cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,820 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN GAME ONLINE TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA SMA MUHAMMADIYAH 1 PALANGKA RAYA TAHUN AJARAN 2020/2021 Annisa Amalia Sabella; Romiaty Romiaty; Oktamia Karuniaty Sangalang
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.319 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i2.2602

Abstract

Prokrastinasi akademik adalah kecenderungan untuk melakukan penundaan tugas-tugas akademik yang digantikan dengan kegiatan lain di luar akademi. Berdasarkan data yang ditemukan saat observasi banyak siswa yang menunda tugas karena bermain game online hingga larut malam.Teknik pengumpulan data utama pada penelitian ini menggunakan angket penggunaan game online dan prokrastinasi akademik, sedangkan teknik pengumpulan data pendukung yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis korelasi sederhana.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penggunaan game online siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya berada dalam kategori tinggi (10,4%),sedang (89,6%), dan rendah (0%). 2) Prokrastinasi akademik siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya berada dalam kategori tinggi (29,9%), sedang (62,7%), dan rendah (7,5%). 3) Hasil analisis data diperoleh rhitung sebesar 0,718. Melihat taraf signifikasi 5% pada tabel r product moment dengan dk = n-2 = 67-2 = 65 diperoleh nilai 0,244 pada taraf 5%. Dengan kata lain, bahwa H0 ditolak dan Ha diterima pada taraf signifikasi 5%. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif antara penggunaan game online terdapat prokrastinasi akademik siswa. Semakin tinggi penggunaan game online maka akan semakin tinggi prokrastinasi akademik siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya.
MULTIMODAL ANALYSIS ON SHERA CEILING BOARD- SERIOUSLY DURABLE ADVERTISEMENT Irma Khoirot Daulay
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.944 KB)

Abstract

This study was conducted to find out the five semiotic systems of multimodal such as linguistic, visual, audio, gestural and spatial on Shera Ceiling Board Advertisement. The data was video made in Thailand and the duration was 51 seconds. The study used Miles, Hubarman and Saldana (2014:14) as guidance to analyze the data, the procedures are data collection, data condensation, data display and drawing/ verifying data. The video was divided into 17 scenes and each scene was analyzed based on five semiotic systems of multimodal to understand and investigate the multi modes of communication on it. The contribution on the study are the detail description of how the advertisement works in semiotic system of multimodal such as linguistics, visual, audio, gestural and spatial on Shera Ceiling Board Advertisement.
MENCEGAH KEMUNCULAN KONFLIK MASA DEPAN ANTARA PESILAT TERATE DAN WINONGO DI MADIUN Anindita Nur Hidayah; Yoga Rosmanto; Rivaldo Noval Putra Santosa; Agus Adriyanto
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.856 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i2.2604

Abstract

Terbaginya perguruan silat di Madiun, yaitu antara SH Terate dan SH Winongo,memunculkan konflik hingga menimbulkan korban serta kerugian materiil. Bahkan, konflik antarpesilat ini sering kali merugikan masyarakat yang tidak memiliki hubungan apapun dengan konflik tersebut. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana upaya resolusi konflik yang dapat dilakukan untuk mencegah kemunculan konflik sosial antara pesilat SH Terate dan SH Winongo yang mungkin terjadi lagi di masa depan. Dynamic Framework for Conflict Prevention and Resolution milik Dr. Ichsan Malik digunakan untuk menganalisisisu ini, untuk nantinya dapatdirumuskan alternatif resolusi konflik. Berdasar pada analisis dalam penelitian, ditemukan sumber konflik, pemicu, hingga akselerator dari konflik antarpesilat di Madiun tersebut. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, maka disimpulkan bahwa upaya untuk mencegah kemungkinan munculnya konflik di masa depandititikberatkan kepada para sesepuh perguruan (baik pengurus, pelatih, ataupun warga peguruan), para pemangku kebijakan (pemda ataupun pemkot Madiun), dan kelompok fungsional. Selain itu, penting bagi seluruh pihak untuk turut andil dalam mencegah terjadinya konflik antarpesilat ini, dengan bersatu dan menghilangkan ego masing-masing untuk menciptakan perdamaian yang berkelanjutan.
PERAN KECERDASAN EMOSIONAL DALAM MENGATASI POTENSI KONFLIK EKONOMI AKIBAT PENERAPAN WFH SELAMA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN BANYUMAS Rivaldo Noval Putra Santosa; Anindita Nur Hidayah; Yoga Rosmanto; Agus Adriyanto
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.702 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i2.2606

Abstract

Sebagaimana kita ketahui bahwa keberadaan pandemi Covid-19 dan penerapan WFH tentunya memberikan beban tersendiri bagi masyarakat Banyumas, khususnya bagi para pekerja. Tuntutan untuk bekerja di rumah menjadi beban tersendiri bagi mereka yang kesehariannya harus berada diluar rumah untuk mencari nafkah. Situasi tersebut menuntut mereka untuk menggunakan strategi psikologis terbaik yang mampu membantu dalam mengendalikan berbagai stimulus negatif menjadi langkah solutif dalam pelaksanannya. Kecerdasan emosional diprediksi menjadi salah satunya aspek vital yang mampu meredam beban akibat WFH ini menjadi konflik sosial.Adapun metodedan pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan studi literatur. Kemudian, untuk menganalisis persoalan yang ada di dalam penelitian ini, kami menggunakan beberapa teori yakni teori kecerdasan emosional, teori konflik ekonomi, teori kesejahteraan psikologis. Setelah dilakukan analisis, hasil penelitian ini menemukan bahwa untuk dapat mengembangkan sikap dan perilaku yang adaptif terhadap berbagai situasi dan kondisi, termasuk di dalamnya terkait situasi WFH akibat pandemi Covid-19, masyarakat Banyumas diupayakan agar senantias meningkatan kecerdasan emosionalnya, karena ketika emosinya sudah dapat terkontrol dengan baik, maka dengan sendiri mereka akan menghindari konflik-konflik yang sebenarnya tidak perlu terjadi. Selain itu, kecerdasan emosional merupakan hal yang penting bagi masyarakat Banyumas dalam mengelola berbagai situasi yang terdadak dalam kehidupan mereka. Kecerdasan emosional yang tinggi berperan dalam mengurangi beban hidup yang dihadapi dan mampu meningkatkan kesejahteraan psikologis pada mereka. Kecerdasan emosional yang baik dimanifestasikan dalam kemampuan yang adaptif oleh para pekerja di Banyumas.
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN MOTIVASI BELAJAR IPS TERPADU SISWA SMP NEGERI 2 AMANDRAYA Baziduhu Laia
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.301 KB)

Abstract

This study aims: 1) To describe the level of emotional intelligence of students. 2) To describe the level of student motivation. 3) To see the relationship between emotional intelligence and learning motivation of class students. This research uses correlational quantitative research. The population and sample of the study were all students of class VIII who may be 50 people. Based on the research results, it is obtained 1) The overall level of intelligence is in the medium category. 2) The total level of student motivation to learn is in the medium category. 3) the relationship between emotional intelligence and student learning motivation is H0 rejected and Ha accepted. It can be perfected that students with high emotional intelligence will also have higher levels of student motivation. The level of emotional intelligence of students, the level of student learning motivation is also getting lower. Based on this research, the researchers suggest that social studies teachers be more intensive in providing intelligence to increase students' intelligence and learning motivation in schools.
PENINGKATAN HASI BELAJAR IPS SISWA PADA MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI) Baziduhu Laia
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.358 KB)

Abstract

This study aims to describe learning using the Problem Based Learning (PBI) model and increase student learning outcomes through the application of the Problem Based Learning (PBI) model. This research is a Classroom Action Research (PTK). The instruments used were (a) Teacher (Researcher) and Student Observation Sheet, (b) Interview Guide Sheet, (c) Documentation, (d) Field Notes, (e) Learning Outcomes Test. Research subjects, students of class IX SMP Negeri 3 Onolalu with a total of 20 students. The results of the research obtained indicate that the Instruction Problem Based Learning (PBI) model can improve student learning outcomes, especially in tube material. This is because applying the Problem Based Instruction (PBI) learning model of students who are more active in learning, better understand the concept of material well, are able to solve social science problems, students' analytical power on social studies problems increases, they are more critical in solving problems and group learning is carried out. make students more open in conveying their ideas. Based on the results of this study, it can be denied that using the Problem Based Learning Instruction (PBI) model can improve student learning outcomes, especially in tube material. The Problem Based Instruction (PBI) Learning Model can be used as an alternative in improving student learning outcomes in social science learning.
PENGGUNAAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN INOVATIF BERBASIS DEEP DIALOGUE/CRITICAL THINKING TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU Baziduhu Laia
Jurnal Education and Development Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.189 KB)

Abstract

This study aims to determine the increase in student learning outcomes after an innovative learning approach based on deep dialogue / critical thinking in Integrated Social Studies subjects with the material of the Indonesian economic system in class VIII SMP Negeri 2 Toma. The instruments used were: (1) observation sheets, (2) test learning outcomes, (3) photo documentation. Learning outcome tests are used to see an increase in student learning outcomes. The subjects in this study were class VIII-A SMP Negeri 2 Toma. From the results of research with a learning approach based on deep dialogue / critical thinking, this can be seen in the research of each cycle. (1) the average student learning outcomes in the first cycle only reached 71, while in the second cycle the average student learning outcomes increased to 86.12. (2) The result of teacher observations in the first cycle of the first meeting was 75%. While at the second meeting it was 82.69%. In the second cycle the first meeting was 88.46%. While at the second meeting it was 96.15%. Based on the results of this study, it can be concluded that the use of innovative learning approaches based on deep dialogue / critical thinking can improve student learning outcomes in Integrated Social Studies subjects. For this reason, it suggests suggestions (1) The teacher who applies it applies the appropriate learning approach in accordance with the material being applied. (2) The teacher can master various learning approaches so that they can be applied during the learning process (3) Develop further research with a longer time planning so that the research results obtained are maximized and effective (4) the results of this study are used as a basis for development for research Furthermore.
HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN IBU TENTANG ASI ESKLUSIF DENGAN PEMBERIAN ASI PERAH Nur Aliyah Rangkuti; Rodiana Sinaga; Yulinda Aswan
Jurnal Education and Development Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.304 KB)

Abstract

Pemberian ASI pada Ibu Bekerja terhambat pada waktu menyusui karena intensitas pertemuan Ibu dan Bayi berkurang. Alternatif yang bisa ditempuh adalah pemberian ASIP. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Hubungan Pendidikan dan Pengetahuan tentang ASIP dengan Pemberian ASIP pada Ibu Bekerja di Puskesmas Batangtoru Tahun 2020. Metode Penelitian bersifat Survey analitik desain cross sectional dilaksanakan di Puskesmas Batangtoru. Populasi seluruh Ibu bekerja yang memiliki bayi usia ≥ 6 bulan sampel sebanyak 36 orang teknik Purvosive sampling. Hasil Pengumpulan data dengan kuesioner dan uji statistic Fisher dan Continuity Correlation. Pada analisa bivariat didapatkan p value < α, ada hubungan pendidikan dengan pemberian ASIP ( P value = 0,004) dan ada hubungan pengetahuan dengan pemberian ASIP (P value = 0,002). Kesimpulan ada hubungan pendidikan dan pengetahuan ibu tentang asi eksklusif dengan pemberian ASI perah pada ibu bekerja. Disarankan kepada Puskesmas meningkatkan Promosi kesehatan tentang ASIP agar ibu mau melakukan ASIP.
KEDUDUKAN HUKUM PERJANJIAN INTERNASIONAL YANG TIDAK MENGGUNAKAN BAHASA INDONESIA Habib Adjie
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.14 KB)

Abstract

Undang-undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera Nasional, Bahasa, Lambang Negara dan Lagu Kebangsaan, dalam Pasal 31 (1) disebutkan Bahasa Indonesia wajib digunakan dalam nota kesepahaman atau perjanjian yang melibatkan lembaga negara, instansi pemerintah Republik Indonesia, lembaga swasta Indonesia atau perseorangan warga negara Indonesia. (2) Nota kesepahaman atau perjanjian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang melibatkan pihak asing ditulis juga dalam bahasa nasional pihak asing tersebut dan/atau bahasa Inggris. Ketentuan tersebut perlu dibahas mengenai akibat hukumnya jika Perjanjian Internasional tersebut tidak menggunakan Bahasa Indonesia, tapi Bahasa Inggris. Undang-undang tersebut tidak mengatur sanksi atau kedudukan hokum untuk perjanjian internasional yang tidak menggunakan Bahasa Indonesia dalam pengakajian kedudukan hokum tersebut perlu dikaitkan dengan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat nomor :451/PDT.G/2013/PN.JKT. Brt, juncto Pengadilan Tinggi DKI Jakarta omor : 48/PDT/2014/PT. DKI dan Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia nomor : 601 K/Pdt/2015 yang membenarkan perjanjian yang dibuat oleh para pihak dinyatakan batal demi hokum karena tidak menggunakan Bahasa Indonesia. Perjanjian Internasional yang tidak menggunakan Bahasa Indonesia merupakan perjanjian terlarang karena dibuat dengan sebab yang terlarang (Pasal 1335 KUHPerdata jo Pasal 1337 KUHPerdata). Sehingga tidak memenuhi syarat essensialia dari syarat sahnya suatu perjanjian sebagaimana yang ditentukan dalam ketentuan Pasal 1320 KUHPerdata. Adanya putusan pengadilan tersebut sebagai bentuk penafsiran dari Pasal 31 ayat (1 – 3) di atas.
EKSPRESI ESTETIK DALAM LAKON BANJARAN CAKIL OLEH DALANG KI PURBO ASMORO KAJIAN ETNOPRAGMASTILISTIKA Darmawan .; Setyo Yuwana Sudikan; Setijawan .
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.594 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menemukan ekspresi estetik dalam lakon Banjaran Cakil oleh Dalang Ki Purbo Asmoro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskrispsi kwalitatif. Teknik analisis data menggunakan teori hermenuetik dan agih. Lakon Banjaran Cakil yang dipentaskan oleh Ki Purbo Asmoro terdapat perilaku komunikasi yang terjadi dalam masarakat dan pola tuturan yang dipengaruhi oleh konteks yang terjadi pada saat itu. Perilaku komunikasi yang terdapat dalam lakon Banjaran Cakil dipengaruhi oleh setting, participant, act, key, instrument, norms dan genre. Komunikasi yang dihasilkan dalam lakon Banjaran Cakil berupa suluk, antawacana, gendhing, keprakan, dhodhogan kothak, sabetan dan sindhenan yang berupa tindak tutur yang diekspresikan dalam lakon Banjaran Cakil. Bentuk ekspresi estetik pada lakon Banjaran Cakil tersebut diejawantahkan menggunakan basa rinengga, unen-unen,sabetan untuk menghasilkan nilai etik dan estetik.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue