JURNAL PengaMAS
PengaMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, Kehutanan, Perikanan dan Kelautan, sosial humaniora, komputer, kedokteran dan kesehatan.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 2 (2020)"
:
10 Documents
clear
VIDEO EDUKASI PENCEGAHAN PENYEBARAN VIRUS CORONA DI PROVINSI MALUKU UTARA
Lita Asyriati Latif;
Sandi Rais;
Bambang Tjiroso
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33387/pengamas.v3i2.1915
Pembuatan video edukasi pencegahan penyebaran virus corona ini bertujuan untuk memberikan informasi yang benar kepada masyarakat dan pengetahuan tentang pencegahan penyebaran virus corona mulai dari penggunaan masker, mencuci tangan, pembatasan sosial, jarak aman penularan virus corona, menjaga imunitas agar kebal terhadapa virus corona dan bagaimana peran mahasiswa untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang cara-cara pencegahan penyebaran virus corona tersebut di atas. Pembuatan video ini dilakukan dalam beberapa tahapan antara lain; Pembuatan Skrip Video yang merupakan alur cerita dari sebuah film dengan beberapa tahapan pengambilan video serta artis-artis pendukung pada video ini. Video edukasi COVID 19 dibuat dengan durasi 6,28 menit dengan melibatkan 8 orang artis pendukung yaitu 7 orang mahasiswa dan 1 orang Dosen yang diwaliki oleh Pembantu Dekan III Fakultas Teknik. Video ini diambil dengan menggunakan digital camera dan drone. Editing video menggunakan software Adobe Premiere Pro 2020 v.14.5 yang memiliki banyak smart tool dan dapat direkam dalam format apapun termasuk 8K dan virtual reality. Publishing video dilakukan melalui beberapa media sosial antara lain YouTube, Facebook, Instagram dan WhatsApp, 111 view dan 15 like didapatkan semenjak di publish pada 29 Mei 2020 di media YouTube serta tanggapan positif dan video share oleh beberapa mahasiswa dan dosen setelah dipublish di halaman Facebook Fakultas Teknik dan Instagram.Kata Kunci: Covid-19, Video Edukasi, Penyuluhan, Media sosial, Maluku Utara.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PETERNAK SAPI DI DESA ALEBO KECAMATAN KONDA MELALUI BIMBINGAN TEKNIS CARA BETERNAK YANG BAIK
harapin hafid;
Nuraini Nuraini;
La Ode Ba’a;
La Malesi Malesi;
Siti Hadrayanti Ananda;
Peni Patriani
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33387/pengamas.v3i2.1389
Sulawesi Tenggara termasuk daerah sumber ternak sapi di Indonesia. Secara umum peternakan sapi masih dikelola secara tradisional oleh masyarakat, sehingga terdapat banyak problematika dalam pengembangannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjudul peningkatan pengetahuan peternak sapi di alebo desa kecamatan konda melalui bimbingan teknis cara beternak yang baik. Mitra Program Kemitraan Masyarakat adalah Kelompok Peternak Sapi Sumber Rejeki di Desa Alebo Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara yang diketuai oleh bapak Jasruddin dan sekretaris bapak Sampun. Permasalahan yang dialami peternak adalah masih rendahnya produktivitas berupa rendahnya pertumbuhan ternak (rendahnya pertambahan bobot badan harian), rendahnya nafsu makan ternak, kualitas pakan yang rendah dan banyak kejadian ternak cacingan dan gejala sakit lainnya. Solusi dari permasalahan di atas dapat diatasi dengan memberikan bimbingan teknis cara beternak yang baik berupa pemberian pengetahuan kepada peternak sapi di Kelompok Peternak Sumber Rejeki Di Alebo Desa Kecamatan Konda. Luaran yang dapat diperoleh dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan peternak tentang cara beternak yang baik dan artikel ilmiah yang siap dipublikasikan pada jurnal pengabdian masyarakat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan bimbingan teknis pendampingan cara beternak sapi potong yang baik. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa bimbingan teknis yang terkait dengan upaya mengatasi permasalahan yang selama ini terjadi pada peternak sapi di desa Alebo, khususnya pada Kelompok Ternak Sumber Rejeki. Materi yang dipaparkan pada bimbingan teknis berupa pemilihan bibitternak yang baik, manajemen reproduksi dan sistem perkawinan, sistem perkandangan, manajemen pemeliharaan ternak, dan hijauan pakan ternak dan teknologi pengolahan pakan serta kesehatan dan pengendalian penyakit mendapat sambutan dan respon yang sangat baik dan antusias dari peserta, ditandai dengan banyaknya pertanyaan dan permintaan peserta agar desa Alebo di jadikan desa binaan agar selalu mendapat bimbingan teknis teknologi peternakan yang berkesinambungan. Disimpulkan bahwa peternak sapi di desa Alebo masih banyak mengalami kendala dalam usaha peternakannya yang bersifat tradisional. Kendala utama adalah gangguan reproduksi, investasi cacing, rendahnya kualitas, kuantitas dan kontinyuitas pakan, manajemen pemeliharaan yang masih tradisional, perkandangan dan sanitasi yang perlu diperbaiki. Disarankan agar peternak sapi di desa Alebo dibina secara berkala oleh LPPM Universitas Halu Oleo sehingga bias menjadi kawasan peternakan sapi yang maju dan modern.
PEMBERDAYAAN PETERNAK MELALUI BIMBINGAN TEKNIS SELEKSI BIBIT SAPI BALI PADA KAWASAN SENTRA BIBIT SAPI BALI DI KABUPATEN KONAWE SELATAN
La Ode Nafiu;
Achmad Slamet Aku;
Musram Abadi;
Deki Zulkarnain
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33387/pengamas.v3i2.1876
ABSTRAKPopulasi sapi bali di Kabupaten Konawe Selatan rahun 2017 berjumlah 67.746 ekor (BPS Konawe Selatan, 2018) atau sekitar 18,27% dari total 370.772 ekor dan merupakan daerah dengan populasi sapi potong tertinggi di Sulawesi Tenggara (BPS Sulawesi Tenggara, 2018). Berdasarkan hasil identifikasi permasalahan yang ditemukan oleh tim pelaksana kegiatan kemudian dibahas bersama dengan masyarakat peternak, maka disepakati beberapa permasalahan prioritas untuk dilakukan perbaikan sebagai berikut: (1) Kurangnya pengetahuan dan pemahaman peternak tentang konsep seleksi ternak bibit; (2) Kurangnya pengetahuan dan keterampilan peternak dalam memilih ternak bibit jantan maupun betina berdasarkan sifat kuantitatifnya serta memenuhi standar baku mutu yang baik; (3) Kurangnya pengetahuan dan pemahaman peternak dalam mengembangbiakkan (Breeding) ternak bibit hasil seleksi; (4) Kurangnya pengetahuan dan keterampilan peternak mengenai tatalaksana pemeliharaan ternak bibit; (5) Kurangnya pengetahuan dan pemahaman peternak terhadap manajemen pemberian pakan ternak bibit; (7) Kurangnya pengetahuan peternak mengenai analisis ekonomi dan kelayakan usaha pembibitan ternak masih sangat terbatas sehingga usaha yang dilakukan elum berorientasi agribisnis; (8) Kurangnya pengetahuan peternak mengenai sistem dan model serta pola usaha pembibitan sapi bali. Peningkatan pengetahuan dan pemahaman peternak tentang pentingnya seleksi bibit sapi bali perlu dilakukan agar peternak termotivasi untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Adapun hasil kegiatan yang terlaksana di Desa Wonua Morini Kecamatan Palangga Kabupaten Konawe Selatan meliputi: Penyuluhan potensi pengembangan dan konsep seleksi serta tatalaksana pemeliharaan ternak bibit sapi Bali mampu meningkatkan pengetahuan peternak dalam mengembangan usaha ternak sapi Bali; Bimbingan teknis metode seleksi dan penamaman hijauan pakan unggul serta pengawetan hijauan pakan ternak mampu menambah keterampilan peternak dalam memanfaatkan sumber-sumber pakan konsetrat lokal; Bimbingan teknis pemanfaatan sumber pakan konsentrat lokal sebagai pakan penguat seperti ampas sagu dan ampas tahu telah dimanfaatkan oleh; Pencegahan dan penanganan penyakit ternak dalam rangka meningkatkan produktivitas ternak sapi Bali yang ada, sehingga ternak sapi Bali yang dipelihara oleh peternak dapat berkembang dan menjadi sumber pendapatan rumahtangga peternak. Kata kunci: sapi bali, pemuliaan, seleksi
PROGRAM PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KEMAMPUAN MEMBACA PADA SISWA USIA SEKOLAH DASAR (SD) KELAS 1 (Studi Gampong Jrat Manyang Kecamatan Tanah Pasir Kabupaten Aceh Utara)
Ismaulina Ismaulina Ismaulina
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33387/pengamas.v3i2.1593
Tujuan pelatihan dan pendampingan kemampuan membaca pada anak usia sekolah dasar kelas 1 Gampong Jrat Manyang adalah untuk meningkatkan motivasi dan minat membaca karena para peserta didik pada umumnya kemampuan membacanya sangatlah rendah, hal ini terjadi karena para peserta didik kurang tertarik dengan kegiatan membaca. Pelatihan dan pendampingan kemampuan membaca dilakukan dengan suatu model permaikan kata, kartu bergambar, maze kata, puzzle dan lainnya. Permainan ini mampu menambah kemampuan mambaca anak usia sekolah dasar kelas 1 Gampong Jrat Manyang. Untuk itu perlu dipersipkan media pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan dan juga menambah jenis permainan dalam meningkatkan kemampuan membaca.
PENYULUHAN PENTINGNYA IMUNISASI DAN PENATALAKSANAAN DEMAM PADA ANAK PASCA IMUNISASI DI PUSKESMAS SULAMADAHA
marhaeni hasan;
Fera the
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33387/pengamas.v3i2.2211
Pengabdian telah dilaksanakan di Poskesdes Tobololo yang merupakan daerah pelayanan Puskesmas Sulamadaha, Kota Ternate, Maluku Utara. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan pada Selasa tanggal 17 September 2019. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan kesehatan anak kepada orangtua melalui penyuluhan pentingnya imunisasi dan penatalaksanaan demam pada anak pasca imunisasi. Masyarakat yang hadir adalah78 peserta dan diberikan penyuluhan mengenai imunisasi dan penatalaksanaannya ketika demam, sehingga masyarakat menyadari pentingnya imunisasi dan dapat melakukan penanganan awal ketika anak demam pasca imunisasi
Sosialisasi Pembuatan Tempat Pengungsian dari Material Alami Sekitar Camp Pengungsian
Firdawaty Marasabessy;
Hilda Alkatiri
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33387/pengamas.v3i2.2170
Peristiwa gempa bumi yang melanda wilayah Halmahera Selatan yang terjadi pada tanggal 14 Juli 2019 dengan magnitude 7,2 SR menyebabkan kerusakan rumah cukup parah di hampir 56 desa dan memakan korban jiwa. Gempa bumi yang terjadi di Halmahera Selatan membuat warga panik dan langsung berlarian menuju ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari terjadinya gempa susulan dan tsunami. Camp pengungsian warga berada pada area hutan/kebun warga di dataran tinggi. Melihat kondisi camp pengungsian di beberapa titik lokasi yang mana hanya tersedia terpal untuk tempat bernaung maka tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik yang tergabung dalam Tim Penyaluran Bantuan dan Relawan Nasional menuju lokasi bencana alam di Halmahera Selatan dengan tujuan untuk menyalurkan bantuan/logistik kepada korban gempa dan edukasi tentang bencana alam serta kesiapsiagaan dalam masa tanggap darurat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanakan di Desa Tawa, Kabupaten Halmahera Selatan berlangsung selama 6 hari terhitung mulai tanggal 4 November hingga 9 November 2019. Kegiatan yang telah dilaksanakan adalah penyaluran bantuan logistik bagi warga desa, dan kegiatan sosialisasi pembuatan tempat pengungsian dengan memanfaatkan material alam sekitar camp pengungsian. Kegiatan tambahan lainnya yang telah dilakukan diantaranya adalah identifikasi kerusakan bangunan, identifikasi awal sumber air untuk alternatif pembangkit listrik, sosialisasi pendidikan kebencanaan untuk anak-anak di sekolah serta identifikasi kerusakan bangunan sekolah.Kata Kunci: bencana alam, gempa bumi, camp pengungsian, material alam.
PELATIHAN MODEL PEMBELAJARAN JARAK JAUH BERBASIS MOODLE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN
Selly Marlina;
Dian Mayasari;
Ranta Butarbutar
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33387/pengamas.v3i2.1816
Penggunaan e-learning diyakini dapat mengatasi keterbatasan perkuliahan di kelas dan menyediakan layanan belajar yang dapat diakses darimana saja dan kapan saja. Kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan pendidik dalam menggunakan e-learning. Pelatihan ini dilaksanakan selama satu hari di melalui aplikasi webex dan didampingi oleh Gelora jatim . Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk simulasi, latihan, dan pemecahan masalah. Materi pelatihan adalah pedoman penggunaan e-learning berbasis Moodle untuk dosen, yang terdiri dari pengaturan mata kuliah, penambahan sumber belajar, membuat grup, memantau progress belajar mahasiswa, dan penggunaan fitur forum, chatting, penugasan, kuis, dan laporan nilai. Kegiatan pelatihan dapat dikatakan berhasil berdasarkan kemampuan peserta dalam memperagakan materi dan dibuktikan dengan hasil karya mereka pada laman e-learning. Peserta merasa pelatihan ini penting karena dapat meningkatkan keterampilan mereka dalam mengelola pembelajaran melalui e-learning
PENINGKATAN PENGETAHUAN BAGI KELOMPOK PEMUDA WONOKROMO II DI BIDANG OTOMOTIF UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN EKONOMI KELUARGA
abdul haris subarjo;
wita setianingsih
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33387/pengamas.v3i2.1761
Ketahanan Nasional merupakan sebuah kondisi dinamis suatu Bangsa, yang merupakan kemampuan Bangsa menghadapi ancaman, gangguan, tantangan, hambatan dari dalam Negeri maupun Luar Negeri. Ketahanan Nasional diawali Ketahanan ekonomi keluarga, salah satu cara meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga dengan meningkatkan kesejahteraan. Lokasi mitra terletak di Desa Wonokromo yang berada di pinggiran kota yogyakarta. Di Desa Wonokromo sebagian besar penduduk memiliki kendaraan bermotor, hal ini merupakan peluang untuk berwirausaha. Metode kegiatan pengabdian masyarakat dengan presentasi dan pembagian modul, diharapkan setelah adanya presentasi pengetahuan peserta menjadi meningkat. Indikator peningkatan ditentukan dengan kemampuan menjawab pertanyaan dan antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan. Setelah dilakukan presentasi terdapat peningkatan pengetahuan , pada awal kegiatan pengabdian masyarakat hanya terdapat 40 % peserta yang bisa menjawab pertanyaan, namun pada akhir kegiatan pengabdian masyarakat 100 % peserta bisa menjawab pertanyaan dari presenter dari peserta. Antusiasme peserta cukup baik ditandai dengan tidak ada peserta yang keluar ruangan, peserta mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir.
SOSIALISASI URBAN FARMING PETANI PERKOTAAN DI KELURAHAN TAFURE TERNATE DENGAN POLA TANAM MIXED FARMING SAAT PANDEMI DAN NEW NORMAL
Rima Melati;
Suratman Sudjud;
sarni sarni
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33387/pengamas.v3i2.2033
Pandemi Covid-19 yang melanda dunia sangat berdampak pada sektor pertanian, terutama produksi dan distribusi bahan pangan. Daerah yang sumber pendapatan di sektor jasa seperti Kota Ternate sangat tergantung pada stok pangan dari pulau lain yang selama ini terjadi. Hal ini berdampak buruk pada ketersediaan bahan pangan karena daerah penyuplai mengalami pengurangan dan akses transportasi yang terhambat. Solusi mendasar adalah petani di daerah perkotaan harus memenuhi kebutuhan pangan keluarga sendiri. Sosialisasi tentang urban farming serta pemberian benih hortikultara pada petani partisipan termasuk langkah awal untuk memberikan motivasi, agar lahan yang kosong maupun pekarangan dapat ditanam dengan berbagai tanaman. Sosialisasi dilakukan dengan metode observasi, diskusi bersama dan pemberian stimulus berupa benih hortikultura. Dampak dari kegiatan sosialisasi adalah petani partisipan memahami urban farming dengan pola tanam mixed farming. Pasca sosialisasi 80% petani partisipan membersihkan lahan kosong dan 70% telah menanam sayur dari benih yang diberikan. Keberlanjutan dari kegiatan petani yaitu memelihara tanaman hingga panen dan petani masih membutuhkan penyuluhan tentang pemeliharaan tanaman yang beragam dalam suatu areal tanam.
PEMANFAATAN ONGGOK SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF USAHA PETERNAKAN DAN PERIKANAN DI DESA TAMBAH DADI, KECAMATAN PURBOLINGGO, LAMPUNG TIMUR
Mahfut - Mahfut;
Tundjung Tripeni Handayani;
Sri Wahyuningsih;
Eti Ernawiati
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33387/pengamas.v3i2.1827
Tambah Dadi adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur dengan salah satu keunggulan pertanian tanaman ubi kayu. Dalam proses pengolahannya, keberadaan limbah onggok yang menumpuk dan menjadi masalah lingkungan belum dimanfaatkan dengan baik oleh warga setempat. Limbah tanaman ini sebenarnya sangat potensial sebagai pakan ternak alternatif dalam usaha peternakan dan pertanian, karena tersedia dalam jumlah yang besar dan murah. Keuntungan lain pemanfaatan onggok yaitu dapat mengurangi dampak pencemaran lingkungan dan menghemat devisa. Meskipun limbah, onggok memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga masih mencukupi kebutuhan gizi sebagai pakan alternatif. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat “Pemanfaatan Onggok Sebagai Pakan Alternatif Usaha Peternakan dan Perikanan di Desa Tambah Dadi, Kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur” ini perlu dilakukan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat menghemat biaya produksi dan memperoleh tambahan penghasilan.