cover
Contact Name
Rudy Hartono
Contact Email
dinomks70@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rudyhartono@poltekkes-mks.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar
ISSN : 19078153     EISSN : 25490567     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Media Kesehatan Poltekkes Kemenkes Makassar adalah jurnal ilmiah yang dipublikasi oleh Unit Penelitian Poltekkes Kemenkes Makassar. Jurnal Media Kesehatan merupakan Jurnal Nasional yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan telah teregister dengan e-ISSN: 2549-0567. Jurnal Media Kesehatan Poltekkes Kemenkes Makassar fokus pada hasil-hasil penelitian asli dan terbaru dalam lingkup ilmu kesehatan mencakup ilmu keperawatan, kebidanan, kesehatan lingkungan, ilmu farmasi, analis kesehatan atau laboratorium medis, ilmu gizi, fisioterapi, kesehatan gigi, ilmu kesehatan masyarakat dan ilmu kesehatan lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
GAMBARAN KUALITAS TIDUR PADA PENDERITA HIPERTENSI QUALITY OF SLEEP AMONG HYPERTENSION PATIENTS Putwi Rizki Sakinah; cecep eli kosasih; Eka Afrima Sari
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 13, No 2 (2018): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.412 KB) | DOI: 10.32382/medkes.v13i2.663

Abstract

AbstractPeople with hypertension experience symptoms of dizziness, headache, obstructive sleep apnea, shortness of breath, nocturia, and restless legs syndrome which disturb sleep and reduce its quality. This research’s objective was to describe the sleep quality overview of Puskesmas Rancaekek’s hypertension patients. Using descriptive quantitative method with purposive sampling technique, this research aimed at 79 Puskesmas Rancaekek’s patients who had been diagnosed with hypertension for at least one month long. The data were collected using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire and analysed using the total score resulted; ≤5 was good while >5 was poor. Results showed 94.6% of respondents had poor sleep quality. The dimensions that contribute to the poor sleep quality included >30 minutes sleep latency, <5 hours sleep duration, <65% of sleep efficiency, sleep disturbance due to waking up at midnight or early morning and waking up to toilet, and activity disturbance at daylight. The conclusion was that Puskesmas need to develop preventive and promotive efforts to minimize the complication of hypertension patients and optimize their quality of life by helping them improve their quality of sleep. Meanwhile, the self-management that should be done by the patients were avoiding the consumption of coffee and cigarettes, limiting physical activities, and doing physical exercise and relaxation therapies. Key Words: Hypertension, Sleep Quality, PSQI  AbstrakPenderita hipertensi mengalami gejala pusing, nyeri kepala, obstructive sleep apnea, sesak napas, nokturia, restless legs syndrome yang mengganggu tidur dan berdampak pada kualitas tidur serta mempengaruhi kualitas hidup dan tekanan darah. Penelitian bertujuan untuk melihat gambaran kualitas tidur pada penderita hipertensi di Puskesmas Rancaekek. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling sebanyak 79 penderita hipertensi di Puskesmas Rancaekek yang telah didiagnosis dokter minimal 1 bulan. Pengambilan data menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan dianalisis menggunakan total skor, jika skor ≤ 5 baik dan skor > 5 buruk. Hasil menunjukan 94,6% responden memiliki kualitas tidur buruk. Dimensi yang berkontribusi terhadap kualitas tidur buruk yaitu latensi tidur tidak dapat tertidur dalam waktu 30 menit, durasi tidur <5 jam, efisiensi kebiasaan tidur <65%, gangguan tidur karena terbangun tengah malam atau pagi sekali dan terbangun karena ingin ke toilet, serta gangguan aktivitas pada siang hari. Puskesmas perlu mengembangkan upaya preventif dan promotif untuk meminimalisir komplikasi penderita hipertensi dan pencapaian kualitas hidup optimal salah satunya dengan membantu meningkatkan kualitas tidur. Dengan mengedukasi penderita untuk menghindari konsumsi kopi dan rokok, membatasi aktivitas fisik, melakukan latihan fisik, dan terapi relaksasi. Kata Kunci: Hipertensi, Kualitas Tidur, PSQI
PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU MENYUSUI DENGAN PEMBERIAN ASI SECARA ON DEMAND DI RSB. RESTU MAKASSAR Afriani Afriani; wirawati Amin
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 13, No 2 (2018): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.425 KB) | DOI: 10.32382/medkes.v13i2.525

Abstract

Salah satu upaya untuk menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB) adalah dengan memberikan ASI sesuai dengan keinginan bayi, pemberian ASI on demand yaitu dimana ibu memberikan ASI nya setiap bayi meminta dan tidak berdasarkan jam. Sangat penting karena pada mulanya, bayi menyusu secara tidak teratur, tetapi setelah satu atau dua minggu pola menyusuinya sudah teratur. Jenjang waktu menyusui pada bayi biasanya dua-tiga jam sekali. Dan pola ini tidak akan menimbulkan masalah seperti terjadinya bendungan dan sebagainya. Kendala dalam pemberian ASI on demand yaitu adanya masalah pada ibu dan bayi. Masalah pada ibu misalnya ibu merasakan nyeri pada puting saat menyusui bayi yg disebabkan posisi menyusui yang salah dan kurangnya pengetahuan ibu tentang posisi menyusui yang benar. Pada ibu bekerja dapat dijadikan alasan sehingga ibu mengurangi jadwal menyusui bayinya atau bahkan menghentikan pemberian ASI sehingga bayi tidak memperoleh asupan ASI sesuai dengan kebutuhannya. Penelitian akan dilaksanakan di RSB. Restu Makassar dalam kurun waktu bulan Mei sampai Oktober 2017. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu menyusui dengan pemberian ASI secara On Demand. Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan “cross sectional study”. Fokus dalam penelitian ini yaitu pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian ASI secara on demand. Analisis data yang digunakan adalah Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap responden memiliki persentase yang lebih tinggi pada kategori baik (65,3%) dan (72,2%). Dari hasil uji Chi-Square diperoleh variabel pengetahuan dan sikap memiliki pengaruh yang bermakna terhadap pemberian ASI secara on demand dengan nilai p masing-masing p=0,001 dan p=0,000. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap yang baik, berpengaruh terhadap pemberian ASI secara on demand di RSB. Restu Makassar.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PENCEGAHAN HIV/AIDS DI SMK KOMPUTER MUTIARA ILMU MAKASSARTHE EFFECT OF HEALTH EDUCATION ON YOUTH KNOWLEDGE ABOUT PREVENTION OF HIV/AIDS IN COMPUTER VOCATIONAL SCHOOL, MUTIARA ILMU MAKASSAR Djuhadiah Saadong; Subriah Subriah; Syarah Wahyuni Syamsir
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 13, No 2 (2018): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.684 KB) | DOI: 10.32382/medkes.v13i2.607

Abstract

ABSTRAKIndonesia merupakan negara dengan angka kejadian HIV/AIDS yang cukup tinggi. Pada tahun 2015, penderita HIV sebanyak 30.935 kasus dan AIDS  7.185 kasus. Sedangkan penderita HIV  pada usia remaja sebanyak 1.458 kasus, dan penderita AIDS sebanyak 218 kasus.   tahun 2016 penderita HIV sebanyak 41.250 kasus dan AIDS 7.491 kasus.  Sedangkan penderita HIV pada usia remaja sebanyak 1.916 kasus dan AIDS sebanyak 220 kasus. maka dapat dikatakan adanya peningkatan kasus HIV sebesar 33% dan kasus AIDS  sebesar 4%. Sedangkan kasus HIV pada remaja mengalami peningkatan sebesar 31% dan AIDS sebesar 1%.Penelitian ini adalah jenis Kuantitatif, menggunakan rancangan  Pra eksperimen one group pretest posttest design rancangan menggunakan satu kelompok subjek, pengukuran dilakukan  sebelum dan setelah perlakuan. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Komputer Mutiara Ilmu Makassar pada bulan Juli 2018.Populasi adalah siswa kelas X berjumlah 178 siswa adapun Sampel sebanyak 33 orang  kelas X. Penelitian ini menggunakan teknik cluster. penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon.Hasil penelitian disimpulkan pengetahuan remaja tentang pencegahan HIV/AIDS  sebelum diberikan pendidikan kesehatan yaitu 69.7% dan setelah diberikan pendidikan kesehatan pengetahuan meningkat menjadi 93.9%, terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 24.2%. ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja didukung dengan hasil uji statistik Wilcoxon  dengan nilai ρ = 0.021. Kata Kunci : Remaja, Pendidikan Kesehatan,  HIV/AIDSTHE EFFECT OF HEALTH EDUCATION ON YOUTH KNOWLEDGE ABOUT PREVENTION OF HIV/AIDS IN COMPUTER VOCATIONAL SCHOOL, MUTIARA ILMU MAKASSARDjuhadiah Saadong1], Subriah2], SyarahWahyuni Syamsir3]Midwaifery Department of Health Poltytechnic MakassarMidwaifery Department of Health Poltytechnic MakassarMakassar Nursing Academy Makassar Indonesia is a contry with a high incidence of HIV/AIDS. In 201, there were 30.935 HIV cases and 7.185 AIDS cases. Some HIV sufferers in adolescence are 1.458 cases, and suffer from AIDS in 218 cases. In 2016 there were 41.250 HIV sufferers and 7491 cases of AIDS were as there were 1916 cases of HIV and teenagers with 220 cases of AIDS, so there could be an increase in HIV cases by 33% and AIDS cases by 4%. Where as HIV cases in adolescents have increased by 31% and AIDS by 1%. This study was a quantitative type, using a Pre-experimental design of one group pretest posttest design using a group of subject, measurements were made before and after treatment. This research was conducted at Mutiara Ilmu Makassar Computer Vocational School in July 2018.The population was students of class X totaling 178 students to samples of 33 class X students. This study used cluster techniques. This study used the Wilcoxon test. The results before the health education were given were the findings of a conclusion on the prevalence of HIV infection and 69,7%  and after being given knowledge health education increased to 93,9%, there was an increase in knowledge by 24,2%. There is the influence of health education on adolescent assesment supported by Wilcoxon statistical test result with a value of p- 0,021. Keywords: Teenagers, Health Education, HIV/AIDS
PENERAPAN PENDIDIKAN SEKS (UNDERWEAR RULES) TERHADAP PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK DAN ORANG TUA DI SD NEGERI 52 WELONGE KABUPATEN SOPPENG Sitti Nurbaya; Muhammad Qasim
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 13, No 2 (2018): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.925 KB) | DOI: 10.32382/medkes.v13i2.612

Abstract

Ketua Komnas Perlindungan Anak menyatakan bahwa Indonesia telah memasuki masa darurat Nasional data (KPAI) Tahun2015 ketegori anak berhadapan dengan hukum (ABH) kasus yang  menepati urutan pertama kasus kekerasan seksual pada anak (Pemerkosaan, pencabulan, sodomi/pedofilia) dan sebagainya sebanyak 18% atau 193 kasus. Berdasarkan laporan Pemberdayaan Perempuan dan Anak dan laporan dari  POLRES Soppeng dari laporan tersebut peneliti memperoleh data kekerasan seksual pada anak dan remaja mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Kekerasan seksual pada tahun 2015 sebanyak 8 kasus sedangkan  tahun 2016 tercatat sebanyak 15 kasus anak dengan kekerasan seksual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan pendidikan seks (underwear rules) terhadap pencegahan kekerasan seksual pada anak dan orang tua di SD Negeri 52 Welonge Kabupaten Soppeng. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasy Experimen dengan pendekatan Pre-post test design.Penelitian ini akan dilaksanakan di SD Negeri 52 Welonge Kabupaten Soppeng pada bulan Mei-Juli tahun 2018. Populasi dalam penelitian semua Murid SD Negeri 52 Welonge sebanyak 122 murid pada tahun ajaran2016/2017 berdasarkan populasinya maka diambil sampel sebanyak 87 responden dari murid dan 87 dari orang tua murid. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil uji statistik terdapat pengaruh pendidikan seks (underwear rules) terhadap pencegahan kekerasan seksual pada anak dan orang tua hasil pencegahan anak (p= 0,002, lebih kecil dari nilai α=0,05) dan hasil pencegahan orang tua nilai (p= 0,003, lebih kecil dari nilai α=0,05).Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan pendidikan seks (underwear rules) terhadap pencegahan kekerasan seksual pada anak dan orang tua di SD Negeri 52 Welonge Kabupaten Soppeng.Kata Kunci : Anak, Kekerasan Seksual, Orang Tua, Pendidkan Seks,
HUBUNGAN DERAJAT PENYAKIT HIPERTENSI DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA KELOMPOK LANJUT USIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAHAKITANG KECAMATAN TATOARENG Femmy Lumi; Maria Terok; Freyjer Budiman
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 13, No 2 (2018): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.535 KB) | DOI: 10.32382/medkes.v13i2.664

Abstract

Hypertension is a disease that is often experienced by the elderly and it becomes a global health issue that requires special attention because it can lead to major deaths in developed countries as well as developing countries. One of the risk factors of hypertension is anxiety. Anxiety is caused due to various circumstances such as worry, anxiety, fear, discomfort accompanied by various physical complaints and health problems. The purpose of this study was to analyze the relationship of degree of hypertension with anxiety level in elderly groupThe type of this research is analytical study with cross sectional, that have 95 population elderly and become 67 elder total sampel of characteristic inclusion. Data were collected using questionnaire and analyzed by using chi-square test.          The Results Discussion have Degrees of hypertensive disease in elderly individuals (36%) were at mild and severe levels with moderate anxiety level in elderly (44.78%). The result of chi-square test using SPSS, P = 0,000 which is smaller than α = 0,05 meaning that there is a very significant relation on degree of hypertension with anxiety level in elderly groupBased on the results of research, the nurse will improve the elderly health by maintaining the promotion effort in the form of health counseling to the elderly group, empowering the elderly group and maintaining the psychological condition.
SITUASI PNEUMONIA DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KABUPATEN GOWA SULAWESI SELATAN TAHUN 2017 Wibowo Wibowo; Rudi Hendro Putranto; Widianto Widianto; Sahir Sahir
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 13, No 2 (2018): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.544 KB) | DOI: 10.32382/medkes.v13i2.691

Abstract

Infeksi Pneumonia muncul karena adanya invasi mikroorganisme atau virus, bakteri atau jamur pada paru-paru.Umumnya pneumonia ditandai dengan batuk-batuk berdahak dengan sputum kehijauan atau kuning, demam tinggi dan menggigil serta nafas yang pendek. Tujuan penelitian ini adalah diperolehnya gambaran kasus pneumonia di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa. Hasil penelitian ditemukan bahwa penemuan kasus pneumonia tertinggi pada balita di wilayah Kabupaten Gowa adalah sebesar 57,7% terjadi pada balita laki-laki. Sedangkan sebesar 42,3% ditemukan pada balita perempuan. Berdasarkan hasil penelitian  dapat diketahui bahwa penemuan kasus pneumonia tertinggi pada balita di wilayah Kabupaten Gowa adalah sebesar 27,5% yang terdapat di Kecamatan Sombaopu. Untuk penemuan kasus terendah pada balita di wilayah Kabupaten Gowa adalah sebesar 0,1% yang terdapat di Kecamatan Bontonompo Selatan. Ditemukan bahwa penemuan kasus pneumonia tertinggi pada balita di wilayah Kabupaten Gowa adalah sebesar 28,3% yang terdapat di Puskesmas Sombaopu. Sedangkan penemuan kasus terendah pada balita di wilayah Kabupaten Gowa adalah sebesar 0,1% yang terdapat di Puskesmas Bontonompo I Kesimpulan masih ditemukan kasus pneumonia dengan jumlah kasus dibawah angka nasional yaitu 2%.
PENGARUH CONTRACT RELAX STRECHING TERHADAP PERUBAHAN ROM LUMBAL PADA KONDISI MEKANIKALLOW BACK PAIN DI RSUD SALEWANGAN MAROS Muhammad Awal; Arpandjam’an Arpandjam’an; Hasbiah Hasbiah; Aco Tang
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 13, No 2 (2018): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.565 KB) | DOI: 10.32382/medkes.v13i2.35

Abstract

Mekanikal Low Back Pain merupakan Nyeri Pinggang Bawah yang terjadi pada struktur anatomis punggung bawah yang normal yang digunakan secara berlebihan atau akibat sekunder dari trauma, yang menimbulkan stress atau strain pada otot, tendon dan ligament. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Contract Relax Stretching terhadap Perubahan ROM Lumbal Pada Mekanikal Low Back Pain. Penelitian ini  merupakan quasi eksperimen dengan desain penelitian Pre Test – Post Test One Group yang. Penelitian ini dilaksanakan di Poli Fisioterapi RSUD Salewangang Maros, dengan populasi adalah semua pasien yang mengalami Low Back pain sebanyak 23, dengan sampel yang diambil berdasarkan kriteria inklusif sehingga diperoleh jumlah sampel penderita Mekanikal Low Back pain sebanyak 10 orang dengan usia 25 – 55. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang berusia 25-35 tahun sebanyak 2 orang (20%), usia 36-45 tahun 5 orang (50%), dan usia 46-55 tahun sebanyak 3 orang (30%). Jika dilihat dari distribusi jenis kelamin, respoden perempuan lebih banyak yakni 6 orang (60%), dan laki-laki 4 orang (40%). Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan ROM lumbal pada gangguan Fleksi dan Ekstensi, dengan hasil yang dianalisis berdasarkan Uji Normalitas diperoleh nilai Shapiro-Wilk posttest Fleksi nilai Sig. p = 0,858 > 0,05 dan posttest Ekstensi nilai Sig. p = 0,790 > 0,05, yang berarti data Fleksi dan Ekstensi adalah data berdistribusi normal maka dilanjutkan dengan Uji Paired t-test, diperoleh rata-rata peningkatan Fleksi sebesar 4,920 dengan nilai sig. p= 0,000 < 0,05 dan rata-rata peningkatan Ekstensi sebesar 1,930 dengan nilai sig. p= 0,000 < 0,05 maka hipotesis diterima yang berarti ada pengaruh Contract Relax Stretching terhadap Perubahan ROM Lumbal pada kondisi Mekanikal Low Back Pain.   Kata Kunci : Contract Relax Stretching, ROM Lumbal pada penderita Mekanikal Low Back Pain.
HUBUNGAN ANTARA PERILAKU DENGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PETANI PENGGUNA PESTISIDA DI DESA TONRONG RIJANG KECAMATAN BARANTI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Ashari Rasjid; Zaenab Zaenab; Nurmin Nurmin
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 14, No 1 (2019): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.568 KB) | DOI: 10.32382/medkes.v14i1.790

Abstract

Pertanian merupakan salah satu bidang terpenting dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat, dimana kehidupan pertanian sangat erat kaitannya dengan penggunaan pestisida yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Untuk meminimalisir gangguan kesehatan tersebut salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan penggunaan APD yang lengkap. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional dengan populasi yaitu petani padi yang ada di Desa Tonrong Rijang Kecamatan Baranti Kabupaten Sidenreng Rappang sebanyak 334 KK dengan sampel 67 KK. Penentuan jumlah sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan metode Cluster dan pengambilan data dilakukan menggunakan Metode Random Sampling. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square dengan SPSS 25, Microsoft excel, dan Microsoft word. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa petani yang memiliki tingkat pengetahuan tinggi sebanyak  44 orang(66%), yang memiliki penggunaan APD tinggi sebanyak 21 orang(31%) dan yang memiliki penggunaan APD sedang sebanyak 23 orang(34%). Petani yang memiliki tingkat pengetahuan sedang sebanyak 23 orang(34%), yang memiliki penggunaan APD tinggi sebanyak 7 orang(11%) dan yang memiliki penggunaan APD sedang sebanyak 16 orang(24%). Petani yang memiliki sikap tinggi(baik) sebanyak 55 orang(82%) yang menggunakan APD tinggi sebanyak 21 orang(31%), sedangkan yang menggunakan APD sedang sebanyak 34 orang(51%). Petani yang memilki sikap sedang(kurang baik) sebanyak 12 orang(18%) yang menggunakan APD tinggi sebanyak 7 orang(10%) dan yang menggunakan APD sedang sebanyak 5 orang(8%). Berdasarkan hasil uji chi square yang diperoleh adalah p value 0,173 ( p value >0,05) pada pengetahuan dan p value 0,2 ( p value >0,05) pada sikap. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara perilaku dengan penggunaan alat pelindung diri pada petani pengguna pestisida di Desa  Tonrong Rijang Kecamatan Baranti Kabupaten Sidenreng Rappang. Kata kunci: Petani,Alat Pelindung Diri, Pengetahuan, Sikap
UJI AKTIVITAS HIPOGLIKEMIK EKSTRAK DAUN PISANG KEPOK KERING (Musa paradisiaca forma typica) TERHADAP MENCIT JANTAN (Mus musculus) Asril Burhan; Besse Hardianti; Mujilah Mujilah
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 14, No 1 (2019): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.185 KB) | DOI: 10.32382/medkes.v14i1.748

Abstract

Diabetes melitus merupakan gangguan kronis yang bercirikan hiperglikemia (peningkatan glukosa dalam darah) akibat pankreas tidak mampu memproduksi cukup insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas hipoglikemik ekstrak daun pisang kepok kering (Musa paradisiaca forma typica). Hewan uji yang digunakan sebanyak 15 ekor mencit jantan (Mus musculus) dibagi dalam 5 kelompok terdiri dari kontrol positif (Glibenklamid), kontrol negatif (Na-CMC 0,5%), ekstrak dosis 5,6 mg/20 gBB, ekstrak dosis 11,2 mg/20 gBB dan kontrol sehat. Sebelum dilakukan perlakuan mencit dipuasakan selama 8 jam dan  diukur glukosa darah awal kemudian di induksi glukosa selama 8 hari. Setelah diinduksi diukur glukosa darah kedua kemudian diberi perlakuan dan diukur glukosa darah mencit setelah perlakuan pada menit ke 30, 60, dan 90. Hasil yang diperoleh Ekstrak dosis 5,6 mg/20 gBB memberikan efek yang tidak berbeda nyata dengan kontrol positif dan kontrol sehat. Sedangkan dosis ekstrak dosis 11,2 mg/20 gBB tidak berbeda nyata dengan kontorl negatif. dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun pisang kepok kering mengandung senyawa flavonoid yang dapat menurunkan kadar glukosa darah pada mencit yang hiperglikemia pada dosis 5,6 mg/20 gBB dan 11,2 mg/20 gBB.Kata kunci : Diabetes Melitus, Hiperglikemia, Ekstrak Daun Pisang Kepok Kering
EFFECTIVENESS OF USING STUDENT CENTER LEARNING METHODS IN NURSING DEPARTMENT OF MANADO HEALTH POLYTECHNIC Yourisna Pasambo; Semuel Tambuwun
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 14, No 1 (2019): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3415.808 KB) | DOI: 10.32382/medkes.v14i1.721

Abstract

According to Priyatmojo dan Achmadi (2010), universities need to harmonize learning methods with the development of science and technology. To achieve this harmony, one effort that can be done is the use of the method student center learning (SCL) in learning. This study aims to determine the effectiveness of the use of student learning center methods in Nursing Department of Manado Health Polytechnic. This research is a quantitative study with a type of descriptive study. The research variable is the effectiveness of using the learning method student center learning (SCL). The population in this study were Manado Health Polytechnic Nursing Department students in D3 Class IA and IB who were exposed to the student center learning (SCL) learning method. The subject taking method uses the total sampling method. The effectiveness of using SCL methods was measured using a questionnaire which amounted to 20 statements and then the data were analyzed using SPSS 22.0. Based on the analysis of the data obtained, most of the research subjects 79 (90.8%) argued that the application of student center learning (SCL) in the Health Polytechnic Nursing Department was very effective. The results of this study indicate that the SCL teaching method is very effective in achieving learning objectives. This method not only makes students understand the material but also shapes their character. In addition to shaping the image that learning is fun and not boring, this method also builds the ability of students to actively participate in an activity. It was concluded that the student center learning learning (SCL) method was very effective applied in the Manado Health Polytechnic Department of Nursing. It is recommended that Manado Health Polytechnic institutions be able to provide training to lecturers on SCL learning methods. Keywords: effectiveness, student center learning, Nursing Department

Page 3 of 24 | Total Record : 237