif transportasi dan perubahan selera konsumen. (2) Strategi pengembangan yang dapat digunakan agroindustri wijaya pikca adalah strategi Strengths-Treats (S-T), dimana perusahaan dapat memanfaatkan kekuatan pengalaman tenaga kerja untuk melakukan inovasi dan diversifikasi produk  untuk memenuhi perubahan selera konsumen yang semakin sberagam. Untuk menanggulangi keaikan harga sarana produksi dan kondisi cuaca perusaahan bisa melakukan produksi dengan tujuan untuk myiapkan stok produk dan harga yang stabil agar tetap tersedian saat cuaca buruk dan harga sarana produksi naik . 
ANALISIS SALURAN PEMASARAN JAGUNG DI DESA KERTAHARJA KECAMATAN CIJEUNGJING KABUPATEN CIAMIS Nugraha, Fajar; -, Sudrajat; Kurnia, Rian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.14243

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan margin pemasaran antara petani dan lembaga pemasaran yang terlibat dalam memasarkan hasilnya, serta melibatkan banyak pelaku pemasaran, namun efektifitas dan efisiensinya ditentukan Dengan adanya keuntungan pasar, harga yang diterima petani dan fasilitas fisik distribusi, peran masing-masing lembaga distribusi masih belum jelas. Tujuan dari penelitian ini adalah.: (1) Saluran pemasaran jagung di Kelompok Tani Binangkit Desa Kertaharja Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis. (2) Besarnya biaya, keuntungan, margin dan farmer’s share pada pemasaran jagung di Kelompok Tani Binangkit Desa Kertaharja Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis.Jenis penelitian yang digunakan yakni studi kasus, pengambilan sampel petani dilakukan dengan cara sampling jenuh yaitu seluruh petani jagung di Kelompok Tani Binangkit Desa Kertaharja sebanyak 25 orang, Pada saat yang sama, sampel pedagang diambil secara snowball sampling yang meliputi 4 pedagang grosir dan 13 pengecer. Tempat penelitian adalah Kelompok Tani Binangkit, Desa Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. Hasil penelitian menunjukkan: Pemasaran jagung di Desa Kertaharja terdiri dari 4 saluran pemasaran, Adapun rincian total biaya, margin pemasaran, serta Farmer’s share jagung di Desa Kerjaharja adalah sebagai berikut : Saluran I, total biaya pemasaran Rp 396,69/kg, margin pemasaran Rp 2000/kg dengan keuntungan pemasaran Rp 1603,31/kg. Saluran II, total biaya pemasaran Rp 442,24/kg, margin pemasaran Rp 1500/kg dan keuntungan pemasaran Rp 1057,76/kg. Saluran III, total biaya pemasaran Rp 466,16/kg, margin pemasaran Rp 3200/kg dan keuntungan pemasaran Rp 2733,84/kg. Saluran IV, total biaya pemasaran Rp 592,63/kg, margin pemasaran Rp 2000/kg dan keuntungan pemasaran Rp 1407,37/kg, Saluran I memiliki nilai Farmer’s share 69,23%, saluran II memiliki nilai Farmer’s share 70,00%, saluran III 55,56%, dan saluran IV 58,33%.
ANALISIS SUBSEKTOR UNGGULAN PERTANIAN DI KABUPATEN LAMPUNG UTARA Agustina, Yolanda; Murniati, Ktut; Affandi, Muhammad Irfan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.13970

Abstract

Sektor pertanian memainkan peran penting dalam ekonomi Kabupaten Lampung Utara. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kontribusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) telah menurun karena konversi lahan, pola iklim, dan infrastruktur yang tidak memadai. Studi ini bertujuan untuk menganalisis subsektor unggulan pertanian di Kabupaten Lampung Utara. Studi ini menggunakan data sekunder yang mencakup periode dari 2018 hingga 2022 dan memanfaatkan Location Quotient (LQ), Shift Share Analysis (SSA), dan Tipologi Klassen sebagai metode analisis data. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa subsektor basis di Kabupaten Lampung Utara mencakup tanaman pangan, tanaman perkebunan, jasa pertanian dan perburuan, serta kehutanan dan penebangan kayu. Analisis tipologi Klassen mengungkapkan bahwa subsektor yang diklasifikasikan sebagai sektor maju dan berkembang pesat (kuadran I) adalah subsektor tanaman pangan dan subsektor kehutanan dan penebangan kayu. Selain itu, analisis shift share menunjukkan bahwa subsektor dengan nilai pergeseran proporsional positif atau yang mengalami pertumbuhan pesat adalah subsektor tanaman perkebunan, subsektor peternakan, dan subsektor jasa pertanian dan perburuan. Subsektor dengan nilai pergeseran diferensial positif adalah subsektor tanaman pangan dan subsektor kehutanan dan penebangan kayu, dan subsektor perikanan. Tanaman pangan dan tanaman perkebunan adalah dua subsektor yang paling banyak berkontribusi pada sektor pertanian.
TINGKAT KEPUASAN PENGUNJUNG PADA AGROWISATA KEBUN TEH TAMBI DI KECAMATAN KEJAJAR KABUPATEN WONOSOBO Yunda Pratiwi, Riska; Rochdiani, Dini; Yuniawan Isyanto, Agus
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.16116

Abstract

Kepuasan pengunjung pada agrowisata dinilai melalui fasilitas yang disediakan dan pelayanan yang diberikan, perbedaan karakteristik pengunjung menjadi permasalahan terhadap harapan pelayanan kepuasan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pengunjung, tingkat kepuasan pengunjung, dan cara pemenuhan fasilitas dan pelayanan yang diberikan oleh pengelola terhadap pengunjung agrowisata Kebun Teh Tambi di Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan teknik penarikan sampel menggunakan accidental sampling dengan perhitungan lemeshow. Data primer dan data sekunder yang terkumpul dianalisis menggunakan Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pengunjung meliputi rata-rata umur 23 tahun, 64,58% perempuan, 89,58% berasal dari Jawa Tengah, dan 59,38% bekerja sebagai wiraswasta/wirausaha. Tingkat kepuasan pengunjung berdasarkan Importance Performance Analysis (IPA), tingkat kesesuaian pelayanan dan fasilitas agrowisata diperoleh nilai 100,48%, berdasarkan Customer Satisfaction Index (CSI) diperoleh nilai sebesar 76,36 menunjukkan bahwa secara keseluruhan tingkat kepuasan pengunjung pada Agrowisata dikatakan puas. Cara pemenuhan fasilitas dan pelayanan terhadap pengunjung dilakukan sesuai peraturan dan prosedur kerja yang diterapkan oleh agrowisata sesuai dengan tugasnya secara profesional. Pengelola dapat memperbaiki serta meningkatkan kinerja pada pelayanan dan fasilitas yang berada pada kuadran I diagram kartesius hasil Importance Performance Analysis (IPA) untuk mencapai tingkat kepuasan yang lebih tinggi dari nilai yang diperoleh berdasarkan perhitungan Customer Satisfaction Index (CSI).
KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA IKAN KOI DI DESA KONDANGJAJAR KECAMATAN CIJULANG KABUPATEN PANGANDARAN Rudiansyah, Acep Ryan; Nurahman, Ivan Sayid; Andrie, Benidzar M
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.15647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan usaha, serta menghitung rasio R/C pada usaha budidaya ikan koi. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari hingga Juni 2024 di Desa Kondangjajar, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder. Sampel dalam penelitian ini dipilih secara purposive. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dan data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif serta disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya ikan koi di Desa Kondangjajar Kecamatan Cijulang dilakukan dengan cukup baik, dengan persentase keberhasilan panen sebesar 80% dalam setiap siklus produksi. Total biaya, yang merupakan gabungan dari biaya tetap dan variabel, mencapai Rp 5.478.822. Dari satu siklus produksi, penerimaan yang dihasilkan adalah Rp 45.000.000, dan pendapatan bersih mencapai Rp 39.521.178. Rasio R/C untuk budidaya ikan koi dalam satu siklus produksi adalah 7,2, yang berarti setiap Rp 1 yang dikeluarkan menghasilkan penerimaan sebesar Rp 7,2, dan pendapatan bersih sebesar Rp 6,2. Dengan demikian, budidaya ikan koi di Desa Kondangjajar, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran layak untuk dijalankan.Kata Kunci: Kelayakan Usaha, Budidaya, Ikan Koi
PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PEMBELIAN JAMUR TIRAM COKLAT (Pleurotus cystidiosus) DI DESA SELAMANIK KECAMATAN CIPAKU KABUPATEN CIAMIS Zakiya, Ikhwan; Rochdiani, Dini; M. Andrie, Benidzar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.13760

Abstract

Keberadaan jamur sebagai salah satu jenis bahan pangan telah cukup lama dikenal oleh masyarakat di Indonesia, yaitu sebagai salah satu bahan pangan yang mengandung protein nabati yang tinggi bila dibandingkan dengan bahan pangan lainnya. Permasalahan yang dihadapi petani adalah ketidaktahuan preferensi apa saja yang berpengaruh terhadap keputusan pembelian jamur tiram. Padahal penting bagi petani mengetahui apa yang di inginkan konsumen sehingga petani dapat menyesuaikan produk dengan preferensi konsumen. Tujuan penelitian yaitu : (1) Mengetahui preferensi konsumen terhadap jamur tiram coklat di Desa Selamanik (2) Mengetahui atribut apa saja dari karakteristik jamur tiram coklat yang dianggap paling penting oleh perilaku konsumen di Desa Selamanik. Jenis poenelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik penarikan sampel yang digunakan yaitu accidental sampling pada konsumen yang datang ketempat penelitian dalam rentang waktu tujuh hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Preferensi konsumen terhadap jamur tiram coklat adalah jamur tiram coklat yang memiliki harga ≤ Rp. 25.000, kemudian memiliki ukuran besar, diikuti dengan tekstur padat dan memiliki tingkat persediaan > 15 kg. 2). Atribut jamur tiram coklat yang paling dipertimbangkan konsumen dalam keputusan pembelian adalah tingkat persediaan, hal ini berkaitan dengan kebutuhan konsumen terhadap pembelian jamur tiram coklat yang tidak menentu disetiap harinya.
PERSEPSI MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN TERHADAP PEKERJAAN DI SEKTOR PERTANIAN (PERCEPTION OF JOBS IN AGRICULTURAL SECTOR BY STUDENTS IN FACULTY OF AGRICULTURE AT PADJADJARAN UNIVERSITY) Pratiwi, Pharaz Gemilang; Saidah, Zumi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.14576

Abstract

Provinsi Jawa Barat mengalami fenomena minimnya jumlah tenaga kerja di sektor pertanian yang berumur 15-24 tahun atau generasi Z dengan tingkat pendidikan tinggi. Minimnya jumlah tenaga kerja di sektor pertanian dari generasi Z sebagai mahasiswa dapat disebabkan oleh persepsi pekerjaan di sektor pertanian yang kurang bergengsi; identik dengan kegiatan kotor; melelahkan; berpendapatan rendah; dan kesesuaian pekerjaan tersebut dengan kehidupan seseorang. Alhasil, perlu dilakukan penelitian mengenai persepsi mahasiswa terhadap pekerjaan di sektor pertanian dengan penyesuaian pernyataan sesuai dengan kondisi mahasiswa sebagai mahasiswa fakultas pertanian. Desain penelitian pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif melalui metode survei menggunakan kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 100 mahasiswa aktif Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran. Metode analisis data yang digunakan ialah analisis pemetaan menggunakan grafik sarang laba-laba. Hasil penelitian yang didapatkan ialah mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran memiliki persepsi positif mengenai uang saku per bulan yang dimiliki. Adapun persepsi mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran yang tergolong cukup positif, yaitu cukup bergengsi, cukup jauh dari kegiatan kotor, dan cukup sesuai  dengan kehidupan mahasiswa. Sementara, persepsi yang tergolong negatif ialah persepsi melelahkan, baik secara fisik maupun psikis.
STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN AGROEKONOMI MINAPOLITAN DI KABUPATEN TANGGAMUS PROVINSI LAMPUNG Gumelar, Satria Arif; Abidin, Zainal; Mayaguezz, Henky
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.14107

Abstract

Minapolitan merupakan konsep pengembangan kawasan berbasis ekonomi kelautan dan perikanan yang terpadu dan efisien dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Kabupaten Tanggamus merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Lampung yang memiliki potensi perikanan dan kelautan yang sangat besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi potensi pengembangan subsektor perikanan dalam perekonomian wilayah serta menganalisis strategi pengembangan kawasan Minapolitan di Kabupaten Tanggamus. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan alat analisis SWOT, QSPM dan AHP. Responden dalam penelitian ini adalah pemerintah daerah, pelaku usaha subsektor perikanan di kawasan Minapolitan Kabupaten Tanggamus serta ahli perencanaan yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi prioritas utama dalam pengembangan kawasan minapolitan di Kabupaten Tanggamus adalah menjalin hubungan kerjasama dengan pihak ketiga untuk mengatasi permasalahan modal dan pemasaran, meningkatkan nilai tambah pada hasil pemasaran perikanan melalui pembinaan masyarakat nelayan dan Meningkatkan teknologi yang digunakan di sektor perikanan dengan meningkatkan pelatihan teknologi.

Page 89 of 107 | Total Record : 1061