cover
Contact Name
Julia Pertiwi
Contact Email
jmiakrecmed@gmail.com
Phone
+6282310902010
Journal Mail Official
jmiakrecmed@gmail.com
Editorial Address
“Program Studi Rekam Medis & Informasi Kesehatan” Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Veteran Bangun Nusantara Jl. Letjend. Sujono Humardani No. 01, Jombor, Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Surakarta - Jawa Tengah 57521. Telp (0271) 593156, Fax (0271) 591065,
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan
ISSN : 26216612     EISSN : 26226944     DOI : https://doi.org/10.32585/jmiak.v1i1.119
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan (JMIAK), diterbitkan oleh Program Studi Perekam Medis & Informasi Kesehatan UNIVET. Terbit 2 kali dalam 1 tahun, yaitu pada bulan Juni dan November. Berisi naskah ilmiah berupa hasil penelitian, studi literatur/ artikel review, editorial dan makalah ilmiah/ paperdi bidang Ilmu Rekam Medis, Manajemen Informasi Kesehatan dan Administrasi/ Kebijakan di Bidang Kesehatan.
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2024): JMIAK" : 21 Documents clear
Analisis Motivasi Kerja Karyawan di Klinik Pratama Promedika: Faktor-faktor motivasi yang mempengaruhi kinerja karyawan Ajeng Rahma Wilanda, Ajeng; Angga Nadiyanto Prastian
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i2.5275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi kerja karyawan pada Klinik Pratama Promedika yang berlokasi di Jalan Permata Raya No.8 Blok A Samping, Tanimulya, Kec. Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara kepada karyawan Klinik Pratama Promedika dengan mengambil sampel dari 10 karyawan sebagai informan. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif melalui tiga teknik pengolahaan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dari faktor internal dan eskternal menjadi pendorong bagi karyawan dalam melakukan pekerjaan di Klinik Pratama Promedika. Dilihat dari motivasi kerja karyawan yang berasal dari faktor internal, yaitu keinginan untuk bertahan hidup, keinginan untuk memiliki, keinginan untuk dihargai, keinginan untuk diakui, dan keinginan untuk meningkatkan jengjang karir yang lebih tinggi. Motivasi dari faktor eksternal dapat dilihat dari lingkungan kerja yang aman, pengawasan yang baik, kompensasi yang cukup, jaminan pekerjaan, status dan jabatan, serta peraturan yang fleksibel.
Pengaruh Employees Burnout Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum Anita Putri Fatonah; Eny Hastuti; Andri Nur Rahman; Reny Marliadi
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i2.5411

Abstract

The influence of Employees Burnout on employee job satisfaction is a problem that can increase the risk of fatigue and thus affect the level of employee job satisfaction. A high level of job satisfaction has fewer opportunities to quit work, while Employees who have a lower level of satisfaction will cause stress or work fatigue so that they have the potential to leave their job/quit working. This research aims to analyze the influence of employee Burnout on the job satisfaction of Employees who work at the Sambang Lihum Mental Hospital (RSJ). This research is quantitative research. This research took samples using random sampling techniques. The instrument used in the research is a questionnaire containing structured questions to measure each variable studied. The results of this research show that Employees working at RSJ Sambang Lihum experienced 2.5% Burnout with a high level of job satisfaction of 79.3%.
Analysis of Workload of Medical Records Officers: Switching from Manual Medical Records to Electronic Medical Records in X Hospital in 2024: Workload of Medical Records Officers Fitria Aryani Susanti
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i2.5432

Abstract

After the Covid-19 pandemic at the beginning of 2020, transformations occurred in various fields, including health. The health sector is undergoing transformation, one of which is the birth of Minister of Health Regulation Number 24 of 2022 concerning Electronic Medical Records and Law Number 17 of 2023 concerning health. The research method used is descriptive research using qualitative and quantitative approaches. The research was conducted on 2-4 May 2024 at Hospital Electronic Medical Record activities only require 6 people; manual medical record activities consist of more than 18 activities, whereas for Electronic Medical Record activities only 8 activities are required; Time efficiency for manual medical record activities takes more than 86 hours with a fatigue factor of 8.6 hours, while for Electronic Medical Record activities it only takes 38 hours with a fatigue factor of 3.8 hours. The suggestion for optimize the transfer of manual medical record media to electronic medical records by upgrading existing Electronic Medical Records according to the needs of Hospital X and making a commitment with health workers and supporting staff to use Electronic Medical Records.
Tinjauan Kuantitatif Mutu Rekam Medis pada Formulir Discharge Summary Rawat Inap Ibrahim, Mochammad Malik
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i2.5542

Abstract

Quality medical records are the responsibility of health workers who fill out medical record files, analyzing the quality of medical records must be done to ensure the completeness of the contents of medical records, indicators that affect the quality of medical records, namely completeness, accuracy, legal aspects, and accuracy of returning medical records. The purpose of this study was to identify the quality of medical records on the inpatient discharge summary form. The research method used a descriptive quantitative cross-sectional approach, the research instrument used a checklist sheet. The results obtained in the completeness indicator are 70.0% unfilled medical history items, 67.3% inaccurate accuracy indicators, 60.7% incomplete DPJP signature legal aspect indicators and 33.3% inappropriate return timeliness indicators. It is concluded that there is still incompleteness in the inpatient discharge summary section, this is closely related to the quality indicators of medical records and there is an untimely return of medical record files, so the researcher hopes that there will be a special SOP for the discharge summary, giving rewards to officers who fill in completely and return medical record files on time.
Tinjauan Kuantitatif Mutu Rekam Medis Pada Formulir Discharge Summary Rawat Inap Nur Afiqoh; Chairunnisa; Iis Pusparina
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i2.5560

Abstract

Resume medis merupakan salah satu form yang wajib terlampir didalam rekam medis pada saat tenaga kesehatan seperti dokter dan dokter gigi memberikan pelayanan. Dalam kelancaran klaim JKN ditemukan masalah adanya ketidaklengkapan pengisian resume medis sehingaa terjadi adanya berkas pending atau berkas yang dikembalikan oleh verifikator BPJS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelengkapan pengisian resume medis terhadap kelancaran klaim JKN di ruamg rawat inap RSD Idaman Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 3.226 berkas resume medis bulan September-November tahun 2023 teknik pengambilan sampel dengan random sampling dengan jumlah sampel 356 berkas resume medis. Hasil penelitian menunjukan angka berkas resume medis yang lengkap dan klaim lancar sebanyak 16 berkas, berkas tidak lengkap dan lancar sebanyak 321 berkas, berkas tidak lengkap dan tidak lancar sebanyak 19 berkas, yang kemudian dilakukan uji chi square dan diperoleh nilai p-value 1,000>0,05. Berdasarkan hasil analisis maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh antara kelengkapan resume medis terhadap kelancaran klaim JKN di RSD Idaman Banjarbaru. Walaupun tidak ada pengaruh antara kelengkapan pengisian resume medis terhadap kelancaran klaim, namun pengisian resume medis tetap diisi dengan selengkap-lengkapnya saesuai dengan peraturan yang ada, dan untuk meningkatkan kualitas resume medis serta kualitas pelayanan. Kata kunci: Resume medis, Rawat inap, Klaim JKN, Klaim BPJS
Manfaat Komunikasi Kesehatan Dalam Penggunaan Aplikasi Instagram : Literature Review Syarif, Hilwa; Yulia, Noor; Sonia, Dina; Happy Putra, Daniel
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi kesehatan adalah suatu bentuk alat, produk atau metode yang digunakan untuk mengedukasi, pencegahan, dan penanganan permasalahan kesehatan. Aplikasi instagram merupakan media sosial berbasis foto dan video, instagram termasuk salah satu aplikasiang populer dengan pengguna terbanyak di dunia. Pada aplikasi instagram terdapat banyak sekali fitur yang sangat berguna dan dapat diakses oleh siapa saja tanpa melihat usia. Dengan kemajuan teknologi saat ini masyarakat dapat melihat dan menerima informasi kesehatan melalui sosial media instagram. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk melihat manfaat komunikasi kesehatan dalam penggunaan aplikasi instagram. Metode penelitian menggunakan systematic literature review dengan pendekatan metode PICO mengenai penyebaran informasi kesehatan melalui media sosial instagram dan manfaat dalam penggunaan aplikasi instagram. Hasil penelitian menggunakan 12 jurnal literature review didapatkan bahwa penyebaran informasi kesehatan melalui media sosial instagram dikatakan cukup efektif karena memudahkan masyarakat dalam menerima dan memahami isi dan pesan komunikasi yang telah disampaikan tersebut dengan adanya bantuan dari fitur share, tagging, dan komentar sehingga followers juga dapat menyebarkan informasi yang sudah disampaikan tersebut. Kesimpulan di era teknologi digital saat ini komunikasi kesehatan dalam penggunaan aplikasi instagram sangat memungkinkan bagi para professional kesehatan dalam menyampaikan informasi kesehatan secara lebih mudah, cepat, efektif serta memudahkan masyarakat dalam menerima informasi kesehatan dengan melalui teknologi digital yaitu aplikasi instagram.
Evaluasi Tingkat Kepuasan Pasien BPJS Terhadap Penggunaan Mesin Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) di Rumah Sakit Hermina Lampung Rosmawati, Dwi
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i2.5619

Abstract

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) telah menerapkan Mesin Antrian Pasien Mandiri (APM) yang merupakan alat untuk memverifikasi identitas peserta dan mencegah penipuan klaim dan melakukan proses pendaftaran pasien lama maupun pasien baru secara mandiri tanpa harus melakukan antri di loket pendaftaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan mesin APM terhadap kepuasan peserta BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Hermina Lampung. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey. Penelitian kajian kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Penelitian ini mengambil populasi dari seluruh pasien yang telah menggunakan APM di Rumah Sakit Hermina Lampung. Sampel sebanyak 50 responden dipilih secara acak menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepuasan mesin APM terkait konten menunjukan katagori Puas (30%), terkait format menunjukan katagori Cukup Puas (30%), terkait Akurasi menunjukan katagori Cukup Puas (28%), terkait Timeline menunjukan katagori Cukup Puas (26%) dan kemudahan pengguna pada mesin APM menunjukan katagori Puas (28%). Berdasarkan hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan pengguna terhadap mesin APM di Rumah Sakit Hermina Lampung secara keseluruhan cukup tinggi. Saran penelitian untuk diadakan pelatihan berkala bagi staf dan sosialisasi kepada pengguna, pemeliharaan rutin untuk menjaga mesin tetap optimal, serta pengembangan fitur-fitur baru yang lebih user-friendly.
Evaluasi Penerapan Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Karanganyar Muhlizardy, Muhlizardy; Nannyk Widyaningrum; Husnaa Dian Puspita
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i2.5688

Abstract

Rekam medis elektronik sangat penting untuk penyelenggaraan pelayanan kesehatan karena informasi di dalamnya berasal dari data dan informasi kesehatan. Dengan demikian, rekam medis elektronik dapat digunakan sebagai indikator kualitas atau kualitas sistem penyelenggaraan pelayanan Kesehatan. Rumah sakit PKU Karanganyar telah mengimplementasikan penggunaan rekam medis elektronik sejak akhir tahun 2023 akan tetapi belum pernah dilakukan evaluasi terhadap penerapan rekam medis elektronik sehingga diperlukan upaya evaluasi yang formatif untuk melihat kualitas rekam medis elektronik dengan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) yaitu menilai sebuah sistem berdasarkan dimensi kemudahan (ease of use) dan persepsi manfaat (usefulness) yang dapat mempengaruhi penggunaan sistem (attitude toward using) dan mengaplikasian sistem secara berkelanjutan (actual usage). Jenis penelitian ini deskriptif analitik yang bersifat menganalisis dan menyajikan secara sistematik. Subyek dalam penelitian berjumlah 55 orang. Teknik analisis data dengan SmartPLS versi 3.0. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara perceived ease of use dengan perceived of usefulness (p-value 0.000, r= 0.832), terdapat pengaruh positif dan signifikan antara perceived of usefulness dengan attitude toward using (p-value 0.000, r= 0,689), terdapat pengaruh positif tetapi tidak signifikan secara statistik antara perceived ease of use dengan attitude toward using (p-value 0.122, r= 0.183), dan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara attitude toward using dengan actual usage (p-value 0.000, r= 0.789). penelitian ini diharapkan dapat menjelaskan faktor yang mempengaruhi penerimaan pengguna terhadap keberhasilan implementasi rekam medis elektronik.
Atensi Pengguna Mobile JKN dengan Pendekatan Model TAM (Technology Acceptance Model) Meisari, Winda Azmi; Widyaningrum, Nannyk; Prameswari, Ayu
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i2.5695

Abstract

Perkembangan teknologi informasi di bidang kesehatan telah mendorong Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk mengembangkan aplikasi Mobile JKN sebagai sarana untuk mempermudah akses layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Namun, tingkat adopsi aplikasi ini masih rendah, yang mendorong dilakukannya penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi atensi penggunaan Mobile JKN dengan pendekatan Model TAM (Technology Acceptance Model). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh persepsi kemudahan penggunaan (Perceived Ease of Use) dan persepsi manfaat (Perceived Usefulness) terhadap sikap pengguna (Attitude Toward Using) dan niat perilaku (Behavioral Intention) dalam menggunakan aplikasi Mobile JKN. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei, dan data dianalisis menggunakan alat analisis SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik persepsi kemudahan penggunaan maupun persepsi manfaat memiliki pengaruh signifikan terhadap sikap dan niat perilaku pengguna. Sikap positif terhadap penggunaan aplikasi terbukti menjadi mediator penting dalam memperkuat niat pengguna untuk terus menggunakan Mobile JKN. Hasil ini memberikan wawasan bahwa peningkatan adopsi aplikasi dapat dicapai dengan memperbaiki aspek kemudahan penggunaan dan manfaat yang dirasakan oleh pengguna
Analisis Pelaksanaan Alih Media Rekam Medis Rawat Inap Konvensional ke Rekam Medis Elektronik di Rumah Sakit Umum Daerah Sanjiwani Juliarta Suputra; I Gusti Ngurah Manik Nugraha; I Wayan Nurata; Rai Riska Resty Wasita
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i2.5737

Abstract

Berdasarkan observasi awal di RSUD Sanjiwani dari 58.996 berkas rekam medis rawat inap yang telah di scan yaitu 15.378 atau 26% dari total berkas rekam medis. Alih media tersebut lambat karena pada tahun 2024 Rumah Sakit sudah diwajibkan untuk menggunakan Rekam Medis Elektronik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gambaran alih media rekam medis rawat inap konvensional ke rekam medis elektronik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan terhadap 5 orang petugas rekam medis. Dari kurang lebih 71.040 rekam medis rawat inap terdapat sebanyak 28.717 rekam medis rawat inap yang sudah di scan dari periode Desember 2022 sampai Juli 2024. Berdasarkan hasil penelitian proses alih media berawal dari petugas mengambil berkas di rak penyimpanan, dilakukan assembling, entry, setelah itu baru di scan dan disimpan pada edoc. Pelaksanaan alih media masih ditemukan beberapa hambatan seperti kurangnya tenaga rekam medis, mesin yang tidak berfungsi dengan baik, banyak rekam medis tidak lengkap serta berkas rekam medis banyak berisi stapler.Proses pelaksanaan alih media di Rumah Sakit Umum Daerah Sanjiwani sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada. Kata Kunci : Alih Media, Rekam Medis,Rekam Medis Elektronik, Digitalisasi

Page 1 of 3 | Total Record : 21