cover
Contact Name
Aryo Wibowo
Contact Email
aryo@unipasby.ac.id
Phone
+6287851923396
Journal Mail Official
wahana@unipasby.ac.id
Editorial Address
Jl. Dukuh Menanggal XII, Surabaya 60234 Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Wahana : Tridarma Perguruan Tinggi
ISSN : 08534403     EISSN : 26544954     DOI : https://doi.org/10.36456/wahana.v77i2
Wahana: Tridarma Perguruan Tinggi is a research journal with an open access peer-review process that has eISSN: 2654-4954 | pISSN: 0853-4403, Journal Wahana: Tridarma Perguruan Tinggi received research papers and literature review studies on multidisciplinary sciences consisting of: applied science, social sciences and humanities, education, psychology, law, engineering, health and pharmacy, technology, management , economy, accounting and business. Journal Wahana: Tridarma Perguruan Tinggi is managed by the Institute for Research and Community Service, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 577 Documents
PENGARUH JENIS SAMPAH, VARIASI UMUR SAMPAH TERHADAP LAJU INFILTRASI LUBANG RESAPAN BIOPORI (LRB) Habibiyah, Ananda Wulida; Widyastuti, Sri
WAHANA Vol 66 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.575 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v66i1.480

Abstract

Lubang resapan biopori digunakan sebagai tempat untuk menampung dan meresapkan air permukaan agar tidak menjadi banjir dan menjadi cadangan air tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan laju Infiltrasi air pada lubang biopori berdasarkan variasi umur dan jenis sampah. Penelitian dilakukan di Fakultas Teknik Universitas PGRI Adi Buana Jl. Dukuh Menanggal XII Surabaya. Variabel yang digunakan adalah variasi umur sampah dan jenis sampah. Jenis sampah yang digunakan meliputi sampah organik yaitu sampah daun, sampah kantin dan sampah campuran yang terdiri sampah daun dan sampah kantin. Pengamatan umur sampah dilakukan pada hari ke-7 sampai dengan hari ke- 21. Dimensi lubang biopori dibuat dengan kedalaman 80 cm, dan diameter 7,7 cm. Jarak antar lubang adalah 100 cm. Hasil penelitian adalah jenis sampah dapat mempengaruhi laju infiltrasi pada Lubang Resapan Biopori (LRB). Sampah yang paling besar dalam meresapkan air adalah pada jenis sampah sisa makanan kantin, dengan nilai laju infiltrasi sebesar 0,0126 l/s dengan umur sampah hari ke – 16. Lubang Resapan biopori (LRB) sampah sisa makanan kantin memberikan tingkat keefektifan yang cukup signifikan terhadap blangko dalam meresapkan air mencapai rata-rata 62,5 %. Kata Kunci : lubang resapan biopori, jenis sampah,umur sampah, laju infiltrasi
IBM KELOMPOK PENGUSAHA TERASI DI DESA KRAMAT BUNGAH KABUPATEN GRESIK JAWA TIMUR Widyastuty, Sagung Alit; Nurhayati, Indah; Susilowati, Susilowati
WAHANA Vol 66 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.627 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v66i1.481

Abstract

Salah satu hasil perikanan yang melimpah di Desa Keramat Kecamatan Bungah kabupaten Gresik adalah udang rebon. Udang rebon pada saat musim penghujan melimpah tetapi pengusaha terasi belum bisa mengolah semua udang rebon yang ada dikarenakan belum mempunyai mesin menggiling uadang rebon. Pembuatan terasi belum memperhatihan kebersihan dan penjualannya terasi juga masih terbatas dikarenakan penjulanya melalui tengkulak dan tidak berlabel. Tujuan dari kegiatan IbM adalah memberikan ketrampilan dan pengetahuan kepada mitra tentang teknologi pembuatan terasi yang baik dan berkualitas, memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya kebersihan dalam pengolahan makanan (terutama terasi) sehingga dapat menguangi resiko kesehatan bagi manusia, memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada mitra tentang penjualan dan pembukuan sederhana. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan, pemberdayaan, pelatihan dan pendampingan kepada ibu-ibu PKK dan pengusaha terasi. Target dan luaran yang ingin dicapai pada kegiatan ini adalah pemberdayaan pengusaha terasi dalam memperluas pemasaran untuk meningkatkan kualitas dan produktifitas.Dari kegiatan in dapat disimpulkan pengusaha terasi dapat memproduksi terasi yang hygienis dengan menggunakan mesin dan diberinama branch baru, Terasi Mengare. Kata Kunci : Terasi, Teknologi, Mengare
Pendidikan Jasmani Dan Pengembangan Karakter Siswa Sekolah Dasar Rosmi, Yandika Fefrian
WAHANA Vol 66 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.465 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v66i1.482

Abstract

Karakter merupakan cara berpikir dan berperilaku yang khas tiap individu untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Tujuannya tidak lain adalah mewujudkan manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Pendidikan jasmani merupakan proses pendidikan melalui aktivitas jasmani yang kondusif dimana siswa dibantu untuk mewujudkan dirinya sesuai dengan tahap pertumbuhan dan perkembangannya secara optimal dalam mencapai taraf kedewasaan tertentu. Pendidikan jasmani juga merupakan pendidikan yang mengaktualisasikan potensi-potensi aktivitas manusia berupa sikap, tindakan dan kemampuan gerak menuju kebulatan pribadi yang seutuhnya. Pendidikan jasmani memberikan kontribusi terhadap perkembangan peserta didik yang bersifat menyeluruh meliput perkembengan psikomotorik, pengetahuan dan penalaran (kognitif), watak serta kepribadian (afektif). Pembekalan pengalaman belajar diarahkan untuk membina sekaligus membentuk gaya hidup sehat dan aktif sepanjang hayat. Nilai-nilai yang terkandung didalam pembelajaran penjas antara lain: kejujuran, keadilan, sportifitas, kepercayaan diri, menghargai dan menghormati orang lain, menghormati kewenangan, fairplay, disiplin, empati, kepemimpinan, kerjasama, dan lain-lain. Nilai yang terkandung dalam pembelajaran penjas berbanding lurus dengan 9 karakter yang dikemukakan Suyanto (2009: 2) yaitu; (1) karakter cinta Tuhan dan segenap ciptaan-Nya, (2) kemandirian dan tanggungjawab, (3) kejujuran, amanah dan diplomatis, (4) hormat dan santun, (5) dermawan, suka tolong-menolong dan gotong royong serta kerjasama, (6) percaya diri dan pekerja keras, (7) kepemimpinan dan keadilan, (8) baik dan rendah hati, (9) karakter toleransi, kedamaian dan kesatuan. Keywords: Pendidiakan jasmani, Karakter
PRAGMATIC COMPETENCE OF TEACHER-STUDENTS AT ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT Nurjati, Nunung; Andanty, Ferra Dian
WAHANA Vol 66 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.662 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v66i1.483

Abstract

English in Indonesia is still acting as a foreign language in a way that the language is still limited in use to be practiced in schools. English has not been as a second language in Indonesia. As a foreign language, English is still not fully utilized as appropriate in countries native speakers. The L2 still encounter verbal interaction with speakers of foreign languages, especially English teachers and learners in schools that are not in accordance with the function and the situation. The purposes of this study are to (1) describe the utterances used by the lecturer-student in meaningful situation, and (2) to describe a form of speech which implies related to the competence of pragmatic form of representation of (1) deixis, (2) conversational implicatures, (3) pre-supposition, and (4) acts of speech in the discourse of learning instructional interaction in English language education courses. This study uses a qualitative approach to the narrative definition. The data of this study include: (1) verbal aspects of speech acts between lecturer and students situational context, and (2) a form of speech acts that implies in terms of illocutionary and in terms of conversational implicatures. Keywords: pragmatic competence, situational meaning, narrative definition, deixis, conversational implicatures
PENGELOMPOKAN DATA ANGIN PUTING BELIUNG DENGAN MENGGUNAKAN LVQ Fitriani, Fenny
WAHANA Vol 66 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.018 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v66i1.484

Abstract

Pada tahun 2007, Puslitbang - BMKG merintis kegiatan kerja kajian cuaca ekstrim (Puslitbang, 2007). Dalam penelitian tersebut, didapatkan basis data cuaca ekstrim yang berdampak buruk terhadap sektor kehidupan masyarakat. Salah satu dampak tersebut adalah munculnya angin puting beliung yang terjadi di beberapa daerah. Penelitian akan pengelompokan data terjadinya angin puting beliung dapat membantu penelitian selanjutnya untuk digunakan sebagai dasar pembentukan suatu pola perkiraan terjadinya angin puting beliung. Pengelompokan data apda penelitian ini dilakukan dengan menggunakan salah satu algoritma yang ada di jaringan syaraf tiruan, yaitu learning vector quantization (LVQ). Data yang diolah dalam penelitian ini merupakan data cuaca yang terjadi pada persekitaran terjadinya puting beliung. Data yang didapatkan dinormalkan dahulu, lalu diolah dengan algoritma. Hasil pengolahan dengan LVQ ini diharapkan dapat membentuk suatu pola yang bisa digunakan untuk dijadikan pedoman dalam pengolahan data angin puting beliung pada penelitian lebih lanjut. Keywords: LVQ, jaringan syaraf tiruan, puting beliung, data kejadian.
APPLIKASI KRITERIA ROUTH-HURWITZ PADA KESTABILAN MODEL INTERAKSI PADI-HAMA Cahyaningtias, Sari
WAHANA Vol 66 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.17 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v66i1.491

Abstract

Pertumbuhan tanaman padi pada lahan pertanian dapat membentuk suatu interaksi dengan pola tertentu dimana populasi tanaman padi yang besifat dinamik sebagai prey (mangsa) mendapatkan ancaman dari predator (pemangsa). Predator dalam penelitian ini dibatasi pada hama. Kedua jenis spesies ini terikat dalam bentuk interaksi yang dinamakan predator-prey. Tingginya populasi pada salah satu jenis spesies akan mempengaruhi jumlah populasi spesies yang lain. Model Lotka-Volterra dua dimensi digunakan sebagai dasar pembentukan model dinamik interaksi antara tanaman padi dengan hama. Analisis kestabilan pada model ini, diperlukan untuk mendapatkan pola interaksi antara tanaman padi dengan hama. Pada penelitian ini didapatkan dua jenis titik penyelesaian dari sistem yang dibentuk antara lain dan . Hasil dari analisis titik-titik penyelesaian yang didapatkan menunjukkan bahwa pada titik terjadi kepunahan baik pada predator (hama) dan juga prey (padi). Sedangkan pada terjadi kesetimbangan pada proses interaksi. Analisis kestabilan nilai karakteristik dan kestabilan Routh-Hurwitz menunjukkan bahwa sistem ini stabil pada
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL TERHADAP PEMBIASAAN BERPERILAKU BAIK PADA ANAK KELOMPOK A Achmadi, Achmadi
WAHANA Vol 67 No 2 (2016)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.636 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v67i2.493

Abstract

Masih ditemui beberapa anak yang mengalami kesulitan dalam mengikuti program pembiasaan di Taman Kanak Kanak. Misalnya masih ada anak yang belum terbiasa melakukan bersalaman (berjabat tangan) pada saat bertemu dengan gurunya. Ada anak yang kurang peduli / tidak mau melakukan kegiatan di kelas sesuai dengan aturan yang ditetapkan gurunya. Ada anak yang tidak mau /tidak peduli untuk membantu teman yang sedang memerlukan bantuan, dan sebagainya. Padahal pembentukan sikap atau perilaku untuk anak usia dini melalui program pembiasaan. Program pembiasaan merupakan proses pembentukan sikap atau perilaku yang relatif menetap dan bersifat otomatis, serta melalui proses pembelajaran yang berulang ulang dilakukan setiap hari di sekolah. Bertolak dari kondisi tersebut maka kesulitan atau masalah dalam program pembiasaan perlu diteliti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tayangan audiovisual terhadap program pembiasaan, khususnya dalam upaya peningkatan hasil program pembiasaan untuk anak usia dini. Penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen dengan rancangan treatmen by subject untuk menganalisis perbedaan sebuah penelitian eksperimen yang terjadi dalam one group desain. Pola penelitiannya dengan pola pre tes - tindakan - pos tes, terhadap penggunaan media pembelajaran Audio Visual . Sedang pengumpulan datanya menggunakan tes perbuatan dan , observasi . Metode analisa data yang digunakan adalah analisa statistik uji - t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan tayangan audio visual yang bisa dilihat, bisa ditiru, bisa dirasa dan bisa didengar sangat efektif dalam meningkatkan program pembiasaan untuk anak usia dini. Kata Kunci : Program Pembiasaan , Media Audio Visual
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS DITINJAU DARI PENGASUHAN PERNIKAHAN BEDA AGAMA Aisyah, Aisyah; Hasiana, Isabella
WAHANA Vol 67 No 2 (2016)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.748 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v67i2.494

Abstract

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak akan bisa terlepas untuk berhubungan dengan orang lain. Hubungan yang terjalin tersebut terutama antara pria dan wanita yang sudah dewasa dapat berlanjut sampai ke jenjang pernikahan. Ditengah masyarakat yang memiliki beraneka latar belakang budaya, suku dan agama, maka tidak menutup kemungkinan terjadi pernikahan campur, yaitu pernikahan yang terjadi antar agama. Pernikahan beda agama tentunya tidak lepas dari konflik yang muncul terutama yang berkaitan dengan pola pengasuhan anak dalam mengembangkan nilai karakter yaitu religius. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualititatif dengan subyek penelitian sebanyak lima pasangan keluarga yang melakukan pernikahan beda agama. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa faktor keteladanan dan pembiasaan merupakan faktor yang utama dan mendasar dalam pembentukan karakter religius dan hal ini dilakukan oleh salah satu orang tua saja dengan pemikiran agar anak tidak menjadi bingung akan ajaran agama yang dianutnya. Kata kunci : karakter religius, pola pengasuhan, pernikahan beda agama
PENGARUH PEMBELAJARAN SAINTIFIK MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA JURUSAN PGSD UNIPA SURABAYA PADA POKOK BAHASAN HAM Atnuri, Atnuri; Prastyo, Danang
WAHANA Vol 67 No 2 (2016)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.492 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v67i2.495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Saintifik Model Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL) terhadap hasil belajar mahasiswa Jurusan PGSD Unipa Surabaya pada pokok bahasan HAM.Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa PGSD Unipa Surabaya. Sedangkan sampel penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2014 yang terdiri dari tiga kelas, yaitu kelas A,B dan C. Validitas yang digunakan adalah validasi isi dan konstruk. Reliabilitas dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan teknik KR-20. Analisis data dilakukan dengan bantuan program statistik SPSS versi 17 for windows. Dari analisis data penelitian diperoleh ada perbedaan hasil belajar antara model PBL dengan PjBL, hal ini dapat dilihat dari hasil signifikasi sebesar 0.035. Artinya, pada penelitian ini hipotesis diterima dengan asumsi Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan ada pengaruh perbedaan hasil belajar mahasiswa Jurusan PGSD Unipa Surabaya dengan menggunakan pembelajaran Saintifik Model Problem Based Learning (PBL) dengan Project Based Learning (PjBL) pada pokok bahasan HAM. Kata Kunci: Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), Hasil Belajar
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN EDUKATIF UNTUK POS PAUD TERPADU (PPT) DI KELURAHAN BALAS KLUMPRIK KECAMATAN WIYUNG KOTA SURABAYA Fathonah, Nur; Ladyawati, Erlin
WAHANA Vol 67 No 2 (2016)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.384 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v67i2.496

Abstract

Anak usia dini berada pada masa emas (golden age). Karena itu, rangsangan lingkungan yang sehat dan sesuai, melalui kegiatan yang sesuai dengan tahap perkembangan anak, harus diberdayakan. Rangsangan dan kegiatan tersebut diharapkan akan berpengaruh pada pertumbuhan berbagai aspek, seperti fisik motorik, kognitif, sosial emosional, termasuk aspek bahasa. Salah satu metode pembelajaran yang dapat dijadikan alternatif solusi untuk masalah tersebut yaitu metode permainan. Metode permainan dalam hal ini adalah metode yang menggunakan permainan untuk mengemas suatu pembelajaran agar pembelajaran menjadi menyenangkan. Agar pembelajaran dengan menggunakan permainan lebih menarik maka diperlukan media. Media yang digunakan selain menyenangkan juga yang edukatif, atau yang memberi pengetahuan. Media pembelajaran edukatif dapat digunakan untuk memberikan rangsangan pada anak usia dini sehingga dapat meminimalkan hambatan yang mungkin terjadi ketika anak memperoleh atau menerima materi. Media pembelajaran edukatif dapat digunakan sebagai alternatif karena dapat dirancang sesuai dengan usia dan tingkat perkembangan anak, mudah digunakan oleh para murid PAUD, orang tua juga bunda PAUD, serta menyenangkan. Subyek dalam kegiatan ini adalah Bunda-bunda di Pos Paud Terpadu (PPT) RW 01 (PPT Bougenville) dan RW 06 (PPT Dahlia). Sedangkan luaran yang ingin dicapai adalah media pembelajaran edukatif. Metode yang digunakan ada dua yaitu metode proyek dan metode penilaian. Metode proyek digunakan untuk membuat media pembelajaran. Media pembelajaran yang dibuat ada dua jenis yaitu media pembelajaran jenis aktif dan media pembelajaran jenis pasif. Media pembelajaran jenis aktif yang dihasilkan adalah Balok Ceria dan Panggung Cerita, sedangkan media pembelajaran jenis pasif adalah Bantal Cerita Bergambar dan Tablet Permainan. Dari media pembelajaran yang dihasilkan akan diadakan penilaian terhadap ketepatan penggunaan kepada peserta didik melalui metode penilaian. Media pembelajaran layak digunakan jika memenuhi kriteria ≥ 80%, dan semua media pembelajaran yang dihasilkan memenuhi kriteria tersebut. Dengan adanya kegiatan ini maka diharapkan bunda-bunda PAUD menjadi bunda-bunda yang berkualitas untuk mencerdaskan anak bangsa di barisan terdepan. Kata Kunci : Kelompok Bunda PAUD, Media Pembelajaran Edukatif Jenis Aktif dan Media Pembelajaran Edukatif Jenis Pasif