cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,966 Documents
IMPLEMENTASI KONSELING TEMAN SEBAYA DALAM MENGURANGI KECANDUAN GAME ONLINE DI SMP NEGERI 1 TOMA Lusia Rianghati Luaha
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi konseling teman sebaya dalam mengurangi kecanduan game online pada siswa di SMP Negeri 1 Toma. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya penggunaan game online di kalangan remaja yang berdampak pada penurunan prestasi belajar, kurangnya interaksi sosial, serta gangguan pada perkembangan emosional siswa. Oleh karena itu, diperlukan suatu pendekatan yang efektif dan mudah diterima oleh siswa, salah satunya melalui konseling teman sebaya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa yang mengalami kecanduan game online serta siswa yang berperan sebagai konselor sebaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi konseling teman sebaya dapat membantu siswa dalam mengurangi intensitas bermain game online. Hal ini terlihat dari adanya perubahan perilaku siswa, seperti meningkatnya kesadaran akan dampak negatif game online, kemampuan mengontrol waktu bermain, serta meningkatnya interaksi sosial dengan teman dan lingkungan sekolah. Selain itu, pendekatan teman sebaya dinilai lebih efektif karena adanya rasa saling percaya, keterbukaan, dan kedekatan emosional antar siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa konseling teman sebaya merupakan salah satu strategi yang efektif dalam mengurangi kecanduan game online di kalangan siswa SMP. Oleh karena itu, disarankan agar pihak sekolah, khususnya guru bimbingan dan konseling, dapat mengembangkan dan mengoptimalkan program konseling teman sebaya sebagai upaya preventif dan kuratif dalam mengatasi permasalahan siswa.
PENGARUH METODE MIND MAPPING TERHADAP PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI EKOSISTEM Liberkat Solomasi Hulu
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode pembelajaran mind mapping terhadap pemahaman konsep siswa pada materi ekosistem di kelas X SMA N 3 Lahusa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode Quasi-Experiment (Eksperimen Semu) menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian melibatkan seluruh siswa kelas X SMA N 3 Lahusa, dengan sampel dua kelas yang dipilih secara purposive sampling (kelas eksperimen menggunakan mind mapping dan kelas kontrol menggunakan metode konvensional). Instrumen pengumpulan data berupa tes obyektif pilihan ganda (pre-test dan post-test) yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan uji-t setelah memenuhi uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman siswa yang signifikan pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian, metode pembelajaran mind mapping berpengaruh positif terhadap pemahaman siswa pada materi ekosistem.
STUDENTS’ THINKING PROCESSES IN INVERSE PROPORTION PROBLEM SOLVING Maulidina Basalama; Nur’ain S. Patilima; Nur Elina Karim; Hikmahturrahman Hikmahturrahman; Zulfahmi Mustapa R; Suhardiman Darson Tamu; Febiyanti R. Hasan
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8460

Abstract

This study describes students’ thinking processes in solving inverse proportion problems based on mathematical ability. The study employed a qualitative descriptive design involving three students categorized as having high, moderate, and low mathematical ability. Data were collected through a written inverse proportion task and task-based interviews organized according to four problem-solving stages: understanding the problem, devising a plan, carrying out the plan, and looking back. The task asked students to determine the completion time when 20 workers who could finish a job in 30 days were increased to 50 workers. The results showed that the high-ability student recognized the inverse relation, used the constant-product model 20 × 30 = 50 × x, obtained 12 days, and verified the answer. The moderate-ability student treated the situation as direct proportion by writing 20 : 50 = 30 : x, indicating relational misconception. The low-ability student recognized the inverse relation but had difficulty with multiplication and division and did not check the answer. The findings imply that inverse proportion instruction should emphasize contextual relations, strategy selection, computational fluency, and reflective checking.
VALIDITAS MODUL AJAR PBL TERINTEGRASI DIGITAL UNTUK PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP Jenifer Ahmad; Ulfiana Djunaid; Suleman Suleman; Moh.Zainal Abd. Malik; Nolmi Karim; Fidya Patila
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8461

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran IPA, tetapi perangkat pembelajaran belum selalu memfasilitasi siswa untuk mengidentifikasi masalah, melakukan penyelidikan, merumuskan solusi, dan mengevaluasi hasil secara sistematis. Penelitian ini bertujuan menganalisis validitas modul ajar berbasis Problem-Based Learning (PBL) terintegrasi digital untuk mendukung kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII SMP. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap Analysis, Design, dan Development. Validasi dilakukan oleh dua validator, yaitu ahli materi IPA dan ahli media pembelajaran digital, menggunakan lembar validasi skala Likert 1-5. Data dianalisis dengan persentase skor terhadap skor maksimum. Hasil menunjukkan validitas ahli materi sebesar 90,59%, ahli media 88,75%, dan validitas gabungan 89,70% dengan kategori sangat valid. Kesesuaian dengan Capaian Pembelajaran memperoleh 95,00%, sintaks PBL 92,00%, kelayakan bahasa 87,50%, desain tampilan dan tipografi 90,00%, serta integrasi media digital 87,50%. Dengan demikian, modul ajar dinyatakan sangat valid dan layak secara teoritis untuk dilanjutkan ke uji praktikalitas dan efektivitas.
ANALISIS PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP GEOMETRI MOLEKUL GLUKOSA PADA MATERI GLIKOLISIS Annisa Yantu; Sari Rahmawati; Fendrawaty hilamuhu; Suhardiman Darson Tamu; Ilca Gaib; Mohamad Farizki Abas
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8462

Abstract

Pemahaman mahasiswa terhadap glikolisis menuntut kemampuan mengaitkan struktur molekul glukosa dengan perubahan yang terjadi selama reaksi metabolik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemahaman mahasiswa terhadap geometri molekul glukosa pada materi glikolisis. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif sederhana melalui tes pemahaman konsep, angket kesulitan, dan dokumentasi bahan ajar. Aspek yang dianalisis meliputi struktur glukosa, bentuk rantai terbuka dan cincin, geometri molekul, konsep glikolisis, serta hubungan perubahan struktur glukosa dengan tahapan glikolisis. Naskah sumber menunjukkan bahwa kesulitan utama mahasiswa terletak pada visualisasi struktur molekul, pembedaan representasi glukosa, dan pengaitan struktur dengan perubahan molekul pada glikolisis. Temuan tersebut menegaskan perlunya pembelajaran yang mengintegrasikan representasi visual, model molekul, dan pendekatan interdisipliner biologi, kimia, serta geometri. Data numerik hasil tes dan angket belum tercantum dalam naskah sumber sehingga perlu dilengkapi sebelum artikel diajukan untuk publikasi.
PLP I CALON GURU MATEMATIKA BERBASIS PEMBELAJARAN MENDALAM DI BOARDING SCHOOL Maulidina Basalama; Nur’ain S. Patilima; Nur Elina Karim; Nurhayati R. Napu; Nur Rahmatia R. Napu; Moh. Fajar Adam Yunus; Hikmahturrahman Hikmahturrahman; Febiyanti R. Hasan; Suhardiman Darson Tamu; Rahmi Nindi Arsyad
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8465

Abstract

PLP I memberi mahasiswa calon guru matematika pengalaman awal untuk memahami kehidupan sekolah secara nyata. Artikel ini mendeskripsikan pelaksanaan PLP I di SMA Muhammadiyah Boarding School Kota Gorontalo dengan fokus pada kultur sekolah, kompetensi guru, karakteristik peserta didik, implementasi Kurikulum Merdeka, dan pembelajaran mendalam. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan pada 4-18 Mei 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah memiliki kultur religius, disiplin, ramah, dan kekeluargaan melalui pembiasaan 3S, doa bersama, salat berjamaah, apel pagi, dan nilai 5K. Guru matematika menunjukkan kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian melalui penguasaan materi, pengelolaan kelas, media digital, dan pembelajaran berpusat pada siswa. Wawancara menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam diterapkan melalui masalah kontekstual, pertanyaan pemantik, diskusi, presentasi, dan refleksi. PLP I memperkuat pemahaman calon guru tentang praktik keguruan, kultur sekolah, dan pembelajaran matematika bermakna di boarding school.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026 Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue