cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
maratabe@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25981218     EISSN : 25981226     DOI : -
Martabe Journal -Jurnal Pengabdian Masyarakat, published by Institute of Research and Community Service Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. This journal contains the results of publication lecturers to the community of agrokompleks, Teacher Training and Science of teknosains, and sosbudkum and published twice a year ie in April and October.
Arjuna Subject : -
Articles 4,515 Documents
ANALISIS KEBIJAKAN PENCEGAHAN STUNTING (STUDI KASUS: DESA SUMBUL DUSUN BANTUN KERBO KECAMATAN LAE PARIRA KABUPATEN DAIRI SUMATERA UTARA) Padang, Fitriana; Pakpahan, Rustam; Purnama Kaloko, Indah; Lolo Karina Berutu, Rana; Afnijar Berutu, Siti
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3320-3325

Abstract

Stunting merupakan kondisi dimana seorang anak mengalami kegagalan tumbuh dan kembang akibat kurangnya asupan gizi. Tujuan dari penelitian  adalah untuk mengkaji bagaimana kebijakan Pemerintah dalam pencegahan stunting di Desa Sumbul Bantun Kerbo Kecamatan Lae Parira Kabupaten Dairi Sumatera Utara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, mengumpulkan data dengan menggunakan metode observasi langsung ke tempat kejadian serta melakukan wawancara dengan warga sekitar, Kepala Desa Sumbul dan Kepala Puskesmas Kentara. Dari hasil penelitian dapat diperoleh bahwa pemerintah mengalami kesulitan dalam mengimplementasi kebijakan pencegahan stunting dan Dusun Bantun Kerbo mencapai angka tertinggi anak yang mengalami stunting di Desa Sumbul. Oleh karena itu peranan pemerintah dan kebijakan kebijakan yang dilakukan sangat berpengaruh terhadap pencegahan stunting.
STRATEGI PENINGKATAN BRANDING PRODUK YOGHURT SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN UMKM DI DESA KAPENCAR KERTEK WONOSOBO Iqbal Surya Negara, Muhammad; Fajriati, Anisa; Dewa Atmaja, Diandra; Sidqi Ali Fauzilah Iyas, Ahdika; Alfiyah, Teti; Rizal, Muhammad; Afniasari, Riza; Kusuma Janata, Luckyta; Miftah Pratama, Muhammad; Swastika, Putri; Fatiatun, Fatiatun
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i5.1674-1679

Abstract

Desa Kapencar merupakan salah satu desa di Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo. Desa ini memiliki potensi pakan ternak, dan salah satu peternakan yang dikembangkan di desa tersebut adalah peternakan sapi perah. Seiring dengan perkembangan zaman, warga desa Kapencar berinovasi mengolah susu menjadi yoghurt. Yoghurt merupakan produk susu yang dinikmati hampir semua usia karena kaya akan nutrisi dan rasanya yang enak. Yoghurt biasanya diproduksi oleh pabrik besar atau usaha keluarga seperti usaha kecil, menengah dan mikro. Kehadiran usaha mikro kecil menengah (UMKM) diharapkan dapat membantu roda perekonomian serta memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian ini memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM yang ada di desa Kapencar mengenai bagaimana pentingnya membuat produk dengan kemasan dan branding yang menarik melalui sosialisasi dan pengarahan. Metode yang dilakukan dengan memberikan teori terkait pentingnya membuat kemasan dan branding. Dampak yang terjadi yaitu konsumen menjadi lebih tertarik untuk membeli serta menambah nilai jual dari suatu produk. Sosialisasi dan pengarahan dilakukan bersama para pelaku UMKM khusus pada produk yoghurt yang ada di desa Kapencar. Kegiatan ini dijelaskan mengenai bagaimana membuat kemasan yang memenuhi syarat keamanan dan kegunaan untuk melindungi produk agar tetap bersih, kemasan yang relevan dengan rencana pemasaran, membuat kemasan unik yang menarik secara visual (warna, bentuk, merk, ilustrasi, font dan tata letak) dan menarik secara fungsional (dapat melindungi produk saat proses pemasaran), serta mudah dibawa.
PKM BUDIDAYA JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEAE) MENGGUNAKAN MEDIA TONGKOL JAGUNG SEBAGAI PANGAN ALTERNATIF BAGI PETANI Rangkuti, Khairunnisa; Utami, Sri; Thamrin, Muhammad
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.736-742

Abstract

Tingginya produksi jagung didesa Perpanden kec. Kutalimbaru Kab. Deli Serdang dikuti dengan banyaknya limbah tongkol jagung yang dihasilkan. Luas panen jagung 226 Ha menghasilkan  produksi 1423,8 ton dengan produktifitas  6,3 ton/Ha dan   limbah tongkol yang dihasilkan rata-rata 1,4 ton/Ha (Programa desa Perpanden, 2020). Pemanfaatan limbah tongkol jagung sangat minim sekali hanya sebagai campuran pakan ternak ataupun dijual dengan harga yang murah. Sebagian besar petani membakar tongkol jagung karena dianggap sebagai sampah dan tidak bernilai. Untuk itu tim PKM Fakultas Pertanian UMSU mencoba memberikan solusi terhadap permasalahan mitra dengan memanfaatkan ketersediaan limbah tongkol jagung yang banyak sebagai media budidaya jamur merang. Dampak negatif limbah bisa diminimalisir dan dihasilkan produk berupa Jamur merang yang bisa dikonsumsi sebagai pangan alternatif yang bergizi tinggi ataupun bisa dijual baik dalam bentuk produk segar ataupun olahan sehingga menghasilkan tambahan pendapatan petani dan keluarga. Melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini diharapkan menjadi solusi dari persoalan penanganan limbah/sampah tongkol jagung sekaligus pemberdayaan masyarakat petani.
STRATEGI PENINGKATAN LITERASI KEBENCANAAN DENGAN PENDEKATAN SAINS DAN TEKNOLOGI MASYARAKAT BAGI SISWA SEKOLAH DASAR DI WILAYAH PESISIR KOTA BENGKULU Rini, Dyah Setyo; Fransiska, Herlin; Rosdalena, Nutia; Valeriyan, Reyvo; Purwanto, Eko Heru; Syah, M. Taufiqurrahman; Yuliza, Elfi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3539-3546

Abstract

As the capital of Bengkulu Province, Bengkulu City is located not far from the coast, so most community activities are also located around the coastal area, including schools, both elementary and high schools. Bengkulu City is prone to earthquakes and tsunamis, so disaster preparedness is very needed from an early age through earthquake and tsunami disaster literacy training in order to reduce the impact of these disasters. This community service activity carries the theme of disaster literacy using the application of science and technology, including the creation of interesting animated videos, the use of drones for making evacuation route maps, and pocketbooks that are easily understood by students of SD Negeri 2 Bengkulu City. Based on the results of the paired data t-test for evaluation used to pretest and posttest scores, it was found that the earthquake and tsunami disaster literacy training had a significant effect on the knowledge and understanding of third-grade students of SDN 2 Bengkulu City.
MENCEGAH PERNIKAHAN DINI DEMI TERWUJUDNYA GENERASI UNGGUL DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) MIFTAHUL ULUM KABUPATEN SEMARANG Mukharom, Mukharom; Sihotang, Amri Panahatan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v3i1.149-155

Abstract

Marriage is a marriage ceremony binding ceremony that is celebrated or carried out by two people to formalize the marriage bond in religious law, state law, and customary law. Early marriage is a great institution to tie two teenage opposite sex people into one family bond. Several factors cause first marriage, namely personal factors and family factors. So far, there are still many communities, including students who do not know the impact of early marriage. Therefore it is necessary to do Community Service in the form of students' understanding of Semarang Regency Miftahul Ulum Vocational School about Prevention of Early Marriage to Realize Superior Generation. This service is doing by lecturing, and direct question and answer and evaluation after the activity carried out. This service carried out in a team. The implementation was carried out by the University of Semarang Faculty of Law Lecturer, who was competent in mastering the material regarding the prevention of early marriage to realize superior generations. Community service was held with a concentration on the prevention of first marriage for the sake of the realization of excellent productions.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK DASAWISMA PEDUSAN MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN HIASAN RAJUTAN DI DUSUN PEDUSAN, SEDAYU, YOGYAKARTA Gunawan, Barbara
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i5.1910-1916

Abstract

Argosari Village is an area located next door to the northwest corner of Bantul Regency with an area of 628,4720 ha. Argosari Village is precisely located in Sedayu District, Bantul Regency, Yogyakarta Special Region Province. Padukuhan Pedusan is part of Argosari Village. Padukuhan Pedusan is one of the hamlets located in the Southeast of Padukuhan Sedayu. With an area of 41.66 ha. Administratively, padukuhan Pedusan area is divided into 4 Neighboring Pillars / RT. Rt 057, 058, 059, and 060.  One of the Association of Mothers in Pedusan Hamlet, is Dasa Wisma which consists of Mothers from 10 houses. So far, Dasa Wisma Pedusan's activities are only arisan and save loans, when in fact if the association is managed properly, it can provide positive activities as well as produce. One of the positive activities offered to Dasa Wisma Pedusan mothers is knitted handicrafts and macrame, whose manufacturing process is relatively easy, can be done at home, and generates income that can improve the family economy. Currently, macrame crafts are in great demand by lovers of handicrafts. The problem faced by the Pedusan guesthouse decade to start activities is the absence of companion instructors, models that have not been diverse, and product marketing mechanisms. This service program is in the form of: 1) providing training and mentoring in making knitted and macrame, 2) training and product marketing assistance, and 3) Simple bookkeeping training and assistance. It is hoped that this activity will make the activities of the homestead decade more useful and generate additional income for members.  After this activity, mothers and young women have produced products in the form of knitting and macrame that are useful, and in the routine activities of meetings always improve their proficiency. Participants hope that similar activities will always be held so that member skills will increase and can increase income. 
PENDAMPINGAN PETANI BERBASIS LITERASI TEMATIK DAN DIVERSIFIKASI KOMODITAS UNGGULAN KOPI SEBAGAI INISIASI PANGEMBANGAN AGROTOURISM DI DESA KAUMREJO, NGANTANG, MALANG Dani Septia, Erfan; Maftuchah, Maftuchah; zainudinn, Agus; Zakia, Aulia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3047-3056

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan potensi kopi terbesar ke empat di dunia, selain brazil, Vietnam dan kolombia, berdasarkan data yang dihimpun oleh BPS 2019 menyatakan bahwa produksi kopi meningkat tiap tahunnya dan pada tahun 2019 mencapai 729,1 ribu ton dengan nilai ekspor produk kopi olahan senilai USD 610,89 Juta. Nilai tambah kopi bisa dikembangkan dari produk hilir dimulai dari proses budidaya yang dihasilkan di pedesaan kemudian dikonversi menjadi kopi bubuk skala industri. Diperlukan alternative solusi pendampingan produk unggulan desa yaitu kopi agar dapat menjadikan kopi dipedesaan berkembang melalui agrowisata. Hal ini  memberikan nilai tambah kopi dan wawasan terhadap penikmat kopi. Pengembangan agrotourism dikawasan kopi juga menjadikan konsep ini sebagai panggung transaksi kopi. Desa kaumrejo merupakan desa pada kawasan wisata namun pengembangan produk unggulan desa belum optimal salah satunya kopi. Produksi kopi di desa kaum rejo sangat berpotensi yaitu dengan luas lahan produksi 145 ha dan hasil produksi sebesar 29 ton/ha. Hal ini mungkin tidak banyak diketahui bahwa kopi ngantang tidak kalah dengan buah durian yang merupakan produk unggulan daerah. Kopi yang terdapat disana sekitar 70 persen merupakan varietas robusta, dan 30 persen lainnya adalah Arabica, excels dan liberika. Oleh karena itu diperlukan pendampingan para petani kopi agar dapat menjadikan kopi produk unggulan daerah selain durian melalui pengembangan agrotourism di desa kaum rejo, agrowisata pada prisnsipnya merupakan integrase antara sistem pertanian dan agro industry ke dalam pawisata yang memiliki daya Tarik bagi wisatanwan. Kawasan agrowisata pada perkebunan kopi perlu dirancang beberapa zonasi yang terhubung secara sistemik membentuk agregat kesatuan. adapun metode pelaksanaan tersebut dimulai dari sosialisasi, pelatihan dan pendampingan serta evaluasi program yang di berikan untuk pengembangan agrotourism kopi berbasis literasi tematik dan deversivikasi produk unggulan daerah di desa kaumrejo.
PEMBERDAYAAN IBU-IBU MUDA DI RT 04/RW 023 MELALUI KEGIATAN PENYULUHAN LITERASI GIZI DI POSYANDU GRIYA ASRI TAMAN MINI Vinayastri, Amelia; Ramadhani, Nabilah Nurdina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.954-962

Abstract

Asupan makanan yang kurang, selama pengetahuan ibu tentang makanan pelengkap ASI dan masa penyapihan penyakit mungkin menyebabkan gangguan tumbuh kembang anak. pengetahuan ibu dan perilaku memiliki peran penting dalam asupan makanan anak karena pengetahuan yang baik tentang makanan pelengkap ASI dapat menghasilkan menu yang baik untuk anak-anak. Usaha untuk meningkatkan pengetahuan dapat dilakukan melalui pemberian informasi. Pentingnya sebagai orang tua dalam memperhatikan gizi anak sangat perlu, dikarenakan dapat mempengaruhi perkembangan anak sejak dini. Selain itu anak perlu mendapatkan asupan Vitamin Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan keterampilan membuat pengetahuan ibu tentang makanan pelengkap ASI setelah menerima pendidikan gizi melalui modul. Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi, dan Operasi Timbang di setiap bulannya. Sosialisasi dilakukan dengan tujuan memberi informasi terkait pentingnya Asupan Vitamin A yang didapat anak dan pentingnya asupan MPASI sejak dini. Dari hasil kegiatan tersebut berhasil dengan baik karena telah mengetahui apakah Orang Tua rutin memberi Vitamin A selama 1 tahun 2 kali dan selama ini orang tua memberi Makanan Pendamping ASI sesuai tahapannya. Pengabdian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan dari ibu-ibu muda dengan pengetahuan tentang makanan pelengkap ASI secara literasi melalui modul yang diberikan kepada di Posyandu Griya Asri Taman Mini.
HIDROPONIK DAN AQUAPONIK SEDERHANA: SOLUSI BUDIDAYA SAYUR DI LAHAN TERBATAS DALAM SKALA RUMAH TANGGA Marbun, Nurhasanah; Anisa Mayari, Filzah; Fitriah, Fitriah; Novani, Suci; Nina Adlini, Miza; Khairuna, Khairuna
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i8.2834-2843

Abstract

Jumlah penduduk di Indonesia seiring berjalannya waktu terus mengalami peningkatan, dimana hal tersebut memberikan tantangan besar bagi terwujudnya ketahanan pangan nasional, seiring produktivitas lahan pertanian yang berkurang akibat perubahan iklim serta terjadinya konversi lahan. Penerapan inovasi teknologi budidaya tanaman penting dilakukan untuk membantu peningkatan produksi pangan, salah satunya dengan budidaya tanaman tanpa tanah. Teknologi budidaya tanaman tanpa media tanah dapat dilakukan dengan sistem hidroponik dan sistem aquaponik. Sistem hidroponik yang sering digunakan terdiri beberapa macam yaitu  hidroponik Wick System, hidroponik Nutrient Film Technique (NFT), hidroponik Deep Water Culture (DWC), hidroponik Drip System dan hidroponik Ebb and Flow System (Flood and Drain System). Terdapat dua macam model aquaponik yang sesuai dengan skala rumah tangga yaitu Vertiminaponik dan Wolkaponik. Penelitian ini merupakan literatur review dari berbagai sumber yang membahas mengenai pemanfaatan lahan terbatas untuk sistem budidaya hidroponik dan aquaponik sederhana.
PEMERIKSAAN KESEHATAN ODGJ DAN EDUKASI TENTANG HIGIENE DAN DUKUNGAN SOSIAL DI PUSKESMAS SYAMTALIRA BAYU KABUPATEN ACEH UTARA Taufiq, Said; Agustina, Fitriani; Jamil Fauzi, M; Sulaiman, Sulaiman; Ismailinar, Ismailinar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3781-3786

Abstract

Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) memerlukan kondisi fisik yang baik dan kebersihan diri yang optimal dukungan sosial dari keluarga untuk membantu mempercepat proses penyembuhan. Tujuan pelaksanaan kegiatan untuk meningkatkan kesehatan ODGJ baik fisik maupun mental serta meningkatkan pengetahuan keluarga tentang higine dan dukungan sosial untuk penyembuhan ODGJ di wilayah Kecamatan Syamtalira Bayu Kabupaten Aceh Utara. Khalayak sasaran Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) mandiri dan anggota keluarga yang mendampingi ODGJ di wilayah Kecamatan Syamtalira Bayu Kabupaten Aceh Utara. Metode pelaksanaan dengan memberikn edukasi kepada keluarga dan pemeriksaan kesehatan pada ODGJ. Hasil yang diperoleh terjadi peningkatan pengetahuan khalayak sasaran tentang higiene dan kebersihan diri dan dukungan keluarga terhadap ODGJ. Dari pemeriksaan fisik diperleh hasil semua ODGJ sehat dan hanya terdapat sedikit keluhan. Hasil pemeriksaan kesehatan mental menunjukkan semua sasaran masih memiliki masalah mental.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 11 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 10 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 9 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 8 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 7 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 6 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 5 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 2 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2017): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT More Issue