cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,820 Documents
HUBUNGAN BIMBINGAN ORANGTUA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Gulo, Rani Diwisatri; Gulo, Grace Mariana; Laia, Festina; Duha, Sri Selitiani; Laia, Faustu Fabrinogese; Telaumbanua, Kaminudin
Jurnal Education and Development Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i2.5086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara bimbingan orangtua dengan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Susua Tahun Pelajaran 2023/2024. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII, berjumlah 63 siswa, dan sampel yang digunakan adalah sampel total seluruh populasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Ex Post Facto. Instrumen penelitian berupa angket yang memuat 60 item pernyataan mengenai bimbingan orangtua dan motivasi belajar siswa, yang telah divalidasi melalui triangulasi oleh tiga orang guru senior. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket kepada siswa dan verifikasi data sesuai petunjuk pengisian. Analisis data dilakukan menggunakan koefisien korelasi Product Moment dan koefisien determinasi, serta uji hipotesis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara bimbingan orangtua dan motivasi belajar siswa dengan nilai rxy = 0,823 > rtabel = 0,367 pada taraf signifikansi 5%, serta kontribusi bimbingan orangtua terhadap motivasi belajar sebesar 67,73%. Hal ini menunjukkan bahwa bimbingan orangtua memegang peran penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar orangtua lebih aktif memberikan bimbingan, guru melibatkan orangtua dalam proses belajar, dan penelitian selanjutnya memperluas variabel dan populasi untuk memperoleh generalisasi yang lebih luas.
PELAKSANAAN BIMBINGAN KELOMPOK HUBUNGANNYA DENGAN PENINGKATAN ETIKA PERGAULAN SISWA Laia, Abraham; Gulo, Sonitema; Gaurifa, Resta Soraya; Giawa, Filifo; Zebua, Murulina; Sarumaha, Westik Kristiani; Telaumbanua, Kaminudin
Jurnal Education and Development Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i1.5484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pelaksanaan bimbingan kelompok dengan peningkatan etika pergaulan siswa kelas XI.3 Akuntansi SMK Negeri 1 Idanogawo Tahun Ajaran 2023/2024. Kenyataan menunjukkan bahwa siswa memerlukan bimbingan dalam membentuk sikap etis dalam pergaulan agar dapat bertindak sesuai norma sosial dan sekolah. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Data dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, koefisien korelasi Pearson, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan kelompok berhubungan sangat tinggi dengan peningkatan etika pergaulan siswa. Nilai koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,960, lebih tinggi dari r tabel 0,361 pada N=30 dengan taraf signifikansi 5%. Hasil uji t menunjukkan t hitung 18,34 > t tabel 2,048, sehingga hipotesis nol (Ho) ditolak. Hal ini membuktikan adanya hubungan signifikan antara pelaksanaan bimbingan kelompok dengan peningkatan etika pergaulan siswa. Dengan demikian, bimbingan kelompok dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam membentuk perilaku etis siswa di lingkungan sekolah. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar kepala sekolah memanfaatkan guru pembimbing dalam pelaksanaan bimbingan kelompok secara rutin, siswa menerapkan nilai etika dalam kehidupan sehari-hari, dan penelitian ini dapat dikembangkan lebih luas pada populasi atau sekolah lain untuk memperkuat temuan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN (RMS) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI PEMANASAN GLOBAL KELAS X SMAN 5 PADANGSIDIMPUAN Harahap, Widia Astuti; Siregar, Rizky Amelia Dona; Rahmi Tanjung, Sri
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.5503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat Pengaruh Model Pembelajaran (RMS) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Sistem Pemanasan Global Kelas X Di SMA Negeri 5 Padangsidimpuan. Penelitian ini dilakukan dengan mengunakan metode kompratif dengan jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Pre-Experimental Designs, sedangkan desain yang digunakan adalah One grup Pre-test Post-test Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 246 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik Sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Cluster Sampling. Sehingga didapat sampel penelitian sebanyak 35 siswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan Tes, yang dimana lembar observasi ditujukan kepada guru biologi sedangkan tes kepada siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial berbantuan aplikasi SPSS 22 dan 27. Berdasarkan hasil perhitungan analisis deskriptif tentang penggunaan model pembelajaran (RMS) diperoleh nilai rata-rata 90,33 kategori “Sangat Baik”. Selajutnya hasil belajar siswa pada materi pemanasan global dengan menggunakan model pembelajaran RMS diperoleh nilai rata-rata sebesar 79,86 dalam kategori “Sangat Baik”. Hasil perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan bantuan SPSS 22 dan 27 ditemukanthitung > ttabel yaitu 0,05> 0,000, maka Ha diterima dan Ho ditolak, Artinya ada pengaruh pengaruh model pembelajaran RMS (Reading, Mind Mapping and Sharing) terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem pemanasan global kelas X di SMA Negeri 5 Padangsidimpuan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 FANAYAMA Halawa, Carlos A’ozu Ade Vennarson; Waruwu, Fabiatus
Jurnal Education and Development Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 9 Satu Atap Tebas. Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah kuantitatif ex post facto.Populasi yang digunakan dalam penelitian ini ialah peserta didik di kelas VIII dan sampel yang digunakan sebanyak 53 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian dengan menggunakan angket pernyataan serta hasil belajar. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik regresi sederhana, uji determinasi dan juga uji hipotesis. Hasil penelitian, diperoleh bahwa: 1) pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas memiliki persentase sebesar 74% dan termasuk kedalam kategori cukup2) hasil belajar peserta didik selama pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas sebesar 96% untuk 53 peserta didik yang memiliki nilai ujian tengah semester dibawah KKM yang telah ditentukan oleh sekolah yaitu 65 berada dalam kategori rendah, 3) berdasarkan hasil hitung regresi linear sederhana, diperoleh nilai signifikansi 1,367 < 4,02 yang menunjukkan bahwa Ha ditolak dan H0 di terima. Kesimpulan dari penelitian ini ialah pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas tidak memiliki pengaruh terhadap hasil belajar peserta didik di SMP Negeri 9 Satu Atap Tebas pada mata pelajaran IPS
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GEOGEBRA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GEOMETRI TRANSFORMASI KELAS XI SMA NEGERI 1 TELUK DALAM Buulolo, Niscaya Putri Karia; Halawa, Juita Murni
Jurnal Education and Development Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6945

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media geogebra terhadap hasil belajar siswa pada materi geometri transformasi kelas XI SMA Negeri 1 Teluk Dalam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan quasi eksperimen. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling, dimana kelas tersebut dipilih secara acak dari semua populasi yang digunakan oleh peneliti. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Teluk Dalam yang berjumlah 179 siswa. Sampel penelitian adalah kelas XI-IA Rai yang berjumlah 36 siswa sebagai kelas eksperimen dan XI-IA Kalabubu yang berjumlah 36 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes. Hasil pengolahan data penelitian diketahui nilai rata-rata pretest kelas eksperimen 65,28 dan kelas kontrol 63,69 dan posttest kelas eksperimen 83,83 dan kelas kontrol 65,94. uji hipotesis menggunakan independent sampel t-test di mana nilai sig.(2-tailed) adalah 0,000 < 0,05. Artinya, ada perbedaan yang signifikan antara nilai posttest kedua kelas tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media geogebra terhadap hasil belajar siswa pada materi geometri transformasi. Hal ini dipengaruhi oleh keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran berbasis teknologi yang interaktif, khususnya melalui penggunaan media geogebra. Berdasarkan temuan penelitian, peneliti menyarankan: (1). Penggunaan media geogebra dapat dijadikan sebagai alternatif oleh guru dalam proses pembelajaran matematika, khususnya pada materi geometri transformasi, guna memaksimalkan hasil belajar siswa. (2). Peserta didik disarankan untuk lebih aktif dalam mengeksplorasi materi dengan memanfaatkan media geogebra, agar hasil belajar yang diperoleh menjadi lebih optimal, khususnya pada materi geometri transformasi. (3). Hasil penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya dalam memilih untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa.
PERAN LAYANAN INFORMASI DALAM MENANGGULANGI KENAKALAN REMAJA PADA SISWA KELAS SMP NEGERI 1 FANAYAMA Wau, Siapatau; Duha, Dwi Tirta Kirana; Hondro, Stefani Inner External; Dakhi, Yohana Hayati; Gulo, Tirta Wani; Telaumbanua, Kaminudin
Jurnal Education and Development Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i3.7583

Abstract

Kenakalan remaja merupakan permasalahan yang sering muncul pada peserta didik usia sekolah menengah pertama dan dapat menghambat perkembangan akademik, sosial, serta kepribadian siswa. Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal memiliki peran strategis dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kenakalan remaja, salah satunya melalui layanan bimbingan dan konseling, khususnya layanan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan efektivitas layanan informasi dalam menanggulangi kenakalan remaja pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Fanayama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen, yaitu desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Fanayama yang berjumlah 22 orang. Instrumen penelitian berupa angket kenakalan remaja yang disusun berdasarkan skala Likert dan telah diuji validitas serta reliabilitasnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest, sedangkan analisis data menggunakan teknik persentase, statistik deskriptif, dan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kenakalan remaja sebelum diberikan layanan informasi berada pada kategori tinggi. Setelah diberikan layanan informasi, tingkat kenakalan remaja mengalami penurunan dan berada pada kategori rendah. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest, sehingga layanan informasi dinyatakan efektif dalam menanggulangi kenakalan remaja. Dengan demikian, layanan informasi memiliki peran penting sebagai upaya preventif dan edukatif dalam membantu siswa memahami dampak perilaku menyimpang serta mengarahkan mereka pada perilaku yang positif.
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA Nurfaizin, Fikrial; Nursaidah, Nursaidah; Patimah, Siti; Lugowi, Rifyal Ahmad
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7675

Abstract

Penelitian ini membahas pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai strategi strategis dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dan efektivitas organisasi pendidikan di era digital. Tujuan penelitian adalah menganalisis model pelatihan dan pengembangan SDM yang efektif, berkelanjutan, serta relevan dengan kebutuhan instansi pendidikan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai literatur, jurnal, dan kebijakan pemerintah terkait pengembangan SDM di bidang pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas pelatihan dipengaruhi oleh analisis kebutuhan yang akurat, dukungan manajerial, desain pembelajaran berbasis blended-experiential learning, serta evaluasi berlapis menggunakan model Kirkpatrick. Ditemukan pula bahwa keberhasilan implementasi program dipengaruhi oleh faktor pendukung seperti kebijakan pemerintah, komitmen pimpinan sekolah, budaya organisasi kolaboratif, dan motivasi tenaga pendidik. Sebaliknya, keterbatasan anggaran, resistensi terhadap perubahan, dan minimnya tindak lanjut pascapelatihan menjadi hambatan utama. Kajian ini merekomendasikan model pelatihan berbasis Continuous Professional Development (CPD) dengan pendekatan blended-experiential learning sebagai solusi strategis untuk mewujudkan pengembangan SDM pendidikan yang adaptif, relevan, dan berkelanjutan. Dengan penerapan model tersebut, institusi pendidikan diharapkan mampu membangun budaya belajar organisasi yang responsif terhadap perubahan zaman serta meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkesinambungan.
NILAI-NILAI KEPEMIMPINAN NABI MUHAMMAD SAW SEBAGAI LANDASAN SUPERVISI PENDIDIKAN ISLAM Nursaidah, Nursaidah; Nurfaizin, Fikrial; Supardi, Supardi; Gunawan, Agus
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai kepemimpinan Nabi Muhammad SAW sebagai landasan konseptual dan praktis dalam pelaksanaan supervisi pendidikan Islam. Latar belakang penelitian didasarkan pada kebutuhan pembinaan guru yang tidak hanya berorientasi teknis dan administratif, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai spiritual, moral, dan humanis sesuai prinsip ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang berfokus pada analisis teks Al-Qur’an, hadis, serta literatur akademik dan jurnal ilmiah nasional maupun internasional periode 2020–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima nilai utama kepemimpinan Rasulullah SAW — yaitu uswah hasanah (keteladanan), syura (musyawarah), rahmah (kasih sayang), amanah (tanggung jawab dan keadilan), serta tarbiyah dan ta’dib (pembinaan dan penanaman adab) — memiliki relevansi kuat terhadap prinsip dan praktik supervisi pendidikan Islam. Nilai-nilai tersebut membentuk kerangka supervisi yang partisipatif, empatik, transparan, dan berorientasi pada peningkatan profesionalisme serta pembentukan karakter guru sebagai teladan moral. Kesimpulannya, integrasi nilai-nilai kepemimpinan Nabi Muhammad SAW dalam supervisi pendidikan Islam tidak hanya memperkuat kualitas pembelajaran dan kinerja guru, tetapi juga mengembalikan fungsi pendidikan sebagai proses pembentukan insan kamil. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model supervisi Islami berbasis nilai kenabian untuk diterapkan secara sistematis dalam lembaga pendidikan Islam modern.
SOSIOLEK DIGITAL DALAM UNGGAHAN REMAJA MUSLIM: KAJIAN KUALITATIF CAMPUR KODE DAN INTERFERENSI BAHASA ARAB DI PLATFORM MEDIA SOSIAL X Tufahati, Anisa; Marsela, Sintaria; Erlina, Erlina; Zainal, Rafli; Koderi, Koderi; Al Khidr, Tamer Sa'ad Ibrahim Al Khidr
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7761

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi sosiolek digital yang terbentuk dari fenomena kebahasaan dalam unggahan para pemuda Muslim di platform media sosial X (sebelumnya Twitter), dengan fokus pada praktik code-mixing dan interferensi bahasa Arab. Sosiolek ini mencerminkan identitas sosial-keagamaan kelompok pemuda sebagaimana termanifestasi dalam komunikasi digital sehari-hari mereka. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan 50 data unggahan teks dari linimasa publik X yang mengandung unsur bahasa Arab, kemudian dianalisis melalui kerangka Sosiolinguistik.Temuan penelitian menunjukkan adanya dominasi praktik code-mixing dibandingkan interferensi bahasa Arab. Praktik code-mixing terutama berupa penyisipan kata-kata religius (misalnya istiqomah, sholihah), frasa (misalnya In Syaa Allah, Jazakallah Khair), dan klausa ke dalam kalimat bahasa Indonesia. Fungsi utama code-mixing ini meliputi penguatan identitas keagamaan, penegasan emosi (seperti rasa syukur atau keterkejutan), serta sebagai bentuk sapaan di antara anggota komunitas (akhi, ukhti). Sementara itu, interferensi bahasa Arab ditemukan pada bentuk morfologis, seperti penggunaan akar kata kerja Arab yang diberi afiks bahasa Indonesia (misalnya istiqomahlah), yang menunjukkan adanya penyerapan leksikal yang memengaruhi struktur gramatikal lokal. Pembentukan sosiolek digital ini menunjukkan bahwa media sosial tidak hanya menjadi ruang interaksi linguistik, tetapi juga wadah konstruksi identitas keagamaan berbasis bahasa. Disimpulkan bahwa sosiolek digital pemuda Muslim di platform X ditandai oleh perpaduan antara bahasa gaul digital dan leksikon religius, yang membentuk gaya komunikasi yang khas, dinamis, dan ekspresif.
FENOMENA PENINGKATAN KASUS HIV/AIDS DITINJAU DARI KAJIAN FILSAFAT Apripan, Rika; Asyhar, Rayandra; Asrial, Asrial; Syaiful, Syaiful
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena peningkatan kasus HIV/AIDS melalui pendekatan filsafat ilmu, sains, dan agama. Kajian ini dilakukan dengan metode deskriptif-kualitatif berbasis studi pustaka, dengan menelaah literatur ilmiah terkini terkait aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis dari HIV/AIDS. Hasil analisis menunjukkan bahwa HIV/AIDS tidak hanya merupakan permasalahan medis, tetapi juga menyangkut dimensi moral, sosial, dan spiritual. Pendekatan filsafat memberikan kerangka reflektif dalam memahami hakikat penyakit dan nilai kemanusiaan; sains memberikan dasar empiris dalam pencegahan dan pengobatan; sedangkan agama memperkuat nilai-nilai moral dan etika dalam penanganan penderita. Integrasi ketiga pendekatan ini menghasilkan pemahaman yang lebih holistik dan manusiawi dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue