cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,820 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASCA IMUNISASI DPT-HB-Hib PADA BAYI DI PUSKESMAS Tapi Endang F. Lubis; Nanda Masraini Daulay
Jurnal Education and Development Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.035 KB)

Abstract

Imunisasi dasar adalah imunisasi pertama yang perlu diberikan terutama bayi dan anak sejak lahir untuk melindungi tubuh mereka dari penyakit berbahaya. Ada 5 jenis imunisasi dasar yang diperlukan oleh pemerintah dan harus diperoleh bayi sebelum usia 1 tahun termasuk Imunisasi DPT-HB-Hib. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Tingkat Kecemasan Pasca Imunisasi DPT-HB-Hib pada Bayi Di Daerah Puskesmas Pijorkoling Kabupaten Padangsidimpuan Tenggara 2019. Menggunakan metode deskriptif Korelasi dengan desain Cross Sectional, dengan populasi. dari semua ibu yang memiliki bayi yang menerima imunisasi DPT-HB-Hib dan tidak lagi aktif untuk imunisasi berikutnya dari 120 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Sampling dengan sampel 54 responden dan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Hasil penelitian dari 54 responden, responden yang kurang pengetahuan sebanyak 27 (27,0%), dengan tingkat kecemasan ringan 3 (8,5%), sedang 5 (7,5%), berat 19 (11,0) %). Hasil Uji Kolmogorov-Smirnov dengan nilai α = 0,05 dan p value = 0,016 maka tingkat signifikansi p <0,05 ditunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan ini dengan tingkat kecemasan pasca imunisasi DPT-HB- Hib pada bayi. Disarankan kepada para ibu untuk menambah pengetahuannya tentang imunisasi DPT-HB-Hib pada bayi dengan sering bertanya kepada petugas kesehatan, membaca buku atau informasi media, dan lainnya
PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP PIJAT BAYI DI RS INANTA PADANGSIDIMPUAN Helmy Apreliasari; Lola Pebrianthy
Jurnal Education and Development Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.547 KB)

Abstract

Pemijatan sangat baik untuk memperlancar peredaran darah, meningkatkan rasa percaya diri orang tua, mengurangi depresi dan ketegangan, menstimulasi pertumbuhan dan yang terpenting mempererat ikatan kasih sayang antara orang tua dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan dan sikap ibu terhadap pijat bayi di Rumah Sakit Umum Inanta Padangsidimpuan pada tahun 2019. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan besar sampel sebanyak 96 orang dengan metode pengambilan sampel accidental sampling. Penelitian dilakukan pada Agustus 2019 sampai September 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas dari pengetahuan dan sikap ibu terhadap pijat bayi dari segi karakteristik berdasarkan umur 26-30 tahun sebanyak 58 orang (60,4%), berdasarkan pendidikan tinggi sebanyak 51 orang (53,1%), berdasarkan paritas yaitu multipara sebanyak 45 orang (46,9%), berdasarkan sumber informasi secara tidak langsung sebanyak 85 orang (88,5%). Dari segi segi pengetahuan responden berpengetahuan baik sebanyak 54 orang (56,2%), dan segi sikap seluruh responden bersikap 96 orang (100%). Diharapkan kepada petugas kesehatan agar aktif untuk memberikan penyuluhan atau informasi kesehatan khususnya tentang kecemasan saat menjelang persalinan.
PENGARUH PENYULUHAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DI KELURAHAN WEK V KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2018 Aida Yunizar; Yanna Wari Harahap
Jurnal Education and Development Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.123 KB)

Abstract

Peranan ASI Eksklusif dalam meningkatkan status gizi bayi sangatlah penting, terutama untuk menjaga dan meningkatkan tumbuh kembang bayi. Bayi usia 0-6 bulan cukup hanya dengan mengkonsumsi ASI Eksklusif saja tanpa makanan tambahan lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penyuluhan ASI Eksklusif Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil di Kelurahan WEK V Kota Padangsidimpuan Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental design dengan rancangan one group pre-test post-test, perlakuan adalah pemberian penyuluhan dan pembagian leaflet. Analisa hasil untuk pengetahuan dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon dan sikap uji Mc. Nemar. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan Ibu Hamil sebelum dilakukan penyuluhan, kurang (56%) dan memiliki sikap yang negatif (56%), p-Value 0,000 < 0,05. Sedangkan setelah dilakukan penyuluhan, keseluruhan ibu hamil berpengetahuan baik (100%) dan memiliki sikap yang positif (100%), p-Value 0,000 < 0,05. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa penyuluhan sebagai upaya promosi kesehatan memberikan pengaruh dalam peningkatan pengetahuan dan sikap Ibu hamil dalam pemberian ASI Eksklusif. Diharapkan bagi petugas kesehatan di Puskesmas agar memberikan penyuluhan tentang ASI Eksklusif kepada masyarakat guna membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat serta membantu mewujudkan pencapaian pemberian ASI Eksklusif.
PERUBAHAN POLA MENSTRUASI PADA 9 BULAN PERTAMA KB SUNTIK DMPA Iin Wahyuni; Hotma Royani Siregar
Jurnal Education and Development Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.223 KB)

Abstract

Alat kontrasepsi Depo Medroksi Progesteron Asetat (DMPA) merupakan alat kontrasepsi hormonal yang di minati oleh Wanita Usia Subur (WUS) alasannya karena pemakaiannya praktis . Disamping memeiliki keuntungan DMPA juga memeiliki efek samping berupa gangguan pola haid, sakit kepala, peningkatan berat badan Untuk mengetahui perubahan pola haid yang terjadi pada kontrasepsi injeksi DMPA di Klinik Bersalin Rhiyanthy Padangsidimpuan Tahun 2019. Rancangan: Suatu penelitian cross sectional tentang perubahan pola haid yang terjadi pada aseptor 9 bulan pertama KB DMPA. Jumlah populasi 30 responden sampel total sampling analisa univariat dengan distribusi frekuensi. Hasil penelitian univariat menunjukan data demografi mayoritas usia ibu yang suntik DMPA diKlinik Rhiyanthy Padangsidimpuan berusia 23-25 tahun terdapat 26 responden (86,6 %) dan paling sedikit berusia >26 tahun 1 responden (3.3%). Pekerjaan responden mayoritas bewiraswasta 20 responden (66,7%) dan yang paling sedikit responden hanya sebagai ibu rumah tangga 4 responden (13,3%), Jumlah anak yang di miliki ibu saat menjadi aseptor KB DMPA mayoritas masih mempunyai anak 2 terdapat 19 responden (63,3%) dan paling sedikit pada anak yang lebih dari responden (6,7%). Dari pola haid terdapat 22 responden (73,3%),7 orang yang mengalami spotting, dan 4 orang yang mengalami perdarahan diluar siklus setelah penyuntikan.
META-ANALISIS PENGGUNAAN MODEL PENGEMBANGAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA Dharma Gyta Sari Harahap; Festiyed .; Ellizar .
Jurnal Education and Development Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (943.953 KB) | DOI: 10.37081/ed.v8i2.1744

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan (1) model yang digunakan dalam pengembangan; (2) apa jenis produk yang dihasilkan; dan (3) apa tujuan dari pengembangan tersebut, yang dalam hal ini lebih di khususkan dalam pembelajaran IPA. Meta-analisis kualitatif dengan menggunakan metode sintesis kualitatif Ogaea dan Malen dalam Gall (2003) terhadap pengembangan desain pembelajaran khususnya dalam pembelajaran IPA dilakukan melalui studi di sejumlah jurnal internasional. Pengambilan sampel menggunakan strategi sampel homogen (Gall, 2003). Sampel dalam penelitian ini adalah 30 Jurnal Internasional yang membahas mengenai Pengembangan dalam Desain Pembelajaran, yang dalam hal ini lebih fokus pada pengembangan desain pembelajaran IPA. Data diperoleh menggunakan instrumen ringkasan hasil dan analisi data. Hasil penelitian menunjukkan informasi berdasarkan persentasi terbanyak, yaitu (1) 46,7% model yang digunakan adalah Model Pengembangan PLOMP; (2) 63,3% produk yang dikembangkan berupa Modul Pembelajaran/ Bahan Ajar; dan (3) 30% tujuan yang diharapkan dari pengembangan adalah peningkatan terhadap hasil belajar IPA siswa.
TEKNIK MARIO TEGUH MENARIK PERHATIAN PENDENGAR DALAM ACARA GOLDEN WAYS DI METRO TV Bimerdin Daely
Jurnal Education and Development Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.684 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i2.1745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik Mario Teguh untuk menarik perhatian pendengar dalam acara Golden Ways di Metro TV. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Metode penelitian dimulai dengan mengunduh video mario teguh ketika mengisi acara Golden Ways, dan mentranskrip ke dalam tulisan. Selanjutnya, direduksi/dipilah-pilah data yang berdasarkan teori yang digunakan. Dari hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa teknik Mario Teguh untuk menarik perhatian pendengar dalam acara Golden Ways adalah terdiri atas (1) penceritaan kisah atau anekdot, (2) penggunaan pertanyaan retoris, (3) hal-hal lucu atau humor, (4) pengulangan (repetisi), (5) penyajian hal-hal baru dan aneh, (6) ekspresi, (7) emosional, (8) penggunaan alat bantu, (9) pencitraan, (10) ciri khas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik yang digunakan Mario Teguh untuk menarik perhatian pendengar dalam acara Golden Ways di Metro TV. Jika dilihat dari tema yang digunakan, MT selalu menyesuaikan tema dengan moment tertentu.
PENGARUH FASILITAS HALL DEFNAS TELUKDALAM TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA Walsyukurniat Zendrato
Jurnal Education and Development Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.988 KB)

Abstract

Fasilitas merupakan sarana dan alat yang harus ada untuk memudahkan pengguna dan merasakan kenyamanan dalam beraktifitas. Lengkapnya fasilitas dalam suatu usaha merupakan salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi kepuasan pengguna. Berdasarkan data yang didapatkan peneliti, kepuasan pengguna terhadap fasilitas yang tersedia di hall defnas Telukdalam belum memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah fasilitas hall defnas Telukdalam berpengaruh terhadap kepuasan pengguna. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengguna Hall Defnas dan pengambilan sampel menggunakan kriteria samplinginsidental. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 orang. Berdasarkan hasil penelitian bahwa melalui perencanaan spasial, dapat meningkatkan kepuasan pengguna karena dapat membentuk sikap loyal dalam menggunakan hall defnas tersebut. Pada hasil penelitian nilai thitung sebesar 7,935 sedangkan ttabel sebesar 1,984467, dapat dinyatakan bahwa thitung> ttabel maka Ha diterima dan Ho ditolak, maka dapat disimpulkan bahwa fasilitas hall defnas berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna dengan terfasilitasnya pengguna melalui perencanaan spasial, perencanaan ruangan, perlengkapan/perabotan, pesan-pesan yang disampaikan secara grafis desain interior, desain eksterior yang baik. Adapun saran dari peneliti yaitu hendaknya fasilitas hall defnas lebih ditingkatkan dengan memperhatikan perencanaan spasial, perencanaan ruangan, perlengkapan/perabotan, pesan-pesan yang disampaikan secara grafis (papan informasi) desain interior dan eksterior untuk meningkatkan kepuasan pengguna.
STUDENTS’ ERRORS IN PRONOUNCING VOICED AND VOICELESS ENGLISH CONSONANTS Mohamad Yunus Laia
Jurnal Education and Development Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.771 KB)

Abstract

This research aimed to identify the pronunciation errors made by the second semester of English Language Education Study Program of STKIP Nias Selatan. This research was a kind of qualitative research. The subject in this research was second class (28 students) of the second semester. Meanwhile, the object in this research students’ error in pronouncing voiced and voiceless English consonants made by second semester and the causes of the errors itself. The documentations of students’ pronunciation and interview were used to collect the data of the research.. The result of data analysis showed that; (1) There are some of the errors that students made in pronouncing voiced and voiceless English consonants based on the manner of articulations, such as: error in pronouncing /ʒ/, /ð/, /θ/ and /ʃ/. Students also made errors based on the rules in pronouncing consonants, it was error in pronouncing silent consonants, double consonants, consonants digraph/other combinations, indeed in pronouncing simple consonants students still made the errors. (2) The factors that causes the students error in pronouncing English consonants were: students’ first language, amount of exposure, phonetic ability, motivations, combinations of English sounds, concept of English sound, curriculum of Indonesian, and the last students’ facilities in learning English. It is recommended that the students to practice English a lot especially in pronunciation, and lecturer should be more active and creative to help the students who have difficulty in English pronunciation.
DERIVATIONAL PROCESS OF SOUTH VARIETY OF NIAS LANGUAGE Impiani Zagoto
Jurnal Education and Development Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (961.199 KB)

Abstract

This study is about derivational affixes and the morphophonemic process of Nias Language south variety which focused on the kinds of derivational affix and how the affixes formed. This research used descriptive-explanative to describe and explain the derivational process of Nias Language south variety. The data of this research was collected through documentary technique while the interview was used to verify the data. The data obtained was analyzed by using Miles and Huberman’s interactive model that is data reduction, data display and then drawing conclusion. The result of the analysis shows that there are thirteen kinds of Nias Language south variety affix: fa-, f-, fa’a-, fo-, fe-, va-, ma-, sa-, so-, mo-, si-, s-, a-; five kinds of infix: -ga-, -ge-, -gi-, -go-, -um-; there are eight kinds of suffix are -sa, -gö, -ö, -i, -ini, -wa, -si, -la and there are four kinds of confix: a-la, a-ta, o-ta, a-wa. Some of the affixes of Nias Language south variety involve process morphophonemic when they are attached to the root words which is consisted of three kinds are the process of phoneme change, the process of phoneme addition, and the process of phoneme omission. The morphophonemic process occurs only in the prefixing and confixing. To help the students in understanding the English derivational morphology easily, it is suggested that the teacher use comparative study between English morphology and this research finding.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA Agustin Sukses Dakhi
Jurnal Education and Development Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.684 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa di SMA Swasta Kampus Telukdalam Nias Selatan. Metode penelitian adalah Kualitatif Deskriptif, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada guru, siswa dan orang tua, observasi dan dokumentasi. Analisis data penelitian dengan cara reduksi data, penyajian data, penyimpulan dan verifikasi data. Adapun temuan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa bukan hanya ditentukan oleh, pembelajaran yang efektif, peran orang tua, akan tetapi sangat ditentukan oleh kompetensi guru. Berdasarkan temuan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa sangat ditentukan oleh kompetensi guru dan didukung oleh pembelajaran yang efektif dan peran orang tua.

Page 74 of 282 | Total Record : 2820


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue