cover
Contact Name
Yessi Fitriani
Contact Email
yessifitriani931@gmail.com
Phone
+6281278893228
Journal Mail Official
pembahsipps@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Street. Jendral A. Yani Lorong Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang South Sumatera
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia)
  • Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra In
  • Website
ISSN : 2337456X     EISSN : 26223732     DOI : https://dx.doi.org/10.31851/pembahsi
Core Subject : Education,
Pembahsi: journals learning language and Indonesian literature is a writing of research, study, and application of theory, conceptual ideas, as well as literature articles in the field of science education language and Indonesian literature.
Articles 173 Documents
MITOS DALAM CERITA RAKYAT NUSANTARA Mardiana; Dessy Wardiah; Muhammad Ali
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 15 No. 2 (2025): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v15i2.18024

Abstract

Mitos dalam kehidupan masyarakat memiliki berbagai peran dan fungsi penting. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ragam bentuk mitos yang terdapat dalam cerita rakyat Nusantara. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data utama berasal dari buku Antologi Cerita Rakyat Nusantara terbitan Pusat Bahasa tahun 2007. Data dalam penelitian ini berupa kutipan kata-kata atau kalimat yang diambil dari sumber tersebut. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis interaktif. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa cerita rakyat Nusantara mengandung beragam bentuk mitos, seperti mitos asal-usul, mitos tentang dewa, makhluk halus, mitos tentang kesialan, kesaktian tokoh, bentuk fisik tokoh, serta mitos binatang. Keberagaman bentuk mitos ini tidak hanya menunjukkan variasi bentuk semata, tetapi juga merefleksikan kekayaan budaya masyarakat Indonesia.
SIKAP BAHASA PESERTA DIDIK SMP NEGERI 1 BELITANG JAYA TERHADAP BAHASA INDONESIA (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Diah Purwianti; Dessy Wardiah; Muhammad Ali
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 15 No. 2 (2025): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v15i2.18067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan sikap bahasa siswa di SMP Negeri 1 Belitang Jaya terhadap penggunaan Bahasa Indonesia. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa sikap bahasa para siswa terhadap Bahasa Indonesia tergolong dalam kategori positif. Dari hasil observasi yang mendalam, diketahui bahwa sikap positif tersebut terbentuk oleh berbagai faktor, seperti tingkat pengetahuan, pengalaman pribadi, kondisi emosional, identitas etnis, lingkungan sosial, interaksi dengan bahasa daerah, serta pengaruh media massa. Keseluruhan faktor tersebut saling berinteraksi dan memberikan kontribusi dalam membentuk sikap positif siswa SMP Negeri 1 Belitang Jaya terhadap Bahasa Indonesia.
PENDEKATAN DAN INOVASI DALAM METODOLOGI PENELITIAN PENDIDIKAN: PERSPEKTIF TERKINI Dessy Dellasari; Yessi Fitriani; Julita Larashati; Huplan; Muhammad Haziq; Tan Mei Ling
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 15 No. 2 (2025): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v15i2.18209

Abstract

Artikel ini mengulas berbagai pendekatan dan inovasi terkini dalam metodologi penelitian pendidikan, dengan penekanan pada pemanfaatan big data, metode campuran, dan pendekatan partisipatoris. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pergeseran paradigma penelitian yang dipicu oleh kemajuan teknologi serta kebutuhan pendidikan di masa pasca-pandemi. Melalui pendekatan studi literatur, artikel ini menyajikan telaah yang mendalam terhadap ragam pendekatan inovatif dalam riset pendidikan. Tujuan utamanya adalah memberikan wawasan mutakhir yang relevan bagi peneliti dalam menentukan metode penelitian yang sesuai di era digital saat ini.
BAHASA FIGURATIF DAN CITRAAN DALAM KUMPULAN PUISI LACRIMOSA KARYA ISWADI PRATAMA: KAJIAN STILISTIKA Nugraha, Zaqi; Missriani; Sri Wahyu Indrawati
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 15 No. 2 (2025): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v15i2.18246

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan bahasa figuratif dan citraan dalam antologi puisi Lacrimosa karya Iswadi Pratama. Bahasa figuratif dan citraan merupakan unsur penting dalam puisi karena keduanya mampu memperkaya makna dan membangkitkan imajinasi serta emosi pembaca. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai jenis majas dan citraan yang terdapat dalam karya tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode stilistika. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam 28 puisi yang dianalisis, ditemukan 11 jenis majas, yaitu paralelisme, antitesis, metafora, hiperbola, personifikasi, simile, alusio, ironi, aliterasi, repetisi, dan simbolisme. Selain itu, ditemukan pula lima jenis citraan, meliputi citraan visual (penglihatan), auditori (pendengaran), taktil (perabaan), gustatori (pengecapan), dan olfaktori (penciuman), yang secara keseluruhan memperkaya ekspresi puitik dalam kumpulan puisi Lacrimosa.
PENGGUNAAN BAHASA PERSUASIF IKLAN PINJAMAN ONLINE DALAM APLIKASI TIKTOK Roy, Fahmi; Azizah, Aida
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 15 No. 2 (2025): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v15i2.18325

Abstract

Bahasa persuasif merupakan bentuk komunikasi yang bertujuan membujuk atau memengaruhi seseorang agar menerima suatu ide, melakukan tindakan tertentu, atau mengubah pandangannya melalui pendekatan yang meyakinkan, baik secara logis maupun emosional (Evi Chamalah dkk., 2017). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan bahasa persuasif dalam iklan pinjaman online di aplikasi TikTok, dengan fokus pada teknik persuasi rasionalisasi dan sugesti. Rumusan masalah yang dikaji adalah bagaimana bentuk penggunaan bahasa persuasif dalam iklan pinjaman online pada platform TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka. Teknik pengumpulan data meliputi penelusuran pustaka, studi kasus, dan pencatatan. Data yang dianalisis berasal dari 25 video pada akun @akulakuoficial. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam iklan pinjaman online ditemukan beragam bentuk penggunaan bahasa, baik yang bersifat persuasif maupun non-persuasif. Dari keseluruhan data, terdapat 8 teks dengan teknik rasionalisasi, 5 teks dengan teknik sugesti, serta 7 teks yang tergolong non-persuasif. Temuan ini mengindikasikan bahwa iklan pinjaman online di TikTok memanfaatkan strategi bahasa untuk membentuk opini dan memengaruhi audiens secara halus dan sistematis.
PERBANDINGAN MAKNA DAN AMANAT PUISIĀ  PERINGATAN KARYA WIJI THUKUL DENGAN PUISI CAGED BIRD KARYA MAYA ANGELOU Danur Jatmiko
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 16 No. 1 (2026): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v16i1.7000

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan makna dan amanat dalam puisi Peringatan karya Wiji Thukul dan Caged Bird karya Maya Angelou menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui teknik baca dan catat terhadap kedua puisi sebagai sumber utama.Hasil analisis menunjukkan bahwa puisi Peringatan menggambarkan kekecewaan rakyat terhadap pemimpin yang sering menyampaikan janji tanpa realisasi. Pada bait awal, rakyat digambarkan sudah tidak percaya terhadap pidato retoris penguasa. Bait berikutnya menekankan bahwa rakyat memiliki kebutuhan hidup yang menuntut solusi nyata, namun ketika tidak terpenuhi, mereka berusaha mencari jalan sendiri. Kondisi ini berkembang menjadi kegelisahan sosial yang berpotensi memicu perlawanan. Pada akhirnya, ketika kritik rakyat diabaikan, perlawanan menjadi bentuk terakhir untuk menuntut keadilan. Puisi ini menekankan pentingnya kritik sebagai kontrol terhadap kekuasaan.Sementara itu, Caged Bird menggambarkan penindasan rasial terhadap masyarakat kulit hitam di Amerika Serikat. Burung dalam sangkar melambangkan ketidakbebasan, dan nyanyiannya menjadi simbol harapan akan kebebasan, bukan kebahagiaan. Amanatnya adalah pentingnya kesetaraan hak tanpa diskriminasi.Kedua puisi sama-sama menyuarakan perlawanan terhadap ketidakadilan dan menekankan nilai kebebasan serta keadilan dalam kehidupan manusia.
Analisis Kesalahan Berbahasa Bidang Semantik pada Karangan Teks Deskripsi Siswa Kelas VII A SMPIT Ar-Raihan Kabupaten Bantul Ida Laila; Miss Riani; Yessi Fitriani
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 16 No. 1 (2026): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v16i1.9569

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan bahasa Indonesia pada tataran semantik masih banyak ditemukaan beberapa kesalahan, hal itu disebabkan oleh pengajaran bahasa yang kurang tepat, siswa dalam memilih kata ketika menulis suatu karya kurang memerhatikan kaidah bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan berbahasa bidang semantik dalam karangan teks deskripsi siswa kelas VII SMPIT Ar-Raihan Bantul. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data dari penelitian ini adalah karangan teks deskripsi siswa kelas VII SMPIT Ar-Raihan Bantul. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan teknik sadap dan teknik lanjutan simak bebas libat cakap. Penelitian ini menggunakan metode analisis data padan dengan teknik analisis berupa refrensial. Refrensi yang digunakan adalah Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Akronim Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) serta pendapat para ahli yang disampaikan melalui penelitian yang relevan dengan penelitian ini. Dari hasil analisis 10 karangan siswa yang mendapatkan skor nilai tertinggi di kelas ditemukan dua karangan dengan gejala pleonasme, enam karangan dengan kesalahan pemilihan kata yang tidak tepat sehingga memunculkan adanya perubahan makna, serta dua karangan dengan pemilihan kata yang tidak tepat sehingga menimbulkan makna yang ambiguitas. Hasil penelitian menyimpulakan bahwasannya kesalahan berbahasa siswa tataran semantik ini disebabkan oleh kebiasaan siswa dalam memilih kata yang kurang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.
TRANSFORMASI LINTAS MEDIA DARI NOVEL DANUR KARYA RISA SARASWATI KE DALAM FILM DANUR: I CAN SEE GHOSTS KAJIAN EKRANISASI Tasya Oktaviana; Ikhwanuddin; Bambang Riyanto
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 16 No. 1 (2026): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/mzx3sx96

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji proses ekranisasi novel Danur karya Risa Saraswati menjadi film Danur: I Can See Ghosts garapan Awi Suryadi, dengan titik fokus pada identifikasi penciutan, penambahan, dan perubahan variasi yang terjadi dalam proses adaptasi. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui teknik membaca, menonton, dan mencatat. Data penelitian bersumber dari novel Danur dan film adaptasinya. Temuan penelitian mengungkap adanya penciutan unsur tokoh dan latar, misalnya pengurangan jumlah sahabat hantu Risa dari lima menjadi tiga, serta penghilangan sejumlah tokoh pendukung. Di sisi lain, terjadi penambahan elemen naratif seperti kehadiran tokoh Andri dan latar dunia gaib sebagai arena pencarian Riri, adik Risa. Perubahan variasi juga ditemukan pada alur, antara lain munculnya adegan Risa menyuapi neneknya yang tidak terdapat dalam novel, serta penguatan karakter Asih menjadi lebih antagonistik dalam versi film. Secara keseluruhan, hasil analisis menunjukkan bahwa proses ekranisasi Danur melibatkan berbagai transformasi naratif dan visual yang disesuaikan dengan karakteristik medium film, guna membangun pengalaman sinematik yang lebih dramatis, intens, dan memikat bagi penonton.
PERJUANGAN TOKOH ANAK-ANAK PEREMPUAN DALAM TIGA NOVEL SERI KKPK (KECIL-KECIL PUNYA KARYA) DALAM KAJIAN EKOFEMINISME Febri Sarah Magdalena Situmorang; Ikhwanudin; Dwi Widayanti
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 16 No. 1 (2026): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/awmmet49

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguraikan peran serta pengaruh tokoh-tokoh anak perempuan terhadap alam dan lingkungan dalam tiga novel seri Kecil-Kecil Punya Karya (KKPK), yakni Geng Penyelamat Alam karya Aida Rizkiatul Zahra, Petualangan di Hutan Mangrove karya Queen Aura, dan Kemala the Underwater Princess karya Dhaffina Al Zaskhia. Fokus kajian tidak hanya menyoroti keterlibatan mereka dalam isu lingkungan, tetapi juga menegaskan bahwa perempuan, bahkan sejak usia belia, memiliki kapasitas untuk berpikir kritis, bertindak nyata, dan berperan sebagai agen perubahan dalam menjaga keseimbangan ekosistem Analisis dilakukan melalui perspektif ekofeminisme aliran alam, yang menitikberatkan pada hubungan emosional dan spiritual mendalam antara anak perempuan dan alam. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menghadirkan pemaparan komprehensif mengenai penerapan konsep ekofeminisme dalam karya-karya tersebut. Data diperoleh melalui teknik membaca secara cermat dan pencatatan temuan yang relevan. Temuan penelitian mengungkap bahwa tokoh-tokoh anak perempuan dalam ketiga novel tidak hanya memiliki kesadaran ekologis yang kuat, tetapi juga mewujudkannya dalam tindakan konkret untuk menjaga kelestarian lingkungan. Mereka menjalankan peran sebagai penjaga alam yang berpengaruh terhadap lingkup sosial terdekat, mulai dari teman sebaya, keluarga, hingga masyarakat dan institusi. Dorongan untuk bertindak lahir dari kasih sayang, empati, serta rasa tanggung jawab terhadap alam, yang membuktikan bahwa anak perempuan memiliki potensi signifikan sebagai penggerak perubahan dalam isu-isu lingkungan hidup.
HIERARKI KEBUTUHAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SESUK KARYA TERE LIYE: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA Armada Nikata Telaumbanua; Ikhwanuddin Nasution; Bambang Riyanto
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 16 No. 1 (2026): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/hv34bj58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hierarki kebutuhan tokoh utama dalam novel Sesuk karya Tere Liye berdasarkan teori Psikologi Humanistik Abraham Maslow. Lima tingkatan kebutuhan yang dianalisis meliputi kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa novel Sesuk. Teknik pengumpulan data meliputi studi pustaka, simak, dan catat, serta dianalisis melalui reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terpenuhinya semua tingkatan kebutuhan tokoh utama: 25 data kebutuhan fisiologis, 9 data keamanan, 8 data sosial, 17 data penghargaan, dan 51 data aktualisasi diri yang mencerminkan 12 dari 14 karakteristik menurut Maslow. Temuan ini menunjukkan bagaimana konflik psikologis dan relasi sosial dalam novel mencerminkan proses pencapaian aktualisasi diri. Penelitian ini penting untuk memperkaya kajian psikologi sastra, khususnya dalam memahami perkembangan karakter anak dan remaja dalam karya fiksi. Ke depan, kajian serupa dapat diperluas pada novel anak dan remaja lainnya untuk mengungkap dinamika kebutuhan psikologis dalam konteks sosial yang berbeda.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 1 (2026): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol. 15 No. 2 (2025): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol. 15 No. 1 (2025): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol. 14 No. 2 (2024): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol. 14 No. 1 (2024): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol. 13 No. 2 (2023): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 6, No 1 (2016): Jurnal PEMBAHSI (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia More Issue