cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,966 Documents
PEMANFAATAN DAUN BINAHONG UNTUK MEMPERCEPAT PENYEMBUHAN LUKA DAN MENGURANGI PERADANGAN DI DESA MONDROWE Yohanna Theresia Venty Fau; Rita Sang Putriwati Laia; Fakmawati Zamili; Asnidar Harefa
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8321

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan daun binahong, cara meracik daun binahong, serta bagaimana tanggapan masyarakat mengenai penggunaan obat herbal dari daun binahong (Anredera cordifolia) di Desa Mondrowe. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Jenis penelitian ini meliputi pendekatan studi kasus (case study). Penelitian kualitatif merupakan pengumpulan data pada suatu latar alamiah dengan tujuan menafsirkan fenomena yang terjadi, di mana peneliti berperan sebagai instrumen utama. Masyarakat telah lama memanfaatkan daun binahong berdasarkan pengalaman yang diwariskan secara turun-temurun. Cara meracik daun binahong menjadi obat herbal cukup bervariasi, seperti direbus, ditumbuk, atau digunakan secara langsung sebagai obat luar. Daun binahong dipercaya mampu mempercepat proses penyembuhan luka, mengurangi peradangan, serta membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan lainnya. Masyarakat Desa Mondrowe masih melestarikan penggunaan daun binahong karena diyakini memiliki khasiat yang efektif dan aman. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai pemanfaatan daun binahong sebagai obat herbal untuk mempercepat penyembuhan luka dan mengurangi peradangan, dapat disimpulkan bahwa tanaman ini merupakan bagian dari kearifan lokal yang masih dijaga oleh masyarakat desa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat serta mendorong pengembangan pemanfaatan tanaman obat lokal, khususnya daun binahong, agar tetap dilestarikan dan dimanfaatkan secara optimal untuk kesehatan.
INOVASI PENGEMBANGAN MATERI DAN BAHAN AJAR DALAM KURIKULUM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SEBAGAI BAHASA KEDUA DAN BAHASA ASING DENGAN TATA BAHASA PEDAGOGIS Hasian Romadon Tanjung; Anni Rahimah; Sri Mahrani Harahap; Mina Syanti Lubis; Ilham Sahdi Lubis; Hennilawati Hennilawati; Toras Barita Bayo Angin
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8329

Abstract

Tata bahasa secara umum dalam pembelajaran bahasa kedua dan bahasa asing terlihat dari peran aspek-aspek tata bahasa yang diwujudkan dalam tata bahasa pedagogis. Tata bahasa tersebut secara keseluruhan merupakan data utama yang dibutuhkan dalam pengembangan kurikulum pembelajaran bahasa Indonesia. Data tersebut sejalan dengan prinsip pengembangan kurikulum berupa sumber acuan berupa pengalaman, temuan dalam penelitian, norma dan nilai yang berlaku dalam masyarakat, serta konvensi suatu masyarakat tentang hal yang bersifat umum. Tata bahasa pedagogis sangat dibutuhkan dalam proses belajar bahasa ibu, bahasa kedua dan bahasa asing, guru juga harus mampu mengembangkan tata bahasa pedagogis yang dimanfaatkan dalam bentuk penerapan strategi pembembelajaran bahasa, pendekatan yang dilakukan, model yang diterapkan, metode pembelajaran bahasa, teknik yang digunakan dalam pembelajaran, cara pembelajaran bahasa juga berkaitan dengan pengembangan bahan ajar bahasa yang relevan dengan tata bahasa pedagogis. Pengembangan tata bahasa pedagogis harus diselaraskan dengan landasan keilmuan dalam kurikulum. Tata bahasa yang secara umum dibuat sederhana dalam bentuk buku atau bahan ajar untuk mendukung proses pembelajaran bahasa di kelas sebagai perwujudan dari kurikulum bahasa Indonesia yang komunikatif. Sehingga pengimplementasian kurikulum pembelajaran bahasa dengan penerapatan tata bahasa pedagogis seiring dengan pengembangan perangkat pembelajaran yang dibutuhkan oleh guru dan siswa. Tata bahasa yang ada dalam buku disajikan dengan konten bahasa pedagogis yang sesuai dengan konteks dan informasi yang dengan kehidupan siswa dan pembelajar bahasa. Selain itu, dalam proses pembelajaran, evaluasi pembelajaran, hingga media pembelajaran bahasa yang digunakan oleh guru juga sepenuhnya dengan bahasa pedagogis.
EFEKTIVITAS VIRTUAL LABORATORY BERBASIS ETNOFISIKA DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA DAN LITERASI BUDAYA MAHASISWA Sari Wahyuni Rozi Nasution; Rahmad Fauzi; Dwi Aninditya Siregar; Unita Sukma Zuliani Nasution
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Virtual Laboratory berbasis etnofisika dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika dan literasi budaya mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika. Virtual Laboratory dikembangkan dengan mengintegrasikan konsep fisika pada budaya lokal Batak Angkola, khususnya pada alat musik Gordang Sambilan, rumah adat Bagas Godang, dan kearifan lokal masyarakat dalam pemanfaatan energi serta lingkungan. Penelitian menggunakan metode quasi experiment dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas 35 mahasiswa Pendidikan Fisika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep fisika, angket literasi budaya, lembar observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pemahaman konsep fisika meningkat dari 61,43 menjadi 87,28 dengan nilai N-Gain sebesar 0,67 kategori sedang menuju tinggi. Literasi budaya mahasiswa meningkat dari skor rata-rata 65,12 menjadi 89,46. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Virtual Laboratory berbasis etnofisika efektif meningkatkan pemahaman konsep fisika sekaligus memperkuat literasi budaya mahasiswa. Integrasi budaya lokal dalam pembelajaran digital mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih kontekstual, bermakna, dan relevan dengan kehidupan mahasiswa.
DAMPAK PENGGUNAAN GADGET TERHADAP KARAKTER REMAJA DESA PERKEBUNAN MARPINGGAN KECAMATAN ANGKOLA SELATAN Rodiah Rodiah; Seri Surianti; Riswandi Harahap
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8376

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengertahui (1) bagaimana gambaran penggunaan gadget dikalangan remaja Desa Perkebunan Marpinggan Kecamatan Angkola Selatan? (2) apa saja yang dampak penggunaan gadget terhadap karakter remaja Desa Perkebunan Marpinggan Kecamatan Angkola Selatan? (3) upaya apa saja yang dapat dilakukan dalam penggunaan gadget terhadap karakter remaja Desa Perkebunan Marpinggan Kecamatan Angkola Selatan?. Peneltian ini merupakan penelitan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode pengamatan langsung dan wawancara. Informan Penelitian ini adalah kepalda desa, hatobangon, alim ulama, ketua NNB, remaja, orang tua dan Masyarakat Desa Perkebunan Marpinggan. Hasil penelitian menunjukkan (1) gambaran penggunaan gadget di Desa Perkebunan Marpinggan sangat mempengaruhi terhadap karakter remaja dalam kehidupan sehari-hari, (2) dampak penggunaan gadget terdapat dampak positif dan negatif yang dimana positifnya remaja semakin mudah dalam menjangkau informasi dan membantu dalam mengakses pelajaran disekola, negatif nya remaja semakin malas dan kecanduan terhadap gadget tersebut, (3) upaya yang dapat dilakukan dalam penggunaan gadget ini remaja diajak lebih aktif lagi melakukan kegiatan yang tidak bersangkutan dengan gadget seperti olahrag, gotong royong dan kegiatan keagamaan yang bersifat aktif agar tidak kecanduan pada gadget tersebut.
MENINGKATKAN PENGUASAAN KOSA KATA BAHASA INGGRIS SISWA SMP MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TIKTOK Susiana Kaban; Vitri Rokhima
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8383

Abstract

Vocabulary mastery is a fundamental component of English language learning, as it underpins students' ability to comprehend and utilize the language effectively. However, low vocabulary mastery remains a persistent challenge, often stemming from teacher-centered instruction that lacks authentic learning experiences. This study aims to analyze the effectiveness of implementing TikTok-Project Based Learning (TikTok-PjBL) in enhancing the vocabulary mastery of seventh-grade students at SMP Swasta F. Tandean Tebing Tinggi. Utilizing a quasi-experimental method with a non-equivalent control group design, the study involved a sample of 60 students divided into two groups: an experimental class of 30 students who engaged in Project-Based Learning through TikTok video creation, and a control class of 30 students who received Problem-Based Learning (PBL). Data were collected using vocabulary mastery tests at the pre-test and post-test stages, and subsequently analyzed using descriptive statistics, paired-sample t-tests, independent-samples t-tests, and effect size analysis. The results indicated that the mean score of the experimental group increased significantly from 56.07 to 84.87. The paired-sample t-test revealed a significant difference ($p < 0.001$), while a Cohen’s $d$ value of 7.118 indicated a very large effect size. These findings demonstrate that TikTok-Project Based Learning is highly effective in improving English vocabulary mastery by fostering active, collaborative, creative, and contextual learning experiences.
STRATEGI ADAPTASI PEDAGANG PAKAIAN PASAR TRADISIONAL DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN E-COMMERCE: STUDI KASUS DI PASAR ONAN TELUKDALAM Walsyukurniat Zendrato; Wirnawati Gowasa; Ica Anjeli Daeli; Aspenas Laia; Niarista Waruwu; Reka Laila Halawa
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8393

Abstract

Maraknya e-commerce mendesak pedagang pakaian konvensional beradaptasi. Studi kualitatif deskriptif ini menguraikan bentuk persaingan, strategi adaptasi, dan kendala pedagang di Pasar Onan Telukdalam. Sumber data berasal dari delapan informan pedagang aktif yang dipilih secara purposive. Data diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipasi pasif, dan dokumentasi, lalu diuji keabsahannya dengan triangulasi sumber, teknik, perpanjangan pengamatan, dan member check. Analisis data menggunakan kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan persaingan mencakup ketimpangan harga, akses belanja instan, dan keterbatasan variasi barang. Strategi adaptasi meliputi penataan estetika kios, promosi WhatsApp/Facebook, tawar-menawar fleksibel, dan respons tren mode. Kendala utama mencakup minimnya modal, rendahnya literasi digital, serta absennya pendampingan instansi daerah. Disarankan agar pedagang beralih ke katalog digital/produk khusus, sementara pemerintah daerah memfasilitasi modal mikro serta pelatihan pemasaran digital terarah.
EFEKTIVITAS PEMBERDAYAAN UMKM KERAJINAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA BAWOMATALUO KABUPATEN NIAS SELATAN Walsyukurniat Zendrato; Sesilia Duha; Yarni Bago; Ersinta Harita; Arisman Halawa; Aronasokhi Laia
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8394

Abstract

Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu strategi yang ditempuh untuk memperkuat perekonomian masyarakat melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha. Desa Bawomataluo, Kabupaten Nias Selatan, memiliki potensi UMKM kerajinan yang cukup berkembang karena didukung oleh kekayaan budaya lokal yang menjadi daya tarik wisata. Meskipun demikian, pelaku UMKM masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan modal, pemasaran, inovasi produk, dan pemanfaatan teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pemberdayaan UMKM kerajinan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Bawomataluo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan dipilih secara purposive yang meliputi pemerintah desa, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, dan pihak lain yang memahami pelaksanaan program pemberdayaan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan UMKM memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan pelaku usaha, kualitas produk, kemampuan pemasaran, serta pendapatan masyarakat. Namun, efektivitas program masih dipengaruhi oleh keterbatasan akses permodalan, rendahnya pemanfaatan teknologi digital, dan belum optimalnya pendampingan usaha secara berkelanjutan. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah desa, pelaku UMKM, dan pemangku kepentingan lainnya perlu terus diperkuat agar pemberdayaan UMKM mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
ANALISIS HUBUNGN SOSIAL SISWA DALAM KEGIATAN BELAJAR MELALUI TEKNIK SOSIOMETRI Baspuri Luahambowo
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola hubungan sosial, menentukan posisi sosial siswa, serta menganalisis keterkaitan antara posisi sosial dengan keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran menggunakan teknik sosiometri. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan kombinasi metode kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian meliputi seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Toma yang berjumlah 30 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar angket sosiometri, pengamatan, dan wawancara tidak terstruktur. Data diolah melalui pembuatan matriks sosiometri, tabel rekapitulasi, dan divisualisasikan dalam bentuk sosiogram untuk memudahkan analisis mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 siswa, sebanyak 1 siswa (3,3%) berada pada kategori sangat populer, 5 siswa (16,7%) pada kategori populer, 12 siswa (40,0%) pada kategori rata-rata, 7 siswa (23,3%) pada kategori terabaikan, serta 5 siswa (16,7%) pada kategori ditolak. Sosiogram memperlihatkan struktur hubungan yang terpusat pada siswa ZFA sebagai siswa paling populer, sedangkan siswa yang ditolak menempati posisi pinggiran paling luar tanpa menerima pilihan sama sekali dari teman sekelasnya. Kesimpulan penelitian ini adalah teknik sosiometri efektif mengungkap struktur hubungan sosial yang tersembunyi di kelas, dan posisi sosial siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat kenyamanan, keberanian berpendapat, serta partisipasi dalam proses belajar. Sebagai implikasi, disarankan bagi guru dan konselor sekolah untuk menyusun program layanan yang mendukung peningkatan hubungan sosial, terutama bagi siswa yang kurang diterima agar dapat berkembang secara optimal baik dari segi sosial maupun akademik.
PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA DIGITAL DALAM MENDUKUNG TRANSFORMASI PENDIDIKAN DI SMP SWASTA CITRA SAKTI KECAMATAN MANIAMOLO Lindari Wau
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengelolaan sarana dan prasarana digital dalam mendukung transformasi pendidikan di SMP Swasta Citra Sakti Kecamatan Maniamolo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang sarana prasarana, guru mata pelajaran, dan tenaga kependidikan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan sarana dan prasarana digital di sekolah ini dilakukan secara bertahap melalui analisis kebutuhan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan; (2) pengadaan perangkat digital dilaksanakan melalui mekanisme anggaran sekolah dan bantuan pemerintah daerah; (3) pemeliharaan sarana digital dilakukan secara berkala dengan melibatkan tenaga teknis; serta (4) pemanfaatan sarana digital oleh guru dan siswa masih membutuhkan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan. Transformasi pendidikan melalui integrasi teknologi digital menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam proses pembelajaran, namun masih terdapat hambatan berupa keterbatasan infrastruktur jaringan internet dan sumber daya manusia yang belum sepenuhnya siap.
PERAN ORANG TUA DALAM PEMBENTUKAN SIKAP KEMANDIRIAN PADA ANAK DI DESA LAGUNDRI Lindari Wau
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8397

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran orang tua sebagai penunjang pembentukan sikap kemandirian pada anak dan proses pelaksanaan didikan keluarga pada beberapa keluarga di Desa Lagundri. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah primer dan skunder, informan adalah orangtua, anak. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisa data adalah reduksi data, display data, kesimpulan. Hasil penelitian (1) Pelaksanaan pendidikan dalam keluarga dilakukan dengan tiga cara yaitu dengan pembiasaan, pemberian contoh/teladan dan pengajaran langsung kepada anak (2) Pendidikan keluarga di desa Lagundri dapat membentuk kemandirian anak dengan cara mengajarkan anak untuk memutuskan pilihannya, mengajarakan anak untuk bertanggung jawab, mengajarkan anak untuk percaya diri dan mengembangkan bakat dan keterampilan yang dimilikinya.Pelaksanaan pendidikan dalam keluarga dilakukan dengan tiga cara yaitu dengan pembiasaan, pemberian contoh/teladan dan pengajaran langsung kepada anak. Kesimpulan Peran orangtua dalam membentuk kemandirian anak di desa Lagundri, yaitu dengan diajari dan dibimbing sendiri, ketauladanan orangtua dalam mendidik anak, pembinaan dengan metode nasehat serta mendidik melalui pembinaan dan latihan, dan melalui praktek langsung. Orangtua menjadi sosok/contoh teladan yang baik di rumah agar anak mampu mengikuti sikap-sikap orangtua yang baik, selain dari nasehat, pengarahan dan pemebrian motivasi kepada anak karena orangtua merupakan sosok utama bagi anak untuk dijadikan pedoman dalam bersikap sehari-hari.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026 Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue