cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,820 Documents
PERSEPSI PESERTA DIDIK SMK NEGERI SE-KABUPATEN SIDOARJO TERHADAP PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN DALAM KURIKULUM SMK Abdul Majid Hariadi; Nurhasan .; Abdul Rachman Syam Tuasikal
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.563 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data persepsi peserta didik SMK negeri se-KabupatenSidoarjoterhadap PJOK dalam kurikulum SMK. Metode: Penelitian kuantitatif dengan instrumen berupa angket menggunakan Skala Likert dengan skor 5-1. Uji validitas isi oleh dua orang ahlidanvaliditas butir pernyataan dengan melihat Corrected Item-Total yangnilaikorelasinya di atasatau sama dengan 0,2. Uji reliabilitas item dilakukan menggunakan koefisien reliabilitas Cronbach’s Alpha lebih dari 0,70 (ri> 0,70). Analisis data menggunakan uji deskriptif kuantitatif. Untuk mendeskripsikan setiap pernyataan indikator menggunakan tingkat capaian responden (TCR). Hasil: Indikator PJOK dalam kurikulum SMK nilai TCR 83% kategori baik. PJOK pada indikator kognitif nilai TCR 86% kategori sangat baik. PJOK pada indikator afektif nilai TCR 82% kategori baik. PJOK padaindikatorpsikomotornilai TCR 84% kategori baik. Untuk nilai TCR rata-rata dari semua indikator sebesar 83% kategori baik. Kesimpulan: Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa peserta didik SMK memiliki persepsi yang baik terhadap PJOK dalam kurikulum SMK. Sehingga PJOK harus menjadi bagian penting dalam kurikulum SMK dan diajarkan di kelas X, XI, dan XII.
GENRE-BASED LEARNING TO PROMOTE STUDENT’S CRITICAL THINKING IN INFORMAL EDUCATION Moh. Rismala; Oikurema Purwati; Ali Mustofa
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.077 KB)

Abstract

Penelitianini ertujuan untuk mempelajar ipenerapan pendekatan Genre-Based untuk mengembangkan pola berfikir kritis siswa di Edulab. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan secara mendalam dengan beberapa sumber informasi. Fenomena yang diteliti adalah implementasi dari lima langkah pendekatan Genre-Based dalam proses pembelajaran yang meliputi building the context, modelling and deconstructing the text, joint construction of the text,dan independent construction of the text. Disamping itu, penelitian ini juga menganalisis aspek cara berfikir kritis dari tulisan siswa. Pengambilan data melibatkan 1 guru bahasa inggris dan 5 siswa SMA dari masing-masing 2 kelas dengan menggunakan teknik observasi dan dokumentasi berupa teks argumentasi yang ditulis siswa. Dengan mengimplementasikan semua step dari genre-based cycle dan strategi scaffoldingkemandirian siswa dalam menulis teks, pendekatan genre-based berjalan dengan sangat baik. Hasilnya menunjukkan siswa mampu memahami dan melatih menulis teks argumentasi tahapan demi tahapan. Disamping itu, penggunaan GBA menyebabkan guru menjadi lebih kreatif dan tertata. Disisi lain, siswa tidak hanya mampu untuk menjawa pertanyaan, tetapi juga mampu untuk menulis teks yang baik dengan kesadaran pentingnya bahasa inggris sebagai bahasa asing dan mampu untuk berkomunikasi menggunakan bahasa target.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MATERI BANGUAN RUANG KELAS II SEMESTER I TAHUN AJARAN 2018-2019 DI SDN TANDES KIDUL I /110 SURABAYA Sri Astuti Handayani
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.033 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Matematika siswa kelas IISMT I materi bangun ruang di SDN Tandes Kidul I/110 Kota Surabaya menggunakan pembelajaran Kooperatif Make a Match. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama dua siklus yang dilakukan pada siswa kelas II SDN Tandes Kidul I/110 sebanyak 33 siswa. Siklus I menunjukan adanya ketuntasan aktivitas belajar siswa mencapai 68.01% dan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 71.21. Pada siklus II aktivitas belajar siswa mengalami kenaikan menjadi 88.89% sedangkan nilai rata-rata hasil belajar siswa mendapatkan hasil 84.55 dan siklus sudah dapat dihentikan. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa penggunaan pembelajaran Kooperatif Make a Match dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika materi bangun ruang siswa kelas II SDN Tandes Kidul I/110 Surabaya semester I tahun ajaran 2018-2019.
PENGEMBANGAN MODAL SOSIAL SEBAGAI STRATEGI MENGATASI DAMPAK PANDEMI COVID-19 DI KOTA PEKANBARU Indrawati .; Nurhamlin .; Yon Yanis; Risdayati .
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.56 KB)

Abstract

Pandemi Covid 19 memberikan perubahan sosial secara langsung, menjaga jarak serta pembatasan sosial berskala besar menjadi upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran covid-19di Provinsi Riau, pengembangan modal sosial dibutuhkan untuk membangun kepercayaan antar masyarakat. Metode yang dijalankan ialah melakukan survey secara umum di wilayah Kota Pekanbaru, sebagai langkah analisis situasi setelah mewabahnya COVID-19, guna menentukan kelayakan kegiatan pengabdian yang akan dilakukan. Memilih salah satu kawasan di Kota Pekanbaru sebagai percontohan dan lokasi kegiatan pengabdian, dengan pertimbangan pada kawasan tersebut banyaknya kasus positif covid yang terjadi dan jumlah penduduk yang relatif padat sehingga relatif potensial mengalami dampak pandemi COVID-19. Secara partisipatif melakukan kegiatan bersama pihak-pihak terkait seperti tokoh masyarakat, praktisi dan pihak-pihak yang memiliki ilmu pengetahuan yang relevan serta menciptakan jaringan sosial berbagai pihak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan semakin meningkat, terbukti dari kecenderungan masyarakat untuk selalu memakai masker jika ke luar rumah, mencuci tangan dengan sabun. Namun petugas keamanan yang melakukan pengawasan di lapangan masih menemukan adanya pelanggaran protokol kesehatan oleh sebagian masyarakat.
ANALISIS PSIKOLOGI SASTRA DENGAN TEORI FREUD DALAM LIRIK LAGU BINGUNG KARYA IKSAN SKUTER Mila Nirmala Sari Hasibuan; Masrizal .; Elysa Rohayani Hsb; Dini Hariyati Adam; Irmayanti .
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.88 KB)

Abstract

Psikologi sastra adalah memahami aspek –aspek kejiwaan yang terdapat dalam suatu karya, Di dalam perkembangannya, psikologi lebih berfokus pada sisi manusia dari aspek yang bisa diamati melalui berbagai gejala seperti orang yang sedang bersedih atau bergembira tampak dari gerak gerik serta raut wajah dan ungkapan kata, pada hakikatnya psikologi sastra dibangun atas dasar asumsi – asumsi genensis dalam hubungannya dengan asal usul karya, teori psikologi yang sangat dominan dalam analisis karya sastra adalah teori Freud, dimana teori ini membedakan kepribadian menjadi tiga (3) macam yaitu ID, EGO dan Super Ego, penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengolahan data menggunakan telaah pustaka, sedangkan metode analisis data menggunakan metode hermeneutika, adapun hasil dari pembahasan adalah ID:“Memilih jadi kere salah” “Menjadi bintang ketinggian, menjadi tanah kerendahan, jadi matahari gak sanggup, menjadi bulan terlalu redup” guru setra sudah digelar, dalangnya akan berkoar”, EGO : “keras dikatai fasis, tengah dinilai tak ideologis” ingin kaya amatlah susah”, “gedung – gedung ditinggikan, “akal sehat dihancurkan, lakon sudah disiapkan, korban – korban pasti dibungkam”, Super Ego : “Muka klimis katanya necis, jenggotan dikatai teroris, bersurban dibilang kearab – araban, bercelana levis dibuli kebarat – baratan”belum berhasil dihina, sukses jadi omongan tetangga” “sepertinya menjadi manusia, adalah masalah buat manusia “ sekolah dimahalkan, ilmu dibuang keselokan” “Maling sandal dibakar, koruptor berkelakar “
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Dini Hariyati Adam; Irmayanti .; Mila Nirmala Sari Hasibuan; Elysa Rohayani Hasibuan; Rahmi Nazliah
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.807 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Ekosistem. Penelitian ini merupakan penelitiankuasi eksperimen dimana desain penelitiannya melibatkan perlakuan yang berbeda antar 2 kelas. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Silangkitang. Terdiri dari 4 (empat) kelas yang berjumlah 140 orang siswa. Sampel dalam penelitian ini ditentukan secara total sampling. Jumlah kelas yang diambil adalah 2 kelas. 1 kelas sebagai kelas eksperimen yaitu kelas X yang berjumlah 35 orang dan kelas kontrol yaitu kelas X yang berjumlah 35 orang. Sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 70 orang. Dimana Hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Silangkitang Pembelajaran 2019/2020, pada materi ekosistem dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsawdapat dilihat perubahan nilai dari pretest ke posttest kelas eksperimen diperoleh rata-rata 82,71 dengan kategori baik dengan standar deviasi 107,667. Skor maksimum yang diperoleh gain eksperimen adalah 100 dan minimum adalah 65. Sedangkan untuk gain perubahan nilai dari pretest ke posttest pada kelas kontrol diperoleh rata-rata 72,57 dengan kategori cukup baik dengan standar deviasi 6,891. Skor maksimum yang diperoleh gain kontrol adalah 80 dan minimum adalah 60. Dari hasil yang diperoleh disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar siswa pada materi ekosistem di kelas X SMA Negeri 1 silangkitang tahun pembelajaran 2019/2020.
KONFLIK PASCA PEMILU AMERIKA SERIKAT TAHUN 2020 DITINJAU DARISOCIAL IDENTITY THEORY Yoga Rosmanto; Dhimas Rudy Hartanto; Agus Adriyanto
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.812 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i2.2595

Abstract

Konflik pemilihan umum Amerika Serikat memiliki dimensi khusus dalam proses demokrasi yang terjadi di Amerika Serikat. Pemilihan umum yang melibatkan dua calon presiden mengakibatkan perpecahan dalam masyarakat. Pengerahan kekuatan dalam membendung demonstrasi dan penindakan menjadi hal utama yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat. Terdapat dua kelompok yang menjadi aktor utama dari konflik tersebut. Kelompok pro Trump memiliki pandangan bahwa Biden dan pendukungnya tidak lebih baik dari kelompoknya. Kelompok pro Biden memiliki pandangan bahwa Trump dan pendukungnya tidak lebih baik dari kelompoknya. Hal ini dikarenakan proses terjadinya identitas sosial yang telah terjadi sebelum konflik pemelihan umum menjadi besar. Proses identifikasi, kategorisasi, dan diskrimasi adalah tahapan pembentukan identitas sosial. Identifikasi terjadi dengan adanya kampanye dari Trump dan Biden yang membuat masyarakat Amerika Serikat menjadi memiliki pandangan mengenai Trump dan Biden sebagai calon presiden Amerika Serikat ke-46. Proses selanjutnya adalah kategorisasi yang menggunakan kognitif individu sehingga individu mengambil keputusan untuk masuk dalam kelompok pendukung Trump maupun Biden. Diskriminasi yang dilakukan oleh kedua kelompok diaktualisasikan dalam perilaku negatif yang berdampak pada stabilitas keamanan Amerika Serikat. Alternatif yang dapat diberikan adalah dengan meredam sumber konflik, tindakan pemerintah yang lebih responsif, dan menentukan superordinate goals yang dilaksanakan bersamaan kedua kelompok.
SUATU PANDANGAN YURIDIS KEDUDUKAN KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN TAPANULI SELATAN DALAM MENYELESAIKAN SERTIFIKAT GANDA Kasmudin Harahap
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.515 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentangsuatu pandangan yuridiskedudukan Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Selatan Dalam Menyelesaikan Sertifikat Ganda. Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui Penyebab Terjadinya Sertifikat Ganda dalam kepemilikan tanah, dan 2) Untuk mengetahui suatu pandangan yuridiskedudukan Kantor Badan Pertanahan Kabupaten Tapanuli Selatan dalam menyelesaikan Permasalahan Sertifikat Ganda. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif, penelitian hukum normatif ini adalah suatu penelitian yang menganalisis baik hukum yang tertulis dalam buku ( law as it written in the book). Penyebab terjadinya sertifikat ganda adalah bisa dikarenakan adanya unsur kesengajaan, ketidaksengajaan dan dikarenakan kesalahan administrasi. Timbulnya sertifikat ganda juga disebabkan oleh kurangnya kedisplinan dan ketertiban aparat pemerintah yang terkait dengan bidang Pertanahan dalam pelaksanaan tugasnya. Peranan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam menyelesaikan Sertifikat Ganda adalah sebagai lembaga mediator bagi pihak pemegang hak untuk penyelesaian secara musyawarah, membatalkan salah satu sertifikat setelah para pihak yang bersangkutan memperoleh jalan musyawarah, mengakui pemilik tanah tersebut sah selama pemilik tanah mempunyai sertifikat tanah yang menunjukkan data yang sebenarnya. Menelaah dan mengeloh data untuk menyelesaikan perkara dibidang pertanahan, Menampung gugatan-gugatan, menyiapkan bahan memori jawaban, menyiapkan memori banding, memori/kontrak memori kasasi, memori/kontrak memori peninjauan kasasi atas perkara yang diajukan melalui peradilan terhadap perorangan dan badan hukum yang merugikan Negara, Mengumpulkan data dan menelaah sengketa pertanahan dan menyiapkan konsep keputusan mengenai penyelesaian sengketa atas tanah.
BATASAN PROBLEMATIKA BAHASA INDONESIA ( ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA ) Fauziah Hanum
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.826 KB)

Abstract

Bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan oleh manusia untuk saling berhubungan ,saling belajar dan saling berbagi pengalaman baik secara lisan maupun tulisan.Bahasa adalah alat yang bertujuan untuk menyampaikan maksud,ide,pikiran dan perasaan kepada orang lain.Bahasa memungkinkan manusia untuk saling berhubungan dan saling meningkatkan intelektual. Akan tetapi dalam berbahasa kadang-kadang manusia masih banyak mengalami kesalahan dalam berbahasa. Analisis kesalahan adalah suatu teknik dalam linguistik terapan untuk mengamati perkembangan belajar bahasa. Teknik untuk mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan menginterpretasikan secara sistematis,kesalahan-kesalahan yang dibuat oleh pembelajar yang sedang belajar bahasa dengan menggunakan teori-teori dan prosedur lingusitik.Analisis kesalahan merupakan suatu proses yang didasarkan pada analisis kesalahan orang yang sedang belajar dengan objek yang jelas.Analisis kesalahan dilakukan untuk memenuhi proses pemerolehan bahasa bagi para pelajar dan penyempurnaan strategi pengajaran.Analisis kesalahan berbahasa biasanya sering terlihat dalam bentuk komunikasi lisan maupun komunikasi tulis.Adapun masalah pada penelitian tersebut antara lain: (1) untuk mengetahui sebab dan penyebab berbagai kesalahan bahasa Indonesia dan solusinya (2) untuk memperbaiki kesalahan bahasa Indonesia kekinian dan solusinya (3) untuk mencegah dan menghindari kesalahan yang lebih banyak.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan dokumentasi.Sedangkan analisis data menggunakan metode agih.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) bahasa Indonesia khususnya telah mengalami berbagai kesalahan berbahasa khususnya dalam tingkatan linguistik.(2) Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kesalahan dalam berbahasa.
IMPLEMENTASI DAKWAH EKONOMI UMAT DI PONDOK PESANTREN TARIKAT SHIDDIQIYYAH Muhammad Khoirun Nasirin; Muhammad Zainul Miftahul Arifin; Mohammad H Holle
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.535 KB)

Abstract

Pesantren merupakan sebuah lembaga pendidikan agama Islam yang sudah berkembang lama. Keberadaan pesantren dapat memberi implikasi dan lokomotif kepada masyarakat terhadap perubahan ekonomi. Dan kini, pesantren sebagai aspirasi umat dalam mencari pola, model, dan sistem pendidikan. Sebagai realitas, bahwa pesantren mempunyai implikasi yang strategis dapat mengubah ekonomi umat menjadi lebih baik. Tujuan peneletian ini adalah 1) mendeskripsikan operasional dakwah ekonomi umat pada pesantren tarikat Shiddiqiyyah. 2) mendeskripsikan dakwah ekonomi umat pada pesantren tarikat Shiddiqiyah. 3) menggambarkan hasil dakwah ekonomi umat pada pesantren tarikat Shiddiqiyyah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi. Untuk memperoleh keabsahan data digunakan langkah-langkah ketekunan, trianggulasi sumber data dan diskusi bersama objek peneliti. Teknik analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi penarikan kesimpulan.Analisa penelitian dakwah ekonomi umat pada pesantren tarikat Shiddiqiyyah adalah memberi pembinaan, pemberdayaan, memberi santunan pendidikan, memberi bantuan dana kepada masyakat untuk membuka umkm sektor formal, meminjamkan dana kepada uyunun tajrin naf’ah. hasil penelitian ini, ada beberapa saran terkait dakwah ekonomi umat yang dilakukan pesantren tarikat Shiddiqiyyah 1) dalam upaya dakwah ekonomi umat pesantren tarikat Shiddiqiyyah lebih dikembangkan sampai berskala nasional. 2) terkait dakwah ekonomi umat khususnya peminjaman dana lebih dipermudah 3) membina lebih intens dalam pengelolahan bisnis usaha warga 4) menyadarkan kepada masyarakat akan pentingnya ekonomi khususnya ekonomi keluarga 5) masyarakat harus memanfaatkan akomodasi yang sudah di sediakan tarikat Shiddiqiyah

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue